Home Blog Page 86

Anumerta Itu Apa? Ini Arti Gelar yang Diberikan kepada Bripka Arya Supena Polisi Gugur di Bandar Lampung

0

Bogordaily.net – Anumerta itu apa? Tidak semua orang memahami istilah itu. Kata tersebut memang sering muncul ketika ada anggota polisi atau tentara gugur saat bertugas. Baru ketika nama Bripka Arya Supena ramai dibicarakan, banyak masyarakat kembali bertanya: anumerta itu apa sebenarnya.

Pagi itu di Bandar Lampung suasana mendadak mencekam. Jalan ZA Pagar Alam, Kedaton, yang biasanya ramai kendaraan berubah menjadi lokasi baku kejar dengan pelaku pencurian motor. Brigadir Arya Supena, anggota Banit III Subdit IV Ditintelkam Polda Lampung, berusaha menghentikan aksi dua pelaku curanmor.

Ia maju. Tidak mundur.

Namun pelaku justru melepaskan tembakan. Peluru mengenai tubuh Arya Supena. Polisi berusia 34 tahun itu sempat dilarikan ke RS Bhayangkara Polda Lampung. Sayang, nyawanya tidak tertolong.

Dari ruang forensik rumah sakit itu, jenazah Arya kemudian dibawa pulang ke Kota Metro, Lampung. Ia dimakamkan secara kedinasan. Rekan-rekannya berdiri tegak memberi penghormatan terakhir.

Negara pun memberikan penghargaan.

Pangkat Arya dinaikkan satu tingkat menjadi Bripka Anumerta.

Di sinilah publik kembali bertanya: anumerta itu apa?

Istilah anumerta berasal dari bahasa Sanskerta. “Anu” berarti setelah, sedangkan “merta” bermakna meninggal dunia. Dalam praktik kenegaraan, anumerta adalah penghargaan yang diberikan kepada seseorang setelah wafat, terutama bagi aparat negara yang gugur saat menjalankan tugas.

Di lingkungan Polri, penghargaan itu biasanya berupa kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi dibanding pangkat terakhir yang dimiliki sebelum meninggal dunia.

Arya Supena sebelumnya berpangkat Brigpol. Setelah gugur saat menjalankan tugas, ia mendapat penghormatan menjadi Bripka Anumerta.

Penghargaan itu bukan sekadar formalitas administrasi. Ada simbol besar di baliknya: negara mengakui pengorbanan anggotanya.

Dalam aturan Polri, ketentuan mengenai anumerta tertuang dalam Peraturan Kapolri Nomor 3 Tahun 2016 tentang Administrasi Kepangkatan Anggota Polri. Di sana dijelaskan bahwa kenaikan pangkat terdiri dari beberapa jenis: reguler, pengabdian, luar biasa, dan anumerta.

Kenaikan pangkat anumerta diberikan kepada anggota yang gugur ketika bertugas, meninggal dalam operasi negara, atau dinilai berjasa besar bagi institusi dan masyarakat.

Karena itu, ketika masyarakat bertanya anumerta itu apa, jawabannya bukan hanya soal kenaikan pangkat. Lebih dari itu, anumerta adalah penghormatan negara kepada mereka yang mempertaruhkan nyawa demi keamanan publik.

Kisah Arya Supena menjadi pengingat bahwa pekerjaan polisi tidak hanya soal seragam dan patroli. Ada risiko besar di balik tugas itu. Ada keluarga yang menunggu di rumah. Ada nyawa yang dipertaruhkan setiap hari.

Arya gugur saat mencoba menghentikan kejahatan.

Namanya kini dikenang lewat satu kata: anumerta.***

Bupati Inisial R Siapa? Curhat Ayu Aulia Kehilangan Rahim Bikin Heboh Media Sosial

0

Bogordaily.net – Bupati inisial R siapa sebenarnya masih menjadi teka-teki. Tapi satu unggahan dari selebgram Ayu Aulia membuat jagat media sosial gaduh sejak Senin malam.

Nama seorang kepala daerah mendadak ikut diseret-seret. Hanya karena satu huruf: R.

Tidak ada nama lengkap. Tidak ada jabatan spesifik. Tapi netizen bergerak cepat. Terlalu cepat malah.

Curhatan Ayu Aulia yang diunggah melalui Instagram Story viral di berbagai platform. Dari TikTok sampai X. Dari grup WhatsApp hingga kanal YouTube gosip. Semua membahas hal yang sama: siapa sebenarnya sosok “Bupati R” itu.

Dalam unggahan bernada emosional tersebut, Ayu menyinggung hubungan masa lalunya dengan seorang pejabat daerah. Ia bahkan menyebut dirinya mengalami luka mendalam sampai kehilangan rahim.

Kalimatnya pendek. Tapi menghentak.

“Tidak semua luka berdarah di luar. Gimana kabar Pak Bupati inisial R? Masih bisa happy di atas penderitaan aku?” tulis Ayu.

Kalimat itu langsung meledak di media sosial.

Publik penasaran. Netizen mulai berburu nama. Daftar kepala daerah berawalan huruf R pun beredar liar di internet. Ada yang mengaitkan dengan sejumlah bupati di Pulau Jawa. Ada pula yang menyeret nama dari luar Jawa.

Padahal, belum ada satu pun bukti resmi.

Belum ada klarifikasi siapa sosok yang dimaksud.

Namun begitulah media sosial bekerja sekarang. Satu unggahan emosional bisa berubah menjadi ruang sidang massal.

Ayu sendiri mengaku hubungan dengan sosok tersebut bukan sekadar cerita lama. Ia menyebut masih ada komunikasi hingga tahun sebelumnya. Bahkan beberapa kali bertemu di Jakarta.

Ia menyinggung makan malam bersama. Bunga Valentine. Pertemuan di hotel kawasan Fairmont.

“Kalau aku memang hanya masa lalu, lalu kenapa di tahun lalu masih ada pertemuan berulang?” tulisnya lagi.

Pernyataan itu membuat publik makin penasaran. Keyword bupati inisial R siapa langsung merangsek naik di mesin pencarian Google.

Di sisi lain, Ayu mengklaim memiliki bukti hubungan dan komunikasi dengan sosok tersebut. Ia merasa selama ini hanya dirinya yang disalahkan publik.

“Yang paling menyakitkan tak hanya kehilangan rahim saya Pak. Tapi sampai saat ini saya harus memperjuangkan agar rasa sakit saya dipercaya,” tulisnya.

Kalimat itu memancing simpati.

Sebagian netizen memberi dukungan moral. Sebagian lagi meminta Ayu membuka identitas secara terang. Tapi tidak sedikit pula yang mengingatkan agar publik tidak asal menuduh.

Sebab hingga kini semuanya masih sebatas dugaan.

Belum ada nama resmi. Belum ada laporan hukum. Belum ada pernyataan dari pihak yang dituding.

Fenomena ini memperlihatkan betapa cepatnya opini publik terbentuk di era digital. Satu inisial bisa membuat banyak orang ikut terseret. Bahkan tanpa fakta yang utuh.

Keyword bupati inisial R siapa akhirnya bukan lagi sekadar pencarian identitas. Tapi sudah berubah menjadi konsumsi massal netizen yang haus rasa penasaran.

Dan di tengah derasnya spekulasi itu, publik sebenarnya sedang menunggu satu hal paling penting: klarifikasi resmi.

Sampai itu muncul, semua nama yang beredar tetaplah dugaan. Bukan fakta.***

Lewat Kerja Sama dengan SKHB IPB, Vetopet Animal Clinic Dorong Penguatan SDM Kedokteran Hewan

0

Bogordaily.net – Vetopet Animal Clinic resmi menjalin kerja sama dengan IPB University melalui Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis (SKHB) melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU), Selasa (12/5/2026).

Kerja sama ini difokuskan pada bidang pendidikan, pengabdian kepada masyarakat, hingga pengembangan sumber daya manusia (SDM) dokter hewan di Indonesia.

CEO Vetopet Animal Clinic, drh. Nurul Anjar mengatakan, kolaborasi tersebut dilakukan sebagai upaya memperluas dampak pelayanan dan edukasi di bidang kesehatan hewan.

Menurutnya, Vetopet ingin menggandeng institusi pendidikan agar kegiatan pengabdian kepada masyarakat dapat berjalan lebih luas dan efektif.

“Kerja samanya di bidang pendidikan. Nanti mahasiswa bisa praktik langsung menangani pasien dan mengetahui bagaimana sistem kerja di klinik hewan melalui Vetopet,” ujarnya.

Selain itu, kerja sama juga akan diwujudkan melalui kegiatan edukasi kepada masyarakat agar semakin peduli terhadap dunia kedokteran hewan dan kesehatan hewan peliharaan.

Ia menilai, minimnya jumlah dokter hewan di Indonesia masih menjadi tantangan besar, khususnya bagi klinik hewan yang membutuhkan tenaga profesional berkualitas.

“Secara SDM itu masih menjadi PR besar. Dunia praktik klinik hewan membutuhkan tenaga yang mumpuni, sementara ketersediaannya masih terbatas,” katanya.

Ia berharap kolaborasi antara Vetopet dan SKHB IPB University dapat melahirkan terobosan baru di bidang pendidikan dan layanan kesehatan hewan.

Sementara itu, Dekan SKHB IPB University, Prof. Dr. drh. Amrozi menyebut kolaborasi antara dunia pendidikan dan praktik lapangan menjadi hal penting untuk membangun kualitas lulusan yang sesuai dengan kebutuhan industri.

Menurutnya, masukan dari dunia klinik dan layanan kesehatan hewan dapat menjadi bahan evaluasi dalam penyusunan kurikulum pendidikan kedokteran hewan.

“Dunia pendidikan harus tahu kebutuhan di lapangan sehingga kurikulum yang dibangun relevan dengan kebutuhan zaman dan dunia kerja,” ujarnya.

Amrozi menambahkan, kehadiran mahasiswa koas di klinik hewan juga penting untuk membangun kemampuan komunikasi, keterampilan praktik, hingga integritas profesi di tengah perkembangan media sosial.

Ia menilai, proses magang dan pelatihan langsung di klinik menjadi langkah penting agar calon dokter hewan memahami etika profesi, termasuk menjaga privasi klien dan pemilik hewan.

Terkait minimnya jumlah dokter hewan, Amrozi mengungkapkan bahwa lulusan dokter hewan di Indonesia setiap tahun baru mencapai sekitar seribu orang, sementara kebutuhan nasional diperkirakan mencapai 45 ribu tenaga dokter hewan.

Karena itu, SKHB IPB University saat ini turut membantu pengembangan program studi kedokteran hewan di sejumlah daerah, termasuk mendukung pendirian sekolah kedokteran hewan pertama di Pulau Kalimantan.

“Bisnis layanan kesehatan hewan masih terus berkembang, sehingga kebutuhan dokter hewan ke depan juga akan semakin besar,” pungkasnya.***

Ini Tanggapan Ketua FPKS, Karnain Asyhar dalam LKPJ 2025: Tekankan Inovasi Pembiayaan di Tengah Efisiensi Fiskal

0

Bogordaily.net – Ketua Fraksi PKS (FPKS) DPRD Kota Bogor, Karnain Asyhar, memberikan catatan kritis dan strategis dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Bogor tahun anggaran 2025.

Karnain menyoroti pentingnya transformasi Badan Perencanaan Pembangunan dan Riset Daerah (Bapperida) dalam menjaga prioritas pembangunan di tengah kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat.

​Menurut Karnain, adanya Instruksi Presiden (Inpres) terkait efisiensi anggaran di tahun 2025 berdampak pada penundaan sejumlah program dan kegiatan di Kota Bogor.

Hal ini menuntut pemerintah daerah untuk lebih kreatif dalam mencari sumber pendanaan alternatif.

​”Ini menjadi catatan juga untuk Bapperida, harus bertransformasi menjadi pengawal agar agenda prioritas pembangunan di Kota Bogor tidak tergeser dari situasi nasional,” ujar Karnain Asyhar pada Kamis 30 April 2026.

​Karnain menegaskan bahwa ketergantungan pada anggaran konvensional harus mulai dikurangi dengan memperkuat ketahanan fiskal daerah melalui inovasi baru.

Ia menyarankan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor untuk mulai melirik skema creative financing atau pembiayaan kreatif yang telah diatur oleh regulasi.

​”Seharusnya Kota Bogor memiliki inovasi untuk creative financing yang sudah diberikan ruang, di antaranya adalah obligasi daerah yang menjadi salah satu peluang. Kemudian ada pinjaman daerah,” jelasnya.

​Selain itu, Karnain mengusulkan terobosan yang cukup menantang, yakni mengintegrasikan potensi wakaf produktif dengan APBD melalui pola kemitraan.

Meski secara struktur wakaf tidak masuk dalam APBD, integrasi program pembangunan di bidang kesehatan, pendidikan, dan sosial dengan program wakaf dinilai mampu mengurangi tekanan fiskal.

​”Dengan integrasi kemitraan ini, tekanan fiskal daerah akan berkurang. Sehingga PAD (Pendapatan Asli Daerah) bisa dioptimalkan untuk program-program prioritas yang banyak tertunda di 2025 dan 2026,” tambahnya.

​Salah satu dampak nyata dari keterbatasan fiskal ini adalah tertundanya proyek strategis yang berkaitan dengan nyawa manusia, yakni pembangunan perlintasan tidak sebidang di Kebon Pedes.

Karnain mengingatkan bahwa titik tersebut kerap memakan korban jiwa, namun belum mendapatkan keberpihakan anggaran dari pemerintah provinsi maupun pusat.

​”Kita punya PR yang sudah beberapa kali mengalami kejadian korban jiwa di perlintasan kereta api Kebon Pedes. Tapi karena keterbatasan fiskal kita, dimana program prioritas ini tertunda termasuk pada 2026,” ungkap Karnain.

​Menatap RKPD 2027, FPKS mendorong agar Pemkot Bogor mulai memberikan prioritas anggaran, terutama untuk proses pembebasan lahan di Kebon Pedes.

Karnain berharap ada skema bagi hasil atau kemitraan yang kuat dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mendanai fisik bangunan, baik itu berupa underpass maupun flyover.

​”Kami mendorong agar pada 2027 ada kekuatan APBD untuk pembebasan lahan, dan kita harapkan kemitraan dengan provinsi bisa membiayai persentase pembangunan fisiknya. Semoga program prioritas lainnya bisa teragendakan dan terlaksana dengan baik,” pungkasnya.(*)

Aespa Resmi Rilis MV WDA Bersama G-Dragon, Kolaborasi Hip Hop yang Langsung Viral dan Trending di YouTube

0

Bogordaily.net – Aespa kembali mencuri perhatian publik setelah resmi merilis video musik terbaru berjudul WDA (Whole Different Animal) pada Senin, 11 Mei 2026.

Video musik tersebut tayang perdana melalui kanal YouTube resmi SM Entertainment SMTOWN tepat pukul 18.00 KST dan langsung disambut antusias oleh para penggemar global.

Lagu WDA sendiri menjadi track prarilis dari album penuh kedua aespa bertajuk LEMONADE yang dijadwalkan meluncur pada 29 Mei 2026 pukul 13.00 KST atau sekitar 11.00 WIB.

Dalam comeback kali ini, aespa tampil dengan konsep yang lebih gelap dan eksperimental. Lagu Whole Different Animal mengusung nuansa hip hop modern dengan perpaduan dentuman bass synth yang kuat serta melodi intens yang mempertegas identitas musikal grup tersebut.

Tak hanya itu, lagu ini juga disebut menggambarkan perkembangan karakter dan eksplorasi musikal aespa yang semakin matang dibanding rilisan sebelumnya.

Yang paling mencuri perhatian adalah keterlibatan G-Dragon dalam proyek tersebut. Leader grup legendaris BIGBANG itu tak hanya hadir sebagai rekan kolaborasi, tetapi juga ikut menulis bagian rap dalam lagu WDA.

Kolaborasi lintas generasi antara aespa dan G-Dragon ini langsung memancing antusiasme besar dari penggemar K-Pop di berbagai negara.

Banyak yang menilai perpaduan karakter eksperimental aespa dengan gaya khas G-Dragon menghasilkan konsep yang unik dan berbeda dari rilisan idol pada umumnya.

Hanya dalam waktu sekitar dua jam setelah dirilis, video musik WDA sudah ditonton lebih dari 735 ribu kali dan memperoleh lebih dari 113 ribu likes di YouTube.

Visual video musik yang gelap, artistik, dan bernuansa misterius juga menjadi bahan pembicaraan di media sosial. Beberapa penggemar menyebut konsep tersebut terasa “creepy” namun tetap memikat.

“Aku lega Aespa tak takut terlihat aneh dalam kolaborasi ini,” ujar akun @mich****ayo.

Sementara akun lain bernama @ae-dopamine menuliskan, “Produksi lagu ini mantab, konsepnya creepy, tapi bikin candu.”

Comeback aespa kali ini sekaligus mempertegas posisi mereka sebagai salah satu girl group generasi baru yang terus berani mengeksplorasi konsep musik dan visual di industri K-Pop global.(*)

Harga Emas Antam di Pegadaian Hari Ini Selasa 12 Mei 2026 Naik Lagi, Pecahan 1 Gram Tembus Rp2,9 Juta

0

Bogordaily.net  – Pergerakan harga emas Antam di platform Sahabat Pegadaian kembali menunjukkan tren kenaikan pada perdagangan Selasa, 12 Mei 2026.

Hampir seluruh pecahan logam mulia mengalami peningkatan harga dibandingkan hari sebelumnya.

Kenaikan ini membuat masyarakat kembali memantau perkembangan harga emas, terutama bagi mereka yang menjadikan logam mulia sebagai instrumen investasi dan penyimpanan aset jangka panjang.

Berdasarkan data terbaru yang tercantum di laman resmi Sahabat Pegadaian, harga emas Antam ukuran 1 gram kini dipasarkan sebesar Rp2.918.000.

Nilai tersebut naik Rp17.000 dibandingkan perdagangan Senin, 11 Mei 2026 yang berada di angka Rp2.901.000 per gram.

Sebelumnya, harga emas sempat mengalami koreksi turun sebesar Rp31.000. Namun pada perdagangan hari ini, tren harga kembali bergerak menguat seiring perubahan pasar logam mulia global.

Kenaikan harga juga terjadi pada berbagai pecahan lainnya. Untuk ukuran 2 gram, emas Antam kini dibanderol Rp5.774.000, naik dibandingkan harga sebelumnya sebesar Rp5.706.000.

Sementara itu, emas Antam ukuran 5 gram dijual Rp14.356.000 dan ukuran 10 gram mencapai Rp28.654.000.

Adapun pecahan terbesar yang tersedia di Sahabat Pegadaian, yakni 100 gram, kini menyentuh angka Rp285.776.000. Harga tersebut naik cukup signifikan dibanding perdagangan sebelumnya yang berada di kisaran Rp280.989.000.

Meski mayoritas pecahan mengalami kenaikan, harga emas ukuran 0,5 gram justru tercatat berada di angka Rp1.512.000, lebih rendah dibandingkan perdagangan sebelumnya yang mencapai Rp1.561.000.

Kondisi ini membuat sebagian masyarakat memilih terus memantau pergerakan pasar sebelum memutuskan membeli emas dalam jumlah besar. Di sisi lain, kenaikan harga logam mulia juga dianggap sebagai sinyal meningkatnya minat masyarakat terhadap instrumen investasi yang dinilai lebih aman di tengah fluktuasi ekonomi.

Berikut rincian harga emas Antam di Sahabat Pegadaian Hari Ini Selasa, 12 Mei 2026:

0,5 gram: Rp1.512.000

1 gram: Rp2.918.000

2 gram: Rp5.774.000

3 gram: Rp8.634.000

5 gram: Rp14.356.000

10 gram: Rp28.654.000

25 gram: Rp71.506.000

50 gram: Rp142.929.000

100 gram: Rp285.776.000

Perubahan harga emas sendiri dapat terjadi sewaktu-waktu mengikuti dinamika pasar global, nilai tukar rupiah, hingga permintaan logam mulia di dalam negeri.(*)

Oknum Guru BK SMAN 4 Cibinong Diduga Lakukan Pelecehan Seksual, Kini Resmi Dinonaktifkan dari Sekolah

Bogordaily.net – Kasus dugaan pelecehan seksual yang menyeret oknum guru Bimbingan Konseling (BK) berinisial M di SMAN 4 Cibinong terus menjadi perhatian publik.

Setelah ramai diperbincangkan di media sosial, pihak sekolah akhirnya mengambil langkah tegas dengan menonaktifkan guru tersebut dari lingkungan sekolah.

Kasus ini sebelumnya mencuat usai pengakuan korban viral melalui akun Instagram @usuttuntas_pelaku_ks yang membagikan kronologi dugaan tindakan tidak pantas yang dilakukan oknum guru BK terhadap siswinya.

Berdasarkan informasi terbaru yang dihimpun pada Senin, 11 Mei 2026, pihak sekolah disebut telah resmi mencoret nama pelaku dari daftar tenaga pendidik aktif.

“Alhamdulillah bang, kalau dari sekolah sudah selesai bang, karena sudah mencoret si pelaku,” demikian keterangan yang diunggah akun Instagram @usuttuntas_pelaku_ks.

Meski demikian, proses penanganan kasus tersebut belum sepenuhnya selesai.

Saat ini, status kepegawaian guru berinisial M masih dalam tahap peninjauan oleh Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Provinsi Jawa Barat.

“Tinggal nunggu hasil KCD,” tulis unggahan tersebut lagi.

Dalam perkembangan lainnya, pelaku juga disebut telah membuat surat pernyataan dan pengakuan terkait dugaan tindakan pelecehan seksual yang dialamatkan kepadanya.

“Untuk si pelaku KS ini sudah buat pengakuan serta pernyataan, tinggal tunggu hasil KCD, semoga hasilnya berbuahkan hasil dengan sesuai ekspektasi kita semua,” lanjut unggahan tersebut.

Kronologi Awal

Kasus ini bermula dari beredarnya tangkapan layar percakapan korban yang kemudian menyebar luas di media sosial.

Dalam pengakuannya, korban mengaku beberapa kali diajak melakukan sesi konsultasi pribadi oleh guru BK tersebut.

Korban sempat menolak ajakan itu, namun pelaku disebut terus meminta hingga akhirnya sesi konsultasi dilakukan di ruang kelas saat jam pulang sekolah dan kondisi sekolah mulai sepi.

“Iya bener, tapi dia ini yang selalu ngajak gua konsul dan kemarin itu yang ke-3x dia ngajak gua untuk konsul,” ungkap korban dalam pesan singkat yang beredar.

Korban juga menceritakan bahwa saat sesi berlangsung dirinya sedang berada dalam kondisi emosional dan merasa tertekan.

“Iya bener, tapi dia ini yang selalu ngajak gua konsul dan kemarin itu yang ke-3x dia ngajak gua untuk konsul,” ungkap korban dalam pesan singkat yang beredar.

Korban juga menceritakan bahwa saat sesi berlangsung dirinya sedang berada dalam kondisi emosional dan merasa tertekan.

Situasi tersebut diduga dimanfaatkan pelaku dengan dalih ingin memberikan ketenangan layaknya sosok orang tua.

“Trus katanya Pak M kayak ‘boleh nggak bapak lebih deket sama kamu’, namanya orang lagi sedih dan emosional ya, pasti dia mikirnya Pak M ini sebagai orang tua kan, deket buat ngasih solusi,” lanjut korban.

Korban menyebut tindakan fisik berupa pelukan paksa itu diduga terjadi lebih dari satu kali sebelum dirinya akhirnya meninggalkan ruangan kelas.

Tak berhenti di situ, setelah kejadian berlangsung korban mengaku sempat menerima pesan bernada intimidasi dari pelaku.

Korban disebut diminta agar tidak menyembunyikan aktivitas media sosialnya dari guru tersebut.

Tekanan psikologis yang dialami membuat korban akhirnya memberanikan diri untuk bercerita kepada orang tuanya.

Mengetahui hal tersebut, ayah korban langsung mendatangi pihak sekolah untuk meminta penjelasan dan pertanggungjawaban atas dugaan tindakan yang terjadi.

Meski sempat disebut membantah saat dikonfrontasi, pihak sekolah akhirnya mengambil tindakan setelah berbagai bukti dan pengakuan korban mulai terkumpul.

Pihak Sekolah Ambil Langkah Tegas

Langkah cepat pihak sekolah menuai apresiasi dari sejumlah pihak, termasuk keluarga korban dan para alumni sekolah.

“Sekolah sudah resmi menunjukkan tanggung jawabnya sebagai instansi pendidikan dengan mencoret dan menonaktifkan bapak M, seorang oknum bejat yang melakukan tindakan kekerasan seksual di lingkungan sekolah,” tulis narasi akun tersebut.

Saat ini, perhatian publik tertuju pada proses lanjutan di tingkat KCD Pendidikan Jawa Barat, termasuk kemungkinan sanksi permanen terhadap pelaku dan tindak lanjut hukum yang akan dilakukan.

“Sudah saatnya kita cukupkan amarah kita kepada sekolah terkait kasus ini, waktunya ubah fokus untuk mengawal serta mengawasi proses-proses lainnya yang berada di luar kuasa birokrasi sekolah terhadap bapak M,” tandasnya.***

Revitalisasi Terminal Bubulak Bogor Tahap II Segera Dimulai, Ditargetkan Rampung di Akhir 2026

Bogordaily.net – Revitalisasi Tahap II terminal Bubulak, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor, Jawa Barat, segera dimulai. Rencananya, proses revitalisasi tahap II dimulai pada Juni atau Juli 2026 mendatang.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bogor, Sujatmiko Baliarto mengatakan, revitalisasi tahap II terminal Bubulak saat ini masih dalam proses lelang, dan diperkirakan akan berjalan sekitar satu bulan kedepan, sehingga pelaksanaannya kemungkinan di bulan Juni atau Juli 2026.

“Ya, saat ini masih tahap lelang. Nanti setelah ada pemenangnya kita lakukan langkah-langkah selanjutnya hingga dimulai pelaksanaan revitalisasi tahap yang kedua,” kata Sujatmiko kepada wartawan, Senin 11 Mei 2026.

‎Senada, ‎Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Perhubungan Kota Bogor, Rudi Partawijaya menjelaskan, perencanaan proyek revitalisasi tersebut memakan waktu sekitar lima bulan.

“Setelah proses lelang selesai, pengerjaan fisik akan segera dilakukan dengan target rampung pada November hingga Desember 2026,” kata Rudi.

‎Adapun anggarannya yakni Rp6,3 miliar, dimana anggaran tersebut akan digunakan untuk pembangunan sejumlah fasilitas penunjang di kawasan terminal, meliputi Gedung UPTD Terminal, shelter, masjid, foodcourt, serta kios-kios loket. ‎Terminal Bubulak sendiri memiliki luas lahan sekitar 5.000 meter persegi.

Rudi mengungkapkan bahwa ‎revitalisasi ini dilakukan untuk meningkatkan pelayanan transportasi publik sekaligus menata kawasan terminal agar lebih nyaman dan representatif bagi masyarakat. ‎

Meski demikian, Rudi menyebut revitalisasi Terminal Bubulak secara menyeluruh masih membutuhkan anggaran lebih besar, sekitar Rp15 miliar.

‎”Untuk revitalisasi keseluruhan membutuhkan anggaran sekitar Rp15 miliar. Namun untuk saat ini anggaran yang tersedia terlebih dahulu digunakan untuk pembangunan fasilitas prioritas,” pungkasnya.

(Muhammad Irfan Ramadan)

Pemkot Bogor Evaluasi Karaoke Alun-alun, Jam Operasional Bakal Dibatasi

Bogordaily.net – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mulai melakukan evaluasi terhadap aktivitas karaoke alun-alun yang selama ini ramai di kawasan sekitar Alun-alun Kota Bogor.

Evaluasi dilakukan menyusul adanya permohonan dari para pegiat karaoke jalanan kepada pemerintah daerah.

Rapat kordinasi dilaksanakan pada 11 April 2026 di Plaza Balaikota Gedung Paseban Narayana Kota Bogor.

Dihadiri langsung oleh Wakil Wali Kota Bogor Jenal Muttaqien, Dinsperumkin Kota Bogor, Disparbud Kota Bogor, Kasat Pol-PP Kota Bogor serta perwakilan dari pangamen jalanan.

Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin mengatakan, dirinya mendapat arahan langsung dari Wali Kota Bogor untuk menindaklanjuti aspirasi para pengamen karaoke tersebut.

“Sore ini tadi merupakan perintah Pak Wali, saya untuk menindaklanjuti surat permohonan dari para pegiat karaoke di alun-alun atau ngamen karaoke,” ujar Jenal.

Ia menjelaskan, selama ini aktivitas karaoke jalanan di kawasan alun-alun belum mendapatkan pembinaan secara maksimal dari pemerintah. Karena itu, Pemkot Bogor mulai melakukan penataan sekaligus kurasi terhadap keberadaan para pengamen karaoke tersebut.

Menurut Jenal, hasil rapat evaluasi menemukan sejumlah persoalan yang harus segera dibenahi. Salah satunya terkait kualitas serta volume suara yang dinilai kerap melebihi batas wajar dan mengganggu kenyamanan masyarakat.

“Pertama, dari sisi kualitas dan volume suara para pengamen alun-alun dalam sisi karaoke, itu terkadang memang volumenya melebihi batas standar,” katanya.

Selain itu, Pemkot Bogor juga menyoroti jam operasional yang dinilai terlalu malam. Bahkan, saat Wali Kota dan Wakil Wali Kota melakukan inspeksi mendadak, aktivitas karaoke masih berlangsung hingga lewat tengah malam.

“Saya menyaksikan sendiri jam operasional mereka kadang-kadang lebih dari jam 11 malam. Bahkan pada saat saya dan Pak Wali sidak pun jam 12 malam karaoke alun-alun masih ada,” ungkapnya.

Sebagai langkah penataan, Pemkot Bogor berencana menyediakan satu titik khusus bagi pengamen karaoke di area Pintu 8 Alun-alun Kota Bogor. Lokasi tersebut sebelumnya digunakan oleh pengamen jalanan biasa.

Namun, Jenal menegaskan ada sejumlah aturan yang wajib dipatuhi para pegiat karaoke. Di antaranya menghentikan aktivitas setengah jam sebelum adzan, mulai beroperasi kembali setelah salat Isya, serta membatasi jam operasional maksimal hingga pukul 22.00 WIB.

“Kita kasih satu titik di Pintu 8 yang semula diisi oleh pengamen jalanan, kita kasih ke pengamen karaoke alun-alun dengan catatan setengah jam sebelum adzan berhenti, beroperasional setelah Isya, dan selesai jam 10 malam,” tegasnya.

(Fikri)

 

Dorong Ekonomi Hijau dan Inklusif, BRI Perkuat Pertumbuhan Berkelanjutan

0

Bogordaily.net – Di tengah meningkatnya kesadaran global akan pentingnya transisi menuju ekonomi hijau dan inklusif, pembiayaan berkelanjutan menjadi kunci untuk mendorong pertumbuhan yang ramah lingkungan sekaligus memperkuat ketahanan sosial.

Selaras dengan komitmen dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus memperkuat perannya melalui penyaluran kredit berorientasi pada keberlanjutan (sustainability), yang mencakup pembiayaan UMKM serta dukungan terhadap sektor ramah lingkungan di berbagai wilayah.

Dalam konferensi pers Kinerja Keuangan BRI Triwulan I 2026 di Jakarta (30/04), Wakil Direktur Utama BRI Viviana Dyah Ayu R.K. mengungkapkan bahwa prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance) merupakan identitas yang telah terintegrasi dalam model bisnis perseroan.

Aspek keberlanjutan menjadi pilar utama penciptaan nilai jangka panjang, di mana pemberdayaan ekonomi rakyat dan pelestarian lingkungan telah menjadi bagian integral dari strategi pertumbuhan BRI.

Hingga akhir Maret 2026, BRI telah menyalurkan Pembiayaan Kegiatan Usaha Berwawasan Sosial (KUBS) atau Social Loan senilai Rp718,8 triliun, yang setara dengan 53% dari total pinjaman BRI. Portofolio ini difokuskan pada pembiayaan UMKM guna mengakselerasi inklusi keuangan dan penciptaan lapangan kerja.

Sementara itu, porsi Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan (KUBL) atau Green Loan tercatat sebesar Rp96,6 triliun atau setara 7,1% dari total pinjaman, yang disalurkan ke sektor energi terbarukan, transportasi ramah lingkungan, bangunan hijau, serta berbagai sektor ramah lingkungan lainnya dalam rangka mendukung tercapainya ekonomi rendah karbon.

Optimalisasi pada sisi aset diimbangi dengan penguatan struktur liabilitas melalui pengembangan Sustainable Wholesale Funding yang hingga akhir Triwulan I 2026 mencapai Rp39,3 triliun, atau setara dengan 78,2% dari total Wholesale Funding BRI.

“Secara keseluruhan, pendekatan ini menegaskan bahwa keberlanjutan di BRI tidak lagi sekadar memenuhi aspek kepatuhan terhadap regulasi, melainkan telah terintegrasi sebagai bagian dari strategi pertumbuhan,” ujar Viviana.***