Saturday, 11 April 2026
Home Blog Page 9103

Sadis! Tubuh Mahasiswa IPB Ini Diseret Begal Sampai 1 Kilometer

BOGOR DAILY– Insiden mengerikan dialami Fauzan Rahmat Pradana (21), mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB). Setibanya di Bandung, lelaki yang mengambil jurusan Teknologi Hasil Perairan (THP) di Kampus Dramaga Kabupaten Bogor itu malah jadi korban begal. Sampai-sampai ia kritis setelah diseret begal sejauh satu kilometer.

Ulah begal sadis kembali beraksi. Kali ini mahasiswa Bogor yang jadi korbannya. Tak hanya tubuhnya yang diseret pelaku dari atas sepeda motor, tangan kanan korban yang memegang shockbreaker belakang sepeda motor pelaku pun bercucuran darah karena dihantam gunting berkali-kali.

Akibat diseret sejauh satu kilometer, Fauzan luka serius di lutut kanan lantaran gesekan aspal. Selain itu, ia juga mengalami luka di tangan kanan akibat ditusuk gunting. “Pelaku menusuk punggung tangan kanannya tiga kali,” ungkap Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Hendro Pandowo di Mapolrestabes Bandung, Jalan Jawa, Kota Bandung.

Informasi yang dihimpun, kejadian nahas ini berawal saat Fauzan tengah menanti ojek online sekitar pukul 04:15 WIB. Saat itu korban berniat diantarkan pulang ke rumahnya di Jalan Pesantren, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi. Tiba-tiba dua pelaku, Ahmad Fauzi (21) dan Dadang Yudi Suhendar (34), menggunakan sepeda motor mendatangi korban.

Kawanan begal sadis itu pun langsung merampas ponsel korban. Saat itu, Fauzan sempat memukul dan menendang pelaku. Namun saat menendang, kaki korban tersangkut di bagian belakang atau step sepeda motor Kawasaki Ninja milik pelaku. Sedangkan kaki kanannya menahan ke aspal jalan.

“Korban awalnya terseret dan berusaha melawan. Tetapi karena melawan, korban akhirnya diseret pelaku sepanjang satu kilometer,” beber Hendro didampingi Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP M Yoris Maulana.

Akibat diseret sejauh satu kilometer, Fauzan mengalami luka serius. Tak puas menyeret korban, para pelaku bahkan meneriaki korban sebagai pelaku begal dan memukulinya hingga kritis. Setelah menganiaya korban, para pelaku yang sempat mengaku sebagai anggota kepolisian itu kabur ke arah Jalan Cibaduyut.

“Pelaku melukai korbannya dengan senjata tajam. Bahkan saat warga menghampiri, mereka malah mengaku anggota polisi. Korban pun dianggap sebagai pelaku begal,” ujar Hendro.

Ini foto mahasiswa yang jadi korban begal di Bandung

Mengetahui adanya peristiwa itu, Unit Reskrim Polsek Bojongloa Kidul dipimpin langsung Kapolsek Kompol Rizal Jatnika melakukan pengejaran. Jejak pelaku tercium berada di kawasan Rancamanyar dan Sorengan. Berbekal barang bukti di lokasi dan keterangan para saksi, kepolisian langsung menyasar pada pria bernama Ahmad Fauzi (21) dan Dadang Yudi (34)

. “Pelaku ditangkap di kontrakannya. Saat ditangkap, mereka melawan dan akhirnya dilumpuhkan dengan timah panas,” jelas dia.

Dari tangan tersangka, pihaknya mengamankan barang bukti satu unit sepeda motor Kawasaki Ninja, tas loreng, handphone berbagai merek lima unit, gunting untuk melukai korban, dompet, dua buah jam tangan, charger handphone, headset dan satu kacamata hitam. Kedua pelaku kini telah mendekam di jeruji besi Mapolrestabes Bandung. Keduanya dijerat Pasal 365 (1) dan (2) KUHPidana tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

Dikonfirmasi pihak perguruan tinggi, Kepala Biro Hukum, Promosi dan Humas IPB, Yatri Indah Kusumastuti mengaku belum mendapatkan informasi tersebut. Ia juga belum mengkroscek soal nama mahasiswa yang jadi korban begal sadis di Bandung. “Saya malah baru dengar. Mungkin karena terjadinya di Bandung,” singkat Indah. Sementara itu, pascapersitiwa sadis yang dialami fauzan, pihak keluarga membawanya ke rumah sakit di Jakarta. (bd)

Tendangan Ronaldo Buat Madrid Sukses Singkirkan Bayern

0

BOGOR DAILY–  Real Madrid sukses menyingkirkan Bayern Munich di perempatfinal Liga Champions. Los Blancos lolos ke semifinal setelah menang 4-2 di leg kedua dalam laga yang diwarnai hat-trick Cristiano Ronaldo. Namun, kemenangan itu dianggap kontroversial.
Dua gol yang diciptakan Cristiano Ronaldo dianggap tidak sah karena sebelum mencetak gol, Ronaldo telah berada dalam posisi offside. Selain itu, kartu merah bagi Arturo Vidal juga dinilai tidak layak.

Gelandang Real Madrid, Isco, menanggapi enteng klaim bahwa timnya menang secara kontroversial. Dia menyebut itu adalah bagian dari sepak bola.  Bahkan, dia pun balik menyerang kubu Bayern dengan menyebut penalti mereka juga tidak layak. Bayern mendapat penalti setelah Casemiro dinilai melanggar Arjen Robben. Tapi, menurut Isco, Robben terlalu berlebihan dan sengaja mencari penalti.

“Kontroversi? Itulah sepak bola. Di Muenchen, mereka juga mendapat penalti meski gagal menjadi gol. Kini, mereka juga mendapat penalti. Apakah itu juga bukan kontroversi,” sebut Isco seperti dilansir Football Espana.

Imbuhnya, “Terkait keputusan wasit, saya tak melihatnya. Pastinya, kami mencetak gol dan meraih kemenangan. Jujur, kami menderita dalam laga leg kedua, tapi kami mampu mewujudkan sesuatu yang luar biasa” (bd)

Monaco berhasil Hantam Dortmund, Ini Pesan Khusus Falcao

0

BOGOR DAILY– AS Monaco bisa dibilang kuda hitam paling disorot di eropa. Tak hanya karena mereka memimpin Ligue 1 sementara, tapi juga langkah di Liga Champions yang sangat baik.

Mereka menang 3-2 pada leg pertama perempat final menghadapi Borussia Dortmund dan hanya perlu satu hasil positif di leg kedua demi lolos ke semifinal.

Tak ayal, striker senior, Radamel Falcao, angkat bicara soal ini. Falcao pun meminta timnya untuk kembali menghantam Dortmund di leg kedua.

“Akan menjadi kesalahan besar ketika Anda berpikir kami sudah lolos. Itu tak boleh ada dalam pemikiran tiap pemain. Laga nanti seperti final dan kami akan respek dengan permainan di lapangan. Semua tergantung kami sendiri,” ujarnya kepada Goal.

“Kami semua berhati-hati dengan segala kemungkinan. Dortmund adalah tim hebat dengan pemain-pemain berkualitas. Kami percaya diri dan sadar punya keuntungan. Tapi, laga nanti akan sangat berbeda dan kami harus melakukan hal terbaik untuk lolos,” tambah dia.

Falcao meminta Monaco untuk memiliki mindset seperti leg pertama. Karena satu-satunya jalan untuk lolos menurut dia adalah memberikan permainan terbaik di lapangan

Sementara itu,  Pelatih Dortmund, Thomas Tuchel masih memiliki keyakinan timnya mampu melakukan sesuatu. Apalagi Dortmund memang identik dengan permainan yang sangat agresif.

“Kami harus bermain baik dan saya yakin semua pemain bisa melakukan itu. Saya ingin memaksimalkan kualitas tim dan kami bisa mencetak dua gol,” ujarnya.

Bahkan, timnya akan menyerang penuh selama bertandingan selanjutnya berlangsung. “Gaya bermain kami adalah selalu mencetak gol. Kami akan menyerang dari menit pertama hingga menit ke-90. Kami siap dan fokus,”tandasnya (bd)

Lihat Nih Penampakan Ahok di TPS

BOGOR DAILY– Calon Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Punama menyambangi TPS 54, Pantai Mutiara, Pluit, Jakarta Utara, pagi ini (19/4). Tiba sekitar pukul 07.50, Ahok langsung melakukan pencoblosan ditemani sang istri, Veronica Tan dan putra sulungnya, Nicholas Sean Purnama.

Ahok datang mengenakan kemeja abu-abu tangan panjang. Sementara istrinya Veronica Tan memakai kebaya berwarna putih. Anaknya Nicholas Sean Purnama mengenakan kaos oblong warna putih.

Pantauan di lokasi, selepas menyalurkan hak pilihnya, Ahok langsung bergegas kembali menuju rumahnya di kawasan Pantai Mutiara, Pluit, Jakarta Utara.

Mantan Bupati Belitung Timur itu hanya sedikit memberikan komentar. Kepada awak media, Ahok berharap masyarakat menggunakan suaranya secara baik dan bijak. (jp/bd)

Jakarta Memilih, Ini Titik yang Dijaga Polisi di Bogor

BOGOR DAILY– Ratusan personel gabungan TNI/Polri dikerahkan untuk membantu pengamanan wilayah perbatasan Jakarta-Bogor. Hal itu menyusul kabar adanya Tamasya Al Maidah dalam perhelatan Pilkada DKI Jakarta.

Kabag Ops Polresta Bogor Kota, Kompol Tri Suhartanto memaparkan, sebanyak 700 personel gabungan disiagakan untuk pengamanan di wilayah perbatasan Kota Bogor. Mereka akan disebar di sejumlah titik akses keluar Kota Bogor menuju Jakarta.

”Penempatan personil dilakukan di titik-titik keluar masuk, baik dari Kota maupun Kabupaten Bogor. Intinya kami siaga,” ungkap Tri

Dalam paparan rapat koordinasi di Mapolresta Bogor Kota, kata dia juga, terdapat sejumlah titik penempatan personel di antaranya Jalan Jakarta-Bogor, Simpang Ciawi, Simpang Yasmin, Simpang Bubulak, serta akses keluar masuk Tol Lingkar Luar Bogor.

”Pengamanan ketat juga dilakukan di Terminal Baranangsiang serta Stasiun Bogor. Atau ada titik keramaiam lainnya,” tambahnya. Tri juga menjelaskan, pihaknya belum mengetahui jumlah massa dari Kota Bogor yang akan berangkat ke Jakarta. Pihaknya mengimbau masyarakat agar tidak mengikuti aksi tersebut.

”Penempatan personil akan dimulai hari ini. Hingga mereka siaga pada hari esok, untuk jumlah pesertanya masih belum diketahui,” katanya.

Sementara itu, Kapolres Bogor AKBP Andi Muhammad Dicky mengatakan, ada sekitar 2.600 personel aparat hukum gabungan dari polisi, TNI, Satpol PP dan Dinas Perhubungan yang akan mengamankan daerah-daerah rawan.

”Kami mengharapkan Pilgub DKI tak terjadi hal-hal yang tak diinginkan. Namun kami dari kepolisiam, TNI, Satpol PP dan Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor bersiap agar ricuh tidak menjalar ke Bumi Tegar Beriman,” paparnya.

Pria asli Sulawesi Selatan ini mengimbau agar warga Kabupaten Bogor untuk tidak ke Jakarta dan tidak melakukan gangguan ketertiban umum. ”Aparat hukum gabungan ini kami tempatkan di perbatasan provinsi, kabupaten-kota, terminal bus dan stasiun KRL. Kita all out menjaga situasi keamanan dan kenyamanan masyarakat Kabupaten Bogor,” sambungnya.

”Kami yakin masyarakat Kabupaten Bogor bisa menjaga ketertiban umum, dan Kepolisian mengimbau agar mereka tidak melakukan gangguan ketertiban umum terutama saat Pilgub DKI Jakarta,” terangnya.

Komandan Kodim 0621 Letkol Infantri Fransesco Lopez melanjutkan selain mengamankan wilayah Kabupaten Bogor, jajarannya juga diterjunkan ke ibu kota untuk mengamankan Pilgub DKI Jakarta.

”Ini Pilgub DKI Jakarta dan bukan urusan warga Kabupaten Bogor. Jadi saya imbau agar masyarakat berpikir cerdas dan mari kita ciptakan situasi yang kondusif,” tandasnya

Pilkada di Jakarta, Kabupaten Bogor Tetapkan Ikut Siaga 1

BOGOR DAILY- Meski pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) ada di Ibukota DKI Jakarta, namun polisi di Bogor ikut siaga. SEhari sebelum pencoblosan, besok seluruh aparat gabungan dari TNI, Satpol PP dan jajaran polisi telah disiagakan untuk mengamnkan jalannya perhelatan PIlkada DKI Putaran ke-II.

Kapolres Bogor, AKBP Andi M Dicky menegaskan agar warga Kabupaten Bogor tidak pergi ke Jakarta.

“Karena bagaimana pun Bogor itu daerah penyangga ibu kota, sehingga kami berkewajiban untuk turut mengamankan jalannya Pilkada,” ujarnya usai melakukan apel siaga di lapangan Tegar Beriman, Selasa (18/4/2017).

Menurutnya, personel gabungan akan di tempatkan di titik tertentu, seperti pintu keluar gerbang tol, perbatasan jalan provinsi, terminal bus, dan stasiun kereta api.

“Ada 2600 personil gabungan yang kami siagakan, untuk pengamanan kami berlakukan status siaga 1,” kata dia.

Kapolres mengimbau agar masyarakat yang tidak miliki kepentingan tidak berangkat ke Jakarta. Menurutnya hal tersebut dapat mengganggu jalannya pesta demokrasi di ibu kota.

Dari hasil pemantauan sementara di lapangan, kata AKBP Dicky, sejauh ini wilayah bogor masih terbilangan kondusif.

“Setidakanya sudah melakukan pencegahan. Intinya saat ini sudah dikeluarkan maklumat himbauan kepada masyarkat untuk tidak ke Jakarta,” tukasnya. (bd)

Ontrog Kantor Bima Arya, Aktivis PMII Dorong Pagar Balaikota

BOGOR DAILY- Sejumlah  aktvis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Bogor mengontrog kantor Walikota Bima Arya. Mereka mencoba menerobos  masuk ke dalam kantor orang nomor satu di Kota Hujan itu..

Tapi, niatan itu terganjal oleh pagar yang dijaga beberapa anggota Satpol PP Kota Bogor. Bermodalkan tangan kosong, para anggota Satpol PP ini menahan pagar yang terus didorongan oleh mahasiswa.

Meski demikian para mahasiswa itu terus berusaha dan mencoba merubuhkan pagar.

Sambil berteriak memanggil Walikota Bogor para mahasiswa terus berusaha masuk. Namun Bima Arya tidak juga kunjung menemui para demonstran.

Dalam tuntannya masa PMII menuntut Bima Arya agar menjelaskan arti dari Kota Pusaka.

“Walikota hanya membuat pencitraan namun kerja nyatanya tidak ada, satu contoh diantaranya adalah realisasi Kota Pusaka, sedangkan banyak cagar budaya yang masih terbengkalai,” ujar Mubarok Koordinator aksi. (bd)

Status ‘Perempuan Pro Ahok Halal Diperkosa’ Jadi Viral

0

BOGOR DAILY– Pemilik akun Dwi Ardika di Facebook dilaporkan koalisi Perempuan Indonesia Anti-Kekerasan ke Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya), karena diduga menyebarkan ujian kebencian menjelang hari pencoblosan putaran kedua Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta, Rabu (19/4/2017) besok.

Akun tersebut, mengunggah “status” yang mengatakan perempuan  pendukung Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur DKI nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat (Ahok-Djarot) layak diperkosa. Kekinian, akun tersebut tak lagi bisa diakses.

“Unggahan itu menjadi viral dan meresahkan masyarakat, terutama kaum perempuan di ibu kota. Perlu diketahui, ujaran tersebut persis seperti sebelum pemerkosaan massal, Mei tahun 1998,” terang Koordinator Perempuan Indonesia Anti-Kekerasan Ita Fadia Nadya, Selasa (18/4)

Ia mengatakan, pemilik akun tersebut awalnya dilaporkan kepada Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polda Metro Jaya.

Tapi, kata dia, pemilik akun tersebut akhirnya dilaporkan ke Subdit Keamanan Negara Ditreskrimum Polda Metro, karena kasus itu diduga mengganggu keamanan jelang pilkada.

Nadya menuturkan, tulisan akun tersebut dikhawatirkan memicu orang-orang yang membacanya melakukan perbuatan seperti yang dianjurkan Dwi Ardika.

”Tahun 1998, ujaran serupa disebar melalui selebaran dan pager, akhirnya memicu kerusuhan serta perkosaan massal. Kini, ujaran itu disebar melalui media sosial, dan dampaknya lebih besar karena lebih banyak yang mengakses,” terangnya.

Nadya menegaskan, pelaporan pemilik akun tersebut sama sekali tidak terkait dukung mendukung salah satu pasangan kandidat.

”Ini persoalan kaum perempuan di Indonesia, bukan bicara  soal pilkada. Sebab, kaum perempuan masih menjadi objek beragam kekerasan dalam bidang politik. Demokrasi beserta berbagai instrumennya seperti pilkada, jangan sampai mengorbankan perempuan,” tandasnya.

Direskrimum telah menerima Laporan tersebut dengan berkas nomor LP/1905/IV/2017/PMJ/Dit. Reskrimum, tertanggal 17 April 2017. Pemilik akun Facebook Dwi Ardika diduga melanggar Pasal 156 KUHP tentang Ujaran Kebencian.

Fadli Zon Blak-blakan Soal Video Klip Kontroversial Garapannya

0

BOGOR DAILY- Sajak Sang Penista karya Fadli Zon dinyanyikan Ahmad Dhani dan video klipnya jadi kontroversi. Fadli Zon menilai nyanyian yang jadi kontroversi itu tak melanggar aturan masa tenang Pilgub DKI, karena tak memuat kampanye.

“Ya sajak saya itu kan ‘Sajak Sang Penista’ itu dibuat bulan Februari tapi baru dibuat lagunya sama Mas Ahmad Dhani beberapa waktu lalu sebagai kolaborasi. Setelah ngobrol-ngobrol kemudian Mas Dhani membuat sajak jadi lagu kemudian dilaunching kemarin pukul 17.00 WIB ya lumayan responsnya sih bagus belum 24 jam sudah lebih dari 40 ribu yang nonton,” kata Fadli Zon yang juga Wakil Ketua DPR RI
Fadli lantas bicara sedikit soal isi sajak yang kini jadi lagu itu. “Ini justru bagian dari edukasi ya supaya masyarakat tahu bahwa ketegangan ini sebenarnya oleh satu orang, makanya judulnya ya itu sang penista,” kata Fadli.

Soal tudingan Golkar bahwa Fadli dan Ahmad Dhani tak tahu aturan masa tenang Pilgub DKI, Wakil Ketua Umum Gerindra itu menampik. Menurutnya sajak dan lagu itu bagian dari karya seni dan sama sekali tak ada hubungannya dengan kampanye.

“Kan kita tidak bicara tentang mengkampanyekan siapa. Kita hanya menjelaskan duduk soal dari masalah aktual yang sedang terjadi. Jadi ekspresi seni itu bebas-bebas saja,” kata Fadli.

“Yang harus dikritik oleh Golkar itu pembagian-pembagian sembako yang brutal jadi bukan masif tapi masif, sistematis, terstruktur dan brutal. Kalau ekspresi seni budaya apalagi tidak menyebut calon dan tidak mengajak kampanye saya kira tidak ada masalah,” pungkasnya.

Bukannya Sekolah, Siswa SMA di Cileungsi Malah Adu Jotos

BOGOR DAILY– Masih jam sekolah. pelajar SMA di Cileungsi malah terlibat perkelahian. Dengan berseragam lengkap, pelajar dari sekolah swasta di Cileungsi ini saling baku hantam di parkir toko Peruahan Kenari, Desa Cileungsi Kidul, Senin (17/04/2017).

Perkelahihan itu diawali masalah sepele. Dari situ terjadi cekcok muluk antara Iwan (17) dan Masdar (17). Dari saling tuduh, kedua pelajar itu akhirnya baku hantam. Pertengkaran dua siswa ini akhirnya melibatkan teman-teman sekolahnya.

Beruntung, warga dan pengunjung toko bersama-sama melerai perkelahian itu. Warga mengusur para pelajar yang terlibat perkelahian. Menurut pengakuan warga, di sana sering terjadi tawuran antar pelajar.

Selain berkelahi, para pelajar juga sering membolos dari sekolah. Hal itu diungkapkan penjaga toko fitnes, Ahmad Sudirman. “Tahu tuh, bukannya sekolah, malah adu jotos. Mereka emang sering bolos dan  berantam di sini,” ujarnya

Makanya, kata dia, warga sekitar telah sepakat bereaksi keras jika melihat ada keributan antar pelajar. “Kalau ada yang tauran kami sepakat menghakimi dengan tegas,” terangnya.