Saturday, 16 May 2026
Home Blog Page 8055

Selama Pandemi, Penjualan Online Meningkat

BOGORDAILY –  Berdasarkan hasil survei Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen Institut Pertanian Bogor (IPB) selama masa pandemi Covid-19, produk kesehatan menjadi produk yang paling banyak dicari masayarakat.

Survei tersebut juga merujuk pada laporan ‘Tinjuan Big Data 2020 terhadap Dampak Covid-19’ oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Dari laporan itu menunjukkan bahwa penjualan online atau daring di Indonesia meningkat tajam pada Februari-juli 2020 meningkat tajam dibandingkan pada Januari 2020.

Penjualan online di Indonesia melonjak 320% pada Maret 2020 dan 480% pada April 2020, keduanya dibandingkan penjualan dari pada awal tahun. Melihat tren ini Dosen Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen IPB Megawati Simanjuntak mengatakan produk kesehatan, baik berupa makanan atau minuman menjadi produk yang paling dicari.

“Senada dengan survei konsumen, produk kesehatan seperti makanan sehat, suplemen, minuman kaya gizi seperti susu dan yoghurt menjadi barang yang paling dicari, karena saat ini konsumen lebih fokus pada produk-produk yang memiliki nilai bagi kesehatannya,” jelas Megawati, Senin (31/8/2020).

Megawati menyarankan agar konsumen bersikap cerdas ketika memutuskan berbelanja produk-produk ini secara darinh dan jeli memperhatikan. Termasuk memahami produk yang ditawarkan penjual yang hendak dibeli

Di sisi lain, Ketua Pusat Kajian Gizi dan Kesehatan (PKGK) FKM Universitas Indonesia Ahmad Syafiq menyampaikan peningkatan kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan diri dan keluarga menjadi sebuah perubahan perilaku yang positif. Termasuk dalam memenuhi asupan gizi.

“Di tengah Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), masyarakat mau tidak mau harus beradaptasi dan terus mencari informasi tentang kesehatan. Dalam situasi seperti ini menjaga imunitas tubuh menjadi hal yang utama dengan teratur mengasup makanan bergizi,” kata Syafiq.

Syafiq juga menambahkan bahwa imunitas tubuh bisa dicapai dengan mengonsumsi makanan dan minuman yang mengandung protein hewani dengan kandungan asam amino esensial yang berfungsi memperbaiki sel yang rusak serta menjaga imunitas.

Sumber protein hewani kata Syafii, banyak ditemui dari susu, daging, dan telur. Meski begitu, asupan gizi harus dibarengi dengan aktivitas fisik dan olahraga rutin agar sistem imunitas dapat bekerja secara optimal.

“Pandemi Covid-19 telah mengubah kebiasaan masyarakat dalam menyikapi kesehatan diri dan keluarga, beraktivitas di luar rumah, hingga bertransaksi yang memengaruhi berbagai aspek kehidupan termasuk dunia layanan pelanggan,” ungkapnya.

Melihat hal itu, PT Frisian Flag Indonesia (FFI) berkomitmen untuk berkontribusi secara positif bagi masyarakat Indonesia, dengan mengusung visi ‘Nourishing by Nature’ melalui ketersediaan gizi berkualitas. Hal itu juga merupakan salah satu program yang digodok dalam menyambut Hari Pelanggan Nasional pada 4 September mendatang.

Corporate Affairs Director PT Frisian Flag Indonesia Andrew F. Saputro mengatakan Hari Pelanggan Nasional adalah momen penting bagi Frisian Flag Indonesia (FFI) untuk terus menjaga kepercayaan dengan menyediakan produk dan layanan terbaik kepada pelanggan.

“FFI terus berinovasi untuk memproduksi minuman susu berkualitas untuk menjadi favorit keluarga serta meningkatkan layanan agar pelanggan mudah mendapatkan produk kami, terutama di masa ini,” jelas Andrew.

Menurutnya, meski masyarakat dihadapkan pada keterbatasan mobilitas dengan adanya Adaptasi Kebiasaan Baru, produk-produk Frisian Flag tetap mudah diperoleh agar pelanggan dapat terus menyediakan minuman bergizi untuk diri dan keluarganya.

“Kami juga terus berupaya untuk menjadi mitra keluarga Indonesia dengan terus memberikan informasi tentang pentingnya edukasi gizi dan menjaga kesehatan,” ungkap Andrew.

MUI Angkat Bicara Soal Aksi Meludahi Al-Quran di Norwegia

0

BOGORDAILY –  Kerusuhan pecah di Oslo, Norwegia. Demonstran terlibat bentrok. Selain itu, demonstrasi anti-Islam ini diwarnai aksi meludahi Al-Quran.

MUI Jabar meminta pemerintah Indonesia segera melakukan tindakan atas kejadian itu. “Saya sendiri belum lihat tuh videonya, cuma pelecehan terhadap kitab suci Al-Qur’an sudah sering, apalagi di Norwegia. Kita tetap meminta kepada pemerintah Norwegia, kan ada kedutaannya, meminta pemerintah kepada kedutaan Norwegia segera ditindak pelakunya,” kata Sekum MUI Jabar KH Rafani via sambungan telepon, Senin (31/8/2020).

Pihaknya meyakini pemerintah Norwegia menghormati kitab suci agama lain. “Saya yakin, di Norwegia menghormati kitab-kitab suci milik agama-agama. Memang di Norwegia kebanyakannya, masyarakatnya ateis, tapi tidak boleh juga melecehkan kitab suci (agama lain),” ucap Rafani.

Selain itu, pihaknya meminta pemerintah Norwegia segera menghukum pelaku peludahan tersebut. Jika tidak digubris, MUI mendesak pemerintah Indonesia memutuskan kerja sama dengan Norwegia.

“Harus segera diproses hukum, walaupun di sana. Kita minta, kalau itu tidak digubris, pemerintah kita harus mempertimbangkan hubungan (kerja sama) dengan Norwegia. Karena bagaimana pun ini melukai mayoritas umat muslim di Indonesia dan dunia,” tutur Rafani.

MUI Jabar mengimbau kepada umat muslim di Jabar agar tidak terprovokasi dan menyerahkan kasus ini kepada aparat dan pemerintah. “Untuk umat muslim di Jabar kita serahkan kepada aparat berwenang, kepada pemerintah, kan kita tidak berhadapan langsung. Saya kira lebih baik kepada pemerintah, pemerintah juga harus pro aktif,” ujar Rafani.

Dicoret dari Timnas U-19, Serdy Mengakui Kesalahan & Terima Keputusan

0

BOGORDAILY – Serdy Ephy Fano Boky bicara kabar pencoretan dirinya dari Timnas Indonesia U-19. Pemain asal Maluku Utara terpaksa gigit jari gagal berangkat ke Kroasia.

Serdy dicoret oleh Pelatih Timnas U-19 Shin Tae-yong karena alasan indisipliner. Ia terlambat bangun untuk menjalani latihan terakhir Timnas U-19 di Jakarta, Sabtu (29/8/2020), pagi.

Selain Serdy, Shin Tae-yong juga mencoret Ahmad Afhridzal karena alasan yang sama. Usut punya usut, Serdy dan Ahmad ternyata merupakan rekan sekamar di Hotel Fairmont, tempat menginap Timnas U-19 selama pemusatan latihan di Jakarta.

Buyar sudah impian kedua pemain tersebut untuk ikut latihan ke Kroasia karena kesalahan yang mereka lakukan di hari terakhir Timnas U-19 di Jakarta. Padahal, Timnas U-19 dijadwalkan berangkat ke Kroasia via Bandara Soekarno-Hatta, malam ini.

“Tadi pagi waktu latihan saya terlambat bangun. Waktu teman-teman yang lain sudah mau pergi (ke lapangan) saya masih ketiduran, makanya saya harus nyusul dari belakang,” kata Serdy dalam rilis Bhayangkara.

“Saat saya dan teman sekamar sampai ke stadion, latihan sudah mulai. Saya tetap semangat. Saya akui memang saya yang salah, tidak disiplin,” ujarnya menambahkan.

Rasa kecewa sudah pasti dirasakan Serdy. Bagaimana tidak, pencoretan ini mungkin bisa saja membuat Shin Tae-yong enggan memanggilnya lagi di masa depan.

Padahal, jika ikut ke Kroasia, ia masih punya potensi untuk ikut bertahan sampai Piala Asia U-19 2020, bahkan Piala Dunia U-20 2021. Meski begitu, ia mengaku menerima keputusan sang pelatih dan menjadikannya sebagai pembelajaran.

“Coach Shin itu pelatih yang sangat mengutamakan kedisiplinan dan attitude dan saya melanggar aturan itu,” tutur pemain yang sebelumnya juga pernah menjalani seleksi Timnas U-19 era Pelatih Fakhri Husaini.

Keputusan Shin Tae-yong ini sekaligus membuktikan ketegasan dirinya. Sebelumnya pelatih asal Korea Selatan itu juga sudah pernah menegaskan bahwa pemain harus disiplin selama menjalani pemusatan latihan Timnas U-19.

“Bisa saja beberapa pemain dipulangkan kalau pemain tersebut tidak bisa mengikuti latihan dengan baik. Jadi pemain bisa ke Eropa karena ada biaya pajak dari masyarakat Indonesia,” kata Shin Tae-yong seusai memimpin latihan di Stadion Madya, Jakarta, Jumat (28/8).

“Jadi dia harus merasa bertanggung jawab dan jika sikap terhadap latihan tidak baik pasti akan kami pulangkan,” ujarnya menambahkan.

Soal Pemindahan Balai Kota Baru, Wali Kota “Lupa”

BOGOR DAILY – Rencana pemindahan Balai Kota Bogor terus berhembus kencang, akan tetapi Wakil Wali Kota Bogor, Bima Arya seolah melemparkan begitu saja wacana tersebut.

“Rencana pemindahan balai Kota Bogor itu sudah dari dulu. Lagian itu di jaman siapa ya, saya gak tahu,” ujar Bima usai menghadiri Rapat Paripurna di DPRD Kota Bogor, Senin (31/8/2020).

Bahkan, Bima enggan membahas secara gamblang rencana pemindahan balai Kota Bogor tersebut. “Kita saat ini fokus Covid-19 dulu,” katanya.

Akan tetapi, wacana pemindahan Balai Kota Bogor itu harus terus digaungkan karena pusat kota semakin krodit.

“Kita lihat selama ini kantor dinas pisah-pisah, di selatan kan biaa di Kayu Manis dan lain-lain. Di pusat kota juga harusnya berkurang, dan itu juga wacananya sudah dari dulu. Saya rasa ini harus dihidupkan, tapi kapan nya itu nanti ya,” jelasnya.

Bima menjelaskan, mengenai wacana pemindahan balai kota itu memang ada beberapa opsi.

“Seperti di Kayu Manis, bisa juga Utara. Tapi kajiannya harus matang,” prediksinya.

Hal tersebut juga ditanggapi oleh Anggota DPRD Kota Bogor, Akhmad Saeful Bakhri (ASB). Ia menuturkan, rencana pemindahan balai Kota Bogor harus dipetakan terlebih dahulu asetnya.

“Kalau memang rencananya ada pemindahan, kami meminta asetnya dimana saja dan data dulu,” singkatnya. (Andi)

Tiga Ritel Asal AS Nyatakan Bangkrut Agustus Ini

0

BOGORDAILY –  Tiga ritel asal Amerika Serikat (AS) menyatakan bangkrut Agustus ini. Hal ini menunjukkan pandemi virus Corona masih terus membantai industri ritel. Kebangkrutan itu ditandai dari beberapa ratus toko ditutup dan ribuan karyawan yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK).

Dikutip dari CNN, Senin (31/8/2020), bulan lalu sejumlah merek mal terkenal juga telah mengajukan bangkrut. Termasuk Sur La Table, Ascena Retail Group, dan Brooks Brothers. Sejumlah merek itu, kini tengah mencari bantuan atas kebangkrutan itu.

Kebangkrutan sejumlah ritel ini dipengaruhi oleh daya beli konsumen yang rendah. Terutama setelah terhambatnya stimulus tambahan dari pemerintah AS senilai US$ 1.200. Berikut, tiga ritel yang menyatakan bangkrut pada Agustus ini dan list ritel yang akan menyusul.

Lord & Taylor

Lord & Taylor menyatakan kebangkrutan pada 2 Agustus 2020. Kebangkrutan itu setelah perusahaan mengumumkan 24 lokasi tokonya ditutup. Pekan berikutnya 38 tokonya akan dilikuidasi.

Perusahaan ini pernah menjadi andalan fashion kelas atas. Pada 2012 Hudson’s Bay Company mengakuisisi Lord & Taylor. Setelah itu pada tahun 2019 dijual senilai US$ 75 juta ke Le Tote, Inc., sebuah layanan langganan sewa busana.

Pemilik merek Men’s Wearhouse dan Jos. A. Bank menyatakan bangkrut pada 3 Agustus 2020 setelah pandemi virus Corona mengurangi permintaan pakaian kantor.

Tailored Brands ada Juni lalu telah memprediksi mereka akan masuk ke daftar kebangkrutan ritel. Beberapa minggu kemudian, perusahaan mengatakan 500 toko akan ditutup dari total 1.500 toko dan mengumumkan akan mem-PHK 20% pegawainya.

Stein Mart

Stein Mart menyatakan kebangkrutan pada 12 Agustus 2020 dan akan menutup hampir 300 tokonya dalam beberapa bulan mendatang. Perusahaan berusia 112 tahun itu mengatakan kebangkrutannya disebabkan oleh pandemi virus Corona.

Sejak Juni lalu, Stein Mart telah mengalami keseulitan keuangan akibat pandemi virus Corona. Namun, perusahaan terus berupaya agar bisa terus beroperasi untuk tahun depan.

Dari tiga list ritel yang menyatakan bangkrut. Siapa ritel selanjutnya yang menyusul. Menurut laporan dari S&P Global Market Intelligence J.Jill, (JILL) Destination XL (DXLG) dan Christopher & Banks (CBKC) adalah peritel yang rentan bangkrut.

S&P Global juga melaporkan ada 44 ritel yang akan bangkrut tahun ini. Angka itu melampaui jumlah ritel bangkrut pada 2019, dan akan mendekati rekor tertinggi catatan ritel bangkrut pada 2011 yakni 45 ritel tutup.

Ritel bukan satu-satunya industri yang berisiko bangkrut. Perusahaan properti penyedia pusat belanja CBL Properties (CBL) memperkirakan akan menyatakan bangkrut pada 1 Oktober mendatang. Hal itu disebabkan banyaknya toko ritel yang tutup mengakibatkan uang sewa toko terhenti dan utang perusahaan juga meningkat.

Gelar Kemah Pena, PMII Kota Bogor Bahas Jurnalistik

Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Bogor saat menggelar acara kemah pena di Camping Ground Pasir Reungit, kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor. Foto : Andi/Bogordaily.net

BOGOR DAILY – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) cabang Kota Bogor menggelar kemah pena yang dilaksanakan di Camping Ground Pasir Reungit kawsan Taman Nasional Gunung Halimun Salak, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor.

Pada acara kemah pena itu turut diikuti oleh kader PMII se-zona Pakuan dengan tema ‘Aktivis Pers dan Demokrasi’.

Ketua panitia pelaksana acara, Rencyta mengungkapkan, kegiatan kemah pena yang dilaksanakan ini dalam rangka memberikan motivasi, stimulasi, dan edukasi kepada kader PMII tentang jurnaliatik.

“Tujuan kegiatan ini untuk memotivasi, menstimulasi dan mengedukasi kader PMII agar benar-benar memahami tentang pentingngnya jurnalistik,” ujarnya.

Dijelaskan Rencyta, dengan adanya kegiatan ini diharapkan bisa menumbuhkan jiwa jurnalis kepada kader PMII, dan tentunya mampu menyebar luaskan gagasan mereka.

“Kita berharap, kader PMII mahir dan menimbulkan jiwa jurnalistik yang memang dinilai seperti gampang tapi susah,” jelasnya.

Hal serupa juga diutarakan oleh Ketua PC PMII Kota Bogor, Hamjah. Bahwa acara pelatihan jurnalistik ini dilaksanakan tidak seperti biasanya, melainkan sambil berkemah.

“Tujuannya, agar kader disisi lain diberi materi jurnalistik sambil menikmati keindahan alam di Gunung Salak ini,” tuturnya.

Ia juga menambahkan, konsep dasar jurnalistik juga harus diketahui kader PMII, seperti menulis suatu berita tidak lepas dari unsur 5W + 1H dan harus memperhatikan karakter, sifat khas dari bahasa jurnalistik serta struktur penulisan.

Pada acara kemah pena itu turut dihadiri senior-senior PMII yang memang saat ini berkecimpung di dunia Jurnalistik. (Andi)

Pemkot Bentuk Tim Khusus Pengkajian Pemindahan Pusat Perkantoran

BOGORDAILY –  Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus mempersiapkan rencana pembangunan pusat pemerintahan di kawasan Bogor Raya, Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur. Saat ini, Pemkot Bogor telah membentuk tim khusus untuk mengkaji pemindahan pusat perkantoran tersebut.

“Tim itu akan mendata kantor-kantor mana yang tak memadai, kantor mana yang harus dijadikan satu atap, kantor dinas-dinas mana yang harus disatukan,” kata Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim, Senin (31/8).

Dedie mengatakan pemindahan tersebut telah sesuai dengan kebutuhan Pemkot Bogor dan PT. Sejahtera Eka Graha (SEG). Sehingga, di kawasan Bogor Raya akan dijadikan sebagai pusat perkantoran dan kawasan hunian dengan konsep transit oriented development (TOD).

PT SEG merupakan perusahaan pengembang properti di Bogor yang 96,53 persen sahamnya dimiliki Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dari aset eks PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA). Di Kawasan Bogor Raya, Pemkot Bogor mengajukan lahan hibah seluas enam hektare miliki Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN).

“Lalu ada tawaran untuk memanfaatkan anggaran program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) pasca pandemi Covid-19,” jelas Dedie.

Oleh karena itu, Dedie menjelaskan, pihaknya ingin mengambil kesempatan tersebut dengan mengajukan pinjaman Rp 2,05 triliun. Dana itu, untuk membangun pusat perkantoran sekaligus revitalisasi Gelanggang Olah Raga (GOR) Padjajaran di Jalan Pemuda sebagai pusat olahraga Kota Bogor.

“Itu baru diumumkan (Kemenkeu) belum diputuskan. Masih proses,” jelas Dedie.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Bogor Hanafi mengatakan, tim itu beranggotakan Dinas Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Perumahan dan Permukiman (Perumkim), Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan PT SEG. Tim itu, akan menjalankan koordinasi untuk proses pembangunan pusat perkantoran tersebut.

Hanafi menjelaskan, pihaknya terlebih dahulu memastikan hibah lahan seluas enam hektare milik DJKN. Demikian, tim khusus tersebut dapat mulai melakukan kajian dan membahas langkah-langkah teknis.

“Syukur-syukur mereka (PT SEG) yang bangunin. Karena konsep sudah ada. Tapi pembiayaan belum,” tutur Hanafi.

Hanafi mengatakan, kronologi pinjaman daerah yang telah diumumkan Menkeu Sri Mulyani sebesar Rp 2,05 triliun. Awalnya, Pemkot Bogor mengajukan pinjaman ke Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kemenkeu. Kemudian, mereka, menyarankan untuk mengajukan pinjaman daerah melalui PEN.

“Yang namanya pinjaman ada aturan tersendiri dari Kemenkeu terkait pinjaman. Dikaitkan-kaitkanlah sama kondisi sekarang, ini yang dimaksud untuk PEN. Tentu ada prosedur. Itu masih panjang,” terang Hanafi.

Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto mengkritik pembangunan pusat perkantoran dan GOR Pajajaran. Atang menyatakan, pembangunan tersebut belum mendesak di tengah pandemi Covid-19.

“Skema pinjaman Rp 2,05 Triliun sendiri terlalu ambisius. Seharusnya Pemerintah Kota menyadari bahwa proyeksi APBD di tahun 2021 pun juga sedang tidak baik,” kata Atang.

Nadiem Berbicara Risiko Menyeramkan PJJ dan Kebijakan ‘Selalu Salah’

BOGORDAILY – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim merasa berada dalam posisi sulit karena selalu disalahkan soal kebijakan pembelajaran di masa pandemi COVID-19. Meski begitu tujuannya jelas, mengembalikan anak-anak sekolah ke pembelajaran tatap muka yang aman.

Mas Menteri menyampaikan gagasan, peringatan, hingga curhatnya di webinar ‘Sistem Pendidikan di Tengah Pandemi COVID-19’ yang diselenggarakan oleh DPD Taruna Merah Putih Jawa Tengah, Minggu (30/8/2020) malam.

Dalam diksusi ini, hadir Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, serta Ketua Umum DPP Taruna Merah Putih Maruarar Sirait. Hadir pula para guru, orang tua murid, hingga siswa sekolah. Nadiem menjelaskan ide dasarnya, yakni tidak ingin memperpanjang pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang selama ini banyak dilakukan via online.

“PJJ itu situasi yang tidak ideal, bukan hanya di Indonesia tapi bahkan juga di negara maju juga sama. Ini menimbulkan isu psikososial anak-anak, stres orang tua, adaptasi yang terlalu cepat bagi guru untuk format baru, tekanan biaya kuota, keterbatasan TIK (Teknolgi Informasi dan Komunikasi), dan berbagai macam isu lainnya,” kata Nadiem.

Bahkan, ada risiko besar yang menghantui anak-anak sekolah generasi pandemi COVID-19 saat ini. Mereka bisa mengalami keterputusan pembelajaran. Dampaknya diprediksi bakal serius tapi baru terasa di masa depan.

“Ada risiko krisis pembelajaran dan lost generation, ini risiko yang cukup menyeramkan,” kata Nadiem.

Di masa pandemi COVID-19 ini, Nadiem memutuskan agar sekolah-sekolah di zona kuning boleh menggelar pembelajaran tatap muka. Dia ingin nantinya semua sekolah bisa aman kembali belajar tatap muka.

“Prioritas kami di Kemdikbud yang terpenting adalah bagaimana mengembalikan ke sekolah tatap muka seaman mungkin. Itu adalah prioritas kita. Prioritasnya bukan untuk memperpanjang PJJ, tapi prioritas yang terpenting adalah bagaimana kita bisa secara aman mengembalikan anak-anak kita ke pembelajaran tatap muka,” kata Nadiem.

Saat menjawab pertanyaan dari Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Muhdi mengenai risiko pembelajaran tatap muka, Nadiem mengemukakan bahwa semua metode ada risikonya. Namun justru karena semua ada risikonya, Nadiem merasa selalu disalahkan ketika memutuskan kebijakan. Nadiem sedikit curhat soal posisi sulitnya.

“Posisi saya luar biasa sulitnya, Pak. Buka sekolah salah, tutup sekolah salah,” kata Nadiem.

Masalah pembukaan atau penutupan sekolah tatap muka sebenarnya tidak hanya diputuskan sepihak oleh Nadiem seorang, namun juga lintas kementerian. Namun dalam kondisi ini, Nadiem tampil terdepan menjadi pihak yang paling mudah disalahkan.

“Ini posisi saya luar biasa sulit. Dan (sebenarnya) ini kan empat kementerian, bukan cuma saya saja (yang terkait pembukaan atau penutupan sekolah tatap muka). Saya menjadi salah satu corongnya untuk menjelaskan ke masyarakat, karena posisi saya Kemendikbud,” kata Nadiem dengan santai sembari tersenyum.

Kini, mau tidak mau PJJ lewat cara belajar daring (online) harus dijalani. Nadiem bakal menyalurkan Rp 9 triliun untuk bantuan kuota internet untuk siswa, guru, mahasiswa, hingga dosen. Khusus untuk pendidikan dasar dan menengah, Nadiem menginstruksikan para kepala sekolah agar segera mengisi data pokok pendidikan (Dapodik) siswa, supaya siswa-siswi yang benar-benar berhak mendapat kuota gratis tidak ada yang tercecer. Waktunya ditunggu hingga 11 September.

“Saya tahu ada deadline yang sangat mepet, tapi kami pastikan ada cukup waktu dan ada selalu cukup waktu perbaikan ke depannya. Memang, kami di Kemdikbud harus mengejar tanggal supaa semua bergerak,” kata Nadiem.

Lantas bagaimana dengan yang tidak punya gawai (gadget) berupa ponsel pintar, tablet, atau laptop? Nadiem menginstruksikan sekolah-sekolah untuk menggunakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk membeli gawai.

“Tentunya dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah) bisa digunakan sekolah untuk membeli smartphone, tablet, maupun laptop sehingga bisa dipinjamkan ke anak-anak,” kata Nadiem.

Kerusakan Polsek Ciracas Diganti Pakai Uang Gaji Oknum TNI Perusak

0

BOGORDAILY –  Tak hanya sanksi pemecatan dan hukuman penjara, oknum TNI yang terlibat dalam penyerangan Polsek Ciracas juga harus membayar ganti rugi. Kini data kerusakan akibat penyerangan itu tengah didata Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman.

Pernyataan tersebut disampaikan KSAD TNI Jenderal Andika Perkasa dalam jumpa pers di Mabes TNI AD, Jalan Veteran Nomor 5, Jakarta Pusat, Minggu (30/8/2020). Andika menegaskan pelaku perusakan tak hanya menerima hukuman penjara, tapi juga harus membayar ganti rugi.

“Seperti yang saya jelaskan tadi, untuk segala kerusakan material maupun korban yang dirawat, itu ditangani langsung oleh Pangdam Jaya. Jadi Pangdam Jaya mempunyai tanggung jawab untuk merekap semuanya, satu pintu saja sehingga nanti kita tahu dari satu sumber, apa yang rusak, berapa biaya penggantian. Nah, sehingga dari situ itulah kita hitung, sehingga orang itu nggak hanya misalnya masuk penjara. Nggak, mereka harus bayar. Terlalu enak kalau mereka hanya kemudian di hukum,” kata Andika menjawab pertanyaan kerusakan akibat penyerangan di Polsek Ciracas dan tempat lain.

Namun Andika belum menjelaskan lebih detail mengenai mekanisme pembayaran ganti rugi tersebut. Salah satu opsinya kerusakan dibayar dari uang gaji oknum TNI yang terlibat penyerangan.

“Kami akan mencari mekanismenya, misalnya mereka ini masih terima gaji. Kalau mereka prajurit Angkatan Darat sampai dengan mereka dinyatakan dipecat, jadi tergantung dari laporan Pangdam Jaya, berapa yang akan diganti oleh mereka dan berapa jumlah mereka, itu akan kita perhitungkan sehingga itulah mekanisme yang saya buat, saya bilang tadi,” imbuh Andika.

Andika lantas menegaskan komitmen kebersamaan TNI dan Polri. Insiden penyerangan Polsek Ciracas disebut dilakukan oleh oknum.

“Kalau soal kerja sama kita dengan Polri, itu kan enggak perlu lagi diragukan. Sudah dari dulu, dari dulu, dan kita sudah punya komitmen dan nggak ada hubungannya dengan insiden ini. Ini adalah oknum-oknum yang tidak punya kebijakan dan tidak punya hati sehingga mereka memilih melakukan ini,” ujar Andika.

Selain itu, Andika mengatakan korban penyerangan tak hanya dari polisi. Masyarakat sipil pun ikut terkena dampak.

“Saya akan mengunjungi mereka-mereka yang sekarang ini dirawat, jadi setelah ini saya akan menuju ke rumah sakit Polri Kramatjati untuk melihat mereka-mereka yang menjadi korban. Sebagian dari anggota Polri, dan sebagian lagi masyarakat, dan bahkan salah satu ada dari media,” tutur dia.

Sanksi Perwali Kota Bogor Mulai Berlaku Hari Ini

BOGOR DAILY – Pemerintah Kota Bogor saat ini lebih fokus kepada pembatasan sosial berskala Mikro dan Komunitas.

Wali Kota Bogor, Bima Arya mengungkapkan, Pemkot Bogor dalam hal ini tidak akan fokus ke pembatasan sosial antar daerah. Kendati, kasus positif virus korona saat ini berada di tataran klaster keluarga.

“Kita tidak fokus ke pembatasan antar daerah, saat ini kita fokus ke pembatasan sosial berskala Mikro dan komunitas,” ujarnya, usai menghadiri rapat Paripurna DPRD Kota Bogor, Senin (31/8/2020).

Bima menyebutkan dari 797 RW, ada 104 RW yang sudah masuk zona merah penyebaran virus membahayakan di Kota Bogor tersebut.

“Ada 104 RW masuk zona merah, mereka mengatur, dibatasi. Saya beri penekanan terus siapa saja warga kota yang kerja di Jakarta. Per hari ini sudah bisa (berlaku perwali), kita tidak berfikir itu sanksi, yang penting peraturan ditaati dan masyakarat sadar,” tukasnya.

Data yang dihimpun, kasus positif Covid-19 di Kota Bogor sebanyak 597 dengan rincian, 30 pasien meninggal, 341 pasien sembuh, dan 226 masih menjalani isolasi. (Andi)