Saturday, 11 April 2026
Home Blog Page 8470

190 Kabupaten Sasaran Utama Peningkatan Padi dan Jagung

0

BOGOR DAILY- Target peningkatan produksi padi dan jagung di tahun 2020 berturut-turut sebesar 12% dan 7%, mengharuskan Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian membuat skenario pencapaiannya. Skenario tersebut harus menjawab 4 pertanyaan yaitu peningkatan tersebut terjadi dimana, kapan, bagaimana dan siapa yang mengeksekusi.

Dalam Workshop Pencapaian Target Produksi Padi dan Jagung tahun 2020 di Bogor, 13-15 Pebruari 2020, Direktur Serealia Bambang Sugiharto menyampaikan bahwa upaya peningkatan produksi padi dan jagung difokuskan pada kabupaten yang memiliki potensi dan kemauan besar dalam melaksanakan budidaya padi dan jagung.

“Kabupaten yang provitasnya masih rendah tetapi memiliki luas panen yang tinggi, menjadi sasaran pelaksanaan program budidaya padi dan jagung untuk peningkatan provitas,” lanjut Bambang.

Untuk itu telah disusun skenario peningkatan produksi padi dan jagung yang melibatkan 190 kabupaten di 30 provinsi.

Dina, Koordinator Perencanaan Direktorat Serealia merinci 190 kabupaten sasaran tersebut menjadi 47 kabupaten di 15 provinsi untuk budidaya padi lahan kering, 22 kabupaten di 7 provinsi untuk budidaya padi rawa, 66 kabupaten di 22 provinsi untuk budidaya padi sawah, 10 kabupaten di 3 provinsi khusus untuk pengembangan padi hibrida dan 115 kabupaten di 24 provinsi untuk budidaya jagung hibrida.

“Pencapaian peningkatan produksi tersebut akan ditempuh melalui intervensi teknologi seperti penggunaan benih unggul, efisiensi penggunaan pupuk, pengendalian OPT dan penggunakan mekanisasi pertanian,” ungkapnya.

Terkait penyediaan benih, dalam kesempatan yang sama, Direktur Perbenihan Muhamad Takdir Mulyadi menyampaikan skenario penyediaan benih unggul padi dan jagung yang lokasi penangkarannya didekatkan dengan calon pengguna benih sesuai sasaran program.

“Hal ini dimaksudkan agar benih unggul dapat tersedia di lokasi setempat sehingga dapat dimanfaatkan petani sesuai jadwal tanam, sesuai dengan agroklimat setempat dan efisiensi dalam harga karena tidak memerlukan ongkos kirim yang besar, sesuai dengan prinsip 6 tepat yaitu tepat jenis, mutu, waktu, tempat, jumlah dan harga,” demikian kata Takdir.

Adapun untuk dukungan penggunaan pupuk, bantuan pupuk dari Ditjen PSP melengkapi bantuan benih padi dan jagung yang diberikan oleh Ditjen Tanaman Pangan. Untuk itu Ditjen PSP dan Ditjen Tanaman Pangan berkoordinasi dalam pemrosesan usulan CPCL-nya. Ini merupakan kerjasama yang baik untuk saling mendukung dalam pencapaian target produksi.

“Sesuai dengan tagline Kementerian Pertanian, bahwa pertanian harus maju, mandiri dan modern, maka era bagi-bagi ‘hadiah’ mulai dikurangi,” ujar Staf Ahli Menteri Pertanian Bidang Investasi Gatot Irianto, di hadapan peserta workshop.

Menurut Gatot Era Baru Bantuan Pemerintah untuk Menciptakan Kemandirian Petani. Petani yang telah terbiasa menanam dan menghasilkan provitas yang tinggi, harus terus didukung untuk meningkatkan efiensi usahanya, misalnya dengan pemanfaatan mekanisasi, tetapi tidak dengan menunggu bentuan pemerintah, melainkan dengan memanfaatkan KUR (Kredit Usaha Rakyat)

Dalam workshop tersebut, Direktur Jenderal Tanaman Pangan Suwandi memberikan arahan bahwa target tanam untuk alokasi yang dibahas dalam workshop ini harus dilaksanakan pada Maret hingga paling lambat September untuk memastikan pencapaian produksi tahun 2020. Secara khusus, Dirjen Tanaman Pangan menyebutkan bahwa pencatatan areal baru melalui aplikasi geoportal pertanian dan peningkatan indeks pertanaman merupakan sumber peningkatan luas areal tanam untuk mendongkrak produksi. Sejalan dengan SAM Bidang Investasi, Dirjen Tanaman Pangan juga mengarahkan pemanfaatan KUR untuk pembiayaan produksi dan pengolahan padi dan jagung yang tidak disediakan melalui bantuan pemerintah.

SUMBER: Monitor.co.id

Nyo, Seruput Kopi Sarongge Gratis di Casuarina Coffee and Pasta

0

BOGORDAILY – Pada pembukaannya har ini Minggu (16/2/20), Casuarina Coffee and Pasta yang terletak di Rest Area Cibubur lantai 2 di Rest Area Cibubur Lantai 2, memberikan diskon hingga 50% bagi pelanggan yang hadir. Diskon berlangsung hingga 29 Februari 2020.

Pemilik Casuarina Coffe and Pasta Teddy Wibisana, mengajak para pengendara yang melaukan perjalanan dr Bogor ke Jakarta atau yang bepergian ke Bogor supaya jangan ragu meluangkan waktunya untuk singgah di Casuarina Coffe and Pasta.

“Mari kita bersama-sama menikmati kopi dan pasta yang enak (Spagheti, Fetucini dan Makaroni) dengan discount 50% dari tanggal 16 sampai 29 Februari,” papar Teddy, Minggu (16/2/20).

Disampaikan Teddy, bagi pelanggan yang datang diacara pembukaan hari ini, pada pukul 11-12.00 bisa menikmari nikmatnya seduhan Kopi Sarongge serta cemilan secara gratis.

“Kami tunggu kehadiran teman-teman untuk singgah dan menikmati menu yang ada di Casuarina Coffe and Pasta,” kata Teddy. (bdn)

Ini Daftar 143 SMA dan SMK Akreditasi A di Kabupaten Bogor

BOGOR DAILY- – Bagi orangtua yang tinggal di Kabupaten Bogor, berikut informasi daftar sekolah terakreditasi A. Ini sebagai persiapan menjelang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2020 yang diselenggarakan beberapa bulan ke depan.

Adapun daftar sekolah terakreditasi A ini sebagai gambaran saja mengingat akreditasi hanya salah satu indikator kualitas dan bukan menjadi satu-satunya penentu kualitas sekolah. Beberapa sekolah yang dalam proses akreditasi ulang setiap lima tahun dimungkinkan tidak masuk dalam daftar ini saat tulisan ditayangkan. Jika sebelumnya Kompas.com memberikan informasi terkait daftar sekolah dan madrasah terakreditasi A di Kota Bogor. Kali ini akan diinformasikan untuk wilayah Kabupaten Bogor.

Baca juga: Giliran Kota Bogor, Ini Daftar 94 SD hingga SMK Akreditasi A

Selain ada sistem zonasi, sekolah terakreditasi pasti juga menjadi pertimbangan orangtua untuk menyekolahkan anaknya. Dilansir dari laman Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN-S/M), berikut adalah 143 SMA dan SMK negeri ataupun swasta yang sudah terakreditasi A pada tahun 2019 di Kabupaten Bogor.

SMA/MA

1. SMAN 1 Jasinga
2. SMAN 1 Parung
3. SMAN 1 Citeureup
4. SMAN 1 Tamansari
5. SMAS Darutafsir
6. SMAS Triple J Citeureup
7. SMAN 1 Ciampea
8. SMAS Muhammadiyah Cileungsi
9. SMAN 1 Jonggol
10. SMAS Al Nur
11. SMAS Dwi Warna
12. SMAN 1 Cariu
13. SMAN 1 Cigombong
14. SMAN 1 Parung Panjang
15. SMAN 1 Rumpin
16. SMAS Bina Bangsa Mandiri
17. SMAS Bunda Hati Kudus
18. SMAS Indocement
19. SMAS Al Muklisin
20. SMAS Islam Pambudi Luhur
21. SMAS Kornita
22. SMAS Madania
23. SMAS Mardi Waluya
24. SMAS Marsudirini
25. SMAN 1 Babakan Madang
26. SMAN 1 Cibungbulang
27. SMAN 1 Gunung Putri
28. SMAN 1 Gunung Sindur
29. SMAN 3 Cibinong
30. SMAS PGRI Rumpin
31. SMAS Smart Ekselensia Indonesia
32. SMAS Widya Kusuma
33. SMAS Yadika 7 Bogor
34. SMAS Cisarua
35. SMAS Darut Taqwa
36. SMAS Fathan Mubina
37. SMAS Ibnu Aqil
38. SMAS Ibnu Hajar
39. SMAS Islam Al Gozali
40. SMAN 1 Tajurhalang
41. SMAN 1 Ciomas
42. SMAN 1 Ciseeng
43. SMAN 1 Dramaga
44. SMAN 1 Sukajaya
45. SMAS PGRI Cibinong
46. SMAS Yapida
47. SMAS An Najah
48. SMAS Islam Riyadlul Jannah
49. SMAS Fajar Hidayah
50. SMAS Al Kahfi
51. SMAS Muhammadiyah Puraseda
52. SMAS Bunda
53. SMAS Fajar Dunia
54. MAS Nurul Ummah
55. MAS Nuurul Quran
56. MAS PPIQ
57. MAS Riyadhul Ulum
58. MAS Al Amin
59. MAS Al Asiyah
60. MAS Al Fatah
61. MAS Al Furqoniyah
62. MAS Al Ghiffari
63. MAS Al Hikmah
64. MAS Al Inayah
65. MAS Al Manar
66. MAS Al Muhajirin
67. MAS Al Mukhlishin
68. MAS An Nizhamiyyah
69. MAS Aulia
70. MAS Daarul Uluum Lido
71. MAS Darul Fallah
72. MAS Darul Ihsan
73. MAS Darul Ihya
74. MAS Darul Muttaqin
75. MAS Darunnajah
76. MAS Insan Taqwa
77. MAS Mathlaul Anwar
78. MAS Miftahul Ulum
79. MAS MU Allimien Muhammadiyah
80. MAS Mutma Inah
81. MAS Nurul Furqon
82. MAs Nurul Ilmi
83. MAS Ta Dibul Ummah
84. MAS Tarbiyatul Huda
85. MAS Ummul Quro Al Islami
86. MAS Yapia
87. SMA School of Universe
88. Unggulan Cendekia Muslim
89. SMA Taruna Bangsa
90. SMA Fitrah Islamic World Academy
91. SMA Insan Cendekia Boarding School
92. SMA Islam Terpadu Nurul Fikri Boarding School SMK
93. SMKS Pelita Husada
94. SMKS Mandala
95. SMKS Otista Jonggol
96. SMKS Islam Permatasari 1
97. SMKS Pelita Ciampea 1
98. SMKS Pelita Ciampea 2
99. SMKS BM Al Ikhlas
100. SMKS Budiniah
101. SMKS Mekanik Cibinong
102. SMKS Motivasi Insani
103. SMKS Muhammadiyah 1 Cileungsi
104. SMKS Muhammadiyah 2 Cileungsi
105. SMKN 1 Cariu
106. SMKN 1 Cibinong
107. SMKS PGRI 1 Cibinong
108. SMKS PGRI Citeureup
109. SMKS Putra Negara
110. SMKS YMA Megamendung
111. SMKS Al Hadid 1 Cileungsi Bogor
112. SMKS Al Hadid 2 Cileungsi Bogor
113. SMKS Ash Shoheh 1 Citeureup
114. SMKS Ash Shoheh 2 Citeureup
115. SMKS Binantara Cibinong
116. SMKS Gazza Wiguna 1 Megamendung
117. SMKS Gazza Wiguna 2 Megamendung
118. SMKS Generasi Mandiri Gunung Putri
119. SMKS Muhammadiyah Parung
120. SMKS Nurul Hikmah
121. SMKS PGRI Babakanmadang
122. SMKS Taruna Terpadu 1
123. SMKS Yastrif 1 Parungpanjang
124. SMKS Nuhammadiyah 3 Cileungsi Bogor
125. SMKS Bina Bangsa Mandiri
126. SMKN 1 Ciomas
127. SMKS Fatahillah Cileungsi
128. SMKS Tri Karya
129. SMKS Luqman Al Hakim
130. SMKN 1 Gunung Sindur
131. SMKS Bhakti Candra
132. SMKS Mutiara Insan Parung
133. SMKS Yapansa
134. SMKS Bistek
135. SMKS Al Watasi
136. SMKN 1 Puncak Cisarua
137. SMKS Muhammadiyah 4
138. SMK Informatika Bina Generasi 2
139. SMK Sahid
140. SMKN 1 Kemang
141. SMK Golden
142. SMK Plus Pelita Nusantara
143. SMK Bina Mandiri Multimedia

sumber: Kompas.com

Bima Arya Sebut Program Naturalisasi Ciliwung Didukung Kementerian LHK

0

BOGORDAILY – Wali Kota Bogor, Bima Arya menyampaikan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mendapat signal dukungan sangat kuat dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) terkait program Naturalisasi Ciliwung, khususnya untuk mencapai tiga target yang dicanangkan, yakni peningkatan kualitas hidup, mencegah bencana dan wisata.
Hal itu disampaikan Bima Arya usai mendampingi Direktorat Jenderal Pengendalian, Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Dirjen PPKL KLHK), M.R Karliansyah dalam peringatan Hari Peduli Sampah Nasional di Kelurahan Babakan Pasar, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Sabtu (15/2/20).

Rencananya, ke depan akan dibangun Ekoriparian Babakan Pasar sehingga infrastruktur yang ada bukan hanya untuk meningkatkan kualitas hidup warga, tetapi juga ada pencegahan banjir dengan penanaman pohon dan menjadi objek wisata. Bima Arya berharap agar rencana tersebut bisa terlaksana dengan baik.
Ekoriparian Babakan Pasar merupakan fasilitas yang akan dibangun menggunakan konsep ruang budaya dan lingkungan dengan tujuan sebagai wadah interaksi sosial masyarakat, penataan vegetasi dan bangunan lanskap dengan tetap memperhatikan aspek lingkungan sempadan sungai.

Disamping itu juga akan dibangun ruang budaya Sunda dan Tionghoa, mengingat di Babakan Pasar akulturasi keduanya kental dan sarat nilai-nilai pluralisme.
Kegiatan bersih sungai dalam rangka Hari Peduli Sampah Nasional, kata Bima Arya sangat relevan dengan program Naturalisasi Ciliwung yang simbolnya adalah Satuan Tugas (Satgas) Naturalisasi Ciliwung yang terdiri dari warga, komunitas, aparat dan dinas, yang memiliki tugas sosialisasi, komunikasi dan edukasi warga yang biasa menggunakan Sungai Ciliwung.

“Tugas lain satgas adalah rekomendasi kebijakan kepada Pemkot Bogor terkait naturalisasi Ciliwung. Saya juga tentunya sangat berharap dari pemetaan yang dilakukan para lurah di Kota Bogor bisa direkomendasikan ke kementerian untuk diberikan bantuan juga,” kata Bima Arya.
Dirjen PPKL KLHK, M.R Karliansyah, menambahkan, untuk peningkatan kualitas hidup berdasarkan data yang dimiliki pihaknya, pada beberapa ruas Sungai Ciliwung sudah ada perubahan baku mutu, dari awalnya kelas IV (tidak berkelas atau jelek) sekarang sebagian sudah masuk kelas II. Hal ini menurut Karliansyah merupakan dampak kegiatan bersih-bersih sungai. “Jika sungainya bersih, masyarakatnya sehat, produktivitasnya tinggi, Indonesia pasti maju,” tegas Karliansyah.

Sebelumnya, kegiatan diawali membersihkan Sungai Ciliwung yang ada di Kelurahan Babakan Pasar yang melibatkan ratusan orang yang berasal dari warga dan jajaran Pemkot Bogor, jajaran Ditjen PPKL KLHK, komunitas peduli Ciliwung serta pihak lainnya, diantaranya Star Energy Geothermal, Kalbe Farma, PLN, Pertamina (Persero), Indonesia Power dan organisasi wanita Wirawati Catur Panca. Diakhir kegiatan, Bima Arya dan Karliansyah menyerahkan secara simbolis perlengkapan patroli sungai kepada para komunitas Peduli Ciliwung. (prokompim)

Sekda Harapkan Pemuda Anti Narkoba Susun Program Berkelanjutan

0

BOGORDAILY – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Ade Sarip Hidayat berharap melalui Pelatihan Kader Pemuda Anti Narkoba, para peserta mampu menindaklanjuti hasil pelatihan yang didapat dengan membentuk program kegiatan yang berkelanjutan.

“Sehingga pemahaman terkait bahaya narkoba tidak hanya menjadi bekal untuk diri pribadi, tetapi juga untuk keluarga, sahabat dan lingkungannya,” katanya saat menutup kegiatan Pelatihan Kader Pemuda Anti Narkoba Jawa Barat di Hotel Onih, jalan Paledang, Kota Bogor, Sabtu (15/2/20).

Selain itu, dia juga sangat berharap kegiatan ini tidak sekedar cerita tapi juga wujud dalam aktivitas sehari-hari. Sebab, jika sudah terjerumus dalam lingkaran narkoba maka hidup akan berantakan, bahkan bisa hancur.

“Jadi, salah satunya bisa dengan membentuk forum komunikasi di bawah bimbingan Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Jawa Barat yang akan selalu dievaluasi, sehingga bisa memberi pemahaman kuat bagi organisasi dan bisa mengajak yang lain agar mampu menghindari bahaya narkoba,” katanya.

Menurutnya, banyaknya anggaran yang dikeluarkan pemerintah tidak turut serta mampu menurunkan angka yang ditimbulkan akibat penyalahgunaan narkoba. Tercatat, sebanyak 78 persen narapidana penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Paledang adalah karena kasus narkoba.

“Kami mencoba menghimbau dan mengajak kepada Lapas paledang agar narapidana kejahatan narkoba, yang terdiri dari Bandar, penjual dan pemakai, agar jangan disatukan. Karena bisa jadi jika disatukan, napi yang awalnya pemakai karena satu kamar dengan bandar, tidak menutup kemungkinan mendapat pengalaman baru, sehingga bisa berubah menjadi bandar,” jelas Ade.

Ketua panitia kegiatan yang menjabat Kepala Seksi Tenaga dan Organisasi Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Jawa Barat, Ketut Wiriada, berharap melalui kegiatan ini para pemuda bisa menjadi pelopor dalam mencegah atau menangkal peredaran narkoba melalui sosialisasi. Para peserta yang jumlahnya 60 peserta, sempat menjalani tes narkoba di awal pelatihan dan hasilnya semua negatif.

“Dispora Jawa Barat dalam hal ini lebih fokus pada upaya pencegahan agar para pemuda di Jawa Barat tidak terjerumus atau terjerat pada penyalahgunaan narkoba. Kalau secara umum, penanganan narkoba menjadi kewenangan BNN,” katanya.
Kegiatan pelatihan yang telah berjalan selama 3 hari mulai 13-15 Februari 2020 dan diikuti 60 peserta baik dari Kota maupun Kabupaten Bogor, diyakini sebagai bagian dari program mewujudkan Jabar Juara Lahir Batin dan penunjukan Kota Bogor sebagai tuan rumah menjadi kebanggaan.

Adapun 60 orang peserta yang hadir, diantaranya Karang Taruna Kota Bogor, FKP P4GN Kabupaten Bogor, KNPI Kota Bogor dan para anggota Gerakan Pramuka Kwarcab Kota Bogor. Hadir sebagai narasumber, perwakilan Polresta Bogor Kota, BNN Kabupaten Bogor, RS Marzoeki Mahdi, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor. (prokompim/bdn)

Xiaomi Mi 10 Pro Sudah Meluncur

0

BOGOR DAILY- Setelah banyak bocorannya, akhirnya Xiaomi meluncurkan ponsel flagship baru ini. Xiaomi Mi 10 Pro dan Xiaomi Mi 10 yang sejak awal tahun dinanti-nantikan.

Xiaomi resmi meluncurkan ponsel flagship ini di China melalui sebuah livestreaming. Hal ini di luar rencana awal karena alasan virus corona.

Dikutip dari GSM Arena, Xiaomi Mi 10 dan Xiaomi Mi 10 Pro ini hadir dengan spesifikasi yang sangat tinggi dan fitur-fitur baru.

Paling mencolok adalah pemakaian chipset Qualcomm Snapdragon 865, chipset paling kuat untuk ponsel Android saat ini.

Performa ponsel flagship Xiaomi makin terdongkrak dengan pemakaian RAM LPDDR5 dengan memori internal berformat UFS 3.0 yang responsif.

Storage UFS 3.0 sendiri diklaim punya kecepatan 2x lipat dibandingkan UFS 2.1. Sedangkan RAM LPDDR5 dapat bekerja di frekuensi yang lebih tinggi dari LPDDR4.

Soal kamera juga jadi andalan Xiaomi Mi 10 Pro dan Xiaomi Mi 10. Keduanya memakai empat kamera utama di belakang. Ditambah kamera selfie 20 MP f/2.0.

Xiaomi Mi 10 Pro memakai kamera belakang berisi 108 MP f/1.7 + 8 Mp f/2.0 telephoto + 12 MP f/2.0 portrait 2x zoom + 20 MP f/2.2 ultrawide. Sedangkan Xiaomi Mi 10 memakai kamera belakang berisi 108 MP f/1.7 + 13 MP ultrawide + 2 MP f/2.4 macro + 2 MP f/2.4 dept sensor.

Usai Jemput WNI dari Natuna, Menkes Jamin Semua WNI Sehat

0

BOGOR DAILY- Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengaku sudah menyelesaikan tugasnya untuk mengantar dan menjemput 238 WNI dari Wuhan yang telah menjalani masa observasi di Lanud Raden Sadjad Natuna, Kepulauan Riau, selama 14 hari.

Menkes Terawan mengaku bersyukur, karena hingga hari terakhir, seluruh WNI dari Wuhan ini dipastikan sehat dan tidak memiliki gejala pneumonia, seperti batuk, pilek, sesak napas, dan demam.

“Mereka semua dalam keadaan sehat, jadi saya tadi juga sama-sama dengan mereka satu pesawat. Jadi lunas sudah, saya yang dulu menjemput pertama, sekarang yang mengantar ke Halim,” ujar Menkes Terawan di Bandara Halim Perdanakusuma, Cawang, Jakarta Timur, Sabtu (15/2/2020).

Saat menjemput dan menyaksikan mereka akan pulang ke rumah dan bertemu dengan sanak keluarga, pemilik Terawan Theory itu mengaku merasa haru, juga terselip perasaan bahagia.

“Mereka semua merasa sangat berbahagia, mau bertemu keluarganya, bertemu saudara-saudaranya, di kampungnya dalam kondisi yang sangat sehat,” ungkap Terawan.

Untuk menjamin kesehatannya, kata Terawan, Kementerian Kesehatan telah melengkapi mereka dengan sertifikat kesehatan yang menyatakan mereka sehat tanpa gelaja virus corona atau Covid-19.

“Dan kami lengkapi juga dengan sertifikat kesehatan dari hasil pemeriksaan pemantauan selama observasi,” tuturnya.

Tidak hanya dari sisi pemerintah yang diwakili Komenterian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Kementerian Kesehatan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), ada juga perwakilan dari representatif Badan Kesehatan Dunia WHO yang menyaksikan pelepasan.

Sementara itu, 238 WNI ini diangkut menggunakan 3 pesawat, yaitu 2 pesawat komersil boeing dan 1 pesawat hercules milik TNI. Mereka tiba di Bandara Halim Perdanakusuma sekitar pukul 15.40 WIB.

Sayangnya, mereka tidak bisa ditemui awak media, karena langsung dijemput oleh pemda setempat asal rumah mereka, ataupun oleh keluarga terdekat yang tinggal di sekitaran Jabodetabek.

SUMBER: Suara.com

Pemulangan WNI dari Natuna Pakai Tiga Pesawat

0

BOGOR DAILY- Proses pemulangan warga negara Indonesia (WNI) yang telah menjalani observasi di Natuna terkait Virus Corona ke kampung halamannya dilakukan menggunakan tiga pesawat milik TNI. Ketiga pesawat tersebut terdiri dari 2 pesawat jenis Boeing dan 1 jenis Hercules yang diberangkatkan dari Lanud Raden Sadjad Ranai Natuna, Kepulauan Riau menuju Lanud Halim Perdanakusuma di Jakarta.

Ketiga pesawat bertolak dari Natuna pada pukul 13.15 WIB dan pesawat terakhir pada pukul 14.00 WIB, kemudian mendarat di Jakarta sekitar pukul 15.46 WIB. Setibanya di Lanud Halim, para peserta observasi dijemput oleh perwakilan pemerintah provinsi masing-masing untuk kemudian didampingi sampai ke kampung halaman.

Selain diberikan bingkisan, uang saku, dan biaya akomodasi serta transportasi, para WNI peserta observasi juga diberikan surat keterangan kesehatan hasil observasi dari Pusat Krisis Kementerian Kesehatan sebagai bukti tertulis mengenai kondisi mereka dan selanjutnya dapat digunakan untuk hal-hal yang diperlukan.

“Mereka akan diberikan bingkisan beserta uang saku. Seluruh akomodasi juga sudah ditanggung sampai ke rumah,” ujar Kepala BNPB Doni Monardo, mengutip siaran pers dari Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, diterima Sabtu (15/2/2020).

Menyinggung soal kelanjutan program pendidikan para WNI yang masih berstatus sebagai mahasiswa di China, Menko PMK akan membahasnya setelah observasi ini rampung dilakukan.

“Kelanjutan pendidikan mereka pastinya akan kami perhatikan. Hal itu akan kami bahas setelah ini semua rampung. Prioritasnya adalah keseluruhan dari observasi ini rampung dengan baik dulu baru hal yang lain,” jelas Menko PMK Muhadjir Effendy.

Menutup seluruh rangkaian pemulangan para WNI, Menkes Terawan berharap semoga kelak mereka dapat menjadi agen-agen kesehatan di wilayahnya masing-masing.

“Saya berharap kalian dapat menjadi agen-agen kesehatan bagi masyarakat dan lingkungan kalian semua. Selamat jalan semoga selamat sampai tujuan,” tutup Terawan.

SUMBER: Liputan6.com

Jalani Isolasi di Natuna, Tiga Warga Bogor Dipulangkan

BOGOR DAILY- 238 warga negara Indonesia (WNI) dari China yang telah menjalani observasi di Natuna rencananya akan dipulangkan ke tempat tinggalnya masing-masing, Sabtu (15/02/2020) besok.

Ratusan WNI tersebut diobservasi di Natuna selama 14 hari dan pemerintah menyatakan mereka yang pulang sudah aman dari virus corona. Rencana pemulangan WNI tersebut tentunya membuat pihak keluarga merasa lega dan bahagia.

Salah satunya adalah keluarga dari Almer Belmiro Putrawan asal Kota Bogor, Jawa Barat. Almer merupakan mahasiswa di Wuhan, China.

Tiara Regina Putriawan, kakak kandung Almer mengaku sangat senang mendengar kabar adiknya negatif virus corona dan segera dipulangkan. Saat ini, keluarga dan saudaranya tidak sabar menunggu kedatangan remaja berusia 18 tahun ini dari Natuna.

“Sudah lama berpisah, adik saya kuliah dapat beasiswa di Wuhan,” kata gadis berusia 19 tahun ini, Jumat (14/2020).

Saat ditanya kapan adiknya tiba di Kota Bogor, Regina mengaku belum mendapat informasi tersebut. Pihak keluarga masih mencari tahu terkait kepulangan anak kedua dari tiga bersaudara ini.

“Kita cuma baru dapat kabar akhir pekan ini adik saya dipulangkan. Tapi belum tahu apakah hari Sabtu atau Minggu,” kata dia.

Selama menjalani observasi di Natuna, gadis yang akrab disapa Regi ini mengaku tidak pernah putus komunikasi dengan adiknya. Begitu pula sejak awal mula virus corona merebak di kota tempat Almer menimba ilmu.

“Kita sering video call walaupun sinyalnya jelek. Sehari bisa 2 sampai 3 kali,” ungkap Regi.

Ibunya pun demikian, selalu menanyakan kondisi kesehatan anaknya saat dikarantina dan memastikan asupan gizinya betul-betul terjaga.

“Tapi di sana Almer mengaku senang, karena pola hidup di Natuna sudah diatur sedemikian rupa agar tetap sehat. Baik secara pola hidup atau makan,” kata dia.

Diketahui, masa observasi berlangsung selama dua pekan sejak kedatangan 238 WNI dari Wuhan ke Natuna. Pada Sabtu (15/02/2020) pagi besok, akan dilakukan pengecekan kesehatan terakhir oleh tim kesehatan.

Dijadwalkan, pukul 12.00 WIB, sebanyak 238 WNI diterbangkan ke Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta, menggunakan 3 pesawat TNI, dari Lanud Raden Sadjad di Natuna.

Sekolah Ibu untuk Ketahanan Keluarga

0

BOGORDAILY – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Bogor, Yane Ardian menegaskan bahwa outcome (manfaat) Program Sekolah Ibu bukan untuk meningkatkan ekonomi keluarga dan bukan juga mengurangi angka perceraian. Namun untuk ketahanan keluarga.

Selain itu kata Yane, program Sekolah Ibu dapat membuka wawasan seorang istri tentang peran dan fungsi keluarga, memperluas persepsi tentang perbedaan perempuan dan laki-laki, dan merubah perilaku tidak baik menjadi baik.
“Kami masih berasumsi program Sekolah Ibu berhasil. Jadi, kalau perceraian masih terjadi perlu ditanyakan peran suami sebagai pemimpin dalam rumah tangga,” kata Yane, Jumat (14/2/20).

Pendirian Sekolah Ibu juga berangkat dari fenomena sosial yang terjadi di masyarakat saat ini, di mana angka perceraian, kenakalan remaja, narkoba, dan pergaulan bebas sangat memprihatinkan.
“Kondisi itu tidak hanya terjadi di Bogor, tetapi sudah menjadi masalah sosial yang terjadi secara nasional. Hal itu yang mendorong PKK Kota Bogor bergerak membantu pemerintah untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Salah satunya melalui Sekolah Ibu,” kata Yane.

Penggagas program Sekolah Ibu ini menilai, perceraian bukan hasil sesaat, tapi proses yang panjang. Parameter keberhasilan Sekolah Ibu sudah terukur melalui penelitian yang signifikan. Bahkan, program Sekolah Ibu 2019 lalu berhasil menyabet penghargaan Top 99 Inovasi Pelayanan Publik 2019 dari Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).

Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMPPA) Kota Bogor, Tini Sri Agustini menyatakan, program Sekolah Ibu adalah ikhtiar agar setiap orang sadar dengan hak, kewajiban dan tanggung jawabnya, khususnya bagi istri, suami dan anak yang harus mengetahui masing-masing perannya dalam keluarga.
Tujuan dari program Sekolah Ibu adalah untuk peningkatan kualitas seorang ibu dalam melaksanakan perannya sebagai Ibu rumah tangga dan untuk ketahanan keluarga.

Dengan program ini, peran istri juga diharapkan dapat membangun komunikasi yang baik dengan suami dan anaknya, sehingga komunikasi dalam keluarga berjalan baik.
Menurutnya, secara umum pendidikan di rumah lebih banyak tercurah kepada ibu. Sebab, pada umumnya suami sibuk bekerja.

“Peran ibu itu sangat multifungsi. Ibu bisa menjadi guru di rumah, menjadi dokter di rumah, menjadi pengatur keuangan keluarga, hingga menjadi teman diskusi bagi anak-anak dan suaminya,” kata Tini.

Sementara itu, peserta Sekolah Ibu dari Kelurahan Rancamaya, Yulianti mengatakan, berkat Sekolah Ibu dirinya menjadi lebih sabar dalam mengurus suami. Hal ini dikarenakan materi-materi Sekolah Ibu yang sudah diajarkan merupakan ilmu kehidupan rumah tangga.

Peserta Sekolah Ibu dari Kelurahan Genteng, Monarita mengaku awalnya keras mendidik anaknya. Namun setelah mendapatkan materi mengenai pola asuh anak ia menjadi lebih tahu cara bijak mendidik anak tanpa menggunakan kekerasan. (Prokompim)