Monday, 27 April 2026
Home Blog Page 8819

Sri Mulyani: Sebelum Demo, Lulus Dulu Mata Kuliah Makro Ekonomi

0

BOGOR DAILY-Menteri Keuangan Sri Mulyani sedikit menyindir bekas kampusnya, Universitas Indonesia (UI) soal pemberian hadiah berupa kartu kuning yang dilakukan Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa UI 2018 Zaadit Taqwa kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Saat menjadi dosen pengantar ekonomi mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UI, dia mengatakan, kalian sebelum lulus mata kuliah makro ekonomi jangan ikut-kutan memberikan kartu kuning untuk Presiden. “Lulus makro ekonomi dulu, baru boleh demo,” ujarnya, di Auditorium FEB UI Kampus Depok, Jakarta, Senin (5/2/2018).

Dia mengatakan, jangan sampai ada mahasiswa mengatakan pertumbuhan ekonomi baru 5% tapi gaji Presiden Jokowi lebih dari 5%, kemudian harus diberi kartu kuning. Menurutnya, mahasiswa, harus bisa membandingkan pertumbuhan ekonomi 5% dengan negara lain.

“Harus lihat kenapa dia 6%, kita kenapa 5%. Filipina, RRT, India, sekarang lebih tinggi. Kenapa gak sama kaya Brasil dan Turki. Nah sebelum kartu kuning, lihat dulu bahwa sebenarnya kita itu beruntung ada di negara Asean,” ujarnya.

Sebelumnya, Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Johan Budi Sapta Prabowo memastikan Presiden Jokowi sama sekali tidak tersinggung atas pemberian kartu kuning yang dilakukan Ketua BEM UI.

Ia menuturkan, sebenarnya Kepala Negara telah dijadwalkan menerima pengurus BEM tersebut selepas menghadiri Dies Natalies ke-68 UI dan Peresmian Forum Kebangsaan UI di Balairung Kampus UI, Kota Depok.

“Terhadap aksi ini, Presiden Jokowi biasa saja, tidak tersinggung. Soalnya dari awal memang sudah ada agenda Presiden bertemu BEM UI itu selepas acara. Tapi acara itu batal karena aksi tersebut,” jelasnya.

Sumber: Okezone.com

Ini Kiat Jadi Wanita yang Bikin Suaminya Sukses

0

BOGOR DAILY- Di balik kesuksesan seorang lelaki, pasti terdapat peran wanita hebat. Kalimat ini memang benar adanya. Kenapa? Seorang suami sudah pasti banyak menghabiskan waktunya bersama istrinya. Waktu yang berkualitas ditentukan dari bersama siapa kamu menghabiskannya.

Meskipun pernikahan punya ujian berat di fase awal, kesuksesan tetap bisa diraih jika kedua pasangan mampu bekerjasama dengan baik dan cerdik menjalankan strategi dalam hidup. Sebagai pendamping kepala keluarga yang punya tugas berat, kamu kudu memiliki kemampuan yang bisa mendongkrak pasanganmu lebih bersemangat menggapai impian besar.

Apa saja cara yang bisa kamu lakukan agar pasangan lebih mudah mendulang sukses? Ini dia!

1. Pintar membaca impian pasangan

Kamu tidak hanya perlu pintar dan rajin membaca sebuah buku atau teks. Pola pikir, gaya bicara dan gagasan yang terlepas dari personalitas pasangan harus mampu kamu tangkap sebagai bagian dari hal yang ia impikan. Apapun yang dia katakan, kamu harus antusias menanggapinya. Apapun yang dia jelaskan, kamu harus semangat bertanya detail.

Dengan begitu, kamu bisa mendapatkan gambaran dari isi pikirannya. Lalu, bersikaplah sesuai dengan apa yang ia impikan. Pasangan akan merasakan dukungan besar darimu

2. Sanggup Eksekusi Rencana Bersama

Pasanganmu tidak akan bisa sukses jika berusaha sendirian. Itu sebabnya, peranmu sebagai pendamping sangat dibutuhkan. Menggapai impian yang besar butuh kerja besar, banyak dan berat. Maka dari itu, kamu harus gesit mengeksekusi langkah-langkah yang sudah kalian bagi dan rencanakan. Jangan malas beraksi ya

3. Rajin Upgrade Ilmu

Meski kamu hanya seorang wanita dan pendamping pasangan, kesuksesannya berada di tanganmu, loh! Walaupun berada di rumah, kamu tetap perlu upgrade ilmu dan wawasan. Jangan salah kaprah. Hal-hal tersebut bisa kamu dapatkan di dunia maya. Webinar, video motivasi, konten terkini dan sejenis sangat berlimpah di internet.

4. Melek Informasi

Jangan sampai kamu jadi wanita stagnan pasca menikah. Dalam hal wawasan kekinian, kamu tidak boleh berhenti belajar. Pasanganmu tidak hanya butuh orang yang bisa menyiapkan masakan yang enak, pakaian yang rapi dan rumah yang nyaman. Dia juga butuh orang yang bisa mengimbangi gagasan-gagasan besarnya. Itu sebabnya, kamu mesti membuka diri terhadap perkembangan dunia luar terkini.

5. Jadi Teman Diskusi yang Asik

Seorang wanita perlu meningkatkan potensi diri agar pasangan tidak hanya mendapatkan cinta yang membuat hatinya membara. Wanita juga harus mampu mengimbangi dunia yang digeluti oleh pasangannya. Menjadi tempat diskusi yang menyenangkan akan membuat kedekatan emosi berlipat ganda. Nyatanya, kecantikan fisik saja tidak cukup. Pasanganmu membutuhkan sosok yang mengerti semua seluk-beluk hal yang berkaitan dengan impiannya.

sumber: IDN.Times

Pengendara Motor di Jakarta Diancam Denda Rp500 Ribu

0

BOGOR DAILY-Ditlantas Polda Metro Jaya pada Senin (5/2/2018) mulai menerapkan tilang buat pemotor yang tidak melintas di jalur kuning (khusus sepeda motor), di Jalan MH Thamrin hingga Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat.

Sanksi yang diberikan kepada pelanggar lalu lintas itu, seperti dijelaskan Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto, yakni Pasal 287 ayat 1 yo, Pasa; 106 ayat 4 huruf B.

“Pidana kurungan dua bulan dan atau denda paling banyak Rp 500.000,” kata Budiyanto, Senin (5/2/2018) malam.

“Mulai 5 Februari 2018, motor wajib melintas di jalur tersebut. Kalau tidak akan langsung ditilang oleh petugas yang berjala di lokasi,” ujar Budiyanto.

Pembatasan motor di jalan protokol itu dimulai sejak 2014 hingga terakhir awal Januari 2018, karena Mahkamah Agung (MA) membatalkan peraturan gubernur (pergub) Nomor 195 Tahun 2014 tentang Pembatasan Lalu Lintas Sepeda Motor.

Selama itu motor dilarang melintas dari pukul 06.00 WIB hingga 23.00 WIB. Sekarang boleh melintas lagi alaskan harus di jalur lambat alias jalur berwarna kuning (khusus motor).

Sumber: Kompas.com

Ketua BEM UI Tolak Ajakan Jokowi Tengok Suku Asmat

0

BOGOR DAILY-Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia menolak ajakan Presiden Joko Widodo, untuk langsung meninjau kondisi Suku Asmat, Papua, yang mengalami gizi buruk dan terkena wabah campak.

Ketua BEM UI Zaadit Taqwa menegaskan, pihaknya sudah berencana berangkat sendiri ke Kabupaten Asmat tanpa perlu bantuan Presiden Jokowi.

“Pertama, sebelum Pak Jokowi bilang akan ajak kami ke Asmat, kami sendiri sudah merencanakan berangkat ke sana. Nah, walaupun Pak Jokowi menawarkan bantuan pakai uangnya, kami tak mau,” kata Zaadit ditemui Suara.com di Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, Senin (5/2/2018).

Mahasiswa yang mengacungkan “kartu kuning” kepada Jokowi saat acara Dies Natalies ke-68 UI, Jumat (3/2) pekan lalu itu mengungkapkan, Jokowi lebih baik mengirim para ahli yang bisa membantu warga Asmat.

“Pemerintah punya uang, kenapa tak sekalian saja kirim ahli ke sana. Ada profesor, ada ahli-ahli, kenapa nggak duitnya buat mereka saja. Kenapa harus buat kami,” ujar Zaadit.

“Ya, kami akan berangkat pakai cara kami sendiri, pakai uang kami sendiri, nggak pakai uang pemerintah,” tukasnya lagi.

Namun, Zaadit belum bisa memastikan jadwal keberangkatan BEM UI ke Kabupaten Asmat. Kekinian, kata dia, BEM UI masih menggalang dana untuk keberangkatan.

Zaadit menuturkan, perwakilan mahasiswa Fakultas Kesehatan UI sudah berada di daerah suku Asmat untuk memberikan bantuan. BEM UI juga sudah berkoordinasi dengan FK UI.

“Ya, sampai sekarang kami juga lakukan penggalangan dana. Donasi untuk asmat. Kami mungkin akan bekerja sama dengan kampus, ada beberapa departemen. Tapi, teman-teman FK UI sudah dikirim ke sana,” tuturnya.

Sebelumnya, Ketua BEM UI Zaadit mengkritik Presiden Jokowi Dodo dengan mengacungkan kartu kuning di dalam acara Dies Natalies UI ke -68 di Depok.

Aksi Zaadit itu salah satunya agar Jokowi segera menuntaskan persoalan gizi buruk dan wabah campak yang mendera warga Asmat, Papua.

Jokowi sendiri tak menanggapi serius aksi yang dilakukan Zaadit. Namun, Jokowi berencana mengajak anggota BEM UI meninjau warga Asmat.

“Mungkin nanti ya, mungkin nanti saya akan kirim semua ketua dan anggota di BEM untuk ke Asmat, dari UI ya,” kata Jokowi seusai menghadiri Haul Majemuk Masyayikh di Pondok Pesantren Salafiyah Safi’yah Sukorejo, Situbundo, Jawa Timur, Sabtu (3/2).

Siswa Berani Tantang Gurunya, Ternyata Kerabat Kepsek

0

BOGOR DAILY- Dunia pendidikan kembali tercoreng oleh ulah siswa ‘zaman now’.Usai kasus penganiayaan oleh siswa terhadap guru hingga meninggal di Sampang, Madura, publik kembali dibuat mengelus dada atas perilaku oknum siswa MTs Krenceng Purbalingga.

Dalam video viral, dia mengajak duel gurunya sampai berani menanggalkan baju.

Aksi sok jagoan TG (14), siswa kelas 8 MTs Maarif NU Krenceng, itu tak begitu mengejutkan warga sekolah yang telah mengenal karakter anak tersebut.

Sikapnya ini pula yang membuatnya ditakuti teman-teman sekelasnya.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikukum MTs Maarif Krenceng, Tarwan, mengatakan dalam kesehariannya siswa itu memang dikenal temperamental.

TG bukan sekali saja melanggar tata tertib sekolah.

Ia bahkan sudah jadi langganan dipanggil oleh guru Bimbingan Konseling (BK) karena kerap melanggar tata tertib sekolah.

Di antaranya karena biasa membolos. Menurut Tarwan, TG juga sering membantah atau berontak saat dibina oleh guru.

“Memang nadanya suka tinggi. Kalau dibina, nadanya bisa lebih tinggi dari guru,” kata dia kepada Tribunjateng.com, Senin (5/2/2018)

Namun, ajakan berduel disertai ancaman terhadap guru baru terjadi pada 22 Januari lalu, sebagaimana yang terekam dalam video yang viral di media sosial.

Beruntung, guru yang dilecehkan itu tak terpancing meladeni tantangan duel tersebut.

Setelah kejadian itu, TG bersama seorang siswa lain akhirnya memutuskan meninggalkan almamaternya.

Dia pindah ke sekolah lain. Kasus itu akhirnya diselesaikan secara kekeluargaan melalui jalan mediasi.

Terlebih, TG ternyata masih memiliki hubungan famili dengan kepala MTs Maarif NU Krenceng.

“Setelah kejadian itu, kami datangi orang tuanya. Tanya bagaimana maunya. Akhirnya mereka memutuskan pindah sekolah,” tutur Tarwan. (*)

sumber: Tribunjateng.com

Wali Kota Bogor Hadiri Tahlilan di PWI Kota Bogor

0

Bogor – Keluarga besar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor menggelar zikir dan do’a bersama 40 hari sepeninggalnya almarhum H. Tarwono selaku Ketua PWI Kota Bogor. Zikir dan do’a bersama yang dipimpin Ustad Dudi Maulidi ini berlangsung sederhana dan khusyuk.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Sekretariat PWI Kota Bogor, Jalan Destarata 4 Nomor 5, Kelurahan Tegal Gundil, Bogor Utara, Senin 5 Februari 2018. Zikir dan do’a bersama ini diikuti Wali Kota Bogor Bima Arya, mantan birokrat senior Edgar Suratman dan pengurus PWI serta sejumlah wartawan baik media cetak, online dan elektronik.

Pelaksana tugas Ketua PWI Kota Bogor Arie Surbakti mengucapkan terimakasih atas kehadiran rekan-rekan dan tamu undangan dalam zikir dan do’a bersama ini. Dirinya menyakini bahwa semua yang hadir memiliki kenangan baik dengan almarhum H. Tarwono yang menjabat Ketua PWI Kota Bogor selama dua periode.

“Saya mewakili pengurus PWI Kota Bogor memohon untuk dimaafkan apabila beliau (H. Tarwono) semasa memimpin PWI ada khilaf melakukan kesalahan. Dan apa yang kita dilaksanakan kali ini menjadi amal baik dan pahala bagi kita semuanya,” kata Arie.

Sementara itu, Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan, dirinya mengenal almarhum H. Tarwono sebagai sosok yang memiliki totalitas dalam berorganisasi dan jiwa sosial yang sangat tinggi. Ia berharap tuntunan ini dapat diikuti juga oleh para wartawan lainnya.

“Hari ini kita melihat banyak sekali insan-insan pers, yang barangkali bisa dipahami dari almarhum dalam hal totalitas berorganisasi dan jiwa sosialnya yang sangat tinggi. Dan saya kira almarhum Kang H. Tarwono memberikan keteladanan kepada kita bagaimana totalitas menggabungkan antara dunia profesi (wartawan), pribadi dan organisasi,” ujarnya.

Pada kesempatan ini, Bima selain mengajak yang hadir mendo’akan keluarga yang ditinggalkan untuk selalu diberikan kekuatan juga mendo’akan almarhum H. Tarwono untuk diberikan tempat yang terbaik di sisi Allah SWT.

Selain zikir dan do’a bersama, pada kesempatan ini juga disampaikan selayang pandang tentang H. Tarwono semasa hidup.

 

Kekeruhan Air Baku Naik, PDAM Upayakan Jaga Pasokan

0
BOGOR – Hujan deras yang melanda daerah hulu Sungai Cisadane dalam dua hari terakhir berdampak langsung pada kualitas air baku PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor. Hujan yang menyebabkan banjir membuat kadar kekeruhan air baku PDAM meningkat tajam dari kondisi normal 50-100 NTU menjadi 1600 NTU.
“Air baku Sungai Cisadane mulai keruh pada Minggu malam (4/2/2018) pukul 22:00 dengan kekeruhan 800 NTU. Jam 06:00 hari Senin meningkat menjadi 1100 NTU  dan pukul 15.00 air baku turun dengan kadar kekeruhan 710 NTU. Namun  meningkat lagi pukul 15.05 sebesar 1.151 NTU, dan jam 18:00 air baku mulai turun tingkat kekeruhannya secara pelan-pelan menjadi 500 NTU,” papar Direktur Teknik PDAM Kota Bogor Syaban Maulana, Senin sore (5/2/2018).
Dengan kondisi kekeruhan tinggi yang berlangsung selama 20 jam ini, kata Syaban, kapasitas Instalasi Pengolahan Air (IPA) Dekeng tidak mampu menghasilkan 100 persen kapasitas normal. “Jadi dari jam 8:00 pagi (Senin) kapasitas hasil olahan IPA Dekeng turun sekitar 50 persen dari normalnya 1.200 l/det menjadi 600 l/det Sampai jam 19.00 malam tadi masih 600 l/det, sehingga pelayanan zone 3 dan 4 terganggu,” urai pria yang akrab disapa Ade Syaban itu.
Untuk mempertahankan kualitas agar memenuhi syarat Permenkes 492/2010, tambah Ade Syaban, operator IPA Dekeng harus sering membuang lumpur sedimentasi yang berdampak turunnya debit produksi.
Ada sejumlah daerah di wilayah Kecamatan Bogor Tengah, Tanah Sareal Bogor Barat dan Bogor Barat yang mengalami gangguan pelayanan. Petugas Call Center PDAM menerima informasi gangguan pengaliran di wilayah Tegal Gundil, Bogor Baru, Jalan Pangrango, Jalan Sudirman, Jalan Pemuda, Jalan A. Yani, Vila Indah Pajajaran dan sekitarnya.
“Operator terus berupaya semaksimal mungkin menjaga pasokan air ke Reservoir Cipaku dan Pajajaran. Begitu pula petugas Trandis (Transmisi dan Distribusi), mereka sedang mengatur sistem pengaliran agar pasokan ke pelanggan tetap terjaga,” ujar Ade.
Ade prihatin hujan deras pada Senin dinihari menyebabkan banjir dan longsor di sejumlah tempat. Sejauh ini belum ada laporan gangguan pada utilitas PDAM akibat gangguan alam ini. “Mudah-mudahan cuaca kembali cerah dan kadar kekeruhan air baku kembali normal, sehingga pelayanan tetap prima,” tutup Ade. (*)

PEMBERITAHUAN PDAM Kota Bogor

0
Pelanggan PDAM TIRTA PAKUAN KOTA BOGOR yang kami hormati.
Sehubungan dengan tingginya curah hujan di hulu Sungai Cisadane yang mengakibatkan kekeruhan air baku sampai saat ini mencapai 1500 NTU. Kondisi ini menyebabkan IPA Dekeng tidak dapat beroperasi secara optimal, sehingga berdampak kepada gangguan pengaliran di zona 3 dan Zona 4. Adapun daerah-daerah yang mengalami gangguan pelayanan itu antara lain:
Zona 3
Sebagian jl. Raya Pajajaran, Jl Sukasari 1, 2, 3 dsk, Jl NV. Sidik dsk, Jl Duku, Jl Nanas Bantar Kemang, Jl Pajajaran Baranangsiang, Jl Pajajaran Indah, Villa Duta, Pajajaran Regency, Jl Ciheuleut, Bogor Lake Side, Griya Soka, Perum Botanica Cimahpar, Perum Haji Cimahpar, Perum Nurul Ichwan, Jl Sukasari, Jl Siliwangi, Jl Lawanggintung, Jl Sekip, Jl Batutulis, Kp. Jaya tunggal dsk, perum. Puri mas dsk, sebagian jl. Bondongan.
Zona 4
Jl Pajajaran Gn Gede dan sekitarnya, Botani Square, RS PMI, Jl Pangrango, Perum Bogor Baru, Babakan Gn Gede, Jl Lodaya, Jl Sancang, Jl Sudirman, Jl Pabaton, Gg Baru, Gg Sepatu, Jl Sawojajar, Ardio, RD Walikota, Jl Megamendung Jl Mandalawangi Tegal Peuteuy, Jl Ciheuleut Unpak, Jl Malabar, Jl Arzimar 3, Jl Rumah Sakit 1 dan 2, Babakan Fakultas dan Tegal Manggah.
Jl Perikanan Cimanggu, Cimanggu Hejo, Cimanggu Residence, Taman Cimanggu, Cimanggu Permai 1, Jl Majapahit Cimanggu Permai dan sekitarnya, Cijahe, Yasmin Sektor 5, 6, dan 7, Bukit Cimanggu City, Kencana, Kayu Manis, Semplak, Budi Agung, Perum Syailendra, Cimanggu Gg Tijan, Cimanggu Pahlawan, Gg Embah Dalem Sukaresmi
Jl. Cidangiang dsk, Perum. Indraprasta dsk, Perum. Bantatjati dsk, sebagian Tanah Baru dsk, sebagian Cimahpar dsk, Jl. Raya Pajajaran dsk, Kp. Bantarjati atas dsk, Kp. Bantarjati Kaum dsk, Kp. Bantarjati Tonggoh dsk, Jl. Ceremai dsk, Jl. Sudirman dsk, Gg  Baru dsk, Jl. MA Salmun dsk, Jl. Merdeka dsk, Jl. Dr. Semeru dsk, Cilendek dsk, Warung Legok  dsk, Jl. Begonia dsk, Cimanggu Taman dsk, Jl. Ardio dsk, Gg. Texan dsk, Jl. Ciwaringin dsk, Rumah Sakit PMI, RS. Azra, RS. Salak, RSUD. Karya Bhakti. RS. Marjuki Mahdi.
Untuk mempertahankan kualitas agar memenuhi syarat Permenkes 492/2010, operator IPA Dekeng harus sering membuang lumpur sedimentasi yang berdampak turunnya debit produksi.
Kami mengimbau pelanggan dapat menampung dan menghemat air pada saat sedang mengalir untuk mengantisipasi gangguan tersebut. Apabila para pelanggan membutuhkan pasokan air melalui mobil tangki dapat menghubungi PDAM TIRTA PAKUAN KOTA BOGOR  di nomor (0251) 8324111 dan Whastapp 08111182123.
Demikian pemberitahuan ini kami sampaikan untuk menjadi maklum, dan atas perhatian serta pengertian Bapak/Ibu/Saudara, kami mengucapkan terima kasih.
Bogor, 5 Februari 2018
a.n DIREKTUR UTAMA
       PDAM TIRTA PAKUAN KOTA BOGOR
       SEKRETARIS PERUSAHAAN
          Ttd.
       RINDA LILIANTI

Berkah Politik dan Sepakbola

BOGOR DAILY- Lapangan seukuran dua kotak sawah. Di kampung Ciherang Peuntas, RW. 05 desa Ciherang, kecamatan Dramaga menjadi saksi cabang olahraga sepakbola tetap menjadi tontonan yang menarik.

Hal ini terlihat dari ramai nya antusias penonton dalam menyaksikan liga Oplos. Dalam bingkai Silaturahmi bersama pasangan calon Bupati Bogor 2018-2023. Ade Yasin -Iwan Setiawan.

Atas inisiatif muda mudi yang tergabung dalam Karang Taruna tingkat RW. Maka dalam suasana Pilkada serentak yang akan di gelar bulan juni mendatang. Digelar lah liga Sepakbola Liga Oplos yang di sokong oleh  pasangan calon Bupati Bogor.

“Kami ingin berkontribusi bagi cabang olahraga yang memberi hiburan bagi masyarakat,  melalui momentun politik,” jelas Supriatna ketua Karang Taruna , Desa Ciherang ketika ditemui seusai menggelar pembukaan.

Sementara Direktur pemenangan Ade Yasin mengungkapkan.  Nilai nilai sportivitas olahraga. Terutama cabang sepakbola begitu dijaga dan dijunjung tinggi. “Politik harus juga memberikan berkah bagi sepakbola,  dalam konteks menjaga silaturahmi,”  beber Kang Haris, sapaan akrabnya.

Perhelatan politik yang cenderung mendapatkan stigma negatif. Melalui kegiatan turnamen sepakbola harus berjalan dalam suasana nyaman dan damai. “Berpolotiik lah secara santun dengan filosofi sepakbola,” pungkas Harris.

Selain mendapatkan piala piagam.  Juara pertama kejuaraan ini mendapatkan uang pembinaan prestasi masing -masing  Rp1 juta per bulan selama satu tahun.  Dan juara kedua Rp 500 ribu per bulan selama satu tahun. Sumbangan itu diberikan oleh Ketua Camry Jabar Kiki Erlangga. (gib)

Sudah 13 Titik di Kota Bogor Tergenang Banjir

0

BOGOR DAILY- Status siaga 1 bendung Katulampa membuat sejumalh wilayah di Jakarta mulai waspada. Bahkan, di Kota Bogor sendiri sudah ada 13 titik yang terendam banjir.  Hal ini diutarakan langsung Walikota Bogor Bima Arya yang ikut memantau ketinggian bendung Katulampa.

“Sekarang ini ketinggian sudah mencapai 240 cm, sehingga dinyatakana siaga 1,”kata Bima.

Ia pun mengimbau warga Bogor untuk siaga terutama yang tinggal di bantaran sungai harap waspada. Diperkirakan, delapan hingga sembilan jam ke depan air tumpahan dari bendung Katulampa tiba di Jakarta.

“Warga Jakarta juga harus sama sama waspada,”kata Bima

Sementara itu sejumlah arus lalu lintas dan jalur jalan di Kota Bogor, menurutnya, juga sudah ditutup karena tergenang banjir