Friday, 17 April 2026
Home Blog Page 8900

Brakk! Dua Motor Matic Tabrakan di Jalan Ciawi-Sukabumi

BOGOR DAILY- Tabrakan terjadi di ruas  Jalan raya Caiwi-Suakbumi. Seorang pengendara motor matic dilarikan ke RSUD Ciawi setelah ditabrak sebuah pengendara lain dari belakangnya.

Kecelakaan ini terjadi pada Sabtu (14/10/2017) sekitar pukul 16.57 WIB tadi sore di depan Hotel Kinasih,  Kampung Cikalang, RT 01/07, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor.

Pria tersebut bernama Muhammad Nur Aji (25), motor Yamaha Mio Soul bernopol F-6242–VT yang dikendarainya ditabrak oleh pengendara motor Honda Scoopy bernopol F-6350-PK ketika sedang bersama sama melaju dari arah Ciawi menuju arah Sukabumi.

Menurut Kanit Laka Lantas Polres Bogor, Iptu Asep Saepudin, pengendara motor Honda Scoopy yang identitasnya belum diketahui itu menabrak bagian samping motor yang dikendarai Nur Aji.

“Motor Honda Scoopy menabrak bagian samping kanan Kendaraan motor Yamaha Mio yang berada di depannya (Nur Aji) lalu Kendaraan motor Honda Scoopy terjatuh kekanan,” ujar Asep.

Lanjut Asep, ketika motor Honda Scoopy jatuh, sempat menabrak bumper depan sebuah mini bus yang melaju dari arah berlawanan namun mini bus tersebut malah melarikan diri.

Sementara nasib malang menimpa Nur Aji, saat itu menurut Asep, Nur Aji jatuh ke arah kiri dan kepalanya membentur aspal hingga mengalami luka serius di kepala.

Pria asal Kampung Cipari RT 01/02, Desa Cisaat, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi ini pun dilarikan ke RSUD Ciawi.

“Kendaraan motor Yamaha Mio Soul terjatuh kekiri dan pengendaranya (Nur Aji) membentur aspal, dia mengalami luka di bagian kepala belakang dan pendarahan dari mulut, dia sudah dibawa ke RSUD Ciawi” jelas Asep.

Boy Nanda, Tokoh PPP Kabupaten Bogor Meninggal

BOGOR DAILY- Kabar duka datang dari keluarga besar Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Bogor. Boy Nanda, Ketua Angkatan Muda Kakbah (AMK), sayap partai PPP dikabarkan meninggal dunia, Minggu (15/10) di Rumah Sakit Sentra Medika Dramaga.

Ucapan duka banyak diungkapkan rekan dan kolega Boy yang juga aktifis  Organisasi Masyarakat (Ormas) Badan Pembina Potensi Keluarga Besar Banten (BPPKB) Ciomas.

Seperti yang banyak bermunculan di laman facebook, sejumlah tokoh Bogor.

“Innalillahi waina ilaihi rojiuun.. telah berpulang ke rahmatullah, sahabat Boy Nanda tadi pagi. Beliau orang yang baik, semoga Allah menerima iman islamnya, seluruh amal baiknya dan ditempatkan di syurga.. Mohon keikhlasan sahabat2 utk membacakan doa bagi almarhum..
Selamat jalan kang Boy, Insya Allah khusnul khotimah,”tulis Ketua DPC PPP Kota Bogor  Zainul Mutaqin di lama Facebooknya.

Postingan itu pun langsung dibanjiri komentar yang isinya turut berduka cita. Selain itu, beberapa postinganduka cita lainnya juga muncul di Facebook Boy Nanda.

Dari informasi dikabarkan kalau lelaki yang akrab disapa Kang Boy tersebut menderita penyakit jantung. Namun, pihak keluarga belum ada yang dimintai keterangan.

 

Arak-arak Pelepasan Jabatan, Djarot Naik Kereta Kencana

0

BOGOR DAILY-Pelepasan masa jabatan Djarot Saiful Hidayat sebagai Gubernur DKI Jakarta periode 2012-2017 diantar pakai kereta kencana ke Gedung Joang 45 di Cikini, Jakarta Pusat. Djarot menaiki kereta kencana tersebut dengan istrinya Happy Farida dari balai kota.

Pantauan di lokasi, Minggu (15/10/2017), di Jalan Raya Menteng, Jakarta Pusat, sekitar pukul 09.55 WIB, Djarot tiba di gedung Joang menggunakan kereta yang ditarik oleh seekor kuda. Kereta ini disupiri oleh kusir bernama Boy.

Sebelumnya Djarot melakukan perjalanan iring-iringan dari gedung Balai Kota hingga Gedung Joang 45 bersama para satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait. Djarot memulai rute perjalanan dari Jalan Medan Merdeka Selatan, menuju Jalan Agus Salim, lalu ke belakang DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih.

Iring-iringan Djarot juga memutari Tugu Tani di Menteng. Selanjutnya menuju Gedung Joang 45 ia melewati Jalan Raya Menteng.Selama perjalanan, Djarot dan istrinya melempar senyum kepada para SKPD yang berjajar di sepanjang jalan. Keduanya juga terlihat melambaikan tangan kepada warga. Banyak pengunjung yang berfoto selfie dan menyampaikan pesan-pesan untuk Djarot. Djarot juga menyempatkan foto dengan jajaran SPKD

“Jangan lupa sama Jakarta ya pak djarot,” ujar salah satu warga.

Djarot meninggalkan Gedung Joang pada pukul 10.18 menggunakan mobil Pajero Sport berpelat B 1542 BJM diiringi oleh motor patwal.

Ini ‘Wisata Jaman Now’ di Suaka Elang Loji

BOGOR DAILY-Berada di kaki Gunung Salak, Suaka Elang Loji adalah salah destinasi yang menjadi surga para penikmat wisata outdoor. Selain alam yang masih asri, di sini juga terdapat penakaran burung elang. Tempata wisata ini lagi ngheits dan termasuk ‘wisata jaman now’ yang digandrungi.

Berlokasi di Kampung Loji, Desa Cibaruyut, Kecamatan Cigombong, akses menuju lokasi ini cukup mudah. Dari jalan besar, pelancong akan disambut papan petunjuk.

Setelah melalui jalan menanjak, pengunjung akan memasuki kawasan Perhutani. Jika akhir pekan, lokasi ini nyaris dibanjiri wisatawan. Bila membawa kendaraan pribadi, dikenakan tarif Rp10 ribu. Sedangkan bagi pengunjung yang ingin mendirikan tenda, cukup membayar Rp25 ribu per malam.

Dari sebuah lapangan datar, pengunjung harus menempuh perjalanan 1,5 kilometer. Selama rute terjal nan sempit itu, mata dimanjakan suasana alam nan hijau.

“Kami penasaran karena memang lokasi ini belum banyak diketahui orang,” ujar salah satu pengunjung, Bustomi (20).

Sementara itu, Kepala Desa Cibaruyut  Gina Garmina menuturkan, Suaka Elang Loji tak hanya favorit bagi pencinta alam. Ada juga keluarga yang datang untuk berkemah. “Banyak  karena di sini mulai ramai,” ucapnya.

Hanya saja, keindahan alam Suaka Elang Loji belum mendapat perhatian Pemkab Bogor. Menurut Tokoh Masyarakat Cibaruyut Uut (62), pengelolaan parkir  dan akses jalan dibuat warga sejak 2016 lalu.

Entah mengapa pemerintah tak melirik lokasi ini menjadi objek wisata. “Selama ini kami berharap ekonomi warga berkembang,” ungkapnya.

Di lokasi ini juga ada 13 rumah yang berjualan. Kata dia, warga melayani semua pengunjung 24 jam. Meskipun tengah malam, pemilik warung dengan senang hati membukakan pintu.

“Untuk ke sini syaratnya mudah, Kami himbau kepada yang datang tidak membuang sampah dan mambawanya pulang. Kalau melanggar akan ditindak,” tegasnya

Komunitas Motor, Kendaraannya Dirazia Gara-gara Rotator

BOGOR DAILY-Sejumlah anggota perkumpulan pengendara sepeda motor protes karena lampu rotator dicopot oleh polisi di Puncak, Bogor, Jawa Barat.

Dalam sebuah video, petugas Lalu Lintas Polres Bogor tengah memberi pengarahan kepada sejumlah anggota perkumpulan pengendara sepeda motor yang terkena razia lampu rotator di jalur Puncak, Gadog, Bogor.

Razia rotator yang digelar kepolisian Bogor dan TNI ini menyasar pengguna kendaraan umum serta pribadi yang menggunakan lampu rotator.

Padahal, lampu rotator atau lampu isyarat dan sirine tidak boleh dipergunakan sembarangan oleh kendaraan umum atau pribadi.

Lampu rotator warna biru untuk kepolisian dan lampu rotator warna merah, dikhsususkan bagi kendaraan tahanan, ambulans, TNI, serta Damkar. Sementara lampu rotator warna kuning dikhusukan bagi kendaraan Dinas Perhubungan dan derek.

Dalam razia ini, tim gabungan juga menyita sejumlah stiker bergambar TNI di pelat nomor pengendara. Bahkan tim gabungan memeriksa satu kendaraan yang dimodifikasi layaknya kendaraan milik TNI.

Razia ini berhasil menyita dan menilang puluhan kendaraan yang menggunakan lampu rotator. Rencananya razia lampu rotator di jalur Puncak akan digelar secara rutin.

Ini Lho Bripda Nindy yang Punya Videonya Jadi Viral

0

BOGOR DAILY-Bripda Nindya Pratiwi kini terkenal karena video bernyanyinya dilihat banyak orang via media sosial. Ternyata polwan ini sempat terkejut saat mengetahui videonya itu menjadi perhatian orang banyak.

“Aku nggak ngerti awalnya,” kata Nindy.

Dia mengaku hanya iseng saja bernyanyi dan merekam video saat sedang istirahat kerja. Dia adalah personel Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya. Video unggahan pertamanya yang viral adalah cover (menyanyikan kembali) lagu duo Ratu berjudul ‘Salahkah Aku Terlalu Mencintaimu’.

Beberapa jam setelah mengunggah di akun Instagram @nindypa pada 18 September, dia mengabaikan. Betapa kagetnya dia mengetahui banyak warganet yang mengunggah ulang video di tempat fitness itu.

“Sekitar jam lima-an gitu, ada yang bilangin aku, “Nindy videomu viral tuh!’ Aku nggak ngerti awalnya. Ternyata bener pas aku buka Instagram-ku lagi, banyak notifikasi, banyak yang nge-repost. Bingung juga,” kata Nindy.

Dia tahu video itu viral karena diberi tahu temannya. Video musik lain yang diunggahnya yakni ketika menyanyikan lagu From This Moment yang dipopulerkan Shania Twain pada 11 September. Netizen pun memuji Nindy yang memiliki suara bagus. Tak jarang pula ada yang memuji kecantikan Nindy.

Jalur Bocimi Lumpuh

BOGOR DAILY-Jembatan Cisadane di Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, dibongkar. Akibat perbaikan jembatan ini, arus lalu lintas di ruas Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) macet parah.

Kemacetan panjang disebabkan karena satu lajur jalan digunakan secara bergantian. Kondisi ini sudah berlangsung sejak dimulainya proyek jembatan pada awal September. Pantauan di lokasi, antrean kendaraan akibat pembongkaran jembatan ini mencapai tujuh kilometer. Dari arah Jakarta, kemacetan mulai terpantau dari Simpang .

Sementara dari arah Sukabumi, antrean kendaraan sudah nampak sejak di depan Pasar Cigombong, yang berbatasan dengan Sukabumi.

Suprianto, warga Cisaat, Sukabumi mengaku dampak pembangunan jembatan bukan hanya menyita waktu, namun membuat biaya operasional pengiriman sayuran membengkak. Kemacetan juga memengaruhi staminanya.

“Lama di jalan jadi sudah lelah duluan. Biaya bensin dan makan juga bertambah,” kata Suprianto.

Kemacetan parah juga sangat mengganggu aktivitas warga sekitar. Anak sekolah maupun warga Sukabumi yang bekerja di Bogor maupun sebaliknya kerap terlambat beraktivitas.

“Tiap hari dari pagi sampai malam lalu lintas di sekitar lokasi sangat kacau, kadang jalur terkunci,” ungkap Asnawi.

Selama ini pihak kepolisian juga tidak bisa berbuat banyak mengatasi kemacetan yang sudah berlangsung lebih dari satu bulan di jalur Bocimi.

“Karena sistem buka tutup otomatis terjadi antrean. Pengendara motor juga tidak mau bersabar, nerobos jalur jadi bikin macet,” terang Kasat Lantas Polres Bogor AKP Hasby Ristama.

Saat ini jalan yang disediakan hanya untuk satu kendaraan. Seharusnya dipasang jembatan bailey supaya kendaraan dapat melintas dari dua arah sehingga dapat mengurangi kemacetan.

“Informasi terakhir pemerintah sudah siapkan lahan untuk pasang jembatan bailey. Kami minta secepatnya dipasang,” kata Hasby.

Proses pembangunan jembatan Cisadane akan berlangsung selama 4 bulan, terhitung mulai awal September. Saat ini baru memasuki tahapan pembongkaran badan jembatan.

Begini Aksi Kocak Walikota dan Satpol PP Joget ‘Baby Shark’

0

BOGOR DAILY-Ada-ada saja kelakuan Walikota Bogor Bima Arya joget Baby Shark Dance bersama belasan anggota Satpol PP.

Selain kompak dan unik layaknya grup menari yang sudah latihan sejak lama, Bima Arya bahkan tak segan dan tak malu melakukan aksi-aksi seperti penari sungguhan.

Seketika membuat heboh jagat media sosial lewat aksi joget Baby Shark Dance yang diunggah ke akun Instagramnya itu, Sabtu (14/10/2017).

Ternyata menari babay shark dance ini merupakan tantangan dari Agus Yudhoyono (AHY) dan istrinya Annisa Pohan.

“Tantangan mba @annisayudhoyono dan mas @agusyudhoyono dijawab kontan. Baby Shark dance feat. @satpolpp_kotabogor, Karena Pol PP harus tegas dan humanis,” ujar Bima di akun miliknya.

Bima Arya melenggok-lenggok menggerakan tangannya bersama belasan anggota seperti sudah latihan dengan sangat matang.

Bukan itu saja, Bima ternyata juga menantang Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih Anies Baswedan dan Anies Sandi untuk ikut joget sepertinya.

“Sekarang saya tantang sahabat2 saya yg akan segera dilantik mas @aniesbaswedan dan mas @sandiuno yg baru berpose gaya burung bangaunya. Berani?” ujarnya.

https://www.instagram.com/p/BaOWmSJFYnX/?taken-by=bimaaryasugiarto

Tiga Siswa di Cibungbulang Hanyut di Sungai Cianten

BOGOR DAILY-Tiga orang anak sekolah hayut terbawa arus di sungai Cianten Kampung Muara Rt 01 Rw 05 Desa Ciaruten Ilir Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor Kamis (14/10/2017).

Ketiga anak tersebut bernama Muhamad zikri (18). Endah (16), Bagas (16).

Menurut Forum SAR Bogor M. Asep Jalaludin kejadian tersebut terjadi pada pukul 15.45 WIB.

“Saat itukorban berikut sembilan orang temannya datang ke sungai. Yang sembilan orang itu mencuci motor dan  1 orang mandi berenang. Tiba-tiba satu orang yang sedang berenang teriak minta tolong dan dua orang berusaha menolong tapi ikut terbawa arus juga,” ujarnya.

Hingga kini pencarian ketiga anak  tersebut  masih berlangsung.

“Saat ini tim penolong dari arung jeram Desa Ciaruten ilir pimpinan Bapak Agus yang berjumlah 14 orang sedang menyusuri sungai sampai di jembatan gerandong. Rumpin. tapi masih belum belum diketemukan,” jelasnya.

Orang Jakarta Darah Tinggi Kalau Kena Macet

0

BOGOR DAILY-Perkelahian Bimantoro dengan Lettu Satrio di jalan raya menyebabkan macet. Emosi keduanya tersulut setelah Bimantoro membuang sampah sembarangan dari dalam mobil dan mengenai istri Lettu Satrio.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengimbau agar masyarakat lebih bisa menjaga diri ketika berkendara. Argo meminta masyarakat tak mudah naik pitam di jalanan.

“Intinya bahwa orang untuk menjaga diri, menjaga emosi di jalan. Makanya, kalau mau berangkat ke kantor, ya berangkat lebih awal, jadi kan tidak tergesa-gesa, salah satunya seperti itu, taati rambu lalu lintas,” kata Argo.

Baku hantam Bimantoro dengan Lettu Satrio itu sempat viral melalui video yang tersebar di media sosial. Imbauan agar tidak mudah terpancing emosi juga disampaikan Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Sigit Wijatmoko.

“Orang Jakarta ditanya macet? Macet udah biasa, tapi preferensi stroke, preferensi darah tinggi setiap tahun semakin tinggi. Itu artinya apa? Biasa itu hanya sampai di mulut, dalam hati maupun alam bawah sadar mereka masih ada penolakan, kan begitu,” kata Sigit.

“Nah, kalau imbauan saya, ya kita inline dengan kebijakan pemerintah untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas pelayanan angkutan umum. Mari kita gunakan angkutan umum sehingga subsidi yang diberikan pemerintah bisa tepat sasaran dan tepat guna,” sambung Sigit.

Kini kasus buang sampah berujung baku hantam itu tengah ditangani Polres Jakarta Timur. Lettu Satrio melaporkan Bimantoro.

Namun Bimantoro sudah meminta maaf kepada Lettu Satrio serta TNI, khususnya TNI AL. Tetapi polisi tetap melanjutkan kasus itu karena belum ada pembicaraan tentang upaya mediasi.

Peristiwa ini diketahui dari sebuah video yang beredar melalui aplikasi pesan instan dan situs YouTube. Dalam video berdurasi 1 menit 3 detik itu, keduanya terlibat baku hantam di tengah jalan.

Mobil merah bernomor polisi B-1599-PVH yang dikendarai pria berkaus hitam berhenti di lajur kanan jalan, sementara anggota TNI AL masih duduk di atas sepeda motornya di sebelah kiri mobil.

Keduanya terlibat adu mulut yang berlangsung panas. Di tengah adu mulut, si pria mendorong prajurit TNI AL. Prajurit membalas dorongan itu dengan mendaratkan bogem mentah di pipi kiri si pria. Baku hantam pun terjadi. Warga yang menonton mencoba melerai, namun mereka tetap jual-beli pukulan.