Friday, 10 April 2026
Home Blog Page 811

Kesuksesan UMKM Unici Songket Silungkang, Upaya BRI Dorong Produk Warisan Budaya Tembus Pasar Internasional

0

Bogordaily.net – Keindahan kain songket, salah satu warisan budaya Indonesia, terus dijaga dan dikembangkan oleh generasi penerus.

Salah satunya adalah Unici Songket Silungkang, usaha tenun asal Sumatera Barat yang sukses menembus pasar nasional hingga internasional. Melalui ketekunan dan inovasi, Unici Songket tidak hanya mempertahankan tradisi, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi para perajin lokal.

Songket telah lama menjadi simbol kemewahan dan identitas budaya, dibuat dengan teknik rumit menggunakan benang emas atau perak. Di Silungkang, Sumatera Barat, para perajin masih mempertahankan metode tradisional dalam setiap helai kain yang mereka produksi.

Dari keahlian turun-temurun inilah lahir Unici Songket Silungkang, sebuah brand yang didirikan oleh Fitri pada 2019. Berawal dari pemasaran sederhana di media sosial, kini Unici Songket berkembang pesat berkat strategi digital dan inovasi bisnis yang diterapkan.

Saat pertama kali memasarkan produk secara online, Fitri melihat respons positif dari pasar. Hal ini mendorongnya untuk lebih serius mengembangkan Unici Songket dengan merekrut perajin dan membuka toko fisik di Sawahlunto, Sumatera Barat. Bahkan, di tengah tantangan pandemi Covid-19, ia mampu beradaptasi dengan mengalihkan 70% penjualannya ke platform digital seperti Facebook dan Instagram.

Memasuki 2023, Unici Songket semakin memperluas jangkauan pemasaran melalui e-commerce dan fitur live selling di TikTok Shop. Berkat strategi ini, omzet bulanannya stabil di kisaran Rp 30-50 juta per bulan.

Guna memperluas usahanya, Fitri mulai bergabung dalam program UMKM EXPO(RT) yang diselenggarakan BRI pada 2023 lalu. Melalui berbagai program pemberdayaan UMKM yang dilakukan oleh BRI, Fitri merasakan manfaat besar dalam pengembangan usaha, baik dari sisi pemasaran, penjualan, hingga perluasan jaringan bisnis.

“Alhamdulillah, program pembinaan dari BRI sangat membantu kami dalam meningkatkan skala bisnis. Tidak hanya melalui pameran, tetapi juga pelatihan dan business matching yang membuka peluang kerja sama lebih luas,” ujar Fitri saat ditemui di ajang BRI UMKM EXPO(RT) 2025 di ICE BSD, Tangerang.

BRI UMKM EXPO(RT) menjadi salah satu platform penting bagi pelaku UMKM untuk mempromosikan produk mereka ke pasar yang lebih luas, termasuk buyer internasional. Selain itu, BRI juga memberikan fasilitas bagi peserta, mulai dari akomodasi hingga pendampingan bisnis. Fitri mengungkapkan bahwa pengalaman mengikuti acara ini sejak 2023 telah memberikan dampak signifikan bagi pertumbuhan Unici Songket.

Selain partisipasi dalam pameran, Fitri juga mendapatkan pelatihan digitalisasi bisnis. Dengan arahan dari BRI, ia mulai mengoptimalkan pemasaran di berbagai marketplace seperti Lazada, Blibli, dan Tokopedia. Langkah ini semakin meningkatkan daya saing dan eksposur produknya di pasar online.

Terkait dengan program pemberdayaan UMKM yang dilakukan BRI, Corporate Secretary BRI Agustya Hendy Bernadi, menegaskan komitmen BRI dalam mendukung pertumbuhan UMKM di Indonesia. Salah satunya adalah melalui kegiatan UMKM EXPO(RT) yang telah sukses diikuti oleh 1.000 UMKM terpilih pada Februari 2025 lalu. Di samping itu, BRI juga terus memperluas akses pasar ekspor bagi UMKM binaannya melalui program business matching bersama Kementerian Perdagangan yang rutin dilakukan dua kali dalam sebulan.

“Langkah ini merupakan bagian dari strategi berkelanjutan kami dalam mendorong UMKM Indonesia menjadi pemain global. Keikutsertaan dalam pameran internasional oleh nasabah BRI juga merupakan bentuk dukungan nyata BRI untuk mendorong pengusaha UMKM go global yang diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui ekspor produk lokal,” ujar Hendy.

Dengan dukungan yang berkelanjutan dari berbagai pihak, diharapkan semakin banyak UMKM seperti Unici Songket Silungkang yang mampu melestarikan warisan budaya sekaligus menembus pasar dunia. Keberhasilan Fitri menjadi bukti nyata bahwa inovasi, ketekunan, dan sinergi dengan pihak perbankan dapat membawa UMKM ke level yang lebih tinggi.***

Ada Apa di Balik Pengesahan RUU TNI?

0

Bogordaily.net – Pengesahan Rancangan Undang-Undang Tentara Nasional Indonesia (RUU TNI) oleh DPR RI pada 20 Maret 2025 mengundang banyak pertanyaan, kritik, dan kekhawatiran. Di balik narasi “penyesuaian terhadap tantangan keamanan modern”, tampaknya ada kepentingan lebih besar yang sedang bermain, terutama jika kita menelaah lebih dalam beberapa pasal krusial yang berpotensi menggeser arah demokrasi pascareformasi.

Salah satu poin paling kontroversial adalah dibukanya jalan bagi prajurit TNI aktif untuk menduduki jabatan sipil. Ini bukan sekadar revisi administratif—ini adalah langkah politis yang bisa menghidupkan kembali bayang-bayang dwifungsi ABRI yang selama ini sudah dikubur dalam semangat reformasi 1998.

Di negara demokratis, pemisahan yang tegas antara militer dan sipil menjadi pondasi utama, dan ketika batas itu mulai kabur, yang dipertaruhkan bukan hanya sistem, tapi juga kepercayaan rakyat.

Pertanyaan besar pun muncul: Mengapa revisi ini dipaksakan? Mengapa partisipasi publik begitu minim? Dan mengapa DPR serta pemerintah tampak terburu-buru dalam proses pengesahannya?

Jika ini benar-benar untuk memperkuat pertahanan nasional terhadap ancaman modern seperti siber dan geopolitik global, mengapa pendekatannya justru membuka celah bagi militerisasi birokrasi sipil?

Kekhawatiran publik bukan tanpa dasar. Selain potensi tumpang tindih kewenangan, masuknya prajurit aktif ke ranah sipil juga bisa memicu kecemburuan sosial, mempersempit peluang karier ASN dan warga sipil, serta memperkeruh iklim demokrasi yang seharusnya menjunjung tinggi supremasi sipil. Bahkan secara ekonomi, ini bisa berdampak negatif terhadap efisiensi birokrasi dan persepsi investor asing.

Yang lebih mengkhawatirkan, jika aturan ini diterapkan tanpa pengawasan ketat dan mekanisme akuntabilitas yang jelas, kita bisa melihat kemunduran besar dalam sistem pemerintahan demokratis kita. Pengesahan UU TNI bukan hanya soal militer, ini adalah cerminan dari arah dan niat politik negara.

Kini bola ada di tangan masyarakat sipil, akademisi, dan lembaga-lembaga pengawas demokrasi. Upaya pengujian materi di Mahkamah Konstitusi menjadi langkah penting untuk memastikan bahwa Indonesia tidak kembali ke masa lalu yang kelam, ketika kekuasaan terpusat dan dikendalikan oleh kekuatan militer.

Jadi, ada apa di balik pengesahan RUU TNI? Mungkin lebih dari sekadar respons terhadap ancaman modern—ada sinyal, bahwa kekuasaan militer tengah mencoba menegosiasikan kembali perannya dalam panggung politik dan birokrasi Indonesia. Dan inilah saatnya publik tidak tinggal diam.***

Oleh: Rakan Aufa Hibatullah
Mahasiswa Komunikasi Digital dan Media
Sekolah Vokasi IPB

Mudik Lebaran 2025: Jumlah Pemudik Turun Tajam, Ada Apa?

0

Bogordaily.net – Tradisi mudik lebaran yang menjadi bagian penting dari budaya Lebaran di Indonesia tahun ini tampak mengalami penurunan signifikan. Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bersama sejumlah akademisi pada Februari 2025, jumlah pemudik tahun ini diperkirakan hanya mencapai 146,48 juta orang.

Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan tahun 2024 yang mencapai 193,6 juta pemudik, atau turun sebanyak 47,12 juta orang. Penurunan sebesar 24,34% ini tentu menjadi sorotan, mengingat mudik bukan hanya tradisi tahunan, tetapi juga penggerak penting aktivitas ekonomi nasional, terutama di sektor transportasi dan konsumsi rumah tangga.

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub, Budi Rahardjo, membenarkan adanya penurunan tersebut. Namun ia menambahkan bahwa survei yang dilakukan tidak difokuskan pada pencarian penyebab fenomena tersebut.

Menurutnya, keputusan masyarakat untuk mudik bisa saja berubah menjelang hari Lebaran tergantung kondisi sosial dan ekonomi saat itu. Pernyataan tersebut dikutip dari kantor berita Antara pada 22 Maret 2025.

Meski tidak ada penjelasan resmi dari pemerintah terkait penyebab penurunan jumlah pemudik, para pengamat ekonomi menyebut bahwa kondisi ekonomi masyarakat sangat memengaruhi keputusan untuk tidak mudik.

Melemahnya daya beli, meningkatnya pemutusan hubungan kerja (PHK), serta berkurangnya bantuan sosial dari pemerintah dinilai sebagai faktor dominan yang membuat jutaan orang memilih bertahan di kota perantauan.

Salah satu cerita yang mencerminkan kondisi ini datang dari Supriyono dan Hamidah, pasangan buruh pabrik di kawasan Bekasi. Mereka biasanya rutin pulang kampung ke Jawa Timur setiap Lebaran, namun tahun ini harus mengurungkan niat.

Keduanya baru saja terkena PHK dan tabungan yang tersisa hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Dalam wawancara dengan BBC Indonesia pada 31 Maret 2025, Hamidah mengatakan bahwa untuk makan saja harus berhemat, sehingga tidak mungkin menyisihkan uang untuk biaya mudik.

Data dari lapangan juga menunjukkan penurunan aktivitas transportasi. Sistem Informasi Angkutan dan Sarana Transportasi Indonesia (SIASATI) mencatat, hingga H-3 Lebaran 2025, jumlah penumpang yang menggunakan lima moda transportasi umum nasional hanya mencapai 6,75 juta orang.

Jumlah ini menurun sekitar 4,8% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Moda bus antarkota antarprovinsi (AKAP) mencatat penurunan penumpang tertajam, yakni sekitar 10,2%. Moda pesawat mengalami penurunan sebesar 6,8%, dan kapal laut turun sekitar 4,8%.

Penurunan ini berdampak langsung terhadap sektor transportasi. Operator bus, maskapai penerbangan, dan pelabuhan harus menyesuaikan operasional mereka di tengah minimnya penumpang.

Selain itu, para pelaku ekonomi informal seperti pedagang musiman di terminal, pengelola parkir, hingga porter bagasi juga kehilangan sebagian besar sumber penghasilan mereka yang biasanya meningkat saat musim mudik.***

Rakan Aufa Hibatullah
Mahasiswa Komunikasi Digital dan Media
Sekolah Vokasi IPB

Amira Ferial: Perjalanan Menuju Kesuksesan dengan Semangat dan Keteguhan

0

Bogordaily.net – Amira Ferial, yang lahir pada 6 Februari 2002, adalah seorang sosok muda yang telah menorehkan prestasi luar biasa dalam perjalanan hidupnya. Dikenal sebagai pribadi yang gigih dan penuh semangat, Amira telah membuktikan bahwa dengan kerja keras, ketekunan, dan dukungan orang-orang terdekat, tidak ada hal yang tidak mungkin untuk dicapai.

• Pendidikan
Amira memulai pendidikannya di Yayasan Jamiat Kheir, kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 40 Jakarta, dan SMA Negeri 16 Jakarta.

Berbekal semangat belajar yang tinggi, ia melanjutkan jenjang pendidikannya di IPB University dan meraih gelar Sarjana Terapan di bidang Teknologi Rekayasa Komputer Angkatan 57, sebuah pencapaian yang menunjukkan dedikasi dan kecintaannya terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi.

• Perjalanan Karier
Karier Amira dimulai dengan langkah besar saat ia mengikuti program magang MSIB di Telkom Akses Indonesia pada tahun 2023, di mana ia menjabat sebagai Data Administrator di bidang Leadership Development.

Lalu, pada semester 8, Amira melanjutkan magangnya di PT Bank Negara Indonesia (BNI) sebagai Data Analyst IT di Digital Operation Academy.

Tidak hanya itu, Amira juga telah dipilih sebagai calon peserta ODP IT BNI 2025, sebuah kesempatan yang menunjukkan bahwa ia siap menghadapi tantangan besar di dunia profesional.

• Prestasi yang Mengesankan
Tidak hanya fokus pada akademik, Amira juga telah meraih berbagai prestasi yang membanggakan. Ia dinobatkan sebagai Lulusan Terbaik IPB 2024 dan Mahasiswa Berprestasi IPB 2023.

Keberhasilan ini semakin lengkap dengan gelar Best Presenter dalam kompetisi International Summer Course, serta penghargaan sebagai Awardee Allianz Indonesia Masterclass 2024.

Amira juga dipercaya sebagai Youth Ambassador Wardah Beauty dan aktif menjadi Mentor Public Speaking dan Karya Tulis Ilmiah di Driven Dreams, sebuah organisasi yang berfokus pada pengembangan potensi pemuda.

• Tantangan yang Menguatkan

Di balik semua pencapaian gemilangnya, Amira tak lepas dari tantangan berat. Di tahun terakhir kuliah, ia harus menghadapi dua beban besar sekaligus: menyelesaikan tugas akademik dan menjalani magang yang menuntut waktu penuh.

Saat magang di Telkom Akses, ia juga mempersiapkan Seminar Proposal, dan di malam hari, ia harus menyelesaikan tugas akademiknya. Meski waktu istirahat sering terkorbankan, semangat Amira tidak surut.

Saat magang di BNI, ia harus membagi waktu ketat antara bekerja dan menyelesaikan skripsi. Akhir pekan pun sering digunakan untuk menganalisis data dan membuat laporan. Namun, meski lelah dan hampir menyerah, Amira terus ingat akan tujuannya untuk menjadi lulusan terbaik.

Dukungan dari keluarga, teman, dan dosen sangat berarti, dan akhirnya, ia berhasil menyelesaikan semua tantangan dengan gemilang—meraih nilai sempurna di magang dan skripsi, serta gelar lulusan terbaik IPB 2024.

• Pesan untuk Pembaca
Bagi Amira, kunci kesuksesan terletak pada ikhtiar yang maksimal, serta ridho Allah dan restu orang tua. “Kerja keras adalah bagian dari perjalanan, tapi yang lebih penting adalah doa dan izin-Nya,” katanya.

Amira percaya bahwa setiap tantangan yang dihadapi adalah cara Allah membentuk dirinya menjadi pribadi yang lebih kuat dan lebih baik.

Ia mengingatkan kita untuk selalu bersyukur dan berdoa di setiap langkah, karena semua yang kita capai adalah hasil dari pertolongan-Nya.

Perjalanan Amira Ferial adalah bukti nyata bahwa dengan tekad yang kuat, segala rintangan bisa dilalui, dan setiap impian bisa menjadi kenyataan.***

Rakan Aufa Hibatullah
Mahasiswa Komunikasi Digital dan Media Sekolah Vokasi IPB

Perjalanan ke Taman Safari Indonesia Cisarua

Bogordaily.net – Pada tanggal 4 Oktober 2024, saya memulai perjalanan yang sudah lama saya nantikan, yaitu menuju Taman Safari Indonesia di Cisarua, Bogor. Saya berangkat menggunakan mobil pribadi sekitar pukul 7 pagi.

Perjalanan terasa menyenangkan meskipun sempat menghadapi sedikit kemacetan di beberapa titik. Menjelang tiba di Taman Safari, saya memutuskan untuk membeli beberapa buah seperti wortel dan semangka di pinggir jalan. Rencananya, buah- buahan ini akan saya berikan kepada satwa di Taman Safari sebagai bagian dari pengalaman interaktif.

Perjalanan Menuju Taman Safari
Tepat pukul 8.30 pagi, saya sampai di depan pintu gerbang Taman Safari. Setelah membeli tiket, saya langsung melanjutkan perjalanan untuk memulai Safari Journey. Saat itu, saya sudah tak sabar untuk melihat berbagai satwa yang ada di sana.

Sebelum memulai perjalanan safari, saya membeli wortel dan semangka yang nantinya akan saya gunakan untuk memberi makan beberapa binatang, menambah keseruan dalam perjalanan saya.

Safari Journey
Begitu memasuki area Safari Journey, saya disambut dengan pemandangan alam yang sangat indah. Di sepanjang perjalanan, saya melihat berbagai macam satwa mulai dari burung- burung eksotis, mamalia besar, reptil, hingga binatang-binatang karnivora seperti singa dan harimau, serta herbivora seperti zebra dan jerapah. Setiap jenis satwa tampak hidup bebas di habitat yang menyerupai aslinya.

Ada momen yang sangat menyenangkan ketika saya memberi semangka utuh kepada seekor kuda nil. Kuda nil tersebut dengan antusias mendekati kendaraan kami dan dengan rakus menikmati semangka yang saya berikan. Momen tersebut sangat ikonik dan menjadi salah satu pengalaman yang paling berkesan dalam perjalanan saya.

Baby Zoo
Setelah menyelesaikan Safari Journey, saya melanjutkan perjalanan menuju Baby Zoo. Di sini, saya dapat melihat anak-anak hewan yang sangat lucu, seperti anak harimau yang tampak menggemaskan dan anak singa yang sedang bermain dengan teman-temannya.

Di Baby Zoo, saya juga berkesempatan untuk berfoto dengan beberapa hewan jinak, seperti ular dan burung. Interaksi dengan hewan-hewan ini membuat saya merasa lebih dekat dengan alam dan satwa-satwa yang ada di sana.

Wahana Taman Safari
Tak puas hanya dengan melihat hewan-hewan, saya kemudian mencoba berbagai wahana yang ada di Taman Safari. Beberapa wahana yang saya nikmati antara lain roller coaster, Niagara, dan Kora Kora. Setiap wahana menawarkan sensasi yang berbeda.

Roller coaster yang penuh dengan kecepatan dan tikungan tajam memberikan adrenalin yang tinggi, sementara wahana Niagara dengan percikan airnya membuat saya merasa sejuk dan segar. Kora Kora juga memberikan sensasi terbalik yang seru. Semua wahana ini tentu saja menambah keseruan hari saya di Taman Safari.

Atraksi Taman Safari
Setelah puas bermain wahana, saya melanjutkan untuk menyaksikan berbagai atraksi yang ditampilkan di Taman Safari. Beberapa atraksi yang saya tonton antara lain Elephant Show, Dolphin Show, dan Tiger Show.

Masing-masing pertunjukan menyuguhkan keindahan dan keahlian satwa yang luar biasa. Namun, atraksi yang paling menarik perhatian saya adalah Cowboy Show. Atraksi ini menampilkan aksi para koboi yang beraksi layaknya di film-film western.

Selain menegangkan, pertunjukan ini juga diwarnai dengan adegan-adegan lucu yang membuat seluruh penonton tertawa. Tak heran jika Cowboy Show menjadi primadona di Taman Safari dan selalu dinantikan oleh pengunjung.

Istana Panda
Menjelang sore, saya memutuskan untuk mengunjungi Istana Panda. Ini adalah tempat di mana satu-satunya panda di Indonesia dipelihara. Saya sangat senang bisa melihat panda- panda yang lucu dan menggemaskan.

Selain panda, Istana Panda juga memelihara beberapa satwa lainnya yang berasal dari negara tetangga. Berjalan-jalan di dalam Istana Panda memberikan pengalaman yang sangat menyenangkan dan menambah kekayaan pengalaman saya di Taman Safari.

Penutupan Perjalanan
Sekitar pukul 6 sore, saya merasa puas dengan semua yang saya lihat dan rasakan di Taman Safari, dan memutuskan untuk meninggalkan tempat tersebut. Perjalanan pulang melalui daerah Puncak memang sedikit lebih lama karena kemacetan yang cukup parah.

Meskipun demikian, perjalanan pulang ini tak mengurangi kebahagiaan saya. Saya merasa sangat puas dan senang dengan pengalaman yang saya dapatkan di Taman Safari Indonesia Cisarua.

Semua momen, dari Safari Journey hingga atraksi-atraksi seru, membuat perjalanan ini menjadi kenangan yang tak terlupakan.***

Rakan Aufa Hibatullah
Mahasiswa Komunikasi Digital dan Media Sekolah Vokasi IPB

 

Syarat dan Prosedur Pengangkatan PPPK Tahap 2 2025 yang Wajib Dipenuhi Peserta

0

Bogordaily.net – PPPK tahap 2 menjadi sorotan utama saat pemerintah resmi menetapkan jadwal pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2025.

Melalui konferensi pers pada 17 Maret 2025, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi bersama Plt. Menteri PANRB Rini Widyantini mengumumkan bahwa pengangkatan PPPK tahap 1 dan PPPK tahap 2 akan dituntaskan paling lambat Oktober 2025.

Kabar ini membawa angin segar bagi ribuan peserta yang telah dinyatakan lulus seleksi pada tahun 2024 dan telah lama menantikan kejelasan status mereka sebagai aparatur negara.

Dalam penjelasannya, pemerintah menegaskan bahwa proses pengangkatan PPPK tahap 2 harus berjalan cepat dan tertib agar tidak menghambat pelayanan publik.

Setiap instansi, baik pusat maupun daerah, diminta segera menyelesaikan tahapan administratif seperti verifikasi dokumen, pengajuan penetapan Nomor Induk PPPK (NI PPPK), serta memastikan kesiapan anggaran untuk gaji dan fasilitas.

Salah satu syarat penting sebelum pelantikan PPPK tahap 2 adalah penandatanganan surat pernyataan tidak pindah, yang menunjukkan komitmen peserta untuk mengabdi di instansi yang telah menerima mereka selama masa perjanjian kerja berlangsung.

Pemerintah menekankan bahwa kerja sama antarinstansi menjadi kunci sukses kelancaran pengangkatan ini.

Menjelang batas akhir Oktober 2025, peserta seleksi PPPK tahap 2 di seluruh Indonesia mulai bersiap diri memenuhi segala persyaratan administratif yang diperlukan.

Menteri Prasetyo Hadi pun mengingatkan seluruh pihak terkait untuk terus berkoordinasi agar seluruh proses pengangkatan PPPK tahap 2 berjalan tanpa hambatan.

Dengan jadwal resmi yang telah ditetapkan, pemerintah menunjukkan keseriusannya dalam mempercepat pengisian formasi ASN melalui skema PPPK, sekaligus memperkuat pelayanan publik di berbagai sektor penting.***

Biodata Ranea Ezreen: Pemeran Dewi di Bidaah, Viral Berkat “Walid Nak Dewi”

0

Bogordaily.net – Biodata lengkap Ranea Ezreen pemeran Dewi di Bidaah kini tengah ramai dicari para penggemar drama Malaysia, terutama setelah serial Bidaah viral di media sosial.

Serial yang tayang eksklusif di VIU ini menyita perhatian publik lewat karakter Walid dan Dewi, dua sosok ikonik dalam sekte fiktif Jihad Ummah.

Frasa “Pejamkan mata, bayangkan muka Walid” hingga “Walid nak Dewi” mendadak meledak di TikTok, mengundang rasa penasaran tentang siapa sebenarnya aktris muda di balik karakter Dewi yang tunduk dan penuh misteri ini.

Dalam Bidaah, karakter Dewi digambarkan sebagai perempuan muda yang menjadi pengikut setia sang pemimpin sekte, Walid (diperankan Faizal Hussein).

Meski bukan tokoh utama, kehadiran Dewi menjadi simbol penting tentang manipulasi, ketaatan buta, dan tekanan sosial dalam sekte sesat.

Sifatnya yang lembut namun menyimpan benih perlawanan membuat karakter ini unik dan menarik untuk diikuti. Tak heran, banyak penonton kemudian mencari biodata lengkap Ranea Ezreen pemeran Dewi di Bidaah untuk mengenal lebih dekat sosok di balik akting yang memukau tersebut.

Nama asli pemeran Dewi adalah Ranea Ezreen, aktris muda berbakat asal Malaysia.

Berikut biodata singkatnya:

  • Nama Panggung: Ranea Ezreen
  • Tanggal Lahir: 4 September 1999
  • Akun Instagram: @raneaezreen
  • Pekerjaan: Aktris dan model
  • Tahun Aktif: 2022–sekarang

Melalui akun Instagram pribadinya, Ranea aktif membagikan aktivitas sehari-hari, behind the scenes syuting, hingga gaya OOTD yang simpel dan elegan.

Dengan pengikut yang terus bertambah dari Malaysia hingga Indonesia, Ranea kini menjadi salah satu bintang muda yang banyak diperbincangkan.

Menariknya, dalam beberapa wawancara, Ranea mengaku bahwa perannya sebagai Dewi adalah tantangan besar baginya.

Ia harus menghidupkan karakter yang bertolak belakang dengan kepribadiannya di dunia nyata, penuh dengan tekanan psikologis dan ekspresi emosional yang dalam.

Namun, berkat kemampuannya menghidupkan peran dengan natural, Ranea Ezreen berhasil menancapkan namanya di hati para penonton muda Asia Tenggara.

Tak hanya dikenal karena perannya di serial Bidaah, Ranea juga semakin melejit setelah potongan adegan “Walid nak Dewi” viral di TikTok, menciptakan berbagai meme, parodi, hingga lagu remix.

Banyak warganet pun langsung mencari biodata lengkap Ranea Ezreen pemeran Dewi di Bidaah, penasaran dengan sosok ceria di balik karakter tunduk dan polos tersebut.

Kini, Bidaah masih tayang di VIU dengan total 15 episode. Buat kamu yang ingin melihat perjalanan karakter Dewi lebih jauh, pastikan untuk mengikuti setiap episodenya.

Dan jangan lupa, jika ingin tahu lebih banyak tentang siapa Ranea Ezreen sebenarnya, kamu bisa cek langsung biodata lengkap Ranea Ezreen pemeran Dewi di Bidaah yang kini semakin bersinar di dunia hiburan Malaysia dan regional Asia Tenggara.***

Asal Usul Tarian Letkajenkka yang Disebut Mirip Hora dan Joget THR

0

Bogordaily.net – Tarian Letkajenkka adalah tarian tradisional yang berasal dari Finlandia. Tarian ini sering disebut juga sebagai Penguin Dance karena gerakannya yang khas.

Di Finlandia, Letkajenkka merupakan adaptasi lokal dari tarian populer abad ke-19 bernama Schottish.

Meskipun memiliki akar budaya Finlandia, kini Letkajenkka viral di media sosial setelah dikaitkan dengan tarian Yahudi Hora yang terkenal dengan gerakan berputar-putar.

Asal Usul Tarian Letkajenkka

Secara historis, Letkajenkka berkembang di Finlandia dan memiliki hubungan erat dengan cerita rakyat setempat. Tarian ini menampilkan gerakan melompat-lompat sambil berpegangan tangan dalam satu barisan panjang.

Namun, seiring popularitasnya meningkat, muncul klaim bahwa Letkajenkka juga berkaitan dengan budaya dari negara lain di Eropa.

Kenapa Tarian Letkajenkka Viral di Media Sosial?

Letkajenkka menjadi viral di media sosial setelah banyak pengguna TikTok mengunggah video joget muter-muter yang disebut mirip dengan tarian Yahudi Hora.

Dalam beberapa unggahan TikTok, Letkajenkka juga disamakan dengan fenomena joget bagi THR, sehingga semakin menarik perhatian netizen, terutama menjelang momen Lebaran.

Tarian Letkajenkka dan Kaitannya dengan Albania dan Romania

Selain Finlandia, dua negara lain juga dikaitkan dengan tarian Letkajenkka, yaitu Albania dan Romania.

Albania: Beberapa sumber menyebut bahwa Albania turut mengklaim tarian ini sebagai bagian dari budaya mereka.

Romania: Hubungan Letkajenkka dengan Romania muncul karena pengaruh adaptasi gerakan dan musik yang kemudian dikenal sebagai Penguin Dance.

Kenapa Letkajenkka Disebut Penguin Dance?

Penyebutan Penguin Dance bukan karena gerakan tariannya menyerupai penguin, melainkan berasal dari cerita unik.

Konon, seorang pria asal Albania pernah menggabungkan tarian Letkajenkka dengan musik dari kartun bertema penguin.

Kombinasi ini dipersembahkan untuk saudara perempuannya yang baru menikah. Sejak itu, banyak orang mengenal Letkajenkka dengan sebutan Penguin Dance.

Tarian Letkajenkka adalah tarian tradisional Finlandia yang kini viral di media sosial. Dikenal juga sebagai Penguin Dance, Letkajenkka dikaitkan dengan tarian Yahudi Hora karena kemiripan gerakannya.

Selain Finlandia, Albania dan Romania juga disebut memiliki hubungan dengan tarian ini. Fenomena viral Letkajenkka di TikTok semakin memperkaya keberagaman budaya populer di era digital.***

Link Resmi Nonton Adegan Tambahan Pabrik Gula Uncut, Jangan Sampai Salah!

0

Bogordaily.net – Link nonton adegan tambahan Pabrik Gula uncut menjadi pencarian populer bagi para penggemar film horor Indonesia saat ini.

Film Pabrik Gula menawarkan dua versi berbeda: cut dan uncut, yang masing-masing memberikan pengalaman menonton yang berbeda.

Yang membuat versi uncut begitu dicari adalah tambahan durasi satu menit yang memuat adegan penting, mendalam, dan tidak disensor, sehingga menambah intensitas horor yang dirasakan penonton.

Dengan nonton adegan tambahan Pabrik Gula uncut, penonton akan mendapatkan gambaran lebih jelas tentang asal usul tokoh antagonis dalam cerita.

Versi uncut ini hanya boleh ditonton oleh mereka yang berusia 21 tahun ke atas, dengan jadwal tayang terbatas di bioskop setelah pukul 20.00 WIB.

Perbedaan lain yang mencolok antara versi cut dan uncut terletak pada tingkat kekerasan adegan, visualisasi darah, dan emosi cerita yang lebih kuat di versi uncut.

Bagi yang ingin link nonton adegan tambahan Pabrik Gula uncut, tiket bisa didapatkan secara resmi melalui situs atau aplikasi Cinema XXI.

Tidak ada versi online resmi untuk adegan ini karena hak tayangnya eksklusif di bioskop.

Dengan menonton versi uncut, penonton akan merasakan ketegangan dan emosi yang lebih intens, menjadikan pengalaman menonton Pabrik Gula lebih lengkap dan memuaskan.***

Biskita Kembali Beroperasi 8 April, Layani Koridor I dan II

0

Bogordaily.net – Mulai 8 April 2025, Biskita Kota Bogor akan beroperasi kembali. Hal ini disampaikan oleh Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, usai melakukan peninjauan kesiapan operasional Biskita.

“Setelah melalui proses yang cukup panjang, atas bantuan DPRD Kota Bogor serta pihak terkait lainnya, akhirnya kita bisa melakukan kontrak jasa untuk pelayanan Biskita Koridor I dan II Kota Bogor. Rencananya, Biskita akan kembali beroperasi mulai Selasa, 8 April 2025,” kata Dedie Rachim di Terminal Bubulak, Kota Bogor, Sabtu 5 April 2025.

Dedie Rachim menambahkan, bahwa saat ini belum bisa memenuhi operasional di empat koridor yang ada. Hal ini dikarenakan keterbatasan dan efisiensi anggaran.

Namun demikian, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama pihak terkait tengah mengupayakan solusinya.

Untuk Koridor I dan II, rencananya akan ada 17 armada dan 2 armada cadangan yang telah dicek dan dipersiapkan dengan pemeliharaan yang baik.

Tarif masih sama, yaitu Rp 4.000 atau sesuai tarif subsidi. Untuk metode pembayaran, kini ada tambahan opsi menggunakan QRIS.

Adapun jam operasional Biskita pada Koridor I dan II dimulai pukul 05.00 hingga pukul 21.00 WIB.

Sementara itu, untuk Koridor V dan VI, dijelaskan Dedie Rachim, masih dalam proses kajian karena bersifat non-subsidi, yang memerlukan waktu lebih lama. Untuk penetapan tarif, dibutuhkan Surat Keputusan (SK) Wali Kota.

Dinas Perhubungan bersama pihak terkait, khususnya para operator, bekerja sama dan berupaya mencarikan tarif yang paling masuk akal, memadai, dan terjangkau oleh masyarakat untuk operasional Biskita di Koridor V dan VI yang non-subsidi.

Karenanya, Dedie Rachim meminta masyarakat Kota Bogor untuk bersabar.

“Pesan saya, walaupun non-subsidi, tarifnya harus tetap terjangkau. Tinggal nanti bagaimana efisiensi operasional, efektivitas penyelenggaraan Biskita di lapangan, dan tentunya harus tetap dibantu oleh Pemkot Bogor,” ujar Dedie Rachim.

Untuk kelanjutannya, Dedie Rachim menerangkan bahwa pihaknya telah mengajukan anggaran pada Perubahan APBD 2025 dan anggaran murni tahun 2026.

“Inilah wujud nyata uang rakyat kembali ke rakyat,” tutur Dedie Rachim.

Sidak secara langsung dihadiri oleh anggota DPRD Kota Bogor, Heri Cahyonodan Achmad Rifki Alaydrus; Kepala Dinas Perhubungan Kota Bogor, Marse Hendra Saputra;Kepala BKAD Kota Bogor, Deni Mulyadi, dan Kepala DLH Kota Bogor, Denni Wismanto.***

Ibnu Galansa