Wednesday, 6 May 2026
Home Blog Page 7925

Lima Versi Dalang G30S/PKI, Mana yang Anda Percaya?

0

BOGOR DAILY – Fakta sejarah memang hanya satu, sebagaimana yang dialami para pelaku yang terlibat di dalamnya. Tapi interpretasi atau analisis sejarah bisa berbagai versi.

Memaksakan hanya satu versi dari tafsiran sejarah, bukanlah persoalan sejarah, tapi politik, demikian dikatakan analis politik dan ekonomi Rustam Ibrahim, Rabu (30/9/2020).

Sekurang-kurangnya ada lima versi mengenai siapa menjadi dalang Gerakan 30 September 1965.

Menurut Rustam ada baiknya anak-anak muda generasi milenial membaca interpretasi semua versi. Kemudian terserah versi mana yang lebih dipercayai atau lebih masuk akal.

Rustam memaparkan garis besar kelima versi sejarah G30S.

Versi pertama adalah versi resmi rezim Orde Baru. Literatur pertama dibuat sejarawan Nugroho Notosusanto dan ahli hukum Ismail Saleh, keduanya perwira tinggi TNI, bertajuk Tragedi Nasional Percobaan Kup G30S/PKI. Intinya menyebut skenario PKI sudah lama ingin komuniskan Indonesia.

Versi kedua ditulis ilmuwan dari Cornell University, Benedict ROG Anderson dan Ruth McVey, yang dikenal sebagai Cornell Paper (1971). Menurut Cornell Paper, peristiwa G30S merupakan puncak konflik internal TNI Angkatan Darat.

Versi ketiga, antara lain ditulis Antonie Dake. Dalam Sukarno File Dake (2005) menyebut Soekarno sebagai yang merancang G30S, perkomplotan untuk menyelesaikan beberapa perwira tinggi AD yang terlalu anti komunis. Sukarno memberi lampu hijau sejumlah perwira di lingkungannya untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Versi keempat, antara lain apa yang disebut dengan “kudeta merangkak.” Antara lain dikemukakan Asvi Warman Adam bahwa G30S sebagai bagian dari tahap-tahap yang dilakukan Soeharto untuk mengambil alih kekuasaan dari Presiden Sukarno.

Versi kelima yang dikemukakan Rustam di media sosial, ditulis David T. Johnson: “Indonesia 1965: The Role of the US Embassy.” Opsinya membiarkan saja, membujuk Sukarno beralih kebijakan, singkirkan Sukarno, mendorong AD merebut pemerintahan, merusak kekuatan PKI dan merekayasa kehancuran PKI sekaligus jatuhkan Sukarno.(*)

Jennie Ketcham, Insyaf jadi Bintang Film Porno jadi Dosen Tamu di Harvard

0

BOGOR DAILY – Jennie Ketcham merupakan salah satu aktris porno yang memilih insyaf dan meninggalkan dunia kelamnya itu. Ini kisahnya yang kini menjalani hidup sebagai terapis seks dan kerap jadi dosen tamu.

Jennie Ketcham mengungkapkan perjalanannya keluar dari industri film porno dalam bukunya I Am Jennie. Dalam buku tersebut, Jennie menjelaskan bagaimana dia memulai kariernya sebagai aktris porno hingga kini melepaskan titel tersebut.

Jennie populer sebagai aktris porno dengan nama Penny Flame. Dia mulai membintangi film dewasa setelah lulus SMA dan menjadi mahasiswi tahun pertama di San Diego State University pada 2009.

Tumbuh dari keluarga broken home dan seorang ibu pecandu alkohol, Jennie Ketcham kehilangan keperawanannya di usia remaja. Dan dia pun menjadi pecandu seks hingga menyutradarai film pornonya sendiri di usia muda.

Jalan hidup Jennie Ketcham berubah saat dia menjadi salah satu peserta reality show Sex Rehab with Dr. Drew yang tayang di VH1 sebagai pasien. Niat awalnya mengikuti reality show tersebut pada November 2009 sebenarnya untuk meningkatkan popularitasnya. Namun ternyata dia malah merasa tertampar setelah menjalani rehablitasi bersama Dr. Drew.

“Aku banyak mendapatkan keberuntungan sepanjang hidupku. Dan adalah sebuah keberuntungan, aku membintangi Sex Rehab with Dr. Drew dan Sober House. Acara itu membuatku bisa mendapatkan terapi pro bono dari Jill Vermeire dan petunjuk dari mentorku Dr. Reef. Adalah sebuah keberuntungan aku bisa menemukan keinginan untuk mengubah hidupku,” tulis Jennie di Huffington Post dalam sebuah tulisan mengenai bukunya I Am Jennie.

Saat menjadi pasien dalam reality show Sex Rehab with Dr. Drew, Jennie Ketcham bukan hanya mengatasi kecanduannya pada seks. Dia juga mengobati kecanduannya pada alkohol dan obat-obatan. Semua kecanduannya itulah yang membuatnya ‘ketagihan’ jadi bintang film dewasa.

“Pertama-tama aku harus menghentikan kebiasaanku minum alkohol dan obat-obatan terlarang, karena aku tahu ketika aku mulai minum, aku akan merasa ‘tidak apa-apa melakukan satu adegan lagi’,” begitu kata Jennie dalam wawancara dengan Daily Beast.

Jennie bersyukur kini dirinya sudah terbebas dari statusnya sebagai bintang porno. Dia mengaku beruntung karena setelahnya dia dan ayahnya bisa saling memaafkan setelah selama 13 tahun, dirinya ‘menyingkirkan’ sang ayah dari hidupnya.

Setelah tak lagi menjadi bintang porno, Jennie sempat ketakutan menjalani hidupnya. Dia khawatir orang-orang akan mengenalinya sebagai Penny Flame si bintang porno. Namun ternyata kekhawatirannya itu hanya ada dalam bayangnya. Dalam kehidupan nyata banyak orang tak mengetahui siapa Penny Flame. Jenny pun memulai hidup barunya dengan menjalani pekerjaan pertamanya sebagai pelayan dengan bayaran US$ 10 per jam.

“Keberuntungan yang membuatku mendapatkan pekerjaan pertamaku di luar industri ponografi, bekerja sebagai pelayan dengan bayaran US$ 10 per jam, dengan bos yang baik dan tidak memandangku buruk. Dan sebuah keberuntungan juga aku menemukan pria yang mencintaiku,” katanya lagi. Jennie kini sudah menjadi ibu dari seorang anak dari pernikahannya dengan pria bernama Jeff Crooks.

Melangkah ke masa depan yang lebih baik, Jennie mencoba menata hidupnya. Dia pun sekolah lagi hingga kini bisa menjadi seorang terapis. Dia memiliki gelar Licensed Mental Health Counselor dan Master of Social Work. Jennie Ketcham kini menghiasi hari-harinya dengan menjadi terapis seks di situs SeattleAnxiety. Dia pun banyak terlibat dalam riset di University of Washington dan kerap diundang menjadi dosen tamu di Universitas Harvard.

Tak hanya itu, Jennie Ketcham juga mendirikan organisasi non profit Surviving Rape. Dia ingin membantu korban pemerkosaan yang sulit menyembuhkan diri secara emosional. (*)

Waduh, Pak Guru Salah Pencet Video Porno Muncul saat Ujian Daring SMA

0

BOGOR DAILY – Banyak orang tua siswa keberatan. Video tak senonoh dikirim oknum guru di grup WhatsApp siswanya saat sementara ujian.

Dari informasi yang dihimpun, video yang dikirim berdurasi 22 detik. Video tersebut berisi gabungan foto perempuan seksi.

Hanya memakai pakaian dalam serta terdapat sejumlah beberapa foto siswa perempuan.

Oknum guru SMA di Bone, AL mengakui kejadian itu tidak disengaja. Sebab, kejadiannya bermula saat ia akan memberikan ulangan kepada siswa kelas X IPA 4. Seluruh siswa diminta bergabung melalui aplikasi zoom.

Setelah membagikan soal ujian di grup kelas, AL mengklaim layar gawai miliknya tiba-tiba gelap.

“Tidak ada kelihatan gambar di layar handphone saya, hanya suara siswa yang terdengar,” akunya seperti dikutip dari Harian Fajar (Fajar Indonesia Network Grup) Jumat, 25 September.

Kata dia, beberapa menit berselang gawai miliknya kembali normal. Ia pun mengirim soal ujian dan memerintahkan siswa mengerjakan soal sesuai arahan. Namun muncul video berupa foto perempuan yang tak pantas.

“Saya sendiri kaget dan bilang kenapa bisa begini. Tidak ada unsur kesengajaan,” terangnya.

AL meminta maaf kepada seluruh siswa dan seluruh orang tua atas kejadian tersebut. Namun, tak semua orang tua siswa menerima. Salah seorang orang tua siswa berinisial IS mengaku kecewa atas perbuatan oknum guru tersebut.

“Takutnya, ini berpengaruh kepada psikis dan mental anak-anak,” ucapnya.

Namun IS menekankan agar kejadian serupa tidak terulang lagi. Guru sebagai pendidik harus berhati-hati dalam menggunakan handphone ketika mengajar. “Kita selesaikan secara kekeluargaan setelah mendengar penjelasannya. Semoga tidak ada lagi
kejadian serupa,” harapnya. (*)

Hanya 22 Unit, Puncak Dieng Adalah Property Berkonsep SOHO Pertama di Malang

0

BOGOR DAILY – Memiliki hunian ataupun investasi rumah dan lahan adalah sebuah kepatutan yang wajib dilakukan demi menjaga stabilitas keuangan anda di-era pandemi saat ini. Dengan bangga Medina Residence Group, Developer Property Syariah yang sudah melahirkan belasan Project yang aman dan nyaman di Jawa Timur dan Jawa Barat kembali memberikan penawaran terbaiknya dengan New Project Puncak Dieng SOHO yang berada di Malang, Jawa Timur.

Dengan balutan desain keren berkonsep Small Office Home Office atau SOHO tersebut akan menjadi alternatif utama pilihan anda dalam memilih investasi di dunia Property, apalagi dengan penerapan skema tanpa pembiayaan bank atau tanpa riba, tentu akan membuat lebih berkah dalam proses jual belinya, baik berkah kepada konsumen maupun berkah kepada Developernya.

“Soon, kami ada rumah berkonsep SOHO tadi, jumlah total akan ada 22 unit di Project Puncak Dieng SOHO Malang ini.” Papar Henny Trisnowaty, Manager Marketing Medina Residence Group.

Henny menjelaskan kembali, Puncak Dieng SOHO Malang ini ciamik banget, dikelilingi oleh beberapa perumahan kawasan premium membuat nilai jual atau capital gain unit di Puncak Dieng SOHO Malang ini akan terus bertumbuh naik dari waktu ke waktu.

Puncak Dieng SOHO ini adalah juga Property berkonsep SOHO pertama yang ada di Malang, Jawa Timur. Menjadi pioneer dalam pengembangan konsep SOHO, pengembang Medina Residence Group sangat menjaga trusty atau kepercayaan dari masyarakat luas, mulai dari menjaga proses jual belinya yang tanpa bank, tanpa sita, tanpa denda dan tanpa akad bermasalah.

“Untuk struktur kontruksi bangunan pun kami sangat menjaganya, karena memang Owner kami adalah pasangan Arsitek yang cukup dikenal di Malang. Hal tersebut adalah komitmen kami.” Ungkap Henny.

Desain yang lebih humanity, Puncak Dieng SOHO memiliki dua akses yaitu akses area publik sebagai akses bisnis dan akses area hunian atau komplek sebagai akses private. Aktifitas bisnis berjalan dan kehidupan sosial juga bertetangga tetap terjaga.

“Lokasi kami ini dapat diakses melalui kawasan elit Tidar dan kawasan eksklusif Dieng yang ramai dengan perumahan berkelas lainnya, hanya hitungan menit ke Jalan Ijen, Mall Dieng, UB kampus 2, Unimer dan Al Hamra International Boarding School menjadikan Puncak Dieng SOHO ideal sebagai kantor maupun sebagai hunian.” Pungkasnya.

(Red-BDN).

Mantap, ‘Gengster’ Emak-emak Bubarkan Bapak-bapak yang Lagi Judi

0

BOGOR DAILY – ‘Gengster’ emak-emak bubarkan bapak-bapak yang lagi Judi. Aksinya sungguh berani. Apalagi, emak-emak selama ini identik dengan perbuatan yang meresahkan. Emak-emak dijuluki sebagai “Ratu Jalanan” karena kerap bersikap sembrono di jalanan dan menyebabkan orang lain menanggung akibatnya.

Namun, ada juga emak-emak yang melakukan perbuatan positif. Seperti yang dilakukan oleh emak-emak di Desa Kacinabun, kecamatan Tiga Panah, Kabupaten Tanah Karo, Sumatera Utara ini.

Mereka menggerebek sebuah tempat judi tembak ikan dan menghancurkan alat judi yang ada di sana. Beberapa emak-emak terlihat beringas memukuli alat mesin judi tembak ikan dengan kayu.

Sementara itu, seorang pria yang memakai jaket berwarna coklat kelabakan menghentikan mereka. Dia mencoba menarik dan memarahi emak-emak tersebut.

Tapi, para emak-emak itu lebih gahar. Mereka tidak mengindahkan seruan pria itu dan malah membalasnya dengan kata-kata penuh amarah.

Belum diketahui kapan peristiwa penggerebekan terhadap judi tembak ikan ini terjadi. (*)

Jawaban Mutia Ayu Memilih Glenn Fredly Meski Beda Agama

0

BOGORDAILY – Mutia Ayu menjawab blak-blakan pertanyaan netizen soal pernikahannya dengan Glenn Fredly. Ia juga ditanya soal perbedaan agama.

Mutia Ayu mengungkap hal tersebut di YouTube. Menurutnya ia hanya mengikuti garis waktu.

“Ada denganmu bukan kesalahan, garis waktu yang membawamu, ada denganmu utuhkan keraguan, bahwa perbedaan bukan jadi alasan,” jawab Mutia Ayu.

Mutia Ayu mengaku mendapat banyak pelajaran hidup sejak mengenal Glenn Fredly. Ia bahkan tak cuma menganggap Glenn sebagai guru, tapi juga sosok yang begitu besar memberikan dukungan kepadanya.

“Dia (Glenn Fredly) selalu support apapun yang aku lakukan. Dia selalu membuatku semangat menjalani hidup,” papar Mutia Ayu.

Mutia Ayu padahal awalnya cuma ingin berteman dengan Glenn. Meski pada akhirnya, mereka juga dipersatukan dalam sebuah ikatan janji suci pernikahan.

“Memang pada awalnya kita nggak kepikiran bakal pacaran, apalagi nikah,” ujar Mutia Ayu.

“Ya udah setelah kita bertemu pada saat itu aku maunya kita temenan aja. Jadi karena memang pada saat itu aku mikirnya dia main-main apa nggak, belum percaya gitu,” lanjut Mutia.

Model dan penyanyi ini dipersunting Glenn Fredly pada 19 Agustus 2019. Pernikahan tersebut digelar di sebuah tempat di kawasan Ampera, Jakarta Selatan.

Kedekatan mereka jauh dari sorotan publik hingga kemudian memutuskan untuk menikah. Glenn Fredly dan Mutia dikaruniai seorang buah hati yang diberi nama Gewa Atlana Syamayim Latuihamallo pada Februari 2020.

Dua bulan kemudian sang ayah meninggal dunia setelah melawan penyakit meningitis. Glenn Fredly akan tetap ada di hati Mutia Ayu, sosok yang tak tergantikan.

“Setelah bertemu, saat itu aku maunya temenan. Tapi Tuhan telah mengaturnya. Dari pacaran sampai menikah hingga detik ini, luar biasa mimpinya. He is the one,” pungkas Mutia Ayu.

Miris, Peziarah dan Pendemo Bentrok di Taman Makan Pahlawan Kalibata

0

BOGOR DAILY – Peziarah dan pendemo bentrok di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan, Rabu (30/9/2020)

Peziarah dan pendemo bentrok itu saat sejumlah veteran hendak tabur bunga, kegiatan itu juga diikuti Jenderal (purn) Gatot Nurmantyo bersama para veteran ke Taman Makam Nasional Utama itu.

Kawasan TMP Kalibata dijaga ketat oleh personel TNI dan kepolisian.

Bahkan, Gatot sempat bersitegang dengan Dandim Jakarta Selatan, Kolonel Inf Ucu Yustia ketika hendak masuk ke area makam.

Setelah terjadi perdebatan alot, akhirnya rombongan diperbolehkan masuk dengan syarat per kelompok maksimal 30 orang.

Sekitar 20 menit Gatot nyekar ke makam para pahlawan pada momentum yang mereka sebut sebagai aksi mengenang pemberontakan Gerakan 30 Sepember PKI.

Sesaat setelah Jenderal Gatot meninggalkan lokasi, gerombolan pendemo kembali melakukan orasi.

Namun, orasi itu menyinggung rombongan massa yang bersama Gatot seperti FKPPI, pengacara, Jawara Bela Umat, Bang Japar, dan organisasi lain.

Mereka pun menuduk peserta unjuk rasa itu sebagai massa bayaran yang datang ke sana hanya untuk memprovokasi.

“Kejar itu bocah-bocah demo bayaran,” teriak massa.

Sebagian demonstran yang tampak masih berusia remaja langsung lari kocar-kacir. (*)

Najwa Shihab ‘MenantiTerawan’ Memakai Kostum Arsenal, Mengapa?

0

BOGORDAILY – Najwa Shihab saat ini tengah menanti Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto untuk bersedia hadir di acara MataNajwa. Di akun Instagramnya, Najwa Shihab mengunggah foto dengan kostum Arsenal dan tagar #tetapsetia #suportersabarmenanti #MataNajwaMenantiTerawan #thegunners.

Rencananya Menkes Terawan akan diwawancara di acara MataNajwa terkait penanganan Pandemi COVID-19 atau virus corona di tanah air. Tim MataNajwa sudah berulang kali menyampaikan undangan kepada Menkes Terawan Agus Putranto. Namun hingga kini sang menteri belum memberikan jawaban. Padahal pada bulan Februari lalu Menkes Terawan bersedia hadir di MataNajwa saat membahas pemulangan WNI dari China ke Natuna.

Kini setelah berulang kali undangan dikirim ke Kemenkes namun tak direspons, Najwa Shihab mengunggah sebuah video di akun YouTube @najwashihab yang menghadirkan bangku kosong untuk Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto.

“Kesekian kalinya kami mengundang inilah kursi dan panggung Matanajwa untuk Menteri Terawan,” kata Najwa Shihab dalam video singkat yang dilihat detikHot dari akun YouTube Najwa Shihab.

Tak hanya di akun YouTube, melalui akun Instagramnya Najwa Shihab, @najwashihab juga mengunggah sebuah foto tengah mengenakan kostum Arsenal. Dalam unggahannya dia membubuhkan tagar #tetapsetia #suportersabarmenanti #MataNajwaMenantiTerawan #thegunners #hestekcombo.

Najwa Shihab pun memberikan alasannya mengenakan kostum Arsenal saat tengah menunggu kesediaan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto. “Lambang kesabaran kak 😅,” kata Najwa Shihab.

Arsenal termasuk salah satu klub Premier League yang harus menunggu cukup lama untuk mendapatkan gelar juara bergengsi. Arsenal menjadi juara Piala FA 2020 setelah sebelum menjadi juara Piala FA tiga tahun lalu yakni di 2017.

ACT Inisiasi Gerakan Semangat Optimis di Tengah Pandemi

0

BOGOR DAILY – Era normal baru belum benar-benar membuat segala sesuatu turut normal. Angka pasien yang terkonfirmasi Covid-19 terus meningkat hari ke hari. Pemerintah pun mengambil langkah untuk membatasi aktivitas di luar rumah.

Di sisi lain, hal tersebut membuat perekonomian menjadi terhambat. Banyak usaha terpaksa gulung tikar, pedagang-pedagang kecil yang kehilangan pembeli dan kesulitan mengembalikan pinjaman usaha, hingga berdampak pada nihilnya penghasilan.

Kementerian Keuangan memproyeksi perekonomian Indonesia sepanjang 2020 adalah minus 1,7% hingga minus 0,6%. Dengan kata lain, teritori negatif kemungkinan terjadi pada kuartal 3. Hingga akhir tahun ini, para ahli ekonomi pun memprediksi, akan ada 15 juta pekerja yang terkena imbas sehingga harus di-PHK oleh perusahaannya.

Kondisi serba sulit tersebut membawa keterpurukan bagi berbagai elemen bangsa. Namun, hal tersebut bukan berarti tak ada jalan keluar bagi pemulihan ekonomi masyarakat.

Semangat kedermawanan dan sikap optimis dapat menjadi ikhtiar bersama untuk bangkit dari keterpurukan ini. Sebuah gerakan kedermawanan perlahan akan membangun optimisme bangsa di masa pandemi dan resesi ekonomi.

Untuk itu, ACT menginisiasi gerakan nasional sebagai upaya penyelamatan sekaligus penyebaran semangat optimis di tengah kondisi ini.

Bersama seluruh elemen bangsa, gerakan ini berikhtiar mengatasi ancaman resesi, kelaparan, kemiskinan, sekaligus membangun kemandirian masyarakat.

Pandemi ibarat kegelapan zaman yang menelan berjuta harapan tapi jika sadar, kita memiliki jalan keluar dari semua permasalahan.

Lewat gerakan “Bangkit Bangsaku: Habis Gelap Bangkitkan Terang”, ACT mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk optimis dan bersikap positif dalam menatap masa depan. Hal ini disampaikan oleh Presiden ACT Ibnu Khajar.

“Dalam menyelesaikan kondisi darurat ini, dibutuhkan kolaborasi dengan berbagai elemen bangsa untuk membangun optimisme dalam menghadapi dampak multidimensi akibat pandemi Covid-19. ‘Habis Gelap Bangkitkan Terang’ diambil sebagai tagline gerakan nasional ‘Bangkit Bangsaku’ untuk menularkan sebanyak-banyaknya sikap optimis. Sikap optimis diharapkan dimiliki oleh setiap masyarakat Indonesia untuk menapaki kehidupan dan menghidupkan sejuta harapan. Keterlibatan seluruh elemen bangsa seyogyanya membuat masalah terlihat kecil dan dapat teratasi. Insyaallah, optimisme juga membukakan jalan-jalan kemudahan,” ungkap Ibnu saat mendeklarasikan acara peluncuran gerakan nasional “Bangkit Bangsaku”, Rabu (30/9).
Gerakan Bangkit Bangsaku akan fokus pada penyelamatan tiga sektor vital yang kini sangat terdampak pandemi, yakni sosial, ekonomi, dan kesehatan. Di sektor sosial, ACT lanjut menopang kebutuhan pokok masyarakat Indonesia, utamanya pangan, melalui sejumlah program pangan. Hal ini mengingat pangan menjadi kebutuhan utama yang sulit dipenuhi di masa pandemi ini akibat keterpurukan ekonomi keluarga.
“Insyaallah kami akan terus mendampingi masyarakat Indonesia, memastikan stok pangan dari hulu ke hilir tersedia, sehingga seluruh masyarakat dapat terbantu. Misalnya saja di bagian hulu, kami fokus pada pendampingan para produsen pangan seperti petani, nelayan, dan sebagainya agar produksi pangan terus berlanjut. Hasil produksi pangan tersebut nantinya akan menjadi suplai untuk masyarakat di bagian hilir. Semua ini insyaallah akan menjangkau masyarakat urban dan pelosok negeri,” imbuh Ibnu.
Adapun program-program pangan tersebut di antaranya Lumbung Beras Wakaf, Lumbung Ternak Wakaf, Lumbung Air Wakaf, Lumbung Sedekah Pangan, Operasi Pangan Gratis, Operasi Beras Gratis, Operasi Makan Gratis, Humanity Care line, dan lainnya. Tidak hanya pangan, penyelamatan di sektor sosial juga mencakup pemberian bantuan biaya hidup bagi para guru dan dai prasejahtera di Indonesia.
Sementara di sektor ekonomi, ACT lanjut membantu para pelaku usaha mikro dan ultra mikro bertahan dan bangkit di tengah ancaman resesi ekonomi. Hal ini diharapkan mampu mendorong perekonomian bangsa yang banyak disokong dari sektor UMKM.
Di sektor kesehatan, ikhtiar preventif terhadap penyebaran virus corona terus digencarkan. Sejumlah ikhtiar tersebut antara lain aksi disinfeksi, penyediaan APD bagi pejuang medis, hingga dukungan pangan dan multivitamin bagi tenaga kesehatan yang menangani langsung kasus Covid-19.
“Bangsa kita butuh disemangati sebuah gerakan, penyadaran terhadap berbagai permasalahan, pembuka jalan solusi dan implementasi nyata, serta penjaga optimisme tetap menyala. Seluruh aksi ini membutuhkan kolaborasi besar berbagai elemen masyarakat. Semua anak bangsa diundang kontribusinya, menyiarkan semangat dan ide untuk bangkitkan bangsa. Bersama, kita akan gulirkan bola salju kepedulian kita untuk Indonesia,” tegas Ibnu. []

Penjara Menjadi Sekolah Hidup Reza Bukan untuk Lebih Dekat Tuhan

0

BOGORDAILY – Reza Bukan dinyatakan bebas dari masa hukumannya atas penyalahgunaan narkoba pada 18 Agustus 2020. Kebebasan Reza saat itu juga atas asimilasi yang diberikan hakim ketua lantaran adanya pandemi COVID-19.

Setelah bebas, Reza Bukan pun baru saja melangsungkan pernikahannya dengan seorang pendeta perempuan, Serevina. Diakui Reza, mereka bertemu saat adanya penyuluhan warga binaan di Rutan Salemba, Jakarta Timur.

Saat ditemui di Gedung Trans TV, Jalan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (29/9/2020), Reza Bukan menjelaskan hal-hal apa saja yang dirasakan semasa menjalani hukuman. Reza mengaku kini tengah dekat sekali dengan Tuhan.

“Kesepian sih nggak. Tapi yang pasti dalam sekolah hidup kemarin di Salemba itu adalah kita dikasih pelajaran bahwa kita harus sabar, ikhlas, pasrah, bersyukur dengan keadaan yang ada,” ujar Reza.

“Semua teman-teman perhatian, datang kirim makanan. Saya sedih, nangis,” lanjutnya.

Rasa perhatian dari seseorang kepadanya juga turut dirasakan Reza Bukan dari Serevina. Mereka kerap bertemu untuk saling membahas kepercayaan mereka kepada Sang Pencipta. Kehadiran Serevina saat masa keterpurukan Reza itu disebut sangat memiliki pengaruh lebih.

“Pasti kalau orang yang di dalam (penjara) itu siapa pun memberikan perhatian pasti akan sedih, karena kita merasa berjuang sendirian di sana. Begitu ada yang perhatian, kita jadi lebih sensitif. Vina pun rasanya beda, perhatiannya beda. Kuasa Tuhan-lah, luar biasa,” tutur Reza lagi.

Lebih lanjut, Serevina menjelaskan kondisi Reza Bukan saat ini yang selalu berserah diri pada Sang Pencipta. Serevina merupakan orang yang selalu memperhatikan perubahan Reza sejak awal pertemuan hingga ia mengenal dekat.

“Saya selalu memberikan pelayanan kepada anak-anak (di lapas atau rutan) salah satunya adalah Reza. Dari awal saya terus perhatikan bagaimana awal perubahan dan pemulihan dia,” ujar Serevina.

Selain itu, Reza Bukan juga kerap memuji istrinya itu. Reza sangat menyukai Serevina yang disebut sangat pintar dan luar biasa ketika membicarakan agama dan kepercayaannya di atas mimbar.

“Saya kagum sama wanita yang pintar, dia di mimbar kelihatan pinter banget. Luar biasa, itu yang bikin saya jatuh hati karena saya haus dan rindu akan Tuhan,” tutup Reza.