Sunday, 12 April 2026
Home Blog Page 893

Harga Bahan Pokok Pada Bulan Maret 2025 di Pasar Tradisional Kabupaten Bogor

0

Bogordaily.net – Perusahaan Umum (Perumda) Pasar Tohaga merilis harga bahan pokok terbaru pada bulan Maret 2025 di setiap pasar tradisional wilayah Kabupaten Bogor.

Tentunya dengan begitu masyarakat bisa melihat langsung daftar harga dan juga berbagai jenis komoditi, yang nantinya akan dibeli di setiap pasar wilayah Kabupaten Bogor.

Adapun berbagai macam sembako dan hasil industri jenis komoditi tersebut berdasarkan tingkat harga pada Minggu II per Maret 2025.

Untuk bahan pokok beras medium seharga Rp15.000/kg dan beras premium di harga Rp16.500/kg.

Kemudian untuk harga bawang merah mencapai Rp34.000/kg, bawang putih Rp36.000/kg.

Lalu untuk harga cabe merah sebesar 60.000/kg, cabe merah keriting 50.000/kg, cabe rawit hijau Rp.42.500/kg, dan cabe rawit merah 86.500/kg.

Selain itu untuk harga daging ayam ras mencapai Rp. 35.500/kg, daging sapi (murni) Rp.130.000 /kg. Dan untuk harga telur ayam ras mencapai Rp. 27.000/kg.

Sementara itu untuk harga bahan pokok tersebut akan terus dipantau oleh Perumda Pasar Tohaga agar harga tersebut terus stabil dan tidak mengalami kenaikan yang cukup signifikan.

Sekedar informasi, Perumda pasar tohaga terus berupaya meningkatkan pelayanan untuk para pedagang dan pembeli, agar nyaman berbelanja di pasar.

Dalam hal ini para petugas terus berupaya bersosialisasi dengan para pedagang perihal penerapan digitalisasi pasar, dengan metoda pembayaran melalui QRIS.

Sudah ada di beberapa pasar yang menerapkan pembayaran dengan Qris, salah satunya di Pasar Leuwiliang, Kabupaten Bogor.

Tentu hal tersebut merupakan upaya dari Perumda Pasar Tohaga untuk menginisiasi delapan dari 30 pasar rakyat tradisional untuk menerapkan digitalisasi tanpa menghilangkan kearifan lokalnya.

Delapan pasar tersebut antara lain adalah pasar Cibinong, Ciawi, Cariu, Cisarua, Cigombong, Leuwiliang, Ciluar dan Ciseeng.

“Bisa dilihat di semua pasar kita ada namanya dirga update harga kita togaha ada 2 kali update harga jadi selalu update,” ungkap Direktur Utama Perumda Pasar Tohaga Haris Setiawan.***

Albin Pandita

Ketika Karyawan Menjadi Wajah Perusahaan, Inilah Dampak Employee-Generated Content bagi Branding dan Loyalitas Karyawan

0

Bogordaily.net – Diera digital, strategi pemasaran dan branding tidak lagi hanya bergantung pada iklan berbayar atau kampanye influencer. Perusahaan kini mulai mengandalkan Employee-Generated Content (EGC), yaitu konten yang dibuat dan dibagikan oleh karyawan tentang tempat mereka bekerja.

Studi yang dilakukan oleh Edelman Trust Barometer (2023) menunjukkan bahwa konsumen lebih percaya rekomendasi dari karyawan dibandingkan iklan langsung dari perusahaan.

Fenomena ini menarik karena mengubah peran karyawan bukan hanya sebagai tenaga kerja, tetapi juga sebagai duta merek.

Namun, apakah strategi ini benar-benar efektif? Bagaimana dampaknya terhadap loyalitas karyawan? Artikel ini akan membahas peran EGC dalam branding digital serta tantangan dan risiko yang muncul bagi perusahaan maupun karyawan.

Employee-Generated Content dalam Branding Digital
Employee-Generated Content (EGC) merujuk pada konten berupa foto, video, testimoni, atau cerita yang dibagikan oleh karyawan mengenai pengalaman mereka di perusahaan.

Menurut Kingsnorth (2021) dalam bukunya Digital Marketing Strategy, EGC adalah bentuk content marketing yang murni karena berasal langsung dari individu yang bekerja di dalam organisasi.

Tren ini semakin berkembang karena perubahan perilaku konsumen. Studi Harvard Business Review (2022) menemukan bahwa konten dari karyawan cenderung memiliki engagement rate lebih tinggi dibandingkan konten dari akun resmi perusahaan.

Hal ini terjadi karena publik lebih percaya pada opini personal dibandingkan narasi yang dibuat oleh korporasi.

Selain itu, peran media sosial dalam penyebaran EGC juga menjadi faktor utama mengapa strategi ini begitu efektif.

Platform seperti LinkedIn, Instagram, dan TikTok menjadi wadah utama bagi karyawan untuk membagikan pengalaman kerja mereka.

Perusahaan yang berhasil memanfaatkan media sosial sebagai saluran distribusi EGC mampu menjangkau audiens yang lebih luas dan membangun hubungan yang lebih dekat dengan pelanggan.

Studi dari Social Media Examiner (2023) menyebutkan bahwa perusahaan yang aktif mendorong karyawannya, membuat konten memiliki tingkat interaksi pelanggan yang lebih tinggi, dibandingkan dengan yang hanya mengandalkan strategi pemasaran konvensional.

Manfaat Employee-Generated Content bagi Perusahaan dan Karyawan
Bagi perusahaan, EGC dapat meningkatkan kredibilitas merek karena konsumen lebih mudah percaya pada cerita nyata dari karyawan dibandingkan iklan yang dibuat perusahaan.

Selain itu, dibandingkan menggunakan influencer eksternal, memanfaatkan karyawan sebagai brand ambassador lebih ekonomis dan berkelanjutan.

Perusahaan juga mendapatkan manfaat dari employer branding yang kuat karena strategi ini menarik talenta baru dan menunjukkan lingkungan kerja yang positif.

EGC juga terbukti meningkatkan keterlibatan pelanggan, karena pelanggan cenderung lebih tertarik melihat aktivitas perusahaan dari perspektif orang dalam dibandingkan dengan promosi korporat yang bersifat formal.

Sementara itu, bagi karyawan, EGC dapat membantu mereka membangun personal branding dengan meningkatkan profil profesional mereka di platform seperti LinkedIn.

Karyawan yang merasa lebih terlibat dalam strategi pemasaran perusahaan juga cenderung memiliki tingkat kepuasan kerja yang lebih tinggi.

Studi dari MIT Sloan Management Review (2022) menunjukkan bahwa karyawan yang merasa terlibat dalam strategi perusahaan cenderung lebih loyal terhadap organisasi mereka.

Keterlibatan ini juga dapat meningkatkan motivasi kerja, terutama ketika karyawan merasa bahwa suara mereka dihargai dalam membentuk citra perusahaan.

Tantangan dan Risiko dalam Implementasi EGC
Meskipun EGC menawarkan banyak manfaat, ada beberapa tantangan yang harus dihadapi baik oleh karyawan maupun perusahaan.

Salah satu tantangan utama bagi karyawan adalah tekanan sosial untuk mempromosikan perusahaan.

Tidak semua individu merasa nyaman berbagi kehidupan kerja mereka di media sosial, dan jika strategi ini bersifat wajib, maka dapat menurunkan moral dan keterlibatan.

Beberapa perusahaan bahkan menetapkan target konten bagi karyawan sebagai bagian dari Key Performance Indicator (KPI), yang dapat berujung pada eksploitasi tenaga kerja.

Selain itu, batasan antara privasi dan profesionalisme juga menjadi isu penting, karena tidak semua karyawan ingin mencampur aduk kehidupan pribadi mereka dengan konten yang berkaitan dengan pekerjaan.

Di sisi lain, bagi perusahaan, tantangan terbesar adalah sulitnya mengontrol narasi yang dibuat oleh karyawan.

Tidak semua konten yang dibagikan sesuai dengan standar branding perusahaan. Bahkan, jika karyawan membagikan pengalaman negatif, hal ini bisa menjadi bumerang yang merusak citra perusahaan.

Journal of Digital Marketing (2023) mencatat bahwa perusahaan yang gagal mengelola EGC dengan baik dapat menghadapi risiko reputasi yang besar.

 

Studi Kasus dari Implementasi Employee-Generated Content di Perusahaan Global dan Indonesia
Salah satu perusahaan global yang berhasil menerapkan EGC adalah Microsoft. Perusahaan ini mendorong karyawan mereka untuk berbagi pengalaman kerja dengan tagar resmi, yang meningkatkan keterlibatan karyawan dan membuat merek perusahaan lebih transparan di mata publik.

Strategi ini tidak hanya memperkuat employer branding, tetapi juga meningkatkan rasa bangga karyawan terhadap perusahaan mereka.

Microsoft juga memberikan insentif bagi karyawan yang aktif berkontribusi dalam membangun citra perusahaan, baik dalam bentuk penghargaan maupun promosi jabatan.

Sementara itu, di Indonesia, Gojek menjadi salah satu perusahaan yang sukses memanfaatkan EGC. Banyak karyawan Gojek, termasuk mitra pengemudi, sering membagikan pengalaman mereka bekerja dengan perusahaan ini melalui media sosial.

Konten-konten tersebut membantu membangun citra Gojek sebagai perusahaan yang mendukung kesejahteraan pekerjanya dan menciptakan komunitas yang solid.

Implementasi EGC di Gojek juga memperkuat loyalitas karyawan dan mitra, serta menarik lebih banyak talenta untuk bergabung dengan perusahaan.

Namun, beberapa mitra pengemudi juga pernah mengkritik sistem kerja melalui media sosial, yang menunjukkan bahwa EGC bisa menjadi pedang bermata dua bagi perusahaan jika tidak dikelola dengan baik.

Kesimpulan
Employee-Generated Content adalah strategi branding digital yang efektif, tetapi implementasinya harus dilakukan dengan etika yang jelas.

Karyawan seharusnya tidak dipaksa untuk menjadi “wajah perusahaan,” melainkan diberikan kebebasan untuk berbagi pengalaman mereka secara sukarela.

Di sisi lain, perusahaan perlu memberikan insentif dan transparansi agar EGC benar-benar memberikan manfaat bagi kedua belah pihak.

Di masa yang akan datang, tren ini diperkirakan akan terus berkembang, terutama dengan semakin banyaknya perusahaan yang mengadopsi strategi pemasaran berbasis komunitas dan keterlibatan karyawan.

Namun, keseimbangan antara branding perusahaan dan kesejahteraan karyawan tetap harus dijaga agar strategi ini tidak menimbulkan dampak negatif.

Louisa Sagita Utari Sawitri
Mahasiswa Komunikasi Digital dan Media, Sekolah Vokasi IPB

 

 

BNI Siapkan Uang Tunai Rp21 Triliun Periode Lebaran 2025, Layanan Perbankan Tetap Aman di Musim Liburan

0

Bogordaily.net – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI menyediakan uang tunai sebesar Rp21 triliun selama periode lebaran mulai 21 Maret – 3 April 2025. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kebutuhan masyarakat terpenuhi sepanjang Hari Raya Idul Fitri tahun ini.

Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan, persiapan uang tunai periode lebaran 2025 sejalan dengan peralihan perilaku nasabah ke digital. Hal ini membuat alokasi uang tunai lebih rendah dibandingkan tahun lalu seiring berkurangnya transaksi tarik tunai di ATM, Cash Recycle Machine (CRM), maupun outlet cabang.

”Meskipun telah terjadi perubahan masyarakat yang lebih ke arah digital, namun kami memahami bahwa kebutuhan uang tunai saat lebaran dan libur panjang juga cukup besar dibandingkan saat normal, sehingga dengan kesiapan uang tunai ini nasabah dapat memenuhi kebutuhannya,” kata Okki dalam siaran pers.

Nominal transaksi BNI mobile banking dan wondr by BNI tumbuh sebesar 36,7% pada Januari 2025 dibandingkan periode sama tahun lalu (_year on year/YoY). Sedangkan frekuensi transaksi meningkat 35,4%. Pada saat lebaran 2024, nominal transaksi digital tersebut juga tumbuh 29% dibandingkan Januari 2024.

”Dengan adanya layanan kami yang terintegrasi didukung oleh jaringan yang kuat dan digital perbankan yang meningkat, maka kebutuhan perbankan nasabah akan tetap terpenuhi,” ujar Okki.

Pada periode lebaran tahun ini, BNI menyediakan rata-rata 31 outlet kantor cabang dalam operasional terbatas mulai 28 Maret – 7 April 2024.

Operasional terbatas outlet tersebut melayani transaksi seperti setoran, penarikan, dan pemindahan rekening sesama BNI maksimum Rp25 juta, setoran BBM Pertamina, pembukaan rekening, dan kebutuhan transaksi lainnya termasuk akad kredit khusus untuk H-2 sebelum lebaran atau 28 Maret 2025.

Selain itu, terdapat Layanan Gerak BNI (O-Branch) yang berada di 16 lokasi titik jalur mudik, tempat wisata, maupun lokasi strategis lainnya. Kebutuhan perbankan juga bisa dilakukan melalui 214 ribu BNI Agen46 yang tersebar di seluruh Indonesia dan channel lainnya seperti ATM dan CRM, serta penggunaan aplikasi digital wondr by BNI yang penggunanya sudah mencapai 6,4 juta hingga akhir Februari.

”Alokasi uang tunai di ATM maupun kantor cabang masih didominasi di Pulau Jawa dengan pengisian cash yang semula disiapkan di kota besar seperti Jabodetabek namun setelah H-2 lebaran akan bergeser ke daerah-daerah tujuan mudik,” tutup Okki. (*)

Segini Besaran THR Driver Ojol, Cek Syaratnya!

0

Bogordaily.net – Tahun ini pemerintah menerbitkan surat edaran terkait Tunjangan Hari Raya atau THR bagi driver ojek online (ojol) atau mitra perusahaan transportasi online.

THR ojol dalam bentuk Bonus Hari Raya (BHR) harus dipenuhi perusahaan transportasi online seperti Grab dan Gojek.

Yassierli mengatakan pemerintah mengimbau Grab, Gojek, dkk untuk membayarkan BHR mitra ojek online (ojol) dan kurir online yang berkinerja baik dengan besaran hingga 20% dari penghasilan rata-rata per bulan.

Kendati demikian, besaran BHR bisa berbeda-beda tergantung kinerja pekerja ojol dan kurir online. Sebab, Yassierli mengatakan karakter dari pekerjaan mitra ojol dan kurir online berbeda dengan karyawan perusahaan pada umumnya.

“Kita tentu harus fair, tidak mungkin besaran BHR disamaratakan. BHR ini menjadi sarana apresiasi bagi yang bekerja baik. Kami percaya beberapa perusahaan sudah ada simulasinya,” katanya.

Syarat penerima BHR ini bisa dilihat dari keaktifan dan kinerja. Yassierli juga menetapkan jadwal pencairan BHR untuk pekerja ojol dan kurir online, yakni H-7 hari raya Idulfitri.

“Ini proses yang panjang, jadi kami sudah melakukan komunikasi, simulasi, dan pertemuan sudah berulang kali. Apa yang kami sampaikan di SE ini merupakan titik temu, ini ada komitmen dari perusahaan aplikasi untuk membayar,” kata Yassierli.

Terkait mekanisme penyaluran BHR, Yassierli menyerahkan sepenuhnya ke masing-masing perusahaan.

“Jadi sekali lagi kita membangun kekeluargaan, membangun trust, membangun industri yang harmonis. Lihatlah yang positif, jangan lihat sanksinya. Lihatlah bahwa ini satu spirit yang kita ingin bangun. ke depan, kita lihat jika perusahaan aplikasi lebih siap, kita ingin bonusnya lebih besar,” pungkasnya. ***

Wakil Wali Kota Bogor Resmi Luncurkan Sekolah Saudagar Syarikat Islam Kota Bogor

0

Bogordaily.net – Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin secara resmi meluncurkan Sekolah Saudagar Syarikat Islam (SI) Kota Bogor dalam sebuah acara yang berlangsung di Gedung Training Center Sekolah Saudagar, Jalan Soleh Iskandar, Tanahsareal, Kota Bogor.

Peresmian ini ditandai dengan penyematan tanda peserta kepada perwakilan peserta Sekolah Saudagar SI oleh Wakil Wali Kota.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Bogor mengapresiasi inisiatif Syarikat Islam Kota Bogor yang menghadirkan program pendidikan kewirausahaan berbasis ormas Islam ini.

“Sekolah Saudagar SI adalah langkah strategis dalam menciptakan generasi wirausaha yang tangguh, mandiri, dan berdaya saing. Program ini sejalan dengan visi Kota Bogor dalam memperkuat ekonomi kerakyatan dan kemandirian usaha,” ujar Jenal Muttaqin.

Acara ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh dan motivator yang memberikan inspirasi serta peluang bagi peserta Sekolah Saudagar SI, diantaranya: H. Rino Indira Gusniawan (Direktur Utama PDAM), Syafrudin Bima (Anggota DPRD Kota Bogor), Ahmad Rifky Alaydrus (Anggota DPRD Kota Bogor), Aslak Makmur (Mitra Sekolah Saudagar SI, akses penempatan kerja ke Korea dan Jerman), Adih Supratman (Mitra Sekolah Saudagar SI, akses penempatan kerja ke Jepang), Geri Tri Ikanova (Komisioner KPAID Kota Bogor).

Hadir pula jajaran pengurus DPC Syarikat Islam Kota Bogor, termasuk Subhan Murtadla (Ketua PC SI Kota Bogor), Sukarna (Direktur Training Center Sekolah Saudagar SI), Para instruktur Sekolah Saudagar SI: Anni Farhani, Chef Kahfi, Asep Suryana, dan Farid.

Selain itu, kegiatan ini juga dihadiri oleh pengurus organisasi sayap Syarikat Islam Kota Bogor, yaitu Wanita Syarikat Islam (WSI) Kota Bogor, Pemuda Muslimin Kota Bogor, LAZNAS SI Kota Bogor, Halal Center SI Kota Bogor, Koperasi Konsumen Kaum Amanah Sejahtera (KAUM SI) dan para Pengurus Anak Cabang (PAC) Syarikat Islam se-Kota Bogor.

Direktur Training Center Sekolah Saudagar SI, Sukarna menjelaskan bahwa program ini bukan sekadar pelatihan wirausaha, tetapi juga membuka akses kerja ke luar negeri melalui kemitraan strategis.

“Kami menyiapkan peserta dengan keterampilan bisnis dan juga membangun jaringan kerja ke Korea, Jerman, dan Jepang. Ini adalah bagian dari visi besar Sekolah Saudagar SI untuk memberdayakan ekonomi umat,” ujarnya.

Ketua PC SI Kota Bogor, Subhan Murtadla, menegaskan bahwa Sekolah Saudagar SI bukan hanya mencetak saudagar yang sukses secara materi, tetapi juga memiliki integritas dan kepedulian terhadap masyarakat.

“Kami ingin Sekolah Saudagar SI menjadi wadah bagi generasi muda untuk membangun bisnis dengan nilai-nilai Islam, serta menjadi motor penggerak ekonomi di Kota Bogor dan sekitarnya,” ungkapnya.

Peluncuran Sekolah Saudagar SI ini diharapkan menjadi awal dari gerakan kewirausahaan berbasis komunitas yang kuat, serta mampu menciptakan generasi saudagar yang berdaya saing baik di tingkat nasional maupun internasional. ***

Kebijakan Kemenkeu 2026: Prioritas Kepemimpinan Prabowo-Gibran yang Menempatkan Pendidikan dan Kesehatan Sebagai ‘Prioritas Pendukung’ Harus dikaji Ulang Oleh Pemerintah

0

Oleh: Anggia Leksa Putri

Kebijakan Kemenkeu 2026 yang diunggah oleh sebuah akun X pada pada Rabu 29 Januari 2025 menuai beragam tanggapan dari warganet Indonesia. Mengapa isu ini menjadi hangat untuk dibicarakan? Nampaknya banyak netizen Indonesia yang beranggapan bahwa penempatan prioritas dari kebijakan Prabowo-Gibran tidak sepenuhnya tepat. Dikarenakan anggaran Kemenkeu di bidang Pendidikan dan juga Kesehatan yang seharusnya berada di prioritas utama, ditempatkan pada prioritas pendukung. Warganet Indonesia menyoroti bahwa masih banyak sekali kesenjangan Pendidikan di wilayah-wilayah di luar pulau Jawa, terlebih lagi gaji yang seharusnya diterima oleh para tenaga kerja kesehatan dan pendidikan Nampak tidak sesuai dengan kinerja yang mereka keluarkan untuk masa depan generasi bangsa.

Mari kita telisik lebih lanjut mengapa penempatan prioritas di era kepemimpinan Prabowo-Gibran Nampak kurang tepat apabila diimplementasikan di Indonesia, terlebih lagi jika kita ingin mencapai Indonesia emas 2045. Dalam membangun suatu bangsa, ada dua faktor utama yang akan menjadi penentu nasib masa depan generasi muda di kemudian hari. Pertama adalah pendidikan, disinilah para generasi muda dipupuh dan sudah seharusnya difasilitasi dengan baik oleh negara, tetapi pada kenyataannya masih banyak sekali sekolah-sekolah di Indonesia yang mengalami kesenjangan pendidikan baik secara kualitas pengajar maupun fasilitas yang disediakan oleh sekolah. Pemerintah sudah seharusnya menempatkan fokus utama mereka untuk membangun sekolah-sekolah tersebut, serta memperhatikan murid-murid khususnya di luar pulau Jawa agar dapat merasakan pengalaman belajar yang serupa sehingga nantinya mereka juga dapat bersaing di dunia kerja. Kita dapat mengambil contoh dari negara Korea Selatan yang memiliki tahun kemerdekaan tak jauh dari Indoneisa, lalu apa faktor mereka dapat menjadi negara maju dengan waktu yang cukup cepat? Karena Korea Selatan berhasil dalam membangun pendidikannya.

Sejak awal merdeka, negara tersebut berani untuk menginvestasikan anggaran pemerintah di bidang pendidikan, alhasil negara Korea Selatan dapat memfasilitasi generasi nya dengan sangat baik, tercipta pula lingkungan kompetitif yang mendorong mereka untuk terus berinovasi dan melaju pesat sebagai negara maju, serta memperluas aksesibilitas pendidikan di wilayah-wilayah selain ibu kota nvestasi ini bertujuan untuk menghasilkan tenaga kerja yang lebih terampil dan produktif, sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi. Domino effect yang diberikan oleh pendidikan adalah sangat besar, mungkin kita tidak akan melihat hal tersebut dari jangka waktu dekat. Namun, yang pasti makanan bergizi gratis bukanlah urgensi yang harus diprioritaskan pemerintah. Di beberapa kasus, makanan bergizi gratis memang dapat memuaskan kalangan masyarakat tertentu dengan alasan yang mereka butuhkan adalah ‘perut kenyang’ tetapi apabila kita kaji hal tersebut untuk melihat apakah program tersebut pantas diprioritaskan oleh pemerintah yang bahkan memotong anggaran untuk bidang lain, tentu saja tidak.

Bidang Pendidikan adalah sesuatu yang mengakar, apabila seseorang memiliki pondasi pendidikan yang baik, maka dari segi pemikirannya akan berbeda, mereka akan lebih mudah untuk mencari pekerjaan serta membangun kemajuan ekonomi keluarga serta daerahnya tanpa harus menunggu ‘program sumbangan’ seperti bantuan sosial ataupun makanan bergizi gratis dari pemerintah. Sementara untuk saat ini, makanan bergizi gratis hanya menyelesaikan permasalahan di tingkat dasar, perut mereka mungkin akan kenyang dalam hari itu namun kualitas pendidikan mereka tidak meningkat secara signifikan, hal ini tentu akan berdampak pada terulangnya permasalahan permasalahan yang sudah lama mengakar di Indonesia seperti kemiskinan struktural.

Selanjutnya adalah bidang kesehatan. Indonesia mungkin belum dapat dikatakan sebagai negara yang memiliki urgensi tertentu karena jumlah penduduk kita masih dalam angka yang cukup produktif, namun seringkali ditemukan kesejahteraan yang diterima oleh tenaga kesehatan (dan pendidikan) masih belum dapat terpenuhi dengan baik. Gaji yang mereka terima tidaklah sebanding dengan biaya yang mereka keluarkan dalam menempuh pendidikan. Selain itu, hal mengkhawatirkan lainnya adalah rasio dokter Indonesia yang tidak dapat dikatakan baik. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut Indonesia masih kekurangan 110 ribu dokter umum untuk mencukupi penyediaan Sumber Daya Manusia (SDM) kesehatan di Tanah Air.
Budi menjelaskan, dengan populasi 280 juta, Indonesia butuh 280 ribu dokter. Sekarang yang baru terpenuhi 170 ribu dokter. Banyak faktor yang mendasari hal tersebut dapat terjadi seperti (1) biaya pendidikan yang cukup mahal, pemerintah seharusnya memberikan biaya bantuan lebih khsusus untuk menempuh kedokteran agar dapat diikuti oleh seluruh lapisan masyarakat (2) Penghasilan seorang dokter belum dapat dikatakan ‘sejahtera’ justru banyak dari mereka yang underpaid.

Apabila kita menarik kesimpulan, pemerintah sudah seharusnya mengkaji lebih lanjut terkait penempatan prioritas penganggaran program selama kepemimpinan Prabowo-Gibran, karena pada sejatinya jantung sebuah negara adalah pada pendidikan dan juga kesejahteraan di bidang kesehatan-nya. Dengan menuntaskan permasalahan secara lebih terukur dan mengakar, tidak hanya mengatasi permasalahan di tingkat dasar, Indonesia akan menjadi suatu negara yang dapat berprogress dengan cepat. Implementasi hal tersebut harus dilakukan dengan kolaborasi secara Penta-helix. Selain itu, pemerataan serta peningkatan kesejahteraan baik di bidang pendidikan atau kesehatan sudah seharusnya menjadi fokus utama agar Indonesia benar-benar dapat mengimplementasikan bunyi Pancasila ke-5 yakni ‘Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia’.***

 

 

Key Boutique Bogor Hadirkan Promo Diskon Ramadhan hingga 25 Persen!

0

Bogordaily.net – Bulan suci Ramadhan, Key Boutique Bogor menghadirkan promo koleksi terbaru yang stylish untuk para pecinta fashion. Berlokasi di Jalan Jend. Sudirman Gang Lb Pilar No. 40B, RT.01/RW.03, Sempur, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, menawarkan berbagai pilihan busana yang elegan dan trendi.

Menariknya, Key Boutique Bogor juga memberikan promo spesial diskon Ramadhan mulai dari 10 persen hingga 25 persen untuk berbagai koleksi pilihan.

Salah satunya adalah Rok Mini Jeans yang dibanderol dengan harga Rp 195 ribu, cocok bagi yang ingin tampil kasual namun tetap modis.

Selain itu, tersedia juga Kemeja Jeans Emoji dengan harga Rp 305 ribu, yang memiliki desain unik dan trendi.

Tak hanya koleksi denim, Key Boutique Bogor juga menghadirkan aksesoris eksklusif langsung dari Thailand.

Salah satunya adalah Tas Gentle Woman, yang dibanderol Rp 440 ribu, serta Aksesoris Kacamata seharga Rp 350 ribu, yang dapat melengkapi gaya fashion dengan tampilan elegan dan modern.

Selain itu, Key Boutique Bogor yang strategis di kawasan Sempur, Bogor, memudahkan pelanggan untuk datang langsung dan melihat koleksi lengkap yang ditawarkan.

Jangan lewatkan penawaran menarik ini! Segera kunjungi Key Boutique Bogor dan dapatkan koleksi terbaik dengan harga spesial selama bulan Ramadhan.(Ibnu Galansa)

RS Murni Teguh Sudirman Jakarta Hadirkan Layanan Home Care

0

Bogordaily.net – RS Murni Teguh Sudirman Jakarta kini menghadirkan layanan home care untuk memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat yang membutuhkan perawatan di rumah. Layanan ini mencakup kunjungan dokter, perawat, hingga pemeriksaan laboratorium dengan harga yang terjangkau.

Biaya layanan home care di RS Murni Teguh Sudirman Jakarta diantara layanan dokter Rp 893.500, layanan perawat Rp 787.500 dan layanan laboratorium Rp 300.000.

Paket layanan ini sudah termasuk pengambilan sampel darah, swab PCR, swab antigen, serta layanan vitamin & booster yang meliputi vitamin C injection dan immune booster.

Untuk menikmati layanan ini, terdapat beberapa syarat dan ketentuan, di antaranya reservasi dilakukan H-1 sebelum jadwal kunjungan.

Harga berlaku untuk lokasi dalam radius ±10 km dari RS Murni Teguh Sudirman Jakarta. Harga belum termasuk jasa tindakan medis, obat-obatan, dan pemeriksaan penunjang lainnya.

Bagi masyarakat yang ingin menggunakan layanan home care ini, dapat menghubungi 0811-1589-911 untuk informasi lebih lanjut dan pemesanan.(Ibnu Galansa)

Promo Redbox Frozen Food! Murateku Narutomaki & Vitalia Shoestring Diskon Besar

0

Bogordaily.net – Promo Redbox Frozen Food kali ini menghadirkan potongan harga untuk Murateku Narutomaki 500 gram dan Vitalia Shocstring 1 kg.

Dalam promo kali ini, pelanggan bisa mendapatkan Murateku Narutomaki 500 gram dengan harga Rp. 23.000, dari sebelumnya Rp. 25.000.

Sementara itu, Vitalia Shocstring ukuran 1 kg kini hanya dibanderol Rp. 25.000, turun dari harga awal Rp. 30.000.

Redbox Frozen Food terus menghadirkan produk berkualitas dengan harga terjangkau bagi masyarakat.

Jangan lewatkan kesempatan ini! Segera kunjungi Redbox Frozen Food dan dapatkan produk favorit dengan harga spesial sebelum promo berakhir.

Tentang Redbox Frozen Food

Redbox Frozen Food merupakan salah satu toko di Bogor yang menjual berbagai aneka makanan dan minuman. Khususnya frozen food dari berbagai merek.

Redbox Frozen Food berlokasi di Jalan Syayani Kampung Masjid RT 03/07, Kelurahan Mekarwangi, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor.

Bagi yang ingin memesan secara online Redbox Frozen Food menyediakan layanan melalui WhatsApp di nomor 0858-6000-4436.

Untuk informasi lebih lanjut bisa cek Instagram Redbox Frozen Food di @redboxfrozenfood.

Jangan ragu, segera kunjungi Redbox Frozen Food dan dapatkan makanan atau minuman sesuai kebutuhkan kamu. Tentunya dengan kualitas dan harga terjangkau.

Jangan lewatkan kesempatan ini dan nikmati kelezatan Java Beef Burger dengan harga lebih hemat hanya di Redbox Frozen Food!(Ibnu Galansa)

Menghadapi Tantangan, Mewujudkan Mimpi: Perjalanan Inspiratif Puti Laura Hanastasya

0

Bogordaily.net – Puti Laura Hanastasya atau yang akrab disapa Laura merupakan seorang mahasiswi tingkat akhir Sekolah Vokasi IPB University yang telah berhasil mengukir berbagai pencapaian sukses selama perjalanan hidupnya. Lahir di Bukittinggi, 7 April 2003, Laura mendapat pengakuan atas berbagai pencapaiannya yang membanggakan.

Meskipun masih muda, Laura telah meraih berbagai pencapaian sejak kecil. Pada usia lima tahun, ia mulai mengikuti berbagai lomba. Saat duduk di Sekolah Dasar, ia mengikuti lomba kesenian, yang kemudian dilanjutkan dengan lomba O2SN cabang atletik. Tak disangka, lomba O2SN yang awalnya dianggap iseng ini membawanya hingga tingkat nasional pada tahun 2014. Selain itu, Laura juga aktif mengikuti lomba bernyanyi, menari, pidato, dan puisi.

Setiap lomba dan kegiatan yang diikuti Laura tak lepas dari peran orang tuanya dalam mendukung pendidikan dan minatnya. Ayah dan ibunya memiliki pengaruh besar dalam membentuk karakter dan kepribadian Laura, terutama dalam menjadikannya pribadi yang berani mengejar impian. Sejak awal, Ayah dan Ibu Laura selalu memberikan dukungan penuh, baik waktu, tenaga, maupun motivasi.

Lebih dari sekadar pendamping, Orangtua Laura berperan sebagai pelatih dan mentor yang mengajarkan berbagai keterampilan hingga strategi untuk meraih keberhasilan. Tak hanya itu, keduanya selalu menjadi motivator yang tidak henti-hentinya memberikan dorongan semangat saat Laura merasa ragu atau lelah. Laura beruntung memiliki ayah dan ibu yang selalu ada untuk menemani dan mendukungnya. Berkat bimbingan dan motivasi kedua orangtuanya, Laura tumbuh menjadi pribadi yang tangguh dan penuh percaya diri.

Sejak usia dini, Laura telah menunjukkan ketertarikannya pada dunia jurnalistik. Pada usia tiga tahun, ia senang berbicara di depan kamera. Ketertarikan ini terus berlanjut hingga ia memasuki bangku kuliah. Cita-citanya menjadi presenter, reporter, dan jurnalis mendorongnya untuk memilih jurusan Komunikasi Digital dan Media.

Satu per satu cita-cita Laura mulai terwujud. Ketertarikannya pada dunia jurnalistik, penyiaran, dan pembuatan konten menjadi pendorong utama dalam mencapai impiannya. Laura berhasil menjadi reporter di Kompas TV melalui program magang, dan juga menjadi pembuat konten di Museum Kepresidenan RI.

Menjadi reporter memerlukan ketepatan dan integritas. Meskipun tantangannya tidak mudah, Laura tetap gigih dalam mengejar cita-citanya. Hal ini didukung oleh aktivitas kampus yang mengembangkan kariernya, seperti kemampuan berbicara di depan publik yang membuatnya aktif menjadi pembicara di suatu acara, menjadi seorang MC dan juga moderator.

Di balik perjalanan kariernya yang luar biasa, Laura telah menghadapi berbagai masa sulit. Selama masa SMP dan SMA, ia pernah mengalami perlakuan tidak menyenangkan dari teman-teman sekolahnya. Namun, berkat tekad dan kegigihannya Laura berhasil melewati masa-masa tersebut. Dukungan orang tua pun memiliki peran besar dalam perjalanan hidupnya.

Secercah harapan kembali hadir, Tuhan membuka jalan lagi bagi Laura untuk terus berkembang. Memasuki semester kedua di IPB University, Laura terpilih sebagai Duta termuda di kampusnya.

Laura membuktikan kemampuannya untuk bertahan dan mengejar impian, serta berhasil membuktikan diri kepada teman-teman sekolahnya yang pernah merundung dan mencibirnya. Perjalanannya menjadi bukti nyata akan tekad yang kuat dan keyakinan diri dalam menghadapi segala kesulitan.

Memiliki role model menjadi salah satu sumber semangat bagi Laura untuk terus berprestasi. Sosok Buya Hamka menjadi panutannya. Tokoh Buya Hamka yang masih memegang teguh nilai-nilai luhur masyarakat Minang, menginspirasi Laura untuk terus menerapkan kesederhanaan dan ketulusan. Selain itu, Najwa Syihab juga merupakan sosok yang ia idolakan, yang dapat memotivasinya untuk terus mengejar cita-citanya di dunia jurnalistik.

Laura tidak hanya berdedikasi dan pandai memanfaatkan peluang, tetapi juga mahir dalam mengatur waktu dengan mencatat dan menjadwalkan setiap aktivitasnya. Hal ini membantunya untuk tetap produktif dan seimbang dalam kegiatan akademik dan non-akademik.

Menurutnya, memiliki kebiasaan seperti itu akan membantu segala hal yang dilakukan menjadi lebih terorganisir. Laura juga memegang teguh prinsip keteguhan dan kerja keras.

Baginya, impian setinggi apapun akan tercapai jika kita terus berusaha dan tidak takut untuk mencoba. Ia selalu meyakini bahwa tantangan yang semakin sulit harus dihadapi dengan semangat yang semakin besar.

Saat ini, Laura sedang menikmati masa-masa akhir sebagai mahasiswa S1 di IPB University dengan fokus utama pada penyelesaian tugas akhir. Meskipun berada di tahap akhir perkuliahan, Laura tidak membiarkan kesibukan akademik menghalangi minat dan dedikasinya pada bidang yang ia cintai.

Ia tetap aktif berkarya, baik dalam membuat konten, menulis blog, maupun menjalani pekerjaan secara work from home (WFH). Laura percaya bahwa kesuksesan akademik dan non-akademik harus berjalan beriringan, dan setiap kegiatan yang ia lakukan dapat saling mendukung untuk mengasah keterampilannya.

Walaupun terkadang merasa lelah dan tertekan dengan jadwal yang padat, Laura selalu mengingat prinsip yang telah menguatkan dirinya selama ini. Oleh karena itu, meskipun fokus pada tugas akhir ia tetap memastikan bahwa aktivitas lainnya tetap dapat dilakukan tanpa mengorbankan kegiatan akademiknya.

Kepada mahasiswa yang sedang berjuang meraih prestasinya, Laura menyampaikan pesan bahwa setiap individu memiliki nilai dan kehebatan masing-masing. Namun, semua itu tergantung pada bagaimana kita mencari dan mengembangkan nilai tersebut, tetap optimis, dan tidak takut mencoba. Menurutnya selagi masih muda, kita harus berani mencoba, harus berani yakin, dan harus berani keluar dari zona nyaman.***

 

Ginandita Novi Andhini
Mahasiswa Komunikasi Digital dan Media, Sekolah Vokasi IPB