Tuesday, 14 April 2026
Home Blog Page 8912

Hutang Negara

0

Oleh: Hasbullah Rahmad

Entah bagaimana pola pikir kelompok yang sampai dengan kini masih mempermasalahkan soal ideologi bangsa. Bukankah persoalan itu seharusnya sudah final oleh para pendahulu.

Saat merumuskan dasar negara, perdebatan tentang ideologi itu sudah tuntas oleh para pendiri bangsa yang terkenal dengan julukan founding father. Berdasarkan ideologi, visi dan perjalanan sejarahnya, para ahli mengelompokkan mereka menjadi empat, yaitu kelompok Soekarno, Hatta, Soepomo, dan Mohammad Yamin.

Merekalah yang berjuang merumuskan sekaligus menyatukan ideologi bangsa di tengah keberagaman suku bangsa, ras dan agama. Sampai akhirnya muncul semboyan Bhineka Tunggal Ika yang berarti berbeda-beda tapi tetap satu jua. Inilah yang patut disyukuri.

Dengan keberagaman yang dimiliki, ideologi pancasila yang merupakan buah pikir para founding father berhasil menyatukan seluruh rakyat dari Sabang sampai Merauke dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Saat ini bukan waktunya untuk memperdebatkan ideologi negara. Justru yang lebih penting adalah mengambil hikmah dari peristiwa kelam yang kini mulai nampak. Yakni kesenjangan sosial akibat hutang negara.

Data Kementerian Keuangan menunjukan, jumlah utang pemerintah di akhir 2014 adalah Rp 2.604,93 triliun, dan naik hingga posisi di akhir April 2017 menjadi Rp 3.667,41 triliun.

Kenaikan hutang negara yang mencapai Rp 1.062 triliun ini yang harus menjadi pelajaran bagi Indonesia agar sejarah kelam bangsa Indonesia tidak kembali terulang.

 

Mengerikan! Pasutri Ini Bunuh 30 Orang dan Memakannya

0

BOGOR DAILY-Pasangan suami istri (Pasutri) ini mengerikan sekali. Mereka dilabeli keluarga kanibal karena diduga sudah membunuh dan memakan sedikitnya 30 orang selama 18 tahun.

Dilaporkan media lokal Rusia hari ini, polisi disebutkan menemukan delapan bagian tubuh dan sedang memeriksa jenazah manusia yang berada di kediaman pasangan itu. Pelakunya bernama Dmitry Bakshaev, 35, dari Krasnodar di Rusia selatan.

Dalam pemeriksaan, Bakshaev mengaku kepada polisi kalau dia sudah melakukan tindakan kanibalisme sejak 1999. Istrinya, Natalia Bakshava, 42 tahun, yang berprofesi sebagai perawat masih menjalani pemeriksaan.

Penangkapan mantan pekerja akademi militer itu dilakukan setelah pekerja renovasi jalan di Krasnodar, Rusia menemukan sebuah ponsel dengan gambar-gambar mengerikan. Di sana ada foto-foto seorang lelaki dengan bagian tubuh manusia. Pada salah satu foto ada gambar lelaki yang diduga Bakshaev dengan mulut yang menggingit tangan manusia.

Begitu rumah pasangan ini digrebek, barang bukti menyeramkan kembali ditemukan. Polisi menyita video pelajaran untuk kanibal, potongan-potongan anggota tubuh di dalam stoples, dan sisa tubuh manusia di dalam kulkas.

”Kulkas tersebut disimpan di ruang bawah tanah,” ujar seorang sumber di Komite Investigasi Rusia, lembaga yang memeriksa kejahatan serius di Rusia kepada media lokal.

Sejak penahanannya, Natalia menjalani tes kejiwaan dan dinilai sehat secara mental. Hasilnya, menunjukkan bahwa dia (Natalia, Red) adalah orang yang benar-benar sehat yang sepenuhnya bisa memperhitungkan tindakannya,” kata diagnosis yang dikutip oleh Mash.

Selain itu, polisi juga menemukan 19 sisa kulit manusia yang sudah tidak lagi berdaging. Kelihatannya, sang korban dikuliti dan diambil kulitnya.

Bakshaev dan Natalia bekerja di akademi militer di Krasnodar. Dugaan sementara, pelaku menggunakan obat bius untuk membuat korbannya tidak sadarkan diri. Bau obat yang kuat itu pun memancar dari kamar flat mereka di akademi militer tersebut.

Menurut para tetangga, tidak ada yang berteman dengan keduanya. Pasalnya, keduanya sangat agresif bila ada yang berusaha bertamu. ”Setiap kali kami mencoba memasuki kamar mereka, mereka mulai berteriak liar dan menangis. Natalia adalah seorang wanita skandal dan agresif, jadi kami tidak mengambil risiko,” kata seorang tetangga. (*)

Masjid Samping Plaza Semanggi Kebakaran, 5 Damkar Dikerahkan

0

BOGOR DAILY-Masjid berlantai dua di samping Plaza Semanggi terbakar. Sebanyak lima unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk lakukan pemadaman.

“Iya betul kebakaran, 5 unit yang kami kerahkan,” ujar petugas Damkar Jakarta Selatan, Sutarman saat dihubungi, Kamis (28/9/2017) pukul 04.40 WIB.

Belum diketahui penyebab dalam insiden ini. Peristiwa ini terjadi di daerah Mangkuluhur Semanggi, Setiabudi, Jakarta Selatan, sekitar pukul 03.50 WIB tadi.

Kini petugas damkar masih melakukan penanganan memdamkan api. Belum diketahui korban maupun kerugian dari persitiwa ini.

“Penyebab belum tahu. Korban juga belum didapatkan datanya,” lanjutnya.

Bos Allianz Jadi Tersangka Gara-gara Ogah Cairkan Klaim Nasabah

0

BOGOR DAILY-Direktur Utama dan Manajer Klaim PT Asuransi Allianz Life Indonesia ditetapkan sebagai tersangka karena tidak mencairkan klaim asuransi nasabah. Allianz berkeras tidak mencairkan asuransi korban karena tidak dilengkapi dengan rekam medis.

“Asuransi Allianz ini ngotot meminta rekam medis kepada pasien yang mau mengklaim. Padahal, sesuai peraturan Menteri Kesehatan, rekam medis itu sifatnya rahasia, tidak boleh dikeluarkan. La, ini Allianz malah minta rekam medis,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, Rabu (27/9/2017).

Penetapan tersangka Joachim Wessling (Direktur Utama PT Asuransi Allianz Life Indonesia) dan dr Yuliana Firmansyah (Manajer Klaim PT Asuransi Alianz Life Indonesia) dilakukan pada akhir September 2017. Dalam surat pemberitahuan perkembangan hasil penyidikan (SP2HP) kelima bernomor B/1938/IX/2017/Dit.Reskrimsus tertanggal 20 September 2017 yang dikirim ke pelapor Irfanus Al Gadri, disebutkan penyidik akan segera memanggil dan memeriksa tersangka Yuliana dan Joachim.

Pelapor kasus ini merupakan klien asuransi kesehatan dari produk Asuransi Allianz sejak 22 September 2016. Korban mengalami sakit dan beberapa kali dirawat inap di RS Omni Tangerang pada November 2016 dan Desember 2016.

“Kemudian pada Januari 2017, korban sakit lagi dan dirawat di RS Mayapada,” ujar Argo.

Karena merasa memiliki asuransi, korban saat itu tidak terlalu mengkhawatirkan biaya pengobatannya selama rawat inap itu, yang mencapai sekitar Rp 19 juta. Korban kemudian mengklaim biaya perawatannya itu ke pihak Allianz pada Maret 2017.

“Namun pihak Allianz menolak mencairkan lantaran korban kurang persyaratan, yaitu korban harus melampirkan surat rekam medis,” ungkapnya.

Korban kemudian meminta rekam medis ke rumah sakit. Pihak rumah sakit menjelaskan rekam medis itu bersifat rahasia dan tidak boleh keluar, sehingga korban kembali ke Allianz dan memberitahukan hal itu.

“Tapi Allianz ini keukeuh minta rekam medis, padahal korban sudah menjelaskan bahwa pihak rumah sakit tidak mau mengeluarkan rekam medis sesuai permenkes karena itu sifatnya rahasia,” lanjutnya.

Korban pun bolak-balik dari asuransi ke rumah sakit demi pencairan klaim asuransinya itu. Namun pihak asuransi tetap berkukuh agar korban menyertakan rekam medis tersebut sebagai persyaratan, hingga akhirnya korban melaporkan pihak asuransi ke Polda Metro Jaya.

“Korban merasa ditipu, karena tidak sesuai dengan janji di awal itu diiming-imingi segala macam,” lanjutnya.

Penyidik kemudian menyidik perkara itu sejak 8 Mei 2017. Hingga akhirnya, setelah pemeriksaan sejumlah saksi dan ahli, penyidik menetapkan Joachim dan Yuliana sebagai tersangka.

PSG Teruskan Tradisi Kemenangan

0

BOGOR DAILY-Trio MCN milik Paris Saint-Germain yakni (Kylan) Mbappe, )Edinson) Cavani, dan neymar kembali menunjukkan kolaborasi mematikan. ketiganya jadi aktor kemenangan 3-0 saat menjamu Bayern Muenchen, Kamis (28/9) dini hari.

Hasil tersebut membuat PSG meneruskan tradisi kemenangan saat menjamu Bayern. Total, dari 4 laga menjamu Bayern di Parc des Princes dan semua terjadi di pentas Liga Champions, Les Parisiens selalu meraih kemenangan. Ini menjadi skor terbesar kemenangan PSG atas Bayern di Parc des Princes.

Dalam laga ini, Cavani dan Neymar sama-sama mencetak gol. Mbappe memang tidak ikut merobek jala gawang Sven Ulreich, namun dia membuat satu assist untuk gol Cavani.

PSG langsung menggebrak sejak menit awal. Hasilnya, Dani Alves mampu menjebol gawang Ulreich yang menggantikan posisi Manuel Neuer karena cedera. Gol Dani Alves tercipta saat laga baru berusia 2 menit. Gol tersebut diawali dari aksi individual ciamik dari Neymar yang kemudian diteruskan umpan matan kepada Dani Alves.

Pada menit 31, Cavani mencatatkan namanya di papan skor. Lewat sebuah serangan balik, Mbappe menyisir sisi kiri pertahanan Bayern. Dia kemudian berbalik sebelum masuk ke kotak penalti dan memberikan umpan kepada Cavani yang muncul dari belakang. Tendangan keras Cavani gagal dibendung Ulreich. PSG memimpin 2-0.

Gol ketiga PSG dihasilkan oleh Neymar pada menit 63. Gol diawali aksi Mbappe yang mampu menari-nari di kotak penalti Bayern. Penyerang yang digaet dari AS Monaco itu lantas melepaskan tendangan ke arah gawang, namun masih mengenai kaki Javi Martinez. Bek asal Spanyol itu kurang cekatan lantaran bola liar langsung disambar Neymar dan merobek jala gawang Ulreich untuk ketiga kalinya. Bayern pun unggul 3-0 dan bertahan sampai akhir laga.

Sebenarnya Bayern bukannya tanpa peluang. Namun, kiper Alphonse Areola kali ini tampil gemilang. Sejumlah peluang Bayern berhasil dia gagalkan. Salah satunya tendangan keras James Rodriguez. Selain itu, defender PSG juga tampil disiplin.

Sementara itu, Ulreich sebagai deputi Neuer di bawah mistar gawang Bayern tampil di bawah performa terbaik. Toh, kemenangan PSG wajar karena mereka tampil lebih baik dalam hal efektivitas serangan.

PSG memimpin Grup B dengan enam angka. Pada matchday 1 mereka menang 5-0 atas Celtic FC. Dari dua laga, gawang PSG belum kebobolan dan selalu meraih kemenangan.

SUSUNAN PEMAIN
Paris Saint-Germain: Areola – Dani Alves, Marquinhos, Thiago Silva, Kurzawa – Verratti (89. Draxler), Motta (86. Lo Celso), Rabiot – Mbappé (79. Di Maria), Cavani, Neymar
Pelatih: Unai Emery

Bayern Muenchen: Ulreich – Kimmich, Süle, Martínez, Alaba – Vidal, Tolisso (46. Rudy), Thiago – Müller (69. Robben), James (46. Coman) – Lewandowski
Pelatih: Carlo Ancelotti

Skor: 3-0
Pencetak Gol: Dani Alves 2, Edinson Cavani 31, Neymar 63

ADV : Program Penataan Angkutan Umum Berlangsung Bertahap

0

Bogor Daily – Program penataan angkutan umum di Kota Bogor dirancang berlangsung dalam beberapa tahap. Sampai dengan sekarang, tahap yang sudah selesai dilaksanakan oleh Dinas Perhubungan Kota Bogor adalah mendorong para pengelola angkutan kota (angkot), seluruhnya membentuk badan hukum.

Keharusan pengelola angkutan umum berbadan hukum, bukan merupakan kebijakan lokal melainkan merupakan kebijakan nasional. Ketentuan itu merupakan amanat yang tertuang di dalam Undang Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan. Undang Undang tersebut untuk tataran pelaksanaannya di Kota Bogor sudah dilengkapi dengan Peraturan Daerah Nomor 3 tahun 2012 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan.

Saat ini  para pengelola angkot, sudah tergabung di dalam koperasi-koperasi sebagai badan hukum yang mewadahi  dan memayungi aktivitas mereka. Koperasi-koperasi dimaksud diantaranya, Koperasi Pengusaha Angkutan (Kopata), Koperasi Jasa Angkutan Usaha Bersama (Kauber), Koperasi Duta Jasa Angkutan Mandiri ( Kodjari) dan Koperasi Jasa Angkutan Mandiri.

Tahap berikutnya adalah melakukan re-routing angkot. Perubahan trayek angkutan kota  tertuang dalam SK Walikota Bogor Nomor : 551.2.45-108.1 tahun 2017, tanggal 22 Februari 2017 tentang penetapan jaringan trayek dan jumlah kendaraan angkutan perkotaan di wilayah kota Bogor.

Di dalam SK Walikota tersebut terdapat 2 jenis pelayanan. Terdiri dari pelayanan angkutan massal dengan 7 koridor dan pelayanan angkutan feeder (pengumpan) dengan 30 jaringan trayek. Ke-30feederini terdiri dari14 trayek tetap, 6 trayek baru, 3 trayek perpanjangan dan 7 trayek pecahan.

Penggunaan angkot sampai saat ini pada koridor TPK 2 yaitu jalur Ciawi – Terminal Bubulak via Baranangsiang dan TPK 3 jalur Ciawi – Terminal Bubulak via Lawang Gintung, sifatnya sementara. Kedepannya di koridor ini pelayanan angkutan umum akan dilakukan dengan menggunakan bus. Penggantian dengan menggunakan bus akan dilakukan oleh para pengusaha angkutan kota yang sekarang sudah bergabung di dalam beberapa koperasi sebagai badan hukumnya.

Di kedua koridor ini nantinya akan ada 162 unit bus yang menggantikan 486 unit angkot. Berarti di masing-masing koridor akan ada 81 unit bus. Ini hasil konversi dari 3 unit angkot menjadi 1 unit bus. Sisa sebanyak 584 unit angkot di jalur ini akan dipindahkan ke jalur-jalur lain yang difungsikan sebagai feeder atau pengumpan.

Sejauh ini tahap re-routing sudah memasuki persiapan melakukan pengalihan atau pengisian kendaraan ke trayek-trayek feeder atau pengumpan serta proses konversi dari angkot menjadi bis. Namun seperti diakui oleh Kepala Seksi Angkutan Dalam Trayek, Ari Priyono, “Untuk proses konversi angkot menjadi bus, sampai saat ini belum bisa disegerakan karena terdapat beberapa kendala yang menghambat.”

Salah satu kendala yang berat adalah ketidakmampuan rata-rata para pemilik angkot untuk mendanai pengadaan bus. Uang muka untuk mengangsur bus saja misalnya, masih dirasakantinggi oleh para pengelola angkot. Sementara itu harga jual angkot yang akan dijadikan modal awal mereka, cenderung turun seiring dengan kondisi dan usia kendaraan masing-masing. Belum lagi keluhan mereka tentang semakin menurunnya pendapatan rata-rata per hari, karena jumlah penumpang cenderung menurun. Salah satunya merupakan imbas dari beroperasinya layanan angkutan online.

Selain itu, mereka juga harus menghadapi kenaikan pajak perubahan BBN-KB dari plat kuning ke plat hitam bagi angkot yang mereka miliki. Padahal untuk dijual ke pihak lain, angkot-angkot tersebut terlebih dahulu memang harus diubah statusnya dari kendaraan umum ke kendaraan pribadi.

Untuk menghadapi kendala-kendala tersebut, menurut Ari, Dinas Perhubungan Kota Bogor akan terus membantu mencari jalan. Diantaranya dengan terus mengadakan pertemuan-pertemuan dan dialog dengan para anggota koperasi angkot yang sudah terbentuk. “Kami terus berkoordinasi dengan instansi dan jajaran terkait, mencari jalan terbaik agar proses pergantian kendaraan ini dapat berjalan,” katanya.

Pihaknya juga akan berbagi ilmu dalam hal pengelolaan dan perencanaan bisnis dengan para pengurus dan pimpinan koperasi angkutan yang sudah terbentuk. Diharapkan dengan kegiatan edukatif tersebut, mereka bisa mendapatkan pengetahuan tentang pengelolaan bisnis angkutan umum dari para narasumber yang bergerak di sektor keuangan dan bisnis.

Selain tahap-tahap sebagaimana dipaparkan tadi, menurut Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan Kota Bogor, Jimy Hutapea, pelaksanaan program penataan angkutan umum di Kota Bogor juga memerlukan beberapa syarat yang perlu dipenuhi. “Selain melakukan konversi sekaligus pengadaan bis, ruas-ruas jalan yang masuk ke dalam rute-rute pelayanan angkutan umum juga harus sudah tersedia,” jelasnya. Semua jalan sudah harus terbangun dan dalam kondisi layak untuk dilalui kendaraan angkutan umum.

Begitu pula dengan penyediaan subsidi. Pelayanan angkutan publik perlu mendapatkan bantuan pemerintah dalam bentuk subsidi agar tetap mampu melaksanakan tugas dan fungsinya secara optimal. Subsidi tersebut dibutuhkan antara lain agar operator angkutan umum bisa menutupi kerugian yang mungkin dialami. Khususnya untuk angkutan umum  yang menempuh rute-rute yang relatif sepi penumpang. Dengan demikian para pengelola angkutan umum diharapkan mampu menutup seluruh biaya operasional yang dibutuhkan.

Seiring dengan berjalannya waktu, diharapkan seluruh kendala yang ada bisa segera teratasi. Begitupun dengan syarat-syarat lain, bisa terpenuhi. Dengan demikian pelayanan angkutan umum di Kota bogor bisa memasuki sebuah era baru. Sebuah pelayanan angkutan umum yang lebih nyaman dan lebih aman. Semoga

(Advertorial)

Himbauan PDAM Tirta Pakuan

0

Pelanggan PDAM Tirta Pakuan Kota Bogor yang kami hormati

Sehubungan dengan adanya pelaksanaan pekerjaan pemeliharaan listrik PLN pada hari Kamis tanggal 28 September 2017 pukul 10:00 s/d 13:00 WIB yang memungkinkan terjadinya gangguan pelayanan air di wilayah zona III sebagai berikut:

 

– Sebagian Jl. Raya Pajajaran,

– Jl Sukasari 1, 2, 3 dsk,

– Jl NV. Sidik dsk,

– Jl Duku dsk,

Jl Nanas Bantar Kemang dsk,

– Jl Pajajaran Baranangsiang dsk,

– Jl Pajajaran Indah dsk,

– Perum Villa Duta,

– Perum Pajajaran Regency,

– Jl Ciheuleut dsk,

– Bogor Lake Side,

– Griya Soka,

– Perum Botanica Cimahpar,

– Perum Haji Cimahpar,

– Perum Nurul Ichwan,

– Jl Sukasari dsk,

– Jl Siliwangi dsk,

– Jl Lawanggintung dsk,

– Jl Sekip dsk,

– Jl Batutulis dsk,

– Kp. Jaya tunggal dsk,

– Perum. Puri Mas dsk,

– Sebagian Jl. Bondongan.

Untuk itu dihimbau kepada seluruh pelanggan yang berdomisili di wilayah tersebut agar menampung air sesuai dengan kebutuhan pada saat air mengalir.

Demikian himbauan ini kami sampaikan untuk maklum dan atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

 

Bogor, 27 September 2017

a.n DIREKTUR UTAMA

       SEKRETARIS PERUSAHAAN

       Ttd

       RINDA LILIANTI

Profil Hasbullah Rahmad

0

H.M.Hasbullah Rahmad atau biasa dipanggil bang Has lahir di Lahat, Sumatera Selatan, 15 Juni 1971 adalah anggota DPRD Propinsi Jawa Barat periode 2014-2019 dan Ketua DPD Partai Amanat Nasional Kota Depok periode 2010-2015.

Biografi

Bang Has panggilan akrab Hasbullah Rahmad menempuh pendidikan terakhir di Universitas Indonesia. Suami dari Lusiana Setiawan (Pengusaha) memulai karier poliitiknya sebagai anggota DPRD Kota Depok periode 1999-2004 dan periode 2004-2009.

Selain aktif sebagai seorang Politisi, bang has juga aktif sebagai penggiat olahraga hingga mengantarnya menjadi Manajer Persatuan Sepak bola Indonesia Kota Depok (Persikad) tahun 2007 dan sebagai Direktur Teknik PT. Persatuan Sepak Bola Kota Depok. Bang Has juga pernah dipercaya sebagai ketua Asosiasi Tinju Indonesia Kota Depok periode 2004-2009.

Pendidikan

  • SD Negeri 16 Lahat lulus tahun 1984
  • Mts Negeri Lahat lulus tahun 1987
  • SMA Negeri 2 Lahat lulus tahun 1990
  • IKIP Budi Utomo Malang lulus tahun 1995
  • Magister Humaniora di Universitas Indonesia lulus tahun 2001

Riwayat Organisasi

  • Anggota Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia sampai sekarang
  • Senat Mahasiswa IKIP Budi Utomo Malang tahun 1993-1995
  • Pengurus Forum Bersama Laskar Merah Putih Kota Depok sampai sekarang
  • Pengurus DPD Persatuan Artis Musik Melayu Indonesia (PAMMI) Kota Depok sampai sekarang
  • Ketua Asosiasi Tinju Indonesia Kota Depok tahun 2004-2009
  • Ketua Majelis Pemuda Indonesia KNPI Kota Depok tahun 2004-2009

Riwayat kegiatan sosial

  • Pendiri Yayasan Maliki Kota Depok
  • Pendiri Koperasi Amanat Kota Depok
  • Pendiri Yayasan Amaliyah Islamic School
  • Manajer Persikad tahun 2007
  • Wakil Ketua Persikad tahun 2008
  • Direktur Teknik PT. Sepak Bola Kota Depok tahun 2009-2010

Riwayat pekerjaan

  • Wakil Ketua DPRD Kota Depok periode 1999-2004
  • Anggota DPRD Kota Depok periode 2004-2009
  • Anggorta DPRD Propinsi Jawa Barat periode 2014-2019

Pengalaman politik

  • Wakil sekretaris DPC PAN kecamatan sukmajaya tahun 19989-1999
  • Sekretaris DPD PAN Kota Depok tahun 2001-2005
  • Ketua DPD PAN Kota Depok tahun 2005-2010 dan 2010-2015
  • Sekretaris Asosiasi Dewan Kota seluruh Indonesia (Adeksi) tahun 2003-2004
  • Ketua Asosiasi Dewan Kota seluruh Indonesia (Adeksi) tahun 2004-2009

Ramalan Rizal Ramli Soal Proyek 35.000 MW yang Bisa Bikin PLN Bangkrut

0

Bogor Daily – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyurati Menteri ESDM, Ignasius Jonan dan Menteri BUMN, Rini Soemarno, soal utang PT PLN (Persero). Dalam suratnya itu, Sri Mulyani khawatir kondisi keuangan PLN akibat kewajiban pembayaran pokok dan bunga pinjaman.

Selain itu, PLN juga dibebani investasi dalam proyek listrik 35.000 MW yang merupakan penugasan pemerintah. Selain Sri Mulyani, ada juga pihak yang sudah mengkhawatirkan kinerja keuangan PLN bakal memburuk gara-gara mega proyek tersebut, yaitu Rizal Ramli.

Hal itu disampaikan Rizal saat menjabat Menteri Koordinator Kemaritiman dan Sumber Daya di Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo, 2015 lalu. Lantas, apa kata Rizal Ramli soal kondisi keuangan PLN waktu itu?

Menurut Rizal, berdasarkan hitungannya dalam 5 tahun ke depan, Indonesia hanya butuh pembangkit listrik dengan kapasitas total 16.000 megawatt (MW), bukan 35.000 MW.

“Kita melihat segala sesuatu dengan faktual dan logis kalau 35.000 MW tercapai 2019, maka pasokan jauh melebihi permintaan, ada idle(kelebihan) 21.000 MW. Di sana ada listrik swasta,” jelas Rizal di Jakarta, Senin (7/9/2015) silam.

Rizal menjelaskan, dengan kelebihan kapasitas listrik 21.000 MW yang dibangun swasta atau Independent Power Producer (IPP), maka PLN tetap wajib membayar biaya listrik ke perusahaan swasta berdasarkan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik atau Power Purchase Agreement (PPA), antara PLN dengan IPP. Artinya pakai tidak dipakai, listriknya PLN tetap wajib bayar ke perusahaan swasta.

“Maka PLN harus bayar 72% listrik dari listrik yang tidak terpakai,” kata Rizal.

Dia menambahkan, PLN telah menghitung perkiraan listrik yang akan dibayarkan dari 72% atau 21.000 MW yang tidak terpakai nantinya bila proyek 35.000 MW ini selesai dalam 5 tahun ke depan. Jumlahnya cukup fantastis, yakni mencapai US$ 10,763 miliar per tahun atau sekitar Rp 150,6 triliun.

“Mau dipakai apa tidak PLN wajib bayar listrik yang tidak terpakai, 72% yang tidak terpakai dari proyek 35.000 MW itu nilainya tidak kurang dari US$ 10,763 miliar,” ungkap Rizal.

“Bila 35.000 MW ini dipaksakan, maka membahayakan keuangan PLN, bahkan bisa berujung pada kebangkrutan,” tutur Rizal.

Nah sekarang, lewat Surat Sri Mulyani tersebut, ramalan Rizal Ramli terbukti. Surat Sri Mulyani kepada Jonan dan Rini, bernomor S-781/MK.08/2017 menjelaskan kekhawatiran terhadap kondisi keuangan PLN.

Kekhawatiran itu akibat besarnya kewajiban pembayaran pokok dan bunga pinjaman yang tidak didukung oleh pertumbuhan kas bersih operasi. Ada potensi terjadinya gagal bayar.

Kondisi tersebut berpotensi memburuk karena PLN harus investasi untuk program pembangunan 35.000 MW yang merupakan penugasan pemerintah.

(Rizal Ramli)

Mendadak Politisi

0

Mendadak politisi menghinggapi saya. Berpuluh tahun sejak 1996. Usai membela “Kasus Kudatuli” sebagai anggota Tim Pembela Demokrasi Indonesia, lalu mulai akrab kegiatan partai (PDI Perjuangan). Menjadi tim hukum tiga calon presiden: Mega-Hasyim (2004), Mega-Prabowo (2009) dan Jokowi-JK (2014).

Tak hanya itu, saya pernah menjadi Sekretaris Badan Bantuan Hukum DPP PDI Perjuangan. Namun  itu semua tetap tidak membuat saya tertarik menjadi politisi yang berorientasi kekuasaan. Sempat juga menyiapkan syarat-syarat sebagai Caleg DPR-RI 2014, namun saya urungkan lagi.

Saya setia menjalani hidup dengan profesi advokat. Menjadikan profesi ini sebagai instrumen sumber penghasilan, sekaligus juga instrumen melayani masyarakat miskin dan tertindas. Melayani masyarakat miskin yang buta hukum dan masyarakat pencari keadilan yang tertindas.

Sudah berbilang puluhan tahun sejak mahasiswa 1988, saya sudah membela kasus-kasus masyarakat hingga saat ini. Tak terbilang banyaknya kasus masyarakat yang sudah saya tangani.

Sekarang saya mendadak jadi politisi kekuasaan. Mencalonkan diri sebagai Walikota Bogor pada 2018 mendatang. Sesuatu yang tidak pernah terpikirkan.  Namun saya hadir tanpa “Cek Kosong”. Track record sudah saya torehkan panjang.

Rekam jejak membela masyarakat tertindas di seantero Indonesia adalah modal sosial yang tidak bisa dinafikan oleh siapapun. Dalam soal rekam jejak ini, saya juga berani di kontes dengan para politisi lainnya.

Namun, tentunya, rekam jejak juga belum cukup. Kerja advokasi hukum terbatas pada kelompok layanan. Tidak meluas pada seluruh komunitas yang ada di wilayah. Sementara kerja politik adalah melayani konstituen dalam seluruh wilayah cakupan yang luas.

Kerja advokasi adalah kerja ideologis untuk kemanusiaan. Sementara kerja politik yang semestinya ideologis, bergeser menjadi pragmatisme. Konstituen dinilai hanya sebagai angka-angka penambah suara.

Pragmatisme politik adalah sebuah problematik yang sudah menggurita. Sikap koruptif diturunkan pula oleh politisi pada masyarakat. Politik uang kemudian adalah kewajaran. Politik menjadi berbiaya tinggi.

Dalam politik kepercayaan adalah barang langka. Kepentingan sesaat malah menjadi utama. Tidak ada kawan sejati. Yang ada adalah kepentingan. Sikap jujur adalah petaka. Bersikap negarawan merupakan kelangkaan bahkan bisa ditertawakan. Setiap saat bersiasat mempertahankan kuasa dengan melemahkan kuasa pihak lain. Apapun caranya. Dan lain-lain.

Wilayah gelap hutan belantara yang harus dijelajahi. Beda dengan kerja advokasi yang orientasinya kemanusiaan. Lalu apakah saya mampu tetap ideologis dan idealis?

Ada rasa pesimis memang. Tetapi banyak teladan tokoh dalam sejarah yang mempraktekkan sikap ideologis dan idealis. Dan itu ternyata berhasil. Salah satunya Nelson Mandela.

Bila di Indonesia akhirnya hanya dapat merujuk politisi lama dalam pergerakan kemerdekaan, namun ada juga seorang politisi senior Sabam Sirait yang menulis “Politik Itu Suci”. Dan saya harus segera membaca buku ini.

Ahhh… mendadak politisi bagai menempatkan saya seperti anak TK saja. Dipaksa berkompetisi dengan para jawara dunia belantara pragmatisme.

Namun, mundur dan menyerah bukanlah tipikal saya. Menerobos tantangan setelah layar dikembangkan adalah pilihan yang harus diambil. Doakan saya mampu menjalaninya.

 

Salam,

Sugeng Teguh Santoso, SH
(Sekjen Perhimpunan Advokat Indonesia yang Mencalonkan Walikota Bogor 2018)