Saturday, 16 May 2026
Home Blog Page 8065

Posisi Syarifah Sopiah Digeser dari Kepala Bappedlitbang Kab Bogor

BOGOR DAILY-Kabupaten Bogor kini tengah mencari sosok yang bisa menjadi Kepala Dinas Sosial serta kursi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappedalitbang), serta Kepala Dinas Tenaga Kerja.

Kedua posisi tersebut kosong setelah Bupati Bogor Ade Yasin mencopot Rustandi dari jabatan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bogor. Bupati menyatakan, pencopotan dilakukan menyikapi kendala Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dalam menangani masalah sosial di tengah pandemi covid-19.

“Kan kemarin sebelum ini, saya sudah usulkan open bidding (lelang jabatan Kepala Dinas Sosial). Saya ingin penanganan orang miskin lebih baik,” ungkap Ade Yasin usai pelantikan di Pendopo Bupati, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (28/8).

Meski tidak membahas lebih jauh kendala yang dihadapi Pemkab Bogor dalam penanganan kemiskinan, tapi ia optimistis melelang jabatan kursi Kepala Dinas Sosial akan menjadi pintu keluar penyelesaiannya. Sebelumnya, dua pejabat eselon IIB juga dirotasi. Mereka adalah Rustandi yang menjadi Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, serta Syarifah Sofiah menjadi Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).

Ade Yasin berencana melelang dua kursi kosong tersebut dalam waktu dekat, bersamaan dengan kursi kepala dinas yang sudah lebih dulu kosong lantaran ditinggal pensiun Rahmat Surjana.

“Ada pergantian pimpinan, tapi jangan disikapi secara berlebihan. Open bidding itu tiga (kursi), Bappedalitbang, Dinsos, dan Disnaker. Harusnya empat dengan Kesbangpol, tapi karena belum selesai, kita belum anggarkan juga, jadi tiga dulu,” papar Ketua DPW PPP Jawa Barat itu.

Di samping itu, dalam pelantikan di Pendopo Bupati, Jumat (28/8) pagi tadi, Ade Yasin juga melantik pejabat Fungsional Tertentu Ahli Utama, dr Tin Suhartini, sebagai dokter ahli utama di Kabupaten Bogor.

Wakoplri Beri Ultimatum soal Anggota yang Terpapar Covid-19 Sampai Meninggal

BOGOR DAILY- Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono meminta jajarannya betul-betul menerapkan protokol kesehatan guna memutus mata rantai penyebaran virus Corona (COVID-19), terutama di lingkungan internal Polri. Komjen Gatot Eddy mengancam akan mencopot tiga jabatan di lingkungan polda-polres jika ada personel yang meninggal dunia karena Corona.

“Jadi saya sudah menyampaikan, kita sudah komitmen semua waktu vicon (video conference) keseluruhan, (agar) tidak ada lagi anggota Polri yang meninggal dunia (akibat) terpapar COVID-19,” kata Komen Gatot Eddy Pramono saat memberikan pengarahan di Polda Jawa Tengah.

Gatot menegaskan pihaknya akan mengevaluasi tiga jabatan, yakni kepala bidang kedokteran dan kesehatan (kabid dokkes), kepala rumah sakit (karumkit), dan kepala biro sumber daya manusia (karo SDM), jika ada personel yang meninggal dunia karena COVID-19.

“Kalau ada yang meninggal dunia, saya akan evaluasi kabid dokkes, karumkit, kemudian karo SDM kalau ada yang meninggal, nanti saya akan perintahkan Pak Kapus Dokkes cek (siapa) paling lalai di situ. Lalai itu bisa karena malas nggak mau ngecek, ya sudah, salah satunya nanti, kalau tidak kabid dokkes-nya, karumkit-nya atau karo SDM-nya. Berarti kan tidak mau bekerja. (Kalau) lambat-lambat, ya kita cari tempat yang lambat-lambat nanti di Mabes Polri,” tegas Gatot Eddy.

Gatot kemudian menyoroti kasus Corona yang menimpa personel di lingkungan Polda Jateng. Gatot berharap Polda Jateng menekan jumlah kasus Corona dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

“Jangan sampai nanti ada lagi yang meninggal dunia ini. Begitu ada yang sakit, segera diobati. Kalau tidak mampu rumah sakit sini, bawa ke Jakarta. Nih Pak Kapus Dokkes ini ada obatnya, bantu,” imbuhnya.

Gatot, yang juga Wakil Ketua II Tim Pelaksana Komite COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi, juga meminta Kabid Propam melakukan pengawasan terhadap jajarannya agar tidak ada lagi personel yang terpapar Corona. Hal ini juga berlaku di tingkat polres-polres.

“Tolong Kabid Propam cek betul, diingatkan begitu anggota ada yang sakit, ‘Hei… Pak Karo SDM cek punya fungsi perawatan personel. Pak Kabid Dokkes harus dicek’. Kalau perawatan atau pengobatannya kurang, lapor ke Kapus Dokkes. Kepada kapolres, tentunya harus diingatkan yang di wilayahnya ada urkes (urusan kesehatan)-nya, kemudian Kasi Propam ingatkan jika ada anggotanya yang terpapar,” bebernya.

“Ini kita ingin zero anggota meninggal dunia. Ini adalah tugas kemanusiaan. Nanti dua atau tiga minggu lagi kita akan buat ‘zero yang terpapar’. Tugas berat ini. Tolong, Pak Kabid Dokkes, Karumkit, Kabid Propam, Karo SDM tolong ini, jangan ada lagi,” sambungnya.

Untuk itu, Wakapolri kembali mengingatkan pentingnya personel Polri menerapkan protokol kesehatan dengan ‘3-M+1’ (mencuci tangan, menggunakan masker, menjaga jarak, dan menjauhi kerumunan. Di sisi lain, Wakapolri meminta Kabid Dokkes dan karumkit melakukan tiga tugas tambahan penting, yakni testing (melakukan tes swab PCR), tracing, dan treatment.

“Kalau nggak ada (alat untuk tes swab), koordinasi dengan kepala kesehatan provinsi, kapolres koordinasi ke dinas kesehatan kabupaten/kota, lakukan itu,” imbuhnya.

Komjen Gatot meminta jajaran polda-polres untuk rutin melaksanakan tes rapid dan swab kepada para personel. Jika ditemukan anggota yang terpapar Corona, jajaran polda-polres harus cepat melakukan tracing dan terakhir melakukan perawatan terhadap anggota yang terpapar Corona.

Selain menggunakan masker, personel Polri diminta menggunakan face shield dan sarung tangan, terutama personel yang bekerja di bagian pelayanan masyarakat, seperti SPKT, Samsat dan Intelkam yang menerbitkan SKCK. Lebih lanjut Wakapolri juga mengimbau agar kegiatan penyemprotan disinfektan di tempat-tempat umum dan kantor pelayanan dilakukan secara rutin.

Heboh Bahasa ‘Anjay’ Dilaporkan ke KPAI, Ini Kata Pakar Bahasa

BOGOR DAILY-Kata ‘anjay’ ramai dibahas usai dipersoalkan artis sekaligus Youtuber, Lufti Agizal di channel Youtube-nya. Lutfi menyakini kata ‘anjay’ bisa merusak moral generasi penerus. Para pakar bahasa pun buka suara.

Mulanya, Lutfi membahas kata ‘anjay’ ini usai disebut oleh Rizky Billar dan Lesti Kejora. Lutfi membuat video khusus yang mendatangkan pakar bahasa hingga psikolog untuk membedah kata anjay yang ia yakini bisa merusak moral bangsa. Lufti memiliki 186 ribu follower di Instagram dan 2,46 ribu subcriber di Youtube.

Bukan hanya membahasnya, Lutfi pun telah mengadukan anak yang memakai kata ‘anjay’ ini ke KPAI. Dia melampirkan pula surel balasan dari KPAI.

“Anak di bawah umur bisa ngomong gini gara-gara apa sih??? Next generation kita. Apa perlu @kpai_official dan @komnasanak saya kirimi semua materinya? Untuk mengkaji ini?” ujarnya di IG Story.

Menanggapi soal ramai kata ‘anjay’ ini, pegiat dan pencinta bahasa Indonesia Ivan Lanin mengatakan bahwa kata ‘anjay’ pada mulanya netral. Menurutnya, yang bisa membangun persepsi dari makna itu adalah persepsi setiap orang.

“Menurut saya semua kata itu netral. Ia hanya menggambarkan konsep. Persepsi manusia yang membuatnya tidak netral. Persepsi itu bergantung pada lingkungan budaya,” ujar Ivan Lanin seperti dilansir detikcom, Jumat (28/8/2020).

Ivan Lanin mencontohkannya dengan pemakaian kata ‘anjing’ di Bandung. Dia menilai kata itu justru kerap dipakai sebagai pengganti koma.

“Pada kalangan kaum muda di Bandung, misalnya, kata “anjing” dan “goblok” kadang dipakai sebagai pengganti tanda koma dan tanda titik. Apalagi cuma “anjay”,” ujarnya.

Sementara itu, pakar bahasa dari UIN Syarif Hidayatullah, Hilmi Akmal menilai ‘anjay’ termasuk dalam bahasa slang. Bahasa ini digunakan untuk kalangan sosial tertentu.

“Dalam bahasa ada ragam resmi/formal dan dan takresmi/informal. Dalam ragam yang informal ini ada yang disebut dengan slang. Slang sendiri adalah ragam informal yang sifatnya musiman dan dipakai oleh kalangan sosial tertentu, terutama remaja, agar orang di luar kelompok mereka tidak paham dengan pembicaraan mereka,” kata Hilmi saat dihubungi.

“Dia mencontohkan bahwa bahasa slang juga pernah dipakai di era generasi 80an. Sedangkan ‘anjay’ menurutnya kini lebih sering dipakai generasi muda era 2000an.

“Generasi muda era 2000an ke atas ketika mengumpat dengan menyebut kata anjing, mereka menyebutnya dengan kata anjir, njir, atau yang kini lebih sering diucapkan adalah kata anjay,” ujarnya.

Namun, lanjutnya, makna kata ‘anjay’ bisa menjadi dua, yaitu tidak senonoh dan nilai rasa.

“Terkait apakah kata anjay itu kata yang tak senonoh atau bukan, kata itu termasuk tidak senonoh karena termasuk dalam kata umpatan terutama bila diutarakan ke orang yg secara sosial lebih tinggi. Namun, sebuah kata bisa dimaknai berbeda tergantung nilai rasa petutur atau pendengar saat mendengar sebuah kata,” jelasnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Pusat Pembinaan Bahasa Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Abdul Khak. Abdul Khak menjelaskan bahwa bahasa sifatnya netral. Namun, bisa bermakna lain jika ada maksud lain dari penuturnya.

“Kata atau bahasa itu sebenarnya netral. Misalkan saya bilang anjing, itu hewan berkaki empat, itu kan netral. Nah lalu kita gunakan, tergantung penggunaannya. Kalau saya pakai mengumpat, ya mengumpat, jadinya Anda tersinggung,” ungkap Khak.

Dia juga menjelaskan bahwa kata anjay mulanya berasal dari kata anjing yang populer dipakai oleh masyarakat Bandung. Dia menilai bahwa kata anjay tergantung pada niat sang penutur.

“Kan itu mulanya dari Bandung, ada anjing, anjrit sampai yang menasional anjay. Jadi secara pragmatik itu tergantung pada niat,” tuturnya.

“Tergantung siapa yang dikatakan begitu. Kalau dia dikatakan di temannya sendiri tidak masalah. Itu kan masuk bahasa gaul atau bahasa slang ya,” sambungnya.

Polsek Ciracas di Jalan Raya Bogor Diserang

BOGOR DAILY-Mobil di area parkir Polsek Ciracas, Jakarta Timur, terbakar. Gedung Polsek Ciracas pun tampak rusak.

Informasi yang dihimpun,  di Polsek Ciracas, Jalan Raya Bogor, Jaktim, Sabtu (29/8/2020), sekitar pukul 05.30, kaca depan Polsek Ciracas nampak berlubang. Sejumlah kaca pecah.

Satu bus polisi nampak pecah kacanya. Pecahan kaca bertebaran di halaman Polsek Ciracas.

Selain itu, ada dua mobil yang nampak terbakar. Sisa kebakaran nampak masih berbekas di badan mobil.

Mobil yang terbakar yakni satu pick up patroli polisi dan satu lagi mobil mini bus warna putih tepat di depan gedung Polsek Ciracas.

Ada pula barrier warna oranye nampak habis terbakar. Lampu parkiran juga rusak.

Sejumlah anggota polisi dan TNI turut mengamankan Polsek Ciracas. Meraka nampak bersiaga.

Satu mobil tim inafis nampak standby di Polsek Ciracas. Polisi pun nampak masih berdatangan ke lokasi.

Sebelumnya, area parkir Polsek Ciracas, Jakarta Timur, terbakar. Pemadam kebakaran menyebut objek yang terbakar adalah mobil.Lalu lintas di Jalan Raya Bogor nampak normal. Tak ada penutupan jalan ataupun pengalihan arus.

“Area parkir polsek, (kebakaran) jam 02.00 WIB pagi,” kata petugas Command Center Damkar saat dihubungi, Sabtu (29/8).

 

Ada 106 RW yang Masuk Daftar Zona Merah, Bima Arya Berlakukan Jam Malam Mulai Hari Ini

Bogor Daily- Pemerintah Kota Bogor, pada Jumat (28/8/2020) mengumumkan Pembatasan Sosial Berskala Mikro dan Komunitas (PSBMK) di zona merah COVID-19 selama dua pekan mulai Sabtu (29/8/2020) hari ini. Dengan kebijakan itu, maka jam malam akan berlaku di Bogor.

“Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) Kota Bogor berdasarkan hasil musyawarah, telah memutuskan untuk memberlakukan PSBMK selama dua pekan, mulai Sabtu hari ini,” kata Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto di Balai Kota Bogor.

Menurut Bima Arya, Forkopimda memutuskan akan memberlakukan PSBMK di tingkat rukun warga (RW) di zona merah COVID-19 Kota Bogor. Berdasarkan data saat ini, ada 106 RW yang zona merah dari 797 RW di Kota Bogor.

 

Bima menjelaskan ada tren peningkatan kasus positif COVID-19 di Kota Bogor, sejak dua pekan terakhir.

“Ada dua kemungkinan penyebab peningkatan kasus positif di Kota Bogor, yakni Dinas Kesehatan gencar melakukan tes usap untuk penelusuran kontak erat kasus positif dan orang tanpa gejala, atau karena penularan dari aktivitas warga Kota Bogor yang keluar kota,” katanya.

Di zona merah yang diterapkan PSBMK, kata dia, warga masih tetap bisa bekerja tapi dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat, sampai pukul 18:00 WIB.

Sektor usaha, dan kegiatan lainnya tetap bisa dilakukan sampai pukul 18:00 WIB. Kemudian, warga berada di luar rumah, paling malam sampai pukul 21.00 WIB,” katanya.

Menurut Bima, di atas pukul 21:00 WIB, tidak ada lagi aktivitas warga di luar rumah.

“Tidak ada lagi, kegiatan rapat warga, pengajian, atau sekadar kumpul-kumpul di luar rumah,” katanya.

Di daerah merah yang diberlakukan PSBMK, menurut Bima, akan ada pengawas dari Relawan RW Siaga, dibantu oleh Relawan dari Kelurahan, serta aparat dari Kepolisian dan TNI.

Mantan Menteri hingga Camat Tanah Sareal Isi Webinar RS Islam Bogor

Bogor Daily – Tampaknya akhir pekan penutup di bulan Agustus 2020 ini banyak dimanfaatkan oleh sebagian besar masyarakat untuk melakukan kegiatan-kegiatan Seminar yang dilakukan secara virtual, tak terkecuali kegiatan RS Islam Bogor yang akan berlangsung pada pukul 09.30 wib hari ini (Sabtu, 29/08/20).

Kegiatan jilid 3 ‘Sehat di Era New Normal’ itu akan di isi dengan tema pembahasan penyakit Jantung dengan mengkolaborasikan banyak narasumber dan pandangan para tokoh. Acara akan dipandu oleh Moderator Ahmad Alam, ME.

Selanjurnya acara akan di isi juga oleh Prof.Dr. KH. Didin Hafidhuddin, M.S, dr.Rina Elfiani,Sp.JP, FIHA dan Dr. Ir. H. Dwi Sudharto, M.Si yang merupakan Ketua Yayasan RS Islam Bogor.

Adapun pandangan tokoh akan diberikan oleh Mantan Menteri Pertanian Republik Indonesia KIB Jilid I, Dr. Ir. Anton Apriyantono, MS dan Camat Tanah Sareal Kota Bogor, Sahib Khan, S.STP, MPA.

Acara akan berlangsung menggunakan Youtube Live Sreaming dan Zoom Meeting.

Link Youtube Live Streamimg :
http://bit.ly/kesehatan3

Klik link Zoom Meeting ini untuk bergabung menjadi peserta:
Link Zoom Meeting:
http://bit.ly/sehat-newnormal3

Meeting Id: 928 1264 8132
Password: RSIB

Tersedia E-Sertifikat melalui link berikut:
Link Pendaftaran E- Sertifikat:
http://bit.ly/webinar-3kesehatan

Infaq e-Sertifikat: Rp 30.000,-

Jika para pembaca mau gabung dengan group WA nya sehingga dapat update program dari kami Silahkan klik link ini:
https://bit.ly/kelas-sahabat

Acara ini di support penuh oleh Keluarga Besar RS Islam Bogor, Sekolah Pasca Sarjana UIKA Bogor, Sahabat Subuh, Pemerintah Kecamatan Tanah Sareal Kota Bogor dan tentu didukung penuh oleh Bogor Daily.

(Red-BDN).

Kolaborasi Weekend Sehat Bareng Bogor Senior Hospital dan Boxies 123 Mall

Bogor Daily – Weekend telah tiba, dipenghujung bulan Kemerdekaan Agustus 2020 kali ini, anda berkesempatan berbelanja plus sehat bersama Bogor Senior Hospital dan Boxies 123 Mall.

Keterangan tersebut diterima Redaksi Bogor Daily melalui pernyataan resmi dari Bogor Senior Hospital yang di wakili oleh Titik Renggo Winarni selaku Marketing Manager Bogor Senior Hospital.

“Ya, kami bekerjasama dengan Boxies Mall. Jadi anda berkesempatan mendapatkan spesial pelayanan untuk Rapid Test hanya dengan 100 ribu rupiah saja.” Ungkap Titik Renggo Winarni.

Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu (29/08/20), diagendakan start mulai pukul 10 pagi sampai dengan pukul 4 sore. Pihak Boxies 123 Mall pun memberikan venue khusus bagi para pengunjung yang berbelanja dengan cara menunjukan struk belanja agar mendapatkan kesempatan Rapid Test Covid 19 bersama dengan mendapatkan surat keterangannya.

Ibu yang akrab di sapa Titik tersebut kembali mengemukakan, kegiatan ini pun bertujuan untuk membantu Pemerintah dalam pendeteksian dini penyebaran Covid 19 agar tidak meluas.

“Ya tentu pula, kita lakukan kegiatan ini dengan penerapan protokol kesehatan Covid 19, seperti menghimbau untuk selalu memakai masker, rajin cuci tangan, jaga jarak dan menghindari kerumunan.” Papar Titik.

 

Ke depan tentu kegiatan ini mungkin saja akan kita lakukan secara berkala, bekerjasama dengan berbagai macam pihak untuk melakukan layanan medis Rapid Test dengan harga yang terjangkau.

“Ayo berbelanja aman dari Covid 19 di Boxies 123 Mall dan ambil kesempatan untuk Rapid Test. Mencegah tentu lebih baik daripada mengobati.” Pungkasnya.

(Red-BDN).

Elly Yasin Minta E-Sport Kab Bogor Gercep dan Berprestasi

BOGOR DAILY-Anggota DPR RI Elly Yasin dari daerah pemilihan ( Dapil). Kabupaten Bogor mendukung penuh cabang olahraga E-Sport berkembang di Bumi Tegar Beriman.

Hal ini diungkapkannya saat menghadiri pelantikan pengurus cabang olahraga esport Kabupaten Bogor oleh Ketua PBESI Jawa Barat di Kawasan Kopi Daong Caringin.

“Perlu diketahui bersama Esport merupakan cabang olahraga baru di Indonesia yang memerlukan tenaga manusia berupa kecepatan, ketangkasan, juga strategi seperti umumnya olahraga”paparnya.

Elly mengatakan bahwa olahraga Esport sudah diakui secara resmi oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga serta KONI sebagai cabang olahraga prestasi di Indonesia.

Menurut politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP), kelayakan esports sebagai olahraga prestasi juga dilihat dari banyaknya pertandingan yang diikuti baik dalam event nasional atau pun internasional, termasuk di Asian Games 2018 dan SEA Games 2019.

“Saya sebagai salah satu pembina olahraga esport mengucapkan selamat atas dilantiknya kang Sandi M Ilham sebagai ketua dan juga seluruh anggota di dalamnya,”tuturnya.

Ia berharap olahraga Esport di Kabupaten Bogor dapat berkembang dengan cepat

” Semiga bisa Gercep (gerak cepat) dan menorehkan prestasi yang cemerlang di kancah Internasional,”tandasnya

Pagi Ini Bima Arya Akan Buka Seminar Online Pusat Pengembangan Kesehatan Carolus

BOGOR DAILY – Terus bergerak, siap bersama untuk melawan Covid 19 adalah komitmen nyata dari Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto.

Sosok Walikota yang sempat terpapar Covid 19 itu pun terjadwal akan membuka secara resmi Seminar Online dengan tema ‘Sehat Mental Sehat Fisik di Era New Normal’ yang diselenggarakan oleh Pusat Pengembangan Kesehatan Carolus dan di Support penuh oleh Bogor Daily.

Terjadwal kegiatan yang dilakukan secara virtual tersebut akan berlangsung pada hari ini (Sabtu, 29/08/20) mulai pukul 9 pagi sampai dengan pukul 11 siang.

Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto akan memberikan Opening Speech dan Sharing seputar pengalaman nya untuk terus sabar ketika terpapar Covid 19, berupaya sembuh alias negatif dari virus tersebut sampai kepada pelaksanaan penanganan Covid 19 di Kota Bogor yang pada saat ini dinyatakan sebagai Zona Merah Covid 19.

Selain Bima Arya, kegiatan Seminar Online Pusat Pengembangan Kesehatan Carolus itu pun akan menghadirkan narasumber diantaranya Prof. Dr. Budi Anna Keliat, SKp.M. AppSc yang merupakan Guru Besar Fakultas Keperawatan Universitas Indonesia Dan Ns. Laurentina Nona Eda, S.Kep., M.Kep, yang saat ini menjabat sebagai Kepala Bidang Diklat Bogor Senior Hospital.

Selama dua jam itu pun, acara akan di pandu oleh Moderator Ns. Yunita Astriani Hardayati M.Kep. Sp.Kep.J.

Untuk mengikuti giat virtual ini, anda hanya perlu meluangkan waktu dan masuk dalam rangkaian kegiatan dengan melakukan Registrasi dan Sertifikasi Melalui Aplikasi Android CPD Online Perawat

Bagi Pengguna IOS di Link Berikut ini :
bit.ly/ppkc29agustus20

Atau bisa menghubungi call center kegiatan di nomor 081 648 513 56.

“Yuk ikut acara ini, dijamin pasti berfaedah dan banyak info penting agar kita terus sehat dan kuat hadang Covid 19.” Tutup Laurentina Nona Eda, salah satu narasumber pada kegiatan itu.

(Red-BDN).

Kehidupan Seks Adolf Hitler Terbongkar, Sadis dan Bengis!!

0

BOGOR DAILY – Diktator Jerman, Adolf Hitler siapa yang tak kenal. Kekejaman saat itu dikenal hingga kini.

Tapi tahukan Anda seperti apa kehidupan seksnya?

Meski sudah meninggal 75 tahun yang lalu, namanya tetap mendunia.Diketahui, Hitler naik ke tampuk kekuasaan sebagai kanselir Jerman pada tahun 1933.

Bahkan ideologinya memicu Perang Dunia ke-2 dan menyebabkan pembantaian enam juta orang Yahudi.

Melihat kebrutalan dirinya, banyak yang bertanya seperti apa kepribadian Hitler yang sebenarnya?

Para profesional medis pun membahas profil psikologis seorang Hitler.

Dilansir dari theexpress.co.uk pada Kamis (23/7/2020), pada tahun 1943, Kantor Layanan Strategis AS, pendahulu CIA, menugaskan Dr Henry Murray untuk mempelajari kepribadian Hitler.

Dia diminta untuk memprediksi perilakunya, sebagai bagian dari ‘Analisis Psikologis Adolf Hitler, investigasi Kehidupan dan Legenda’ oleh Walter Langer.

Dalam laporan setebal 229 halaman, “Analisis Kepribadian Adolf Hitler”, Dr Murray menggambarkan Hitler sebagai seseorang paranoid yang memiliki “petaka kehancuran” dan “tidak mampu melakukan hubungan manusia normal”.

Menurut laporan itu, Hitler menderita perasaan inferioritas yang tak tertahankan, sebagian besar berasal dari penampilan fisiknya yang kecil, rapuh, dan sakit-sakitan.

Hitler lalu mengelola rasa tidak amannya dengan melakukan hal-hal brutal.

Seperti aksi kekerasan dan penaklukan militer.

Bahkan secara seksual, Hitler digambarkan sebagai “full-fledged masochist” (seorang yang suka menderita) dengan cara mempermalukan dan melecehkan pasangannya.

Karena Hitler tidak dapat menunjukkan kekuatan laki-lakinya di hadapan seorang perempuan, dia lalu terdorong untuk menunjukkan kekuatan yang tak tertandingi miliknya di hadapan pria lain.

Klaim lain, Hitler disebutkan memiliki micropenis dan satu testis.

Micropenis sendiri adalah kondisi yang muncul saat seorang pria memiliki ukuran penis yang sangat kecil dan di bawah normal.

Dengan begini, maka mereka menyimpulkan bahwa Hitler tidak mampu melakukan hubungan seks dengan cara yang normal.

Contoh, Hitler diduga telah melakukan hubungan seksual dengan keponakannya Geli Raubal.

Salah satu anggota Nazi Ernst Rohm pernah mengungkapkan bahwa Hitler mencintai “gadis-gadis petani”.

“Ketika mereka berdiri di ladang dan membungkuk di tempat kerja mereka lalu Anda dapat melihat bagian belakang mereka.”

“Itulah yang dia sukai. Itulah kehidupan seks Hitler,” tutupnya. (*)