Sunday, 12 April 2026
Home Blog Page 9095

Siap-siap, Bus Transpakuan Mau Dibubarkan

BOGOR DAILY–  Untuk mengakhiri semua permasalahan yang ada di Perusahaan Daerah Jasa Transportasi (PDJT),  Walikota Bogor Bima Arya dan Direktur Utama PDJT Krisna Kuncahyo akan mengambil langkah tegas, yaitu pembubaran  perusahaan plat merah yang telah merugi sejak berdiri pada 2007.

Direktur Utama PDJT Krisna Kuncahyo mengatakan, ada beberapa alternatif yang akan diambil pemkot bogor.

Di antaranya, tetap beroperasi dengan syarat tetap diberi pinjaman, atau tidak beroperasi namun dibentuk  Perseroan Terbatas (PT) lalu dikasih pinjaman dan pilihan paling memungkinkan yakni likudasi dan dibentuk badan baru.

Karena, saat ini Pemkot Bogor belum medapatkan investor untuk berinvestasi. Selain itu Peraturan Daerah (Perda) untuk perubahan menjadi perseroda belum selesai dibahas di DPRD Kota Bogor. “Untuk saat ini arahnya sudah kesitu, karena opsi tersebut yang mungkin dilakukan,” terangnya.

Sebelum melakukan likuidasi, menurut Krisna Pemkot Bogor akan melunasi gaji para karyawan sehingga masuk bulan selanjutnya para karyawan sudah tidak gajian lagi. “Awal Mei kemungkinan dilikuidasi. Dan semua tunggakan gaji para karyawan ini akan dilunasi,” paparnya.

Terkait adanya beberapa opsi yang kaluar dari hasil rapat, penolakan dari karyawan pun tak terelakkan.

Kabag Satuan Pengawas Internal (Kabag SPI) PDJT Tri Handoyo menolak keras adanya pembubaran perusahaan. Karena menurutya langkah tersebut tidak menyeleasaikan masalah yang ada di perusahaan berlplat merah tersebut. Selain itu, langkah tersebut hanya mematikan lapangan pendapatan karyawan PDJT Kota Bogor. “Seharusnya dia mengundurkan diri saja, dia baru satu tahun sudah minta membubarkan saja, saya juga gak tau harus gimana ngomong sama teman-teman lainnya jika likuidasi jadi, caranya bukan likuidasi tapi ayo kita kerja kembali,” singkatnya

Sementara itu, Pengamat Hukum Sugeng Tegung Santoso menilai pembubaran perusahan merupakan hal yang tidak terhidnarkan. Sebabm jika tdak keberadaan perusahaan hanya menjadi beban pemerintah daerah.

“Ya itu memang tidak terhindarkan, kalau tidak akan terus memangkas anggaran pemkot,”terangnya

Namun, pandangan lain diutarakan Trasnportasi Djoko Setiojowarno.

Opsi yang baik menurut Djoko untuk PDJT saat ini adalah merubah status PDJT yang semula perusahaan daerah menjadi perseroan terbatas “Kalau dibubarkan tidak memungkinkan karena PDJT ini memiliki banyak karyawan, maka dari itu dirubah statusnya,” jelasnya.

Djoko juga menilai dengan 152 karyawan PDJT yang belum digaji selama empat bulan merupakan kesalahan yang fatal yang seharusnya tidak dilakukan oleh direksi, karena walau bagiamana pun PDJT ini milik Pemkot Bogor. “Kalau milik swasta mungkin boleh-boleh saja seperti itu, ini memalukan sekali jika BUMD kyang seperti itu,” tandasnya (bd)

Nih Aturan baru Jokowi Soal Cuti PNS, Guru dan Dosen

0

BOGOR DAILY– Presiden Joko Widodo telah menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada 30 Maret 2017. Dalam beleid anyar ini, pemerintah membuat aturan tentang cuti bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Menurut PP ini, cuti diberikan oleh PPK (Pejabat Pembina Kepegawaian) yang dapat didelegasikan sebagian wewenangnya kepada pejabat di lingkungannya untuk memberikan cuti, kecuali ditentukan lain dalam Peraturan Pemerintah ini atau peraturan perundang-undangan lainnya.

“Cuti bagi PNS yang ditugaskan pada lembaga yang bukan bagian dari kementerian atau lembaga diberikan oleh pimpinan lembaga yang bersangkutan kecuali cuti di luar tanggungan negara,” bunyi Pasal 309 ayat (3) PP tersebut seperti dikutip dari laman Setkab.

Cuti yang diberikan pemerintah berupa cuti tahunan, cuti besar, cuti sakit, cuti melahirkan, cuti karena alasan penting, cuti bersama dan cuti di luar tanggungan negara.

Untuk cuti tahunan, PNS dan calon PNS yang telah bekerja paling kurang 1 tahun secara terus menerus berhak atas cuti tahunan. Lamanya hak atas cuti tahunan sebagaimana dimaksud adalah 12 hari kerja. Untuk menggunakan hak cuti tahunan, PNS atau calon PNS mengajukan permintaan secara tertulis kepada PPK atau pejabat yang menerima delegasi wewenang untuk memberikan hak atas cuti tahunan.

Jika cuti tahunan yang akan digunakan di tempat yang sulit perhubungannya, menurut PP ini, jangka waktu cuti tahunan tersebut dapat ditambah untuk paling lama 12 hari kalender.

Hak atas cuti tahunan yang tidak digunakan dalam tahun yang bersangkutan, menurut PP ini, dapat digunakan dalam tahun berikutnya untuk paling lama 18 (delapan belas) hari kerja termasuk cuti tahunan dalam tahun berjalan.

“Hak atas cuti tahunan yang tidak digunakan 2 tahun atau lebih berturut-turut, dapat digunakan dalam tahun berikutnya untuk paling lama 24 hari kerja termasuk hak atas cuti tahunan dalam tahun berjalan,” bunyi Pasal 313 ayat (2) PP ini.

PNS yang menduduki jabatan guru pada sekolah dan jabatan dosen pada perguruan tinggi yang mendapat liburan, menurut PP ini, disamakan dengan PNS yang telah menggunakan hak cuti tahunan. (bd)

Dedy Mizwar Sebut Pungli Angkutan Tambang Rumpin Capai Miliaran

BOGOR DAILY– Praktik kotor dalam bisnis pertambangan hingga saat ini masih sulit diberantas. Pungutan liar (pungli) bak  menjadi tradisi di sektor ini. Mulai dari perizinan, sampai pengoperasian tambang itu sendiri. Salah satunya di Kabupaten Bogor.

Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar tak menampik hal tersebut. Dia mengatakan pihaknya akan menggandeng Tim Saber Pungli Pusat buat menekan pungli.

Demiz -sapaannya- mengungkapkan, pungli angkutan pertambangan di kawasan Rumpin dan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, masih marak terjadi.

“Pungli angkutan pertambangan di Rumpin mencapai ratusan juta rupiah dalam sehari,” ujar dia ketika mengunjungi ketika mengunjungi Kampung Banjar Pinang RT 001/007, Desa Tamansari, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, kemarin (25/4).

Bahkan, kata Demiz, dalam sidak yang pernah dilakukan petugas, terungkap bahwa setiap truk yang melintas dipungut pungli Rp 80 ribu, sementara jumlah truk yang melintas mencapai 3.000-an per hari.

“Kalau dijumlahkan pungli tadi mencapai Rp 240 juta per hari, coba kalikan dalam sebulan. Bisa miliaran,” tambah Demiz.

“Saya sudah melaporkan ini ke Presiden langsung. Saya katakan ke Presiden jangan sampai membangun sebuah peradaban di atas kemaksiatan. Presiden terdiam saja ketika saya mengatakan itu. Makanya reklamasi tadi dimoratorium, tapi meskipun dimoratorium tetap saja berlangsung sampai saat ini kan,” pungkasnya (bd)

Ditanya Kapan Menikah, Pacar Luna Maya Jawab 5 Tahun Lagi

0

BOGOR DAILY–  Banyak orang penasaran dengan keseriusan pengusaha muda, Reino Barack, mencintai Luna Maya. Akankah sampai ke pernikahan? Atau sekadar hubungan untuk mengatrol ketenaran?

Ternyata tidak!

Tidak ada kesan main-main hubungan pengusaha muda yang menjabat sebagai Wakil Presiden Senior Pengembangan Usaha di Global Mediacom itu.

Pria berpostur atletis yang pada 21 Juni 2017 nanti berusia 33 itu mengaku tak pernah main-main dalam menjalin hubungan.

Reino bahkan tak segan melontarkan pujian pada mantan kekasih Nazriel Irham alias Ariel Noah itu.

“Dia (Luna Maya) itu Wanita yang punya jiwa kuat, sangat baik hati,” tutur Reino Barack dalam wawancara di acara di sebuah stasiun televisi, Selasa petang (25/4/2017).

Saat ditanya secara spesifik contoh konkrit sifat baik Luna Maya, Reino mengamati sang kekasih sosok yang tulus dalam menolong orang lain.

Itu yang membuatnya menyukai Luna apa adanya “Dia itu kalau bantu orang gak mikir dua kali,” tutur pria yang dikenak sebagai pencipta kharakter kartun Bima Satria Garuda itu.

Sayangnya, meski tak main-main jalin hubungan dengan mantan presenter Dahsyat di RCTI itu, Reino yang hampir berusia 33 itu belum berencana menikahinya dalam waktu dekat.

“Masih jauh Perjalanan. Saya masih muda, nanti usia 38 tahun” tutur anak pengusaha itu.

Baginya, usia saat ini belum terlalu tua melajang. Ia merasa untuk berumah tangga dirinya harus settle terlebih dahulu. “Karena di pekerjaan, maupun pribadi, mana aja harus ada target. Harus settle dulu,” tuturnya.

 

Main Proyek Fiktif, Anggota DPRD Kota Jadi Tersangka Penipuan

BOGOR DAILY Gara-gara main proyek fiktid,  Seorang anggota DPRD Kota Bogor ditetapkan sebagai tersangka. KS, selaku anggota dewan terbukti mengelabui dua orang dengan menjanjikan sebuah proyek aspirasi rakyat yang masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bogor tahun 2014.

Namun, menurut Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, Kompol Condro Sasongko, proyek aspirasi rakyat tersebut sebenarnya tidak masuk dalam APBD Kota Bogor.

Melainkan hanya dibuat-buat semata oleh KS. “KS membuat list proyek sendiri dan menawarkan proyek tersebut kepada dua orang yang menjadi korban, yakni MD dan RJ,” ujarnya di Mako Polresta Bogor Kota Kedung Halang.

Ketika itu, kata Condro, MD meminta sebuah proyek kepada KS melalui pihak ketiga.

Agar MD mendapatkan kegiatan proyek aspirasi rakyat, MD terlebih dahulu harus memberikan uang kepada KS sebesar Rp 70 juta sebagai imbalan. “Tapi sampai saat ini proyek aspirasi rakyat tersebut tak kunjung diberikan,” jelasnya.

Sementara RJ, Condro menjelaskan, bahwa KS pada awalnya meminjam sejumlah uang kepada RJ dengan total pinjaman sebanyak Rp 110 juta.

Namun uang tersebut tak kunjung dikembalikan yang pada akhirnya RJ pun dijanjikan sebuah kegiatan proyek aspirasi rakyat sebagai imbalan.

“Sama dengan MD, proyek itu tidak pernah ada, kalau proyek senilai dibawah Rp 150 jutaan memang diperbolehkan dengan penunjukan langsung,” ungkapnya.

Sampai akhirnya, kedua korban pun melaporkan KS kepada polisi pada tahun 2016 lalu.

Condro mengungkapkan, bahwa sejumlah kegiatan proyek aspirasi rakyat yang dijanjikan diantaranya adalah pemasangan cctv melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor, pengadaan sarana pendukung pemeliharaan taman melaui Dinas Pertamanan, dan lain sebagainnya.

“Dinas-dinas terkait telah dikonfirmasi dan nyatanya kegiatan proyek tersebut memang tidak ada,” tuturnya.

Condro menambahkan, saat ini pihaknya tengah menunggu rekomendasi dari Polda Jabar untuk menindaklanjuti kasus penjualan proyek fiktif aspirasi rakyat ini.

“Sudah mengirim surat pemberitahuan, kalau sudah ada jawaban dan bila memang harus ditangkap ya pasti akan langsung kita tangkap,” pungkasnya. (bd)

Jatah untuk Orang Miskin Dipotong Rp5 Miliar

BOGOR DAILY– Anggaran untuk mengentaskan kemiskinan dalam APBD Kabupaten Bogor 2017 menurun dari tahun sebelumnya. Anggaran yang sebelumnya diplot sebesar Rp11 miliar berkurang menjadi Rp6 miliar pada tahun ini.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bogor Roy Khaerudin mengatakan, ada penyusutan sebesar Rp5 miliar jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Sehingga, konsekuensinya sejumlah sasaran harus berkurang untuk menyesuaikan anggaran yang sudah ditetapkan pada akhir 2016 kemarin.

“Dengan kata lain, sasaran penerima manfaat dari Pemkab Bogor ada yang tidak terakomodasi melalui dana APBD. Bedanya, yang tahun lalu dapat sekarang tidak,” kata Roy.

Dari anggaran sebesar Rp6 miliar harus terbagi untuk mengurusi warga yang meninggal tanpa adanya identitas. Belum lagi penanganan bagi orang yang mengalami gangguan jiwa yang tidak ter-cover BPJS Kesehatan lantaran tidak memiliki NIK.

“Obat penyakit jiwa itu mahal dan itu tidak putus pengobatannya. Sudah ada beberapa rumah sakit yang tanya siapa yang mau klaim,” lanjutnya.

Roy mengaku pihaknya tengah mencarikan solusi anggaran lain, baik itu melalui CSR perusahaan atau lain sebagainya. Karena, hingga sampai saat ini jumlah warga miskin di Kabupaten Bogor tegolong tinggi. Yakni, di angka 205.800 kepala keluarga atau 1.029.000 jiwa fakir miskin.

“Kita coba minta bantuan ke bupati nanti,” ucap dia.

Saat ini, Roy mengaku tengah fokus melakukan verifikasi secara benar kepada warga miskin agar pemerintah dapat mendorong mereka keluar dari kemiskinannya.

“Biasanya kita lihat kategori miskinnya karena apa, jika benar-benar miskin dan mengemis bukan menjadi mata pencaharian utama, kita cari solusinya,” imbuhnya.

Ia menambahkan, saat ini sistem penyaluran beras sejahtera (rastra) atau dulu dikenal beras miskin (raskin) masih menjadi cara jitu Pemkab Bogor dalam melakukan intervensi terhadap warga miskin di wilayah Bumi Tegar Beriman. Bahkan, BPJS PBI terhadap warga miskin juga diklaim dapat meringankan warga miskin Kabupaten Bogor untuk mendapatkan fasilitas kesehatan yang layak. Tetapi sayangnya, beberapa pengajuan penambahan penerima rastra baru terealisasi atau disetujui Pusdatin pada tahun ini.

“Dari seribu pengajuan sekitar dua tahun lalu yang disetujui Pusdatin hanya 400 penerima rastra pada 2017 ini,” tutupnya

Sedan Tabrak Truk Pertamina di Tol Merak, Satu Tewas

0

BOGOR DAILY– Kecelakaan di KM 91 Tol Merak antara truk tangki Pertamina dengan mobil Honda City menewaskan satu orang. Korban meninggal di lokasi kejadian.

“Meninggal satu yang dibawa ke RSUD Serang, penumpang yang duduk di depan,” ungkap PJR Tol Induk Serang Korlantas Polri, Bripka Novsel Sopian Napitupulu, Rabu (26/4/2017) dini hari.

Korban meninggal diketahui bernama Jayus Setiyo, merupakan penumpang Honda City. Jenazahnya langsung dibawa ke RSUD Serang. Sementara empat korban lainnya yang mengalami luka berat dilarikan ke RS Krakatau Steel Cilegon. Tiga orang merupakan penumpang mobil sedan, sementara seorang lagi diketahui kernet truk tangki Pertamina.

Kecelakaan ini melibatkan truk tangki Pertamina dengan nomor polisi D 9107 AD dengan sedan Honda City B 2081 KP. Kronologinya, kedua kendaraan berjalan dari arah Jakarta menuju Merak. Mendekati KM 91 sedan mendahului dari bahu jalan dengan kecepatan tinggi, namun karena tidak mengantisipasi keberadaan truk tangki di depannya, sedan tak dapat mengelak dan menabrak bagian belakang truk hingga masuk ke median jalan (pemisah dua arah lalu lintas).

Pengemudi truk yang terkejut, membuang setir ke kanan hingga sama-sama masuk median jalan. Kedua kendaraan berakhir dengan posisi berada di median dengan menghadap ke arah yang sama. Truk di depan, dan sedan di belakangnya.

“Parah yang sedan karena mobil kecil menabrak truk besar. Ringsek depannya,” ujar Novsel.

Truk tangki Pertamina belum diketahui membawa muatan atau tidak. Namun berdasarkan proses evakuasi yang cukup mudah, pihak berwajib menyimpulkan besar kemungkinan truk dalam kondisi kosong.

“Kayaknya sih kosong karena sepertinya mau ambil ke pool-nya. Karena evakuasi tidak sulit kita tarik. Kan kalau ada isi pasti berat nariknya (mendereknya).” duga Novsel.

Evakuasi sempat terhambat karena hujan mengguyur cukup deras. Proses evakuasi berlangsung kurang lebih satu jam dan sempat menutup satu jalur. Namun demikian, lalu lintas dini hari lengang saja.

“Namanya hujan kita tutup jalan. Cuman kalau tarik dan derek cepat. Proses evakuasi kurang lebih satu jam karena nunggu hujan agak reda. Sekarang gerimis saja, rintik-rintik,” terangnya menambahkan.

Kedua kendaraan yang terlibat kini telah diamankan di Posko Derek Ciujung, tempat kendaraan-kendaraan yang terlibat kecelakaan dikumpulkan. (bd)

VIDEO: Bos PDJT Dimaki-maki Anak Buah di Balaikota

BOGOR DAILY– Lama tak digaji, sejumlah karyawan Perusahaan Daerah Jasa Transporatsi (PDJT) akhirnya ribut di Balaikota. Perwakilan karyawan yang semula berniat menemui walikota Bogor Bima Arya untuk menagih janji pembayaran gaji justru bertengkar dengan pimpinannya sendiri. Sampai-sampai Bos PDJT Krisna Kuncahyo dimaki-maki anak buahnya di ruang publik, Selasa (25/4), kemarin.

Siang itu, suasana tegang terjadi di depan Balai Kota. Ribut-ribut soal nasib karyawan bus TransPakuan yang tidak digaji akhirnya pecah di Jalan Ir Djuanda. Sopir TransPakuan yang menggeruduk kantor wali kota kecewa lantaran selama empat bulan ini hanya digaji dengan janji. Adu mulut pun tak terhindarkan. Seorang lelaki berpakaian kemeja putih bersitegang dengan Direktur Utama Transpakuan.

Lebih dari lima jam, sejumlah karyawan PDJT berkumpul di pedestrian depan Balai Kota Bogor. Mereka menanti keputusan Wali Kota Bogor Bima Arya tentang nasib karyawan TransPakuan yang sudah empat bulan ini digantung.

Tetapi bukannya senang, raut wajah kesal justru terpancar dari wajah karyawan yang sudah menunggu lama. Sejak pukul 10:00 hingga pukul 15:30 WIB, perwakilan karyawan PDJT yang semula diundang ikut audiensi justru ditelantarkan di luar ruang Balai Kota. Sementara pertemuan siang itu hanya diwakili pimpinan PDJT Krisna Kuncahyo seorang diri.

“Sampai pertemuannya selesai kami hanya di luar, tidak diajak bertemu pak Wali. Malah waktu pimpinan tiba-tiba keluar dari ruang rapat, dia bilang sudah ada kesimpulan dari pertemuaannya, jadi tidak perlu masuk dan kami diminta pulang,” ungkap Kabag Satuan Pengawas Internal (Kabag SPI) PDJT Tri Handoyo.

Mendengar jawaban itu, Tri yang jadi komando perwakilan karyawan merasa tidak dihargai. Hingga cekcok dengan pimpinannya pun terjadi di ruang publik siang bolong. Dengan nada geram, ia merasa dirutnya tidak memperjuangkan nasib karyawan sendiri. “Orang gagal tapi nggak mau ngaku,” cetus Tri dengan nada meledek ke arah pimpinannya sendiri.

Terpancing dengan ucapan anak buahnya, bos PDJT Krisna Kuncahyo pun menjawab dengan nada keras pernyataan Tri soal kegagalannya memimpin perusahaan. Bahkan, Krisna menyinggung soal tidak terpilihnya Tri saat mencalonkan diri jadi direksi. “Anda dulu juga ngajukan diri jadi direksi tapi nggak terpilih juga. Ya sudah dong,” ketus Krisna ke arah Tri.

Adu mulut keduanya pun tak terelakkan hingga suasana memanas. Beruntung ada yang melerainya. Namun, lagi-lagi suara kekecewaan karyawan PDJT masih terdengar di tengah suasana tegang. “Harusnya bapak punya prinsip dong, jangan mengorbankan orang banyak. Bapak kan pemimpin,” cetus anak buahnya yang jadi sopir bus TransPakuan.

Saat dikonfirmasi, Tri terang-terangan mengaku kecewa terhadap pimpinan PDJT. “Kami bekerja di PDJT, ya kita minta gaji ke pimpinan kita, bukan ke wali kota. Jadi seharusnya pimpinan kami bicarakan ini secara internal dulu, tapi ini kami karyawan yang ingin ikut bertemu dengan wali kota saja malah disuruh pulang,” kata dia.

Apalagi sesuai surat edaran mengenai audiensi PDJT dan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, lanjut dia, seharunya yang bertemu wali kota tak cuma dirut tapi ada unsur karyawan. Sayang, ia mencium adanya indikasi dari pimpinan untuk menghalang-halangi karyawan bertemu Bima Arya.

“Surat tersebut sudah ada di tangan saya dari kemarin. Di dalamnya tertulis ada sepuluh orang yang boleh datang mengikuti audiensi bersama wali kota. Tetapi kita justru tidak dilibatkan,” kata dia.

Menjawab itu, Krisna tak berkomentar banyak. Ia beralasan bahwa dirinya sudah mewakili seluruh karyawannya. “Saya kan sudah mewakili PDJT di rapat itu,” ujar dia.

Lihat nih videonya:

https://www.youtube.com/watch?v=5y7Le9oE7yk

Pilgub Jabar, Duet Iwa Karniwa dan Bupati Tasikmalaya Mencuat

0

BOGOR DAILY–  Jelang pemilihan gubernur (Pilgub) Jawa Barat, Nama Iwa Karniwa makin gencar dijagokan sebagai salah satu kandidat calon gubernur di Pilkada  2018 mendatang. Sebagai Sekretaris Daerah Jabar, Iwa Karniwa dinilai mumpuni lantaran berangkat dari latar birokrat.

Belakangan, muncul dorongan agar Iwa bersanding dengan Bupati Tasikmalaya, Uu Ruzhanul Ulum.

Ditemui usai meninjau langsung lokasi gempa di Desa Neglasari Kecamatan Salawu, Iwa mengatakan bahwa hingga saat ini komunikasi politik dirinya dan Uu cukup baik.

“Mungkin aja kedepan kalau memang Allah menghendaki kita bersama, mungkin saja,” kata Iwa, Selasa (25/4).

Iwa mengungkapkan, kordinasi dan silaturahmi antara calon gubernur tetap terjaga dan nantinya masyarajat yang akan menentukan.

“Beberapa kesempatan kita selalu hadir, dan komunikasi terjalin dan saya bangga dengan beliau,” kata dia.

Namun, saat ini Iwa mengatakan lebih fokus kepada tugas sebagai Sekda Provinsi Jawa Barat.

“Saya juga kaget bisa masuk dalam bursa calon gubernur hasil survei perguruan tinggi, tapi untuk saat ini saya masih fokus dengan  tugas saya sebagai Sekda. Kalau masyarakat menghendaki, saya siap, ” pungkasnya (bd)

1-0, Villarreal Tumbangkan Atletico

0

BOGOR DAILY– Atletico Madrid mendapatkan hasil negatif saat menjamu Villarreal di laga lanjutan Liga Spanyol. Los Colchoneros menelan kekalahan tipis dengan skor 0-1.

Saat melakoni pertandingan di Vicente Calderon, Rabu (26/4/2017) dini hari WIB, Atletico dan Villareal masih bermain imbang tanpa gol di babak pertama.

Tim besutan Diego Simeone itu mampu mencatatkan tiga kali shot on target. Sementara itu, tim tamu belum mampu mencatatkan tembakan menyasar gawang.

Peluang on target dari Atletico itu dibukukan oleh tiga pemain berbeda. Angel Correa di menit 11, Saul Niguez semenit kemudian, dan Antoine Griezmann saat pertandingan berjalan 30 menit.

Di babak kedua, Atletico mampu terus menebar ancaman. Tapi, usaha mereka banyak yang tak menemui bidang sasaran. Dari enam percobaan, cuma dua tepat sasaran.

Sementara itu, Villarreal mampu bermain lebih efektif. Tim Kapal Selam Kuning mampu membukukan sebanyak dua tembakan on target, satu berbuah gol yang dicatatkan oleh Roberto Soriano pada menit 82.

Bek Atletico, Felipe Luis melakukan blunder di sisi kiri daerah permainan Atletico, yang bisa dicuri oleh Cedric Bakambu. Pemain nomor punggung 17 itu bisa mengirim umpan matang ke muka gawang Atletico, yang disontek masuk ke gawang oleh Soriano.

Di sisa pertandingan, Atletico terus menekan untuk mencoba menyamakan kedudukan. Salah satu yang terbaik adalah sundulan Fernando Torres di menit 88, yang masih sedikit menyamping. Di sisa pertandingan tak ada gol tambahan, Atletico kalah 0-1.

Dengan hasil ini, maka catatan tanpa kalah Atletico di semua ajang sebanyak 12 kali pun tumbang. Sebelumnya, mereka membukukan delapan kemenangan dan empat hasil imbang.

Atletico saat ini masih menempati posisi tiga klasemen dengan raihan 68 poin. Sementara itu, Villarreal ada di peringkat lima dengan raihan 57 angka.

Susunan Pemain:

Atletico: Oblak; Gimenez, Savic, Godin, Filipe Luis; Saul, Koke, Gabi, Gaitan (Carrasco 56) (Torres 72); Correa (Gameiro 56), Griezmann

Villarreal: Andres; Rukavina, Musacchio, Álvaro, J. Costa; Castillejo, Bruno, Trigueros (Rodri 85), J .dos Santos; Sansone (Bakambu 90), Adrian (Soriano 64)