Monday, 6 April 2026
Home Blog Page 9008

VIDEO: Ada Kebakaran Hebat di Cibalagung

BOGOR DAILY- Jelang lebaran, kebakaran hebat terjadi di wilayah Bogor Barat, Kota Bogor pada Jumat (23/6/2017). Dari informasi yang diterima, kebakaran melahap empat rumah yang ada di RT 1.5 Cibalagung, Bogor Barat Kota Bogor.

Namun belum diketahui kronologi kejadian, sementara petugas pemadam kebakaran dan Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD).  Dari video yang dikirimkan, api yang melahap juga mengeluarkan ledakan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada petugas yang bisa dimintai keterangan.

Berikut videonya:

Cek Jalur Puncak, Menhub Larang Truk Melintas

BOGOR DAILY– Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyebut Bogor merupakan salah satu wilayah padat kendaraan pada masa mudik Lebaran. Budi mengingatkan pentingnya menyusun rencana matang untuk mencegah kemacetan. Terutama di jalur padat seperti kawasan Puncak.

“Bogor ini adalah satu dari daerah-daerah yang padat dan dilalui pemudik. Saat musim liburan nanti juga akan ramai dengan mereka yang ingin berekreasi. Oleh karenanya saya tadi berdiskusi dengan Kapolres Bogor, dan beliau sudah disampaikan berkaitan dengan rencana-rencana yang akan dilakukan,” ujar Budi usai mengecek jalur Puncak, Jumat (23/6/2017).

Budi mengapresiasi rencana-rencana yang telah disiapkan untuk mencegah kemacetan. Budi menyebut persiapan itu memang penting.

“Saya mengapresiasi inisiasi apa yang akan dilakukan. Artinya, dengan segala keterbatasan jalur jalan yang agak sempit, katakanlah langkah-langkah untuk membuat one way, satu jalur dengan waktu-waktu tertentu. Itu memang harus diberlakukan karena tidak ada pilihan lain, agar tidak macet,” kata Budi.

Budi menyebut salah satu rencana mengurai macet dengan melarang truk untuk beroperasi di jalan. Larangan tersebut diberlakukan dengan pertimbangan adanya kemungkinan truk mogok yang akan mengakibatkan kemacetan parah.

“Kemungkinan Bogor sendiri sudah membuat langkah-langkah dan bagi truk-truk tertentu, truk pasir misalnya itu kita minta 7 hari sebelum dan 7 hari sesudah lebaran tidak beroperasi di jalan. Jangan ada truk yang melintas karena kalau ada satu yang melintas dan mogok selesai semuanya (macet),” sebutnya.

Terakhir, Budi kembali mengingatkan mengenai penggunaan armada bus. Ia mengimbau agar bus yang belum berstiker biru tak boleh dinaiki.

“Satu lagi adalah nanti waktu liburan, liburan nanti ada banyak pusat perbelanjaan. Kita minta kepada masyarakat, bus yang tanpa ramp check nggak boleh dinaiki. Itu harus konsisten kita laksanakan. Saya minta teman-temen di sini juga terus mengingatkan. Supaya semua berjalan lancar dan sesuai dengan yang kita harapkan,” tutupnya.

Demi Keamanan, Tahanan Polsek Dipindah ke Mapolres Bogor

BOGOR DAILY–  Selama lebaran, seluruh tahanan yang berada di Polsek dipindah ke Mapolres Bogor. Pemindahan ini sengaja dilakukan demi keamanan dan berlaku selama operasi Ramadniya 2017.yang mendekam di seluruh polsek dikumpulkan di Mapolres Bogor.

“Ada sekitar 54 tahanan polsek yang saat ini dikumpulkan di kamar tahanan Polres Bogor,” ungkap Kapolres Bogor, AKBP Andi M Dicky.

Pemusatan tahanan ini dilakukan agar anggota yang bertugas di polsek bisa fokus untuk melakukan pengamanan saat mudik lebaran berlangsung. Belum diketahui hingga kapan para tahanan polsek ini mendekam sementara waktu di sel tahanan Polres Bogor.

“Kami ingin selama masyarakat mudik lebaran itu seluruh anggota bisa fokus dalam pengamanan dan patroli diwilayah,” katanya.

Kendati demikian, kata dia, tidak semua personelnya turun kelapangan untuk mengamankan mudik lebaran.

Namun, ada juga yang berjaga di polsek dan Mako Polres Bogor. “Anggota juga ada yang stanby berjaga di polsek dan di Mako Polres Bogor, tidak semua turun kelapangan,” tandasnya.

Jadi Tersangka, Hary Tanoe Diperiksa 4 Juli

BOGOR DAILY– Hary Tanoesoedibjo akan diperiksa polisi sebagai tersangka kasus SMS ancaman usai Lebaran. Hary Tanoe menjadi tersangka atas laporan jaksa Yulianto.

“Sudah ada (rencana pemeriksaan sebagai tersangka, red). (Rencananya,red) Awal Juli, habis Lebaran,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Rikwanto, kepada wartawan di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (23/6/2017).

Rikwanto menjelaskan pasal yang digunakan penyidik untuk menjerat Hary Tanoe adalah Pasal 29 Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Pasal ini sesuai dengan pasal yang tercantum dalam surat laporan Yulianto. “(Pasalnya yang dikenakan penyidik, red) Undang-undang ITE, sesuai yang dilaporkan,” ujar Rikwanto.

Jaksa Yulianto melaporkan Hary Tanoe ke Mabes Polri pada Kamis (28/1). Di surat laporan, Yulianto, nama Hary Tanoe tertulis sebagai terlapor.  Yulianto di depan wartawan kemudian membacakan isi SMS ini. Saat Raker dengan DPR, Jaksa Agung juga pernah mengungkapkan soal ini.

“Saya bacakan isinya. Isinya, Mas Yulianto ini, artinya ditunjukan pribadi saya, ‘kita buktikan siapa yang salah, siapa yang benar. Siapa yang profesional siapa yang preman. Anda harus ingat kekuasan itu tidak akan langgeng, saya masuk ke politik antara lain salah satu penyebabnya mau memberantas oknum-oknum penegak hukum yang semena-mena, yang transaksional, yang suka abuse of power’,” ujar Yulianto membacakan isi SMS itu.

Direktur Siber Bareskrim Polri Brigjen Fadil Imran secara terpisah menyatakan pihaknya sudah mengirim surat panggilan kepada Hary Tanoe. “Dipanggil hari Selasa, 4 Juli,” ujar Fadil dikonfirmasi.

Ini Lho Hiburan Jokowi Tinggal di Istana Bogor

BOGOR DAILY– Sejak menjadi Presiden RI, Joko Widodo memang memilih tinggal di Istana Bogor setiap akhir pekan. Bagi Jokowi, Istana Bogor benar-benar istimewa. “Sejarahnya, kisah-kisah di dalamnya, bangunannya, karya seni lukisan dan patung-patung, furnitur klasik, juga rusa-rusa yang berkeliaran di halamannya. Semua istimewa dan tak ternilai. Juga membuat kita berbangga menjadi Indonesia,” kata Jokowi melalui akun Facebook @Jokowi yang dipublikasikan Jumat (23/6/2017).

Diam-diam, tinggal di Istana Bogor rupanya memberikan orang nomor satu di negeri ini hiburan. Seperti yang diungkapkan Penjaga Istana Bogor, Endang.  Menurut Endang hiburan Jokowi di hari Sabtu dan Minggu adalah memberi makan sejumlah hewan peliharaanya di Istana Bogor.

“Hiburan Bapak Presiden salah satunya setiap hari Sabtu dan Minggu adalah memberi makan ikan dan berinteraksi dengan peliharaannya di sana (Istana Bogor),” kata Pak Endang dalam sebuah video yang diunggah di akun Facebook @Jokowi.

Di sela kesibukannya, Presiden Jokowi ternyata memelihara kambing di Istana Bogor, Jawa Barat. Kelahiran dua ekor kambing peliharaannya disambut denga syukur oleh Jokowi dan diabadikan lewat video blog (vlog).

Vlog berdurasi 1,5 menit tersebut dipublikasikan Jokowi pada Senin 13 Maret 2017 lalu. Jokowi tampak memegang sendiri kamera yang ia gunakan untuk merekam.

“Pagi ini saya merasa gembira sekali. Alhamdulillah, tadi pagi telah lahir lagi dua anak kambing yang saya pelihara. Coba, lucu-lucu ini,” kata Jokowi mengawali penuturannya.

Kabur Pakai Mobil Kejaksaan Depok, Tahanan Berhasil Dibekuk

BOGOR DAILY– Puluhan polisi dikerahkan untuk mengejar tahanan yang kabur menggunakan mobil Kejaksan Negeri (Kejari) Depok. Anggota Unit Lalu lintas Polresta Depok langsung melakukan penyekatan dengan menutup jalur di pintu keluar Jalan Juanda dekat Jalan Raya Bogor.

“Di sana langsung kita tutup untuk melakukan penyekatan. Anggota yang sedang bertugas di Margonda langsung difokuskan ke Juanda,” kata Kasat Lantas Polresta Depok Kompol Sutomo, Jumat (23/6/2017).

Anggotanya melakukan pengejaran menggunakan motor agar bisa menangkap tersangka. Penutupan sengaja dilakukan pihaknya agar kendaraan yang disisir tidak lepas. “Ditangkap kurang dari satu jam. Puluhan personil kita kerahkan ke sini,” tukasnya.

Setelah berhasil menangkap tersangka, pihaknya langsung mengatur lalu lintas. Pasalnya arus lalin tersendat akibat peristiwa ini. “Saat ini sudah lancar dan kondisi sudah kondusif,” pungkasnya.

Diberitakan, Ari Wicaksono tahanan kasus penipuan tanah melarikan diri dengan merampas mobil Kejaksaan Negri Depok pada Kamis sore kemarin. Dia mengendarai mobil secara ugal-ugalan dan menabrak banyak mobil hingga rusak parah.

Ari berhasil diamankan warga dan polisi dengan cara dikepung. Dia bahkan menjadi bulan-bulanan warga yang kesal. Saat ini Ari sudah dibawa ke Polresta Depok untuk diproses lebih lanjut.

5 Murid SD Jadi Korban Nafsu Suami Guru Lesnya

BOGOR DAILY– Perbuatan bejat M. Taufik Muckhlis alias Mucklis (38), kini harus mempertanggung jawabkan perbuatannya di hadapan penyidik Unit PPA Satreskrim Polresta Sidoarjo, Kamis (22/6).

Warga asal Desa Temenggungan, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo, Jawa Timur itu tega mencabuli 5 bocah murid Sekolah Dasar (SD), yang tak lain murid istrinya sendiri.

Kelakuan bejat tersebut dilakoni bapak satu anak sudah berlangsung sekitar 3 tahun lamanya antara Desember 2014 hingga April 2017, semenjak lima bocah di bawah umur itu sebut saja BA (12), MR (12), MT (13), AK (14) dan DH (13) mengikuti les privat di tempat istri tersangka.

“Saat proses belajar mengajar les privat sedang berlangsung, tersangka ini selalu ada di situ, sambil melancarkan aksinya memegang bagian payudara dan mengerayangi bagian bawah korban,” ujar Kasatreskrim Polresta Sidoarjo Kompol M. Harris, Kamis (22/6) saat rilis di Mapolresta Sidoarjo.

Terungkapnya perbuatan itu, sambung Harris, setelah adanya laporan dari salah satu orangtua korban. “Setelah melakukan hasil visum, terdapat bekas goresan di bagian sensitif korban,” jelasnya.

Pelaku yang merupakan buruh pabrik itu diamankan di kediamannya. Menurut Harris, pelaku selalu mengancam korbannya setiap melakukan aksinya. “Dia (pelaku) melototi korbannya ketika sedang melancarkan aksinya,” tutup mantan Kapolsek Simokerto, Surabaya.

Truk Pengangkut Galian Liar di Sukahati Bikin Warga Kesal

BOGOR DAILY– Aktifitas galian liar di Desa Sukahati, Kecamatan Citereup, kian hari semakin mengkhwatirkan. Terlebih, eksploitasi yang dilakukan pengusaha tambang ilegal tersebut tidak memperhatikan lingkungan sekitar. Akibatnya masyarakat setempat mengeluhkan dampak dari aktivitas galian itu, masyarakat sekitar setiap hari dipaksa untuk menghirup debu yang bersumber dari mobil dump truk yang berlalu-lalang mengangkut material.

Salah seorang warga setempat Firdaus menuturkan, debu dari galian ini membuat banyak anak-anak dan orang dewasa yang mulai batuk-batuk, belum lagi masyarakat masih harus terganggu dengan suara bising dari mobil dump truk yang melintas.

“Setiap hari puluhan dump truk yang bolak-balik mengangkut tanah, debunya itu yang bikin masyarakat terganggu,” bebernya kepada Metropolitan, kemarin.

Ia berharap, pemerintah dapat segera bertindak atas dampak yang dihasilkan oleh aktivitas galian ini, jangan sampai warga yang menindaknya sendiri, karena masyarakat sekitar yang merasakan dampaknya secara langsung.

“Pemerintah melalui Satpol PP seharusnya bertugas menjaga ketertiban, kalau seperti ini bagaimana mau tertib. Satpol PP harusnya segera bertindak, jangan cuma duduk manis saja,”pintanya.

Ia juga menduga, galian C tersebut belum memiliki izin alias bodong. Tapi yang jelas dampaknya terhadap kesehatan masyarakat yang harus diperhatikan.

Sebelumnya, Kasi Trantib Kecamatan Citeureup Yandres Reke mengungkapkan, pihaknya akan segera mendatangi lokasi galian C tersebut untuk mengecak ada atau tidaknya izin dari galian tersebut. “Nanti kita lihat ada atau tidak izinnya dari galian tersebut,” singkatnya.

Seolah selalu bersikap lamban, Satpop PP Kecamatan Citeureup ini baru akan memastikan perizinan dari galian tersebut setelah dikeluhkan warga, bahkan terkesan tidak peduli jika masyarakat tidak menyuarakan kegelisahannya.

Jokowi Bakal Rombak Susunan Menteri Usai Lebaran?

BOGOR DAILY– Perombakan susunan menteri atau reshuffle Kabinet Kerja yang dipimpin Presiden Joko Widodo kembali terdengar. Kabar ini ramai dibicarakan di kalangan aktivis politik. Disebutkan kocok ulang kabinet akan dilakukan seusai Lebaran Idul Fitri 1 Syawal 1438 H.

Hal ini untuk memberikan kesempatan kepada menteri-menteri yang akan diganti menikmati Lebaran dengan baik.

Kocok ulang kali ini juga disebut-sebut akan berskala besar. Sejumlah menteri akan diganti karena dinilai tidak memiliki performa yang baik.

Ini terutama ditujukan kepada menteri-menteri ekonomi. Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri BUMN Rini Soemarno disebutkan masuk dalam daftar ganti.

Informasi lain menyebutkan, bukan tidak mungkin ada menteri yang mengundurkan diri karena akan ikut pemilihan kepala daerah.

Pun bukan tidak mungkin ada mantan menteri yang ikut jejak Ignatius Jonan, alias direkrut kembali oleh Jokowi.

Sebelumnya, kabar reshuffle kabinet santer terdengar reshuffle akan dilakukan setelah kasus penistaan agama yang dilakukan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok berkuatan hukum tetap alias incraht.(Fajar)

Warung Kelontong di Bogor Bebas Jualan Miras, Begini Akhirnya

BOGOR DAILY– Menjelang malam takbiran, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bogor menggelar Operasi Miras dan Tempat Hiburan Malam (THM) di beberapa titik di Kota Bogor. Dalam operasi tersebut Satpol PP Kota Bogor berhasil mengamankan puluhan botol miras yang dijual bebas di warung-warung kelontong serta di beberapa toko. Mereka memberi peringatan keras kepada para penjual miras tersebut.

Kabid Trantib Linmas Satpol PP Kota Bogor Tri Ongko mendapatkan sejumlah laporan dari masyarakat bahwa masih ada sejumlah pemuda yang bermabuk-mabukan di bulan puasa ini. Pemuda tersebut membeli minuman keras di beberapa warung klontong dipinggir jalan dan beberapa toko sembako. “Total ada 74 botol miras, ada juga jeriken berisi miras dan beberapa ember yang kita amankan dari beberapa warung pinggir jalan,” ujarnya.

Tri merasa heran kepasa sejumlah warung yang masih nekat berjualan miras tersebut lantaran pihaknya telah membuat surat edaran pelarangan penjualan minuman keras atau membuka warungnya pada siang hari. “Kita memberikan imbauan kepada mereka jauh sebelumnya. Tetapi ini yang membandel semua dan nekat menjual miras,” terangnya.

Selain miras, petugas pun mendapati THM di kawasan Bondongan, Kecamatan Bogor Selatan Kota Bogor yang masih buka . “Sesuai edaran surat pak wali, bahwa tempat hiburan, kafe, dan sejenisnya harus tutup sementara H-3 Ramadhan hingga H+3 lebaran,” paparnya.

Sementara itu, Wali Kota Bogor Bima Arya menjelaskan, pihaknya tetap menjaga stabilitas kondisi di Kota Bogor dari peredaran miras. Jika masih ada pedagang yang menjual miras di bulan puasa pihaknya tidak segan akan memprosesnya secara hukum. “Kalau sudah dikasih tahu masih buka terpaksa kita ambil tindakan tegas, karena jika tidak begitu mereka tetap akan berjualan,” kata dia