Friday, 8 May 2026
Home Blog Page 7974

Hore, Pintu Tol Katulampa Bogor Mulai Dibangun

0

BOGORDAILY – Pengerjaan jalan menuju akses pintu keluar (exit) Tol Jagorawi kilometer (Km) 42,5 di Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor mulai dikerjakan. Pengerjaan yang sempat terkendala sengketa 18 bidang lahan milik warga telah diselesaikan.

“Sekarang sudah selesai (sengketa) lahannya. Kita segera melanjutkan proses ke pembangunan infrastruktur,” kata Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim, Kamis ( 17/9/2020).

Usai pembebasan lahan, Dedie mengatakan, kendala yang dihadapi saat ini, yakni pemindahan kabel utilitas milik PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) dan PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel). Pasalnya, kabel utilitas tersebut tepat berada di tengah pengerjaan jalan menuju bukaan pintu tol.

“Termasuk juga itu tiang gapura dari perumahan MBR (Mutiara Bogor Raya). Saya sudah berkoordinasi dengan pihak MBR untuk tiang pancang, kita sesuaikan dengan design akses Jalan Parung Banteng,” kata Dedie.

Dedie mengatakan, dibukanya pintu tersebut dapat memberikan keuntungan bagi masyarakat untuk mempercepat akses menuju Tol Bogor Ring Road (BORR) yang tak harus melalui Tol Baranangsiang. Termasuk, sambung dia, mengurangi beban aktivitas kendaraan di Baranangsiang.

“Nanti ada Parung Banteng. Bayangin, bakal bergerak, memberikan keuntungan seperti apa bagi masyarakat, ekonominya juga terangkat,” ujar dia.

Ucapan Ulang Tahun Mengharukan dari Marshanda untuk Sang Ayah

0

BOGORDAILY – Ini masih tentang Marshanda. Lewat Instagram miliknya, Marshanda menyampaikan pesannya untuk sang ayah. Tak hanya itu, Marshanda juga menuliskan puisi untuk ayahnya.

Hal ini dikarenakan sang ayah yang berulang tahun pada 18 Agustus kemarin. Dalam unggahannya, Marshanda mengatakan sangat menyesal lantaran tidak langsung mengunggah pesan tersebut.

“Aku menulis surat ini pada 18 Agustus 2020 dan aku sangat menyesal. Karena tidak mempostingnya di hari yang sama. Sekarang aku memutuskan untuk membagikan suratku buat papa,” buka Marshanda dalam Instagram miliknya.

“Karena aku berharap seseorang akan membaca surat ini dan memberi tahu papaku tentang puisi yang aku tulis untuknya itu. Jadi dia akan tahu betapa dia masih sangat berarti buatku,” sambung Marshanda lagi.

Marshanda mengatakan dirinya sudah memaafkan sang ayah. Bagi Marshanda apapun yang dilakukan sang ayah, adalah yang terbaik bagi dirinya dan keluarga di setiap saat.

 

“Betapa aku masih mengingatnya. Dan betapa dalam hatiku, tempat dimana aku menyimpan rasa cintaku yang abadi untuk papa. Entah kenapa tertulis dalam cerita kita, bahwa kita harus berpisah di kehidupan ini, Pa. Dan kita hanya bersama di beberapa foto lama,” tutur ibu satu anak itu.

“Bagaimanapun dirimu, papa sudah dimaafkan. Papa melakukan yang terbaik setiap saat. Jangan pernah merasa gagal, tidak. Papa adalah ayahku dan aku sangat mencintaimu lebih dari yang kau tahu,” jelas Marshanda lagi.

Marshanda juga mengatakan tidak akan pernah berhenti untuk mencintai sang ayah sampai kapanpun.

“Terima kasih karena telah dilahirkan, karena masih ada meski dalam ketiadaanmu dalam hidupku. Aku menerimamu dan masa lalumu. Perjalanan hidup papa. Cerita kita,” jelasnya lagi.

“Aku berharap, cintaku memberi papa sedikit kegembiraan dalam napas lain yang papa hirup, surat ini aku persembahkan untuk papa,” tutur Marshanda.

Pekan Ini Persib Bakal Kontrak Empat Pemain Muda

0

BOGORDAILY – Pekan ini Persib Bandung akan resmi mengontrak empat orang pemain muda. Mereka adalah pemain U-20 dari Diklat Persib Bandung yang dipromosikan ke tim senior setelah menjalani beberapa pekan ujicoba di Kota Bandung.

Keempat pemain itu adalah Saiful, Ardi Maulana, Kakang Rudianto, dan Ravil Shandyka. Mereka rencananya dikontrak dengan jangka waktu satu musim. Seperti diketahui, regulasi anyar Shopee Liga 1 2020 mewajibkan klub memasukkan dua pemain U-20 ke dalam daftar susunan pemain (DSP).

“Ya mereka akan dikontrak pekan ini. (Durasinya) satu tahun, hanya musim ini saja hingga akhir Februari. Karena untuk musim berikutnya, masih harus melihat apa yang akan terjadi nanti, dan pertanyaannya kapan musim baru itu dimulai,” ujar pelatih Persib Robert Rene Alberts dalam konferensi virtual, Rabu (16/9/2020).

Keputusan itu muncul setelah Robert melihat performa keempat darah muda tersebut pada game internal Persib Bandung yang digelar pekan lalu di Stadion GBLA, 12 September lalu. Meski baru diturunkan pada babak kedua, keempatnya bisa tampil memenuhi ekspektasi dari juru taktik asal Belanda tersebut.

Salah seorang pemain muda yang akan disodori kontrak tersebut, Ardi Maulana, mengaku senang dan antusias. Menurutnya, ini merupakan hal yang membanggakan bagi keluarganya.

“Cuma ya Dudung ingin lebih bisa berkontribusi lagi untuk tim, di setiap latihan Dudung selalu menampilkan performa terbaik,” ungkapnya.

Menurutnya tawaran kontrak selama satu musim pun tidak menjadi masalah. Hal itu justru melecut semangatnya untuk sebisa mungkin memaksimalkan kesempatan yang ada bersama Persib Bandung nantinya.

“Ya paling Dudung ingin lihat gaya main Persib gimana, cara main pemain tengah gimana, kaya a Aziz, a Dado gimana, jadi proses belajar,” ucapnya.

Bulan Depan Pajak Mobil Baru Nol Persen

0

BOGORDAILY -Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) berharap usulan pajak mobil baru 0% sudah bisa diberlakukan bulan depan. Sebelumnya, usulan relaksasi berupa pemangkasan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) ini sudah diajukan Kementerian Perindustrian ke Kementerian Keuangan.

Seperti disampaikan Ketua Umum Gaikindo, Yohannes Nangoi, saat ini pihak asosiasi masih dalam posisi menunggu hasil pembicaraan dari Kementerian Perindustrian dengan kementerian-kementerian terkait. Harapannya, ada kabar positif dari pertemuan tersebut.

“Kami berharap kalau bisa di kuartal keempat ini (diberlakukan). Harusnya sih September, tapi sekarang ini kan sudah pertengahan bulan, nanti kalau baru keluar akhir September harapannya ya Oktober, November, Desember, paling nggak (pajak mobil baru 0 persen) sudah jalan,” kata Nangoi, kepada detikOto melalui sambungan telepon, Kamis (17/9/2020).

Lanjut Nangoi, relaksasi pajak ini diharapkan bisa membantu stimulasi pembelian mobil baru oleh konsumen, khususnya di masa pandemi virus Corona (COVID-19) ini.

“Karena industri otomotif ini adalah industri yang banyak melibatkan industri lain. Mulai dari ribuan industri komponen, kemudian hampir 90% persen pembelian itu menggunakan financing company, dan masih ada insurance, sparepart, termasuk aftersales, itu adalah industri-industri yang terlibat. Sehingga kalau industri otomotif betul-betul ada masalah, maka dampaknya akan sangat luar biasa. Maka itu dibuatlah terobosan-terobosan baru, salah satu pembicaraannya adalah bagaimana agar pemerintah bisa memberikan relaksasi pajak,” ujar Nangoi.

“Jadi kami berpikir, setiap penjualan mobil itu kan harus bayar pajak, selisih dari harga off the road ke harga on the road kan merupakan pajak-pajak yang dipungut pemerintah. Nah ini yang kalau bisa misalnya pemerintah memberikan sedikit keringanan, sehingga harganya menjadi kompetitif, sehingga orang-orang mau membeli mobil lagi. Karena sebetulnya kemampuan membeli mobil itu masih ada, tapi problemnya adalah keinginan atau appertizer (perangsang) membeli mobil yang belum timbul. Mudah-mudahan dengan diberikan relaksasi ini, maka keinginan atau nafsu untuk membeli mobil itu timbul, sehingga bisa muter lagi ekonominya. Intinya ke sana,” jelas Nangoi.

Mahasiswa dan Aparat Baku Hantam di Depan Kantor Bupati Bogor

BOGORDAILY -Unjuk rasa mahasiswa di depan Gerbang Kantor Bupati Bogor di Jalan Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogorberujung ricuh, Kamis (17/9/2020).

Masa yang berasal dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bogor terlibat baku pukul dengan aparat yang mengamankan demo tersebut.

Terpantau peristiwa ini terjadi sekitar pukul 14.44 WIB. Awalnya para mahasiswa ini terlibat adu dorong dengan aparat di pintu Gerbang Kantor Bupati Bogor. Tiba-tiba sejumlah aparat Satpol PP dan Polisi ramai-ramai keluar dari dalam gerbang mendekati para mahasiswa yang berada di luar gerbang.

Baku pukul antar keduanya pun tak terhindarkan.

Masa yang berkecamuk sempat melebar ke Jalan Raya Tegar Beriman membuat sejumlah kendaraan terpaksa berhenti sementara.

“Kita cukup kecewa dengan aparat kepolisian hari ini terkesan refresif,” kata Korlap Aksi Badru Tamam.

Badru mengaku bahwa salah satu rekannya bahkan ditahan pasca kericuhan tersebut.

“Anggota kita masih tertahan di dalam, sampai berdarah-darah,” kata Aksi Badru Tamam.

Pasca kericuhan, masa mahasiswa ini langsung bergeser ke Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor untuk melanjutkan aksi.

Mereka juga berencana akan melaporkan kejadian itu ke Propam Polres Bogor.

Diketahui, massa mahasiswa ini berunjuk rasa terkait polemik dugaan maladministrasi terkiat proyek pembangunan di RSUD Leuwiliang.

Harga Telur Anjlok, Pemkot Bogor Siap Tampung 9 Ton Perhari

0

BOGOR DAILY – Ditengah anjloknya harga  harga ayam ras pedaging dan telur ayam ras pada masa pandemi ini, Pemkab Ciamis menjalin kerjasama dengan Pemkot Bogor untuk penampungan produksi perungasan Ciamis. Terutama telur ayam ras.

Pemkot Bogor lewat Perusda Pakuan Jaya-nya siap menampung 9 ton telur ayam ras dari Ciamis tiap hari.

Kebutuhan telur yang akan ditampung perusahaan  daerah  milik Pemkot Bogor tersebut akan dipasok oleh koperasi peternak ayam petelur yang tergabung dalam Paguyuban Peternak Ayam Petelur Ciamis (P2APC).

Penandatangan kerja sama kedua pemerintah daerah tersebut dilakukan oleh Pj Sekda Ciamis Dr H Toto Marwoto MPd dan Sekda Kota Bogor, Ade Syarif Hidayat, Kamis (17/9).

Penandatangan kerja sama Pemkab Ciamis dan Pemkot Bogor tersebut disaksikan langsung oleh Bupati Ciamis Dr H Herdiat Sunarya MM,

Kepala Biro Perekonomian Pemprov Jabar, H Benny Bachtiar mewakili Sekda Jabar, Kepala BI Perwakilan Jabar Herawanto, Kepala BI Perwakilan Tasikmalaya Darjana, Wabup Ciamis Yana D Putra dan jajaran pejabat Pemkab Ciamis serta pengusaha perunggasan Ciamis.

Menurut Sekda Bogor, Ade Syraif, Kota Bogor dengan wilayah yang sempit dan padat penduduk sangat butuh pasokan pangan dari luar Bogor.

“Luas Kota  Lebih dari separoh penduduknya (60%) bekerja di Jakarta. Mau tidak mau pasokan bahan pangan sangat tergantung dari luar daerah. Termasuk telur dan daging ayam,” ujar Ade Syarif dalam sambutannya.

Sebagai kota konsumen menurut Ade, kebutuhan pangan warga Kota Bogor sangat tergantung pasokan luar daerah. Yang tentunya sangat rentan akan permainan harga dan ketersediaan pangan.

Termasuk pasokan daging ayam dan telur yang merupakan parameter utama perhitungan inflasi di Kota Bogor.

“Dengan adanya kerjasama Kota Bogor dan Kabupaten Ciamis ini yang nanti akan ditindak lanjuti oleh Perusda Pakuan Jaya Kota Bogor diharapkan pasokan produk perunggasan terjamin. Dan tingkat harga pun  yang wajar, karena terjadi pemotongan mata rantai pemasaran, dari daerah produsen langsung ke konsumen ,” katanya.

Sekda Kota Bogor, Ade Syarif yang mengaku berasal dari Baregbeg Ciamis ini berharap kerjasama Pemkot Bogot dan Pemkab Ciamis ini bisa saling menguntungkan.

Bupati Ciamis Herdiat Sunarya pada kesempatan yang sama Ciamis merupakan sentra produksi perunggasan terbesar di Jabar. Tak hanya ayam pedaging tetapi juga petelur.

Tetapi peternaknya selalu menghadapi fluktuasi harga. Harga jatuh drastis setiap terjadi over produksi. Dan sekarang anjloknya harga juga tersebab karena pandemic.

“Dua atau tiga bulan lalu harga ayam pedaging di Ciamis turun dratis sampai Rp 5.000/kg. Oleh peternak ayam terpaksa dibagi-bagikan secara gratis karena tak kuat menanggung beban pakan,” ujar Bupati Herdiat.

Dengan adanya kerjasama tersebut menurut Bupati Herdiat dapat menjadi solusi bagi peternak di Ciamis ketika menghadapi kejatuhan harga.

Dan Ciamis sendiri menurut  Bupati Herdiat, tidak hanya sentra produksi ayam pedaging dan petelur saja.

“Tetapi juga ada kopi, sayur mayur seperti cabai, tomat dan bebagai bentuk satur mayur. Berikut beras. Yang mungkin bisa dikerjasamakan untuk tahapan berikutnya,” katanya.

Kepala Biro Perekenomian Pemprov Jabar H Beny Bachtiar saat membacaka sambutan Sekda Jabar, berharap kerjasama antar daerah ini menjadi solusi bagi masing-masing daerah.

Tak hanya dalam mengatasi kebutuhan pangan daerah tetapi juga dalam rangka meningkatkan  kesejahetaran masyarakat dan berdampak untuk menekan inflasi.

Terutama bagi daerah yang berkarakter daerah konsumen dan daerah produsen.

Kota Bogor Memiliki 65 ribu Merchant QRIS atau Terbanyak Keempat di Jawa Barat

0

BOGOR DAILY – Bank Indonesia Jawa Barat berkomitmen untuk terus mendorong digitalisasi sistem pembayaran dengan penggunaan QRIS dalam berbagai kegiatan transaksi di masyarakat.

Bank Indonesia Jawa Barat bekerja sama dengan Pemerintah Kota Bogor dan Bank Mandiri melaksanakan Launching 2.020 QRIS UMKM di Kota Bogor.

Launching 2.020 QRIS UMKM ini merupakan wujud komitmen penuh Pemerintah Kota Bogor untuk mengelektronifikasikan transaksi baik di lingkungan pemerintahan maupun akses layanan publik kepada masyarakat.

Kota Bogor telah menerapkan elektronifikasi layanan transaksi pajak dan retribusi serta menjadi wilayah pertama yang mengimplementasikan QRIS sebagai metode alternatif pembayaran PBB di wilayah Jawa Barat.

Berdasarkan data September 2020, telah terdapat lebih dari 964 ribu merchant di Jawa Barat yang sudah menggunakan QRIS.

Nilai tersebut mencakup 21,26% nasional, atau menduduki posisi pertama secara nasional.

Dari 964 ribu merchant tersebut, 96% dilakukan oleh UMKM.

Kota Bogor sendiri telah memiliki sekitar 65 ribu merchant QRIS atau ke-4 terbanyak di Jawa Barat.

Kepala Bank Indonesia Jawa Barat, Herawanto menegaskan, launching 2.020 QRIS UMKM ini sejalan dengan rekomendasi untuk memastikan sektor perdagangan dan industri kreatif sebagai kegiatan ekonomi utama di Kota Bogor.

“Sebagian besar dilakukan oleh pelaku UMKM dapat tetap berjalan di masa pandemi covid-19 dan era adaptasi kebiasaan baru melalui fasilitasi transaksi secara nirsentuh,” tuturnya.

Lebih rinci, Herawanto menyampaikan beberapa rekomendasi upaya pemulihan ekonomi Kota Bogor.

Dengan mempertimbangkan struktur perekonomian Kota Bogor yang sebagian besar ditopang oleh sektor perdagangan, manufaktur dan transportasi.

Pertama, berjalannya kembali aktivitas perdagangandengan protokol kesehatan secara disiplin.

“Dampak pandemi covid-19 yang diperkirakan panjang, dapat mempengaruhi kecepatan pemulihan kinerja sektor perdagangan,” kata Herawanto.

Oleh karena itu, Pemerintah Kota Bogor diharapkan dapat mendukung proses pemulihan tersebut.

Antara lain dengan menunda kenaikan UMK pada tahun 2021, keringanan tarif Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) untuk membantu mempertahankan cashflow, dan implementasi transaksi pembayaran non-tunai.

“Kebijakan ini perlu dipertimbangkan secara terukur dengan memperhatikan tingkat keparahan pelaku usaha terdampak,” tegasnya.

Kedua, seiring dengan semakin terbatasnya lahan untuk industri manufaktur berskala besar, Kota Bogor dapat terus mendukung pengembangan industri kreatif.

Termasuk industri berbasis media digital melalui penyediaan fasilitas dan sarana berupa tempat yang representatif, jaringan internet, dan pendampingan bisnis digital, serta pelatihan-pelatihan intensif dari para ahli.

Selain itu, pengembangan industri kecil menengah (IKM/UMKM) perlu diprioritaskan agar naik kelas.

Langkah-langkah yang diambil yakni penambahan kapasitas, peningkatan keterampilan dan kualitas pelaku usaha, penggunaan teknologi tepat guna, digitalisasi, serta perluasan akses pasar melalui kegiatan promosi.

Ketiga, untuk mendukung sektor industri, mengingat porsi terbesar biaya operasional industri padat karya adalah upah, kebijakan relaksasi Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK).

“Khususnya penundaan penyesuaian sampai kondisi keuangan dan kinerja industri membaik dapat membantu pemulihan sektor pengolahan akibat pandemi covid-19 sehingga penyerapan tenaga kerja terjaga.” jelasnya.

Keempat, memastikan keberlangsungan pembangunan berbagai infrastruktur, terutama proyek infrastruktur yang berdampak besar bagi ekonomi rakyat dan pemulihan ekonomi di era adaptasi kebiasaan baru.

Sebut saja Proyek Strategis Nasional (PSN) yang berlokasi di Kota Bogor dan memanfaatkan PSN tersebut melalui bergeraknya UMKM di ekosistem tersebut.

“Iklim investasi juga perlu dijaga terutama sektor konstruksi yang cukup dominan di Kota Bogor, baik yang berskala besar maupun kecil,” ucapnya.

Kelima, dalam memulihkan sektor pariwisata yang terdampak pandemi covid-19, perlu disusun strategi untuk memulihkan objek wisata berbasis alam, budaya, agro, olahraga terpadu dan produk kreatif.

Antara lain pembukaan kembali wahana wisata, hotel dan restoran, serta UMKM produk kreatif, dengan menerapkan protokol kesehatan secara terukur.

Belajar dengan WiFi Gratis di Bogor, Cukup Bawa Sampah Plastik

BOGOR DAILY – Pandemi Covid-19 telah memaksa sekolah-sekolah di Indonesia ditutup dan meniadakan pembelajaran tatap muka.

Kebijakan tersebut sesuai dengan peraturan yang dikeluarkan pemerintah untuk menyelenggarakan pembelajaran jarak jauh atau PJJ.

Namun faktanya, tidak semua keluarga di Indonesia memiliki akses internet atau bahkan perangkat seperti ponsel untuk dapat mengikuti PJJ.

Berawal dari kondisi ini, Iing Solihin menggagas pembuatan “Mobile Wifi” untuk menyediakan wifi gratis bagi para pelajar yang harus melaksanakan PJJ.

Mobile Wifi yang berlokasi di Bogor tersebut tidak memungut biaya kepada para siswa, tetapi mereka yang ingin menggunakan wifi di sana harus membawa sampah plastik.

Seperti yang dilakukan oleh Dimas Anwar Putra, siswa berusia 15 tahun yang harus mengumpulkan sampah plastik dengan imbalan akses wifi gratis.

Ia dan satu orang temannya mengaku tidak memiliki akses wifi di rumahnya sehingga mau tidak mau mengumpulkan sampah seberat 1 kilogram untuk ditukar dengan akses wifi.

Dengan 1 kilogram sampah ini kedua siswa ini dapat melaksanakan pembelajaran online dengan durasi tiga jam selama tiga kali seminggu.

“Kalau kita mengumpulkan sampah itu seperti amal buat saya, selain itu kita juga dapat data internet gratis,” ujar Dimas.

Mobile Wifi yang disebut juga sebagai Stasiun Wifi adalah program yang dibuat oleh Iing Solihin.

Ia menjual sampah yang dikumpulkan oleh para siswa untuk membeli data seharga Rp 340.000 setiap bulan.

Namun, Iing mengaku kerap kebingungan ketika kuota yang dibeli sudah habis dalam waktu kurang dari sebulan.

“Masalahnya adalah saat data internet habis sebelum akhir bulan, dan mereka tidak bisa belajar lagi,” tutur Iing.

Seperti diketahui, jutaan siswa di Indonesia terpaksa melakukan pembelajaran di rumah sejak sekolah-sekolah ditutup mulai bulan Maret lalu.

Kondisi ini menjadi tantangan tersendiri bagi keluarga yang kurang mampu dan berada di daerah terpencil.

Menimbang kondisi ini, Iing beserta relawan lain memutuskan untuk menyediakan layanan wifi lewat mobil yang berkeliling setiap minggu ke desa-desa terpencil di dekat Bogor.

Selain menyediakan layanan wifi gratis, para relawan ini juga menyediakan laptop dan ponsel untuk digunakan oleh para siswa.

“Masalah belajar online itu, saya jarang menggunakan hp, saya berbagi hp dengan orang tua saya,” ujar salah seorang siswa, Dafa Mahesa Sudirman, yang berkesempatan melakukan PJJ dengan mengakses wifi gratis ini.

Wamenag Meminta Tokoh Agama Hingga Pimpinan Ormas Kampanyekan Moderasi Beragama

0

BOGORDAILY – Wakil Menteri Agama, Zainut Tauhid meminta agar tokoh agama, penceramah, pimpinan ormas dan pimpinan lembaga memiliki peran dalam kampanye moderasi beragama. Hal tersebut bertujuan untuk menumbuhkan nilai-nilai agama yang moderat pada masyarakat.

“Perlu dukungan para tokoh agama, da’i, ormas serta lembaga keagamaan, untuk senantiasa menghadirkan nilai-nilai agama yang moderat di tengah-tengah masyarakat,” katanya dalam keterangan pers, Kamis (17/9).

Dia mengatakan, moderasi beragama memiliki prinsip pada nilai-nilai keadilan. Sehingga hal tersebut perlu diperkuat serta diperluas.

“Moderasi beragama yang berprinsip pada nilai-nilai keadilan (i’tidal), moderat (tawasuth) dan seimbang (tawazun), perlu terus diperkuat dan diperluas,” ujarnya.

Dengan menguatkan pemahaman dan praktik moderasi beragama di masyarakat, Zainut berharap dapat membuat kehidupan beragama lebih baik. Yaitu tercipta rasa rukun, sehat dan harmonis.

“Itulah yang dibutuhkan dalam proses pembangunan bangsa,” tutupnya.

Mencekam, Kasus Corona di Kota Bogor Mendekati Angka Seribu

0

BOGOR DAILY – Kasus Covid-19 di Kota Bogor mendekati angka 1.000 kasus. Data dari Satgas Covid-19 Kota Bogor mencatat, hingga Rabu 16 September 2020 total yang terkonfirmasi positif Corona atau Covid-19 mencapai 941 kasus.

Satgas mencatat bertambah 26 kasus positif baru, sedangkan pada Selasa kemarin bertambah 29 kasus baru positif Corona pada hari pertama masa pembatasan sosial berskala mikro komunitas (PSBMK). Dengan penambahan itu, Kota Bogor yang sudah masuk zona merah bersama Depok dan Kabupaten Bekasi.

“Selain penambahan 26 kasus baru, juga dilaporkan 14 pasien telah dinyatakan sembuh,” Kata Ketua Satgas Kota Bogor Dedie A Rachim.

Dengan penambahan kasus baru itu jumlah akumulasi pasien positif di Kota Bogor 941 kasus. Dengan rincian, pasien sembuh 608 kasus, pasien aktif dalam perawatan 295 kasus, dan kasus meninggal dunia sebanyak 38 kasus.

Untuk kategori probable tidak ada penambahan kasus, sebanyak 61 pasien terdiri dari 51 meninggal, 3 sakit, dan sembuh 7 pasien. Untuk kasus, pasien dengan kategori suspek (PDP/ODP) mencapai 2.565 dengan rincian 2.355 sembuh, 43 meninggal, dan 167 pasien masih dalam perawatan.

Sedangkan untuk kasus dengan kategori kontak erat dilaporkan berjumlah 1.650 pasien dengan rincian sembuh 1.366 pasien, dan masih dalam karantina 284 kasus.

Sementara, salah satu pekerja Giant Ekstra di Jalan Abdulah bin Nuh, Bogor Barat, Kota Bogor dilaporkan meninggal karena terinfeksi Covid-19.

Dedie menyebut, satu pekerja itu merupakan manajer area, dan pernah berkunjung ke salah satu cabang di Kota Bogor. Karena hal itu, lanjut Dedie, supermarket itu dilakukan desinfektan dan tracing.

“Sudah dilakukan penyemprotan disinfektan hari ini. Penutupan kemungkinan karena sedang berduka. Pegawai dimaksud adalah staf di kantor pusat,” tambah Dedie.