Thursday, 7 May 2026
Home Blog Page 7958

Masuk Musim Hujan, BMKG Peringatkan Tanah Labil di Kabupaten Bogor

BOGOR DAILY – Memasuki musim penghujan, sejumlah wilayah di Kabupaten Bogor mengalami bencana.

Hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Bogor selama dua hari mengakibatkan tanah labil dan rawan longsor.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, mencatat 39 bencana di wilayahnya akibat curah hujan ekstrem pada Senin (21/9) petang.

“Sampai pukul 11.30 WIB siang ini ada 39 bencana dari asesmen kami di 40 kecamatan se-Kabupaten Bogor,” kata Sekretaris BPBD Kabupaten Bogor, Budi Pranowo, Selasa (22/9/2020).

Menurutnya, kejadian bencana alam itu terdiri dari tiga jenis peristiwa, yaitu 21 kejadian longsor, sembilan kejadian banjir, dan tujuh kejadian angin kencang. Puluhan bencana itu terjadi di 31 desa yang tersebar di 12 kecamatan.

Ia mengatakan kejadian banjir berkategori parah kemarin terjadi di Desa Cibunian Kecamatan Pamijahan akibat meluapnya Sungai Cianten yang terjadi sejak pukul 14.30 WIB hingga petang itu menghancurkan sebuah jembatan dan tambak ikan.

Sementara, kejadian longsor paling parah terjadi di Desa Pancawati, Kecamatan Caringin. Materi longsor yang menutup akses jalan sekitar pukul 17.00 WIB itu sempat menimbun beberapa orang, tapi kini sudah berhasil dievakuasi.

Budi menyebutkan dari rentetan kejadian bencana tersebut tidak ditemukan korban jiwa. Adapun beberapa kejadian mengakibatkan beberapa rumah, jalan, dan jembatan mengalami kerusakan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Citeko, Cisarua, Kabupaten Bogor, mencatat curah hujan berkategori ekstrem di Kawasan Puncak, Cisarua, Kabupaten Bogor pada Senin.

“Hari ini curah hujan ekstrim di Kawasan Puncak melebihi kategori lebih dari 100 mm perhari,” ujar Kepala Stasiun Meteorologi Citeko, Asep Firman Ilahi.

Menurutnya, berdasarkan pengukuran oleh BMKG pada hujan lebat yang terjadi sejak pukul 15.30 WIB hingga Senin malam tercatat curah hujan 110 mm dari pengukuran di Stasiun Meteorologi Citeko, dan 95 mm dari pengukuran Pos Polusi Udara Cibeureum, Cisarua.

Asep menyebutkan, curah hujan ekstrim ini kali pertama terjadi sepanjang kemarau tahun 2020.

Bupati Sebut Situasi Masih Aman Meski Bendungan Katulampa Siaga Satu

BOGOR DAILY – Bupati Bogor, Ade Yasin memastikan hingga kini penanganan bencana di wilayahnya masih terkendali meski sempat diguyur dengan curah hujan ekstrem pada Senin (21/9) petang.

“Alhamdulillah sudah tertangani oleh BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) karena kita punya tim reaksi cepat, sampai saat ini masih terkendali dan tidak ada korban jiwa,” ujarnya, Selasa (22/9).

Menurutnya, meski tidak ada korban jiwa, tapi ada kerusakan materi berupa rumah, jembatan, dan jalan akibat bencana di 39 titik Kabupaten Bogor. Ia telah mengeluarkan instruksi kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan para camat agar waspada saat terjadi curah hujan ekstrem di wilayahnya.

“Mengingat tingginya intensitas curah hujan sepanjang hari ini yang mengakibatkan meluapnya beberapa sungai di Kabupaten Bogor, maka saya sudah mengeluarkan instruksi,” kata Ade Yasin.

Instruksi berisi tujuh poin itu diawali dengan imbauan agar waspada dan siaga. Ia juga, menugaskan tim siaga tanggap bencana di titik lokasi rawan bencana.

“Mengevakuasi warga yang tinggal di wilayah rawan ke lokasi yang aman. Melakukan pemetaan lokasi bencana, menghitung risiko lanjutan dan mencari kawasan yang aman dan strategis dalam upaya evakuasi,” ujarnya.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Citeko, Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mencatat curah hujan berkategori ekstrem di Kawasan Puncak, Cisarua, Kabupaten Bogor pada Senin. “Hari Senin curah hujan ekstrem di Kawasan Puncak melebihi kategori lebih dari 100 mm per hari,” ujar Kepala Stasiun Meteorologi Citeko, Asep Firman Ilahi.

Menurutnya, berdasarkan pengukuran oleh BMKG pada hujan lebat yang terjadi sejak pukul 15.30 WIB hingga Senin malam tercatat curah hujan 110 mm dari pengukuran di Stasiun Meteorologi Citeko, dan 95 mm dari pengukuran Pos Polusi Udara Cibeureum, Cisarua. Asep menyatakan curah hujan ekstrem ini kali pertama terjadi sepanjang kemarau 2020.

Waspada, Bendungan Katulampa Masuk Siaga Satu

0

BOGOR DAILY -Ketinggian air di Bendung Katulampa Kota Bogor naik dan berstatus siaga 1, Selasa (22/9/2020). Kepala Penjaga Bendungan Katulampa, Andi Sudirman mengatakan kini Tinggi Muka Air (TMA) di Bendung Katulampa mencapai 250 sentimeter.

“Peningkatan itu diakibatkan karena hujan deras yang melanda merata di kawasan Puncak dan Kota Bogor sejak sore hingga malam hari ini,” ujarnya.

Andi menambahkan melihat kondisi hujan yang cukup lama, maka TMA di Bendung Katulampa diperkirakan akan terus meningkat.

 

Ibu Siksa Anak karena PR, Komisi X Menyinggung Program Parenting Kemendikbud

0

BOGORDAILY – Komisi X DPR RI menyayangkan peristiwa ibu di Parepare, Sulawesi Selatan yang menyiksa anaknya lantaran tidak mengerjakan tugas sekolah. Komisi X mendorong agar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) membuat program pendampingan kepada orang tua selama pembelajaran jarak jauh (PJJ) diberlakukan.

“Kejadian ini sangat menyedihkan. Memang ini masa yang sangat sulit bagi kita semua, dan tingkat stres sangat rentan untuk menguat. Akibatnya, secara psikologis mungkin sekali terganggu atau dilampiaskan kepada orang-orang di sekitar kita, dan anak adalah yang paling rentan,” kata Wakil Ketua Komisi X, Hetifah Sjaifudian kepada wartawan, Senin (21/9/2020).

Hetifah meminta Kemendikbud agar lebih serius menjalankan program parenting kepada orang tua siswa untuk mendampingi anak selama PJJ berlangsung. Dia menyebut penyampaian program itu bisa dilakukan dengan memanfaatkan petugas Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK).

“Untuk Kemendikbud, saya harap dapat lebih serius lagi menggarap program-program parentingnya. Jika bisa, adakan program konsultasi keluarga di mana keluarga dapat dibimbing oleh guru PAUD atau kader PKK dalam menjalani PJJ ini, dan curhat jika ada permasalahan keluarga dalam melewati pandemi ini,” jelasnya.

Menurut Hetifah, Kemendikbud telah menerbitkan modul panduan kepada orang tua siswa selama PJJ. Namun, perlu penjelasan terkait modul tersebut kepada orang tua siswa.

“Baru saja diterbitkan modul-modul panduan bagi orang tua. Semacam mentor, aktivis pendidikan seperti PAUD atau PKK bisa jadi mentor pendamping. Penting orang tua mendapat penguatan dan peningkatan kompetensi,” katanya.

Kepada sekolah, Hetifah berharap guru mengutamakan kesejahteraan (well being) siswa daripada penuntasan kurikulum. Dia menyebut guru harus peka dengan kondisi siswa dan keluarganya.

“Oleh karena itu saya tekankan sekali lagi kepada pihak sekolah, dalam PJJ ini agar mengutamakan well being siswa daripada penuntasan kurikulum. Guru harus peka akan keadaan siswa dan keluarganya, harus terus dipantau dan ditindaklanjuti jika ada yang tak biasa,” katanya.

Politikus Partai Golkar ini juga meminta partisipasi masyarakat dan pimpinan RT/RW setempat untuk saling bekerja sama. Sehingga peristiwa kekerasan terhadap anak selama PJJ ini bisa dihindari.

“Masyarakat dan pimpinan RT/RW juga sebaiknya saling menjaga dan memantau satu sama lain, apakah ada kira-kira tetangga di lingkungannya yang benar-benar kesulitan, atau melakukan hal-hal yang tidak biasa. Jangan sampai hal seperti ini terjadi lagi di masa depan,” tutur Hetifah.

Sebelumnya, SF (34), seorang ibu tega menganiaya anak kandungnya sendiri lalu merekam video penganiayaan tersebut menyesali perbuatannya. Dia mengaku kesal karena putrinya sudah berapa pekan tidak mengerjakan tugas dari sekolah.

“Demi Allah Saya khilaf dan menyesal sangat menyesal , sangat menyesal,” ucapnya di hadapan penyidik di Polres Parepare, Senin (21/9/2020).

SF mengaku kesal karena putrinya itu telah membuat pengaduan palsu ke tantenya yang tak lain adik kandung SF. Video penganiayaan dibuat untuk diperlihatkan kepada adiknya dan suami adiknya.

“Saya sengaja memang rekam khususkan untuk ipar saya supaya dia tahu, bahwa anak saya ini tidak benar ucapannya,” tuturnya.

“Saya benar karena kepala sekolah punya saksi semua, guru menelpon dua minggu tidak pernah kerja tugas, disitu saya kecewa saya yang didik anak saya sejak ayahnya meninggal,” bebernya.

Sandra Dewi Ketakutan Nggak Bisa Makan Saat Suami Beramal di Luar Logika

0

BOGORDAILY – Sandra Dewi dan Harvey Moeis sudah menikah selama empat tahun. Keduanya kini juga sudah dikaruniai dua orang anak laki-laki yang lucu dan sehat.

Selama Pandemi Corona ini, Sandra Dewi mengaku sangat bersyukur lantaran bisa menghabiskan waktu di rumah dengan anak-anaknya. Tidak hanya itu, Sandra Dewi juga kini lebih banyak bersama dengan suami di rumah.

“Karena kan biasanya Harvey itu kerja dari Senin sampai Jumat ya, kalau Sabtu Minggu aja dia baru di rumah. Nah sekarang ini di rumah terus nih kalau nggak ada kegiatan yang penting banget dia nggak keluar-keluar banget,” buka Sandra Dewi dalam Channel Daniel Mananta.

Dikatakannya, Sandra Dewi baru mengetahui kebiasaan sang suami tersebut selama berada di rumah. Salah satunya adalah kebiasaan suami yang sering beramal.

“Jadi kan sekarang ini lagi banyak banget orang yang minta bantuan, sampai rumah sakit pun minta bantuan amal ya. Jadi pas dia angkat telepon itu, gue tuh baru tahu gitu kalau dia tuh amalnya segitu. Wow gue bilang ‘besok-besok kita makan apa’ gitu sih setiap dia amal ke siapa deh atau ke mana gitu,” ucap Sandra Dewi lagi.

Karena menurut Sandra Dewi amal yang diberikan sang suami kepada orang atau lembaga tertentu jumlahnya tidaklah main-main. Sandra pun baru mengetahui jika sang suami memang benar-benar gemar beramal kepada orang banyak dalam jumlah yang besar.

“Jadi gue memang baru tahu kan kalau dia tuh suka beramal dalam jumlah yang gila banyak banget. Karena menurut gue udah nggak masuk logika gue aja ketika dia beramal sama orang atau apa gitu,” terang Sandra Dewi.

Bukan hanya itu, Sandra Dewi juga mengatakan sang suami ternyata juga sering memberikan bonus kepada karyawan yang bekerja dengannya. Bagi Harvey, karyawannyalah yang sudah selama ini membantunya sehari-hari.

“Dia sama karyawan aja sering banget ngasih bonus, kalau dia selalu bilang mereka sudah bantu kita lo. Karena suami gue juga pengen sih karyawannya maju gitu kalau sama dia,” kata Sandra Dewi lagi.

Sandra Dewi pun kerap mengingatkan Harvey Moies mengenai dirinya yang sering beramal. Menurutnya itu adalah satu hal yang tidak perlu dipusingkan.

“Gue sering bilang ke dia kalau lu tuh punya anak, dua lo cowok-cowok. Tapi kalau pemikiran dia tuh dia akan senang ketika membantu orang, nantinya anak-anaknya juga akan dibantu dengan orang-orang yang sudah dibantunya itu,” terang Sandra lagi.

Dari kebaikan Harvey Moeis tersebut, Sandra Dewi setiap hari selalu merasa diberikan balasan.

“Jadi kalau begitu, setiap hari tuh gue kayak dapat upeti. Temannya Harvey kalau ngasih banyak banget dan nggak perlu diposting jadi ikhlas gitu,” beber Sandra Dewi.

Brian Ferreira Sudah Latihan di Persela, Ini Komentar Nilmaizar

0

BOGORDAILY – Brian Ferreira sudah menjalani latihan bersama Persela Lamongan. Juru taktik Laskar Joko Tingkir, Nilmaizar, mengungkapkan penilaiannya.

Brian tiba di Indonesia pada Minggu (20/9/2020). Pemain kelahiran Argentina itu langsung mengikuti latihan Persela Lamongan yang digelar di Stadion Surajaya, Lamongan, sehari setelahnya.

Nilmaizar menilai kehadiran Brian Ferreira akan mampu memberikan dampak positif kepada tim berjuluk Laskar Joko Tingkir menuju Shopee Liga 1 2020. Sosok eks pemain PSS Sleman ini disebut sangat profesional.

“Kalau saya lihat dia profesional ya, kemarin dia datang jam 4, pas datang dia kontak saya, terus dia bilang ke saya kalau dia mau latihan. Artinya etika dia sebagai pemain profesional luar biasa,” kata Pelatih Persela, Nil maizar, usai latihan, Senin (21/9/2020).

Menurut Nilmaizar, Brian terlihat cepat bergaul dengan rekan-rekannya. Sentuhan bolanya juga masih cukup bagus walaupun lama tidak latihan. Kehadiran Brian, aku Nilmaizar, memberi semacam motivasi buat rekan-rekannya di Persela bahwa Persela tetap ingin diperhitungkan di kancah Shopee Liga 1.

“Kalau dilihat secara sentuhan bagus, cara berpikir dia, cara bermain juga bagus. Walaupun dia lelah saya pikir, tapi dia tidak mau tidak latihan, dia mau latihan. Ini secara mentality bisa menginspirasi anak-anak, bahwa dia ingin beri yang terbaik buat Persela,” ucap Nil Maizar.

Brian juga nampak antusias mengikuti jalannya latihan. Dia seakan melupakan rasa lelahnya setelah menempuh perjalanan panjang dari negara asalnya, Argentina, menuju Indonesia. Saat latihan tersebut, menurut Nilmaizar, Brian terlihat cepat bergaul dengan rekan-rekannya.

Nilmaizar juga akan melakukan cooper test pada Brian Ferreira untuk mengetahui sejuah mana tingkat kebugaran fisik sang pemain. “Nanti kalau masih kurang nanti kita tambah di sela-sela latihan,” kata pelatih asal Sumatera Barat itu.

Warga Mengeluhkan ‘Tembok’ Birokrasi Saat Urus Pasien Covid-19 Masuk Wisma Atlet

0

BOGORDAILY – Seorang pria asal DKI Jakarta (IF) viral di twitter setelah menceritakan pengalamannya saat menemani istrinya mencari layanan kesehatan untuk isolasi mandiri di Rumah Sakit Darurat wisma Atlet. Ia harus melewati proses yang panjang dan terbilang rumit.

Istri IF dinyatakan positif Covid-19 setelah melakukan swab test di salah satu Klinik di Kemang, Jakarta Selatan pada 18 September 2020.

“Terima kasih doanya teman-teman, istri saya positif Covid-19. Mau cerita sedikit tentang proses dan situasi di lapangan seperti apa. Jaga diri lebih baik dari pada kena Covid, asli lebih ribet dan biaya tak terduga yang benar-benar tidak terduga,” cuit IF di akun twitternya, Minggu (20/9).

Saat dihubungi merdeka.com, IF membenarkan bahwa selama hampir satu hari penuh kewalahan menemani istrinya melewati proses yang rumit sebelum istrinya bisa diisolasi di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet.

“Iya, saya harus ke puskesmas dulu. Lalu ke RSUD Tanah Abang, terus ke RS Mitra Keluarga Kemayoran, baru ke Wisma Atlet,” ujar IF kepada merdeka.com, Senin (21/9).

Selain itu, ia juga harus mengeluarkan uang sekitar Rp 7-8 juta untuk membayar biaya scan thorax, ambulans dan Alat Pelindung Diri (APD). Rinciannya, untuk biaya scan thorax di RS Mitra Keluarga Kemayoran Rp 6 juta, kemudian Rp 1,5 juta untuk biaya Alat Pelindung Diri, dan Rp 470.000 untuk biaya ambulans yang mengantarkan istrinya dari RS Mitra Keluarga Kemayoran ke RSD Wisma Atlet.

“Saya keluar uang sekitar sekitar Rp 7-8 juta, sebagian dibiaya asuransi kantor. Saya keluar uang pribadi sekitar Rp 2 juta-an,” ungkapnya.

Ia mengetahui istrinya positif Covid-19 pada Jumat (18/9) pagi. Namun istrinya baru bisa diisolasi di RSD Wisma Atlet pada Sabtu (19/9) dini hari.

Selama 18 jam, IF bercerita bersama istrinya dengan sabar mengikuti semua proses birokrasi yang telah ditetapkan. IF berharap, tidak ada lagi pasien positif Covid-19 yang harus melewati proses yang panjang seperti dirinya itu.

Oleh karena itu, ia menyarankan kepada siapa saja yang ingin diisolasi mandiri untuk langsung ke tempat layanan kesehatan terdekat agar bisa diberikan surat rujukan, karena tanpa surat rujukan, Wisma Atlet tidak akan mau menerima pasien.

“Harus bawa surat rujukan dulu, kalau sudah bawa surat rujukan, baru deh cepat prosesnya. Lalu bisa telepon ke 119, nomor Wisma Atlet dan telepon ke 112 untuk ambulans,” ujarnya.

Dia juga berharap pemerintah bisa membiayai berbagai macam biaya kesehatan para pasien positif Covid-19 yang mau melakukan isolasi mandiri.

“Saya pikir, kalau istri saya harus diisolasi di RS swasta, bisa belasan juta biayanya. Untungnya istri saya bisa diisolasi di Wisma Atlet. Totalnya sekitar Rp 7-8 juta. Tapi bagi sebagian orang mungkin uang segitu besar,” katanya.

Saat ini, IF merasa lega, karena istrinya sudah bisa dilayani dengan baik. Menurutnya, pelayanan yang diberikan oleh RSD Wisma Atlet kepada pasien gejala ringan sangatlah baik. Sehingga lanjut IF, sayang sekali jika proses agar bisa diisolasi di Wisma Atlet harus sesulit yang ia lalui.

Surat Rujukan untuk Dirawat di RSD Wisma Atlet

Secara terpisah, Koordinator Rumah Sakit Darurat (RSD) Covid-19 Wisma Atlet Kemayoran, Mayjen TNI Tugas Ratmono mengatakan, masyarakat yang mau diisolasi di RSD Wisma Atlet, harus memiliki surat rujukan dari dokter atau puskesmas terlebih dahulu.

“Harus ada rekomendasi rujukan bahwa tidak bisa melakukan isolasi mandiri di rumah, maka akan dikirimkan ke RSD Wisma Atlet. Ke Tower 4 atau 5. Diatur sedemikian rupa supaya kenyamanan untuk masyarakat yang akan isolasi waktu masuk juga nyaman ujarnya,” ujar Ratmono dalam diskusi BNPB, Senin (21/9).

Ratmono berharap, mekanisme yang ditetapkan dapat dengan mudah dipahami dan dijalankan oleh masyarakat. Sehingga, sistem penerimaan pasien Covid-19 ini bisa berjalan dengan baik dan memudahkan Dinas Kesehatan dalam mengawasi atau menelusuri kontak, serta pemetaan wilayah berdasarkan kecamatan ibu kota.

Wolves Vs Man City: Pasukan Pep Guardiola Berhasil Menang 3-1

0

BOGORDAILY – Manchester City meraih poin penuh di start Liga Inggris 2020/2021. The Citizens berhasil menang 3-1 atas Wolverhampton Wanderers.

Bermain di Molineux Stadium, Selasa (22/9/2020) dini hari WIB, City mengambil kontrol permainan dari Wolves sejak menit awal. Namun, gol The Citizens baru bisa terlahir lewat eksekusi penalti Kevin De Bruyne.

City baru bisa melesakkan gol lewat open play di menit ke-32. Adalah Phil Foden, yang sukses merobek gawang Wolves. Skor 2-0 bertahan hingga turun minum.

Babak kedua berjalan lebih sulit untuk City. Wolves lebih agresif dan mampu menciptakan beberapa ancaman. Alhasil, gawang City kebobolan oleh Raul Jimenez.

Wolves, yang mendapatkan kembali gairahnya setelah gol Jimenez, gagal menciptakan gol kedua. Wolves malah kembali kebobolan jelang akhir laga oleh Gabriel Jesus, yang membuat City menang 3-1. Cuplikan pertandingan Wolves vs Man City bisa dilihat di Mola TV lewat tautan ini.

Jalannya Pertandingan

City langsung mengancam di menit kedua saat bola terobosan mengarah ke Raheem Sterling. Dia berupaya mengejar bola di kotak penalti, namun kemudian memilih menjatuhkan badan berharap mendapatkan hadiah penalti. Wasit tak menggubris aksi Sterling.

Rui Patricio membuat penyelamatan di menit ke-11. Dia dengan oke menepis bola tembakan bebas dari Kevin De Bryune.

Selama 15 menit laga berjalan, Man City belum bisa lagi melepaskan tembakan selain dari tendangan bebas De Bruyne. Tim besutan Pep Guardiola sibuk mencari akal untuk mengalirkan bola ke kotak penalti Wolves.

City mendapat hadiah penalti di menit ke-19 setelah De Bruyne dijatuhkan oleh Romain Saiss. Gelandang serang asal Belgia itu maju sebagai eksekutor penalti dan berhasil membawa The Citizens memimpin 1-0.

Wolves kembali mendapat ancaman dari Man City di menit ke-30. Sterling berhasil melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti, namun belum berbuah gol setelah bola berhasil ditangkap oleh Patricio.

City menggandakan skor di menit ke-32. Umpan terobosan De Bruyne diarahkan ke Sterling. Umpan tarik kemudian dilepaskan ke Phil Foden, yang dituntaskan menjadi gol.

Tekanan terus dilancarkan City ke pertahanan Wolves meski sudah unggul 2-0. Di sisi lain, tim tuan rumah belum mampu memberikan ancaman berarti.

De Bruyne nyaris memperbesar keunggulan City di menit ke-43. Dia melepaskan tembakan dari jarak dekat, namun masih bisa ditepis Patricio. Skor 2-0 bertahan bertahan untuk City hingga turun minum.

Wolves bermain lebih agresif di babak kedua. Sebuah percobaan dilepaskan oleh Daniel Podence di menit ke-53 meski belum menemui sasaran. Lima menit berselang Podence melepas percobaan lagi. Bola tembakannya masih belum menemui sasaran.

City perlahan bisa mengambil alih kontrol permainan. Umpan-umpan pendek terus dimainkan untuk menebus pertahanan Wolves.

Kerja keras Wolves untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2 berbuah manis di menit ke-78. Bola umpan silang Fabio Silva diteruskan lewat sundulan Raul Jimenez.

City berhasil menuntaskan laga dengan kemenangan 3-1. Hal itu lantaran Gabriel Jesus menyumbang gol di penghujung laga.

Susunan Pemain:

Wolves: Patricio; Saiss, Coady, Boly; Marcal (Vinagre 8′), Neves, Moutinho (Dendoncker 78′), Traore; Neto (F. Silva 78′), Jimenez, Podence.

Man City: Ederson; Walker, Stones, Ake, Mendy; Rodri, De Bruyne, Fernandinho, Foden; Jesus, Sterling (Ferran Torres 82′).

Mendagri Menilai Pilkada jadi Momentum Pilih Pemimpin Mampu Atasi Krisis Akibat Pandemi

0

BOGORDAILY – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menegaskan, Pilkada serentak Tahun 2020 harus menjadi momentum penting untuk memilih pemimpin yang kuat. Pemimpin legitimate yang dipilih rakyatnya. Pemimpin yang juga diharapkan mampu menangani krisis akibat pandemi Covid-19 dan dampak sosial ekonominya.

Menurut Mendagri, Pilkada serentak 2020 ini tidak hanya diharapkan jadi momentum memilih pemimpin yang mampu atasi krisis, tapi juga jadi instrumen untuk mendorong pemerintah daerah agar lebih maksimal menangani pandemi Covid-19 dan dampak sosial ekonominya.

“Kalau setting-nya tepat ini akan menjadi kontribusi dalam rangka menekan Covid-19 ini. Di negara kita yang menganut sistem demokrasi dengan desentralisasi dimana sosial kontrol kendali akan sulit dikerjakan oleh pemerintah pusat sendirian karena sistem desentralisasi membagi kekuasaan pusat dan di daerah-daerah pun juga terbagi lagi menjadi tingkat provinsi dan kabupaten/kota,” tutur Mendagri dalam keterangan tulis, Selasa (22/9).

“Spiritnya baik, tetapi ini menjadi tantangan ketika berhadapan dengan permasalahan nasional yang memerlukan keserempakan dan kekompakan pusat dan daerah dalam menghadapi krisis yang bersifat nasional,” imbuhnya.

Mendagri melanjutkan, tantangan sekarang adalah bagaimana melaksanakan Pilkada yang lancar dan aman dari Covid-19. Sekaligus lewat pesta demokrasi lokal ini bisa terpilih kepala daerah yang definitif dan legitimate.

“Artinya mendapat dukungan dari rakyatnya dan memimpin upaya penanganan krisis pandemi di daerahnya masing-masing lebih kuat selain juga aman covid-19. Tidak menjadi media penularan tapi justru menjadi kontribusi sekali lagi untuk penanganan covid-19 itu sendiri maupun dampak sosial ekonominya,” kata dia.

Mendagri juga mengungkapkan bahwa pada tanggal 9 September 2020, Menkopolhukam telah mengundang seluruh stakeholder terkait dengan pelaksanaan Pilkada. Dalam rapat koordinasi khusus yang dihadiri Penyelenggara Pemilu, Polri, TNI , Kepala Satgas Covid-19, Kemenkes Kejaksaan dan dirinya sebagai Mendagri, Menkopolhukam Mahfud MD menekankan agar daerah melaksanakan rapat koordinasi daerah untuk mensosialisasikan tahapan-tahapan Pilkada dan kerawanannya. Ada tiga isu yang ditekankan Menkopolhukam.

“Pertama, kerawanan karena gangguan konvensional, katakanlah aksi kekerasan konflik dan lain-lain, maupun juga yang spesifik yang baru, yaitu mencegah kegiatan tahapan itu dari penyebaran Covid-19,” jelas Tito.

Sementara yang kedua adalah mensosialisasikan peraturan KPU tentang tahapan lanjutan yang mungkin belum dipahami. Dan yang ketiga, lanjut Tito adalah mengundang parpol yang ada di daerah-daerah dan calon kontestan untuk menjelaskan dan memahami tentang aturan-aturan, baik yang dalam PKPU maupun dalam aturan perundang-undangan lain untuk mencegah terjadinya kerumunan dan kemudian melakukan deklarasi untuk mendukung Pilkada yang aman, damai, lepas dari konflik kekerasan dan juga tidak menjadi media penularan Covid-19.

Tindak lanjutnya, pada 18 September rapat koordinasi kembali dilaksanakan, kata Mendagri. Rapat ini untuk mengecek persiapan sekaligus merumuskan langkah antisipasi menyongsong tahapan Pilkada yang akan dilaksanakan pada 23, 24 dan 26 September. Seperti diketahui pada tanggal 23 September itu, akan dilakukan tahapan penetapan pasangan calon.

“Itu adalah masa yang cukup rawan. Rawan kerumunan massa euforia kalau lolos lawan dari yang kecewa mungkin. Nah, oleh karena itu pandangan-pandangan tersebut sudah disampaikan karena salah satu kesuksesan Pilkada ini sangat ditentukan oleh stakeholder yang ada di daerah,” tegasnya.

Tingkat pusat, kata Mendagri memberikan fasilitasi dan regulasi, tapi eksekutornya ada di daerah.

“Oleh karena itu, di daerah ini yang harus matang persiapannya. Semua sudah kami cek 309 daerah ini sudah melaksanakan kegiatan tersebut. Sehingga kita harapkan mudah-mudahan di tahapan yang kita anggap cukup rawan lusa hari Rabu tanggal 23 September, yakni penetapan pasangan calon dan tanggal 24 September pengundian nomor pasangan calon ini mudah mudah- mudahan tidak terjadi kerumunan,” tutup Mendagri.

2.291 Bidan se-Indonesia Terpapar Covid-19

0

BOGOR DAILY-  Begitu banyak tenaga kesehatan yang terdampak virus Corona COVID-19 selama pandemi berlangsung. Saat ini sudah ada  2.291 bidan di Indonesia yang terdampak penyakit tersebut.

Sekretaris Jenderal PP Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Dr Ade Jubaedah, SSit, MM, MKM, mengatakan untuk meminimalkan risiko penularan COVID-19 antara pasien dan bidan, pihaknya telah melakukan berbagai cara seperti melakukan konsultasi secara online terlebih dahulu sebelum melakukan pemeriksaan secara langsung.

“Di mana konsultasi dan lain sebagaimana kita lakukan melalui media baru untuk pemeriksaannya bisa langsung ke bidan,” jelasnya Ade dalam waktu dan tempat yang sama.

“Jadi sebelum dia menghubungi bidan, maka pasien tersebut menghubungi dulu bidan untuk janji temu dulu,” lanjutnya.

Berikut detail 2.291 bidan yang terdampak COVID-19 per 21 September 2020.

Bidan terdampak COVID-19

– Kontaminasi positif: 2.291 orang
– Suspek: 913 orang
– Kontak erat: 223 orang
– Probable: 2 orang
– Isolasi mandiri: 746 orang
– Dalam perawatan RS: 178 orang
– Sembuh: 1.345 orang
– Meninggal: 22 orang