Home Blog Page 893

Percepat Penyembuhan Luka, RSUD Cibinong Hadirkan Layanan Hiperbarik

0

Bogordaily.net – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibinong menghadirkan layanan terbaru yakni terapi Hiperbarik untuk pasien yang memiliki luka.

Layanan Hiperbarik dengan teknologi modern siap membantu mempercepat penyembuhan luka, meningkatkan daya tahan tubuh, performa atlet, hingga membantu terapi pasca stroke hingga anti aging.

Adapun, dengan harga mulai dari Rp300.000/sesi, pasien sudah bisa merasakan manfaat terapi oksigen murni untuk bantu pemulihan dan kebugaran tubuh.

Hiperbarik RSUD Cibinong. (istimewa/Bogordaily.net)

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibinong hadirkan layanan Gerak Antar Secepatnya, Pelayanan Obat Langsung (GASPOL) yang memastikan kebutuhan obat pasien sampai dengan cepat dan tepat tanpa menunggu lama.

Sementara itu, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibinong terus menyatakan komitmen sanggup menyelenggarakan pelayanan sesuai standar pelayanan.

Kemudian, sanggup dan bersungguh-sungguh akan memberikan prioritas layanan terhadap kelompok rentan (lansia, penyandang disabilitas, wanita hamil, dan menyusui serta anak).

Serta memberikan pelayanan sesuai dengan kewajiban serta akan melakukan perbaikan secara terus menerus, siap menerima sanksi dan/atau memberikan kompensasi apabila pelayanan yang diberikan tidak sesuai standar.

Untuk informasi lebih seputar pelayanan Hiperbarik di RSUD Cibinong bisa menghubungi nomor whatsapp di 085718518188.(Albin Pandita)

Megawati Hangestri Pertiwi Curhat Blak-blakan Kenapa Tak Maksimal di Final Four Proliga 2025

0

Bogordaily.net – Banyak orang bertanya-tanya: kenapa Megawati Hangestri Pertiwi seperti bukan Megawati yang biasanya saat tampil di final four Proliga 2025?

Mega adalah ikon. Pukulan kerasnya itu, yang kadang tak bisa dikejar bahkan oleh mata, telah membuat jutaan anak-anak muda Indonesia jatuh cinta pada voli.

Tapi di final four, dia nyaris seperti bayangan dirinya sendiri. Bukan karena tak ingin hebat. Tapi karena tubuhnya berkata: sudah cukup.

Baru kemarin misteri itu terjawab. Saat ia duduk di hadapan Deddy Corbuzier. Wajahnya datar. Suaranya tak dibuat dramatis.

Tapi apa yang ia ceritakan seperti sedang mendengar kisah seorang pejuang yang pulang dengan luka-luka—dan tetap ingin bertarung.

Mega cedera. Betisnya robek. Bukan sobek kecil. Tapi 22 sentimeter. Overuse. Terlalu sering dipaksa bekerja tanpa sempat benar-benar pulih.

“Itu sudah terasa sejak leg pertama final liga Korea, lawan Pink Spiders,” katanya.

Mega menjelaskannya cukup untuk membuat bergidik. Di leg kedua, ia tetap main. Katanya, “masih bisa lompat, masih bisa main, ya saya teruskan.”

Bayangkan: betis sudah robek, lutut bengkak, paha atas tertarik, tapi ia masih main. Lima set. Tanpa obat penghilang rasa sakit.

Orang mungkin melihatnya seperti keras kepala. Tapi, itu keteguhan seorang anak muda yang tidak ingin mengecewakan siapa pun. Tidak negaranya. Tidak klubnya. Tidak para penggemarnya.

Termasuk ketika ia diminta memperkuat Gresik Petrokimia di final four Proliga. Saat itu, ia belum cedera. Dan ia bilang ya. Tapi ketika cedera datang, ia sempat ingin membatalkan.

“Saya bilang ke manajer, batalin saja kontraknya,” ucapnya. Tapi pihak Petrokimia bilang: tetap datang saja.

Mega datang. Tapi hanya tampil beberapa saat.

Betapa galaunya perasaan seorang atlet yang tahu bahwa tubuhnya sudah tidak bisa, tapi tetap ingin memberi yang terbaik.

Tidak semua orang bisa seperti itu. Banyak yang memilih mundur. Tapi Mega memilih hadir. Meski tahu dirinya tak akan bisa tampil maksimal.

Ini bukan pertama kalinya Mega bermain sambil membawa rasa sakit. Ia juga pernah melakukannya di SEA Games. Dan di liga Korea.

Bukan karena gila bermain, tapi karena terlalu banyak yang menaruh harapan padanya. Terlalu banyak yang ingin melihatnya memukul bola keras itu—yang selalu membuat penonton bersorak.

Kadang, semua lupa. Di balik seragam atlet yang basah keringat itu, ada manusia. Yang bisa sakit. Yang bisa lelah. Tapi tetap datang ke lapangan dengan senyum.

Mega akan memperkuat timnas lagi di AVC 2025. Tapi tidak ada yang tahu apakah ia akan benar-benar pulih. Tapi l kalau ia main, itu bukan karena tubuhnya sudah 100 persen siap. Tapi pasti karena hatinya yang siap lebih dulu.

Dan mungkin, karena ia tahu: bangsa ini selalu menunggu pukulannya.

Pukulan yang datang dari seorang Megawati Hangestri Pertiwi —yang betisnya pernah robek 22 cm, tapi tetap ingin main lima set tanpa obat penghilang rasa sakit.***

Bank Kota Bogor Sabet Penghargaan “The Best Regional Champion 2025” Predikat Sangat Baik

0

Bogordaily.net – Perumda BPR Bank Kota Bogor sebagai salah satu BUMD kebanggaan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor kembali mendapatkan penghargaan di awal kuartal tahun ini.

Perumda BPR Bank Kota Bogor berhasil meraih penghargaan  “The Best Regional Champion 2025” dengan predikat Sangat Baik (Excellent) dalam capaian kinerja keuangan tahun 2024 untuk kategori asset Rp 250 Miliar sampai dengan Rp 500 Miliar.

Penghargaan diterima langsung  Direktur Utama Perumda BPR Bank Kota Bogor, Tommy Indra Gunawan, pada gelaran Forum “The Asian Post The Best Regional Champion 2025” yang diselenggarakan oleh The Asian Post, Grup Media Infobank, di Shangri-La Hotel, Jakarta, Jumat 16 Mei 2025 lalu.

Penghargaan ini diberikan berdasarkan kajian The Asian Post bertajuk “Rating BUMD Keuangan 2025” yang dilakukan The Asian Post Research dengan fokus rating kepada bank-bank milik pemerintah daerah seluruh Indonesia, yang terdiri atas BPD, BPR, dan BPRS.

Dalam helaran pemberian penghargaan bergengsi itu dibuka dengan diskusi panel bertema “Masa Depan BUMD di Tangan Kepala Daerah Baru: Pengawasan Tata Kelola Bank Daerah”.

Sebagai informasi, diskusi panel dihadiri oleh Narasumber Fathan Subchi, Anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK); Achmad Syamsudin, Sekjen Asbanda; Afandi Nugroho, Sekjen Perbamida; Ria Norsan.

Kemudian, Gubernur Kalbar Horas Mauritz Panjaitan, Sekretaris Ditjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri dan Ria Prastiani, Kepala Departemen Pemeriksaan Khusus dan Pengawasan Perbankan Daerah Otoritas Jasa Keuangan (OJK).(Albin Pandita)

Jelang SPMB 2025 Ini 10 SMA Terbaik di Bogor Berdasarkan Nilai UTBK, Regina Pacis Masih di Puncak!

Bogordaily.net – Menjelang pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) untuk tahun ajaran 2025, para orang tua dan siswa mulai intens mencari referensi SMA terbaik di Bogor.

Salah satu indikator yang sering dijadikan acuan dalam memilih sekolah adalah capaian nilai Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK), yang dirilis oleh Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT).

Nilai UTBK dianggap sebagai parameter objektif dalam menilai kualitas pendidikan sebuah sekolah menengah atas (SMA) karena merepresentasikan performa siswa dalam menghadapi ujian masuk perguruan tinggi.

Data UTBK terbaru yang tersedia berasal dari tahun 2022, dan meskipun bukan data yang paling mutakhir, banyak pihak masih menggunakan angka ini sebagai referensi utama.

Rekomendasi SMA Terbaik di Bogor

Berikut daftar 10 SMA terbaik di Kota Bogor berdasarkan capaian nilai UTBK 2022:

1. SMAS Regina Pacis Bogor

  • Nilai UTBK: 598,917
  • Peringkat Nasional: 43
  • Alamat: Jalan Ir. H. Juanda No.2, Bogor Tengah

Sebagai sekolah swasta Katolik yang sudah berdiri sejak 1948, SMAS Regina Pacis menjadi sekolah dengan perolehan nilai UTBK tertinggi di Kota Bogor.

Selain unggul di bidang akademik, sekolah ini juga dikenal dengan kedisiplinan tinggi, program bilingual, serta dukungan penuh terhadap pengembangan karakter dan spiritualitas siswa. Tak heran jika setiap tahunnya, sekolah ini menjadi incaran utama para orang tua dari kalangan menengah atas di Bogor.

2. SMA Kristen Penabur Kota Wisata

  • Nilai UTBK: 584,582
  • Peringkat Nasional: 77
  • Alamat: Komplek Kota Wisata, Cibubur, Kabupaten Bogor

SMA Kristen Penabur dikenal dengan pendekatan pendidikan modern yang menggabungkan teknologi, karakter Kristiani, dan metode pembelajaran aktif.

Sekolah ini kerap mencetak siswa berprestasi dalam ajang olimpiade nasional dan internasional. Meskipun terletak di wilayah perbatasan Bogor dan Bekasi, sekolah ini tetap menjadi magnet bagi siswa dari berbagai daerah.

3. SMK-SMAK Bogor

  • Nilai UTBK: 580,148
  • Peringkat Nasional: 99
  • Alamat: Jalan Binamarga I No.19, Baranangsiang, Bogor Timur

Sekolah Menengah Analis Kimia (SMAK) Bogor merupakan lembaga pendidikan kejuruan di bawah Kementerian Perindustrian RI. Meskipun statusnya adalah SMK, siswa dari SMAK Bogor terbukti mampu bersaing secara akademik dan kerap diterima di berbagai perguruan tinggi ternama.

Fokus utama sekolah ini adalah pada ilmu kimia terapan, namun kurikulum yang padat dan disiplin yang ketat membuat kualitas akademiknya setara bahkan melampaui banyak SMA reguler.

4. SMAS Al Kahfi

  • Nilai UTBK: 572,812
  • Peringkat Nasional: 120
  • Alamat: Jalan Raya Parung-Bogor Km 36, Bojong Gede, Bogor

SMAS Al Kahfi adalah salah satu SMA Islam Terpadu unggulan di Bogor. Sekolah ini menggabungkan kurikulum nasional dengan pendidikan agama Islam dan pembentukan karakter.

Fokus mereka bukan hanya mencetak siswa cerdas secara akademik, tapi juga berakhlak mulia. Program boarding school dan kegiatan ekstrakurikuler yang variatif turut mendukung perkembangan siswa secara holistik.

5. SMAS IT Ummul Quro Bogor

  • Nilai UTBK: 570,976
  • Peringkat Nasional: 129
  • Alamat: Jalan Raya Parung Km. 42, Bogor

Ummul Quro adalah sekolah Islam terpadu yang dikenal dengan sistem pendidikan yang intensif, baik dari segi ilmu umum maupun ilmu agama. Dengan lingkungan yang kondusif dan kurikulum yang mendalam, banyak alumninya yang berhasil masuk ke perguruan tinggi negeri favorit. Program tahfidz Al-Qur’an, pembinaan bahasa Arab dan Inggris juga menjadi nilai tambah dari sekolah ini.

6. SMAN 2 Cibinong

  • Nilai UTBK: 565,413
  • Peringkat Nasional: 158
  • Alamat: Jalan KSR Dadi Kusmayadi No.10, Cibinong

Sebagai salah satu SMA negeri favorit di Kabupaten Bogor, SMAN 2 Cibinong dikenal luas karena prestasinya baik di bidang akademik maupun non-akademik. Sekolah ini memiliki fasilitas lengkap, program kelas unggulan, serta guru-guru yang berpengalaman. Berbagai alumni SMAN 2 kini telah sukses di berbagai bidang, mulai dari pemerintahan, pendidikan, hingga dunia usaha.

7. SMAN 1 Bogor

  • Nilai UTBK: 564,843
  • Peringkat Nasional: 163
  • Alamat: Jalan Ir. H. Juanda No.16, Bogor Tengah

SMAN 1 Bogor merupakan salah satu sekolah negeri tertua di Kota Hujan yang memiliki reputasi tinggi. Dengan sejarah panjang sejak masa kolonial Belanda, sekolah ini telah mencetak banyak tokoh penting nasional.

Kualitas akademiknya tidak perlu diragukan lagi, terbukti dari konsistensi nilai UTBK siswa dan banyaknya alumni yang diterima di perguruan tinggi negeri ternama.

8. SMAS Global Mandiri Bogor

  • Nilai UTBK: 564,775
  • Peringkat Nasional: 165
  • Alamat: Jalan Raya Narogong Km. 9, Cileungsi

Sekolah ini mengusung konsep pendidikan modern dengan pendekatan internasional. Kurikulum berbasis karakter, pemanfaatan teknologi, serta lingkungan belajar yang mendukung membuat SMAS Global Mandiri menjadi pilihan bagi banyak keluarga urban yang menginginkan pendidikan berstandar global untuk anak-anak mereka.

9. SMAS Bunda Hati Kudus Bogor

  • Nilai UTBK: 563,955
  • Peringkat Nasional: 173
  • Alamat: Jalan Raya Pajajaran No. 100, Bogor

Sekolah swasta Katolik ini sudah dikenal luas dengan suasana belajar yang hangat dan pendekatan personal kepada siswa. SMAS Bunda Hati Kudus menggabungkan pendidikan akademik dan spiritual untuk membentuk karakter siswa yang cerdas dan berbudi pekerti luhur. Siswa-siswinya juga sering menorehkan prestasi di ajang lomba akademik dan seni.

10. SMAS Dwi Warna

  • Nilai UTBK: 548,682
  • Peringkat Nasional: 285
  • Alamat: Jalan Raya Parung Km 40, Bogor

SMAS Dwi Warna adalah sekolah berbasis asrama yang memiliki program pendidikan terpadu antara kurikulum nasional dan nilai-nilai Islam. Sekolah ini menyediakan lingkungan belajar yang terfokus dan terkontrol, membuat siswa lebih disiplin dan fokus dalam mencapai prestasi.

Walaupun berperingkat nasional lebih rendah dibanding yang lain, Dwi Warna tetap menjadi pilihan utama bagi keluarga yang ingin pendidikan islami yang kuat.

Dengan dibukanya jalur penerimaan siswa baru untuk tahun ajaran 2025, orang tua diharapkan tidak hanya melihat peringkat dan nilai UTBK semata, tapi juga mempertimbangkan visi-misi sekolah, lingkungan belajar, serta pendekatan pembelajaran yang sesuai dengan karakter dan kebutuhan anak.

Selain itu, sistem zonasi yang berlaku untuk sekolah negeri juga harus diperhatikan dengan seksama agar tidak terjadi kesalahan saat pendaftaran.

Itulah tadi, rekomendasi 10 SMA terbaik di Bogor.

 

Gedung BCC Kota Bogor Diambil Samsat, Disparbud Tawarkan 4 Gedung Alternatif

0

Bogordaily.net – Keputusan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang mengalihfungsikan Gedung Bogor Creative Center (BCC) di Kota Bogor menjadi kantor pelayanan Samsat, berbuntut panjang.

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor pun bergerak cepat. Selasa, 20 Mei 2025, mereka mengundang para pemerhati ekonomi kreatif dan pegiat seni Bogor dalam sebuah forum terbuka di kota hujan itu.

Pertemuan yang digelar di tengah guncangnya ekosistem ruang kreatif itu menjadi ruang curhat dan diplomasi.

Kepala Disparbud, Iceu Pujiati, membuka sesi dengan menegaskan posisi Kota Bogor sebagai rumah bagi pelaku seni dan ekonomi kreatif.

“Ini ajang diskusi luar biasa. Kita bicara apa saja: seni, budaya, pariwisata, hingga ekraf,” kata Iceu usai pertemuan.

Disparbud Bogor
Disparbud Kota Bogor menggelar pertemuan bersama komunitas pemerhati ekonomi kreatif, dan pegiat seni di kota Bogor, pada Selasa 20 Mei 2025. (Albin/Bogordaily.net)

Meski Gedung BCC di Kota Bogor harus berpindah fungsi atas nama percepatan pelayanan pajak kendaraan, Iceu meyakinkan bahwa ruang kreasi tak harus bertumpu pada satu titik.

Ia menyebutkan sejumlah alternatif yang sudah dan akan disiapkan Pemkot: Taman Kreasi, Alun-Alun Munasain, Museum Pajajaran, hingga rencana revitalisasi Gedung Kemuning Gading.

Namun, seperti biasa, janji pemerintah tak pernah hadir tanpa catatan. Soal pemanfaatan ruang publik, misalnya, terbentur pada jam operasional dan koordinasi antar dinas.

“Idealnya sampai jam sepuluh malam, tapi kita juga harus mempertimbangkan kenyamanan warga sekitar,” ujarnya.

Gedung Kemuning Gading disebut sebagai calon tulang punggung baru ruang ekspresi seni dan budaya.

Revitalisasi gedung itu diklaim sudah masuk agenda. Namun prosesnya masih bergantung pada komunikasi lintas instansi.

Terkait BCC, Iceu mengaku tak punya kuasa banyak. Keputusan ada di tangan Gubernur.

“Kami sudah menyampaikan keinginan kami ke provinsi, tapi ini kebijakan gubernur,” katanya, mengisyaratkan bahwa Pemkot Bogor tak punya pilihan lain selain patuh.

Meski begitu, suara-suara dari komunitas seni dan ekonomi kreatif tak akan berhenti di meja forum.

Disparbud berjanji menjadikan semua aspirasi itu sebagai bahan evaluasi dan dasar kebijakan ke depan. “Tujuan kita sama: membangun ekosistem kreatif yang berkelanjutan,” ujar Iceu.

Tapi sementara itu, para pelaku seni dan ekraf di Bogor mesti berbenah—atau bertahan.

Di tengah kota yang semakin padat oleh birokrasi, ruang imajinasi makin sempit. Dan ketika gedung-gedung direbut oleh pelayanan publik, para kreator harus menemukan panggungnya sendiri.***

(Albin Pandita)

Mobile Legends x Naruto Guncang Dunia Game dan Anime, Kapan Pertarungan Melawan Madara Berlangsung?

0

Bogordaily.net – Dunia game mobile kembali diramaikan dengan kolaborasi besar yang menggabungkan dua semesta ikonik. Kali ini, dunia game dan anime dihebohkan dengan kolaborasi Mobile Legends x Naruto,

Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) resmi menggandeng franchise anime legendaris Naruto dalam proyek kolaborasi epik yang mengejutkan para gamer dan otaku di seluruh Asia Tenggara.

Mengusung konsep nostalgia sekaligus tantangan yang menghibur, kerja sama ini menghadirkan karakter-karakter terkenal dari anime Naruto ke dalam gameplay MLBB.

Yang paling mencuri perhatian adalah kehadiran Madara Uchiha sebagai bos utama dalam event spesial bertajuk Ultimate Challenge.

Mobile Legends x Naruto

Moonton, selaku pengembang Mobile Legends, terus mencari cara inovatif untuk menyuguhkan pengalaman bermain yang segar bagi jutaan penggunanya.

Setelah sukses dengan berbagai kolaborasi sebelumnya, Moonton kini membidik penggemar anime dengan menghadirkan salah satu antagonis paling ditakuti di dunia Naruto, Madara Uchiha.

Tak hanya sebatas penampilan kosmetik atau skin hero, kehadiran Madara di MLBB merupakan bagian dari in-game event besar yang dirancang dengan mekanisme gameplay yang berbeda dari biasanya.

Kolaborasi ini mempertegas posisi MLBB sebagai game MOBA terdepan yang piawai menghadirkan konten berkualitas dan penuh kejutan.

Dalam mode permainan Classic, Ranked, dan MLBB Rising Open, Madara Uchiha akan menggantikan peran Lord sebagai entitas netral yang bisa menentukan arah permainan. Tidak seperti Lord biasa yang hanya kuat dalam serangan fisik, Madara hadir dengan kekuatan khas animenya, seperti teknik Susanoo, manipulasi elemen alam, hingga skill-skill area yang sangat merepotkan.

Para pemain akan merasakan atmosfer pertempuran yang jauh lebih dramatis, lengkap dengan latar musik, efek visual, dan animasi khusus yang memperkuat kesan bahwa ini bukan sekadar crossover biasa.

Event Ultimate Challenge Hanya Hadir Setiap Akhir Pekan

Moonton mengumumkan bahwa event Ultimate Challenge: Madara Uchiha hanya berlangsung pada hari Jumat, Sabtu, dan Minggu setiap pekannya.

Ini merupakan strategi cerdas untuk memaksimalkan partisipasi pemain, terutama mereka yang memiliki waktu luang lebih banyak di akhir pekan.

Sebagai jawaban atas pertanyaan dari Akademi Ninja MLBB x Naruto:

Kapan Pertarungan Melawan Madara Berlangsung? Jawabannya adalah: C. Setiap Jumat – Minggu.

Dengan jangka waktu yang terbatas ini, pemain akan lebih termotivasi untuk login, menyusun strategi, dan menyelesaikan berbagai misi demi meraih reward eksklusif.

Hadiah Eksklusif dan Skin Kolaborasi Siap Dikoleksi

Sebagai bentuk apresiasi kepada pemain yang berpartisipasi dalam event ini, Moonton telah menyiapkan berbagai hadiah menarik yang bisa diklaim, antara lain:

  • Battle Emote bertema Naruto
  • Skin eksklusif hasil kolaborasi MLBB x Naruto
  • Item peningkat EXP dan Battle Points (BP)
  • Misi tambahan di fitur Akademi Ninja

Kehadiran Madara Uchiha di Mobile Legends bukanlah tambahan kosmetik semata. Dengan mekanik permainan yang berubah, reward menarik, serta dukungan event berbasis komunitas, kolaborasi ini menjadi bukti bagaimana game dan anime bisa berpadu dalam satu dunia yang dinamis dan menyenangkan.

Selain mempercantik tampilan karakter, hadiah ini juga memberikan dampak fungsional dalam game. Bahkan, beberapa hadiah bisa membantu pemain lebih cepat naik peringkat di mode Ranked.***

 

Pidato Dedi Mulyadi yang Viral Saat Harkitnas, Singgung Nasionalisme dan Bangsa Nyinyir

0

Bogordaily.net – Pidato Harkitnas Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi (KDM) yang menggelegar itu viral.

Gasibu, Bandung – Hari itu tanggal 20 Mei. Peringatan Hari Kebangkitan Nasional. Pagi-pagi, langit Bandung cerah.

Podium di Lapangan Gasibu juga membara. Bukan karena matahari. Tapi karena pidato seorang Dedi Mulyadi.

Ya, Dedi. Gubernur Jawa Barat yang baru tiga bulan menjabat. Tapi sudah seperti lima tahun. Setidaknya begitu jika dilihat dari energi dan serangannya ke siapa pun yang dianggap “penghambat kemajuan”.

Dedi bukan orator biasa. Dia bukan tipe yang membaca naskah sambil menengok ke kiri-kanan cari kamera. Tidak.

Dedi hari itu pidato seperti sedang bertempur. Bertempur melawan “kaum nyinyir”, katanya.

Bertempur demi “anak-anak bangsa yang tersesat arah”, lanjutnya. Bertempur untuk membangkitkan, bukan sekadar memperingati.

“Saya lebih baik jadi gubernur konten tapi bisa bagi-bagi duit ke rakyat, daripada gubernur molor,” ucapnya. Pedas. Lucu. Tapi juga penuh sindiran tajam. Penonton tertawa. Tapi juga mikir. Karena banyak kepala daerah memang lebih sibuk protokoler daripada progres.

Ia menyentil mereka yang tak bisa bedakan antara kepentingan politik dan kepentingan bangsa.

“Kalau beda partai, semua salah. Kalau satu partai, semua benar. Ini bukan nasionalisme,” ujarnya.

Dan yang ia lawan bukan satu dua orang. Tapi mentalitas. Sistem. Kebiasaan diam dan apatis yang sudah terlalu lama mengakar.

Dedi memang dikenal suka ‘berisik’. Tapi kali ini, berisiknya punya ritme. Di panggung itu, dia tidak sekadar bicara soal masa lalu.

Ia bicara soal masa depan. Tentang anak-anak Jawa Barat yang kehilangan lapangan bola, kehilangan gunung, kehilangan sawah, dan digantikan dengan beton, mall, serta perumahan.

Ia bicara soal anak-anak yang kini lebih akrab dengan sangkur daripada dengan buku. Lebih fasih main game daripada menyapa orang tua.

Dan ia tidak tinggal di tataran keluhan. Ia akan membuat kebijakan sekolah kebangsaan. Di Lembang. Dengan disiplin militer. Bukan untuk menjadikan anak-anak keras, tapi agar mereka punya tulang punggung yang tegak.

Tentu saja, banyak yang mencibir. Tapi Dedi tahu: mereka yang mencibir adalah mereka yang tak pernah turun ke jalanan.

Tak pernah lihat darah remaja di trotoar. Tak pernah dengar isak orang tua yang anaknya jadi pemabuk karena lingkungan tak lagi waras.

“Kalau Anda tidak bisa bantu, minimal jangan nyinyir,” katanya.

Dan pidato belum selesai saat saya rasa ini bukan sekadar seremoni tahunan. Ini semacam deklarasi. Tentang gaya baru memimpin. Tentang keberanian mengatakan ‘tidak’ pada kebiasaan lama.

Usai pidato, ia tidak langsung masuk mobil. Ia turun podium. Menyalami satu-satu. Entah berapa puluh tangan ia genggam. Tapi mungkin itu simbol lain: bahwa ia ingin menyentuh langsung, tidak lewat protokol, tidak lewat birokrasi.

Apakah akan sukses? Tidak ada yang tahu apakah Dedi akan sukses lima tahun ke depan. Tapi satu hal pasti: pagi itu di Gasibu, semangat kebangkitan tidak hanya jadi judul acara. Ia hidup. Ia berapi-api. Ia bernama Dedi Mulyadi.

Dan bangsa memang butuh lebih banyak orang seperti itu. Yang bicara keras. Tapi juga kerja keras.

Yang nyentil. Tapi juga nyetel.Yang tak hanya pidato. Tapi juga turun podium.
Langsung salami rakyat. Dan pidato Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi itu kini viral.***

Link DANA Kaget Hari Ini Kembali! Dapatkan Saldo Gratis hingga Rp180.000 Sekarang Juga

0

Bogordaily.net – Saldo DANA gratis Rp180.000 kembali menanti untuk diklaim dari link DANA kaget hari ini 21 Mei 2025. Nantinya, jika beruntung uang gratis ratusan ribu bisa masuk ke e-wallet pribadi.

Tanpa perlu melakukan deposit atau transaksi sebelumnya, pengguna yang beruntung bisa langsung menerima saldo tersebut di akun DANA miliknya.

Program DANA Kaget sudah dikenal luas di kalangan pengguna aplikasi dompet digital ini sebagai salah satu fitur berbagi saldo yang sering muncul saat momen-momen tertentu seperti bulan Ramadan, Hari Kemerdekaan, hari ulang tahun DANA, hingga sekadar promosi musiman dari pengguna kepada pengguna lain.

Hari ini, berdasarkan pantauan dari berbagai grup media sosial dan komunitas online seperti Telegram dan Facebook, beberapa tautan DANA Kaget mulai tersebar dan ramai diklaim sejak pagi.

Nilainya pun bervariasi, dari mulai Rp10.000 hingga ada yang mengklaim Rp180.000.

Apa Itu DANA Kaget dan Bagaimana Cara Kerjanya?

Fitur DANA Kaget sebenarnya merupakan sistem pembagian saldo digital yang disediakan oleh aplikasi DANA kepada penggunanya. Pengguna yang memiliki saldo bisa membuat “amplop digital” dan membagikannya ke sesama pengguna melalui tautan.

Penerima yang tercepat dan beruntung bisa mengklaim bagian dari saldo tersebut, sesuai dengan sistem acak atau pembagian merata tergantung pilihan pengirim.

Namun dalam beberapa kasus, fitur ini juga digunakan oleh pihak ketiga seperti influencer, kreator konten, bahkan perusahaan untuk menarik perhatian dan berbagi rezeki kepada para followers atau pelanggannya.

Lantas, bagaimana cara klaim saldo DANA gratis dari link DANA kaget hari ini>

Cara Klaim Saldo DANA Gratis dari Link DANA Kaget Hari Ini

Bagi Anda yang ingin mencoba keberuntungan mengklaim saldo DANA Kaget hari ini, berikut langkah-langkah yang bisa diikuti dengan aman:

Pastikan Anda Memiliki Akun DANA Aktif

  • Unduh aplikasi DANA di Play Store atau App Store.
  • Lakukan registrasi dan pastikan nomor HP yang digunakan aktif serta bisa menerima SMS OTP.
  • Lakukan verifikasi KTP untuk menghindari pembatasan fitur.

Temukan Tautan DANA Kaget

  • Cek media sosial resmi DANA seperti Instagram, Twitter, dan Facebook.
  • Pantau grup komunitas Telegram, Facebook Group, atau WhatsApp yang sering berbagi link.
  • Pastikan link berasal dari sumber terpercaya dan bukan tautan phising.

Klik dan Login ke Aplikasi DANA

  • Klik tautan tersebut dan Anda akan diarahkan langsung ke aplikasi DANA.
  • Login menggunakan nomor HP dan lakukan verifikasi jika diminta.

Klaim Saldo

  • Jika kuota masih tersedia, Anda akan melihat tampilan amplop digital dengan animasi khas DANA.
  • Klik “Ambil Sekarang” dan saldo akan otomatis masuk ke akun Anda.

Itulah tadi informasi terkait cara mendapatkan saldo DANA gratisn hingga Rp180.000 dari link DANA kaget hari ini Rabu, 21 Mei 2024.

Disclaimer: Artikel ini hanya membahas cara klaim link DANA Kaget. Nominal saldo yang ditampilkan mungkin berbeda dengan yang Anda dapatkan. Pastikan untuk memeriksa ketentuan pada masing-masing link yang Anda klaim.

 

Sinopsis Film Keluarga Super Irit, Bertahan Hidup di Tengah Krisis

0

Bogordaily.net – Industri perfilman Indonesia akan kembali diramaikan oleh film keluarga terbaru yang penuh pesan moral, humor, dan kehangatan. Berjudul Keluarga Super Irit, film garapan Falcon Pictures ini dijadwalkan tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai 12 Juni 2025.

Disutradarai oleh Danial Rifki, film ini diadaptasi dari komik Korea Selatan berjudul ‘Saving Family’ karya Yim Chang Ho.

Namun, alur cerita dan karakter dalam film ini telah disesuaikan dengan budaya serta realita kehidupan masyarakat Indonesia, menjadikannya lebih dekat dan relatable dengan penonton Tanah Air.

Sinopsis Film Keluarga Super Irit

Kisahnya berpusat pada keluarga Sukaharta, yang terdiri dari ayah Toni (diperankan oleh Dwi Sasono), ibu Linda (Widi Mulia), serta ketiga anak mereka: Sally (Widuri Putri Sasono), Billy (Dru Prawiro Sasono), dan Kenny (Den Bagus Satrio Sasono).

Masalah dimulai ketika Toni kehilangan pekerjaannya. Kondisi keuangan keluarga pun menurun drastis. Alih-alih menyerah, mereka memutuskan menjalani gaya hidup super hemat demi bertahan hidup. Mereka menetapkan aturan ketat di rumah:

  • Hanya satu liter air per orang untuk mandi
  • Menumpang Wi-Fi tetangga
  • Membawa timbangan sendiri saat belanja

Namun, badai belum berlalu. Toni harus menerima kenyataan pahit berupa pemotongan gaji besar-besaran dari pekerjaan barunya.

Keluarga Sukaharta akhirnya harus meninggalkan rumah kontrakan mereka dan tinggal di bedeng bekas kandang burung yang berada di atas sebuah ruko.

Meski hidup penuh keterbatasan dan sempit, keluarga ini tetap berusaha saling mendukung. Namun, tekanan ekonomi dan konflik batin perlahan mulai menguji keharmonisan keluarga mereka.

Film ini tidak hanya menghadirkan tawa, tapi juga menggugah emosi penonton tentang arti perjuangan, kebersamaan, dan pentingnya keluarga dalam kondisi sulit sekalipun.

Penuh Bintang Komedi Indonesia

Tak hanya dibintangi oleh keluarga Sasono, film ini juga diramaikan oleh deretan aktor dan komedian kenamaan seperti:

Indro Warkop
Onadio Leonardo
Coki Pardede
Oki Rengga
Mandra
Oza Rangkuti
Whani Darmawan
Dayu Wijanto
Frederica

Dengan deretan pemain komedi ini, film ‘Keluarga Super Irit’ dijamin akan memadukan komedi satir, drama keluarga, dan pesan moral secara apik.

Film ‘Keluarga Super Irit’ akan mulai tayang di bioskop pada 12 Juni 2025. Film ini cocok untuk ditonton bersama keluarga karena mengangkat tema yang menyentuh dan penuh makna, namun tetap menghibur.***

Gelar Pertemuan dengan Pemerhati Ekraf, Disparbud Kota Bogor Tawarkan Tempat Alternatif Pengganti BCC

0

Bogordaily.net – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor menggelar pertemuan bersama komunitas pemerhati ekonomi kreatif, dan pegiat seni di kota Bogor, pada Selasa 20 Mei 2025.

Adapun, dalam pertemuan tersebut membahas terkait pengembangan ekonomi kreatif dari aspek sarana dan prasarana (Gedung Bogor Creative Center dan Gedung Kemuning Gading).

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor, Iceu Pujiati menjelaskan bahwa, pertemuan tersebut menjadi ajang silaturahmi, sekaligus saling memberikan saran dan masukan dari para pemerhati ekonomi kreatif di kota Bogor.

Terkait pengalihfungsian Gedung BCC menjadi tempat pelayanan Samsat merupakan kebijakan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi yang ingin mempercepat pelayanan pembayaran Pajak.

“Jadi ini pertemuan yang luar biasa, ini alhamdulillah berdiskusi tentang apapun tentang seni budaya pariwisata dan ekraf,” kata Iceu kepada wartawan.

Menurut Iceu, ruang kreasi tidak harus selalu di gedung Bogor Creative Center (BCC). Namun, banyak ruang atau tempat yang bisa digunakan oleh teman ekraf seni dan budaya seperti di Taman Kreasi, Alun Alun Munasain, hingga Museum pajajaran.

Bahkan, kedepan pihaknya sudah sepakat untuk merevitalisasi Gedung Kemuning Gading.

“Memang fasilitas taman itu kan kami harus berkoordinasi dengan dinas perumkim yang mempunyai fungsi di pemanfaatan ruang publik tersebut, tadi ada masukan terkait waktu untuk berkreasi itu kurang, ideal dan maksimalnya jam 10 malam pemanfaatan ruang publik itu kita harus melihat lingkungan sekitar dari publik tersebut,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa, nantinya gedung Bogor Creative Center (BCC) tersebut akan digunakan sesuai dengan kebijakan yang disampaikan oleh Gubernur Dedi Mulyadi. Namun pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Ya, kalo berhenti mungkin ya coba berkomunikasi kembali hanya kemaren terakhir dengan dinas pariwisata dan provinsi kami berkomunikasi dan menyampaikan keinginan dari kami tetapi memang kalo ini kami kebijakan gubernur dalam rangka memanfaatkan fasilitas atau asetnya provinsi Jawa Barat dalam rangka meningkatkan pelayanan dari samsat tersebut,” ujar Iceu.

Lebih lanjut, beberapa aspirasi serta masukan yang disampaikan oleh pegiat ekonomi kreatif di kota Bogor nantinya akan menjadi bahan evaluasi oleh Pemerintah Kota Bogor.

“Kami akan menyampaikan kebijakan walikota seperti apa tetapi yang jelas hasil diskusi tadi akan kami tindaklanjuti bahan evaluasi kami ketika ada masukan, sehingga nantinya kedepan disparbud tujuanya sama dengan seni ekonomi dan ekraf,” ungkapnya.(Albin Pandita)