Home Blog Page 83

Prakiraan Cuaca Bogor Hari Rabu 13 Mei 2026, Wilayah Cibinong hingga Cisarua Berpotensi Diguyur Hujan

0

Bogordaily.net – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca terbaru untuk wilayah Kota dan Kabupaten Bogor pada Rabu, 13 Mei 2026.

Berdasarkan data yang dirilis BMKG, sebagian besar wilayah Bogor diprediksi akan mengalami cuaca berawan hingga hujan ringan sejak siang hingga malam hari.

Kondisi cuaca tersebut diperkirakan terjadi merata di sejumlah kecamatan, baik di wilayah Kota Bogor maupun Kabupaten Bogor.

Tingkat kelembapan udara yang cukup tinggi juga membuat masyarakat diminta tetap waspada terhadap potensi perubahan cuaca secara tiba-tiba.

Prakiraan Cuaca Kota Bogor

Wilayah Kota Bogor sendiri diprediksi didominasi hujan ringan hampir di seluruh kecamatan. Suhu udara berada di kisaran 21 hingga 32 derajat Celsius dengan kelembapan udara mencapai 96 persen di beberapa wilayah.

Untuk Kecamatan Bogor Selatan, BMKG memprediksi hujan ringan dengan suhu udara berkisar 21 hingga 29 derajat Celsius dan kelembapan mencapai 66 sampai 96 persen.

Kemudian di Bogor Timur, cuaca juga diprakirakan hujan ringan dengan suhu 22 hingga 30 derajat Celsius serta kelembapan 65 hingga 95 persen.

Wilayah Bogor Tengah diprediksi mengalami kondisi serupa dengan potensi hujan ringan dan suhu udara 22 sampai 31 derajat Celsius.

Prakiraan Cuaca Kabupaten Bogor

Sementara itu, Bogor Barat dan Bogor Utara diperkirakan mengalami hujan ringan dengan suhu maksimal mencapai 31 derajat Celsius pada siang hari.

Adapun wilayah Tanah Sareal diprediksi menjadi salah satu kawasan dengan suhu paling tinggi di Kota Bogor, yakni mencapai 32 derajat Celsius meski tetap berpotensi diguyur hujan ringan.

Tak hanya Kota Bogor, sebagian besar wilayah Kabupaten Bogor juga diprediksi mengalami cuaca hujan ringan dan berawan sepanjang hari.

Di kawasan Cibinong dan Gunung Putri, cuaca diprediksi berawan dengan suhu udara berkisar 22 hingga 30 derajat Celsius.

Sedangkan wilayah Sukaraja, Citeureup, Babakan Madang, hingga Bojong Gede diperkirakan mengalami hujan ringan dengan kelembapan udara cukup tinggi yang mencapai 98 persen.

Kawasan dataran tinggi seperti Ciawi dan Cisarua juga diprediksi mengalami hujan. Bahkan untuk wilayah Ciawi, BMKG memperkirakan hujan dengan intensitas sedang disertai suhu udara lebih dingin dibanding wilayah lain, yakni berkisar 19 hingga 28 derajat Celsius.

Sementara itu, wilayah Leuwiliang, Pamijahan, Ciampea, Dramaga, dan Ciseeng diprakirakan mengalami hujan ringan dengan suhu udara yang relatif sejuk sepanjang hari.

Berbeda dengan wilayah lainnya, Kecamatan Parung Panjang diprediksi cerah berawan dengan suhu udara berkisar 21 hingga 30 derajat Celsius.

Tingginya kelembapan udara di sejumlah wilayah Bogor berpotensi memicu hujan turun secara tiba-tiba, terutama pada siang hingga sore hari. Karena itu, masyarakat yang hendak beraktivitas di luar ruangan diimbau untuk menyiapkan payung atau jas hujan sebagai langkah antisipasi.

Selain itu, pengendara juga diminta berhati-hati saat melintas di kawasan rawan genangan dan jalur perbukitan karena kondisi jalan licin berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.

BMKG juga mengingatkan masyarakat agar terus memantau perkembangan informasi cuaca terbaru untuk mengantisipasi perubahan kondisi atmosfer yang dapat terjadi sewaktu-waktu di wilayah Bogor dan sekitarnya.(*)

Kecelakaan Maut di Sentul City, Pemotor Meregang Nyawa di Tempat

0

Bogordaily.net – Kecelakaan truk dan motor di Jalan Babakan Madang Sentul City kembali menyita perhatian warga Kabupaten Bogor. Selasa sore, 12 Mei 2026, suasana di kawasan Sentul City mendadak berubah tegang. Sebuah truk terlibat tabrakan dengan sepeda motor di ruas jalan yang cukup padat tersebut.

Belum diketahui pasti bagaimana awal mula kecelakaan itu terjadi. Namun dari informasi yang beredar di lokasi kejadian, pengendara motor dilaporkan meninggal dunia di tempat akibat benturan keras.

Warga sekitar yang melihat kejadian itu langsung berupaya membantu proses evakuasi korban. Arus lalu lintas di Jalan Babakan Madang sempat mengalami perlambatan karena banyak pengendara yang berhenti untuk melihat kondisi di lokasi kecelakaan.

Kecelakaan truk dan motor di Jalan Babakan Madang Sentul City ini langsung ditangani pihak terkait. Petugas datang ke lokasi untuk melakukan evakuasi korban sekaligus mengamankan area kejadian agar tidak memicu kemacetan lebih panjang.

Hingga Selasa malam, aparat masih melakukan penyelidikan guna mengetahui kronologi pasti kecelakaan maut tersebut. Belum ada keterangan resmi mengenai identitas korban maupun dugaan penyebab kecelakaan.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa jalur Babakan Madang yang ramai kendaraan besar membutuhkan kewaspadaan ekstra, terutama pada jam-jam sibuk sore hari.

Video kecelakaan truk dan motor di Jalan Babakan Madang Sentul City juga beredar di media sosial dan memicu banyak perhatian warganet.***

Gudang Penampungan Oli Bekas di Gunung Putri Bogor Hangus Terbakar, Ini Kronologinya

0

Bogordaily.net – Gudang penampungan oli bekas di Desa kranggan Desa Kranggan, Kecamatan Gunung Putri hangus terbakar pada Selasa 12 Mei 2026.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bogor Yudi Santosa menjelaskan bahwa, peristiwa kebakaran itu terjadi sekitar pukul 15.15 WIB.

Awalnya, kata Yudi, ada salah satu karyawan sedang memanaskan oli di drum yang bercampur dengan air dengan cara dimasak dengan kompor.

Kemudian, oli mendidih dan luber keluar mengakibatkan kebakaran setelah itu karyawan meminta bantuan warga untuk menghubungi pihak pemadam kebakaran sektor gunung putri.

“Setelah mendapatkan laporan sektor gunung putri meluncurkan 2 unit,” kata Yudi Santosa, Selasa 12 Mei 2026.

Kemudian, setelah sampai di lokasi api masih membesar sehingga anggota melakukan proses pemadaman dengan cara cooling system.

Pihak Damkar menerjunkan dua unit mobil pemadam dan tiga unit perbantuan. Api berhasil dipadamkan setelah penanganan selama hampir kurang lebih 3 jam

“Api dapat dikendalikan dan situasi aman terkendali,” ungkap Yudi.***

Albin

BRI BO Warung Buncit dan Poltek Imipas Resmi Teken Kerja Sama Payroll Pegawai untuk Tingkatkan Layanan Perbankan

0

Bogordaily.net – Bank Rakyat Indonesia (BRI) Branch Office (BO) Warung Buncit menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan (Poltek Imipas).

Adapun kerjasama yang dilakukan berupa pembayaran payrol pegawai di lingkungan Poltek Imipas.

Penandatanganan PKS payrol gaji dilaksanakan di Kampus Taruna Poltek Imipas, Tangerang, pada 30 April 2026.

Proses penandatanganan PKS payrol ini dilakukan oleh BO Head BRI Warung Buncit, Ahmad Sudiyana Suwandi dan Direktur Poltek Imipas, Sigit Budiyanto.

BO Head BRI Warung Buncit, Ahmad Sudiyana Suwandi menjelaskan, penandatangan PKS payrol ini merupakan bentuk nyata kerjasama berupa pemberian layanan perbankan dari BRI Warung Buncit ke pegawai di lingkungan Kampus Poltek Imipas.

“Tentunya kami akan memberikan pelayanan perbankan terbaik untuk seluruh pegawai disini sebagai nasabah,” ungkapnya.

Direktur Poltek Imipas, Sigit Budiyanto menambahkan, dengan adanya kerjasama payrol dengan BRI Warung Buncit diharapkan bisa melayani kebutuhan perbankan dari seluruh pegawai Kampus Poltek Imipas.

“Besar harapan kami ke depan akan semakin mudah dalam melakukan transaksi perbankan dan juga dapat menikmati program unggulan BRI,” tutup Sigit.(*)

BRI Bogor Dewi Sartika Salurkan Bantuan TJSL ke Sejumlah Wilayah di Kabupaten Bogor

0

Bogordaily.net – Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Bogor Dewi Sartika menyalurkan bantuan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) ke beberapa titik wilayah.

Bantuan ini sebagai bentuk kepedulian berupa corporate social responsibility (CSR) BRI Cabang Bogor Dewi Sartika kepada lingkungan sekitar yang membutuhkan.

Pimpinan Cabang BRI Bogor Dewi Sartika, Kurniawan Setyantoro menjelaskan, bantuan TJSL kali ini berupa kebutuhan sarana masyarakat di lingkungan yang membutuhkan.

Untuk penyalurannya dilakukan tersebar, ada di Yayasan Annaura Zivana Arizkia. Kemudian ada di Kampung Sindangsari RW007 Desa Bojong Rangkas Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor.

Lalu ada juga di RW06 Kampung Wangun Jaya, Desa Ciaruteun Ilir, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor.

Juga di Kampung Tanjakan Kaler, Desa Dramaga, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor. Lalu di RW 004 Desa Puraseda, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor. Dan juga di Yayasan Pemuda Jambu Peduli, Desa Sibanteng, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor.

“BRI Bogor Dewi Sartika selalu berupaya semaksimal mungkin berpartisipasi dalam membantu lingkungan sekitar yang membutuhkan,” tegasnya.

Adapun bantuan yang diberikan berupa kursi, tenda, sound system, alat pemotong rumput, penggembur tanah, pompa air dan semen.

Ketua RW06 Kampung Wangun Jaya, Desa Ciaruteun Ilir, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Engkos Jarkosih menambahkan, pihaknya sangat berterimakasih atas bantuan dari BRI BO Bogor Dewi Sartika. Pasalnya ini memang dibutuhkan untuk kegiatan di lingkungan kami.(*)

Monitoring Posyandu 6 SPM, Yantie Rachim Tindaklanjuti Aduan Warga

0

Bogordaily.net – Ketua Tim Pembina Pos Pelayanan Terpadu (TP Posyandu) Kota Bogor, Yantie Rachim melakukan monitoring pelayanan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) sebagai bagian dari upaya memastikan pelayanan dasar masyarakat berjalan optimal.

Kegiatan monitoring tersebut dilaksanakan di enam posyandu yang tersebar di enam kecamatan di Kota Bogor. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Yantie Rachim telah melakukan peninjauan pada Posyandu 6 SPM Bunga Harapan 2 di Kecamatan Bogor Timur serta Posyandu 6 SPM Mawar di Kecamatan Bogor Tengah.

Dalam kunjungannya, Yantie Rachim meninjau langsung berbagai pelayanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat, mulai dari pemeriksaan kesehatan balita, ibu hamil, hingga lansia.

“Posyandu bukan hanya tempat pelayanan kesehatan, tetapi juga menjadi ruang hadirnya solusi bagi masyarakat,” ujar Yantie Rachim di Posyandu Mawar, Jalan Semboja, Kota Bogor, Selasa (12/5/2026).

Selain meninjau pelayanan kesehatan, Yantie Rachim juga menindaklanjuti laporan masyarakat di bidang pendidikan. Saat berada di Posyandu 6 SPM Bunga Harapan 2, dirinya menerima informasi terkait adanya anak putus sekolah di wilayah tersebut.

Menanggapi hal itu, Yantie Rachim langsung mengarahkan dan membawa anak tersebut ke Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Graha di Kelurahan Baranangsiang agar dapat kembali melanjutkan pendidikan melalui jalur pendidikan nonformal.

“Saya bertemu dengan Anis, ibunya melaporkan kalau Anis itu putus sekolah karena alasan biaya. Jadi, dari posyandu bidang pelayanan pendidikan langsung diantar ke PKBM Graha Baranangsiang. Alhamdulillah, Anis akan mulai bersekolah kembali,” jelasnya.

Menurut Yantie Rachim, Posyandu 6 SPM menjadi bagian penting dalam memastikan pelayanan dasar masyarakat tidak hanya berjalan di bidang kesehatan, tetapi juga pendidikan dan kesejahteraan sosial.

Tak hanya itu, ia juga menerima laporan warga mengenai rumah tidak layak huni (RTLH) di wilayah Kelurahan Kebon Kelapa yang membutuhkan perhatian dan penanganan segera.

Menindaklanjuti hal tersebut, Yantie Rachim langsung mengunjungi lokasi rumah warga untuk melihat kondisi secara langsung dan memastikan aduan segera diteruskan kepada perangkat daerah terkait, yakni Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim).

“Kami berharap setiap pelaporan masyarakat dapat ditindaklanjuti secara cepat dan tepat melalui kolaborasi lintas sektor, sehingga kehadiran Posyandu benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga,” ungkapnya.

Ia turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader Posyandu, aparatur wilayah, dan masyarakat yang terus aktif mendukung pelayanan kepada warga di lingkungan masing-masing.

“Terima kasih kepada seluruh kader Posyandu, aparatur wilayah dan masyarakat yang terus semangat memberikan pelayanan terbaik bagi warga,” pungkasnya.***

Asap Tebal di Tol Jagorawi KM 25 Bikin Panik, Gudang Oli di Gunung Putri Bogor Diduga Terbakar

0

Bogordaily.net – Asap tebal di Tol Jagorawi KM 25 arah Kota Bogor mendadak membuat pengendara panik pada Selasa sore, 12 Mei 2026. Kepulan asap hitam terlihat membumbung tinggi dari kawasan sekitar Desa Karanggan, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor.

Dari kejauhan, asap itu tampak jelas terlihat dari ruas Tol Jagorawi. Banyak pengendara memperlambat laju kendaraan karena penasaran dengan sumber kebakaran tersebut.

Informasi yang beredar menyebutkan, asap tebal di Tol Jagorawi KM 25 arah Kota Bogor diduga berasal dari kebakaran sebuah gudang oli yang berada di belakang Kantor Desa Karanggan. Api disebut mulai membesar pada sore hari dan memicu kepulan asap hitam pekat ke udara.

Belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran tersebut. Hingga berita ini ditulis, petugas pemadam kebakaran masih berjibaku melakukan penanganan di lokasi kejadian agar api tidak merambat ke bangunan lain di sekitar gudang.

Warga sekitar juga tampak berkerumun menyaksikan proses pemadaman. Beberapa di antaranya merekam detik-detik kepulan asap yang terlihat mencolok dari area tol.

Peristiwa asap tebal di Tol Jagorawi KM 25 arah Kota Bogor ini pun langsung ramai dibicarakan di media sosial setelah video kebakaran beredar luas. Banyak pengguna jalan mengaku sempat khawatir karena asap hitam terlihat sangat pekat dan membumbung tinggi.

Belum ada laporan resmi terkait korban jiwa maupun kerugian akibat insiden kebakaran gudang oli tersebut.***

Dekranasda Bersama Kemenkop Bersinergi Bantu Usaha Lokal Di Kalbar Untuk Siap Ekspor

0

Bogordaily.net – Dekranas (Dewan Kerajinan Nasional) dan Kementerian Koperasi (Kemenkop) menggelar acara Heritage in Motion: Collective Culture, Craft & Culinary di Gedung Dekranasda Kalimantan Barat, Selasa (12/5). Agenda ini menekankan pentingnya koperasi sebagai wadah konsolidasi bagi pengrajin dan UMKM agar mampu menembus pasar ekspor.

Ketua Bidang Manajemen Usaha Dekranas, Sita Ferry Juliantono, menegaskan bahwa produk wastra, kriya, dan kuliner bukan sekadar produk yang bernilai ekonomi, namun menjadi identitas budaya yang harus diberdayakan. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya ini memiliki potensi yang besar untuk kemudian dikelola agar dapat dipasarkan hingga ke manca negara.

“Kita ingin memastikan budaya tidak hanya dilestarikan, tetapi juga menjadi kekuatan ekonomi yang berkelanjutan,” ujar Sita dalam sambutannya.

Turut hadir dalam acara tersebut Ketua Bidang Daya Saing Dekranas Danti Budi Santoso, Ketua Dewan Wanita Persatuan Kemenkop Siti Kuwati Zabadi, Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi Destry Anna Sari, Direktur Utama LPDB Koperasi Krisdianto, Plt. Kepala Dinas Koperasi, UKM Provinsi Kalimantan Barat Ayub Barombo, Founder of Keling Kumang Agro Munaldus.

Acara tersebut terlaksana berkat dukungan dari Kementerian Perdagangan, dengan melibatkan Dekranasda Provinsi Kalimantan Barat dan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Kalimantan Barat. Kegiatan ini juga dilaksanakan bertepatan dengan kunjungan kerja SERUNI Kabinet Merah Putih di Provinsi Kalimantan Barat. Dengan sinergi lintas lembaga tersebut diharapkan mampu memperkuat daya saing produk lokal sekaligus membuka akses pasar internasional.

Sita menekankan bahwa koperasi menjadi solusi bagi UMKM yang selama ini harus menjadi Chief of Everything dalam usahanya. Pelaku UMKM kerap dihadapkan pada situasi dimana proses produksi, pemasaran, hingga mencari pembiayaan dilakukan secara mandiri.

“Melalui koperasi, pelaku usaha bisa lebih fokus pada produksi dan kualitas, sementara aspek pemasaran dan pembiayaan ditopang secara kolektif,” katanya.

Dalam acara ini peserta kegiatan mendapatkan pembekalan mengenai manajemen usaha, praktik baik penguatan anggota, serta strategi akses pasar. Selain itu juga ada Coaching Clinic dari LPDB. Pendampingan berkelanjutan juga dijanjikan agar manfaat koperasi benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

Di tempat yang sama Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi yang juga selaku Ex Officio Manajemen Usaha Destry Anna Sari menegaskan bahwa Kemenkop berkepentingan untuk membangun ekosistem usaha yang terintegrasi mulai dari produksi, distribusi, hingga pemasaran, bagi UMKM mampu naik kelas. Bahkan diharapkan melalui ekosistem tersebut UMKM dapat menembus pasar ekspor.

Oleh karena itu salah satu wadah utama untuk memastikan ekosistem tersebut tercipta dengan baik adalah melalui koperasi. Koperasi dapat menjadi rumah besar UMKM dimana setiap pelaku usaha terkonsolidasi.

“Melalui koperasi diharapkan UMKM dapat meningkatkan usaha dan skala ekonomi melalui penguatan kelembagaan, akses permodalan, pemasaran serta penyediaan bahan baku,” ujar Destry.

Dalam kegiatan ini sekitar 200 peserta yang terdiri dari Koperasi dan UMKM yang bergerak di bidang kriya, wastra, dan kuliner dilibatkan secara aktif. Sebagai bentuk keberpihakan nyata kepada Koperasi dan UMKM agar semakin produktif dan berkembang, Kemenkop melalui Dekranas memberikan bantuan berupa peralatan produksi seperti kompor, mixer, mesin jahit serta bantuan paket sembako.

“Semoga kegiatan ini memperkuat kolaborasi dan membawa manfaat bagi kemajuan Koperasi dan UMKM di Kalimantan Barat,” katanya.***

Gubernur Berharap AMKI Sumsel Berkontribusi Cerdaskan Ruang Publik 

0

Bogordaily.net – Gubernur Sumatera Selatan Dr. H. Herman Deru, SH. MM, menerima audiensi pengurus Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) Sumsel. Gubernur menyambut baik kehadiran AMKI sekaligus berharap AMKI dapat menjadi wadah untuk penempaan kompetensi jurnalistik dan pendidikan literasi bagi penggiat media sosial dalam mencerdaskan ruang publik.

“Alhamdulillah, Asosiasi Media Konvergensi Indonesia bakal hadir di Provinsi Sumatera Selatan. Semoga bermanfaat bagi pendidikan kompetensi pelaku media, baik di media cetak, elektronik, online, bahkan bagi penggiat media sosial dapat diberikan pendidikan literasi,” ujar Gubernur saat menerima audiensi Ketua AMKI Sumsel Dede Umar (DU) yang mengantarkan undangan pelantikan AMKI Sumsel, didampingi Wakil Ketua Haikal Fikri dan Kabid Organisasi Agus Srimudin. 

Gubernur Herman Deru mengatakan, walaupun media sosial bukan sebagai bagian dari produk jurnalistik. Namun ke depan diharapkan ada literasi bagi penggiat media sosial. “Kita berharap AMKI dapat berkontribusi dalam pendidikan kompetensi bagi media mainstream, tetapi juga dapat berkontribusi untuk pendidikan literasi bagi penggiat dunia maya,” ujar Gubernur. 

Ketua AMKI Sumsel terpilih, Dede Umar, menyampaikan bahwa pelantikan AMKI Sumsel akan dilaksanakan sekitar pekan ketiga Mei 2026. “Pengurus AMKI Sumsel periode 2026-2031 akan dilantik oleh Ketua Umum AMKI Pusat Bpk Ir. Tundra Meliala, M.M., GRCE., CPCC., beliau adalah mantan Ketua Bidang Kerja Sama dan Kemitraan PWI Pusat,  Insyaallah dalam momen pelantikan seluruh pengurus yang dihadiri tamu undangan dan kalangan kampus nantinya akan dilaunching “Kopi Senja”–sarana diskusi AMKI Sumsel, dalam menyikapi berbagai persoalan terkini,” ujarnya.

Selain pengurus AMKI Sumsel, akan dihadirkan 17 ketua AMKI Kabupaten/Kota se-Sumsel sebagai penerima mandat. “Meeka akan membentuk pengurus di Kabupaten/Kota se-Sumatera Selatan,” ujar DU.

AMKI, lanjut DU, merupakan asosiasi pemilik media (perusahaan media), baik media cetak, elektronik (televisi, radio), online (siber), bahkan podcast dan influencer media sosial. “Sejak didirikan AMKI Pusat tahun 2024 lalu, media atau perusahaan pers yang tergabung dalam AMKI sudah sangat banyak baik di tingkat nasional (pusat) maupun hampir seluruh daerah di Indonesia,” katanya. 

Sebelumnya, AMKI Sumsel telah beraudiensi dengan Ketua DPRD Sumsel Andi Dinialdie, SE, MM. Beliau berharap agar AMKI dapat menjadi wadah bergabungnya perusahaan media (pemilik media) untuk berkontribusi bagi masyarakat. Beliau juga berharap agar semua pihak stakeholder dapat menjadi mitra AMKI dalam mencerdaskan ruang publik, utamanya di Sumatera Selatan. Hadir dalam audiensi dengan Ketua DPRD Sumsel, Ketua AMKI Sumsel Dede Umar, Wakil Ketua Fikri Haikal, Sekretaris Novasriady, Bendahara Ryan Gumay SH, serta para pengurus lainnya. 

AMKI berbeda dengan organisasi pers lainnya. Contohnya, bila PWI adalah wadah bersatunya para wartawan, berbeda dengan AMKI yang merupakan wadah bergabungnya pemilik perusahaan pers (medianya) yang berasal dari berbagai platform, ditambah platform media sosial.***

SHM Dicabut, Paguyuban Masyarakat Bulusan Selain Banding juga Meminta Perlindungan Hukum ke Komisi III dan MA

0

Bogordaily.net – Warga Bulusan Semarang yang terancam kehilangan hak atas tanahnya sedang dalam proses banding di Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara di Surabaya, setelah keputusan Pengadilan Tata Usaha Negara Semarang memenangkan gugatan pengembang PT Bukit Semarang Jaya Metro (BSJM) terhadap BPN Kota Semarang, yang menerbitkan sertifikat hak milik (SHM) yang dimiliki oleh masyarakat.

Proses banding dilakukan masyarakat karena merasa keputusan tersebut tidak adil, mengingat mereka telah memiliki sertifikat tanah tersebut selama 30 tahun, dan selama selama itu pula mereka telah membayar pajak.

Keputusan untuk melakukan Banding disampaikan oleh Dyah Krisna selaku perwakilan dari masyarakat. Selain itu menurut Dyah, keputusan banding diambil karena BPN sendiri yang digugat oleh BSJM tidak melakukan banding, dan seolah membiarkan tanah masyarakat dirampas oleh pengembang. Pembiaran tersebut menurut Dyah sudah tampak sejak proses persidangan di PTUN.

“Aparat kantor ATR/BPN Semarang tidak berusaha mempertahankan produk sertifikat yang menjadi bagian dari tugas dan fungsi mereka. Kami harus melakukan banding untuk keadilan atas hak kami. Sebab sejak dalam persidangan di PTUN Semarang hal-hal susbtantif seperti kunjungan lapangan untuk mengecek dimana tumpang tindihnya, tidak dilakukan. Dan saat keputusan PTUN Semarang keluar, tidak ada upaya banding dari pihak BPN kota Semarang,” ujar Dyah.

Hal senada disampaikan oleh Kurniani, yang juga perwakilan dari Masyarakat Bulusan. Kurniani menjelaskan, selain upaya banding, masyarakat juga mengirim surat ke Komisi III DPR RI dan Mahkamah Agung, untuk meminta perlindungan hukum. Surat itu mereka kirimkan sejak 1 Mei 2026.

“Jika mereka tidak pedulii terhadap Prona, program negara yang mereka jalankan, biar saja kami yang peduli dan mempertahankannya. Kami tidak hanya berjuang melalalui Pengadilan Tinggi TUN, juga meminta perlindungan hukum ke Komisi III DPR RI dan MA,” ujar Kurniani.***