Tuesday, 28 April 2026
Home Blog Page 8811

KPK Resmi Tahan Tiga Pejabat Tersangka Suap di Lampung Tengah

0

BOGOR DAILY- KPK resmi menahan tiga orang tersangka hasil Operasi Tangkap Tangan (OTT) dalam kasus suap pembangunan infrastruktur Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Lampung Tengah. Ketiga orang itu adalah Wakil Ketua DPRD Kabupaten Lampung Tengah J Natalis Sinaga (JNS), anggota DPRD Kab. Lampung Tengah Rusliyanto (RSU), serta Kepala Dinas Bina Marga Kab. Lampung Tengah Taufik Rahman (TR).

Juru bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, ketiga orang tersangka akan ditahan di tempat berbeda. Mereka akan menjalani penahanan untuk 20 hari ke depan. “JNS di Polres Metro Jakarta Timur, RSU di Polres Metro Jakarta Pusat, dan TR di Rutan Guntur,” kata Febri, Jumat (16/2).

Terkait OTT KPK di Lampung Tengah, KPK menangkap sebanyak 19 orang di tiga lokasi berbeda. Yakni di Jakarta, Bandar Lampung, dan Lampung Tengah pada Rabu (14/2) hingga Kamis (15/2).

Diduga, pemberian suap dilakukan agar DPRD Lampung Tengah menyetujui pinjaman daerah kepada PT Sarana Multi Inrfastruktur (SMI) sebesar Rp 300 miliar. Rencananya, uang itu akan digunakan untuk pembangunan proyek infrastruktur yang akan dikerjakan oleh Dinas PUPR Lampung Tengah.

J Natalis Sinaga dan Rusliyanto, diduga menerima suap untuk memberikan persetujuan DPRD atas pinjaman daerah pada APBD Lampung Tengah kepada PT SMI. Sementara, pihak yang diduga pemberi suap adalah Taufik Rahman.

Sebagai pihak penerima suap, J Natalis dan Rusliyanto terancam dijerat dengan Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP. Sedangkan Taufik, selaku pihak pemberi suap, terancam dijerat dengan Pasal 5 ayat 1 huruf a atau huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi.

Chris Jhon dan Taufik Hidayat Jadi Kader Demokrat

BOGOR DAILY-Partai Demokrat baru saja mengukuhkan sejumlah kader baru mereka, seperti eks pebulutangkis Taufik Hidayat dan mantan petinju Chris John. Demokrat menyebut kader baru itu, termasuk dua nama tersebut, disiapkan untuk caleg 2019.

“Kalau ditanya apakah ini disiapkan untuk caleg kami, ya kami siapkan dan sekarang kami sedang menggodoknya untuk terus berkembang,” ujar Sekjen PD Hinca Panjaitan di Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Kamis (5//2) kemarin.

Menurut Hinca, Demokrat sedang menentukan penempatan kader-kader baru itu. Nama beberapa kader, seperti Chris John dan Taufik Hidayat, mungkin akan digodok sesuai latar belakang mereka.

“Kami sedang melakukan kerja-kerja itu untuk menempatkan kader-kader kami di lini-lini yang kami anggap tepat. Tentu seperti Bung Chris John tadi akan memajukan olahraga tinju lewat partai, parpol, cara memperjuangkannya Demokrat pilihannya,” sebut Hinca.

Mereka yang dikukuhkan jadi kader PD yang baru ialah Taufik Hidayat, Dina Lorenza, Hengky Kurniawan, Arvi Perwira (manajer Persija U-19), Michiko H Day, dan Fauzi Baadilah. Ada juga Indyatsari Wikan, Rivki Subagja, Wita Susilowaty, Bahar, Hifni Hasan, Krisna Bayu, Rudi Irawan, Samuel Pandjaitan, David Oktavia, Brian Putra, Ibnu Sulistyo, Chris John, hingga Mayjen (Purn) Jacob Djoko Sarosa.

Mereka resmi mendapat kartu tanda anggota PD. Mereka bersalaman dengan SBY dan beberapa pejabat teras PD

 

Gadis Cantik Penjual Jamu di Jonggol Bikin Klepek-klepek

BOGOR DAILY-Usaha seorang gadis cantik lulusan SMP asal Desa Conto, Kecamatan Bulukerto, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, berjualan jamu gendong di Bogor menjadi viral di dunia maya.

Pratiwi Safarina (16), gadis manis asal bumi gaplek itu memilih berjualan jamu gendong keliling di Bogor karena orangtuanya tak memiliki biaya untuk menyekolahkannya ke SMA.

“Setelah saya lulus SMP, saya ikut orangtua dan kakak saya di Bogor jual jamu gendong keliling di Jonggol, Bogor,” ujar Pratiwi, Rabu (14/2/2018).

Pratiwi mengungkapkan, meski masih berusia belia, dia tidak malu berjualan jamu gendong keliling. Baginya, berjualan jamu gendong menjadi salah satu mencari rezeki yang berkah dan halal.

“Saya tidak malu berjualan jamu gendong keliling. Kan saya tidak mencuri,” ungkap Pratiwi.

Menurut Pratiwi, dia pertama kali berjualan jamu gendong sejak enam bulan lalu. Saat pertama berjualan, ia merasa waswas. Namun, kondisi itu tak berlangsung lama.

Pada awal berjualan, kata Pratiwi, saudaranya mengikutinya selama tiga hari. Selanjutnya, ia berjualan sendiri jamu gendong keliling wilayah Jonggol, Bogor.

“Saya berangkat siang karena pagi masih jaga anak kakak saya. Berangkat naik angkutan umum, turun di sekolah, lalu jalan keliling berjualan jamu gendong,” ujar Pratiwi.

Dia mengaku tertarik berjualan jamu gendong setelah melihat rekan-rekanya mendapatkan penghasilan dari hasil berjualan jamu. Ia pun meracik jamu tradisional, mulai dari beras kencur hingga kunir, sendiri alias tanpa bantuan orangtuanya.

“Setelah setahun tinggal di Bogor, saya melihat teman-teman berjualan jamu kok enak. Saya juga ingin memiliki pengalaman bekerja sendiri sebelum nanti menikah.

Setelah enam bulan berjualan, gadis kelahiran Wonogiri, 2 Mei 2001, ini kini sudah mendapatkan banyak langganan. Caranya berjualan yang sopan dan supel menjadikan banyak orang membeli jamu gendongnya.

“Terkadang jamu gendong jualan saya sampai habis. Satu hari bisa dapatkan Rp 100.000,” kata Pratiwi.

Berjualan jamu gendong tak hanya mendapatkan sukanya saja, acap kali ia harus menghadapi pembelinya yang usil. Namun, kondisi itu tak membuatnya takut berjualan. “Hanya digoda-goda saja. Tidak sampai ke fisik,” ucap Pratiwi.

Saat ditanya alasan tidak melanjutkan ke jenjang pendidikan ke SMA, Pratiwi mengaku orangtuanya tak memiliki biaya sekolah. Sebab, penghasilan bapaknya sebagai penjual mainan dan ibunya penjual jamu gendong hanya pas-pasan.

Untuk menggapai cita-citanya, Pratiwi tak akan berhenti berjualan jamu gendong. Putri kedua pasangan Mariman (42) dan Marni (37) itu ingin membuka usaha kios bersama pria idamannya di kampung halaman bila modal sudah terkumpul.

Sejak viral satu pekan terakhir, foto Pratiwi berjualan jamu gendong mendapatkan ribuan tanda suka dari netizen (warganet). Tak hanya itu, ribuan komentar juga datang dari warganet setelah foto gadis asal Wonogiri itu diunggah di medsos.

Komentar bermunculan, ada yang mendukung Pratiwi berjualan jamu hingga mengagumi kecantikannya.

Subhanalloh cantik banget tukang jamunya. Saya juga tukang jamu,” ujar akun Darni Ani dalam komentarnya di grup Kabar Wonogiri.

sumber: Kompas.com

Ade Yasin-Iwan Dielu-elukan Para Santri Jonggol

0

JONGGOL- Kampanye perdana pasangan calon Bupati/Wakil Bupati Bogor nomor urut dua Ade Yasin-Iwan Setiawan di Zona II yang mencakup Kecamatan Tanjungsari, Cariu, Sukamakmur, Klapanunggal, Jonggol, Ciluengsi, Gunungputri dan Citeureup di awali dengan silaturahim ke KH Rahmatullah, pimpinan pondok pesantren (Ponspes)Tarbiyyatul Falah Nurul Huda, Kampung Cibucil, Desa Sukamanah, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor Kamis (15/2) kemarin.

Di Ponpes yang berada dipinggir jalan utama Cileungsi-Jonggol, pasangan yang diusung empat parpol itu dielu-elukan para santri. Selain berdialog dan membagi-bagikan kalender, Ade-Iwan menyempatkan selfie bareng dengan para santri.

Sebelum ke Ponpes Tarbiyyatul Falah, rombongan Ade-Iwan disambut ratusan massa pendukungnya di depan pintu masuk Perumahan Grand Kahuripan, Desa Cikahuripan, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor.

Massa yang dipimpin Tb Munir Sasmita, tokoh masyarakat Klapangunggal bersorak-sorai dan meneriakkan “Salam Dua Jari” sambil mengacung-acungkan jari telunjuk dan jari tengah. Sebelum Konvoi ke Cibuncil, massa dan Ade-Iwan berdoa bersama dipimpin Beben Subendi, Ketua Tim Pemenangan Ade Yasin-Iwan Setiawan, Kecamatan Klapanunggal.

Konvoi massa bergerak menuju Cibuncil dan setelah sowan ke KH Ramhamtullah, konvoi dilanjutkan ke Pasar Jonggol. Ade-Iwan turun di areal Pasar Jonggol yang dikenal sebagai pasar hewan. Saat berdialog, pedagang meminta jika Ade-Iwan terpilih agar dibangunkan pasar khusus hewan di Jonggol. “Insya Allah kami akan perjuangkan. Doakan kami terpilih,” kata Ade.

Setelah bertemu dan berdialog dengan pedagang hewan, Ade-Iwan masuk ke Pasar Jonggol. Melihat Ade-Iwan datang, sejumlah pedagang perempuan langsung mendatangi Ade dan memeluknya. Saat berdialog pedagang mengeluhkan kebersihan pasar. Mereka juga ingin agar tidak ada lagi pasar lama dan pasar baru.

“Para pedagang ingin agar yang berjualan di pasar lama bisa pindah ke sini. Mereka juga menginginkan dibangun terminal. Ini PR saya nanti kalau Allah SWT berkehendak saya dan Pak Iwan memimpin Kabupaten Bogor,” ujarnya.

Dari Pasar Jonggol, rombongan konvoi menuju ke rumah Ny Yanti Iwan Setiawan, Ketua Tim Penggerak PKK Desa Sukasirna, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor. Di kediaman Ny Yanti, Ade Yasin disambut marawis dan ibu-ibu warga Desa Sukasirna serta di jamu durian jonggol dan rambutan. Ade Yasin sempat berdialog dengan ibu-ibu. Bahkan, sempat mengelus-elus perut seorang ibu yang tengah hamil tujuh  bulan. “Saya doakan lahirnya lancar dan jadi anak sholeh ya bu,” kata Ade Yasin.

Dari Desa Sukasirna, konvoi massa Ade-Yasin berlanjut menuju Pasar  Dayeuh, Desa Sukanegara, Kecamatan Jonggol. Ratusan pedagang Pasar Daeyuh menyambut hangat kedatangan Ade Yasin. “Oh iye teh nu aya di baleho,” kata salah seorang pedagang.

Ade Yasin hanya sekitar 15 menit menyapa pedagang Pasar Daeyuh karena harus melanjutkan perjalanan ke Ponpes Riyaadlul Jannah, di Desa Singajaya, Jonggol. Di ponpes tersebut, Ade Yasin dan Iwan Setiawan berziarah ke makam (alm) KH Neneng Ghozali, ulama kharismatik Jonggol. Semasa hidupnya almarhum dikenal sebagai tokoh masyarakat berpengaruh di wilayah Jonggol dan sekitarnya.

“Ini amanat dari keluarga. Kalau ke Jonggol harus ziarah ke makam almarhum,” kata Ade. Di Ponpes tersebut Ade-Iwan tak lama karena harus segera ke Cipayung untuk menghadiri acara Panwaslu deklarasi damai di Hotel Puri Avia (*)

Penembakan Sekolah di Florida Tewaskan 17 Orang

0

BOGOR DAILY-Setidaknya 17 orang tewas dan belasan orang terluka dalam insiden penembakan  yang terjadi di SMA Marjory Stoneman Douglas, di Parkland, Florida, Amerika Serikat, Rabu (14/2/2018).

Pelaku bernama Nikolaus Cruz (19) yang juga merupakan mantan murid sekolah tersebut. Cruz berhasil dibekuk polisi di luar gedung sekolah.

Sementara, 17 orang termasuk pelaku telah dibawa ke rumah dakit untuk menjalani perawatan.

Kepala kepolisian setempat Scott Israel mengatakan korban penembakan termasuk murid dan orang dewasa.

Sebanyak 12 orang ditemukan tewas di dalam sekolah, dua orang tewas berada di luar sekolah, satu orang ditembak mati di jalan, dan dua lainnya meninggal di rumah sakit.

Menurut keterangan polisi, Cruz dikeluarkan dari sekolah karena tindakan tidak disiplin. Polisi meyakini Cruz memiliki satu senapan semi-otomatis AR-15, namun belum jelas mengenai senapan lainnya.

“Ini merupakan hari yang mengerikan bagi wilayah Broward, Flroida, AS. Tidak ada kata-kata yang bisa menggambarkannya,” kata Israel.

Insiden penembakan dimulai dari luar sekolah dan berlanjut ke sisi dalam, di mana 12 korban ditemukan telah tewas.

Salah satu saksi, Nicole Baltzer (18) mengatakan sedang berada di kelas trigonometri sekitar 10 menit sebelum sekolah diakhiri ketika alarm kebakaran berbunyi.

Ketika para murid dievakuasi, dia mendengar enam suara tembakan dan semua orang kembali berlari ke dalam sekolah.

“Saya mendengar begitu banyak suara tembakan, setidaknya enam, suaranya sangat dekat,” ucapnya.

Orangtua murid, Joel Leffler mengatakan kedua anaknya selamat namun masih tergoncang.

“Anak saya saya harus melompat pagar. Dia mendengar sekitar 8 tembakan, sebelum pelaku kehabisan peluru,” katanya.

Murid-murid dievakuasi dari sekolah sambil mengangkat tangan, sementara anggota tim SWAT menyisir ruang kelas untuk memastikan tidak ada penembak lain.

Parkland merupakan wilayah dengan populasi 31.000 penduduk, dan pernah dinobatkan sebagai kota teraman di Florida pada 2017. Kota di Florida selatan ini mencatatkan 7 kasus kejahatan dengan kekerasan dan 186 kejahatan properti.

Sumber: Kompas.com

Dewi Tanjung Sokong Pasangan Nungki-Bayu

BOGOR DAILY-Aktris sinetron yang juga aktivis 98, Dewi Tanjung bakal totalitas memenangkan pasangan calon bupati-wakil bupati Bogor, Fitri Putra Nugraha (Nungki)-Bayu Syahjohan.

Wanita yang aktif sebagai Ketua bidang antar lembaga DPP Forum Relawan Demokrasi (Foreder) mengatakan sebagai kader partai berlambang moncong putih, maka dirinya bakal mendorong pasangan Nungki-Bayu yang diusung PDIP-Hanura maju di Pemilihan Bupati (Pilbup) 27 Juni, mendatang.

“Ini sebuah keniscayaan untuk menyokong calon yang diberi amanah  bertarung,”kata wanita yang akrab disapa DT.

Soal menang kalah, menurutnya hal itu terpisah dari loyalitas kader untuk berjuang.  Seorang pejuang politik sejati akan memahami arti sebuah perjuangan yang sesungguhnya.

“Jadi kalau kita bisa menerima sebuah kemenangan maka itu tidak akan membuat kita sombong. Begitu juga bila menerima kekalahan, hal itu tidak akan membuat kita minder atau sakit hati dengan lawan,”tegasnya. (gib)

 

Giliran Artis Roro Fitria Ditangkap Polisi Terkait Narkoba

0

BOGOR DAILY- Satu lagi artis yang menambah deretan selebriti pengguna narkotika ditangkap aparat kepolisian. Setelah Fachri Albar, kini artis Roro Fitria ditangkap polisi atas dugaan narkotika.

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Suwondo Nainggolan membenarkan adanya penangkapan artis bernama lengkap Raden Roro Fitria Nur Utami itu.”Iya betul,” jawab Suwondo, Kamis (15/2/2018).

Roro ditangkap tim Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya, tepat di hari valentine 14 Februari 2018 kemarin. Roro ditangkap di rumahnya di Patio Residence, Jakarta Selatan.

“Saat ini yang bersangkutan masih dalam pemeriksaan,” ujar Suwondo.

Roro Fitria dikenal sebagai disk jockey (DJ), sekaligus model seksi. Dia kerap memamerkan kemewahannya, salah satunya koleksi mobil sport-nya.

Dengan ditangkapnya Roro Fitria, menambah panjang deretan artis yang diciduk polisi gara-gara narkoba. Sebelumnya, polisi menangkap artis Jennifer Dunn dan kemarin, polisi juga menangkap aktor Fachri Albar.

11 Hektar Lahan Milik Nirwana Residance Disita PN Bogor

0

BOGOR DAILY-Pengadilan Negeri Bogor menyita sekitar sebelas hektare lahan yang berada dalam lokasi Bogor Nirwana Residence (BNR), kompleks perumahan mewah milik grup Bakri. Penyitaan tersebut termaktub dalam putusan Pengadilan Bogor yang menyidangkan kasus gugatan Hasan Ahmad  terhadap PT Graha Andrasentra Propertindo dan sembilan tergugat lain, termasuk Badan Pertanahan Kota Bogor (tergugat VIII)  dan Badan Pertanahan Provinsi Jawa Barat (tergugat IX).

“Menyatakan sah dan berharga sita jaminan (conservatoir Beslaag) yang telah diletakkan oleh juru sita  PN Bogor terhadap bidang-bidang tanah seluas 108.324 meter persegi yang terletak dan merupakan bagian dari kawasan area perumahan Bogor Nirwana Residence,” demikian bunyi putusan penyitaan.  Putusan dibacakan  majelis hakim yang diketuai Dewi Lestari dengan anggota Efrida Yanti dan Siti Yuristiya serta panitera pengganti Edi Sofyan di Pengadilan Bogor pada 24 Oktober 2017 lalu. Salinan putusan itu sendiri keluar pada 11 Januari lalu.

Graga Andrasentra Propertindo adalah anak usaha  Grup Bakri yang mengelola Bogor Nirwana Residence –yang didalamnya terdapat  wisata air terkenal  The Jungle. Sebelumnya Bogor Nirwana Residence bernama Bogor River Valey, kompleks pemukiman yang dikembangkan  PT Aliyah Pancahafat. Sekitar 1998 grup Bakri mengambil alih Bogor River.

Kepada Tempo,  di kantornya, Pengadilan Negeri Bogor, tadi siang (14 Februari)  Edi Sofian membenarkan putusan dan penyitaan tersebut.  Kendati demikian ia menyatakan Graga Andrasentra tetap bisa mengelola lahan yang disita itu, hanya lahan-lahan tersebut  tak bisa dipindahtangankan atau dijualbelikan.

Pelarangan peralihan hak memang ada dalam putusan tersebut.  Bunyinya, “Memerintahkan turut tergugat VIII dan turut tergugat IX menghentikan sementara proses pemberian hak guna bangunan  kepada tergugat dan atau penerbitan sertifikat hak guna bangunan  atas nama tergugat beserta pemecahannya sepanjang menyangkut bidang-bidang tanah yang disengketakan a quo  terletak di area Perumahan Bogor Nirwana Residence.”

Sebelumnya, pada 2016 Hasan Ahmad menggugat Graha Andrasentra dan Husin Ali Muhammad (Direktur Utama PT Aliyah) karena tak menyerahkan 12 hektare lahan  yang berada dalam Bogor Nirwana. Lahan seluas itu merupakan hak 23 persen aset miliknya pada PT Aliyah. Hasan merupakan salah satu yang memberi modal Aliyah  membangun perumahan Bogor River.  Karena penyelesaian pengembalian tanah tak kunjung mencapai kesepakatan maka Hasan pun membawa kasus ini ke pengadilan.

Pengacara  PT Graha Andrasentra, Aji Wijaya,  tak bisa diminta konfirmasi atas putusan pengadilan ini.  Didatangi di kantornya, di lantai 31 Gedung Cyber di kawasan Kuningan, Selasa (14/2),   sekretarisnya menyatakan Aji sedang rapat.   Ada pun Hasan saat dihubungi Tempo menyatakan sebelumnya ia sudah menyurati Graga Andrasentra untuk mengembalikan 12 hektare lahan miliknya. “Yang dikembalikan cuma satu hektare,” kata Hasan.  Menurut dia  untuk kasus ini ia mendatangkan saksi ahli, guru besar hukum perdata  Universitas Indonesia. “Saksi ahli itu menyatakan walau  perusahaan beralih tangan, aset saya tidak bisa serta merta hilang,” kata Hasan.

Sumber: tempo.com

Gara-gara Depresi, Fachri Albar Pakai Narkoba

0

BOGOR DAILY – Ditangkap pagi tadi dikediamannya, Fachri Albar kini harus mendekam di Polres Jakarta Selatan. Dari keterangan yang didapat oleh kepolisian, Fachri menggunakan narkoba karena depresi.

Fachri Albar mengaku sudah menggunakan ganja sejak tahun 2015. Sedangkan untuk sabu baru dikonsumsinya setahun belakangan.

“Dari pengakuan tersangka sih (menggunakan narkoba) karena depresi. Tapi kita belum tahu, nantinkan kita cek dokternya siapa, mulai kapan (depresi) mana buktinya,” kata Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto di Polres Jakarta Selatan, Rabu (14/2/2018).

Namun menurut Mardiaz pengakuan bintang film ‘Pengabdi Setan’ itu harus didalami lagi. Karena selama menjalani pemeriksaan perilaku putra Achmad Albar itu menunjukkan normal.

“Ya kalau menurut kita masih dalam batas normal ya, tapi depresi seseorang kan beda-beda,” ucapnya.

“Bisa kita lihat, kalau terus kita perlukan ya kita paksakan tapi kita lihat lebih lanjut,” pungkas Mardiaz.

Berdasarkan penjelasannya dia menggunakan dumolid untuk mencari ketenangan. Dumolid itu diakui bisa membuat kondisinya merasa lebih tenang.

Fachri Albar lahir di Jakarta, pada 15 November 1981. Ia merupakan aktor dan musisi Indonesia. Ia dikenal setelah membintangi film Kala dan Pintu Terlarang arahan sutradara Joko Anwar. Tidak hanya berperan dalam film, Ia juga turut membintangi beberapa judul sinetron seperti Malin Kundang, Cahaya Surga, Sujudku, dan Tobat Sambel. Di samping akting, Fachri juga merupakan anggota grup band rock Jibriel bersama saudaranya Fauzy Albar.***

Tanah di Cibogor Terus Bergerak, Empat Rumah Kena Imbas

0

BOGOR DAILY-Bencana pergeseran tanah mengakibatkan empat rumah dan jembatan mengalami kerusakan di Gang Texan RT02/06, Kelurahan Cibogor, Kecamatan Bogor Tengah pada Selasa (13/2) malam.

Satu rumah warga yang terdampak sudah tidak bisa dihuni, sehingga satu keluarga diungsikan ke rumah susun sewa (rusunawa) menteng. Sementara tiga keluarga lainnya masih bertahan di rumah masing-masing.

Anggota Pusdalops-Pb Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, Achmad Maulana mengatakan, peristiwa terjadi sekitar pukul 17.00 WIB disaat hujan deras mengguyur wilayah Kecamatan Bogor Tengah.

“Adapun empat rumah yang terdampak bencana tersebut, bangunan rumah ambruk milik Soni (61) dihuni delapan jiwa. Sementara tiga rumah lainnya mengalami retakan pada tembok rumah, diantaranya milik Dian Nurdiansyah (35) dihuni empat jiwa, Yansen (40) dihuni tiga jiwa dan Candra Purnawan (49) dihuni tiga jiwa,” ungkap Achmad pada Rabu (14/2) siang.

Achmad melanjutkan, selain rumah, jembatan yang menjadi akses penghubung antara RT02/06 dengan RT01 dan RT03/06 mengalami pergeseran. Meski begitu tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

“Upaya yang dilakukan oleh kami, assessment oleh TRC-PB BPBD Kota Bogor dilokasi kejadian,” tuturnya.

Sementara itu, Camat Bogor Tengah, Agustiansyach mengatakan, kejadian itu telah ditangani oleh BPBD dan aparat wilayah Kecamatan Bogor Tengah. Tenda darurat sudah dipasang oleh BPBD dan terpal dilokasi kejadian sudah terpasang.

“Saat ini, keluarga Soni telah diungsikan ke rusunawa Menteng, sementara penghuni rumah lainnya masih bertahan dirumahnya masing-masing,” jelasnya.

Agus menambahkan, upaya selanjutnya pihaknya berkomunikasi dengan BPBD dan dinas terkait untuk memberikan bantuan kepada para korban.

“Apabila kondisi cuaca masih terjadi hujan dengan intensitas tinggi, penghuni tiga rumah lainnya akan diungsikan ke rusunawa. Kami juga memonitor wilayah lain yang rawan terjadi bencana diwilayah Bogor Tengah,” pungkasnya.

sumber: inilah.com