Sunday, 19 April 2026
Home Blog Page 8869

Jubir JK Sebut Pengacara Setnov Kebanyakan Ngoceh

0

BOGOR DAILY-Kuasa hukum Setya Novanto Fredrich Yunadi bersikukuh perlu ada izin dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memeriksa kliennya. Fredrich pun diminta tidak memberikan pernyataan hukum yang menyesatkan.

“Saya lihat si Fredrich tidak berhenti ngoceh, mungkin tujuannya untuk menyesatkan banyak orang. Saat ini hanya Fredrich yang ngotot mengatakan pemeriksaan Novanto oleh KPK harus Izin dulu ke Presiden,” kata juru bicara JK, Husain Abdullah.

Bahkan hal itu juga telah terang-terangan oleh Wapres JK bahwa untuk memeriksa Novanto tidak perlu mendapatkan izin dari Jokowi. “Sekarang hukum dari langit mana yang dipakai Fredrich yang menyebutkan untuk memeriksa majikannya KPK butuh izin?” tanya Husain.

“Saya tanya anak saya yang baru selesai di fakultas hukum pun menegaskan tidak perlu izin untuk memeriksa Ketua DPR dalam kasus pidana korupsi,” sambungnya.

Bahkan, hampir semua pendapat hukum juga memberikan komentar serupa soal tidak perlunya izin Jokowi soal kasus yang dihadapi Novanto.

Perlu diketahui, Setya Novanto dijadwalkan oleh KPK untuk menghadiri pemeriksaan hari ini. Belum diketahui, apakah Novanto akan hadir dalam pemeriksaan tersebut

Didukung Tiga Parpol, Kang Emil Ogah Jadi Kader

0

BOGOR DAILY- Bakal calon gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil tetap berkomtimen tak bakal menjadi kader partai manapun.

Emil-sapaannya- memilih menjadi orang ‘bebas’ ketimbang menjadi kader. Saat ini, Emil sudah mendapat dukungan dari Golkar, PPP, dan Nasdem.

“Saya pastikan sampai proses pemilihan pilkada tidak akan masuk partai manapun,” ujar dia usai menghadiri acara jalan santai dalam rangka HUT ke-6 Partai Nasdem di Tugu Proklamasi Rengasdengklok, Karawang, Sabtu (11/11).

Emil menjelaskan, meski diusung oleh partai politik untuk maju di Pilgub Jabar 2018, tak lantas dia menjadi kader partai pengusung.

Jangankan untuk jadi kader Golkar, kata Emil, dia sendiri komitmen untuk tidak menjadi kader Partai NasDem. Sekalipun partai tersebut merupakan yang pertama memberikan dukungannya untuk maju di Pilgub Jabar.

Sementara itu, saat disinggung perihal calon pendampingnya kelak, Emil mengajukan dua kriteria. Pertama, pendampingnya kelak harus memiliki jiwa kepemimpinan dan kedua mempunyai elektabilitas tinggi.

“Saya sudah sampaikan saya tidak masalah (calon wakil) dengan siapapun, selama disepakati oleh koalisi selama punya jiwa kepemimpinan dan punya elektabilitas,” ujarnya.

Diketahui, selain menghadiri acara jalan santai, Emil sempat berkunjung ke beberapa pondok pesantren di Kecamatan Batujaya, Karawang. Dua lokasi itu, yakni Ponpes Modern Nurussalam dan Ponpes Nurul Huda.

Dalam kesempatan itu, Emil sempat berdiakusi dengan para santri dan meminta dukungan para pemuka agama di daerah tersebut.

Isu Bandara Soetta Dijual Mencuat, Menhub Kontak Rizal Ramli

0

BOGOR DAILY-Mantan Menko Maritim Rizal Ramli kembali mengeluarkan pernyataan mengejutkan. Dia menyinggung ihwal rencana penjualan Bandara Internasional Sokearno-Hatta (Soetta), yang sempat tercetus pada tahun 2002, di era Presiden Megawati Seokarno Putri Sekalipun memang hal itu urung terjadi.

“Setelah bicara dengan keluarga Hatta (Wapres pertama RI), saya umumkan dan jadi headline-headline koran: ‘Silakan jual bagian Soekarno saja, bagian Hatta jangan!’.

Akhirnya pemerintah membatalkan rencana penjualan bandara Siekarno-Hatta tersebut,” kenang Rizal Ramli, Minggu (12/11).

Apa yang diutarakan Rizal itu bukan tanpa alasan. Pria yang dikabarkan dekat dengan artis Cornelia Agatha tersebut, khawatir lantaran wacara melego Bandara Soetta menyeruak lagi di era pemerintahan sekarang.

Soetta, lanjutnya, akan dijadikan pilot project yang ideal untuk penerapan skema Limited Concession Scheme (LCS) pertama di Indonesia. Skema ini telah dibahas Kemenko Perekonomian dengan Kementerian Perhubungan.

Menurut Rizal, sangat disayangkan jika benar adanya mengingat Soetta adalah aset negara paling menguntungkan.

“Soekarno-Hatta adalah bandara paling menguntungkan, paling cash-rich kok malah mau dijual. Cara berpikir keblinger dan konyol,” kata mantan menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan dan Industri era Presiden Abdurrahman Wahid tersebut.

Kabar tak sedap itu telah dikonfirmasikan ke Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan dibantah.

“Menteri Perhubungan Budi Karya WA (WhatsApp) saya bahwa Bandara Soetta tidak akan dijual. Ide-ide lain sedang dibahas,” beber Rizal.

Ini Deretan Artis yang Melepas Jilbabnya

0

BOGOR DAILY – Nama Rina Nose menjadi sorotan publik usai karena masuk dalam daftar deretan artis yang melepas jilbabnya. Keputusannya tersebut menuai sejumlah kritik dari penggemar dan netizen.

Kejadian yang dialami Rina Nose ini juga pernah dirasakan oleh beberapa selebriti lainnya. Mereka mendapat komentar miring usai memutuskan tidak lagi memakai hijab.

Berikut 5 Artis yang Memutuskan Melepas Hijab.

1. Marshanda
Pemain sineteron Marshanda sempat memutuskan berhijab saat menikah dengan Ben Kasyafani. Namun pada akhir 2014 dirinya kembali mengambil pilihan untuk melepas kerudung. Keputusan itu diambil setelah dirinya bercerai.

2. Trie Utami
Musisi Trie Utami tampil berhijab saat masih menjadi istri seorang tokoh agama, Andi Analta Baso Amier. Namun pada 2005 dia bercerai dan memutuskan memilih melepas jilbab.

3. Vitalia Sesha
Vitalia Sesha memutuskan berhijab tahun lalu. Nemun keputusan itu tidak bertahan lama. Dia tiba-tiba muncul dengan penampilan terbarunya. Rambutnya dipotong pendek tanpa mengenakan jilbab.

4. Shinta Bachir
Model seksi Shinta Bachir jadi pusat perhatian karena tidak konsisten dalam berhijab. Dia awalnya mantap memilih memakai jilbab dalam keseharian. Namun mendadak beredar foto dirinya berpose seksi di kolam renang. Saat itu dia beralasan masih dalam tahap belajar menutup aurat.

5. Rina Nose
Presenter ini mendadak jadi perbincangan netizen di media sosial. Hal itu dikarenakan foto terbarunya yang tidak lagi mengenakan hijab.

Ya, Rina Nose mengunggah foto dirinya tidak menutup kepalanya seperti biasa. Dalam foto hitam putih itu, Rina Nose memperlihatkan rambutnya serta bibir dengan lipstik merah.

Pada keterangan foto, Rina Nosea mengisyaratkan bahwa pendiriannya telah berubah dalam menjalani hidup.

“Manusia berubah. Pemikiran berubah seiring peristiwa yang dialaminya. Ketetapan hati pun berubah seiring pengalaman batinnya. Apabila masih ada manfaat kebaikan yang bisa diambil dariku, maka ambilah. Jika tidak, maka tinggalkanlah,” tulis Rina Nose sebagai keterangan foto di akun @rinanose16.

Wanita 33 tahun ini pun menambahkan, dirinya memaklumi bila ada pihak yang merasa kecewa atas keputusannya. Dia berharap publik tidak sampai membenci keputusannya.

“Jika ada rasa kecewa, maka kecewalah seperlunya. Namun janganlah kekecewaan itu berlebih-lebihan hingga menjadi kebencian yang akan menimpakan musibah pada dirimu dan orang lain. Maka yang demikian itu akan lebih baik bagimu,” ucapnya.

“Terima kasih atas semua perhatian yang telah diberikan,” sambung Rina Nose.

Rina Nose diketahui telah memakai jilbab sejak tahun lalu. Namun keputusannya kini melepas hijab menuai respons dari penggemar. Sejumlah netizen mengkritik langkahnya itu.

Marc Marquez Juara Dunia MotoGP 2017

0

BOGOR DAILY-Marc Marquez menahbiskan diri sebagai juara dunia MotoGP 2017. Koleksi 298 poin membuat pembalap Repsol Honda itu tak terbendung untuk memuncaki klasemen akhir pembalap MotoGP 2017 sekaligus mempertahankan gelar juara dunia.

Bagi Marquez, titel tahun ini merupakan yang keenam secara keseluruhan di balapan Grand Prix, atau yang keempat di kelas premier (MotoGP). Di klasemen akhir musim ini, Marquez mengungguli pembalap Ducati, Andrea Dovizioso (261 poin), yang gagal finis pada seri pamungkas di GP Valencia.

Sepanjang musim ini, Marquez mencatat enam kali juara dari 16 seri serta empat kali berada di podium kedua. Hanya tiga kali pembalap berjuluk The Baby Alien itu gagal finis dan meraih poin, yakni di Argentina, Prancis, dan Inggris.

Sukses Repsol Honda dilengkapi dengan keberhasilan Dani Pedrosa menempati peringkat keempat dengan 210 poin. Pedrosa terpaut 20 poin di belakang pembalap Yamaha, Maverick Vinales (230 poin), dan unggul 2 poin dari Valentino Rossi (Yamaha, 208 poin).

Hasil luar biasa diraih rookie MotoGP dari tim Yamaha Tech 3, Johann Zarco, yang menduduki peringkat keenam berkat torehan 174 poin. Sementara, mantan juara dunia, Jorgel Lorenzo, yang tahun ini menunggangi Ducati, harus puas berada di posisi ketujuh dengan 137 poin.

Danilo Petrucci, Cal Crutchlow, dan Jonas Folger, melengkapi 10 besar klasemen akhir MotoGP 2017.

Kesehatan Untuk Semua

Oleh: Hj. Ade Yasin SH, MH.
(Calon Bupati Bogor 2018)

Republik ini punya mimpi besar, yaitu meraih predikat sebagai negara maju pada tahun 2025 dengan pendapatan 14.250-15.500 dollar AS per kapita. Nilai total perekonomian negeri berpenduduk 262 juta jiwa ini pada tahun itu juga ditaksir berkisar 4-4,5 triliun dollar AS. Indonesia pun akan berada di jajaran negara maju dunia, setara dengan negara-negara di belahan dunia barat.


Oleh karena itu, momentum Hari Kesehatan Nasional yang diperingati setiap 12 November, adalah momen yang sangat berharga untuk kembali menginventarisasi persoalan kesehatan yang dihadapi masyarakat. Sebab bangsa yang maju dan kuat adalah bangsa yang sehat. Maka tanpa kesehatan jangan harap negara bisa maju.


Berbagai program kesehatan yang dijalankan pemerintah dan swasta memang telah banyak mengatasi persoalan kesehatan. Namun, persoalan kesehatan yang masih harus ditangani juga tidak kalah banyak.


Akses kesehatan untuk kalangan tidak mampu adalah persoalan yang menahun. Masih saja ada warga kurang mampu yang tidak bisa mendapatkan akses terhadap layanan kesehatan. Presiden Joko Widodo sendiri telah meluncurkan Kartu Indonesia Sehat untuk membantu warga kurang mampu agar bisa mendapatkan akses terhadap layanan kesehatan.


Langkah ini bisa menjadi harapan baru bagi warga kurang mampu untuk bisa dilayani dengan baik di rumah sakit. Pelaksanaan program Kartu Indonesia Sehat ini sangat memerlukan dukungan infrastruktur kesehatan di semua lini.
Mulai dari pihak puskesmas, dokter, apotek, juga pemerintah harus menyiapkan semua kebutuhan yang diperlukan dalam memberikan layanan kesehatan terhadap warga kurang mampu.
Pekerjaan rumah lainnya adalah soal penataan lingkungan yang menyehatkan bagi warga, khususnya yang tinggal di wilayah padat penduduk. Seringkali sanitasi yang buruk menjadi salah satu sumber utama gangguan kesehatan masyarakat. Penataan lingkungan yang sehat menjadi pekerjaan besar yang bisa membantu mencegah berjangkitnya penyakit.


Dalam kondisi normal, upaya pencegahan atas gangguan kesehatan kerap terlupakan. Program pencegahan biasanya digalakkan setelah muncul wabah. Kebiasaan tersebut harus diubah. Upaya pencegahan terhadap kemungkinan munculnya berbagai penyakit harus dijalankan setiap saat.


Agenda lain dalam dunia kesehatan yang juga penting sekali untuk terus diperhatikan adalah soal kesehatan ibu dan anak. Angka kematian ibu melahirkan maupun angka kematian bayi selalu menjadi isu saat membincangkan persoalan ini.


Di Kabupaten Bogor sendiri dari data yang saya dapat, angka kematian ibu melahirkan maupun angka kematian bayi rata-rata mencapai 300 kasus setiap tahunnya. Dari angka tersebut, pada 2013 tercatat angka kematian ibu 76, menurun 70 pada 2014 dan 64 ibu di 2015.


Angka tersebut masih terbilang tinggi di Jawa Barat. Namun jika dihitung dengan rasio jumlah penduduk saat ini yang mencapai 5,4 juta dengan pertumbuhan 1 persen setiap tahunnya, itu masih bisa ditolerir.


Problem kesehatan ibu dan anak ini memang penting diperhatikan. Hal ini menjadi faktor yang sangat menentukan bagi perkembangan generasi mendatang. Kualitas layanan kesehatan yang baik untuk menjaga kesehatan ibu dan anak akan melahirkan generasi-generasi pilihan bangsa ini. Program pemantauan terhadap kesehatan ibu dan anak yang menjangkau seluruh wilayah khususnya di Kabupaten Bogor juga sangat perlu dijalankan secara konsisten.


Kita sangat menginginkan momentum Hari Kesehatan Nasional ini bisa menguatkan komitmen pemerintah untuk benar-benar memberikan perhatian serius terhadap semua persoalan kesehatan masyarakat. Komitmen itu kemudian menjadi dasar untuk menjalankan seluruh program kesehatan yang telah disiapkan khususnya di Kabupaten Bogor.


Health is the most precious grace given by god… (Kesehatan merupakan anugerah tuhan yang paling berharga). (*)

Rumah Setya Novanto Dikirimi Bunga

0

BOGOR DAILY- Setya Novanto hari ini berulang tahun yang ke-62. Buket bunga sebagai ucapan selamat ulang tahun pun berdatangan ke kediamannya.

Dari pantauan di rumah Novanto di Jalan Wijaya XIII, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, tampak silih berganti kurir mengantarkan buket bunga. Salah satunya ada yang berasal dari keluarga Aburizal Bakrie (Ical).

“Yang kecil segini harganya bisa sampai Rp 1 juta,” ucap seorang pengantar buket bunga, Rudi, ketika ditemui di depan rumah Novanto, Minggu (12/11/2017).

Selain dari Ical, ada beberapa buket bunga lainnya yang dibawa masuk ke dalam rumah. Tak tampak ada karangan bunga yang dipajang di halaman rumah.

Sementara itu, Novanto sebelumnya berada di DPP Golkar di Jalan Anggrek Neli Murni, Jakarta Barat. Dia hadir sebagai Ketua Umum Partai Golkar karena ada acara partai.

Di DPP Golkar, tampak deretan karangan bunga ucapan selamat ulang tahun untuknya. Novanto pun menyampaikan rasa terima kasihnya dan berharap selalu diberi kesehatan.

“Ya kesehatan, diberi kesehatan. Semoga segala persoalan bisa diselesaikan dengan baik-baik saja,” ucap Novanto sebelumnya

Mapolres Dharmasraya Dibakar, Dua Pelaku Ditembak Mati

0

BOGOR DAILY-Markas Polres Dharmasraya, Sumatera Barat (Sumbar) ludes dibakar orang tidak dikenal, Minggu (12/11/2017) dinihari sekitar pukul 03:00 Wib, akibatnya, aktifitas pelayanan pasca kobaran api berhasil dipadamkan, lumpuh total.

Keterangan dihimpun, dua pelaku yang diduga pembakar markas polisi itu berhasil ditembak mati di tempat. Hingga pagi ini belum ada keterangan resmi atas peristiwa itu.

Mabes Polri di Jakarta melalui Kepala Biro Penerangan Masyarakat, Brigjen Polisi Rikwanto kepada pers hanya membenarkan adanya peristiwa itu, namun belum memberikan keterangan lengkap, karena masih dalam pennyelidikan dan penanganan di lapangan.

Informasi lain menyebutkan, gedung Mapolres itu ludes dilalap si jago merah. Tidak ada korban jiwa dari pihak kepolisian. Hanya saja dokumen dan ruang pelayanan habis terbakar.

Apakah ada tahanan polisi di dalam gedung itu, belum ada konfirmasi.

Adik Bunuh Kakanya Hingga Kabur ke Citeureup

BOGOR DAILY-Dipicu masalah sepele, RA, tega menganiaya kakak kandungnya Randi Syahputra (25) hingga akhirnya tewas saat dibawa ke rumah sakit, Sabtu, (11/11/2017) sekitar pukul 20.30 WIB. Insiden tersebut terjadi di rumah mereka di Jalan Jomas, Meruya Utara, Kembangan, Jakarta Barat.

“Iya ada penganiayaan menyebabkan meninggal dunia. Pelaku nya masih saudara, motifnya sebenarnya nggak ada dendam juga cuma spontanitas,” kata Kapolsek Kembangan,  Kompol Supriadi.

Kejadian bermula saat ibu korban yakni Saiyah (46) pulang berjualan dan hendak istirahat namun kamar digunakan tidur oleh Randi. Melihat hal itu, adik korban RA menegur kakaknya agar pindah tempat tidur.

Bukannya menuruti sang adik, namun Randi justru marah-marah karena tidurnya merasa diganggu dan mengambil sebilah celurit mengancam adiknya. Merasa terancam, RA mengambil sebuah balok hingga keributan antar keduanya tidak terelakkan.

Setelah terjadi perkelahian, korban dan celuritnya jatuh ke lantai. Saat berusaha lari sang adik mengejar dengan membawa celurit yang semula dipegang Randi. Hingga akhirnya pelaku melayangkan celurit tersebut ke tubuh kakaknya yang mengenai perut, kepala belakang, dan lengan sebelah kiri.

Melihat sang kakak terkapar, RA langsung kabur sedangkan sang kakak ditolong warga namun akhirnya meninggal dalam perjalanan menuju rumah sakit.

“Belum (ditangkap-Red). Sudah kita lakukan pengejaran di daerah Citeureup, Bogor, di rumah bapaknya tidak ada disana,” kata Supriadi.

Saat ini Supriadi telah mengerahkan anak buahnya untuk mengejar dan menangkap pelaku. Adapun barang bukti yang diamankan yakni baju dan celana korban yang penuh darah.