Sunday, 19 April 2026
Home Blog Page 8705

Transfer Hazard Rp3,2 Triliun

BOGOR DAILY- Setelah pemain bintang Paris Saint-Germain (PSG), Neymar da Silva, memutuskan untuk tetap bertahan di klubnya tersebut pada musim panas 2018, maka Real Madrid tak memiliki pilihan lain untuk menjadikan Eden Hazard dari Chelsea sebagai bidikan utama mereka. Seperti diketahui, Madrid membutuhkan superstar baru guna menggantikan Cristiano Ronaldo.

Sebagai bukti keseriusan Madrid memburu Hazard, klub berjuluk Los Blancos itu dikabarkan telah menyiapkan dana besar untuk bisa memboyong sang kapten Timnas Belgia pada musim panas ini. Menurut kabar yang diwartakan Goal, Sabtu (21/7/2018), Madrid dan Chelsea telah menyepakati harga transfer Hazard, yakni 190 juta euro atau sekira Rp3,2 triliun.

Selain Hazard, Madrid sebenarnya juga membidik penjaga gawang Chelsea, Thibaut Courtois. Akan tetapi, menurut laporan tersebut, dana Rp3,2 triliun yang disepakati hanyalah untuk pembelian Hazard saja. Sementara untuk Courtois, Los Blancos perlu mengajukan tawaran baru lagi.

Kabar Hazard yang bakal bergabung dengan Madrid kini semakin santer terdengar seiring berjalannya waktu. Meski perwakilan Chelsea bertekad mempertahankan pemainnya tersebut, namun orang-orang terdekat Hazard percaya kalau sang pemain bintang akan berlabuh juga ke Madrid pada akhirnya.

Hal tersebut dikarenakan Hazard sendiri memang memiliki ketertarikan untuk bergabung dengan Madrid. Apabila pada akhirnya Hazard buka suara dan menyatakan keinginannya untuk hengkang, maka diprediksi Chelsea tidak akan menghambat proses tersebut. Pasalnya, Chelsea juga harus mencari pemain baru guna menggantikan Hazard di skuad mereka, mengingat waktu bursa transfer yang semakin sempit.

Baru 4 Bulan Menjabat, Kalapas Sukamiskin Minta Jatah Suap Mobil Baru

BOGOR DAILY Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membeberkan bukti baru persekongkolan jahat di Lapas Sukamiskin, Bandung. Permintaan mobil, uang dan materi lain diduga dilakukan terang-terangan.

KPK menemukan bukti-bukti, permintaan tersebut dilakukan baik langsung atau tidak langsung. Bahkan tidak lagi menggunalan sandi atau kode-kode terselubung.

“Sangat terang. Termasuk pembicaraan tentang ‘nilai kamar’ dalam rentang Rp 200-500 juta/kamar,” ungkap Juru Bicara KPK, Febri Diansyah kepada INDOPOS, Ahad (22/7).

Dia menjelaskan, KPK mengidentifikasi Wahid Husein meminta mobil baru, Mitsubishi Triton Athlete warna putih, dan bahkan sempat menawarkan agar dibeli di dealer kenalan.

Namun, karena warna mobil sedang kosong, dia mengganti dengan warna hitam kemudian diantar dalam tanpa plat nomor ke rumah Wahid.

“KPK kembali mengingatkan, agar pembenahan secara serius dilakukan segera. Kami tidak cuma berhenti hanya menyalahkan oknum apalagi kalau sampai menggunakan dalih-dalih pembenaran dan apologi terhadap temuan tim KPK dalam kegiatan tangkap tangan. Seluruh sel di Lapas Sukamiskin dan lapas-lapas lain harus  dikembalikan sesuai standar,” imbau Febri.

Febri mengatakan, untuk beberapa lokasi sudah disegel di Lapas Sukamiskin, termasuk 2 sel terpidana korupsi di sana, agar tidak dimasuki oleh pihak manapun kecuali penyidik berwenang. Terdapat resiko hukum kalau segel atau bukti-bukti dalam penyidik dirusak atau dihilangkan.

Kasus ini kata dia, menjadi peringatan bagi seluruh Kalapas di bawah Kementerian Hukum dan HAM, agar jangan sampai kasus tersebut terulang. Karena petugas pemasyarakatan termasuk kategori Penyelenggara Negara yang dapat ditangani oleh KPK.

Lebih lanjut mantan aktivis ICW ini mengatakan, komitmen bersama pemerintah dan semua pihak terhadap pemberantasan korupsi dipandang sulit  terwujud,  kalau korupsi masih terjadi secara masif di Lapas. Karena, efek jera terhadap pelaku korupsi sulit terealisasi.

Kerja keras penyidik dan penuntut umum memproses dan membuktikan kasus menjadi nyaris sia-sia kalau terpidana korupsi masih mendapat ruang transaksional di Lapas dan menikmati fasilitas berlebihan dan bahkan dapat keluar masuk tahanan secara leluasa.

“Kami sambut baik, kalau Kemenkumham serius melakukan perbaikan seperti  disampaikan kemarin. Sepanjang hal tersebut dilakukan secara sungguh-sungguh dan terus menerus,” tandasnya

 

Suap Fasilitas Mewah di Lapas Sukamikin, Suami Inneke Tersangka

BOGOR DAILY Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan empat orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap di Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat

KPK menetapkan empat tersangka, yakni Kalapas Sukamiskin, Wahid Husen; narapidana kasus korupsi proyek Bakamla yang juga suami Inneke Koesherawati, Fahmi Darmawansyah; PNS Lapas Sukamiskin, Hendri Saputra; serta narapidana tahanan kasus pidana umum yang juga orang kepercayaan Fahmi, Andri Rahmat.

Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang mengatakan, KPK telah meningkatkan status penanganan perkara ke penyidikan dalam kasus dugaan suap di Lapas Sukamiskin.

“KPK meningkatkan status penanganan perkara ke penyidikan serta menetapkan empat orang sebagai tersangka,” ujar Saut Situmorang di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (21/7/2018) malam.

Satu menerangkan, Wahid diduga menerima suap berupa uang dan dua mobil dalam jabatannya sebagai Kalapas Sukamiskin sejak Maret 2018.

Diduga berkaitan dengan pemberian fasilitas, izin luar biasa, yang‎ seharusnya tidak diberikan kepada diberikan kepada napi tertentu.

Fahmi Darmawansyah sendiri diduga memberikan suap kepada Wahid untuk mendapatkan fasilitas khusus di dalam sel atau kamar tahanannya.

Fahmi juga diberikan kekhususan untuk dapat mudah keluar-masuk Lapas Sukamiskin. Wakil Ketua KPK, Laode M. Syarief menerangkan, penerimaan tersebut diduga diperantarai oleh orang terdekat Wahid dan Fahmi.

“Peneriman-penerimaan tersebut diduga dibantu dan diperantarai oleh orang-orang dekat keduanya yaitu AR (Andri Rahmat) dan HND (Hendy Saputra),” ujar Laode.

Sebagai pihak penerima suap, Wahid dan Hendry disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 atau Pasal 12B UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan Tipikor sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 Juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Sedangkan sebagai pihak pemberi suap, Fahmi dan Andri disangkakan melanggar Pasal 5 huruf a atau huruf b atau Pasal 13 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan Tipikor sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 Juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.

 

 

Duarr! Ledakan di Bandara Soekarno Bikin Penumpang Panik

BOGOR DAILY Suara ledakan yang terjadi di terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta sekitar beberapa menit yang lalu sempat menimbulkan kepanikan. Suasana bandara sontak hening sejenak pasca-suara ledakan tersebut. Sejumlah calon penumpang merunduk dan mencari tempat yang aman.

Setelah ditelusuri, suara ledakan berasal dari counter check-in khusus protokol maskapai Garuda Indonesia di gate 4 E.

Berdasarkan penuturan saksi mata, ledakan itu terjadi ketika petugas check-in melakukan pemeriksaan senjata salah seorang penumpang.

“Pelurunya nyangkut,” kata sumber yang tak mau disebutkan nama, Minggu pagi (22/7).

Petugas yang mencoba mengeluarkannya mengarahkan mulut pistol tersebut ke lantai. Tak disangka, peluru keluar dan menimbulkan suara ledakan.
Diduga petugas menekan pelatuk ketika mengeluarkannya. Akibatnya, peluru yang mengarah ke lantai meledak dan menimbulkan serpihan. Serpihan tersebut sempat mengenai kaki petugas.

Saat ini petugas sudah dilarikan menggunakan kursi roda untuk mendapat perawatan. Sejumlah pihak keamanan bandara termasuk TNI dengan senjata laras panjang tampak siaga di lokasi.

sumber: Rmol.com

Dolar AS Tembus Rp 14.500, Harga Makanan dan Minuman Naik?

Bogor Daily – Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) kembali menguat terhadap rupiah. Pada Jumat kemarin The Grrenback sudah menembus Rp 14.555.

Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI) pun mengaku galau untuk menaikkan harga makanan di tengah penguatan dolar AS. Sebab, saat ini pihaknya menilai pasar industri makanan dan minuman tengah lesu.

“Dua hari ini dapat laporan pasarnya agak sepi, agak lambat, ini menjadi dilema apakah menaikkan harga atau tidak,” ungkap Ketua GAPMMI, Adhi Lukman. begini dampak peguatan dolar AS:

Warga Sempur Kecam Pembangunan Apartemen

BOGOR DAILY – Warga Kelurahan Sempur Kecamatan Bogor Tengah mengecam adanya pembangunan partemen yang akan dikerjakan PT Dubai. Warga Sempur Kidul menolak keras rancana tersebut.
Lurah Sempur Rena menjelaskan kepada wartawan bogordaily.net pembangunan dinilai sah-sah saja. Namun ia juga tidak bisa menginterfensi keinginan warga.
Pihak Pengembang seharusnya kaji dulu serta membahas rencana pembangunan tersebut dengan warga.
“pernah ada peeundingan, namun ridak menemukan jalan keluar. Masih buntu,” unar seorang warga.
Selanjutmya Lurah Sempur memegaskan pihaknya akan beeusaha mbuat  wilayah sempur kondusif.
(bdn/rik/dik)

Kemenhub Imbau Cuaca Ekstrem

BOGOR DAILY – Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut menghimbau masyarakat dan kapal-kapal yang berlayar di perairan Indonesia agar meningkatkan kewaspadaan dan tidak memaksakan diri melaut jika terjadi cuaca buruk dan gelombang tinggi karena sangat membahayakan aktifitas pelayaran.

Direktur Jenderal Perhubungan Laut R. Agus H. Purnomo menyampaikan bahwa secara rutin Ditjen Perhubungan Laut mengeluarkan Maklumat Pelayaran atas dasar hasil pemantauan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), sebagai bentuk peningkatan kewaspadaan dan pengawasan terhadap pemenuhan aspek keselamatan pelayaran mengingat cuaca ekstrim yang masih terjadi di sebagian perairan Indonesia.

Dalam Maklumat Pelayaran Nomor TX-02/VII/DN-18 tanggal 20 Juli 2018 disebutkan, berdasarkan hasil pemantauan BMKG diperkirakan pada tanggal 18 s.d. 24 Juli 2018, cuaca ekstrim dengan tinggi gelombang 4 s.d. 6 meter dan hujan lebat diperkirakan akan terjadi di Perairan Barat Kepulauan Mentawai, Perairan Bengkulu dan Enggano, Perairan Barat Lampung, Laut Andaman, Samudera Hindia Selatan Pulau Jawa Timur, Selat Sunda Bagian Selatan, Perairan Selatan Pulau Jawa, Perairan Selatan Bali, Perairan Lombok, Perairan Pulau Sumabwa, Samudera Hindia Barat Mentawai hingga Selatan Pulau Jawa hingga Selatan Pulau Sumbawa.

“Untuk mengantisipasi terjadinya musibah yang mungkin terjadi karena cuaca ekstrim tersebut maka peningkatan pengawasan keselamatan pelayaran harus dilakukan secara optimal dan tanpa kompromi,” ujar Dirjen Agus.

Dirjen Agus meminta Syahbandar harus melakukan pemantauan ulang setiap hari terhadap kondisi cuaca di masing-masing lingkungan kerjanya dan menyebarluaskan informasi cuaca terkini kepada nakhoda kapal dan pengguna jasa.

“Bila kondisi cuaca membahayakan keselamatan pelayaran maka pemberian Surat Persetujuan Berlayar (SPB) harus ditunda hingga cuaca memungkinkan untuk memberangkatkan kapal,” tegas Dirjen Agus.

Tak hanya pelayaran penumpang, menurut Dirjen Agus, kegiatan bongkar muat barang agar diawasi secara berkala untuk memastikan kelancaran dan ketertibannya. Muatan yang naik kapal juga harus dilashing serta tidak overdraft agar stabilitas kapal tetap baik.

Sementara itu, Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP), Junaidi mengatakan bahwa, peningkatan kewaspadaan juga harus dilakukan oleh seluruh operator dan nakhoda kapal.

“Nakhoda maupun pemilik kapal harus memantau cuaca sekurang-kurangnya enam jam sebelum berlayar dan melaporkan ke Syahbandar saat mengajukan SPB serta melaporkan kondisi cuaca terkini kepada Stasiun Radio Pantai (SROP) terdekat setiap enam jam sekali saat berlayar,” kata Junaidi.

Junaidi menambahkan bahwa selama pelayaran, nakhoda juga harus membawa kapal berlindung di lokasi aman saat tiba-tiba terjadi cuaca buruk di tengah pelayaran dengan ketentuan kapal harus dalam kondisi siaga untuk siap digerakkan.

“Kami juga menginstruksikan kepada seluruh jajaran Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) dan Distrik Navigasi agar kapal negara baik kapal patroli atau kapal navigasi tetap siap siaga dan segera memberikan pertolongan terhadap kapal yang berada dalam keadaan bahaya atau kecelakaaan,” tegasnya.

Selanjutnya, Kepala SROP dan nakhoda kapal negara juga ikut memantau dan menyebarluaskan kondisi cuaca dan berita marabahaya. Bila terjadi kecelakaan kapal maka Kepala SROP dan nakhoda kapal negara harus berkoordinasi dengan pangkalan PLP.

“Kami tidak pernah bosan untuk terus mengingatkan masyarakat agar menyadari pentingnya menerapkan budaya pelayaran yang selamat karena sejatinya keselamatan pelayaran adalah tanggungjawab bersama,” pungkasnya.

KEPALA BAGIAN ORGANISASI DAN HUMAS DITJEN PERHUBUNGAN LAUT

TTD

GUS RIONAL
Telp : (021) 3847118

 

Chikita Meidy Syok Liat Suaminya Tidur Ngorok

Rumah tangga Chikita Meidy  dan suaminya, Indra Aditya memang baru berjalan beberapa minggu. Namun usai resmi menikah pada tanggal 8 Juli 2018 lalu, mantan penyanyi cilik ini mengaku cukup kaget saat tahu kebiasaan buruk sang suami. Menurut penuturannya, Indra sering mendengkur saat tidur.

“Aku baru tahu dia itu ngorok. Padahal waktu zaman pacaran dulu aku dia tidur kayaknya sunyi banget enggak ada nyanyiannya. Tapi sekarang kayak ada kereta api di mulutnya, jadi ooorggh gitu,” ujar Chikita Meidy, saat ditemui di Kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Kamis (19/7).

Berbeda dengan Chikita, hingga kini Indra masih belum mengetahui kebiasaan buruk istrinya. Justru ia bersyukur karena dikaruniai istri yang perfeksionis dan selalu mengingatkan akan hal-hal kecil.

“Jeleknya belum ketahuan sih ya, ini baru minggu-minggu pertama. Paling sekarang jadi lebih detil tapi itu nggak jelek sih ya. Dia perhatian sama hal-hal kecil, sering mengingatkan terutama yang penting dia mengingatkan untuk salat. Jadi tiap salat kadang-kadang jamaah sama dia,” jelas Indra.

Meski begitu, Chikita mengaku sudah legowo menerima kebaikan dan keburukan suaminya. Terlebih sejak menjalin hubungan pacaran selama dua tahun, Chikita sudah mengenal kepribadian Indra dengan sangat baik.

“Aku rasa semua udah terbuka sebelum nikah. Semua kebaikan dan keburukan kita udah saling melengkapi, menutupi. Kelebihan dia menutupi kekurangan aku begitupun sebaliknya. Jadi waktu nikah tangisannya berubah jadi tangis bahagia,” pungkasnya. (bdn)

Masjid Baitur Ridhwan, Janji Setia Memakmurkan Rumah Allah

ALLAH berfirman di QS Al Fath ayat 10 “Bahwasanya orang-orang yang  berjanji setia kepada kamu sesungguhnya mereka berjanji setia kepada Allah. Tangan Allah di atas tangan mereka, maka barang siapa yang melanggar janjinya niscaya akibat dia melanggar janji itu akan menimpa dirinya sendiri dan barangsiapa menepati janjinya kepada Allah maka Allah akan memberinya pahala yang besar”

Janji setia yang disebutkan dalam ayat ini adalah janji Baitur Ridhwan, dilakukan di bawah sebuah pohon yang terletak di Hudaibiyah. Dan para sahabat r.a yang ikut berjanji setia kepada Nabi Muhammad SAW ketika itu berjumlah 1.400 orang.

Diluar kendali manusia, peristiwa janji setia yang dibeti istilah Baitur Ridhwan terjadi hampir 16 abad lalu, kembali ‘terulang’! Reinkarnase itu terjadi pada empat orang muslim para pemilik lahan sekutar 5.000 meter persegi di kawasan Jl Kh Abdullah bin Nuh. Dilahan itu berdir sebuah mejid yang nyaris tak terurus. Masjid itu bernama Masjid Cisadane. Awalnya kehadiran mereka ke lokasi itu untuk memastikan terwujudnya rencana bisnis mereka, berupa membangun Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU), di lokasi tanah mereka yang dianggap strategis.

Namun, disepanjang perjalanan Jl Soleh Iskandar, salah tu diantara mereka melontarkan ide agar membangun mesjid di tanah mereka. Alasanya, sepanjang jalan Jl. KH Bin Nuh hingga Jl Soleh Iskandardinata hingga kawasan WarungJambu tidak ditemukan mesjid. Usulan itu diamini tiga orang pemilik lahan lainnya. Mereka sepakat dan berjanji untuk mengubah rencan bisnis mereka yaitu membangun SPBU, diganti dengan sebuah rencana yang sarat nuansa Sufistik. Bagai mana tidak mereka akhirnya memilih untuk memangun sebuah Rumah Allah. Allah maha mebulak-balikan hati hambanya. “Dari mulai lokasi tanah kami hingga warungjambu, ngak ada mesjid. Akhirnya kami sepakat membatalkan rencan bangun SPBU, kemudian diganti menjadi mesjid” kata Ketua Yayasan Cisadane H Firman S Halim kepada bogordaily.net.

Menyadari hal itu, sejenak keemat mitrabisnis saling berpandangan satu sama lain, selanjutnya tanpa ada yang memerintah. Keempatnya tertegun bermacam pemikiran seperti berkecamuk menyelubungi benak mereka. Beserapa saat terjebak dalam situasi Autis. Secara spontan salah seorang mengungkapkan gagasannya untuk membangun sebuah mesjid! Bukan pom bensin seperti yang dikrencanakan semula. Gagasab tersebut diamni ketiga pemilik lahan lainnya. Keempat mukmin itu berjanji setia untuk membangun runah allah di lokasi tersebut, segalikus akan mengerahkan semua sumberdaya sebagai bentuk usaha dalam upaya memakmurkan mesji. Sebagai bentuk kataan terhadap junjungan Kita Nabi besar Muhammad sallallahu alayhi salam. Janji keempat orang  merubah orientasi secara ekstrim, dari bisnis menjadi agamis, seperti sumpah setia saat Rasullah Salalah Alihi wasallam membait pengukutnya di bawah sebyah pohon di tepi telaga. Kaum muslimin berjanji setia untuk berjuang habis habisan membebaskan Usman bin Afan, yang saat itu diduga kuat telah menjadi tawan kaum kafir Qurais

Saat ini area masjid Baiatu Rldwan dilengkapi fasiliat areal parkir motor di halaman belakang masjid, sedangkan untuk mendaraan roda empat, disediakan areal parkir pada aeral depan masjid. Iintu utama Masjid berada di depan. Area Masjid sangat bersih, jemaah dapat pemandangan Gunung Salak yang menjadi latar belakang Masjid Baitur Ridhwan. Udara sejuk serta hembusan angin menambah kekhusuan saat menunaikan solat di Masjid Baitur Ridwan. Ruang utama untuk Sholat terdapat di atas. Sebelum ruang utama, terdapat tempat berwudhu yang dibagi menjadi dua posisi. Posisi sebelah Kanan untuk jamaah pria dan sebelah Kiri untuk jamaah wanita. Tempat wudhu nya pun sangat bersih dan harum. letak nya tepat di bawah ruang utama. Memang tempat wudhu ini sengaja di buat di bawah agar selain meminimalisir penggunaan ruang.

Wangi harum terasa lembut saat memasuki ruang utama Sholat. Wangi harum aroma therapy itu berasal dari wangi karpet Merah Marun berukuran 14 x 1.15 m, sebanyak 13 shaf. Bentangan karpet yang sengaja didatangkan dari Turki itu membentang hampir menutupi seluruh permukaan lantai mesjid. Warna merah karpet dan aroma vanila nya membuat jemaah rileks sehingga membangkitkan rasa khusu saat sholat atau berzikir, rasanya jadi ingin berlama-lama di dalam Masjid. Selain ruang utama, terdapat juga selasar di sebelah ruang utama. tempat nya pun cukup luas dengan bentangan karpet merah pula. “Kita berusaha terus supaya jamaah yang sholat  di masjid Baitur Ridwan,  betah dan khusu saat beribadah. Kami selalu lakukan cek n receh fasilitas yang disediakan, pokoknya kami ingin melayani mereka ibadah,” tegas Firman

Seiing berjalannya waktu, saat ini Mesjid Bautul Ridwan tidak hanya menjadi tempata transis masyaraat saat hendak menunaikan sholat ketika melintas dikawasan Jl. KH Abdullah bin Nuh. Sekaran ii mesjid yang berdiri dua lantai itu menjadi tujuan utama masyarakat Bogor dan sekitarnya. “Alhamdulillah semakin sesini, jemaahnya makin banyak. Artinya mesjid ini bukan tunk tempat saja tapi sudah menjadi tujuan,”

Firman menjelaskan terahir pihaknya mengadakan santunan 565 anak yatim,   dari seluruh wilayah Bogor, prioritas anak anak yatim sekitar masjid, Bogor Selatan,  Tengah,  Timur,  Utara,  Tanahsareal dan Kecamatan Bogor Barat. “Setiap ada acara santuanan anak-anak yatim selalu update data status anak anak yatim tersebut, dengan mencek data yg ada pada kami dan koordinasi dengan pengurus warga mereka berada.

Selain sumbangan untuk anak yatim, lanjut Firman, disetiap tahun pengurus mesjid Baitul Ridwan juga menerima hewan Qurban. Potongan daging qurban dibagikan kepada warga sekitar masjid juga wilayah Bogor lainnya. “Saya ingin mengajak umat muslim lainnya supaya berqurban. Sebentar lagi kan lebaran haji” terang Firman.

Sementara itu para Imam merengkap Muazin  Ust Syarif Hidayat,  Ust Husen, selain itu ada juga Ahmad Syihabuddun (29), Kp Batuhulung RT 02/06 Desa Bubulak, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor. Ia lulusan Pesantren Kitab Nurul Iman Pusat di Desa Leuwiliang. Ada juga Hidayatul Furqon dari Cemplang, Kab Bogor. Muhamad Syarif Hidayatulloh (39) warga Kp. Dukuhilir. Desa Dukuh. Kabupaten Bogor.

Pendidikan non formal yang ditempuh para imam dan Muazin di Mesjid Baitur Ridhwan antara lain di Ponpes Salafiyyah Annuruddin Cibungbulang, Ponpes Alqur’an Sirojul Athfal Pamijahan, Ponpes Manba’ul Ulum Bunar Jasinga, Ponpes Alqur’an Al Itqon Kp Jawa- Cibungbulang, Ponpes Hidayatul Furqon Kp. Sukamaju Pamijahan.

(bdn/dik)