Thursday, 14 May 2026
Home Blog Page 8024

Satpol PP ‘Ngamuk’ di Suryakencana

0

BOGOR DAILY – Aparat Satpol PP Kota Bogor ‘Ngamuk’ di kawasan Suryakencana, Kecamatan Bogor Tengah.

Mereka murka melihat para pedagang kaki lima berjualan di trotoar jalan, dan langsung merazia dan menertibkan para PkL tersebut.

Dalam razia PKL ini petugas Satpol PP dibikin geram oleh pedagang, lantaran trotoar sebagai pejalan kaki ditutup oleh dagangan.

Sepanjang pusat perbelanjaaan ini, mereka hampir semua melanggarnya, jalan trotoar yang seharusnya digunakan oleh pejalan kaki, ditutup oleh dagangan yang di simpannya, sehingga petugas terpaksa meminta kepqda pemilik ruko untuk memindahkan barang dagangan tersebut.

Petugas Satpol PP Kota Bogor, akan terus melakukan pengawasan dan berpatroli di wilayah tersebut, bagi pedagang yang masih membandel nantinya, akan diberikan sanksi yang lebih tegas oleh petugas Satpol PP. (*)

https://youtu.be/L_qP6OjFqQM

Pemprov Sebutkan Klaster Industri dan Rumah Tangga Makin Banyak di Jawa Barat

0

BOGORDAILY – Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Barat (Jabar) yang juga Ketua Divisi  Pelacakan, Pengujian, dan Manajemen Laboratorium Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19Jabar, Siska Gerfianti, meningatkan warga Jabar beberapa klaster yang harus diwaspadai.

“Ini ada klaster industri tapi bagaimana melakukan pelacakan terpapar Covid-19 ini mengingat sekarang banyak yang baru. Yakni, ada industri, rumah tangga, dan klaster Pilkada ini harus diwaspadai,” ujar Siska, Selasa (8/9/2020).

Siska mengatakan, belum lama ini ada pengumunan deklrasai dan pendaftaran di delapan kabupaten di Jabar. Pemprov Jabar, sedang melakukan tracing siapa saja yang mengikuti kegiatan tersebut.

Menurutnya, untuk pengawasan di Pilkada, gugus tugas memiliki tim deteksi dini bekerja sama dengan Kodam dan Polda serta berkoordinasi denagan gugus tugas kab/kota.

Untuk pemeriksaan, kata dia, total yang sudah diperiksa ada 528.598 orang. Yakni,  total yang sudah Rapid tes sebanyak 297.579 orang dan PCR sebanyak 28.819 orang. “Alhamdulillah untuk 50 ribu minggu lalu bisa 54 ribu. Tapi data di Pikobar ini masih diperbaiki sehingga data masih manual, karena data 54 ribu ini perlu waktu,” katanya

Selain itu, Pemprov Jabar memperoleh bantuan juga dari BNPB sebanyak 250 ribu PCR. Harapanya, sesuai dengan angka ideal, masing-masing pengetesannya 1 persen untuk kab/kota.

Pemprov Jabar pun, kata dia, memberikan hibah potrabel untuk lebih mempercepat tracing dan testing. Hibah tersebut, sudah diberikan ke 27 daerah. Serta, sudah dilakukan pelatihan di beberapa daerah. “Hari ini pelatihan di Bandung Raya, Kab Garut dan Sumedang, terakhir besok di Bogor, Cianjur dan Sukabumi,” katanya.

Terkait kesiapan rumah sakit, menurut Siska, kapasitas ruang isolasi di rumah sakit di Jabar sudah siap. Misalnya, RSUD Al-Ihsan ini menyiapkan 20 ruangan isolasi.”Dari jumlah itu yang siap digunakan ada 8, sisanya 12 ini pengerjaan sambil melayani pasien sehingga memang dikerjakan sedikit demi sedikit,” katanya.

12 Balita di Kota Bogor Sembuh dari Corona

0

BOGORDAILY – Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Bogor mencatat ada 18 anak di bawah lima tahun (balita) di Kota Bogor telah dinyatakan positif Corona sejak awal pandemi hingga 7 September 2020.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Bogor Dedie A Rachim mengatakan, dari total 18 balita yang terkonfirmasi positif, sebanyak 12 balita dinyatakan sembuh dan 6 lainnya masih dalam pantauan dan perawatan tim medis. Balita yang terpapar Corona itu diduga terpapar dari orang tuanya.

“Kasus usia anak-anak dan remaja yang masih aktif (positif) sampai 7 September 2020 ada 38 orang. Rinciannya, balita sebanyak 6 orang dan usia 6-19 tahun ada 32 orang,” kata Dedie A Rachim, Selasa (8/9/2020).

Namun, kata Dedie, dari total pasien positif Corona di Kota Bogor saat ini masih didominasi oleh orang dengan usia produktif antara 30-49 tahun, atau 41 persen dari total kasus positif. Dari usia ini, tercatat ada 315 orang dinyatakan positif Corona.

Sedangkan pasien dengan usia 6-19 tahun tercatat ada 72 orang, pasien dengan usia 20-29 tercatat ada 132 orang, pasien dengan usia 50-59 tahun ada 135 orang dan pasien dengan usia 60-80 tahun tercatat ada 84 pasien.

Dari kategori jenis kelamin, pasien positif Corona di Kota Bogor didominasi oleh laki-laki, dengan total pasien sebanyak 392 orang atau 51,9 persen dari total pasien positif. Sementara pasien perempuan sebanyak 364 orang atau 48,1 persen dari total pasien positif Corona di Kota Bogor.

Dedie belum bisa menyimpulkan penyebab lelaki di Kota Bogor lebih banyak terpapar dibanding perempuan. Baik dari segi mobilitasnya atau ketaatan lelaki terhadap protokol kesehatan.

Ia menduga faktor genetik juga menjadi salah satu sebab banyaknya lelaki di Kota Bogor yang terpapar virus Corona. “Kalau tentang itu bisa banyak faktor. Bisa juga faktor genetik,” ucap Dedie.

Berdasarkan catatan Gugus Tugas COVID-19 Kota Bogor pada 7 September 2020, kasus positif COVID-19 di Kota Bogor bertambah 22 kasus baru. Sehingga total kasus positif di Kota Bogor berjumlah 756 kasus. Dengan rincian, 459 sembuh, 33 meninggal dan 264 masih dalam pemantauan dan perawatan di rumah sakit.

Warga Temukan Mayat Setengah Telanjang Sudah Membusuk di Dalam Rumah Kontrakan

BOGORDAILY – Warga di Desa Bojongrangkas, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, menemukan jasad pria paruh baya setengah telanjang yang sudah membusuk.

Diketahui mayat Andi Akbar Kasim (50) itu sontak membuat terkejut dengan penemuan mayat berjenis kelamin laki-laki di sebuah rumah kontrakan, Selasa (8/9).

Awalnya, warga sekitar mencium bau busuk di sekitar lingkungan rumah. Setelah ditelusuri, ternyata sumber bau berasal dari dalam sebuah rumah kontrakan yang pintunya sedikit terbuka.

Warga kemudian masuk dan menemukan Andi Akbar Kasim (50) tergeletak tak bernyawa dengan posisi terlentang di atas kasur lantai, bertelanjang dada dan hanya mengenakan celana dalam berwarna biru.

Diketahui, Andi Akbar beralamat di Jalan Jendelan Sudirman, Kelurahan Pangkajene, Kecamatan Maritengae, Kabupaten Sindrap, Sulawesi Selatan. Warga pun kemudian menghubungi Polsek Ciampe.

Setelah kepolisian datang, jasad Andi langsung dievakuasi ke RSUD Leuwiliang, oleh petugas menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap, sesuai standar protokol kesehatan Covid-19.

“Sudah dibawa ke RSUD Leuwiliang, untuk keperluan otopsi,” kata Kapolsek Ciampea, Kompol Anak Agung Raka.

Corona di Indonesia Tembus 200 Ribu Kasus

0

BOGORDAILY – Kasus virus Corona COVID-19 di Indonesia menembus angka 200 ribu pada hari Selasa (8/9/2020). Menurut laporan yang dikutip dari situs kemskes.go.id, hari ini ada 3.046 penambahan kasus baru sehingga totalnya menjadi 200.035.

Detail perkembangan virus Corona di Indonesia pada Selasa (8/9/2020), adalah sebagai berikut:

  1. Kasus positif bertambah 3.046 menjadi 200.035
  2. Pasien sembuh bertambah 2.306 menjadi 142.9591
  3. Pasien meninggal bertambah 100 menjadi 8.230

Sebelumnya pada Senin (7/9/2020), jumlah kasus positif virus Corona Covid-19 tercatat 196.989 kasus, sembuh 140.652, dan meninggal 8.130 kasus.

Sebelumnya ahli dari berbagai lembaga riset telah membuat prediksi laju perkembangan wabah Corona hingga bisa berakhir di Indonesia. Berikut rangkumannya seperti dikutip dari berbagai sumber:

1. Epidemiolog Pandu Riono

Dengan laju kasus Corona di Indonesia saat ini, ahli epidemiologi dari Universitas Indonesia, Pandu Riono, memperkirakan puncak kasus virus Corona di Indonesia baru mencapai puncak pertengahan 2021. Tingkat penularan Corona diprediksi mulai melandai akhir 2021 hingga awal 2022.

Pandu memprediksi tanpa penanganan pandemi yang serius maka angka kasus harian di tahun 2021 bisa sampai 60 ribu per hari pada puncaknya.

2. Epidemiolog Dicky Budiman

Ahli epidemiologi dari Universitas Griffith, Dicky Budiman, memprediksi wabah virus Corona di Indonesia sulit bisa selesai hingga akhir tahun. Bahkan tidak menutup kemungkinan virus terus mewabah hingga akhir 2021.

Menurut Dicky ini akan sangat tergantung pada berbagai macam faktor mulai dari tingkat kepatuhan masyarakat, strategi pengendalian wabah, hingga proses perkembangan vaksin serta obat.

“Jangankan akhir tahun ini, mungkin awal tahun depan, atau pertengahan tahun depan pun belum tentu. Tapi ada satu hal yang bisa membantu percepatan yaitu penemuan obat,” ujar Dicky pada bulan Mei lalu.

3. WHO

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga memperkirakan pandemi COVID-19 ini secara umum baru bisa berakhir sampai dua tahun ke depan. Prediksi ini muncul berdasarkan pandemi flu Spanyol tahun 1918 yang membutuhkan waktu hingga dua tahun untuk mengatasinya.

Mendikbud Nadiem Menyebut Prof Abdul Malik Fadjar Pribadi yang Menginspirasi

BOGORDAILY – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim, turut berbelasungkawa atas wafatnya mantan menteri pendidikan, Abdul Malik Fadjar. Malik Fadjar mengembuskan napas terakhir di RS Mayapada Kuningan pad Senin (7/9) malam kemarin.

“Innalillahiwainnaillaihirojiun. Mewakili keluarga besar Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, saya menyampaikan duka cita mendalam atas berpulangnya Bapak Prof Abdul Malik Fajar,” kata Nadiem dalam keterangan tulis, Selasa (8/9).

“Insya Allah amal ibadah almarhum diterima oleh Allah SWT,” lanjut dia.

Di mata Nadiem, Abdul Malik Fadjar sosok yang memberikan banyak inspirasi terkait demokrasi dan sikap humanisnya. Tak ketinggalan juga mengenai prinsip-prinsip HAM.

“Beliau adalah sosok yang memberikan banyak inspirasi dan pembelajaran bagi kita semua, termasuk tentang pendekatan humanis, demokratis, dan memberikan kebebasan hak asasi manusia dalam pendidikan,” ungkap Nadiem.

“Selamat jalan pahlawan dan guru bangsa,” tutup dia.

Abdul Malik Fadjar merupakan tokoh yang pernah menjabat Menteri Agama era Presiden BJ Habibie.

Almarhum juga pernah menduduki posisi Menteri Pendidikan Nasional, Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat, dan terakhir menjabat sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden RI di era Presiden Joko Widodo. Dia juga telah lama berkhidmat di Persyarikatan Muhammadiyah.

Ini Jadwal Timnas Indonesia U-19 Vs Kroasia Malam Nanti

0

BOGORDAILY – Timnas Indonesia U-19 akan menghadapi Timnas Kroasia di laga ujicoba malam nanti. Berikut jadwal siaran langsungnya.

Timnas U-19 vs Kroasia akan berlangsung di Stadion SRC Mladost, Selasa (8/9/2020), kick off pukul 20.30 WIB. Ini merupakan pertandingan kedua pasukan Shin Tae-yong di ajang International U-19 Friendly Tournament 2020. Pada laga pertama, Garuda Muda harus takluk 0-3 dari Bulgaria.

Kroasia jelas bukan lawan yang mudah bagi Timnas U-19. Kroasia yang bertindak sebagai tuan rumah mampu tampil meyakinkan di dua laga sebelumnya.

Skuad asuhan Josip Simunic berhasil mengalahkan Bulgaria 3-2 dan Arab Saudi 4-3. Kroasia juga memilik beberapa pemain yang memiliki kualitas yang sangat baik.

Mereka memiliki Antonio Marin yang sudah menembus tim utama Dinamo Zagreb. Ada pula nama Karlo Ziger yang bermain di tim U-23 Chelsea.

Meski begitu, Timnas U-19 menegaskan sudah mengantungi kekuatan dari Kroasia. Hal tersebut diungkapkan oleh asisten pelatih, Nova Arianto.

“Sejauh ini kami dari tim pelatih sudah mempelajari kekuatan Kroasia dari dua pertandingan awal melawan Bulgaria dan Arab Saudi,” kata Nova Arianto saat dihubungi pewarta Senin (7/9/2020).

Di laga kontra Kroasia, Timnas U-19 masih belum bisa diperkuat oleh Jack Brown dan Mohammad Kanu yang tengah cedera. Pertandingan Timnas U-19 Vs Kroasia sendiri bisa disaksikan langsung di Mola TV secara live streaming lewat link ini secara gratis dan cuma perlu register.

Timnas U-19 mengikuti ajang International U-19 Friendly Tournament 2020 sebagai bagian dari program pemusatan di Kroasia. Mereka dijadwalkan akan menjalani training camp ini hingga akhir September mendatang.

Dua Proyek Besar di Kabupaten Bogor Tetap Berjalan Meski Pandemi

BOGOR DAILY – Pembangunan Jalur Bojonggede-Kemang (Bomang) dan RSUD Bogor Utara yang berlokasi di Kecamatan Parung terus berjalan meski pandemi Covid-19.

Kepala Program Pengendalian dan Pembangunan (Prodalbang) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika mengatakan, walau meski pandemi Covid-19 pembangunan infrastruktur menjadi prioritas Pemkab Bogor.

Kepala Program Pengendalian dan Pembangunan Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika. Foto : Andi/Bogordaily.net

“Pembangunan Jalan Bomang terus berjalan. Tahun 2020 kita selesaikan jalur lambat mulai dari Jampang sampai Situ Nangerang,” katanya, Selasa (8/9/2020).

Walau pun tetap berjalan, pembangunan dua proyek besar di Kabupaten Bogor itu menggunakan protokol kesehatan Covid-19.

“Bahkan dalam proses pengerjaan konstruksi seperti ini,
dibentuk satuan tugas (satgas) untuk menangani Covid-19 sebagai pengawas kegiatan pekerjaan,” ucapnya.

Ajat menyebutkan, untuk pembangunan RSUD Utara di Kecamatan Parung progres saat ini sudah pada tahap pelelangan konsultan Detail Engineering Desain (DED).

“Untuk RSUD, informasi dari Dinkes sedang tahap pelelangan konsultan DED nya. Insya Allah perencanaan rampung tahun 2020,” jelasnya.

Sebelumnya, Pemkab Bogor menganggarkan Rp1,6 miliar untuk membuat detail engineering design (DED) dan review masterplan RSUD Bogor Utara yang berada di Desa Cogrek, Kecamatan Ciseeng pada APBD 2020.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor Mieke Kaltarina menjelaskan, tahun depan Dinas Kesehatan mengajukan anggaran untuk pembuatan DED, agar rencana pembangunan RSUD Bogor Utara bisa cepat terealisasi.

“Setelah lokasinya ada revisi, maka pada tahun 2020, kami baru menganggarkan Rp 1,6 miliar untuk pembuatan DED dan review master plan RSUD Bogor Utara,” ucapnya. (Andi)

Mobil Penjual Tahu Bulat Hangus Terbakar Beserta Dengan Tahu-Tahunya

BOGORDAILY – Satu unit kendaraan berjenis pick up hangus terbakar di Jalan Raya Jasinga-Cipanas, Kabupaten Bogor. Kobaran api berasal dari selang gas kompor yang bocor.

Diketahui mobil dipakai untuk berjualan tahu bulat itu hangus beserta tahu-tahu bulatnya. Selain mobil, api juga menghanguskan dua gas dan bahan dagangan sepeti tahu bulat, baso goreng dan sosis goring. Semua hangus terbakar!

Ceritanya, saat itu mobil menepi di Jalan Raya Jasinga-Cipanas. Dua penjual sedang menggoreng tahu. Tiba-tiba ada percikan api yang menyambar kompor gas lalu menghanguskan seluruh bagian mobil.

Dua penjual tahu bulat sontak melompat dan menjauh dari mobil. Nahas, seorang penjual bernama Yayang tertabrak pengendara rod dua yang sedang melintas sehingga terpental bersama si pengendara motor itu. Sedangkan sopir mobil saat itu sedang pergi buang air kecil di kebun.

Petugas Damkar memang datang ke lokasi dengan dua unit mobil dari sektor Leuwiliang dan Parung Panjang. Tapi mobil sudah ludes terbakar total.

Akibat kejadian ini dua orang yaitu seorang penjual tahu bulat dan pengendara motor dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Leuwiliang untuk dilakukan pengobatan.

Kecamatan Bogor Barat Jadi Sebaran Covid-19 Paling Parah di Kota Bogor

0

BOGORDAILY – Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan, Kecamatan Bogor Barat menjadi wilayah dengan sebaran Covid-19 paling parah di Kota Bogor.

“Bogor Barat paling tinggi,” ujar Bima.

Meski tidak menyebut angka sebaran Covid-19 di Kecamatan Bogor Barat namun Bima menyebutkan bahwa wilayah tersebut tinggi sebaran Covid-19 akibat mobilitas warga yang tinggi.

“Mobilitas warga ke luar kota seperti Jakarta tinggi, kedua karena aktifitas sosial warganya makanya saya turun Sidak ke 22 RW zona merah untuk pantau unit Covid-19,” katanya.

Sementara itu untuk keseluruhan wilayah, Bima Arya mengatakan bahwa status Covid-19 di Kota Bogor telah turun dari zona merah menjadi zona oranye.

Meski demikian Bima mengingatkan semua pihak baik pemerintah maupun warga untuk tidak lengah dengan menurunnya status Covid-19 Kota Bogor.

“Kita gak boleh lengah, evaluasi terus, pesan buat warga kita akan bisa kendalikan jika warga bisa mengendalikan diri,” katanya.