Friday, 10 April 2026
Home Blog Page 804

Alfa Taufan Latif: Dedikasi dalam Komunikasi Digital

0

Bogordaily.net – Alfa Taufan Latif lahir pada 19 Oktober 1993. Ia menempuh pendidikan S1 di Universitas Muhammadiyah Jakarta dengan jurusan Ilmu Komunikasi, memilih konsentrasi di bidang Public Relations pada tahun 2014, dan berhasil meraih gelar sarjana pada tahun 2018.

Sebelum masuk ke dunia akademik, Alfa memiliki pengalaman yang cukup panjang di
industri. Ia sempat bekerja di Nutrifood selama satu tahun dan kemudian bergabung dengan Garuda Food di bidang Product Development.

Namun, ia menyadari bahwa dirinya lebih tertarik dengan dunia komunikasi dibandingkan bekerja di laboratorium atau dapur. Setelah sempat ditawari posisi di bidang Business Development, ia pun memutuskan untuk mendalami Ilmu Komunikasi.

Pada tahun 2019, Alfa mendapatkan beasiswa S2 dari Kementerian Komunikasi dan
Informatika (Kominfo) untuk melanjutkan pendidikan di International Institute of Information Technology (IIIT) Bangalore, India.

Ia menyelesaikan studinya pada tahun 2021 dan kemudian mulai fokus pada dunia akademik. Saat ini, Alfa Taufan Latif adalah dosen di Institut Pertanian Bogor (IPB).

Ia resmi menjadi CPNS IPB pada tahun 2023, namun baru aktif mengajar pada semester berikutnya karena SK PNS-nya mengalami keterlambatan satu bulan.

Di awal karier akademiknya, ia mengajar mata kuliah Event Organizer (EO) berdasarkan pengalamannya di bidang tersebut, serta membantu dalam mata kuliah Penulisan Ilmiah. Pada semester ini, ia mengampu tiga mata kuliah, yaitu Techno Social Preneur, Big Data, dan Literasi Digital.

Sebagai akademisi muda, Alfa menghadapi tantangan besar dalam mengajar, terutama
dalam menjaga relevansi materi dengan perkembangan zaman.

Ia menyadari bahwa mahasiswa saat ini memiliki karakter yang beragam dan akses terhadap informasi yang semakin luas. Oleh karena itu, ia selalu berupaya menciptakan metode pembelajaran yang menarik agar ilmu yang disampaikan tidak terlewatkan oleh mahasiswa.

Di luar kegiatan mengajar, Alfa juga aktif melakukan penelitian di bidang media sosial dan kecerdasan buatan (AI). Ia tertarik untuk memahami bagaimana AI dapat memengaruhi ranah sosial, terutama dalam kaitannya dengan media sosial dan komunikasi digital.

Salah satu harapannya adalah agar Indonesia dapat memiliki regulasi yang lebih jelas mengenai peran sosial media influencer. Dengan meningkatnya kesadaran akan pentingnya literasi digital, ia berharap masyarakat dapat lebih kritis dalam menerima informasi dan tidak hanya bergantung pada influencer sebagai sumber utama.

Dalam perjalanan hidup dan kariernya, Alfa selalu berpegang pada prinsip bahwa kehadiran seseorang harus memberikan manfaat di mana pun ia berada. Inspirasi terbesarnya adalah ibunya, yang mampu menjalani karier tanpa mengorbankan keseimbangan dalam kehidupan keluarga.

Bagi mahasiswa yang ingin mengikuti jejaknya, Alfa berpesan bahwa Ilmu Komunikasi
sering dianggap sebagai bidang yang mudah, tetapi sebenarnya mencakup banyak disiplin ilmu yang kompleks. Oleh karena itu, pastikan bahwa komunikasi memang menjadi passion sebelum mendalaminya, agar dapat memberikan kontribusi yang berarti di bidang tersebut.****

Laudya Marcelly

Mengatasi FoMO: Menciptakan Kesadaran Konsumsi Melalui No Buy Challenge 2025

0

Bogordaily.net – Fenomena Fear of Missing Out (FoMO) telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari banyak orang, terutama di era digital saat ini. Dengan media sosial yang mempengaruhi cara kita berinteraksi dan melihat dunia, tekanan untuk mengikuti tren terbaru semakin meningkat.

Melihat teman-teman atau influencer memamerkan produk terbaru sering kali menciptakan perasaan seolah-olah harus ikut serta agar tidak ketinggalan. Hal ini bisa membuat seseorang merasa terasing jika tidak memiliki barang-barang yang sedang populer.

Generasi Z, yang tumbuh di tengah perkembangan teknologi digital, adalah kelompok yang paling terpengaruh oleh fenomena ini. Mereka menghabiskan waktu lebih dari tujuh jam sehari di internet, dan dengan akses mudah ke berbagai platform media sosial, mereka menjadi semakin terbiasa dengan perbandingan sosial.

Dalam konteks ini, FoMO dapat memicu perasaan tidak puas dengan diri sendiri dan meningkatkan kecemasan sosial. Seseorang mungkin merasa harus terus-menerus memeriksa media sosial untuk memastikan mereka tidak ketinggalan sesuatu yang penting atau menarik.

Dampak Psikologis FoMO

FoMO bukan sekadar rasa ingin tahu, ia dapat menimbulkan kecemasan yang nyata. Penelitian menunjukkan bahwa FoMO berkontribusi pada perilaku konsumtif yang tidak rasional. Dalam sebuah studi, ditemukan bahwa individu yang mengalami FoMO cenderung melakukan pembelian impulsif, yang dapat mengganggu stabilitas keuangan mereka dan meningkatkan tingkat kecemasan serta stres.

Misalnya, penelitian oleh Puspitasari dan Chikmiyah (2024) menunjukkan bahwa semakin tinggi skor FoMO seseorang, semakin banyak pembelian impulsif yang dilakukannya. Ketidakpuasan hidup yang muncul dari perbandingan sosial ini menciptakan siklus negatif, di mana individu terus mencari pengalaman yang dapat meningkatkan kepuasan sosial tetapi pada saat yang sama mengorbankan kesejahteraan finansial dan emosional mereka.

Solusi: No Buy Challenge 2025

Menyadari dampak negatif dari FoMO, konsep No Buy Challenge 2025 mulai menarik perhatian sebagai solusi. Tantangan ini mengajak seseorang untuk lebih sadar dalam setiap keputusan pembelian. Bukan berarti dilarang berbelanja sama sekali, tetapi lebih kepada mengurangi pembelian barang-barang non-esensial selama satu tahun. Ini adalah kesempatan untuk merenungkan kebiasaan belanja dan mempertimbangkan apa yang benar-benar penting.

Prinsip Utama No Buy Challenge

1. Mengidentifikasi Kebutuhan vs Keinginan
● Tantangan ini mendorong individu untuk membedakan antara apa yang benar-benar dibutuhkan dan apa yang hanya diinginkan. Ini membantu dalam membuat keputusan yang lebih bijaksana saat berbelanja.
2. Mengurangi Pembelian Impulsif
● Menunda keputusan pembelian dan mempertimbangkan kembali apakah barang tersebut benar-benar diperlukan menjadi salah satu cara efektif untuk menghindari pembelian yang tidak perlu.

3. Memprioritaskan Kualitas daripada Kuantitas
● Alih-alih membeli banyak barang murah yang cepat rusak, tantangan ini mengajarkan untuk memilih barang berkualitas tinggi yang lebih tahan lama dan memberikan nilai lebih dalam jangka panjang.
4. Memperbaiki atau Menyewa
● Mempertimbangkan opsi memperbaiki barang yang sudah ada atau menyewa barang tertentu ketika diperlukan juga menjadi alternatif yang baik.

Manfaat Jangka Panjang

Dengan mengikuti tantangan ini, individu dapat mengurangi pengeluaran dan meningkatkan kesadaran finansial secara keseluruhan. Penelitian menunjukkan bahwa penerapan prinsip-prinsip Maqashid Syariah, seperti menjaga jiwa (Hifz an-Nafs) dan harta (Hifz al-Mal), sangat relevan dalam membantu individu mengelola dampak negatif FoMO. Selain itu, dengan lebih fokus pada pengalaman hidup daripada barang material, orang dapat menemukan kebahagiaan sejati dalam hubungan sosial dan kegiatan yang lebih bermakna.

No Buy Challenge 2025 menawarkan pendekatan yang lebih positif terhadap masalah FoMO dan pembelian berlebihan. Dengan mengadopsi pola pikir yang lebih sadar dalam berbelanja, kita bisa menciptakan kehidupan yang lebih seimbang dan memuaskan tanpa terjebak dalam siklus pembelian impulsif yang dipicu oleh ketakutan akan kehilangan sesuatu yang “trendy.” Ini bukan hanya tentang menghemat uang, tetapi juga tentang menemukan kembali nilai-nilai sederhana dalam hidup dan menikmati momen-momen berharga tanpa harus selalu mengejar barang-barang baru.***

Kaila Natania
Mahasiswa Komunikasi Digital dan Media, Sekolah Vokasi IPB University

Peran Media Sosial dalam Penyebaran dan Pemberitaan Judi Online di Indonesia

0

Bogordaily,net – Perkembangan teknologi informasi saat ini semakin pesat di dalam kehidupan masyarakat. Hampir seluruh lapisan masyarakat mulai menggunakan teknologi terbaru untuk mengikuti perkembangan zaman. Teknologi terbaru dimulai dengan munculnya televisi, radio, internet dan teknologi lainnya yang dapat memudahkan kehidupan dan merubah cara kerja masyarakat. Salah satu teknologi yang sangat berpengaruh dalam membangun dan merubah pola pikir masyarakat adalah internet.

Internet merupakan wujud perpaduan antara arus komunikasi dengan perkembangan teknologi. Salah satu layanan dari internet ini adalah situs jejaring sosial. Jejaring sosial merupakan salah satu layanan yang paling banyak diakses oleh masyarakat. Majunya teknologi yang berbasis media sosial, memudahkan masyarakat untuk berbagi informasi.

Indonesia merupakan negara di dunia yang memiliki jumlah pengguna terbanyak dengan jumlah pengguna mencapai 167 juta jiwa dari populasi sekitar 281 juta jiwa. Platform media sosial yang mereka gunakan, seperti Facebook, Instagram, dan Twitter atau X menjadi platform paling populer digunakan. Peningkatan ini disebabkan oleh semakin lengkapnya fasilitas akses internet yang dilakukan oleh para produsen telepon seluler dan para penyedia layanan komunikasi.

Dahulu media konvensional seperti televisi dan radio menjadi media yang paling banyak diminati dan mempengaruhi masyarakat terhadap pengetahuan, motivasi, dan pola pikir. Namun, saat ini masyarakat sudah banyak termakan dengan media sosial. Lantas, apa pengertian dari media sosial itu sendiri? Media sosial sendiri diartikan sebagai media online yang memungkinkan penggunanya untuk berinteraksi, berbagi informasi, dan bersosialisasi. Andreas Kaplan dan Michael Haenlein mendefinisikan media sosial sebagai “sebuah kelompok aplikasi berbasis internet yang membangun di atas dasar ideologi dan teknologi Web 2.0, dan yang memungkinkan penciptaan dan pertukaran user-generated content”.

Dari hal-hal tersebut dapat dipahami bahwa setiap harinya masyarakat Indonesia selalu bertukar informasi dan bersosialisasi menggunakan media sosial. Media sosial bekerja melalui penyebaran informasi. Semua informasi yang berada di dunia nyata maupun maya dapat menyebar secara cepat dan tidak terkontrol. Salah satu peran media sosial dalam penyebaran yang sangat cepat adalah mengenai krisis. Krisis merupakan suatu kejadian yang berdampak buruk yang dapat mengancam tujuan dan menurunkan kredibilitas. Salah satunya adalah krisis yang berada di bidang ekonomi.

Penyebaran berita di media sosial saat ini sangat masif, apalagi pemberitaan mengenai sebuah krisis yang dapat mengancam kredibilitas ekonomi sebuah negara. Salah satu krisis ekonomi yang sangat berpengaruh bagi sebuah negara adalah tren judi online di Indonesia. Hal ini berdasarkan informasi dari Google Trends, pencarian situs judi online pada tahun 2023 mengalami lonjakan hingga 1.700 persen. Dimana kondisi tersebut sangat mengkhawatirkan.

Selain itu, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mencatat bahwa sekitar 2,37 juta penduduk Indonesia di berbagai lapisan sosial telah terjerumus dalam perjudian online. Berbeda dengan tahun 2024, data Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), sepanjang semester I-2024 nilai transaksi judi online di Indonesia telah mencapai Rp. 100 triliun. Sedangkan pada laporan Januari-Juli 2024 mencapai Rp174,5 triliun dengan 117 juta transaksi. Beberapa judi online yang mereka lakukan adalah poker, slot, casino, judi bola, togel, dan ragam judi online lainnya. Lalu, bagaimana media sosial mengangkat pemberitaan judi online?

Media Sosial Mengangkat Judi Online
Angka kenaikan judi online di Indonesia dapat dikaitkan dengan maraknya konten perjudian online pada media sosial. Media sosial sering digunakan oleh situs judi online untuk mempromosikan layanan mereka. Hal ini berdasarkan data yang diperoleh pada 17 Juli – Desember 2023 menyatakan bahwa terdapat 805.923 konten perjudian online yang telah diblokir oleh Kominfo (Nabilah, 2024). Konten perjudian online ini biasanya terdapat pada media sosial Instagram, Facebook, dan Youtube yang memiliki algoritma sangat cepat.

Biasanya situs judi online menggunakan iklan sebagai media promosi mereka di media sosial. Terpaan iklan di media sosial memiliki pengaruh yang cukup kuat terhadap peningkatan minat bermain judi online. Masyarakat yang sering terpapar iklan judi online cenderung menunjukkan minat yang lebih tinggi untuk mencoba permainan judi tersebut. Iklan yang sering ditampilkan dalam media sosial menonjolkan kemudahan bermain, hadiah besar dan keuntungan finansial cepat terlihat efektif dalam menarik perhatian dan membangkitkan minat, apalagi untuk orang-orang yang ingin mendapatkan keuntungan secara instan.

Bukan hanya terdapat iklan di media sosial, judi online pun memiliki akun dan tagar tersendiri untuk mempromosikan keuntungan-keuntungan dari pengguna yang telah menggunakan. Di dalam sebuah konten promosi judi online tersebut biasanya terdapat bukti transaksi dalam jumlah jutaan untuk meyakinkan pengguna media sosial.

Selain menjadi tempat untuk penyebaran informasi dan promosi judi online, media sosial juga menjadi media pemberitaan tentang bagaimana judi online tersebut merenggut kejiwaan dan rasa manusia seseorang. Salah satu contohnya adalah sebuah berita yang di unggah di media sosial X pada 6 Oktober 2024 di akun @kumparan. Berita tersebut berisi mengenai seorang ayah di Tangerang menjual bayinya seharga 15 juta untuk uangnya digunakan sebagai judi online. Pemberitaan tersebut membuat masyarakat merasa miris dengan tindakan yang dilakukan oleh pecandu judi online.

Upaya dan Solusi
Judi online sampai kini masih dan masif digunakan oleh masyarakat. Masyarakat sering kali menutup telinga dan kuping dengan fakta dan dampak yang ditimbulkan dari judi online. Latar belakang ekonomi menjadi pengaruh pelaku untuk tetap melakukan judi online. Hal ini karena dengan terus melakukan judi online tentunya pelaku berpikir bisa mendapatkan keuntungan besar secara instan.

Dari adanya krisis ekonomi yang merujuk pada judi online ini, banyak hal yang harus diupayakan agar krisis ini tidak terus berlanjut. Perlu adanya kerjasama antara pemerintah dengan masyarakat untuk mengupayakan dan menghadapi krisis ini. Beberapa hal yang dapat dilakukan adalah ;

1. Melakukan peningkatan regulasi dan pengawasan. Pemerintah perlu melakukan peningkatan regulasi dan undang-undang tentang judi online. Dimana pemerintah memperketat pengawasan dalam transaksional online dan pemblokiran serta pengawasan situs judi online. Selain, itu pemerintah harus menindak secara tegas dan memberikan sanksi lebih tegas bagi pelaku maupun pihak yang terlibat judi online.

2. Melakukan kampanye online di media sosial. Peningkatan kesadaran tentang judi online dan dampaknya dapat dilakukan dengan menggunakan kampanye online di media sosial. Banyak influencer ataupun artis papan atas yang memiliki banyak pengikut. Pemerintah dengan influencer tersebut bisa bekerjasama dalam memberantas judi online. Apalagi, saat ini terdapat hashtag yang bisa menaikkan pemberitaan di media sosial secara cepat.

3. Memberikan edukasi kepada masyarakat. Pemberian edukasi ini dapat bekerjasama dengan lembaga pendidikan. Hal ini dikarenakan bukan hanya orang dewasa yang menggunakan judi online saja, tetapi remaja juga sudah mulai menggunakan judi online sebagai hiburan ataupun untuk mendapatkan keuntungan secara instan. Sehingga diperlukan pemberian edukasi secara digital maupun non-digital agar masyarakat dapat lebih mengenali dan menghindari judi online.

Media sosial menjadi tempat bagi seluruh masyarakat untuk berinteraksi, berbagi, dan bersosialisasi. Masyarakat tentunya selalu mengikuti perkembangan yang terdapat di media sosial. Peran media sosial dalam pemberitaan judi online sangat kompleks. Media sosial dapat menjadi sarana yang efektif dalam memberantas dan memperingatkan masyarakat mengenai judi online.

Sebaliknya, media sosial juga bisa menjadi tempat untuk memberikan informasi dan promosi mengenai judi online. Oleh karena itu, masyarakat harus lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Selain itu, Selain itu, pemerintah dan platform media sosial juga harus bekerjasama untuk memperketat akses dan meningkatkan regulasi mengenai perjudian online. Hal ini agar perjudian online bisa dengan segera teratasi dan tidak lagi merugikan ekonomi negara.***

 

Nusie Mahmuda

 

Menemukan Surga Tersembunyi di Pantai Tanjung Layar

Bogordaily.net – Di pesisir selatan Pulau Jawa, tersembunyi sebuah permata alam yang memikat hati siapa pun yang mengunjunginya. Pantai Tanjung Layar di Sawarna, Banten. Keindahannya tak tertandingi, dengan dua batu karang raksasa yang menjulang di tengah laut, menyerupai layar kapal yang kokoh menghadapi ombak Samudra Hindia.

Laut biru yang luas berpadu dengan pasir putih yang lembut, menciptakan pemandangan yang seolah diambil langsung dari lukisan alam. Selain pesonanya yang luar biasa, pantai ini juga terkenal sebagai destinasi wisata yang ramah di kantong.

Tarif masuk yang hanya Rp5.000 per orang membuat siapa pun bisa menikmati panorama eksotis yang masih alami. Penginapan pun tersedia dalam berbagai pilihan, dari vila sederhana hingga homestay nyaman dengan pemandangan indah, semuanya mudah ditemukan dengan harga yang terjangkau.

Namun, untuk sampai ke surga kecil ini, perjalanan panjang dan penuh tantangan harus dilalui terlebih dahulu. Persiapan yang matang sangat diperlukan, terutama saat melakukan perjalanan dengan rombongan besar.

Merancang perjalanan dengan kelompok besar adalah tantangan tersendiri. Menyatukan hampir 30 orang dalam satu rencana perjalanan bukan hal yang mudah.

Perdebatan muncul dalam menentukan moda transportasi terbaik, dengan sebagian orang lebih memilih perjalanan santai menggunakan mobil, sementara yang lain ingin merasakan sensasi touring dengan motor.

Setelah berbagai diskusi dan kompromi, perjalanan pun dimulai dengan beberapa motor dan dua mobil. Semangat petualangan begitu tinggi saat kendaraan mulai bergerak meninggalkan hiruk-pikuk kota, tetapi tantangan segera muncul.

Kemacetan panjang akibat musim liburan membuat perjalanan yang seharusnya memakan waktu lima jam menjadi sembilan jam.

Bagi pengendara motor, medan yang dilalui cukup menantang dengan jalanan berkelok dan beberapa titik yang kurang mulus. Sementara itu, penumpang di mobil harus bersabar menghadapi kepadatan lalu lintas yang membuat perjalanan terasa lebih lama.

Beberapa kali rombongan berhenti untuk beristirahat, mengisi bahan bakar, dan mengisi perut sebelum melanjutkan perjalanan.

Setibanya di parkiran utama, perjalanan belum benar-benar berakhir. Akses mobil terbatas, sehingga perjalanan harus dilanjutkan dengan berjalan kaki menuju penginapan.

Dengan barang bawaan yang cukup banyak, berjalan di jalan berbatu menuju vila terasa cukup melelahkan. Namun, semangat tetap terjaga, terutama saat suara ombak mulai terdengar, menandakan bahwa destinasi impian sudah semakin dekat.

Malam di Pantai Tanjung Layar menghadirkan suasana yang tidak bisa dilupakan. Langit bertabur bintang, suara ombak yang terus menerus berirama, serta udara laut yang segar menciptakan ketenangan yang sulit ditemukan di kota.

Beberapa orang memilih untuk langsung beristirahat setelah perjalanan panjang, sementara yang lain lebih tertarik menikmati suasana malam di tepi pantai.

Tawa dan cerita mengalir tanpa henti, ditemani semilir angin laut dan cahaya dari lampu-lampu kapal nelayan yang berkelap-kelip di tengah laut begitu menghangatkan suasana.

Beberapa orang bernyanyi dengan iringan gitar, sementara yang lain sibuk mencicipi hidangan dari warung-warung sekitar. Aroma laut bercampur dengan wangi makanan yang tercium dari warung-warung sederhana di sekitar pantai, semakin melengkapi pengalaman malam yang berkesan.

Saat matahari mulai naik, Pantai Tanjung Layar memperlihatkan keindahan terbaiknya. Dua batu karang raksasa yang menjadi ikon pantai ini berdiri megah di tengah laut, tampak lebih jelas saat cahaya pagi menyentuh permukaannya.

Ombak besar menggulung dengan indah, menghantam karang dengan suara yang begitu khas. Air laut berwarna biru jernih, memantulkan cahaya matahari dengan sempurna.

Saat air surut, kolam-kolam kecil terbentuk di antara bebatuan, memperlihatkan ikan-ikan kecil dan biota laut lainnya yang berenang dengan bebas.

Berjalan di sepanjang pantai, pasir putih yang lembut terasa nyaman di bawah kaki. Beberapa wisatawan mulai berdatangan, tetapi suasana tetap terasa damai.

Angin laut yang sejuk, suara ombak yang terus bergemuruh, dan panorama alam yang memanjakan mata membuat tempat ini terasa seperti surga tersembunyi. Di beberapa sudut, terlihat batuan karang yang tampaknya telah berdiri kokoh, menjadi saksi bisu dari ganasnya gelombang laut.

Bebatuan ini menjadi tempat yang menarik bagi para wisatawan untuk berfoto, mengabadikan keindahan yang tidak bisa ditemukan di tempat lain.

Petualangan ke Pantai Tanjung Layar bukan sekadar perjalanan wisata biasa. Lebih dari itu, perjalanan ini menghadirkan pengalaman berharga tentang kerja sama, kebersamaan, dan ketangguhan menghadapi tantangan.

Tantangan dalam menyusun rencana perjalanan, menghadapi kemacetan panjang, hingga menyesuaikan diri dengan kondisi alam menjadi bagian dari cerita yang akan selalu dikenang.

Namun, setiap kesulitan yang dihadapi sepadan dengan keindahan alam yang memukau dan momen kebersamaan yang tak ternilai.

Pantai ini bukan hanya menawarkan pemandangan yang memanjakan mata, tetapi juga memberikan ketenangan dan kedamaian yang sulit ditemukan di tempat lain. Duduk di tepi pantai, menikmati angin laut, dan mendengarkan deburan ombak yang terus menerus menghantam karang memberikan perasaan damai yang begitu mendalam.

Pantai Tanjung Layar adalah destinasi yang sempurna bagi siapa saja yang mencari tempat untuk melarikan diri sejenak dari kesibukan kota. Setiap sudutnya menyimpan keajaiban, menjadikannya tempat yang layak dikunjungi berkali-kali.

Suatu hari nanti, pantai ini pasti akan kembali dipijak. Untuk sekali lagi menikmati petualangan seru, keindahan alam yang luar biasa, dan momen-momen yang akan selalu tersimpan dalam kenangan.***

Salsa Aulia Zahra
Mahasiswi Komunikasi Digital dan Media, Sekolah Vokasi IPB

 

Perjalanan Mulyono, Seorang Akademisi–Enterpreneur

0

Bogordaily.net – Mulyono, S.Pt., MTI, adalah sosok yang memiliki perjalanan hidup yang penuh dengan dinamika dan pencarian makna. Lahir di Medan pada 28 Mei 1981, kehidupannya tidak berhenti di satu tempat. Sejak bayi, ia dibawa orang tuanya ke Kota Jambi, tempat ia menghabiskan masa kecilnya hingga awal tahun 2000-an.

Setelah menamatkan pendidikan menengah, ia memilih merantau ke Bogor untuk menimba ilmu di Institut Pertanian Bogor (IPB), sebuah kota yang akhirnya menjadi rumahnya hingga kini.

Sejak awal, Mulyono memiliki ketertarikan yang luas terhadap berbagai bidang ilmu. Ia memilih Program Studi Sosial Ekonomi Industri Peternakan (SEIP) di Fakultas Peternakan IPB sebagai langkah awal perjalanan akademiknya.

Namun, rasa ingin tahu dan semangat belajarnya tak terbatas pada satu disiplin ilmu saja. Tahun 2011 menjadi titik balik ketika ia melanjutkan pendidikan magister di Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia, memperdalam bidang Teknologi Informasi.

Karir di Dunia Akademik
Keputusannya untuk masuk ke dunia akademik bukanlah sesuatu yang terjadi begitu saja. Di balik gelarnya sebagai sarjana peternakan dan magister teknologi informasi, ia memiliki kecintaan mendalam terhadap studi komunikasi.

Kecintaan inilah yang membawanya menjadi dosen di Program Studi Komunikasi Digital dan Media di Sekolah Vokasi IPB University. Baginya, komunikasi adalah jembatan yang menghubungkan berbagai bidang keilmuan, termasuk IT dan bisnis.

Sebagai akademisi, Mulyono telah berkontribusi dalam berbagai program studi di Sekolah Vokasi IPB University. Ia mengajar di bidang Rekayasa Perangkat Lunak, Manajemen Agribisnis, hingga Akuntansi, sebelum akhirnya memutuskan untuk berfokus pada dunia komunikasi digital. Perpaduan antara ilmu komunikasi, IT, dan bisnis menjadi modal kuat baginya dalam memberikan wawasan kepada mahasiswa.

Karir Sebagai Konsultan
Dunia akademik bukanlah satu-satunya jalan yang ia tempuh. Sebelum menjadi dosen penuh waktu, Mulyono sempat berkarier sebagai konsultan selama delapan tahun (2008–2015).

Dalam peran ini, ia bekerja sama dengan berbagai institusi besar seperti Bappenas, Kementerian Kesehatan, Kementerian Dalam Negeri, dan Kementerian PUPR. Pengalaman tersebut membentuk pemahamannya tentang dunia kebijakan dan bisnis, sekaligus memberinya kesempatan untuk melihat berbagai tantangan yang ada di sektor publik dan swasta.

Membangun Startup dan Menjadi Digital Entrepreneur
Keputusan terbesar dalam hidupnya datang pada tahun 2015, ketika ia memutuskan untuk keluar dari dunia konsultan dan mendirikan startup bernama Skynosoft. Berawal dari nol karyawan, Skynosoft berkembang menjadi perusahaan yang memiliki lebih dari 50 orang tim, termasuk tenaga kerja dari luar negeri.

Salah satu produk unggulan startup ini, Oorth, menjadi platform digital yang mendapat respons luar biasa dari masyarakat. Keberhasilannya dalam membangun bisnis terlihat dari investasi sebesar 9,8 miliar rupiah yang diperoleh serta liputan di berbagai media nasional.

Tidak berhenti di situ, Mulyono juga pernah merintis Zalova, sebuah platform e-commerce di bidang fashion. Meskipun saat ini bisnis tersebut tidak lagi aktif, pengalaman mendirikan dan mengelolanya tetap menjadi bagian penting dari perjalanan kariernya.

Tantangan dan Adaptasi
Tantangan selalu hadir di setiap langkahnya. Salah satu rintangan terbesar yang ia hadapi adalah ketakutan akan ketidakpastian ketika memulai sesuatu yang baru.

Namun, keyakinannya bahwa batasan hanyalah konstruksi manusia mendorongnya untuk terus maju.

Ia juga menghadapi tantangan eksternal, termasuk perubahan kebijakan dan regulasi yang tidak selalu mendukung perkembangan startup di Indonesia. Pandemi COVID-19 menjadi ujian lain yang memaksanya untuk terus beradaptasi dan berpikir kreatif.

Peran Ganda: Dosen dan Digital Entrepreneur
Kini, Mulyono menjalani dua peran utama dalam hidupnya: sebagai dosen dan digital entrepreneur. Ia menikmati kebebasan sebagai pebisnis independen, tetapi juga menemukan makna dalam mengajar dan berbagi ilmu.

Baginya, mengajar bukan hanya pekerjaan, tetapi juga bentuk pengabdian. Menyeimbangkan antara dunia bisnis dan akademik bukanlah hal mudah, tetapi ia percaya bahwa dengan disiplin dan manajemen waktu yang baik, segala sesuatu dapat berjalan optimal.

Visi Masa Depan
Meski saat ini lebih fokus pada peran yang dijalaninya, ia tidak menutup kemungkinan untuk kembali bekerja dalam tim di masa depan. Baginya, bekerja secara independen memberikan kebebasan, tetapi bekerja dalam tim membuka peluang untuk mencapai tujuan yang lebih besar.

Dari seorang konsultan, pendiri startup, hingga akademisi, perjalanan Mulyono adalah bukti bahwa seseorang tidak harus terpaku pada satu jalur untuk mencapai kesuksesan.

Dengan ketekunan, keberanian, dan semangat belajar yang tinggi, ia terus mengeksplorasi berbagai bidang yang menarik minatnya. Ia percaya bahwa hidup adalah perjalanan panjang untuk terus belajar dan berkembang, serta berbagi ilmu dan pengalaman dengan generasi berikutnya.***

Salsa Aulia Zahra
Mahasiswa Komunikasi Digital dan Media, Sekolah Vokasi IPB University

Meluncur di The Jungle Waterpark: Petualangan Seru dengan Catatan Penting

Bogordaily.net – Panas matahari mulai menyengat ketika gerbang The Jungle Waterpark akhirnya terlihat di depan mata. Di balik pagar tinggi dan ornamen tropis yang menghiasi pintu masuknya, terdengar suara riuh anak-anak berlarian dan gemuruh air yang jatuh dari perosotan tinggi. Hari itu, suasana cukup ramai, tapi tidak sampai membuat area terasa sesak.

Sejak awal, tempat ini memang terdengar menarik. Selain karena namanya yang sudah cukup dikenal di Bogor, tiket masuknya juga masih cukup masuk akal. Harga normalnya saat ini:
• Weekday: Rp85.000
• Weekend & Hari Libur: Rp100.000

Namun, berbagai promo The Jungle Waterpark, tetap tersedia bagi pengunjung yang ingin berhemat. Ada diskon mahasiswa, potongan harga untuk pemegang KTP tertentu, hingga tiket gratis bagi mereka yang datang tepat di hari ulang tahun.

Setelah membeli tiket dan melewati pemeriksaan barang bawaan (makanan dari luar dilarang kecuali dalam bentuk tertentu), perjalanan menjelajahi taman air pun dimulai.

Bermain Air, Dari yang Santai Sampai yang Menantang
Begitu masuk, langsung disambut oleh Wave Pool, kolam ombak buatan yang menjadi salah satu daya tarik utama. Airnya tampak tenang di awal, tapi setiap beberapa menit sekali, ombak mulai menggulung, menciptakan sensasi seperti di pantai. Beberapa pengunjung berpegangan pada pelampung, sementara yang lain justru menikmati terombang-ambing tanpa bantuan apa pun.

Tak jauh dari situ, ada Lazy River, sungai buatan yang mengalir mengitari area waterpark. Wahana ini cocok bagi mereka yang ingin bersantai sambil mengapung di atas pelampung. Namun, satu hal yang perlu diperhatikan—pengunjung wajib menyewa ban jika ingin menikmati wahana ini. Harganya:
• Pelampung single: Rp25.000
• Pelampung double: Rp40.000

Bagi yang mencari sedikit tantangan, ada Tower Slide, perosotan tinggi yang menawarkan sensasi meluncur cepat sebelum tercebur ke dalam kolam. Wahana ini mendapat rekomendasi dari salah satu pengunjung, Faris, yang berbagi pengalamannya,

“Sebenernya trip kali ini tuh seru, cuman menurut gua yaitu wahananya kurang banyak. Kita tuh naik perosotan durasinya semenit tapi nunggunya bisa sampai 5 menit kalo weekend. Rekomendasi wahana dari gua itu Tower Slide,” ujarnya sambil tertawa kecil.

Selain itu, anak-anak lebih banyak menghabiskan waktu di Kiddy Pool, area bermain dengan seluncuran kecil dan ember raksasa yang tumpah setiap beberapa menit sekali. Ada juga wahana unik Fountain Futsal, sebuah lapangan futsal yang berada di tengah genangan air dangkal, membuat permainan terasa lebih menantang.

Fasilitas yang Harus Dipertimbangkan
Setelah puas bermain air, saatnya berganti pakaian. Namun, ada satu kendala yang sering jadi keluhan banyak pengunjung, yaitu sistem loker. Ada dua jenis loker yang bisa digunakan:
• Loker standar: Rp20.000, tapi hanya bisa dibuka sekali. Jika ada barang yang tertinggal di dalam, harus membayar lagi untuk membukanya.
• Loker premium: Rp200.000, bisa dibuka dan ditutup kapan saja, tapi harganya cukup mahal untuk ukuran tempat wisata seperti ini.

Selain loker, ada juga pilihan untuk menyewa gazebo/cabana sebagai tempat bersantai, dengan harga berkisar antara Rp150.000 hingga Rp250.000, tergantung lokasi dan ukuran.

Untuk makanan, ada food court di dalam area waterpark, dengan pilihan menu yang cukup beragam. Harga makanan cenderung lebih mahal dibandingkan di luar, tapi masih dalam batas wajar untuk ukuran tempat wisata.

Kesimpulan: Menyenangkan, Tapi Bukan Untuk Pencari Sensasi Ekstrem
The Jungle Waterpark menawarkan pengalaman yang cukup menyenangkan, terutama bagi mereka yang ingin menikmati rekreasi air tanpa terlalu banyak tantangan ekstrem. Suasana yang nyaman, harga tiket yang terjangkau, serta berbagai promo menarik menjadi daya tarik utama tempat ini.

Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum berkunjung, seperti sistem loker yang kurang fleksibel, wajibnya sewa pelampung, serta wahana yang lebih cocok untuk rekreasi keluarga dibanding pencari adrenalin. Selain itu, jumlah wahana yang terbatas dan antrean yang cukup lama saat akhir pekan bisa menjadi pertimbangan bagi mereka yang menginginkan pengalaman lebih intens.

Pada akhirnya, yang membuat tempat ini menarik bukan hanya wahana airnya, tetapi juga pengalaman menikmati waktu bersama keluarga atau teman dekat. Di bawah terik matahari dan gemuruh air yang jatuh dari seluncuran, ada cerita-cerita kecil yang akan selalu diingat—tawa yang pecah saat tersapu ombak, dorongan kecil sebelum meluncur dari perosotan, hingga momen-momen sederhana yang membuat hari itu terasa lebih istimewa.***

Andika R Hadiana Putra Mahasiswa Komunikasi Digital & Media Sekolah Vokasi IPB University

Apa Pentingnya Media Sosial dalam Komunikasi Digital

0

Bogordaily.net – Media sosial telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan modern, terutama dalam konteks komunikasi digital. Dalam arti luas, komunikasi tidak hanya sekadar pertukaran informasi antara dua pihak, tetapi juga melibatkan proses penyampaian pesan, interaksi, dan pembentukan makna dalam berbagai konteks sosial.

Media sosial, sebagai salah satu produk teknologi digital, telah mengubah cara manusia berkomunikasi, berinteraksi, dan membangun relasi.

Artikel ini merupakan salah satu wujud dari pentingnya media sosial dalam komunikasi digital dengan fokus pada perannya dalam memperluas jangkauan komunikasi dan membentuk identitas sosial.

1. Media Sosial sebagai Alat Memperluas Jangkauan Komunikasi
Media sosial telah menghilangkan batasan geografis dan waktu dalam komunikasi. Menurut Nasrullah (2015) dalam buku Teori dan Praktik Media Sosial, media sosial memungkinkan individu untuk terhubung dengan orang lain di berbagai belahan dunia tanpa terbatas oleh jarak fisik.

Hal ini sejalan dengan pendapat Mulyana (2010) dalam buku Ilmu Komunikasi: Suatu Pengantar, yang menyatakan bahwa media sosial telah menjadi platform yang memfasilitasi komunikasi global.

Sebagai contohnya platform seperti Twitter, Instagram, dan Facebook memungkinkan pengguna untuk berinteraksi dengan orang-orang dari berbagai latar belakang budaya, bahasa, dan negara.

Selain itu, media sosial juga memungkinkan penyebaran informasi secara cepat dan masif. Menurut penelitian yang dilakukan oleh BPS (Badan Pusat Statistik) pada tahun 2022, sekitar 73% penduduk Indonesia menggunakan media sosial sebagai sumber informasi utama.

Hal ini menunjukkan bahwa media sosial tidak hanya berperan sebagai alat komunikasi interpersonal, tetapi juga sebagai saluran komunikasi massa.

Dalam konteks ini media sosial menjadi alat yang efektif untuk menyebarkan pesan, kampanye, atau bahkan gerakan sosial kepada khalayak luas.

Namun, perlu diingat bahwa kecepatan penyebaran informasi di media sosial juga memiliki dampak negatif, seperti maraknya penyebaran hoaks dan disinformasi.

Seperti yang diungkapkan oleh Sudibyo (2018) dalam bukunya Hoaks: Antara Kebohongan dan Ketidaktahuan, media sosial seringkali menjadi sarana penyebaran informasi yang tidak akurat karena kurangnya filter informasi.

Oleh karena itu, penting bagi pengguna media sosial untuk memiliki literasi digital yang baik agar dapat memilah informasi yang valid.

2. Media Sosial dalam Pembentukan Identitas Sosial
Media sosial tidak hanya berperan sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai ruang untuk membentuk dan mengekspresikan identitas sosial.

Menurut teori Self-Presentation yang dikemukakan oleh Rakhmat (2011) dalam buku Psikologi Komunikasi, individu cenderung menampilkan diri mereka sesuai dengan citra yang ingin mereka tunjukkan kepada orang lain.

Dalam konteks media sosial, hal ini terlihat dari bagaimana pengguna memilih konten yang diunggah, seperti foto, status, atau komentar, untuk menciptakan citra diri yang diinginkan.

Penelitian yang dilakukan oleh Puspitasari (2020) dalam jurnal Komunikasi dan Media Sosial menyebutkan bahwa media sosial menjadi wadah bagi individu untuk mengekspresikan diri dan mencari pengakuan sosial.

Misalnya, melalui platform Instagram, pengguna dapat membagikan momen-momen kehidupan mereka dan mendapatkan respons berupa likes atau komentar dari pengguna lain.

Hal ini menunjukkan bahwa media sosial tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai sarana untuk membangun identitas dan relasi sosial.

Namun, pembentukan identitas di media sosial juga memiliki sisi negatif. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Puspitasari (2020) dalam jurnal Komunikasi dan Media Sosial, penggunaan media sosial yang berlebihan dapat menyebabkan tekanan sosial dan kecemasan, terutama ketika individu merasa harus memenuhi standar tertentu yang ditetapkan oleh masyarakat maya. Fenomena ini dikenal sebagai social media anxiety, di mana pengguna merasa tertekan untuk selalu tampil sempurna di media sosial.

Kesimpulan
Media sosial memegang peranan penting dalam komunikasi digital, baik sebagai alat untuk memperluas jangkauan komunikasi maupun sebagai ruang untuk membentuk identitas sosial. Dalam konteks komunikasi global, media sosial memungkinkan individu untuk terhubung dengan orang lain tanpa batasan geografis dan waktu. Di sisi lain, media sosial juga menjadi wadah bagi individu untuk mengekspresikan diri dan membangun identitas sosial. Namun, penting bagi pengguna media sosial untuk memiliki kesadaran dan literasi digital yang baik agar dapat memanfaatkan media sosial secara positif dan menghindari dampak negatifnya.***

Tenri Fahira Larasati Isma

Usai Libur Lebaran, Bupati Bogor Sidak Pelayanan di RSUD Cibinong dan SMPN 2 Cibinong

Bogordaily.net – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, melaksanakan Inspeksi mendadak (Sidak) pada hari pertama kerja usai libur Idul Fitri 1446 Hijriyah ke sejumlah pelayanan publik salah satunya meninjau fasilitas kesehatan RSUD Cibinong dan SMP Negeri 2 Cibinong, pada Selasa 8 April 2025.

Adapun, sidak ini dilakukan untuk memastikan kelancaran operasional instansi pemerintahan dan kualitas layanan publik.

Rudy Susmanto menyampaikan rasa syukur karena seluruh jajaran RSUD Cibinong, mulai dari direktur hingga tenaga medis, sudah kembali beraktivitas normal setelah cuti Lebaran.

“Alhamdulillah, tidak ada yang izin, semuanya masuk untuk melayani masyarakat. Kami juga berharap RSUD Cibinong ini bisa menjadi rumah sakit umum daerah yang lebih baik lagi,” kata Rudy Susmanto.

Menyinggung soal pelayanan kesehatan, Bupati Bogor menegaskan bahwa salah satu fokus utama pemerintahannya adalah mewujudkan Universal Health Coverage (UHC) 100% pada tahun 2026.

“Untuk mencapai itu, kami membutuhkan anggaran sekitar 724 miliar rupiah, dan kami sudah mulai berkoordinasi dengan DPRD serta instansi terkait untuk mewujudkannya,” jelasnya.

Sementara dalam sidak SMPN 2 Cibinong, Rudy juga sekaligus melihat sejumlah fasilitas karena sekolah tersebut akan menjadi sekolah percontohan di Kabupaten Bogor.

“Kami pun melihat beberapa fasilitas infrastruktur yg mana kita Pemda ingin menjadikan SMPN 2 Cibinong menjadi percontohan SMPN di Kabupaten Bogor,” ungkap Rudy.

Terkait dengan kebijakan lainnya, Susmanto Rudy mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya sedang mendata dan mengevaluasi kondisi jalan-jalan Kabupaten Bogor yang rusak.

“Prioritas kami adalah memperbaiki infrastruktur jalan yang rusak agar masyarakat dapat merasakan manfaatnya dalam waktu dekat,” tambahnya.

Bupati Bogor juga mengingatkan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Bogor. Terkait dengan penanganan pungutan liar (pungli), ia menegaskan bahwa pemerintah Kabupaten Bogor akan menindak tegas oknum yang terbukti terlibat pungli.

“Kami akan terus berkoordinasi dengan tim Saber Pungli dan Satgas Pemberantasan Premanisme untuk memastikan bahwa Kabupaten Bogor bebas dari pungli dan premanisme,” tegasnya.

Rudy Susmanto menyampaikan komitmen untuk terus memprioritaskan pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik yang lebih baik demi kemajuan Kabupaten Bogor. ***

Albin Pandita

Menkop: Kopdes Merah Putih Memperkuat Daya Tahan Ekonomi Nasional di Tengah Dinamika Global

0

Bogordaily.net – Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi kembali mengajak seluruh insan di Kementerian Koperasi (Kemenkop) untuk fokus bekerja setelah libur panjang Hari Raya Idul Fitri 1446 H. Hal ini diperlukan agar program besar dari Presiden Prabowo Subianto untuk mewujudkan 80.000 Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dapat terealisasi.

Menkop Budi Arie menegaskan bahwa Kopdes Merah Putih menjadi salah satu instrumen penting untuk menguatkan perekonomian nasional melalui desa-desa di tengah gejolak ekonomi dunia yang semakin tak menentu. Kopdes diharapkan menjadi jawaban atas segala persoalan ekonomi bangsa yang saat ini tengah terjadi.

“Mari kita perkuat kolaborasi antar rekan kerja dan terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, dimana momentum lebaran ini adalah titik balik untuk mempertegas komitmen kita untuk mewujudkan Kopdes Merah Putih, sebagai upaya memperkuat daya tahan ekonomi nasional di tengah dinamika global yg tidak menentu, ” kata Menkop Budi Arie dalam sambutannya pada acara Halal Bihalal Kemenkop di Jakarta, Selasa (8/4).

Menkop Budi Arie kembali menegaskan bahwa tujuan utama pembentukan Kopdes Merah Putih ini adalah untuk memberdayakan masyarakat demi mewujudkan kemandirian ekonomi desa. Ketika setiap desa dapat mandiri secara ekonomi, maka secara otomatis kemandirian ekonomi sebuah negara akan terwujud dengan sendirinya meski dihadapkan pada tantangan global yang semakin meningkat.

“Kopdes Merah Putih ini menjadi momentum untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis gotong royong,” katanya.

Ditargetkan launching kopdes merah putih akan dilaksanakan pada 12 Juli 2025 yang bertepatan dengan Peringatan Hari Koperasi Nasional. Diharapkan dengan kerja keras dan komitmen yang sungguh-sungguh dari seluruh pegawai di lingkungan Kemenkop, target tersebut dapat tercapai.

Dengan semakin singkatnya waktu menuju target launching, maka bersama-sama kita bekerja keras, bekerja cerdas dan tentunya bekerja ikhlas,” ujarnya.

Menkop Budi Arie juga mengajak kepada semua pihak untuk dapat menjalin kemitraan dan kerja sama dengan Kemenkop guna mewujudkan misi besar Presiden Prabowo Subianto tersebut. Menkop optimis melalui sinergi yang erat antara pemerintah, swasta, organisasi masyarakat dan stakeholder lainnya, pembentukan Kopdes Merah Putih ini dapat berjalan dengan baik. ***

Klasemen Piala Asia U 17 AFC 2025: Indonesia Melaju, Tiga Tim Tersingkir

0

Bogordaily.net – Klasemen Piala Asia U 17 AFC 2025 mulai memperlihatkan peta persaingan.

Turnamen baru setengah jalan, tapi sudah ada tiga tim yang harus mengepak koper. Tiga tim lain, termasuk Indonesia, justru melangkah mantap ke babak delapan besar.

Indonesia tampil meyakinkan. Garuda Muda menundukkan Korea Selatan di laga pertama, lalu menekuk Yaman di pertandingan kedua.

Dua kemenangan, enam poin. Di klasemen piala asia u 17 afc tahun ini Grup C, Indonesia kokoh di puncak dan sudah mengamankan satu tiket ke perempat final — plus bonus: tiket ke Piala Dunia U-17 tahun ini.

Di Grup A, Uzbekistan dan Arab Saudi juga tidak kalah garang. Dua kali main, dua kali menang. Mereka memaksa China dan Thailand pulang lebih cepat.

Sementara itu, Afghanistan dari Grup C menjadi tim ketiga yang harus tersingkir, walaupun masih punya satu pertandingan sisa.

Situasi di Grup B dan Grup D masih cair. Jepang memimpin Grup B, tapi Uni Emirat Arab, Vietnam, dan Australia masih berpeluang membalikkan keadaan. Grup D baru satu kali main, dengan Tajikistan memimpin.

Perjalanan masih panjang untuk sebagian tim, tapi untuk Indonesia, perjalanan indah baru saja dimulai.

Kita tinggal menunggu: siapa lagi yang akan melaju. Dan siapa lagi yang harus pulang. Yang jelas, klasemen piala asia u 17 afc 2025 akan terus berubah seiring ketatnya persaingan ini.***