Monday, 6 April 2026
Home Blog Page 9009

Waspada! Ini Modus Kejahatan yang Marak Saat Mudik

BOGOR DAILY– Intensitas arus mudik di sejumlah terminal, stasiun, pelabuhan dan bandara bertambah secara signifikan jelang Hari Raya Idul Fitri.  Dengan banyaknya jumlah masyarakat, biasanya berbarengan juga dengan meningkatnya kejahatan.

Kepala Biro Pembinaan Operasi Polri, Brigjen Imam Sugianto mengatakan, modus kejahatan selama mudik lebaran tidak terlepas dari kejahatan jalanan seperti copet, penjambretan dan pemalakan.

“Yang banyak tuh ya seperti biasa, kejahatan jalanan seperti copet, pemalakan, jambret,” kata Imam di Galeri Nasional, Jakarta Pusat, Kamis (22/6).

Ia menjelaskan, saat melakukan aksinya,  para pelaku biasanya terlebih dulu memepetkan tubuh mereka dengan korbannya, karena saat itu kondisinya berdesakan.

Ketika korban lengah, pelaku langsung mengambil barang-barang berharga miliki korban yang sudah diincarnya. Ia pun mengimbau kepada masyarakat, agar jangan terlalu menggunakan barang-barang yang mencolok ketika mudik.

Dia juga menjelaskan, guna mengantisipasi meningkatnya kejahatan saat mudik lebaran. Satu bulan sebelum melakukan pengamanan lebaran, polisi telah melakukan operasi pengamanan preman.

“Makanya Setiap lebaran itu satu bulan sebelumnya sudah kita gelar untuk kegiatan kepolisian ditingkatkan untuk memberantas kejahatan jalanan itu, operasi preman, jambret dan lain sebagainya, ” tandasnya.

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Bawen, 2 Mobil, 2 Bus Ringsek

BOGOR DAILY– Kecelakaan beruntun terjadi di ruas tol Semarang-Bawen dan melibatkan 2 bus serta 2 mobil. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut meskipun mobil dalam kondisi ringsek.

Kendaraan yang terlibat peristiwa tersebut adalah mobil pick up L300 bernopol B 9088 WVT, kemudian mobil Grand Livina B 1289 PZY, bus PO Harapan Jaya AG 7246 US dan bus PO Harapan Jaya AG 7141 US.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 21.30 WIB tepatnya di KM 25. 400 masuk Desa Beji, Kelurahan Beji, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang.

Kasatlantas Polres Semarang, AKP Dwi Nugroho yang memimpin penanganan pasca peristiwa itu mengatakan kejadian berawal ketika mobil L300 membawa muatan janur melaju dari arah Bawen ke Semarang mengalami pecah ban dan oleng ke kanan sehingga muatan tumpah.

“Sampai di TKP, (mobil L300) mengalami pecah ban kiri belakang sehingga tidak bisa dikendalikan dan oleng ke kanan akibatnya muatan tumpah,” kata Dwi,  Kamis (22/6/2017) malam.

Pingin Hemat Bahan Bakar Saat Mudik? Begini Tipsnya

BOGOR DAILY– Mudik menggunakan mobil, meski lebih melelahkan, masih menjadi pilihan paling favorit bagi masyarakat Indonesia. Selain lebih fleksibel saat bepergian, mudik menggunakan mobil juga dipercaya lebih irit.

Tetapi sayang, mudik menggunakan mobil biasanya juga berisiko lebih boros terutama saat terjebak kemacetan. Anda tentu masih ingat perisitwa “Brexit” pada mudik 2016, ketika ribuan kendaraan terjebak jelang pintu tol Brebes Timur Jawa Tengah.

Selain jatuhnya korban jiwa sebanyak 12 orang ketika itu, sebagian pemudik dipaksa keluar mobil dan berjalan kaki untuk mencari bahan bakar tangki kendaraan mereka terkuras habis.

Lalu bagaimana cara mengemudi irit bahan bakar ketika terjebak kemacetan saat mudik?

Trainer Nissan College Sugihendi mengatakan saat terjebak macet pengemudi sebaiknya melakukan akselerasi secara bertahap dan hindari membebani mesin atau putaran mesin secara berlebihan.

“Untuk jalanan macet stop and go, injaklah pedal gas dengan sangat halus,” kata Sugihendi.

“Apabila memungkinkan, pergunakanlah hanya pedal rem saja untuk transmisi automatic dan CVT untuk mengurangi penggunaan bahan bakar,” imbuh dia.

Selain tips berkendara yang irit bahan bakar, Sugihendi juga menyarankan para pemudik memeriksa 10 komponen sebelum mudik.

“Ada 10 aspek yang harus diperhatikan dalam persiapan, yaitu periksa ban, aki, rem, wiper, washer, oli mesin, radiator, lampu, kotak P3K, dan servis rutin secara berkala,” jelas dia.

Tak hanya itu, dia juga mengimbau para pemudik untuk memperhatikan muatan dan beban yang dibawa di dalam mobil, agar berkendara lebih aman dan meminimalisasi risiko kecelakaan.

“Perhatikan manajemen barang, pastikan semua barang dalam keadaan terikat, atau diberi jaring pengaman. Usahakan barang yang berat ada di posisi bawah untuk menjaga stabilitas dan jangan menaruh bawaan melebihi ketinggian sandaran, karena dapat mengakibatkan cedera serius saat kecelakaan,” jelas dia.

Tol Cikunir-Cikarang Masih Macet Sampai Waktu Subuh

BOGOR DAILY– Kepadatan lalu lintas masih terjadi di Tol Jakarta-Cikampek pada waktu subuh. Hal ini disebabkan padatnya volume kendaraan yang melintas karena puncak arus mudik.

“Volume kendaraan padat. Kondisi lalu lintas dari semalam sampai sekarang masih padat seperti ini,” ujar petugas call cantre Jasa Marga, Widodo, Jumat (23/6/2017) pukul 04.40 WIB.

Ada pun titik kepadatan terpantau sejak Tol Bekasi Barat hingga menjelang rest area KM 19 Tol Cikampek. Kepadatan terjadi akibat kendaran yang keluar masuk ke rest area.

“Kepadatan terjadi karena kendaraan yang keluar masuk rest area,” katanya. Selepas itu, lalu lintas mengarah ke Tambun terpantau lancar. Namun, kembali terjadi kepadatan hingga ke Gerbang Tol (GT) Cikarang Utama.

Dari Cikarang Utama mengarah ke Karawang Barat masih lancar. Kepadatan kembali terjadi dari Karawang Barat hingga rest area KM 57 Karawang Timur.

Sebelumnya diberitakan pada Kamis (22/6) malam. Terjadi kepadatan volume kendaraan dari Tol Dalam Kota hingga di KM 57 Karawang Timur.

Pengumuman! Disdik Jabar Buka Sekolah Menengah Terbuka Gratis

BOGOR DAILY– Masyarakat di Jawa Barat khususnya para pelajar tidak ada alasan untuk tidak melanjutkan sekolah ke jenjang-jenjang berikutnya. Sebab, Dinas Pendidikan Jabar telah membuka berbagai program mulai dari sekolah negeri, swasta, juga sekolah terbuka, dan kualitasnya pun terakreditasi.

“Jadi kami memberikan jaminan untuk anak-anak yang miskin, insyaallah bisa melanjutkan sekolah, dan nanti kami juga akan membuka sekolah menengah terbuka, itu juga gratis,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan Jabar Ahmad Hadadi,  Kamis (22/6).

Ia juga mengatakan, untuk nominal biaya yang didapat oleh setiap siswa tahunnya adalah Rp1,9 juta rupiah. “Jadi setiap anak dari BOS pusat dapat Rp1,4 juta rupiah dan dari provinsi diberi Rp 500 ribu rupiah anak pertahun, jadi ada Rp1,9 juta rupiah untuk anak pertahunnya,” ungkapnya.

Sehingga, kata dia, untuk masyarakat yang tergolong miskin akan dibebaskan untuk membayar sekolah sampai akhir sekolahnya. “Jadi yang miskin aja yang dibebaskan, kalau yang mampu ya harus ikut kontribusi,” tandasnya

Bayar 39 Juta Euro, Liverpool Rekrut Mohamed Salah

BOGOR DAILY– Setelah saga yang cukup lama, Liverpool akhirnya mengumumkan perekrutan winger eksplosif AS Roma dan Timnas Mesir, Mohamed Salah.

The Reds mengeluarkan dana hingga 39 juta euro untuk pemain satu ini setelah kesepakatan dicapai. Beberapa jam setelah tes medis, The Reds pun mengumumkan transfer sang pemain.

“Liverpool resmi merekrut Mohamed Salah dari AS Roma. Pemain 25 tahun itu menyepakati kontrak hangka panjang setelah lolos tes medis. Dia akan resmi jadi pemain Liverpool pada 1 Juli nanti,” tulis situs resmi klub.

Salah pun mengaku sangat antusias dengan keberhasilan transfer yang awalnya terbilang pelik itu.

“Saya sangat antusias dan bahagia. Saya janji akan memberikan 100 persen kepada klub dan fans. Saya sangat ingin memenangi sesuatu dengan Liverpool,” jelas Salah.

“Kami memiliki tim hebat dengan kumpulan permain berkualitas. Saya menonton beberapa laga Liverpool setahun terakhir dan semua memberi 100 persen demi memenangi gelar. Semua orang bisa melihat hasrat besar manajer. Saya berharap secara bersama-sama kami bisa memenangi sesuatu untuk klub, fans, dan kami sendiri,” pungkas dia.

Hal menarik lain adalah Salah akan memakai nomor punggung 11 milik Roberto Firmino. Artinya, Firmino harus mengganti nomor punggung mulai musim depan

Bocah Ciampea Tewas Terseret Arus Sungai Cikalincing

BOGOR DAILY Kabar duka menyelimuti keluarga Ajum, warga Kampung Cikalincing, Desa Cinangka, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor. Putranya, Aldi (14) yang masih duduk di bangku SMP tewas tenggelam. Ini berawal saat Aldi dan empat temannya bermain di Sungai Cikalincing di RT 03/07.

Mulanya, sekitar pukul 11:00 WIB mereka ingin mandi di sungai. Namun, peristiwa nahas justru menimpa Aldi. Saat asik bermain, arus sungai yang deras menyeret tubuh Aldi.

 “Aldi…, tolong. Aldi tenggelam,” teriak teman Aldi saat mencari pertolongan.

Seketika warga pun dibuat geger atas kejadian itu. Warga berbondong-bondong memadati aliran Sungai Cikalincing mencari korban. Setelah dua jam pencarian sekitar pukul 13:30 WIB, jasad Aldi ditemukan sudah terbujur kaku. Badannya terselip di antara bebatuan.

Kapolsek Ciampea Kompol Nyoman Yudhana menuturkan, korban pertama kali ditemukan warga sekitar pukul 13:30 WIB.“Diduga korban ini tidak bisa berenang, sedangkan sungainya terlalu dalam,” ujar Nyoman.

Ia pun membeberkan kronologi penemuan jasad Aldi. Saat itu, seorang teman korban meminta tolong kepada warga sekitar dan setelah melakukan pencarian bersama anggota Polsek Ciampea korban akhirnya ditemukan. “Sungai itu memang sebelumnya dijadikan bendungan dan cukup dalam dua hingga tiga meter. Setelah air disurutkan korban baru ditemukan dalam keadaan meninggal dunia,” paparnya lagi.

Dia menambahkan, korban sempat dicek kondisinya di salah satu rumah warga, namun nyawanya sudah tidak tertolong.

“Keluarga  korban sudah menerima kejadian ini sebagai musibah. Almarhum sudah  dimakamkan di pemakaman keluarga,”katanya.

Nyoman pun mengimbau warga tidak sembarangan main di sungai.  “Dengan adanya peristiwa ini, saya mengimbau para orang tua agar lebih memperhatikan anak–anak mereka, agar tidak terjadi kejadian serupa,” pungkasnya.

Pakai Mukena, Dede Maling Barang Mahasiswi Bogor di Masjid

BOGOR DAILY– Pelaku pencurian laptop dan handphone tertangkap tangan saat menyamar memakai mukena di Masjid Daarut Tauhid Jl. Gegerkalong Girang Kel. Isola Kec. Sukasari Kota Bandung.

Peristiwa yang terjadi pada hari Senin (12/6/2017) pukul 02.00 WIB membuat kaget warga, pasalnya untuk melakukan aksinya tersebut, pria Asal Garut menggunakan mukena untuk mengelabui jamaah.

Kejadian bermula saat pelaku bernama Dede Supriatna (43) warga garut tersebut memasuki Masjid Daarut Tauhid dengan mengenakan mukena.

Pelaku masuk ke Masjid menyamar menjadi perempuan dengan mengenakan mukena.

Saat didalam pelaku melakukan aksi pencuriannya dengan membongkar dan mengambil tas yang berisi dompet dan handphone yang berada di dekat pelapor.

Diketahui korban yang kehilangan yakni Anita Fauziah, seorang Mahasiswi asal Bogor, Alfhi Fauzan, seorang mahasiswa yang berasal dari Garut.

Sedangkan saksi mata yang melihat kejadian itu adalah Jajat Sudrajat, warga asal Garut dan Aji Sopandi, warga asal Bandung.

Barang bukti yang di curi adalah satu buah handphone merk Xiaomi, satu tas abu-abu, satu pasang mukena warna putih merah, kacamata dengan gagang warna merah, dompet, dan CCTV.

Syahrini Angkut Pembantunya Libur Lebaran ke Hongkong

BOGOR DAILY– Penyanyi Syahrini berencana menikmati momen Lebaran tahun ini di Hong Kong.

Tak hanya sendiri, ia bahkan hendak memboyong 25 orang yang bukan hanya keluarga melainkan juga para asisten rumah tangga (pembantu rumah tangga).

Lantaran itulah Syahrini memilih Hong Kong agar tak harus repot mengurus visa 25 orang yang diajaknya tersebut.

“Kenapa berlebaran di Hongkong? Karena membawa 25 orang, mbak di rumah, suster-suster juga. Negara yang nggak pakai visa cuma ke Hongkong. Jadi, Incess nggak pusing ngurus visa. Itu aja sebenarnya alasannya,” tutur Syahrini ketika ditemui di Masjid Az Zikra, Bukit Sentul, Bogor, belum lama ini.

Selain itu, keponakan dan keluarga Syahrini juga banyak yang meminta pergi ke Disneyland.

“Terus, keponakan graduation, dia minta hadiahnya ke Disneyland. Voting di keluarga juga minta Disneyland. Pusing juga, ya. Mereka kemarin udah ke Jepang, Korea, jadi sekarang Hongkong aja yang dekat, cuma empat atau lima jam, kan,” ujarnya.

Rencananya, Syahrini akan berangkat ke Hongkong pada Jumat (23/6/2017). Ia akan menghabiskan satu pekan di sana

Siap-siap, Usai Lebaran Parkir Liar di Bogor Diberangus

BOGOR DAILY- Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat, berencana menertibkan parkir setelah libur Hari Raya Idul Fitri 1438. Wali Kota Bogor Bima Arya meminta jajarannya di dinas perhubungan untuk memfokuskan penataan parkir di Bogor.

Bima baru saja mengganti Kepala Seksi (Kasi) Perparkiran Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor dari Rudi Partawidjaja kepada Suratman. Bima pun meminta Suratman untuk lebih fokus menertibkan parkir liar, menata perpakiran dan memastikan retribusi parkir dikelola dengan baik.

“Banyak keluhan dari warga mengenai persoalan parkir,” kata Bima, Kamis (22/6).

Dia menyebutkan keluhan tersebut terkait parkir tidak pada tempatnya dan ketidakjelasan aliran uang retribusi parkir. “Sejauh mana parkir bisa memberikan kontribusi bagi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” kata Bima.

Dia menerangkan parkir yang tidak teratur, liar dan semrawut menjadi sumber masalah kemacetan di Kota Bogor. Prioritas Kota Bogor saat ini, yaitu menanggulangi masalah kemacetan.

Bima menyebutkan lokasi-lokasi dengan parkir yang semrawut seperti di Pasar Anyar, Pasar Bogor, dan Pasar Kebon Kembang. Wali Kota mengatakan perlu ada upaya untuk meminimalisir dan bahkan mencegah munculnya kembali parkir liar di pasar-pasar tersebut.

“Fokuskan pada titik-titik ini, Pasar Anyar, Pasar Bogor dan pasar lainnya untuk memberikan kenyamanan warga,” kata dia.

Dia mengatakan cara mengurangi parkir liar seperti pemasangan rambu-rambu di titik-titik lokasi keramaian. Selain itu, ada petugas bisa mengarahkan di lapangan. “Petugas yang mengarahkan di lapangan dengam seragam oranye,” kata dia.

Dia mengatakan petugas harus tegas dalam mengatur perparkiran. “Ingat dua hal ini, parkir untuk mencegah kemacetan dan parkir untuk mendongkrak PAD,” ujar dia.

Dishub juga perlu melakukan koordinasi dengan PD Pasar Pakuan Jaya. Sebab, sebagian pengelolaan parkir dilakukan okeh PD Pasar Pakuan Jaya. “Ada yang dikelola oleh Dishub dan ada yang dikelola PD Pasar Pakuan Jaya,” ujar Bima.