Thursday, 9 April 2026
Home Blog Page 8613

Busyet… Pak Kades Korupsi Rp 1 Triliun. Ini Perjalanan Kasusnya

0

BOGORDAILY – Barangkali ini adalah korupsi dengan nilai tertinggi yang dilakukan seorang kepala desa. Nilai korupsinya Rp1 Triliun.

Akibat perbuatannya terdakwa dijatuhi hukuman 4 tahun penjara.

Korupsi itu dilakukan oleh Kepala Desa (Kades) Sampali, Percut, Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut) Sri Astuti. Dia didakwa korupsi Rp 1 triliun terkait penerbitan surat keterangan tanah PTPN II Tanjung Morawa. Sri akhirnya dihukum 4 tahun penjara dan harus mengembalikan uang yang dikorupsinya.

Berikut kronologi kasus Sri sebagaimana dirangkum dari website Mahkamah Agung (MA), Selasa (10/12/2019):

2000
Tanah HGU PTPN III Tanjung Morawa habis.

27 Desember 2002
Sri jadi Kades Sampali Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang 2002-2007

2009
Sri kembali diangkat menjadi Kades untuk periode 2009-2022

Sepanjang masa jabatannya, Sri mengeluarkan Surat Keterangan Tanah/Surat Keterangan Penguasaan Fisik Tanah di atas lahan Hak Guna Usaha PTPN II kepada 400-an orang. Surat ini digunakan untuk melengkapi permohonan pengukuran hak atas tanah yang pendaftaran tanahnya belum dilakukan. Satu surat dihargai Rp 300 ribu hingga Rp 500 ribu.

Akibatnya, lahan seluas 604.960 meter persegi dan PTPN II selaku pemilik Hak Guna Usaha (HGU) tidak dapat lagi menguasainya.

23 Agustus 2018
Akuntan publik Tamrizi Achmat membuat Laporan Kantor Akuntan Publik (KAP) Nomor : 182/KAP-TA-PKKN-VIII/2018 tanggal 23 Agustus 2018 Perihal Penyampaian Laporan Hasil Prosedur yang Disepakati Penghitungan Kerugian Keuangan Negara Atas Dugaan Tindak Pidana Korupsi Penerbitan Surat Keterangan Tanah diatas Areal HGU PTPN II Di Desa Sampali Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang Tahun 2003-Tahun 2017.

Akuntan publik Tarmizi menyatakan akibat perbuatan penguasaan lahan PTPN II Tanjung Morawa mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar Rp. 1.013.476.205.182,16.

25 September 2018
Jaksa mendakwa Sri ke PN Medan dengan dakwaan Sri melakukan tindak pidana korupsi.

“Akibat terdakwa Ir Hj Sri Astuti selaku Kepala Desa Sampali telah yang menyalahgunakan kewenangan, kesempatan atau sarana yang ada padanya menerbitkan Surat Keterangan Tanah/Surat Keterangan Penguasaan Fisik Tanah di atas lahan HGU maupun Eks HGU PTPN-II (Persero) Tanjung Morawa Kebun Sampali mengakibatkan kerugian Keuangan Negara dalam hal ini PTPN-II (Persero) Tanjung Morawa sebesar Rp. 1.013.476.205.182,” ujar JPU Fauzan Azmi seperti dikutif dari detikcom.

7 Feb. 2019
JPU menuntut Sri Astuti selama 8 tahun dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan dan membayar denda sebesar Rp 500 juta subsidiair 1 tahun kurungan dengan perintah terdakwa tetap berada dalam tahanan serta uang pengganti Rp 2,7 miliar.

14 Mar. 2019
PN Medan menjatuhkan pidana kepada Terdakwa Ir. Hj. Sri Astuti oleh karena itu dengan pidana penjara selama 4 tahun dan denda sejumlah Rp 500 juta dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar diganti dengan pidana kurungan selama 6 bulan. Menghukum Terdakwa Ir Hj Sri Astuti untuk membayar uang pengganti sejumlah Rp 146 juta.

Desember 2019
MA melansir putusan Pengadilan Tinggi (PT) Medan yang menguatkan Putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Medan, Nomor 100/Pid.Sus-TPK/2018/PN Mdn tanggal 14 Maret 2019 yang dimintakan banding tersebut. (bdn/dtc)

Heboh, Biduan Dangdut Minum Cairan Pembersih sambil Live Instagram Langsung ‘Teler’

0

BOGORDAILY – Entah stress atau depresi atau mencari sensasi. Biduan dangdut ini nekat live mau bunuh diri. Dikabarkan, aksi itu dilakukan setelah meminum cairan pembersih lantai hingga membuatnya teler alias lunglai tak berdaya.

Pedangdut itu adalah Aida Saskia. Biduan yang pernah membuat geger karena mengaku dinikahi siri mendiang Zainuddin MZ.

Aida Saskia diketahui meminum cairan pembersih di dalam mobil beberapa jam lalu.

Momen pilu itu dicapture beberapa follower dan netter yang menyaksikan aksi tak terpuji Aida.

“Kakak kalau ustaz bilang dosa besar kakak,” tulis Hafizhan_Faqih_**** mengomentari aksi sang pedangdut.

Pedangdut Aida Saskia Coba Bunuh Diri Sambil Live Instagram

Dikonfirmasi ke tim manajemen Aida. Madi, salah satu tim manajemennya awalnya sangat terkejut dengan pertanyaan ini lantaran Aida bukan kali pertama pernah melakukan percobaan bunuh diri ini.

“Aku juga belum diangkat-angkat sama dia, dia anaknya emang galauan, duh kenapa lagi sih nih anak,” ungkap Madi seperti dikutif detikcom, Senin (9/12).

Dalam foto yang di-screenshoot netter, terlihat wajah Aida tengah mual dan lemas usai meminum cairan pembersih tersebut.

Sampai kini, tim manajemen tak berhasil mengubungi Aida. detikcom yang juga mencoba beberapa nomor ponselnya juga mengalami hal serupa. (bdn/dtc)

Cinta Ditolak, Video Hot pun Masuk WhatsApp

0

BOGORDAILY – Pria ini benar- benar nekat. Gara-gara cintanya ditolak calon mertua. Video hot sang anaknya pun disebar melalui aplikasi WhatsApp.

Alih- alih akan segera menikah pun gagal berantakan.

Pelakunya berinisial MM (29). Dia nekat menyebar video panas yang membuat keluarga calon pengantin wanitanya murka.

Sebuah video panas sosok calon pengantin wanita berinisial AE.

Peristiwa ini terjadi di Desa Senaken, Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur.

Padahal MM berencana akan menikah dengan kekasihnya AE gadis berusia 20 tahun pada tanggal 29 Desember 2019 nanti.

Munculnya video panas berdurasi 2 menit 49 detik ini sempat bikin heboh.

Peristiwa ini berawal ketika lamaran MM ditolak oleh keluarga AE.

Namun, pernikahan itu batal lantaran keluarga calon pengantin wanita menolak karena mas kawin dari sang mempelai pria kurang.

MM diduga kesal sehingga nekat menyebarkan video tanpa busana ke keluarga calon istrinya berinisial AE tersebut.

Kejadian pada awal Desember 2019 lalu itu pun sempat bikin heboh.

MM dianggap ingkar janji terkait besaran uang maskawin untuk pernikahannya.

Sebab, sebelumnya MM menjanjikan sejumlah uang maskawin kepada keluarga mempelai wanita.

Namun, MM hanya menyanggupi setengahnya.

Keduanya berencana pada akhir tahun ini tepatnya tanggal 29 Desember 2019 mendatang setelah kurang lebih satu tahun berpacaran.

Tak terima ditolak nikah, MM lalu menyebar video tanpa busana kepada keluarga mantan calon istrinya.

Awalnya MM hanya menyebar potongan foto hasil tangkapan layar rekaman video tanpa busana tersebut kepada adik korban.

Namun, merasa tak puas, MM kemudian mengirimkan video tanpa busana utuh berdurasi 2 menit 49 detik melalui pesan WhatsApp ke keluarga korban lainnya.

“Niat pelaku mengirim video tanpa busana itu agar keluarga korban malu dan mengiyakan pernikahan putrinya dengan pelaku,” ungkap Kasat Reskrim Kabupaten Paser AKP Ricky R Sibarani saat dihubungi, Sabtu (7/12/2019).

Keluarga korban lantas melaporkan kejadian tersebut ke Polres Paser.

MM pun telah diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak yang berwajib.

AKP Ricky menuturkan, berdasarkan hasil pemeriksaan, keluarga korban kecewa karena MM terlanjur berbohong.

Padahal, urusan materi atau maskawin masih bisa dikomunikasikan jika pelaku tak menyanggupinya.

“Tapi kata keluarga korban, pelaku sudah menjanjikan dan berbohong di awal. Ditambah sebar video tanpa busana, jadi mereka sangat kecewa dan melaporkan pelaku,” jelas Ricky.

Menurutnya, pihak keluarga mempelai wanita sudah menyiapkan pernikahan dari memesan gedung, tenda hingga konsumsi dan perlengkapan lainnya.

Namun uang yang diberikan pelaku tak sesuai dengan yang dijanjikan.

Belakangan MM diketahui sebagai sosok pemuda pengangguran yang belum memliliki penghasilan.

Sementara itu, korban AE bekerja di salah satu usaha pencucian (laundri) di Kabupaten Paser.

Akibat perbuatannya, MM dikenakan Pasal 27 ayat 1 UU 11/2008 tentang Informasi dan Tranksaksi Elektronik (ITE) dengan ancaman pidana maksimal 6 tahun penjara dan denda maksimal Rp 1 miliar.

PUBLIKASI KINERJA TRIWULAN IV BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH (BPBD) KABUPATEN BOGOR TAHUN 2019

0
Ir. Yani Hasan
Kepala Pelaksana

PROFIL BPBD

Terhitung mulai tanggal 11 Januari 2011 BPBD Kabupaten Bogor mulai beroperasi yang ditandai dengan pelantikan pejabat struktural BPBD Kabupaten Bogor mulai dari Eselon II, III dan I . Berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Bogor Nomor 2 Tahun 2010 Tentang Pembentukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2015, tentang perubahan atas Perda Nomor 2 Tahun 2010 Tentang Pembentukan Badan Daerah dan Struktur Organisasi Tatalaksana Kinerja BPBD, BPBD merupakan perangkat daerah sebagai unsur pendukung penyelenggaraan pemerintahan daerah yang dipimpin oleh Kepala Badan yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Bupati. Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bogor mempunyai tugas :

  1. Menetapkan pedoman dan pengarahan terhadap usaha penanggulangan bencana yang mencakup pencegahan bencana, penanganan darurat, rehabilitasi, serta rekonstruksi secara adil dan setara;
  2. Menetapkan standarisasi serta kebutuhan penyelenggaraan penanggulangan bencana berdasarkan peraturan perundang-undangan;
  3. Menyusun, menetapkan dan menginformasikan peta rawan bencana;
  4. Menyusun dan menetapkan prosedur tetap penanganan bencana;
  5. Melaporkan penyelenggaraan penanggulangan bencana kepada bupati setiap bulan sekali dalam kondisi normal dan setiap saat dalam kondisi darurat bencana;
  6. Mengendalikan pengumpulan dan penyaluran uang, barang dan bantuan lainnya;
  7. Mempertanggungjawabkan penggunaan anggaran yang diterima dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah dan sumber anggaran lainnya yang sah dan tidak mengikat;
  8. Melaksanakan tugas lainnya sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

Dalam melaksanakan tugas tersebut di atas, BPBD mempunyai fungsi :

  1. Perumusan dan penetapan kebijakan penanggulan gan bencana dan penanganan pengungsi dengan bertindak cepat dan tepat, efektif dan efisien;
  2. Pengkoordinasian pelaksanaan kegiatan penanggulangan bencana secara terencana, terpadu dan menyeluruh.

Berdasarkan penjelasan Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2010 , BPBD mempunyai fungsi koordinasi, komando dan pelaksana dalam penanggulangan bencana. Pada fungsi komando, BPBD melaksanakan penanggulangan bencana dengan pengerahan sumber daya manusia, peralatan, logistik dari Satuan Kerja Perangkat Daerah lainnya, instansi vertikal yang ada di daerah serta langkah-langkah lain yang diperlukan dalam rangka penanganan darurat bencana. Sedangkan pada fungsi pelaksana, BPBD melaksanakan penanggulangan bencana secara terkoordinasi dan terintegrasi dengan Satuan Kerja Perangkat Daerah lainnya di daerah, instansi vertikal yang ada di daerah dengan memperhatikan kebijakan penyelenggaraan penanggulangan bencana dan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) BPBD Tahun 2019

Indikator kinerja bisa dimaknai sebagai alat yang digunakan untuk mengukur pencapaian suatu target, baik dengan menggunakan ukuran kualitatif maupun ukuran kuantitatif. Dengan menggunakan indikator kinerja, suatu kinerja bisa dievaluasi apakah telah berhasil mencapai target yang telah ditentukan ataukah tidak.

pada tahun 2018 triwulan IV BPBD mengalami perubahan indikator Kinerja yang disesuaikan dengan SAKIP dan desk yang dilaksanakan oleh Kemenpan RB melalui BAPPEDA LITBANG.

Dari uraian diatas BPBD sendiri mempunyai Indikator Kinerja Utama (IKU) yang harus di capai pada tahun 2019 ini pada Triwulan IV, diantaranya adalah :

NO INDIKATOR TARGET
1 Persentase Desa Siaga Bencana 15 %
2 Persentase Mitigasi Bencana yang berhasil dilaksanakan 20 %
3 Rata rata waktu penanganan Bencana 100 %
4 Persentase Pemulihan di Daerah terkena Bencana  100 %

Program Kegiatan BPBD Tahun 2019

Pada tahun 2019 Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bogor mempunyai 9 program dan 49 Kegiatan yang terdiri dari 1 Program utama dan 8 Program pendukung, Program Utama Badan Penanggulangan Bencana Daerah di tahun 2019, dengan serapan anggaran sebagai berikut :

  •  Program Utama pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah
  1. Program Peningkatan Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana Alam (6 kegiatan)

Realisasi     :

–  Keuangan    :      49.09 %

–  Fisik            :      49.05 %

 

  1. Program Penanggulangan Desa Rawan Bencana Alam (2 kegiatan)

Realisasi     :

–  Keuangan    :      68.77 %

–  Fisik            :      75.00 %

 

  1. Program Peningkatan Penanggulangan Bencana Alam (8 kegiatan)

Realisasi     :

–  Keuangan    :      78.75 %

–  Fisik            :    155.02 %

 

  1. Program Pemulihan Pasca Bencana Alam (4 kegiatan)

Realisasi     :

–  Keuangan    :      78.93 %

–  Fisik            :     56.06 %

 

  • Sedangkan Program Penunjang antara lain :

 

  1. Program Administrasi Perkantoran (13 kegiatan)

Realisasi     :

–  Keuangan    :   76.86 %

–  Fisik            :   71.79 %

 

  1. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur (5 kegiatan)

Realisasi     :

–  Keuangan    :   89.04 %

–  Fisik            :    50.00 %

 

  1. Program Peningkatan Disiplin Aparatur (2 kegiatan)

Realisasi     :

–  Keuangan    :      97.24 %

–  Fisik            :    100.00 %

 

  1. Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur (1 kegiatan)

Realisasi     :

–  Keuangan    :     94.00 %

–  Fisik            :     90.00 %

 

  1. Program Peningkatan Pengembangan Sistim Pelaporan capaian Kinerja dan Keuangan (9 kegiatan)

Realisasi     :

–  Keuangan    :      87.53 %

–  Fisik            :      83.55 %

 

Dengan total realisasi triwulan IV sampai dengan 30 November adalah :

Keuangan :    20 %

Fisik :    83 %

 

Pelaksanaan Kegiatan di Tahun 2019

Sampai dengan Tahun 2019 pelaksanaan kegiatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bogor secara umum telah berjalan sesuai dengan rencana yang ditetapkan dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) tahun 2019.

Berikut beberapa kegiatan yang telah dilaksanakan oleh BPBD Kabupaten Bogor sampai dengan Tahun 2019 ini :

  • Kegiatan Penyusunan laporan capaian Kinerja dan Ikhtisar Realisasi kinerja SKPD telah diselesaikan 1 Dokumen LAKIP;
  • Kegiatan Forum Perangkat Daerah dalam rangka Penyusunan Rencana Kerja pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tahun 2020, yang dihadiri oleh Wakil Bupati Iwan Setiawan SE yang dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 14 Februari 2019 bertempat di Renotel Olympic Sentul;
  • Kegiatan Penguatan Desa Tangguh Bencana Desa Bantarjaya di Kecamatan Rancabungur dan Desa Karihkil di Kecamatan Ciseeng Tahun 2019, yang dilaksanakan pada hari Senin-Jumat tanggal 05-07 Agustus dan 07-09 Agustus 2019;
  • Kegiatan pembentukan Desa Tangguh Bencana di Desa CIleungsi Kecamatan Ciawi pada awal tahun 2019 sebagai salah satu Program 100 Hari Bupati;
  • Pelaksanaan hari Kesiapsiagaan Bencana tingkat Kabupaten Bogor dan Apel Siaga yang dipimpin Oleh Wakil Bupati Bogor;
  • Penyediaan komponen/instalasi listrik penerangan bangunan kantor;
  • Penyediaan pelayanan administrasi kepegawaian;
  • Pengadaan perlengkapan kantor;
  • Monitoring, evaluasi dan pelaporan SKPD;
  • Pendistribusian air bersih;
  • Pelatihan water rescue;
  • Pelatihan bencana bagi ASN;
  • Budaya sadar bencana;
  • Pelatihan penguatan kapasitas bagi anggota TRC di Pusdiklat BNPB Sentul;
  • Peresmian Forum Penggiat Bencana Kabupaten oleh Bupati Bogor.

Penanganan Kedaruratan Bencana :

Bencana Alam yang terjadi di Wilayah Kabupaten Bogor Selama Tahun 2019 Tercatat sampai Triwulan IV 01 Oktober s/d 30 November sebanyak 150 kejadian yang terjadi dari tanah longsor 16 kejadian, banjir 0 kejadian, angin kencang 70 kejadian dan lain – lain 64 kejadian, dari semua kejadian tersebut BPBD telah melakukan penanganan kedaruratan sebagaimana mestinya seperti pengiriman Logistik bagi Korban Bencana, Evakuasi Korban dan Puing, bahan material lainnya Akibat Bencana.

Berikut adalah rincian kejadian bencana di wilayah Kabupaten Bogor selama periode Triwulan IV Bulan Oktober s/d November Tahun 2019 :

Berikut adalah rincian kejadian bencana di wilayah Kabupaten Bogor selama periode Januari s/d November Tahun 2019 :

Demikian Publikasi Kinerja Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bogor Tahun 2019 ini dibuat dengan harapan dapat memberikan gambaran tentang berbagai capaian kinerja Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bogor dalam rangka pencapaian tahapan Visi dan Misi Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bogor dan Pemerintah Kabupaten Bogor pada umumnya.

  1. Kegiatan program sapa OPD BPBD Kabupaten Bogor pada tanggal 15 November 2019, narasumber yaitu Ir. Yani Hassan Selaku Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bogor. Bertempat di Dinas Komunikasi dan Informatika;
  2. Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bogor mengadakan Pelatihan TRC BPBD   Kab. Bogor  yang bertempat di Pusdiklat BNPB IPSC Sentul yang diikuti sebanyak 60 orang anggota  yang di laksanakan   selama 4 har dari tanggal 25  s/d 28 November 2019. acara tersebut di buka oleh  Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor Bapak Raya Al Fajar .ST.MM dan Kasubid Penyelenggaraan Pusdiklat BNPB  bapak  Yustam Shahril SH MH beliau menyampaikan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan teknis dan manajerial bagi anggota TRC BPBD Kabupaten Bogor sebagai ujung tombak dalam pelaksanaan tugas pada penanganan darurat bencana dan Tujuan khusus kegiatan ini adalah agar personil yang tergabung dalam Tim Reaksi Cepat dapat melaksanakan  tugas secara cepat dan tepat pada saat tanggap darurat sesuai dengan perkembangan kondisi bencana yang terjadi, menggunakan sistem penanganan darurat bencana dengan pemanfaatan sumber daya manusia, peralatan dan perlengkapan yang ada, meningkatkan koordinasi, komunikasi, dan mobilisasi dalam penanganan darurat bencana dan meningkatkan kemampuan pemahaman sistem komando penanganan darurat bencana.Dan narasumber  dari Pusdiklat BNPB;
  3. Acara Peringatan Bulan Pengurangan Resiko Bencana Tingkat Kabupaten Bogor pada tanggal 08 Oktober tahun 2019 di awali dengan menyusuri Sungai Cileungsi dengan menaiki perahu di awali  di Jembatan Pasar Desa Bojong kulur. Bupati, Wakil Bupati, Sekda bersama Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Dandim dan Kapolres Bogor dan didampingin oleh Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bogor, Kadis Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor, Kadis Damkar, Kadis DP3AP2KB Camat Gunung Putri, Kades Bojong Kulur dan Ketua Forum PRB Kabupaten Bogor.

(terlampir)

Keterangan : Kegiatan program sapa OPD BPBD Kabupaten Bogor pada tanggal 15 November 2019,    narasumber yaitu Ir. Yani Hassan Selaku Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bogor. Bertempat di Dinas Komunikasi dan Informatika;

Keterengan : Kegiatan Peningkatan Kemampuan Tim Reaksi Cepat (TRC) bertujuan untuk meningkatkan kemampuan teknis dan manajerial bagi anggota TRC BPBD Kabupaten Bogor;

Keterengan : Kegiatan Peringatan Bulan Pengurangan Resiko Bencana Tingkat kabupaten Bogor tahun 2019.

Dinkes DKI Menyebut Hubungan Seks Kaum Gay jadi Tren Baru Penularan HIV

BOGORDAILY Kepala Dinas Kesehatan Widyastuti menyatakan saat ini adanya perubahan tren dalam peningkatan penularan penyakit HIV. Awalnya kata dia, penularan penyakit itu melalui pengunaan jarum suntik yang tidak steril.

“Dulu penularan angka tertinggi disebabkan oleh penggunaan jarum suntik yang tidak steril sekarang bergeser ke hubungan seks tidak aman antara lelaki suka lelaki,” kata Widyastuti di gedung DPRD DKI Jakarta, Minggu (8/12).

Kendati begitu, dia menyatakan belum mengetahui pasti persentase kenaikkan tren tersebut. Tren itu mulai menujukkan peningkatan sejak dua tahun terakhir dan tidak hanya terjadi Ibu Kota Jakarta.

Internet menurut dia, menjadi salah satu akses yang mempermudah mengenai infomasi pecinta sesama jenis. “Kalau dulukan sembunyi-sembunyi sekarang sudah mulai terbuka,” ucapnya.

Pentingnya Sertifikasi Pernikahan

Oleh karena itu, dia menyebut pentingnya sertifikasi pernikahan. Sebab bila salah satu pasangan terbukti, pihaknya akan memberikan pendampingan.

“Kami juga sudah bekerjasama dengan LSM dan NGO. Sebagai tim pendamping bahkan yang membuka jalan ke kelompok-kelompok penderita HIV,” ujarnya.

Paula Verhoeven Tak Mau Ditinggal Baim Wong Jelang Melahirkan

0

BOGORDAILY – Pasangan artis Baim Wong dan Paula Verhoeven tengah menanti kelahiran anak pertamanya. Hal itu dilihat dari usia kandungan Paula yang telah memasuki usia delapan bulan.

Baim mengaku saat ini istrinya, Paula mulai tak mau ditinggal pergi sendirian. Baim diminta untuk selalu berada di dekatnya.

“Iya ditinggal mulu nih kayaknya tapi sekarang nggak. Tadi baru izin juga mau pergi lagi dimarahin sama dia (Paula), jangan katanya,” ujar Baim saat ditemui bersama Paula di Pondok Indah, Jakarta Selatan, Minggu (8/12/2019) usai menghadiri resepsi pernikahan Citra Kirana dan Rezky Aditya.

Baim mengaku selalu berada disamping Paula sambil menunggu masa kelahiran anak pertamanya.

“Iya nungguin ya, karena nungguin dia lahiran, sama paling jalan-jalan di Jakarta aja,” sahut Baim lagi.

Selain itu, persiapan Baim untuk persalinan sang istri di rumah sakit telah diselesaikan. Keduanya juga telah menyiapkan kamar untuk sang buah hati.

“Udahlah (booking rumah sakit),” sahut Baim.

“Kamarnya ini sih kita masih satu bareng sama kita satu kamar, udah disiapin,” tukas Paula.

Setelah Memenangkan Dua Laga Penting, Man United Mulai Intip-intip Empat Besar

0

BOGORDAILY – Manchester United meraih dua kemenangan penting sepanjang pekan ini. Empat besar Liga Inggris pun di depan mata ‘Setan Merah’.

MU sukses meraup enam poin dari laga-laga sulit melawan Tottenham Hotspur dan Manchester City. Hasil itu sudah langsung mendongkrak posisi anak-anak asuh Ole Gunnar Solskjaer ke klasemen Liga Inggris.

Kini Marcus Rashford dkk menempati urutan lima dengan 24 poin dari 16 laga. MU berjarak lima poin dari Chelsea di posisi empat, yang merupakan batas zona Liga Champions.

Kemenangan atas Tottenham dan City itu bukan turut memberikan suntikan moral yang besar untuk MU, terlebih sebelumnya mereka seret kemenangan. Hanya dua kemenangan dipetik dalam sembilan partai liga.

Bek MU Harry Maguire mengakui empat besar kini dalam incaran.

“Saya rasa Anda cuma perlu melihat ke hasil-hasil Anda sendiri, tidak melihat ke tempat lain, terus memenangi pertandingan. Kami sudah menang berturut-turut melawan Spurs dan City, kami punya laga besar lainnya pekan depan,” ujarnya dikutip Sky Sports.

“Empat besar di depan mata, tapi kami cuma perlu memperhatikan hasil kami sendiri, mencoba terus mendapatkan tiga poin dan terus berkembang,” imbuhnya.

Di Liga Inggris, MU berikutnya akan menghadapi Everton. Tapi sebelumnya mereka harus melawan AZ Alkmaar lebih dulu di Liga Europa.

Desta dan Natasha Rizky Semakin Sulit Cari Waktu Berdua

0

BOGORDAILY – Setelah tujuh tahun menjalani hubungan rumah tangga, Desta dan Natasha Rizky telah dikaruniai tiga orang anak yang kini makin besar. Wah, ribet nggak ya?

Melihat tumbuh kembang anak yang jarak lahirnya sangat dekat menjadi alasan Desta dan Natasha sulit meluangkan waktu berdua. Apalagi tiga anaknya itu sangat dekat dengan mereka.

“Ada tiap Sabtu biasanya sama keluarga (waktu bersama). Kalau berdua cari waktu setahun berapa kali, karena anak tiga ini lengket banget. Jadi kalau ditinggal susah,” cerita Desta ditemui di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan.

Desta dan Natasha kesulitan untuk meminta izin kepada anak pertama dan keduanya yang mulai posesif. Biasanya, Natasha akan memberikan pengertian terlebih dahulu sebelum pergi dengan Desta.

“Anak pertama, anak kedua, kasih pengertian kita mau pergi dulu. Gede makin posesif, (waktu) masih bayi lebih gampang ditinggalinnya,” lanjut Natasha.

Meski begitu, Desta bersyukur dengan hadirnya tiga anak, kehidupannya dengan Natasha makin menyenangkan. Tetap saja, ada saatnya kondisi dan emosi dirinya dan Natasha sebagai suami dan istri naik turun.

“Ya adalah namanya rumah tangga naik turun, kita kebanyakan naik. Ya tapi menyenangkan, namanya juga sama-sama belajar. Menyesuaikan, so far sudah berjalan baik,” tukasnya.

Vicky Prasetyo Nggak Marah, Jadi Tersangka karena Laporan Angel Lelga

0

BOGORDAILY – Vicky Prasetyo sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam laporan Angel Lelga. Ini adalah buntut dari aksi Vicky yang menggerebek Angel Lelga dengan pria.

Aksi Vicky itu dianggap Angel sudah menghina dan mencemarkan nama baiknya. Bahkan tudingan Vicky kepada Angel Lelga dengan Fiki Alman tak terbukti.

Kini menyandang status sebagai tersangka, Vicky mengaku tidak marah dengan mantan istrinya itu.

“Nggak. Aku hadapi apapun. Aku kan pernah sama dia jadi suami, aku tahu banget hatinya dia kayak gimana,” tutur Vicky Prasetyo dalam ‘!nsert Story’ dilihat, Senin (9/12/2019).

“Kalau memang proses ini bisa membayar segala apapun keinginan dia untuk memproses dan lain-lain, ya saya akan hadapi sampai kapanpun,” tegasnya.

Vicky Prasetyo mengatakan dirinya masih mempunyai anak-anak yang selalu ada untuknya. Bahkan anak-anak Vicky ini pun pernah sangat dekat dengan Angel Lelga.

“Satu tahun kita hidup dan dia jadi Mami yang baik, minimal dia berpikir sedikit aja. Vicky ada anak-anak yang harus dijaga,” ungkap Vicky Prasetyo berharap Angel Lelga melihat sosoknya sebagai ayah dari anak-anaknya.