Thursday, 14 May 2026
Home Blog Page 8018

Geger di Sukaraja!! Disuruh Beli Rokok sama Suami, Pulang-Pulang Sudah Tergantung

BOGOR DAILY – Warga Kampung Cijulang, RT 02/04, Desa Cadas Ngampar, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor digegerkan dengan penemuan mayat gantung diri.

Informasi yang didapat Bogordaily.net, korban yang gantung diri itu berinisal J dengan jenis kelamin laki-laki, merupakan warga Kampung Jampang, RT06/02, Desa Cadas Ngampar, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor.

Sebelum gantung diri, J sempat meminta kepada sang istri pada pukul 08:00 WIB untuk membeli rokok di warung.

Setelah pulang dari warung, sontak sang istri merasa kaget melihat sang suami sudah tergantung.

Hal itu membuat perhatian semua warga sekitar, bahkan anggota Babinmas dan Babinsa langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sukaraja.

Ketika dikonfirmasi Camat Sukaraja, Aden membenarkan bahwa ada informasi yang masuk mengenai salah satu warganya yang meninggal dunia akibat gantung diri.

“Iya betul, tadi pak kades telpon saya bahwa ada kejadian orang gantung diri,” singkatnya. (Andi)

101 Gol Cristiano Ronaldo

0

BOGORDAILY – Kemenangan atas Swedia begitu bersejarah untuk karier Cristiano Ronaldo. Brace ke gawang lawan membuat Ronaldo sudah melewati torehan 100 gol di timnas. Top!

Ronaldo kembali dimainkan setelah sempat absen saat Portugal mencukur Kroasia 4-1. Pemain Juventus itu jadi starter di laga tandang ke Friends Arena, Solna, Rabu (9/9/2020) dini hari WIB menghadapi Swedia di UEFA Nations League.

Meski tampil dominan, Portugal kesulitan membongkar pertahanan Swedia sebelum akhirnya gol didapat di menit ke-44. Ronaldo melepaskan sepakan bebas yang meluncur deras ke pojok kanan tas gawang Robin Olsen.

Gol itu begitu bersejarah karena Ronaldo akhirnya menembus tiga digit gol bersama Timnas Portugal, setelah tertunda cukup lama. Sebab Dia mencetak gol ke-99 pada saat menghadapi Luksemburg di Kualifikasi Piala Eropa 2020 tahun lalu.

Pandemi virus corona sudah membuyarkan rencana Ronaldo tersebut. Dicatat Gracenotelive, ini adalah gol ke-10 Ronaldo di Portugal dari sepakan bebas langsung atau berandil dalam 10 persen total golnya. Ronaldo jadi pemain Eropa pertama yang mencapai 100 gol.

 

Tak cukup satu, Ronaldo malah bikin dua gol di laga ini ketika dia kembali merobek jala Swedia di menit ke-72 berkat sepakan kaki kanannya. Portugal menang 2-0 dan Ronaldo berhasil meraih gol ke-101 sepanjang kiprahnya di timnas.

Swedia memang jadi gawang favorit Ronaldo karena dia sudah bikin lima gol, cuma kalah dari Lithuania ketika dia bikin tujuh gol. Total 100 gol ini jadi hasil perjalanan panjang Ronaldo setelah pertama kali mencetak gol untuk Seleccao Das Quinas di Piala Eropa 2004.

Kini Ronaldo cuma berjarak sembilan gol lagi untuk melewati rekor gol Ali Daei di Timnas Iran dengan 109 gol. Bisakah Cristiano Ronaldo melakukannya?

IKIAD Kabupaten Bogor Gelar Pengajian Sambil Kumpulkan Donasi

BOGOR DAILY – Meningkatnya angka positif Covid-19 di Kabupaten Bogor membuat perhatian banyak pihak, seperti dari Ikatan Istri Anggota Dewan (IKIAD) DPRD Kabupaten Bogor.

Berhenti selama tujuh bulan karena pandemi Covid-19, IKIAD DPRD Kabupaten Bogor kembali menggelar acara pengajian rutin yang dilaksanakan di ruang rapat Paripurna, Rabu (9/9/2020).

Ketua IKIAD DPRD Kabupaten Bogor, Eva Marthiana Susmanto mengungkapkan, pada acara pengajian rutin kali ini pihaknya tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19 yang di ikuti oleh setengah ibu-ibu anggota dewan.

“Kegiatan pengajian ini sempat berhenti akibat pandemi Covid-19, biasanya pengajian rutin setiap bulan dilaksanakan. Kita tetap menerapkan protokol kesehatan,” ujar Eva.

Wanita yang disapa Eva Susmanto ini mengatakan, pada pengajian rutin kali ini pihaknya juga turut melakukan pengumpulan donasi yang nantinya akan disalurkan kepada masyarakat membutuhkan.

“Tadi sumbangan yang terkumpul juga sudah diserahkan ke dapil tiga, dari ibu-ibu IKIAD nantinya di sumbangkan langsung oleh ibu-bu dewan dapil tiga kepada masyarakat membutuhkan,” ucapnya.

Ia menjelaskan, pada kesempatan kali ini ibu-ibu anggota dewan yang hadir hanya sekitar 20 orang, dan donasi terkumpul juga baru setengahnya.

“Mungkun nanti yang belum iuran akan melalui rekening dan langsung diserahkan. Pengumpulan donasi ini setiap bulan bentuk uang, dan nanti di donasikan menggunakan barang bisa berupa paket sembako dan lain-lain. Saat ini baru terkumpul Rp2 juta dan itu belum semuanya, masih ada yang belum menyisihkan rezki nya. Kita juga nanti tambahkan lagi kalau ada kekurangan,” jelasnya.

Sebelumnya, donasi terkumpul pada bulan lalu (Ramadhan) mencapai Rp15 juta, dan langsung di donasikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Yang untuk bulan kemarin kita sampai Rp15 juta dari kumpulan. Penerima yang menengah ke bawah, dan biasanya disalurkan ke ponpes dan ke rumah anak yatim piatu juga,” jelasnya lagi.

Ia menambahkan, saat ini IKIAD masih terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Fokus sekarang ke sosialisasi masyarakat, jangan sampai tiga M nya dilupakan seperti jauhi kerumunan, mencuci tangan dan memakai masker. Kita juga ingin kegiatan positif tetap berjalan, kalau kegiatan positif kita hentikan sedangkan kita lihat diluar sana banyak yang butuh bantuan,” pungkasnya. (Andi)

Tommy Kurniawan Adukan Tiang Listrik Dalam Musala di Kabupaten Bogor

BOGORDAILY – Anggota Komisi VI DPR dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa, Tommy Kurniawan, mengadukan sejumlah masalah terkait infrastruktur kelistrikan di daerah pemilihannya, Kabupaten Bogor, kepada PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN.

Dia mengatakan salah satu persoalan yang ditemukan ialah banyaknya tiang listrik usang hingga yang didirikan tak sesuai dengan tempatnya.

“Kami menemukan ada tiang listrik berdiri di dalam musala. Saya minta digeser sedikit tiangnya karena musala itu akan kami renovasi dari dana swadaya masyarakat,” ujar Tommy dalam rapat dengar pendapat Komisi VI, Rabu, (9/9/2020).

Mantan aktor itu mengungkapkan, kasus tersebut ia temui di Kecamatan Cibungbulan. Menurut Tommy, pemerintah daerah setempat sudah melaporkannya kepada kantor cabang PLN di Kabupaten Bogor, namun tak kunjung memperoleh respons.

Sedangkan untuk tiang-tiang listrik usang, Tommy mengaku menemukannya di beberapa titik di Desa Batok, Kecamatan Tenjo. Dia menyebut tiang-tiang dan kabel setrum berada dalam kondisi yang mengkhawatirkan sehingga membuat masyarakat was-was.

Dia meminta perseroan segera membenahi. “Ini sangat membahayakan dan mengganggu. Mohon untuk segera ditindaklanjuti,” tuturnya.

Lebih lanjut, Tommy pun mempertanyakan sumber anggaran untuk perbaikan infrastruktur kelistrikan di daerah. Dia meminta penjelasan dari PLN apakah pos ini akan didanai dengan penanaman modal pemerintah atau PMN.

Jakob Oetama, Pendiri Koran Kompas Tutup Usia

0

BOGOR DAILY – Pendiri Kompas Gramedia Jakob Oetama telah wafat. Jakob meninggal dunia pada usia 88 tahun. Ucapan duka pun mulai mengalir di media sosial seperti Twitter.

“Iya betul,” ucap Pemimpin Redaksi Harian Kompas Sutta Dharmasaputra menjawab pertanyaan soal kabar meninggalnya Jakob Utama, Rabu (9/9/2020).

Mengutip kompas.id, Dr (HC) Jakob Oetama adalah wartawan dan salah satu pendiri Surat Kabar Kompas. Saat ini ia merupakan Presiden Direktur Kelompok Kompas-Gramedia.

Saat ini, nama sang pendiri Kompas sudah mulai trending di Twitter. Banyak netizen bersedih dengan wafatnya Jakob Oetama yang adalah tokoh pers Indonesia ini.

Denda Pelanggar Protokol Kesehatan se-Jabar Terkumpul Sampai Rp 100 Juta

0

BOGOR DAILY – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil (Emil) mengaku masih mendapati pelanggaran-pelanggaran protokol kesehatan di tengah masyarakat. Bahkan sejauh ini, uang denda terkumpul Rp 100 juta.

“Total denda sekitar Rp 100 juta,” ucap Emil, Rabu (9/9/2020).

Kang Emil mengatakan pelanggaran tersebut didominasi oleh pelanggaran individu diantaranya masyarakat tak bermasker.

“Kemudian pelanggaran mayoritas pelanggaran individu sehingga akan ada program lanjutan pembagian masker oleh TNI Polri di Soreang sebagai simbolisnya,” kata dia.

Kang Emil menyatakan sejauh ini masih banyak masyarakat yang tak mengikuti aturan protokol kesehatan. Bahkan dia melihat kebiasaan masyarakat saat ini kembali ke sebelum adanya pandemi dan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

“Kami melihat juga pergerakan masyarakat di minggu ini sudah hampir sama seperti sebelum PSBB dulu sehingga pengetatan 3 M menjadi tantangan,” ucapnya.

“Kita imbau terus untuk melakukan 3M yaitu Mencuci Tangan, Memakai Masker dan Menjaga Jarak,” kata dia menambahkan.

Emil tak menjelaskan wilayah mana yang paling banyak melakukan pelanggaran. Namun berdasarkan keterangannya beberapa waktu lalu, wilayah Kabupaten Bandung tercatat paling banyak melakukan pelanggaran.

Hari Ini Presiden Terima Vaksin Merah Putih di Istana Bogor

0

BOGOR DAILY – Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Rabu, 9 September 2020, menerima tim Vaksin Merah Putih di Istana Kepresidenan Bogort. Dalam kesempatan tersebut, Presiden meminta laporan perkembangan vaksin yang sangat dibutuhkan masyarakat serta memberikan arahan agar tim mampu bekerja cepat dengan tetap mengikuti prosedur pengembangan vaksin yang berlaku.

“Penemuan dan produksi vaksin Covid ini sangat penting untuk dapat segera menangani krisis kesehatan maupun krisis ekonomi. Oleh sebab itu pagi hari ini saya mengundang Bapak dan Ibu sekalian untuk mendapatkan laporan mengenai perkembangan vaksin Merah Putih,” ujarnya.

Kepala Negara menaruh harapan besar bagi pengembangan vaksin Merah Putih tersebut. Selain untuk mempercepat agar masyarakat dapat segera menerima vaksin tersebut, pengembangan vaksin Covid-19 di dalam negeri juga menunjukkan kemampuan dan kemandirian bangsa Indonesia untuk mengembangkan vaksin sendiri.

“Kita mampu mandiri dengan vaksin yang kita kembangkan dan kita produksi sendiri,” kata Presiden.

Mulai Mengkhawatirkan, Pasien Positif Corona di Kabupaten Bogor Tembus Sampai Angka 1.000 Kasus

BOGOR DAILY – Jumlah pasien corona di Kabupaten Bogor tembus 1.000 orang. Ini berdasarkan catatan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC) Kabupaten Bogor.

Jumlah total pasien positif terinfeksi virus corona jenis baru atau COVID-19 di wilayah itu sudah mencapai angka 1.012 orang.

“1.012 orang, meninggal dunia 39 orang, dan terkonfirmasi sembuh 605 orang,” ucap Bupati Bogor, Ade Yasin, yang juga Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Bogor.

Ia menyatakan pertambahan kasus COVID-19 di Kabupaten Bogor tercatat fluktuatif setiap harinya.

Jika dihitung sejak sepekan ke belakang, pertambahan kasus COVID-19 terbanyak pada 1 September 2020, yakni 34 orang.

Kemudian, pada 8 September 2020 ini GTPPC Kabupaten Bogor mencatat ada 30 pasiean baru positif, dan 32 pasien COVID-19 dinyatakan sembuh.

“Jumlah kasus dirilis 30. Terdiri dari hasil pemeriksaan drive thru RS EMC 19 kasus, tujuh hasil pemeriksaan di luar Kabupaten Bogor dan empat hasil tracing puskesmas,” ujarnya.

Di samping itu, Gugus Tugas Percepatanan Penanganan COVID-19 Kabupaten Bogor juga mencatat bahwa hanya tersisa satu kecamatan yang berstatus zona hijau, yakni Cariu, dari total 40 kecamatan se-Kabupaten Bogor.

Kemudian, sembilan kecamatan berstatus zona oranye penularan COVID-19, dan sisanya, yaitu 30 kecamatan berstatus zona merah.

Gubernur Sebutkan Aturan Jam Malam di Bogor Berhasil dan Harus Ditiru

0

BOGOR DAILY – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil mengklaim pemberlakuan pembatasan jam malam di Kota Bogor menuai hasil positif. Pihaknya akan merekomendasikan daerah lain untuk meniru pola manajemen penanganan di Kota Bogor guna menekan penyebaran COVID-19.

“Penurunan kasus di Kota Bogor sehingga manajemen jam malam dan PSBM (Pembatasan Sosial Berskala Makro) di sana kelihatan memiliki pengaruh positif,” ucap pria yang akrab disapa Kang Emil ini, Rabu (9/9/2020).

Level kewaspadaan Kota Bogor sendiri saat ini sudah menurun. Awalnya, level di Kota Bogor masuk ke dalam zona merah. Namun saat ini diklaim sudah menurun ke zona oranye.

Kang Emil mengatakan dengan penurunan level tersebut, pola manajemen penanganan di Kota Bogor ini akan direkomendasikan ke daerah lain yang jumlah angka positifnya masih tinggi.

“Sehingga gugus tugas Jawa Barat memberikan rekomendasi kepada tempat-tempat yang kenaikan tinggi untuk mengikuti pola yang sama,” katanya.

Kang Emil menyatakan saat ini ada sekitar lima ribuan kasus aktif di Jawa Barat. Dari lima ribuan itu, sebanyak 2.000-an menjalani isolasi di rumah sakit.

“Total dari kasus aktif lima ribuan di Jawa Barat yang dirawat di rumah sakit sekitar dua ribuan orang 40 persen. Sehingga 60 persennya melaksanakan isolasi di rumah masing-masing,” kata dia.

Seperti diketahui, Wali Kota Bogor Bima Arya menuturkan berdasarkan data terbaru dari Gugus Tugas Nasional Percepatan Penanganan COVID-19, level kewaspadaan Kota Bogor kini sudah tidak lagi zona merah tetapi sudah turun ke zona oranye. Menurutnya hal itu karena ada perbaikan pada sejumlah indikator.

“Alhamdulillah, ini patut kita syukuri bersama. Kita juga melihat ada efek pemberlakuan pembatasan jam malam dan jam operasional. Warga relatif lebih berhitung untuk berkumpul, keluar dan lain-lain,” ujar Bima Arya dalam keterangan tertulis, Selasa (8/9/2020).

Kenapa TNI dan BIN Sampai Turun Tangan Melakukan Penelitian Obat Pengencer Darah?

BOGORDAILY – Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal TNI Andika Perkasa baru saja mengadakan pertemuan lanjutan bersama Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan perwakilan Badan Intelejen Negara (BIN) untuk membahas mengenai penelitian obat pencegah pengentalan darah, sebagai salah satu upaya penanganan pasien Covid-19 di Indonesia.

Hal tersebut diketahui dalam unggahan terbaru di Instagram, @tni_angkatan_darat. Berikut informasi selengkapnya:

Pertemuan Membahas Soal Penelitian

tni bin dan idi kerjasama

Dalam video yang dibagikan, ini merupakan pertemuan kedua yang dilakukan dengan agenda membicarakan rencana pelibatan pasien-pasien Covid-19 yang dirawat di RS TNI AD sebagai sampel penelitian.

Pertemuan yang juga dihadiri oleh dr. Purwati dari Universitas Airlangga dan juga perwakilan BIN ini, membahas soal penelitian obat pengencer darah yang dilakukan IDI bertujuan untuk menurunkan angka kematian pasien akibat Covid-19.

Penelitian Ingin Libatkan Pasien Covid-19 di RS TNI AD

tni bin dan idi kerjasama

Dijelaskan oleh dr. Prasetyo Widhi Buwono, salah satu tim peneliti obat tersebut, kematian pasien Covid-19 bisa disebabkan salah satunya oleh penyumbatan pembuluh darah. Oleh karena itu, IDI mengajukan kerjasama dengan TNI AD dan BIN untuk mengadakan penelitian soal obat pengencer darah dengan melibatkan pasien-pasien yan dirawat di rumah sakit TNI AD.

“Sudah banyak jurnal, terutama pasien yang sudah meninggal kemudian dilakukan otopsi, ternyata didapatkan kematiannya adanya sumbatan di pembuluh darah. Pembuluh darah di paru, di otak dan organ lainnya. Namun persentase masuknya Covid-19 itu 80 persen ada di paru, 20 persen masuknya di organ lain, ginjal, hati, pembuluh darah di seluruh tubuh,” jelas dr. Prasetyo.⁣⁣⁣⁣⁣

Fungsi Obat Pengencer Darah

tni bin dan idi kerjasama

Lebih lanjut, dr. Prasetyo mengatakan jika pembekuan darah yang disebabkan virus Covid-19 ditimbulkan karena adanya reaksi pelepasan zat yang dapat merusak bagian dari pembuluh darah dan mempengaruhi bahan-bahan yang mengontrol normalnya pembekuan darah.

Jika seseorang terinfeksi Covid-19, cenderung darahnya menjadi lebih kental sehingga lebih mudah membeku dan pembuluh darahnya jadi mudah tersumbat.

Cara Kerja Obat

Menurut dokter, terapi obat pengencer darah ini nantinya akan diberikan kepada pasien dengan derajat ringan setelah pasien diperiksa kadar kekentalan darahnya dalam tubuh. Terapi ini dilakukan untuk memudahkan pemberian obat Covid-19 untuk tersebar ke seluruh tubuh melalui pembuluh darah. ⁣⁣⁣⁣⁣

“Pemberian terapi ini dilakukan dengan disuntikkan ke tubuh pasien, kemudian kita pantau selama dua hari, apakah ada perkembangan atau pemburukkan. Diharapkan jika terapi ini berjalan, pasien akan memiliki antibodi,” kata dr. Prasetyo.⁣

TNI dan BIN Akan Dukung Sepenuhnya

tni bin dan idi kerjasama

Di akhir video, Jenderal Andika mengatakan jika pihaknya akan mendukung secara penuh penelitian terapi pengencer darah tersebut. Ia juga mengatakan siap untuk megakomodir segala kebutuhan yang diperlukan dalam penelitian. Hal ini dikatakan sebagai salah satu upaya untuk menekan angka kematian akibat Covid-19.

“TNI dan BIN bersama dr. Purwati akan memberikan dukungan terhadap penelitian obat pencegah pengentalan darah untuk menangani pasien Covid-19,” ungkap Andika Perkasa.