Sunday, 12 April 2026
Home Blog Page 8641

Hore! Gaji PNS Naik di 2019, Dihitung Sejak Januari

0

 BOGOR DAILY – Gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) naik 5 persen pada tahun ini. Meski belum dibayarkan langsung sejak Januari 2019, perhitungan kenaikan gaji PNS tersebut akan dimulai pada bulan pertama tahun ini.

Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Askolani mengatakan, pemerintah saat ini masih terus mematangkan kebijakan tersebut dalam sebuah peraturan pemerintah (PP).

“Intinya disiapin Januari, Insyaallah. Kalau mulai Januari, kami mulai sama Menteri PANRB (Syafruddin) siapkan PP-nya,” ungkap dia seperti ditulis Rabu (2/1).

Dia memperkirakan, peraturan pemerintah itu bakal keluar sekitar Februari atau Maret 2019. Meski dikeluarkan bukan pada bulan pertama, gaji PNS bakal tetap naik sejak Januari 2019.

Namun, Askolani menambahkan, kenaikan gaji belum akan langsung dirasakan para abdi negara pada bulan pertama. Ini karena pembayarannya baru akan digabungkan setelah aturan terbit.

“Tapi bayarnya kapan, menunggu PP itu jadi. Kalau PP itu jadi bulan 3, maka sejak bulan 1 sudah akan dihitung” ucap dia.

Lebih lanjut, dia menyatakan, kenaikan gaji PNS 5 persen ini juga akan turut berpengaruh terhadap gaji ke-13 dan upah Tunjangan Hari Raya (THR). “Iya, dia biasanya akan jadi basis untuk gaji ke-13 dan THR,” tutur dia.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 30 Tahun 2015 tentang Perubahan Ketujuh Belas Atas Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1977 tentang Peraturan Gaji PNS, gaji pokok PNS berada di kisaran 1.486.500 sampai dengan Rp 5.620.000.

Golongan I

Jika dihitung secara kasar, untuk golongan IA dengan masa dinas belum 1 tahun mendapat Rp 1.486.500. Dengan kenaikan 5 persen maka menjadi Rp 1.560.825.

Untuk golongan ID, dengan masa dinas 27 tahun lebih mendapat gaji pokok Rp 2.558.700. Dengan kenaikan 5 persen maka menjadi Rp 2.686.635.

Golongan II

Naik ke golongan IIA mendapat gaji pokok Rp 1.926.000. Dengan kenaikan 5 persen maka menjadi Rp 2.022.300.

Untuk golongan IID dengan masa bakti terlama akan mendapat gaji Rp 3.638.000. Dengan kenaikan 5 persen menjadi Rp 3.819.900.

Golongan III

Untuk golongan IIIA mendapat gaji sebesar Rp 2.456.700. Dengan kenaikan 5 persen, maka gaji mereka naik menjadi Rp 2.579.535.

Untuk golongan IIID dengan masa kerja paling lama mendapat gaji Rp 4.568.800. Dengan kenaikan sebesar 5 persen, maka akan menjadi Rp 4.797.240.

Golongan IV

Untuk golongan IVA dengan masa kerja kurang dari 1 tahun mendapat gaji Rp 2.899.500. Dengan kenaikan sebesar 5 persen, maka gaji PNS golongan ini naik menjadi Rp 3.044.475.

Untuk golongan IVE dengan masa kerja paling lama mendapat gaji Rp 5.620.300. Dengan kenaikan 5 persen maka menjadi Rp 5.901.315

Presiden Joko Widodo atau Jokowi memastikan pemberian gaji ke-13 untuk  PNS dan THR bagi pensiunan tetap akan dilanjutkan pada 2019. Namun, ia meminta program tersebut tidak dikait-kaitkan dengan kampanye.

“Tahun depan dilanjutkan lagi, maksudnya gaji ke-13 dan THR-nya. Jangan ke mana-mana nanti dikira saya kampanye,” kata Jokowi saat Peresmian Pembukaan Pekan Purnabakti Indonesia (PPI) di Balai Kartini, Jakarta, Selasa (25/9/2018).

Menurut Jokowi, dengan gaji ke-13 bagi PNS dan THR bagi pensiunan, pemerintah berharap daya beli masyarakat bisa meningkat.

Nantinya, kata dia, akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi dalam negeri.

“Saya ingin memastikan daya beli masyarakat bisa kita tingkatkan. Biasanya akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi negeri ini,” ucap Jokowi. (liputan6.com/bdn)

 

Bayi Hasil Hubungan Gelap Dikubur dalam Keadaan Hidup-hidup

0

 BOGOR DAILY – Sesosok bayi dikubur dalam keadaan hidup-hidup di Sidoarjo. Pelaku adalah RM (18), warga Sedati,Sidoarjo.

“Memang benar ada salah satu warga Desa Kwangsan yang telah mengubur bayi hasil hubungan gelap secara hidup-hidup,” kata Kapolsekta Sedati AKP I Gusti Made Merta saat ditemui detikcom di Mapolsekta, Rabu (2/1).

Gusti mengatakan penguburan dilakukan RM di pemakaman umum Dusun Wagir Desa Kwangsan, Sedati Sidoarjo pada Minggu (30/12/2018) sekitar pukul 18.00 WIB. Dua hari kemudian pada Selasa (1/1) sekitar pukul 18.00, RM kembali membongkar kuburan bayinya tersebut.

Gusti menambahkan saat di lokasi, RM langsung diamankan polisi. Bayi yang dikubur kemudian jenazahnya dibawa ke RSUD Sidoarjo.

“Saat ini yang bersangkutan masih dalam penyelidikan, untuk pengembangan kasus tersebut,” tandas Gusti.

 

(detikcom/bdn)

Pelantikan Ade Yasin dan Iwan Setiawan Untuk Bogor Lebih Baik

0
Pasangan Ade Yasin-Iwan Setiawan (HADIST) ini memiliki program unggulan bernama Pancakarsa, yaitu: Bogor Maju, Bogor Membangun, Bogor Sehat, Bogor Cerdas, dan Bogor Beradab, yang dirangkum dalam Panca karsa. Kedua pasangan ini akan menjabat Bupati-Wakil Bupati Bogor untuk periode 2018-2023. (bdn)

BOGOR DAILY – Bupati dan Wakil Bupati Bogor Terpilih Ade Yasin-Iwan Setiawan akan dilantik Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pada Minggu (30/12) di Aula Barat Gedung Sate, Bandung.

Jelang pelantikan, Ade Yasin mengaku siap untuk mengemban amanah ini dengan sebaik-baiknya dan penuh tanggung jawab. Ia juga meminta do’a dari masyarakat Kabupaten Bogor agar proses pelantikan di Bandung berjalan lancar.

“Tentu sudah siap (pelantikan). Mohon do’anya ya dari seluruh masyarakat Bogor agar berjalan lancar,” ungkap Ade Yasin.

Ketua DPW PPP Provinsi Jawa Barat ini juga menyatakan sudah menyiapkan program-program unggulan dan inovasi-inovasi yang akan direalisasikan lima tahun ke depan.

“Saya bertekad membuat Kabupaten Bogor ini menjadi salah satu Kabupaten Termaju di Indonesia, tentu dengan program-program unggulan dan inovasi-inovasi,” ujarnya.

PUBLIKASI KINERJA AKUNTABILITAS KINERJA BADAN PENGELOLAAN PENDAPATAN DAERAH TAHUN 2018

1

PUBLIKASI KINERJA

AKUNTABILITAS KINERJA

BADAN PENGELOLAAN PENDAPATAN DAERAH

TAHUN 2018

Tahun 2018 merupakan periode terakhir RPJMD Kabupaten Bogor Tahun 2013 – 2018. Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah berkontribusi dalam pencapaian Misi ke-5 (Lima) RPJMD Kabupaten Bogor 2013 – 2018 yaitu meningkatkan kinerja penyelenggaraan pemerintahan dan kerjasama antar daerah dalam kerangka tata kelola pemerintahan yang baik. Adapun sasaran yang ingin dicapai Kabupaten Bogor adalah meningkatnya kualitas tata pemerintahan daerah di semua tingkatan yang transparan, akuntabel, efisien, partisipatif dan berwibawa serta terus meningkatan pencegahan tindak pindana korupsi.

Berdasarkan Perubahan RKPD Kabupaten Bogor Tahun 2018, Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah berkontribusi dalam pencapaian prioritas pembangunan ke-5 (Lima) yaitu pemantapan tata kelola penyelenggaraan pemerintahan. Serta berkontribusi dalam pencapaian 2 (dua) fokus pembangunan yaitu penguatan manajemen  dan kualitas administrasi perangkat daerah serta meningkatkan kinerja pemerintahan daerah yang akuntabel. Adapun kinerja sasaran daerah yang ingin dicapai berdasarkan APBD-P Kabupaten Bogor Tahun 2018 adalah jumlah pendapatan asli daerah sebesar Rp. 2.475.535.726.000,-

Berdasarkan Rencana Strategis Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah Tahun 2013 – 2018, tujuan perangkat daerah yang ingin dicapai adalah terwujudnya kinerja pengelolaan pendapatan daerah yang transparan dan akuntabel. Adapun sasaran strategis pertama yang ingin dicapai adalah meningkatnya kualitas pengelolaan pendapatan daerah yang transparan dan akuntabel dalam membiayai pembangunan daerah, yang terdiri dari 2 (dua) indikator sasaran yaitu persentase (%) PAD terhadap pendapatan daerah, berdasarkan APBD-P Kabupaten Bogor maka target tahun 2018 sebesar 35,13% dan persentase (%) Pajak Daerah terhadap Pendapatan Asli Daerah, berdasarkan APBD-P Kabupaten Bogor dengan target tahun 2018 sebesar 68,18%.

Sasaran strategis kedua yang ingin dicapai adalah meningkatnya kualitas perencanaan dan pengembangan pendapatan daerah, dengan 3 (tiga) indikator sasaran antara lain, indikator sasaran pertama kesesuaian target dan realisasi pendapatan daerah dengan target tahun 2018 sebesar 100%, indikator sasaran kedua yaitu kesesuaian target dan realisasi pendapatan asli daerah sebesar 100% serta indikator sasaran ketiga yaitu kesesuaian target dan realisasi  pajak daerah dengan target tahun 2018 sebesar 100%.

Program dan kegiatan Tahun 2018 untuk mencapai indikator sasaran Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah terdiri dari 1 (satu) program utama yaitu program Peningkatan dan Pengelolaan Pendapatan Daerah serta 5 (lima) program penunjang.  Berdasarkan APBD-P Kabupaten Bogor Tahun Anggaran 2018, target indikator program utama yang ingin dicapai pada tahun 2018, antara lain jumlah pendapatan daerah dengan target sebesar Rp 7.047.289.806.000,- , jumlah pendapatan asli daerah dengan target sebesar Rp. 2.475.535.726.000,- jumlah penerimaan dana transfer dengan target sebesar Rp. 4.571.754.080.000,-  jumlah penerimaan PBB sebesar Rp. 457.578.589.000,-, jumlah penerimaan BPHTB dengan target sebesar Rp. 518.561.847.000,- dan jumlah penerimaan 8 (delapan) pajak daerah sebesar Rp. 711.772.358.000,-.

Realisasi Terhadap Target Pendapatan Daerah Tahun 2018 (Data s.d 18 Desember 2018)

No Uraian Target Realisasi %
PENDAPATAN DAERAH 7,047,289,806,000.00 6,928,801,777,604.18 98.32
1 Pendapatan Asli Daerah 2,475,535,726,000.00 2,658,032,836,969.18 107.37
2 Dana Perimbangan 2,889,560,644,000.00 2,807,136,373,021.00 97.15
3 Lain-Lain Pendapatan Daerah Yang Sah 1,682,193,436,000.00 1,463,632,567,614.00 87.01

Grafik Perbandingan Target dan Realsiasi Komposisi Pendapatan Daerah Tahun 2018


*Data sementara s.d 18 Desember 2018

Adapun Kontribusi Pajak Daerah terhadap Pendapatan Asli Daerah jika dibandingkan dengan Retribusi Daerah, Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang dipisahkan serta Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang sah, memberikan kontribusi yang sangat signifikan.

Realisasi terhadap Target Pendapatan Asli Daerah Tahun 2018 (Data s.d 18 Desember 2018)

No Uraian Target Realisasi %
PENDAPATAN ASLI DAERAH 2,475,535,726,000.00 2,658,032,836,969.18 107.37
1 Pajak Daerah 1,687,912,794,000.00 1,920,092,138,008.25 113.76
2 Retribusi Daerah 149,593,578,000.00 102,074,408,402.00 68.23
3 Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah Yang Dipisahkan 44,990,099,000.00 44,287,173,198.00 98.44
4 Lain-Lain PAD Yang Sah 593,039,255,000.00 591,579,117,360.93 99.75

*Data sementara s.d 18 Desember 2018

Grafik Perbandingan Target dan Realsiasi Komposisi Pendapatan Asli Daerah Daerah Tahun 2018


*Data sementara s.d 18 Desember 2018

Dari data tersebut maka dapat dilihat capaian Indikator Kinerja Kunci (IKK) Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah  s.d 18 Desember 2018, sebagai berikut :

No Indikator Kinerja Target Realisasi %
1 Persentase (%) PAD terhadap pendapatan daerah 35,13% 38.36% 109.20
2 persentase (%) Pajak Daerah terhadap Pendapatan Asli Daerah 68,18% 72.24% 105.95
3 Kesesuaian Target Dan Realisasi Pendapatan Daerah 100% 98.32% 98.32
4 Kesesuaian Target Dan Realisasi Pendapatan Asli Daerah 100% 107.37% 107.37
5 Kesesuaian Target Dan Realisasi Pajak Daerah 100% 113.76% 113.76

*Data sementara s.d 18 Desember 2018

Adapun Capaian Kinerja Program Prioritas dapat dilihat dari capaian target dan realisasi pajak daerah, sebagai berikut :

No Uraian Target Realisasi %
Pajak Daerah 1,687,912,794,000.00  1,920,092,138,008.25    113.76
1 Pajak Hotel      69,080,940,000.00        81,682,735,125.75    118.24
2 Pajak Restoran    119,126,358,000.00      141,152,056,931.40    118.49
3 Pajak Hiburan      67,536,062,000.00        76,619,691,966.00    113.45
4 Pajak Reklame      18,151,585,000.00        19,623,389,127.00    108.11
5 Pajak Penerangan Jalan    249,641,760,000.00      268,051,023,748.00    107.37
6 Pajak Parkir      10,219,149,000.00        10,559,936,504.00    103.33
7 Pajak Air Tanah      55,565,248,000.00        61,226,386,463.10    110.19
8 Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB)    518,561,847,000.00      619,934,522,053.00    119.55
9 Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan    122,451,256,000.00      138,789,327,030.00    113.34
10 Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan    457,578,589,000.00      502,453,069,060.00    109.81

*Data sementara s.d 18 Desember 2018

Grafik Target dan Realisasi Pajak Daerah Tahun 2018

*Data sementara s.d 18 Desember 2018

Festival Tunggul Kawung Pementasan Drum Etnis Pertama di Indonesia

0

BOGOR DAILY – Penyelenggaraan Festival Tunggul Kawung yang kedua berlangsung semarak. Tidak kurang dari sebelas kelompok seni menampilkan permainan drum etnis. Para peserta memeriahkan pentas seni yang menjadi agenda tahunan Dewan Kesenian Kota Bogor (DK3B). Konsep penyajian pementasan drum etnis ini boleh jadi merupakan konsep baru yang diusung DK3B dikancah nasional.

Diawali dengan penampilan dari Khaladien Bukan Band, yang menyajikan permainan drum etnis dari berbagai jenis intrumen pukul, menjadi menu pertama yang disajikan dalam rentetan pertunjukan di festival tersebut.  Riuhnya suara tetabuhan dari beragam instrumen pukul seperti Dogdog, Terbang dan Kendang terasa mendominasi pada pertunjukan yang dihadiri Ketua DK3B Kota Bogor Usmar Harimar, Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya Kota Bogor Sahlan Rasyidi, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia Kota Bogor Yuno Abeta Labay, serta pengunjung lainnya, bunyi instrumen tradisional Jawa Barat itu terasa sangat mendominasi sejak awal hingga akir pertunjukan.

Ketua Panitia penyelenggara Festival Tunggul Kawung Etnic Drum Festival 2018 Jimmy Carter, menjelasakan  Festival Tunggul Kawung digagas pada 2017. Festival ini dimaksudkan untuk membesarkan nama Kota Bogor. Mengutip dari Pantun Pacilong kata Bogor berawal dari kata Bokor yang merupakan tunas pohon Aren atau Tunggul Kawung.

“Dewan kesenian kota Bogor telah mencanangkan kegiatan ini sebagai Festival Tunggul Kawung,” kata Jimmy, Rabu (19/12).

Pada awal penyelenggaraan festival di tahun lalu, kata Jimmy,  terdapat sembilan penyaji tebaik asal Kopta Bogor, ikut berpartisipasi pada penyelenggaraan festival yang pertama. Kesembilan sanggar itu berkompetisi untuk menghadirkan kreasi alat musik tabuh, mereka adalah Sanggar Citra Budaya, Gandes Pamantes, Sanggar Melati mGelar Gunara, Andika, Linggar Mandiri, ART, Dewi Sri dan penyaji tamu dari Sumedang Braja Jaya Ning Ulun.

“Adapun pengemasannya dapat dikreasikan dengan gerak, koreografi atau visual yang menjadi aksen  yang menjadi daya tarik penampilan peserta,” ujar Jimmy.

Pada kesempatan ini para penyaji yang ikut memeriahkan Festival Tunggul Kawung terdiri dari Galuh Pakuan yang merupakan perwakilan dari Ciamis, Sinar Pusaka dari Subang, Sela Awi , Rengganis dari Purwakarta, Bale Seni Ciwasiat dari Pandeglang, Lebak Membara dari Kabupaten Lebak, seerta termasuk penyaji dari Kota Bogor seperti Sanggar Lingar Mandiri, Setia Wargi, Katapel serta Gendis Pamentas. (ki/bdn)

Korupsi Dana Pendidikan Langgengkan Kemiskinan di Cianjur

0

Bogor Daily – Tertangkapnya Bupati Irvan Rivano Muchtar bersama lima orang lainnya dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi adalah pukulan telak bagi upaya pemberantasan korupsi dan kemiskinan di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

“Kasus korupsi ini adalah pukulan besar bagi upaya penegakan pemerintahan yang bersih di Cianjur,” kata Suci Mayang Sari, Calon Anggota DPR RI dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) untuk Jawa Barat III Kabupaten Cianjur – Kotamadya Bogor.

“Korupsi dana pendidikan akan mengakibatkan anak-anak terutama dari kalangan yang tidak mampu kehilangan hak mereka untuk mendapat pendidikan”.

Padahal, kata Suci Mayang Sari, bagi masyarakat bawah, pendidikan adalah jalan untuk keluar dari kemiskinan. “Korupsi dana pendidikan akan membuat kemiskinan langgeng, dan itu membuat kita semua patut geram dan marah!” kata Mayang yang juga merupakan Bendahara Umum DPP PSI.

Suci Mayang Sari mengajak semua warga Cianjur untuk ikut aktif mengawasi dan tidak sungkan-sungkan melaporkan kepada pers dan aparat keamanan jika mengetahui adanya dugaan praktik korupsi.

Pemberantasan Korupsi adalah salah satu misi perjuangan utama PSI. Hanya PSI satu-satunya partai yang sejak awal tidak mencalonkan koruptor sebagai calon anggota legislatif. (sol)

“DEMI INDONESIA DAN KOTA BOGOR YANG LEBIH SEHAT”

0

PERTEMUAN AP-CAT (ASIA PACIFIK CITIES ALLIANCE FOR TOBACCO CONTROL)

Dr. Erna Nuraena
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat
Pada Dinas Kesehatan Kota Bogor

Asia Pacific Cities Alliance for Tobacco Control (AP-CAT) adalah jejaring/perkumpulan dari Walikota dan Bupati se Asia Pasifik yang memiliki komitmen dalam pengendalian tembakau. AP-CAT dibentuk pada bulan November 2016, dengan Ketua Bima Arya (Walikota Bogor-Indonesia) dan Wakil Ketua adalah Francis Anthoni S. Garcia (Walikota Balngga-Filipina). Pada saat didirikan AP-CAT diikuti oleh 12 kota dari 8 negara . Pada tahun ke-2 diikuti oleh 21 kota/ kabupaten  dari 8 negara dan sampai saat ini diikuti oleh 40 kota/kabupaten dari 12 negara yang tergabung dalam AP-CAT.

Tujuan dibentuknya AP-CAT memiliki agenda utama yaitu membangun komitmen politik bahwa pemimpin memiliki peran penting dalam perkembangan pembangunan kesehatan baik ditingkat nasional dan daerah dengan strategi yang dilakukan adalah sebagai berikut :

  1. Membuat dan mengimplementasikan kebijakan dalam pengendalian tembakau;
  2. Membuat kebijakan lokal di masing-masing kota/kabupaten dalam mencegah penyakit tidak menular;
  3. Mencegah intervensi industri rokok dalam mempengaruhi kebijakan politik dengan penguatan regulasi, melibatkan masyarakat, stake holder terkait dan media

Pertemuan AP-CAT ke-3 tahun 2018 yang telah dilaksanakan pada tanggal 4 sampai dengan 6 Desember 2018 di Singapura didapatkan kesepakatan dari pemimpin kota/kabupaten, organisasi professional/NGO serta media untuk memperkuat komitmen dalam memerangi tembakau dan penyakit tidak menular, melalui upaya-upaya sebagai berikut:

  1. Menerapkan dan mengendalikan angka kejadian penyakit tidak menular sesuai dengan rekomendasi WHO dengan cara mengurangi konsumsi alkohol; mengurangi diet tidak sehat; meningkatkan aktifitas fisik; pengelolalan dalam penyakit jantung,kanker, diabetes serta penyakit tidak menular lainnya
  2. Melaksanakan pengendalian tembakau dengan cara terbaik, antara lain : mewujudkan 100% KTR; pelarangan total iklan, promosi dan sponsor rokok; mendorong pemerintah dalam memperbesar PHW (picture health warning) dalam bungkus rokok, mendorong pemerintah menaikkan harga cukai rokok, mencegah masalah kesehatan masyarakat, menciptakan generasi muda tanpa rokok serta meningkatkan dan memperkuat aliansi pimpinan di tingkat daerah dan nasional.

Pada pertemuan ke-3 AP-CAT tahun 2018 tersebut, pemerintah kota Bogor menyampaikan upaya-upaya yang telah dilakukan selama 1 tahun (2018) dalam upaya pencegahan penyakit tidak menular dan pengendalian tembakau di Kota Bogor. Adapun hal-hal yang telah dilakukan dalam pencegahan penyakit tidak menular adalah adanya kebijakan pemerintah melalui Perwali No.48 Tahun 2018 tentang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) dengan fokus pada implementasi makan sayur dan buah, cek rutin kesehatan, aktifitas fisik dan tidak merokok. Upaya pengendalian tembakau dilakukan dengan adanya pelarangan display rokok di seluruh retail modern di Kota Bogor, upaya perbaikan kebijakan melalui revisi Perda Nomor 12 Tahun 2009 tentang KTR serta kampanye kreatif “No Tobacco Generation” yang telah dilaksanakan pada bulan Nopember 2018 yang baru lalu dan selanjutnya akan diagendakan secara berkala.

Pemerintah Kota Bogor dalam 1 tahun yang akan datang akan lebih fokus dalam Program Pencegahan Penyakit Tidak Menular (PTM) dengan melaksanakan deteksi dini PTM pada PNS di masing-masing OPD, dimana mereka sebagai pelayan masyarakat harus memiliki kebugaran yang prima dan masyarakat serta monitoring hasil kesehatan secara sistematis. Selain itu meningkatkan upaya pengendalian tembakau dengan semakin memperkuat implementasi KTR dan pelarangan display rokok, membentuk generasi muda Kota Bogor sehat tanpa rokok di semua usia, monitoring dan evaluasi terpadu terhadap program KTR dan PTM serta meningkatan kepatuhan di kawasan pasar tradisional dengan melakukan pembinaan dan pendampingan kepada pengelola, tenant, pedagang dan pengunjung.

Selanjutnya, sesuai kesepakatan bersama pelaksanaan AP-CAT ke-4 pada tahun 2019 akan dilaksanakan pada bulan September 2019 di Kota Bogor. Semoga Kota Bogor bisa menjadi tuan rumah yang baik dan memperlihatkan keberhasilan dalam upaya-upaya pengendalian tembakau melalui implementasi Kawasan Tanda Rokok (KTR) dan Penyakit Tidak Menular (PTM).

Kota Bogor pasti bisa…….

DOKUMENTASI KEGIATAN PERTEMUAN AP-CAT KE-3 TAHUN 2018

 Kawasan Tanpa Rokok, Upaya Penegakan Etika dan Perlindungan Bagi Perokok Pasif

DPRD KOTA BOGOR TETAPKAN 8 RAPERDA DAN TERBITKAN 32 KEPUTUSAN

0

DPRD Kota Bogor, selama Tahun Sidang 2018, sampai dengan Kamis 6 Desember 2018, tercatat sedikitnya telah menetapkan sebanyak 8 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) menjadi Peraturan Daerah (Perda). Selain itu telah menerbitkan sebanyak 32 Keputusan DPRD dan 21 Keputusan Pimpinan DPRD.

Solidaritas untuk Korban Badai Angin Bogor

0

BOGOR DAILY – Partai Solidaritas Indonesia memperlihatkan sikap solider terhadap warga korban badai angin puting beliung di Kota Bogor. Bendahara Umum Dewan Pimpinan Pusat PSI Suci Mayang Sari, bersama Ketua Dewan Pimpinan Daerah PSI Bogor Yetti Susanti, serta pengurus lainnya Rustam Hadi, Ratih Royhana dan Susandra, hari Sabtu (8/12) mengunjungi dua lokasi posko pengungsian korban angin puting beliung Bogor, yaitu di wilayah sekitar Stasiun Batu tulis, Cipaku, Bogor Selatan.


Partai anak muda itu datang membawa -bahan-bahan kebutuhan pengungsi antara lain susu, pampers, pembalut wanita, mie instan, air mineral, biskuit anak dll.


“PSI menyampaikan rasa prihatin dan berusaha dengan apa yang kami bisa bersolidaritas membantu para korban,” kata Suci Mayang Sari, yang juga Calon Anggota Legislatif DPR RI untuk Jawa Barat III Kota Bogor-Kabupaten Cianjur.


Sumbangan diterima oleh Bapak Sujatmiko Baliarto – Camat Bogor Selatan, Bapak Maruli ketua Danru BPBD, dan Ibu Lulu ketua RT setempat.
“Memasuki musim hujan, warga Kota Bogor perlu lebih hati-hati mengantisipasi berulangnya peristiwa serupa. Walikota Bogor juga harus tanggap, memperhatikan pohon-pohon yang rentan tumbang dan menyiapkan bantuan segera bila dibutuhkan,” kata Suci Mayang Sari.
Peristiwa badai angin puting beliung disertai hujan deras yang melanda kota Bogor pada hari Kamis (6/12) lalu, menyapu sejumlah wilayah Kelurahan Cipaku, Batutulis dan Pamoyanan, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.


Akibat badai angin itu sejumlah pohon tumbang dan rumah warga rusak. Beberapa mobil tertimpa pohon tumbang saat melintas di Jalan Lawanggintung, Kelurahan Batutulis, Bogor Selatan. Seorang pengendara mobil tewas akibat tertimpa pohon tumbang.
Rekaman video angin puting beliung itu sempat viral di media sosial dan memunculkan simpati warga kepada para korban.


Kontak person : Suci Mayang Sari, Bendahara Umum DPP PSI (081299421848).
Yetti Susanti, ketua DPD PSI kota Bogor (087770636699)