Saturday, 11 April 2026
Home Blog Page 8471

Usai Jemput WNI dari Natuna, Menkes Jamin Semua WNI Sehat

0

BOGOR DAILY- Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengaku sudah menyelesaikan tugasnya untuk mengantar dan menjemput 238 WNI dari Wuhan yang telah menjalani masa observasi di Lanud Raden Sadjad Natuna, Kepulauan Riau, selama 14 hari.

Menkes Terawan mengaku bersyukur, karena hingga hari terakhir, seluruh WNI dari Wuhan ini dipastikan sehat dan tidak memiliki gejala pneumonia, seperti batuk, pilek, sesak napas, dan demam.

“Mereka semua dalam keadaan sehat, jadi saya tadi juga sama-sama dengan mereka satu pesawat. Jadi lunas sudah, saya yang dulu menjemput pertama, sekarang yang mengantar ke Halim,” ujar Menkes Terawan di Bandara Halim Perdanakusuma, Cawang, Jakarta Timur, Sabtu (15/2/2020).

Saat menjemput dan menyaksikan mereka akan pulang ke rumah dan bertemu dengan sanak keluarga, pemilik Terawan Theory itu mengaku merasa haru, juga terselip perasaan bahagia.

“Mereka semua merasa sangat berbahagia, mau bertemu keluarganya, bertemu saudara-saudaranya, di kampungnya dalam kondisi yang sangat sehat,” ungkap Terawan.

Untuk menjamin kesehatannya, kata Terawan, Kementerian Kesehatan telah melengkapi mereka dengan sertifikat kesehatan yang menyatakan mereka sehat tanpa gelaja virus corona atau Covid-19.

“Dan kami lengkapi juga dengan sertifikat kesehatan dari hasil pemeriksaan pemantauan selama observasi,” tuturnya.

Tidak hanya dari sisi pemerintah yang diwakili Komenterian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Kementerian Kesehatan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), ada juga perwakilan dari representatif Badan Kesehatan Dunia WHO yang menyaksikan pelepasan.

Sementara itu, 238 WNI ini diangkut menggunakan 3 pesawat, yaitu 2 pesawat komersil boeing dan 1 pesawat hercules milik TNI. Mereka tiba di Bandara Halim Perdanakusuma sekitar pukul 15.40 WIB.

Sayangnya, mereka tidak bisa ditemui awak media, karena langsung dijemput oleh pemda setempat asal rumah mereka, ataupun oleh keluarga terdekat yang tinggal di sekitaran Jabodetabek.

SUMBER: Suara.com

Pemulangan WNI dari Natuna Pakai Tiga Pesawat

0

BOGOR DAILY- Proses pemulangan warga negara Indonesia (WNI) yang telah menjalani observasi di Natuna terkait Virus Corona ke kampung halamannya dilakukan menggunakan tiga pesawat milik TNI. Ketiga pesawat tersebut terdiri dari 2 pesawat jenis Boeing dan 1 jenis Hercules yang diberangkatkan dari Lanud Raden Sadjad Ranai Natuna, Kepulauan Riau menuju Lanud Halim Perdanakusuma di Jakarta.

Ketiga pesawat bertolak dari Natuna pada pukul 13.15 WIB dan pesawat terakhir pada pukul 14.00 WIB, kemudian mendarat di Jakarta sekitar pukul 15.46 WIB. Setibanya di Lanud Halim, para peserta observasi dijemput oleh perwakilan pemerintah provinsi masing-masing untuk kemudian didampingi sampai ke kampung halaman.

Selain diberikan bingkisan, uang saku, dan biaya akomodasi serta transportasi, para WNI peserta observasi juga diberikan surat keterangan kesehatan hasil observasi dari Pusat Krisis Kementerian Kesehatan sebagai bukti tertulis mengenai kondisi mereka dan selanjutnya dapat digunakan untuk hal-hal yang diperlukan.

“Mereka akan diberikan bingkisan beserta uang saku. Seluruh akomodasi juga sudah ditanggung sampai ke rumah,” ujar Kepala BNPB Doni Monardo, mengutip siaran pers dari Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, diterima Sabtu (15/2/2020).

Menyinggung soal kelanjutan program pendidikan para WNI yang masih berstatus sebagai mahasiswa di China, Menko PMK akan membahasnya setelah observasi ini rampung dilakukan.

“Kelanjutan pendidikan mereka pastinya akan kami perhatikan. Hal itu akan kami bahas setelah ini semua rampung. Prioritasnya adalah keseluruhan dari observasi ini rampung dengan baik dulu baru hal yang lain,” jelas Menko PMK Muhadjir Effendy.

Menutup seluruh rangkaian pemulangan para WNI, Menkes Terawan berharap semoga kelak mereka dapat menjadi agen-agen kesehatan di wilayahnya masing-masing.

“Saya berharap kalian dapat menjadi agen-agen kesehatan bagi masyarakat dan lingkungan kalian semua. Selamat jalan semoga selamat sampai tujuan,” tutup Terawan.

SUMBER: Liputan6.com

Jalani Isolasi di Natuna, Tiga Warga Bogor Dipulangkan

BOGOR DAILY- 238 warga negara Indonesia (WNI) dari China yang telah menjalani observasi di Natuna rencananya akan dipulangkan ke tempat tinggalnya masing-masing, Sabtu (15/02/2020) besok.

Ratusan WNI tersebut diobservasi di Natuna selama 14 hari dan pemerintah menyatakan mereka yang pulang sudah aman dari virus corona. Rencana pemulangan WNI tersebut tentunya membuat pihak keluarga merasa lega dan bahagia.

Salah satunya adalah keluarga dari Almer Belmiro Putrawan asal Kota Bogor, Jawa Barat. Almer merupakan mahasiswa di Wuhan, China.

Tiara Regina Putriawan, kakak kandung Almer mengaku sangat senang mendengar kabar adiknya negatif virus corona dan segera dipulangkan. Saat ini, keluarga dan saudaranya tidak sabar menunggu kedatangan remaja berusia 18 tahun ini dari Natuna.

“Sudah lama berpisah, adik saya kuliah dapat beasiswa di Wuhan,” kata gadis berusia 19 tahun ini, Jumat (14/2020).

Saat ditanya kapan adiknya tiba di Kota Bogor, Regina mengaku belum mendapat informasi tersebut. Pihak keluarga masih mencari tahu terkait kepulangan anak kedua dari tiga bersaudara ini.

“Kita cuma baru dapat kabar akhir pekan ini adik saya dipulangkan. Tapi belum tahu apakah hari Sabtu atau Minggu,” kata dia.

Selama menjalani observasi di Natuna, gadis yang akrab disapa Regi ini mengaku tidak pernah putus komunikasi dengan adiknya. Begitu pula sejak awal mula virus corona merebak di kota tempat Almer menimba ilmu.

“Kita sering video call walaupun sinyalnya jelek. Sehari bisa 2 sampai 3 kali,” ungkap Regi.

Ibunya pun demikian, selalu menanyakan kondisi kesehatan anaknya saat dikarantina dan memastikan asupan gizinya betul-betul terjaga.

“Tapi di sana Almer mengaku senang, karena pola hidup di Natuna sudah diatur sedemikian rupa agar tetap sehat. Baik secara pola hidup atau makan,” kata dia.

Diketahui, masa observasi berlangsung selama dua pekan sejak kedatangan 238 WNI dari Wuhan ke Natuna. Pada Sabtu (15/02/2020) pagi besok, akan dilakukan pengecekan kesehatan terakhir oleh tim kesehatan.

Dijadwalkan, pukul 12.00 WIB, sebanyak 238 WNI diterbangkan ke Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta, menggunakan 3 pesawat TNI, dari Lanud Raden Sadjad di Natuna.

Sekolah Ibu untuk Ketahanan Keluarga

0

BOGORDAILY – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Bogor, Yane Ardian menegaskan bahwa outcome (manfaat) Program Sekolah Ibu bukan untuk meningkatkan ekonomi keluarga dan bukan juga mengurangi angka perceraian. Namun untuk ketahanan keluarga.

Selain itu kata Yane, program Sekolah Ibu dapat membuka wawasan seorang istri tentang peran dan fungsi keluarga, memperluas persepsi tentang perbedaan perempuan dan laki-laki, dan merubah perilaku tidak baik menjadi baik.
“Kami masih berasumsi program Sekolah Ibu berhasil. Jadi, kalau perceraian masih terjadi perlu ditanyakan peran suami sebagai pemimpin dalam rumah tangga,” kata Yane, Jumat (14/2/20).

Pendirian Sekolah Ibu juga berangkat dari fenomena sosial yang terjadi di masyarakat saat ini, di mana angka perceraian, kenakalan remaja, narkoba, dan pergaulan bebas sangat memprihatinkan.
“Kondisi itu tidak hanya terjadi di Bogor, tetapi sudah menjadi masalah sosial yang terjadi secara nasional. Hal itu yang mendorong PKK Kota Bogor bergerak membantu pemerintah untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Salah satunya melalui Sekolah Ibu,” kata Yane.

Penggagas program Sekolah Ibu ini menilai, perceraian bukan hasil sesaat, tapi proses yang panjang. Parameter keberhasilan Sekolah Ibu sudah terukur melalui penelitian yang signifikan. Bahkan, program Sekolah Ibu 2019 lalu berhasil menyabet penghargaan Top 99 Inovasi Pelayanan Publik 2019 dari Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).

Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMPPA) Kota Bogor, Tini Sri Agustini menyatakan, program Sekolah Ibu adalah ikhtiar agar setiap orang sadar dengan hak, kewajiban dan tanggung jawabnya, khususnya bagi istri, suami dan anak yang harus mengetahui masing-masing perannya dalam keluarga.
Tujuan dari program Sekolah Ibu adalah untuk peningkatan kualitas seorang ibu dalam melaksanakan perannya sebagai Ibu rumah tangga dan untuk ketahanan keluarga.

Dengan program ini, peran istri juga diharapkan dapat membangun komunikasi yang baik dengan suami dan anaknya, sehingga komunikasi dalam keluarga berjalan baik.
Menurutnya, secara umum pendidikan di rumah lebih banyak tercurah kepada ibu. Sebab, pada umumnya suami sibuk bekerja.

“Peran ibu itu sangat multifungsi. Ibu bisa menjadi guru di rumah, menjadi dokter di rumah, menjadi pengatur keuangan keluarga, hingga menjadi teman diskusi bagi anak-anak dan suaminya,” kata Tini.

Sementara itu, peserta Sekolah Ibu dari Kelurahan Rancamaya, Yulianti mengatakan, berkat Sekolah Ibu dirinya menjadi lebih sabar dalam mengurus suami. Hal ini dikarenakan materi-materi Sekolah Ibu yang sudah diajarkan merupakan ilmu kehidupan rumah tangga.

Peserta Sekolah Ibu dari Kelurahan Genteng, Monarita mengaku awalnya keras mendidik anaknya. Namun setelah mendapatkan materi mengenai pola asuh anak ia menjadi lebih tahu cara bijak mendidik anak tanpa menggunakan kekerasan. (Prokompim)

DAM Ajak Pengguna Honda BeAT Series Nonton Bareng dan Keliling Kota Bandung

0

BOGORDAILY – Menyambut hari kasih sayang atau Valentine, PT Daya Adicipta Motora (DAM) selaku Main Dealer Sepeda Motor dan Suku Cadang Honda Jawa Barat mengajak konsumen pengguna Honda BeAT Series untuk mengikuti acara bertajuk “Valentine Bareng BeAT”. Peserta yang mengikuti acara ini berasal dari pengguna Honda BeAT keluaran tahun 2008 hingga saat ini.

Kegiatan ini digelar pada 14 Februari 2020 sebagai bentuk apresiasi DAM kepada para konsumen setia Honda dengan cara Nonton Bareng sekaligus City Rolling di kota Bandung. Moment kebersamaan di hari kasih sayang ini mengajak 170 konsumen terpilih pengguna Honda BeAT berdasarkan aktivisasi digital yang telah dilakukan di akun resmi @AlwaysHonda.

Dalam aktivitasi digital, konsumen wajib memposting foto di instagram pribadi bersama Teman Sehati bisa dengan teman, sahabat, kerabat, atau pasangan. Setelah melalukan upload wajib menyertakan hastag #TemanSehati dan mention 3 orang teman sebagai syarat yang wajib dilakukan oleh calon peserta. Kemudian tag @AlwaysHonda dan @ArdanRadio. Pengumuman pemenang aktivitas digital dilakukan pada 13 Februari 2020 kemarin.

Sesi foto bersama seluruh peserta dengan Manajemen DAM usai menonton film drama romansa Indonesia, Milea (14/2)

General Manager Motorcycle Sales, Marketing, & Logistic, Lerri Gunawan mengatakan, Acara ini merupakan rangkaian aktivitas dari launching All New Honda BeAT Series yang digelar beberapa waktu lalu di Bekasi. Kegiatan ini juga sebagai bentuk upaya kami untuk mendekatkan diri dengan konsumen setia Honda sekaligus apresiasi kami kepada mereka di hari kasih sayang ini.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan konsumen yang telah memilih sepeda motor Honda untuk menemani aktivitas kesehariannya,” ujar Lerri.

Sebelum acara nonton bareng, manajemen DAM dan seluruh konsumen terpilih mengikuti City Rolling dengan menggunakan Honda BeAT bersama #TemanSehati nya. City rolling dimulai dari kantor Ardan Radio menuju 23 Paskal Bandung, kegiatan ini dilakukan bersamaan dengan sosialisasi keselamatan berkendara #Cari_Aman.

Pembekalan Safety Riding sebelum melakukan city rolling oleh Instruktur Safety Riding DAM Tamy Pratama.

Tiba di lokasi, mereka terlebih dahulu diajak untuk diberikan pengetahuan mengenai All New Honda BeAT Series yang kini telah menggunakan rangka baru berteknologi eSAF (enchanced Smart Architecture Frame). Rangka yang diusung kini lebih lincah dan dapat meningkatkan stabilitas handling sehingga sepeda motor mudah dikendalikan dan nyaman saat dipakai bermanuver.

Usai diberikan product knowledge, mereka langsung nonton bareng salah satu film drama romansa Indonesia, yakni Milea. Nonton bareng film Milea ini juga tidak hanya disaksikan oleh para peserta pemenang aktivasi digital @alwayshonda, tapi juga dihadiri oleh manajemen DAM.

Jawab Keresahan Masalah Hukum, Empat Praktisi Hukum Dirikan Lumbung Hukum Indonesia

BOGORDAILY – Bertujuan untuk memenuhi tuntutan masyarakat dalam akses pencarian bantuan hukum di Indonesia. Para praktisi hukum muda menyatukan diri dalam Lumbung Hukum Indonesia yang beralamat di Jalan Narogong, Cileungsi, Kabupaten Bogor.

Lahirnya lembaga dibidang hukum ini untuk menjawab keresahan masalah hukum di Indonesia, termasuk isu-isu yang hangat mulai dari Isu Kewarganegaraan orang Indonesia yang tergabung di ISIS, Omnibus Law, Hak Kekayaan Intelektual, Perlindungan Konsumen, dan masih banyak isu lainnya.

Sektor bantuan hukum dari Lumbung Hukum meliputi Jasa Hukum Litigasi dan Non Litigasi meliputi Hukum Perdata, Hukum Pidana, Hukum Pertanahan, Hukum Ketenagakerjaan, Hukum Perusahaan, Hukum Perbankan dan Finance, Hukum Tata Usaha Negara, Hak Kekayaan Intelektual.

Para Pendiri Lumbung Hukum Indonesia adalah pemuda-pemudi yang professional dan berintegritas tinggi, antara lain Nunung Handayani, S.H., M.H, berpengalaman di bidang Hukum Perusahaan. Devyani Petricia Barus, S.H, Pengacara muda berpengalaman dalam beracara di
Pengadilan sekaligus pengurus DPC PERADI RBA Kabupaten Bogor. Dede Angga, S.H,berpengalaman dalam bidang Hukum Pertanahan. Yayang Lamhot Yulius Purba, S.H, berpengalaman dalam bidang Hukum Hukum Ketenagakerjaan

Kehadiran Lumbung Hukum Indonesia diharapkan dapat diterima sekaligus memberikan manfaat bagi penegakan hukum Indonesia, khususnya bagi para pencari keadilan. Lumbung Hukum Indonesia juga membuka kesempatan kepada advokat-advokat maupun sarjana hukum yang ingin bergabung di Lumbung Hukum Indonesia.
Lumbung Hukum Indonesia remi terbentuk pada 13 Februari 2020 sebagai Persekutuan Perdata sesuai dengan Akta Notaris yaitu bernama Lumbung Hukum Indonesia yang sudah Terdaftar di SKT – KEMENKUMHAM dan memiliki Nomor Induk Berusaha (Perizinan). (bdn)

Dukung KRB jadi Warisan Dunia, Pemkot Bogor Mulai Bebenah

0

BOGOR DAILY- Pemerintah Kota Bogor tengah fokus dalam menguatkan identitas Kebun Raya Bogor untuk menjadi warisan dunia. Hal itu diungkap Wali Kota Bogor, Bima Arya, dalam Talkshow 500 Tahun Spirit Konservasi Tumbuhan Batutulis hingga Kebun Raya Bogor, di Bentara Budaya Jakarta, Jumat (14/2/2020).

Namun, lanjutnya, tentunya tak terlepas dengan kondisinya saat ini yang menuju Kota Pusaka, Kota Cerdas, dan Kota Hijau. “Kita berkolaborasi dengan Kebon Raya, LIPI, untuk menguatkan identitas Kebun Raya dengan Kota Bogor, Haritage Kota Pusaka, Smart Ccity, dan Green City,” katanya.

Saat ini Kebun Raya Bogor tengah berjuang agar dokumen nominasi untuk dikirim ke UNESCO serta sosialisasi kepada publik bahwa Kebun Raya Bogor telah tercantum di dalam Tentative List UNESCO World Heritage Site. “Kebun Raya ini tengah berjuang untuk mendapatkan World Haritage.

Persyaratannya banyak, tapi kami optimistis dan berjuang bisa lengkapi itu,” katanya.
Selain itu, penataan Kebun Raya Bogor harus sinkron dengan Kota Bogor. Sehingga kedepan, bukan hanya penataam fisik saja yang dilakukan, tapi juga penataan sejarah Kebun Raya Bogor.

“Kita ingin tahu betul Kebun Raya Bogor ini 200 tahun atau satu abad atau jangan-jangan sudah lima abad. Makannya, perlu kolaborasi riset baik Pemkot Bogor, LIPI, dan Kebun Raya,” paparnya.

Dari segi penataan, Pemkot Bogor berusaha melakukan penataan fisik di luar Kebun Raya. Di lain sisi, pihaknya terus mengenjot selama dua tahun ini untuk menaturalisasi Sungai Ciliwung di antaranya yang membelah Istana dan Kebun Raya.

“Kita sudah punya Perwali untuk cagar budaya. Artinya titik itu akan kita jaga. Program naturalisasi Sungai Ciliwung, arahnya ke situ juga. Makanya dua tahun terakhir kita fokus pada naturalisasi Sungai Ciliwung,” ungkapnya.

Tak hanya itu, Arya juga mengungkapan, akan mendorong berbagai program milenial dapat digelar di Kebun Raya Bogor. Sehingga Kebun Raya Bogor tidak hanya sebagai tempat aktifitas olahraga, namun juga akan ada program Safari Night.

“Kita juga akan membuat event untuk kalangan milenial nanti kita akan koordinasikan dengan Dinas Pendidikan,” ucapnya.

sumber: Tribunnews Bogor

Ada Investor Tertarik Bangun Disneyland di Jakarta

0

BOGOR DAILY- Direktur BMN, Direktorat Jenderal Kekayaan Negara, Kementerian Keuangan, Encep Sudarwan menyebut ada investor yang berminat membangun wahana seperti Universal Studio, Disneyland, hingga Legoland di Jakarta setelah ibu kota pindah.

“Ada yang menyarankan, mungkin di wilayah timur (Jakarta) atau di mana, ada kawasan wisata, agar menghidupkan Jakarta,” kata Encep dalam konferensi pers di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Jumat, 14 Februari 2020.

Tapi, Encep belum bersedia membuka nama-nama investor yang tertarik membangun wahana berkelas internasional tersebut. Sebab, proses penjaringan ide masih terus berlangsung. “Kami sedang mengumpulkan ide, ide segila apa pun, untuk agar Jakarta tetap hidup,” kata dia.

Sebelumnya, pemerintah telah memutuskan ibu kota negara pindah ke Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara di Kalimantan Timur. Groundbreaking ditargetkan tahun ini. Sementara tahun 2024, pemindahan fasilitas dan pegawai negeri bakal dimulai.

Meski ibu kota pindah, Jakarta tetap akan dikembangkan. Jika Kalimantan Timur menjadi pusat pemerintahan, maka Jakarta menjadi daerah khusus. “Mungkin daerah khusus industri atau daerah khusus apa gitu,” ujar Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa di Jakarta, Selasa, 4 Februari 2020.

Pemkot Bogor Usul ke KAI Bangun Lima Stasiun Kecil

0

BOGOR DAILY- Pemerintah Kota Bogor mengusulkan kepada PT Kereta Api Indonesia atau PT KAI untuk membangun lima stasiun kecil untuk mengurangi kepadatan di Stasiun Bogor.

Usul ini diajukan karena saat ini PT KAI sedang membangun rel ganda kereta api untuk trayek Jakarta-Bogor-Sukabumi-Bandung-hingga ke Jawa Tengah. “Kami mengusulkan agar PT KAI bisa membangun lima stasiun kecil atau stoplet pada jalur kereta api Bogor-Sukabumi,” kata Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim di Balai Kota Bogor, Jumat 14 Februari 2020.

Menurut Dedie A Rachim, sejalan dengan pembangunan rel ganda atau double track kereta api itu, Pemerintah Kota Bogor mengusulkan agar dapat dibangun lima stasiun kecil. Dengan adanya 5 stasiun itu, masyarakat Kota Bogor dan sekitarnya memperoleh kemudahan akses transportasi.

Lima stasiun kecil yang diusulkan Pemerintah Kota Bogor, menurut Dedie, adalah Stasiun Paledang yang sudah ada tapi perlu direvitalisasi, Stasiun Empang, Stasiun Bogor Nirwana Residence, Stasiun Rancamaya, dan Stasiun Batu Tulis.

Kelima stasiun kecil itu, kata dia, hendaknya bisa dimanfaatkan oleh kereta rel diesel maupun kereta rel listrik (KRD dan KRL), sehingga bisa memberikan kemudahan bagi masyarakat Kota Bogor dan sekitarnya mengakses moda transportasi KRD dan KRL menuju ke Jakarta maupun Sukabumi.

Menurut Dedie, kalau ada lima stasiun kecil di Kota Bogor maka pengguna jasa kereta api dari Jakarta atau Sukabumi, tidak hanya turun dan naik di Stasiun Bogor, tapi bisa turun dan naik di lima stasiun lainnya.

“Adanya lima stasiun kecil ini juga dapat menurunkan aktivitas di Stasiun Bogor sehingga dapat mengurai kemacetan lalu lintas di sekitar Stasiun Bogor.

Menurut Dedie, untuk menguatkan usulan pembangunan stasiun kereta api tersebut, Pemerintah Kota Bogor melakukan studi kelayakan dan hasilnya akan disampaikan ke PT KAI.

SUMBER: Tempo.co.id

Minta Bantuan Provinsi Rp321 Miliar, Bima Arya Garap Lima Proyek Strategis

BOGOR DAILY- Wali Kota Bogor, Bima Arya mengusulkan usulan bantuan provinsi (Banprov) kepada Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil untuk tahun 2021 sebesar Rp321.179.197.945. Bima Arya mengatakan, usulan pertama yakni, Pembangunan Distrik Metering Area (DMA) sebesar Rp 36.970.790.000.

Menurutnya, seharusnya tahun ini pembangunannya terealisasi, namun karena ada kendala sehingga diundur. “Saat ini sambungan PDAM di Kota Bogor sudah 92 persen atau 3 besar di Indonesia, tetapi kehilangan airnya 30 persen. Kemudian ada beberapa titik yang belum 24 jam atau masih bergilir.

Kalau bantuan ini terealisasi Insya Allah berkurangnya air akan berkurang, kemudian tidak ada yang digilir lagi dan ini sangat berarti bagi warga Kota Bogor,” ujarnya, Jumat (14/2/2020).

Kedua adalah usulan revitalisasi gedung pelayanan RSUD Kota Bogor lanjutan sebesar Rp 250.910.613.000. “Baru saja kami meresmikan ruangan RSUD Kota Bogor yang baru, ada Rp 30 miliar dari Provinsi dan RP 60 miliar dari APBD Kota Bogor dan ingin kami lanjutkan dengan anggaran Rp 250 miliar,” kata Bima.

Dia menilai, pembangunan satu-satunya rumah sakit daerah milik Pemerintah Kota Bogor ini sangatlah penting. Sebab, setiap hari didatangi 60 persen warga Kabupaten Bogor. “Ibu Bupati Bogor sangat paham kondisi RSUD Kota Bogor,” ujarnya. Ketiga, usulan revitalisasi terminal penumpang Bubulak sebesar Rp 5.556.362.745.

Bima menuturkan, Selama ini Terminal Bubulak sudah tidak berfungsi dan Pemkot Bogor ingin kembali memfungsikannya agar lalu lintas angkot dan lainnya dapat diatur di area perbatasan. Keempat, usulan pembangunan Command Center sebesar Rp 7.040.000.000.

Dia menilai, selama ini Command Center sudah ada di Balai Kota Bogor, namun kondisinya sudah tidak memadai. “Tahun ini kita akan bangun perpustakaan dan City Gallery dimana didalamnya terdapat Command Center,” kata Bima. Kelima kata dia adalah usulan sambungan peningkatan trotoar sebesar Rp 14.100.000.000.

Usulan ini untuk menyambungkan program Bogor sebagai kota yang ramah bagi pejalan kaki. Keenam adalah usulan renovasi Rumah Potong Hewan (RPH) Bubulak sebesar Rp 6.601.432.200.