Thursday, 14 May 2026
Home Blog Page 8017

Testing Covid-19 Antardaerah Masih Alami Ketimpangan

BOGORDAILY – Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Wiku Bakti Bawono Adisasmito, mengatakan testing Covid-19 antardaerah di Indonesia masih mengalami ketimpangan. Bahkan, testing Covid-19 di sejumlah daerah masih jauh di bawah standar organisasi kesehatan dunia atau World Health Organization (WHO).

“Jadi ketimpangan dalam testing (Covid-19) per daerah, ini disebabkan karena ada perbedaan kemampuan sumber daya yang dimiliki tiap daerah tersebut,” jelas Wiku, Rabu (9/9).

Guna meningkatkan kapasitas testing Covid-19, Wiku meminta pemerintah daerah (Pemda) segera menjalin kerja sama dengan laboratorium-laboratorium swasta di wilayahnya masing-masing. Terutama, Pemda pada kota-kota besar yang menjadi poros aktivitas sosial ekonomi.

Wiku menyebut, dalam sepekan terakhir ada sejumlah daerah yang telah melakukan testing Covid-19 melampaui target WHO. Target WHO, jumlah orang yang dites Covid-19 dalam seminggu adalah 1.000 per 1 juta penduduk.

Daerah tersebut di antaranya DKI Jakarta telah mencapai angka 3.084 orang yang diperiksa. Provinsi lainnya, Kalimantan Timur mencapai 2.157 orang, DI Yogyakarta mencapai 1.198 orang, Sulawesi Utara ada 1.197 orang dan Kalimantan Selatan ada 1.128 orang.

Sementara itu, beberapa provinsi yang memiliki pasien Covid-19 dalam jumlah cukup besar masih belum mencapai target testing WHO. Seperti Jawa Tengah 411 orang, Jawa Barat 301 dan Jawa Timur 480 orang.

“Tentunya daerah-daerah lain harus segera mengikuti pencapaian beberapa provinsi yang sudah berhasil tersebut. Para pimpinan daerah juga dapat segera meningkatkan itu dengan bantuan satgas di pusat,” ujarnya.

Bima Arya Curhat ke DJKN Banyak Kantor Dinas Yang ‘Rusak’

0

BOGOR DAILY – Walikota Bogor, Bima Arya curhat ke Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan RI, bahwa banyak kantor dinas di Kota Hujan itu rusak.

Hal itu disampaikan Bima Arya saat daring yang dilaksanakan di ruang Paseban Punta, Balai Kota Bogor bersama DJKN RI, Rabu (9/9/2020).

“Kurang lebih ada 24 kantor dinas di Kota Bogor yang saat ini tidak layak fungsi karena keterbatasan fisik. Serta masih banyak dinas yang lokasinya terpisah-pisah,” ujar orang nomor wahid di Kota Hujan tersebut.

Bima juga melanjutkan, di pusat Kota Bogor sendiri sudah dikonsep menjadi green city, tentu saja hal itu membuat beban kota harus dikurangi dengan konsep ke depan adalah yang melintas hanya mobil listrik, sepeda, jogging, pejalan kaki dan trem.

“Beban di pusat kota memang harus digeser. Opsi terbaik saat ini di kawasan Tanah Baru dan Katulampa yang sangat memungkinkan,” jelasnya.

Ia menambahkan, Pemerintah Kota Bogor juga menyampaikan permohonan untuk sekiranya bisa memanfaatkan lahan negara tersebut sebagai perkantoran pelayanan publik terintegrasi.

“Hari ini kawasan di Tanah Baru jadi opsi terbaik, bisa terintegrasi dekat dengan MRT, trem tapi juga didesain wisata terintegrasi dan green city,” tukasnya. (Andi)

Konser Raisa di GBK Batal Digelar Tahun Ini

0

BOGORDAILY – Raisa Love In Concert kembali ditunda. Konser yang awalnya telah diundur hingga 28 November 2020 itu masih belum bisa dilaksanakan karena pandemi COVID-19.

Hal tersebut diungkapkan oleh Adry Boim, CEO PT Juni Suara Kreatif, dalam konferensi pers virtual, Selasa (8/9/2020).

“Kita sangat bersyukur dukungan Raisa Live In Concert Stadion GBK masih berjalan. Hari ini yang ingin saya kabarkan adalah terkait dengan update Raisa Live In Concert yang harusnya diadakan tanggal 28 November 2020,” kata Adry Boim.

“Kami dari Juni Suara Kreatif Juni Concert telah menerima surat pemberitahuan dari Pemprov DKI terkait concert untuk tahun ini belum bisa dilaksanakan,” sambungnya.

Adry Boim dan tim pun belum bisa memastikan kapan konser perayaan karier 10 tahun Raisa Andriana itu akan digelar. Ia memohon maaf kepada seluruh fans dengan adanya hal yang tak diinginkan tersebut.

“Sebagai promotor saya harus mengambil langkah untuk tunda konser sampai waktu yang belum bisa ditentukan,” ucap Adry Boim

Dalam kesempatan yang sama, Raisa memaklumi keadaan yang tengah melanda Indonesia. Hal itu demi kepentingan bersama untuk menekan angka penyebaran COVID-19.

“Kalau saya percaya ini yang terbaik untuk kita semua saat ini. Mengingat ada pandemi dan kasusnya naik terus. Kesehatan jadi concern utama kita, kita mau berkontribusi untuk menahan itu dan membuat angkanya tidak naik. Kondisinya force major ya, nggak bisa kita prediksi sebelumnya. Jadi ini lah yang harus terjadi,” imbuh Raisa Andriana.

“Masih kita lihat perkembangan terkini COVID-19, terlebih untuk wilayah Jakarta karena venuenya di GBK jadi masih di Jakarta secara khusus, secara umumnya Indonesia. Saya sebagai promotor mengapresiasi keputusan ini untuk kebaikan bersama. Karena bukan untuk kami, tapi juga untuk penonton,” timpal Adry Boim.

Meski Dibantai Kroasia Timnas Indonesia U-19 Main Cukup Baik

0

BOGORDAILY – Timnas Indonesia U-19 dicukur habis oleh Kroasia dalam laga uji coba. Meski kalah telak, Indonesia disebut masih main oke dibandingkan saat lawan Bulgaria.

Bertanding di Stadion SRC Mladost, Cakovec, Selasa (8/9/2020) malam WIB, Garuda Muda tumbang 1-7. Indonesia sebetulnya mengawali pertandingan dengan baik, yakni saat tembakan Irfan Jauhari membentur mistar di menit ke-10.

Saat laga mau berjalan setengah jam atau tepatnya di menit ke-26, tim besutan Shin Tae-yong kebobolan oleh Filip Zrilic. Selanjutnya giliran Arijan Brkovic yang merobek gawang Muhammad Adi Satryo.

Gol ketiga Kroasia tercipta pada menit ke-44 lewat kepala Marco Boras. Bek berusia 18 tahun itu menanduk bola muntah selepas tendangan sudut yang tak kuasa ditahan lini belakang Indonesia. skor 3-0 pun berakhir di babak pertama untuk Kroasia.

Indonesia makin babak belur di paruh kedua. Empat gol diciptakan oleh Kroasia lewat Antonio Marin (dua kali), Bruno Zdunic, dan Ivan Brnic. Indonesia cuma sempat memperkecil kekalahan 1-5 lewat Bagas Kaffa.

Ini menjadi kekalahan kedua untuk Indonesia selama uji coba di Eropa. Sebelumnya, Garuda Muda dikalahkan Bulgaria 3-0.

“Ada beberapa momen di pertandingan tadi bahwa para pemain bermain cukup baik dibanding laga sebelumnya (Bulgaria). Namun secara hasil pasti ini mengecewakan karena kami kalah telak,” kata Shin Tae-yong, yang dikutip dari situs resmi PSSI.

“Kami harus segera perbaiki kekurangan yang ada. Yang jelas tim masih berproses karena materi latihan dengan intensitas tinggi,” tambahnya.

Setelah melawan Kroasia, Indonesia akan berduel dengan Arab Saudi pada 11 September. Selanjutnya ada Qatar, Bosnia-Herzegovina, dan Dinamo Zagreb yang bakal dijajal.

Bantu UMKM, bjb dan Pemkab Bogor Kolaborasi

0

BOGOR DAILY – bank bjb dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor berkolaborasi dalam rangka menyukseskan program percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Sebagai salah satu bentuk dari upaya tersebut, kedua belah pihak sepakat bakal mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) guna memperkuat daya saing usaha mereka.

Sinergi kolaborasi ini merupakan bagian dari kesepakatan yang dijalin antara bank bjb dan Pemkab Bogor pada Rabu (9/9/2020) di Pendopo Bupati Bogor.

Perseroan dan pemerintah menyepakati perjanjian kerja sama (PKS) fasilitasi jasa permodalan dalam kemitraan dan pemberdayaan UMKM.

Penandatanganan kerja sama ini dilakukan oleh Pemimpin bank bjb Kantor Cabang (KC) Cibinong Boy Pandji Soedrajat dengan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bogor Asep Mulyana Sudrajat.

Penandatanganan juga disaksikan oleh Bupati Bogor Ade Yasin dan Pemimpin Divisi Kredit UMKM bank bjb Denny Mulyadi dan dihadiri oleh Jajaran bank bjb serta jajaran Pemerintahan Kabupaten Bogor.

Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb Widi Hartoto mengatakan, kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan upaya stimulasi ekonomi bank bjb melalui skema pembiayaan kepada pelaku usaha di sektor produktif.

Pemerintah daerah juga mendorong upaya pemulihan ekonomi lewat penyaluran dana PEN ini agar denyut nadi perekonomian kembali hidup.

“Kesamaan pandang bank bjb sebagai bank daerah dengan pemerintah daerah melalui upaya perkuatan pelaku UMKM merupakan salah satu modal bagi pencapaian pembangunan ekonomi. Melalui program PEN, yang mana bank bjb menjadi salah satu bank yang dipercaya untuk menjalankan program tersebut, maka bank bjb terus berupaya agar program ini bisa mencapai keberhasilan,” kata Widi.

Lewat kesepakatan ini, bank bjb akan memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi para pelaku UMKM yang terdata di Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bogor untuk memperoleh fasilitas kredit.

Seiring dengan itu, bank bjb juga akan melaksanakan program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Terpadu (PESAT) yang merupakan salah satu program unggulan dari bank bjb. Pemimpin Divisi Kredit UMKM bank bjb Denny Mulyadi menilai, peningkatan kapasitas pelaku UMKM ini merupakan salah satu instrumen penting dalam mewujudkan pembangunan daerah.

Untuk mendorong hal itu, bank bjb telah menyiapkan produk-produk pinjaman bervariasi sesuai dengan kebutuhan UMKM serta program peningkatan kompetensi melalui UMKM melalui PESAT.

Dengan adanya kerja sama ini diharapkan para pelaku UMKM di kabupaten Bogor memiliki kesempatan untuk menikmati produk dan layanan unggulan bank bjb dalam rangka menumbuh kembangkan usahanya terutama di masa pandemi COVID-19 ini.

Langkah ini juga sejalan dengan kebijakan Pemkab Bogor, Pemprov Jawa Barat, dan pemerintah pusat untuk terus mendorong kemajuan sektor UMKM khususnya melalui program PEN.

Warga Kabupaten Bogor Gunakan Air Kubang Selama Kemarau Ini

Kekeringan, Warga Kecamatan Jonggol gunakan AIR kotor kobangan sawah untuk Minum

Bogordaily- Dampak kekeringan yang melanda di sebagian wilayah Indonesia, berdampak besar di Kabupaten Bogor.

Imbasnya, banyak warga terpaksa menggunakan air kotor kubangan sawah untuk kebutuhan sehari hari, tak jarang wargapun menggunakan air tersebut untuk dikonsumsi.

Salah satunya di Desa Sukasirna, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, terlihat beberapa warganya sedang mengantri diarea persawahan untuk mengambil air kotor dari kobangan sawah. Warga pun mengaku terpaksa menggunakan air tersebut karena sulitnya air.

“Sulit air disini,hampir tiga bulan warga disini tidak menggunakan air sumur akibat kekeringan,”ungkap Mardi, salah seorang warga Desa Sukasirna, Rabu (09/09).

Setiap harinya, mardi mengaku mengambil air kotor dari kobangan sawah tersebut untuk kebutuhan sehari hari.

“Buat nyuci, mandi, sama kalau lagi benar benar sulit air bersih, yah terpaksa gunakan air kobangan sawah untuk minum,”keluhnya.

Mardi menuturkan bantuan air bersih yang diberikan pemerintah Kabupaten Bogor belum merata.

”Disini belum ada bantuan air bersih apa apa, walaupun adapun itu hanya untuk sehari saja,”tuturnya.

Kekeringanpun melanda di Kecamatan Klapanunggal, Desa Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Puluhan hewan ternak milik warga terpaksa diberi makan Padi kering.

“Terpaksa,dari pada mati sapi sapi saya, lagi sulit pangan dimusim kering seperti ini,”kata Iim salah seorang pemilik ternak warga Klapanunggal.(Andi)

Kekeringan di Kabupaten Bogor Tambah Meluas

BOGORDAILY – Wilayah sebaran keluarga yang terdampak kekeringan di Kabupaten Bogor, terus meluas.

Sebelumnya kekeringan hanya terjadi di 10 kecamatan, kini meluas hingga 13 kecamatan lainnya.

Adapun penambahan tiga kecamatan yang kekeringan yakni Kecamatan Rancabungur (2 desa), Tanjungsari (1 desa), Babakan Madang (1 desa), dan Tanjungsari (2 desa).

Sumur dan mata air mengering akibat kemarau kurang lebih sejak dua bulan terakhir, sehingga warga mengalami krisis air bersih.

Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) BPBD Kabupaten Bogor mencatat, saat ini ada 36 desa tersebar di 13 kecamatan yang dilanda kekeringan.

Sebanyak 23.580 ribu kepala keluarga (KK) atau kurang lebih 61.104 ribu jiwa terkena dampak kekeringan. Kekeringan yang terjadi bermacam-macam kategori seperti di pemukiman penduduk kondisi debit sumber air surut.

Upaya penanggulangan kekeringan salah satunya dilakukan melalui distribusi air bersih ke lokasi terdampak kekeringan. Krisis air bersih terparah berada di Kecamatan Jasinga dan Jonggol. Hampir seluruh desa di wilayah itu mengalami krisis air bersih.

Pengelola Pusat Data Informasi BPBD Kabupaten Bogor, Endang Kusdiyarti mengatakan, kekeringan secara bertahap meluas sejak akhir Juli 2020 lalu hingga saat ini atau satu bulan lebih. Menurutnya, meski dalam waktu tersebut terdapat hujan namun tidak berdampak kepada penambahan debit air.

“Kekeringan berdampak kepada penduduk, tapi tidak semua desa di 13 kecamatan itu kekeringan,” ucap Endang, Rabu (9/9/2020).

Endang mengimbau bagi masyarakat yang hendak mengajukan permohonan air bersih segera melaporkan ke kepala desa dan ditindaklanjuti BPBD. Menurutnya, meski terbatas pihaknya tiap hari menyalurkan air kepada penduduk yang mengajukan permohonan.

“Jadi mudah-mudahan warga bersabar, karena permintaan air tiap hari. Sementara armada terbatas. Mudah-mudahan bisa terlayani,” kata dia.

KPK: Penyelenggara dan PNS Rentan Disuap Peserta Pemilu

BOGORDAILY – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri mengingatkan kepada penyelenggara dan peserta Pilkada Serentak 2020 untuk menghindari praktik suap menyuap.

“KPK telah mengamati sekaligus memberikan ‘warning’ dalam bentuk sosialisasi kepada penyelenggara pemilu dalam hal ini KPU dan Bawaslu serta partai politik agar tidak melanggar kaidah-kaidah pemberantasan korupsi dalam pesta demokrasi rakyat di daerah pada tahun ini,” katanya di Jakarta, Rabu (9/9).

Menurutnya, tujuh bentuk dan 30 jenis tindak pidana korupsi adalah kaidah-kaidah yang tidak boleh dilakukan oleh penyelenggara maupun peserta pilkada.

“Salah satu kaidah tersebut adalah suap menyuap yang sering kali terjadi di mana penyelenggara pemilu atau PNS di pusat maupun daerah sangat rentan disuap oleh peserta pemilu yang kedapatan melanggar aturan kampanye,” ungkapnya.

Perkara korupsi berupa suap menyuap atau pemberi hadiah atau penerima hadiah untuk menggerakkan agar seseorang melakukan atau tidak melakukan sesuatu yang bertentangan kewajiban atau jabatan termasuk perbuatan korupsi dan melanggar Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi.

“Dan sayangnya, tindak pidana korupsi berupa suap menyuap sering terjadi dan mewarnai perhelatan pilkada,” terang Firli.

Dari data empiris, dia menambahkan, menunjukkan tindak pidana yang ditangani KPK terbanyak adalah perkara suap menyuap di mana salah satu jenis kejahatan korupsi tersebut sering terjadi dan mewarnai perhelatan pilkada.

“Berdasarkan data tahun 2018 sewaktu saya sebagai bertugas sebagai Deputi Penindakan KPK, sebanyak 30 kali KPK melakukan OTT (Operasi Tangkap Tangan) dengan 122 tersangka dan 22 kepala daerah terkait tindak pidana korupsi berupa suap menyuap,” tuturnya.

Selain tindak pidana korupsi berupa suap menyuap, Firli juga mengingatkan hal lain yang rentan terjadi dalam tahapan pilkada adalah gratifikasi.

“Untuk itu, KPK telah membangun sistem pelaporan gratifikasi ‘online’. Bagi pegawai negeri atau penyelenggara negara yang ingin melaporkan hadiah terkait fungsi, tugas, dan jabatannya, silakan mengakses tautan www.kpk.go.id/gratifikasi atau hubungi layanan informasi publik di nomor telepon 198,” jelasnya seperti dilansir dari Antara.

Pelaporan gratifikasi juga dapat disampaikan kepada KPK melalui aplikasi pelaporan Gratifikasi Online (GOL KPK) yang dapat diunduh di Play Store atau App Store dengan kata kunci GOL KPK.

Laporan juga bisa dikirim melalui surat elektronik ke [email protected] atau alamat pos KPK.

“Selain akses-akses tersebut, pelaporan juga bisa juga dilakukan melalui Unit Pengendalian Gratifikasi di instansi masing-masing kemudian akan diteruskan kepada KPK,” tutup Firli.

Bupati Targetkan Tahun Depan Kabupaten Bogor Bebas Dari Desa Tertinggal

BOGOR DAILY – Bupati Bogor Ade Yasin menargetkan Kabupaten Bogor bebas dari desa tertinggal pada 2021 nanti.

Tahun ini Kabupaten Bogor fokus membenahi infrastruktur dan sumber daya manusia di empat desa tertinggal yang ada di wilayah ini.

“Pada tahun 2019 Kabupaten Bogor masih memiliki 45 desa tertinggal, tahun ini jumlahnya tinggal empat desa lagi,” kata Ade Yasin, Rabu (9/9/2020).

Keempat desa yang masih tertinggal itu adalah Desa Wirajaya di Kecamatan Jasinga, Desa Cilaku di Kecamatan Tenjo, serta Desa Sukarasa, dan Desa Buanajaya di Kecamatan Tanjungsari.

Pemerintah Kabupaten Bogor terus berupaya agar tidak ada lagi desa tertinggal di wilayah ini tahun depan.

“Kita perlu penanganan atau keterlibatan dinas-dinas terkait, seperti Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa dan lain-lain. Semoga akhir tahun ini juga bias tuntas,” ujar Ade.

“Kami menargetkan tidak ada lagi desa tertinggal di wilayah Kabupaten Bogor pada tahun 2021 mendatang,” tambahnya.

Pemkab Bogor telah berupaya meningkatkan status 45 desa dengan kategori tertinggal menjadi desa berkembang tahun ini.

Peningkatan difokuskan pada Indeks Ketahanan Sosial (IKS), Indeks Ketahanan Ekonomi dan Indeks Ketahan Lingkungan atau Ekologi (IKE).

Berdasarkan Indeks Desa Membangun (IDM) 2019 yang ditetapkan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi ada lima kategori desa yakni sangat tertinggal, tertinggal, berkembang, maju dan madiri.

“Saat ini di Kabupaten Bogor tidak ada desa dengan kategori sangat tertinggal,” tutur Ade.

Geger di Sukaraja!! Disuruh Beli Rokok sama Suami, Pulang-Pulang Sudah Tergantung

BOGOR DAILY – Warga Kampung Cijulang, RT 02/04, Desa Cadas Ngampar, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor digegerkan dengan penemuan mayat gantung diri.

Informasi yang didapat Bogordaily.net, korban yang gantung diri itu berinisal J dengan jenis kelamin laki-laki, merupakan warga Kampung Jampang, RT06/02, Desa Cadas Ngampar, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor.

Sebelum gantung diri, J sempat meminta kepada sang istri pada pukul 08:00 WIB untuk membeli rokok di warung.

Setelah pulang dari warung, sontak sang istri merasa kaget melihat sang suami sudah tergantung.

Hal itu membuat perhatian semua warga sekitar, bahkan anggota Babinmas dan Babinsa langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sukaraja.

Ketika dikonfirmasi Camat Sukaraja, Aden membenarkan bahwa ada informasi yang masuk mengenai salah satu warganya yang meninggal dunia akibat gantung diri.

“Iya betul, tadi pak kades telpon saya bahwa ada kejadian orang gantung diri,” singkatnya. (Andi)