Thursday, 9 April 2026
Home Blog Page 9107

Begini Penampakan Terjun Payung Kasau Cup 2017 di Kemang Bogor

BOGOR DAILY– Lanud Atang Sendjaja menggelar kejuaraan Terjun Payung Kasau Cup 2017 di Lapangan Udara Kesatrian kemarin. Ada sekitar 17 putra, 6 putri 10 peserta dari kerjasama dirgantara, dan perwakilan dari dua negara Malaysia dan Bahrain ikut andil dalam kejuraan tersebut.Kejuaraan ini akan berlangsung hingga 21 April mendatang.

Kepala Dinas Potensi Dirgantara Marsekal Pertama TNI Irwan Ishak Dunggio mengatakan, kejauraan terjun payung ini adalah rangkaian HUT TNI yang ke 71 dan memang setiap tahun pun sudah digelar.

“Untuk hari ini ada pertandingan terjun payung dari dua nomor yang diikuti beberapa atlet putra putri dan perwakilan dari dua negara Malaysia dan Bahrain,” kata Irwan, Rabu (13/04/17).

Ia juga mengaku, pihaknya sangat berharap agar cabang olahraga terjun payung bisa lebih berkembang sehingga prestasinya pun bisa meningkat. Karena pihaknya juga sudah membentuk tim khususnya di cabang tersebut.

“Di Kabupaten Bogor saja, kami sudah membentuk 1 tim, mudah-mudahan lebih maju, sehingga menjadi masyarakat mencintai olahraga ini, dan berkembang. Sehingga prestasinya, lebih meningkat,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Wasit Terjun Payung Gurianto menuturkan, untuk hari ini ada dua nomor pertandingan yang bakal ditampilkan oleh semua peserta yang mengikuti kejuaraan Kasau Cup tersebut.

“Ada dua nomor ketepatan mendarat dan 4 FS (beregu), dimana mereka akan dinilai sesuai nomor terkecil. Paling hambatan peserta adalah angin, yang memang perlu sekali untuk menyeimbangkan ketika mendarat,” tukasnya. (bd)

Gara-gara Mesin Mati, Pikap Ini Terpental Ditabrak Kereta

BOGOR DAILY–  Mobil pikap mendadak mengalami mati mesin saat melintas di rel kereta api di Cilegon, Banten. Mobil yang bermuatan galon itu tertabrak kereta api jurusan Merak-Blitar.

Mobil pikap bernopol A 8064 D terpental sejauh 10 meter setelah tertabrak kereta api tepatnya di Lingkungan Jeruk, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, pada Kamis (13/4/2017) sekitar pukul 08.35 WIB.

Kejadian berawal saat mobil pikap melaju dari arah pertigaan Puskesmas arah Pasar Baru Pulomerak. Setibanya di perlintasan kereta api, tiba-tiba mesin mobil mati. Tak ada palang pintu di perlintasan kereta api tersebut.

“Waktu yang bersamaan kereta api lewat dari arah Merak. Pas tahu ada kereta, sopir Pick Up keluar dari kendaraan untuk menyelamatkan diri,” kata saksi mata, Sugiyanto.

Setelah sopir keluar dari mobil, kereta api No. KA. 157 itu langsung menabrak bagian belakang Pick Up. Beruntung, sopir tidak mengalami luka-luka lantaran terlebih dahulu menyelamatkan diri.

Sopir pikap, Yayat, mengatakan dirinya sempat menyelamatkan diri sebelum akhirnya kereta menabrak mobil yang ditumpanginya. Saat ditemui di lokasi, kondisi Yayat terlihat masih shock akibat peristiwa kecelakaan tersebut.

“Sudah macet, sampai sini mati langsung. Nggak kedengeran orang teriak juga, kena bagian belakangnya, tadi sempat loncat,” kata dia.

Kondisi mobil yang ditumpangi Yayat ringsek akibat tertabrak kereta. Petugas kepolisian dari Polsek Pulomerak kemudian melakukan olah TKP dan mengamankan mobil pikap yang menjadi korban.

Brakk! Ruang Kelas SMP PGRI 2 Tenjo Ambruk

BOGOR DAILY–  Dua ruangan di SMP PGRI 2 Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor mendadak ambruk. Sekitar pukul 06.00 WIB,  ruang kelas dan ruang komputer yang biasa dipakai siswa roboh.

“Iya kejadian tadi pagi sekitar pukul 06.00 WIB, kemungkinan robohnya karena dari kemarin sore hujan dan angin kencang sampai subuh sekitar pukul 04.00 WIB baru berhenti,” ucap Kepala Sekolah SMP PGRI 2 Tenjo Satibi.

Meski ruangan komputer roboh dan merusak beberapa unit komputer, pelaksanaan UN pekan depan tetap terlaksana. Dia mengatakan, jika tidak ada bantuan pergantian unit komputer, pelaksanaan UN bisa dipindah ke sekolah lain atau diganti menjadi UN berbasis kertas.

“Mengenai berapa jumlah komputer yang rusak masih kita inventarisir. Kerugian sejauh ini hanya materi bangunan dan komputer saja,” sebutnya.

Tidak ada korban jiwa atau luka akibat kejadian tersebut. Saat kejadian, kondisi ruangan kosong. Satibi mengatakan, bagunan SMP tersebut berdiri sejak tahun 2013.

“Belum ada murid datang,” ujarnya (bd)

Markas Perguruan Silat di Bogor Ludes Dilumat Api

BOGOR DAILY– Rumah Pusat Perguruan Silat Nasional Padjajaran yang terletak di Jl Louder, Kota Bogor, Jawa Barat, ludes dilalap si jago merah, Kamis dini hari.

Menurut Petugas BPBD Kota Bogor, Djaya Thoha, peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 00.10 WIB. Bangunan rumah diketahui milik Almarhum Mak Ageung, digunakan sebagai markas Perguruan Silat Nasional “Padjajaran”.

“Penyebab kebakaran belum diketahui, dugaan awal akibat arus pendek,” kata Djaya.

Berdasarkan informasi dari penghuni kos yang berada di sebelah tempat kejadian, api terlihat dari atas kosan. Asal api tampak berasal dari dapur penghuni dan sempat membakar kosan bagian sebelah.

“Untungnya api tidak merembet terlalu besar, dapat ditangani oleh jajaran Pakuan delapan,” katanya.

Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 01.15 WIB setelah empat unit mobil pemadam kebakaran dari BPBD Kota Bogor dibantu dua unit dari pemadam kebakaran Kabupaten Bogor.

“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, tetapi pemilik rumah mengalami kerugian hingga ratusan juta,” katanya.

Berdasarkan data dari Pemadam Kebakaran Kota Bogor, dalam sepekan terjadi dua kali peristiwa kebakaran. Selasa (11/4) sebuah rumah kontrakan yang ditempati satu keluarga di Pasar Ciluer, Kecamatan Bogor Utara, terbakar.

Penyebab kebakaran berasal dari tungku kayu bakar yang digunakan oleh pemilik untuk keperluan memasak. Api menghanguskan bagian dapur, tidak ada korban jiwa, namun pemilik rumah mengalami kerugian kerusakan bangunan. (bd)

 

Menanti Bukti Manfaat Ganja

BOGORDAILY – Perdebatan terus bergulir ketika masalah penggunaan ganja dalam pengobatan menyeruak. Di Indonesia, ganja termasuk narkotika golongan I, satu kelompok dengan heroin hingga kristal meth atau sabu. Namun, ganja diyakini sebagian kalangan bermanfaat bagi kesehatan.

Dampak ditimbulkan dari penyalahgunaan ganja beragam. Mulai dari risiko kanker paru-paru, kanker kulit, kanker lambung, kanker otak, kanker hati, dan kanker getah bening. Namun, Yayasan Sativa Nusantara sudah berusaha menembus penghalang itu, dengan mengupayakan riset ganja sebagai obat. Usul itu pernah diajukan ke Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan pada 9 Oktober 2014.

Niat itu dijawab surat oleh Kementerian Kesehatan pada 30 Januari 2015 diteken oleh Kepala Balitbangkes, tentang izin penelitian menggunakan Cannabis. Yayasan Sativa Nusantara lantas menunjuk ahli kimia bahan alam Universitas Syah Kuala, Prof. Dr. Musri Musman M.Sc. Menurut Musri, pengetahuan tentang manfaat ganja di luar negeri berkembang pesat, berbeda dengan di Indonesia. Musri memaparkan, dari berbagai riset ditemukan terdapat lebih dari 600 senyawa yang telah dikenali dalam tumbuhan ganja.

Senyawa dimaksud antara lain terpenoid, steroid, hidrokarbon, alkaloid, karbohidrat, flavonoid, alkohol, alkanon, asam lemak, amida, vitamin, dan unsur-unsur mineral. Sebanyak 66 senyawa cannabinoid diperoleh dalam ekstrak ganja. Dari berbagai riset ditemukan cannabinoid justru melindungi sel saraf.

Ada beberapa manfaat buat penanganan medis melibatkan senyawa cannabinoid, yakni tercatat ada 36 kasus. Dari hasil penelitian itu, penyakit bisa disembuhkan yaitu penyalahgunaan alkohol, gangguan hiperaktif yang menurunkan perhatian (ADHD or AD/HD), sklerosis lateral amiotropik, collagen-induced arthritis (CIA), penyakit sendi, penyakit sendi rematik, asma, aterosklerosis, autis, gangguan bipolar, gangguan mental pada kanak-kanak, kanker kolorektum, tumor kulit, hingga depresi.

Dia mencontohkan, ada beberapa jenis obat mengandung senyawa dari ganja sudah disetujui oleh Food and Drug Administration (FDA) atau Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat. Yaitu Nabilone dan Marinol buat menganulir rasa mual akibat kemoterapi kanker. Kemudian fungsinya diperluas buat mengatasi gangguan pola makan pada pengidap AIDS. Hanya saja, dia tidak mengakui ada dampak negatif bagi tubuh jika ganja disalahgunakan. Salah satunya gangguan pernapasan dan halusinasi berlebihan.

“Tetapi sayang, riset di Indonesia hanya jalan di tempat dan belum dilaksanakan. Seharusnya ganja itu bukan dilarang sepenuhnya. Seharusnya ada penelitian lagi yang harus direvisi,” kata Musri ketika dihubungi merdeka.com.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Ari Fahrial Syam, mengatakan sudah ada penelitian ganja di luar negeri yang bermanfaat bagi dunia medis. Menurutnya, cannabis atau ganja memang bisa digunakan sebagai obat dengan cara dimakan, bukan diisap. Di luar negeri, menurutnya, penggunaannya dibatasi hanya ekstrak atau mengkonsumsi daunnya saja.

“Manfaatnya dalam penelitian di luar negeri itu ada sebenarnya untuk nyeri, hubungan otot saraf, kemudian dalam keadaan mual bisa meningkatkan nafsu makan. Jadi keadaan-keadaan yang tertentu,” kata Ari Fahrial ketika ditemui merdeka.com di Rumah Sakit Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakata Pusat.

Walaupun ada manfaat dari penelitian di luar negeri, Ari mengingatkan ganja adalah barang haram di Indonesia. Dan menurutnya terdapat obat pengganti selain ganja bisa digunakan dalam dunia medis.

“Karena ini golongan obat yang mempengaruhi kesadaran seseorang, termasuk obat keras, dan juga suatu kelompok yang menyebabkan adiksi. Adiksi itu ketagihan. Biasanya produk-produk ini harus diawasi dengan ketat di dalam menggunakannya,” kata Ari.

Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan berkeras ganja malah tak bermanfaat. Direktur Kesehatan Jiwa Kementerian Kesehatan RI, Fidiansyah, menyatakan ganja belum diperlukan buat kesehatan. Menurutnya, terdapat zat bekerja seperti ganja tetapi dalam bentuk sintesis. Malah dia menyatakan belum ada keadaan memaksa buat memanfaatkan ganja sebagai obat.

“Karena penggunaan yang kami katakan masih ada yang lebih baik dibanding ganja. Orang sakit kita atasi dengan morfin, aturannya sudah jelas. Bagaimana menyimpan dan mendistribusikannya, dan kalau ganja kita belum berpotensi menimbulkan masalah,” kata Fidiansyah.

Meski demikian, Fidiansyah menyatakan pemerintah tidak menutup diri. Mereka akan membicarakan soal riset ganja dalam keperluan medis. Namun dia beralasan prosesnya bakal memakan waktu dan perlu jaminan pendanaan yang kuat.(merdeka.com)

Polisi Buru Pembunuh Mayat Citeureup di Kali Ciwilung

BOGOR DAILY Pelaku pembunuhan mayat yang ditemukan beberapa waktu lalu di Kali Ciliwung sudah diketahui. Saat ini Polresta Depok tengah memburu pelaku yang diperkirakan berjumlah tiga orang.

“Dari hasil penyelidikan kami, diduga pelaku berjumlah tiga orang. Ini berdasarkan keterangan saksi-saksi dan olah TKP,” kata Wakapolresta Depok AKBP Faizal Ramadhani, Rabu (12/4).

Korban diketahui bernama Wahyudin (30) warga Citeureup, Kabupaten Bogor. Saat ditemukan, kondisinya hampir tanpa busana. Dari hasil otopsi, korban  tewas akibat luka penganiayaan dengan menggunakan benda tumpul.

“Ada luka di bagian kepala juga. Kemungkinan akibat hantaman benda tumpul,” katanya

Mengenai motif, pihaknya masih belum mengetahui karena masih mengejar pelaku. Pengejaran dilakukan ke seluruh tempat yang sering didatangi para pelaku.

“Para pelaku masih kita kejar untuk mengetahui motifnya,” pungkasnya.

Warga Cilendek Betah Tinggal di Bantaran Sungai Ini

BOGOR DAILY– Tinggal di sisi aliran sungai Cisadane, warga Cilendek, Bogor Barat, Kota Bogor tak takut kena longsor.

Pemukiman warga di RT 1/2 Kelurahan Cilendek Barat, Bogor Barat, Kota Bogor menurut Camat Bogor Barat, Pupung Purnama, merupakan daerah rawan longsor.

Pupung menjelasakan lokasi rumah warga yang berdekatan dengan aliran sungai menjadi faktor utama daerah tersebut menjadi rawan longsor.

“kawasan Cilendek Barat sepanjang aliran sungai, karena berbatasan langsung dengan sungai,” katanya

Tak hanya di kawasan itu saja, Pupung juga bertutur bahwa di wilayahnya ada dua kelurahan lain yang masuk ke wilayah rawan longsor.

Diantaranya Kelurahan Pasir Jaya dan Gunungbatu. “Disana kontur tanahnya bertebing jadi memang rawan longsor,” ucapnya.

Sementara itu Anwar warga Cilendek Barat mengatakan dirinya pun sudah mengantisipasi agar tidak terjadi longsoran. Ini pula yang membuat ia bersama warga lainnya tetap betah tinggal di lokasi rawan longsor.

“Kita kan pake pembatas bikin semacam tembok gitu pakai ring kawat sama batu kali disemen, dan selalu kita cek kalau sudah terkikis kita perbaiki lagi,” katanya saat ditemui di pinggiran sungai. (bd)

Ngaku Jadi Wartawan, Orang Ini Peras Dokter Sebelum Ditangkap

BOGOR DAILY Kepolisian Resor (Polres) Bogor  meringkus oknum wartawan yang melakukan pemerasan sejumlah uang terhadap seorang dokter di RSUD Cibinong. Rabu (12/04/17).

Tersangka berinisial MJ (45) melakukan pemerasan terhadap korban dengan dugaan melakukan malpraktik sebagai dokter, dan meminta uang sebesar Rp 22 juta.

Kapolres Bogor, AKBP A.M Dicky Pastika menjelaskan, penangkapan ini berdasarkan laporan korban yang merasa diperas oleh tersangka.

“Korban dituduh melakukan malpraktik setelah pasien yang ditanganinya meninggal dunia. Padahal, berdasarkan pernyataan korban, dari awal pasien tersebut sudah masuk dalam perawatan di ruang ICU selama 14 hari,” jelas Dicky

Dari laporan korban, sambung Dicky, awalnya tersangka meminta uang sebesar Rp 22 juta.

“Pelaku meminta kepada korban sebagai upaya agar tidak dimuat. Karena merasa takut dan diancam oleh pelaku akan dipublikasikan soal dugaan malpraktik, korban memberikan uang Rp 2 juta,” tandasnya.

Pelaku berhasil ditangkap di sebuah warung yang berada di depan RSUD Cibinong dan akan dijerat pasal 368 dan 369 KUHP, dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.

Ngetem Sembarangan, Sopir Angkot di Bogor Kena Tilang

BOGOR DAILY– Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Bogor Kota kembali melaksanakan operasi penertiban terhadap para pelanggar lalu lintas dengan sasaran para angkutan umum dan sejumlah driver online yang mangkal sembarangan.

“Kami dari tim Tagar Satlantas Polresta Bogor Kota melakukan penindakan kepada para angkutan umum (angkot, red), dan juga kendaraan-kendaraan online yang ngetem atau mangkal di sembarang tempat. Bahkan, banyak juga yang mangkal di tempat terlarang,” ujar Ipda Jamhuri, Kasubnit 1 Satlantas Polres Bogor Kota, Rabu (12/04/17).

Penindakan berupa tilang akan diberikan kepada para pengemudi yang tidak mengindahkan peraturan lalu lintas.

“Kami lakukan penilangan, jika tidak ada surat-suratnya, kendaraannya kami bawa ke Mapolresta,” tambahnya.

Nantinya, kata dia, giat operasi ini akan terus dilakukan guna menjaga kondusifitas wilayah Kota Bogor.

“Karena, penyebab kemacetan adalah angkot yang ngetem sembarangan, ataupun para ojek dan taksi online,” tutupnya.

Garuda dan Sriwijaya Nyaris Tabrakan di Bandara

0

BOGOR DAILY  Pesawat Garuda Indonesia dan Sriwijaya Air nyaris bertabrakan di landas pacu Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) beri peringatan keras!

Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub, Agus Santoso memerintahkan pada semua personil penerbangan untuk selalu menaati prosedur standar operasi ( Standart Operations Perocedure / SOP) dan meningkatkan kewaspadaan untuk menghindari runway incursion. Runway incursion adalah insiden pesawat, kendaraan, orang atau benda apapun di runway yang bisa memicu kecelakaan atau mengganggu jarak yang dibutuhkan untuk lepas landas atau pendaratan pesawat.

Perintah ini diberikan khususnya pada personel penerbangan yang berada di sisi udara bandara seperti personil pemandu lalu lintas (navigasi) penerbangan dan pilot.

“Petugas navigasi dan pilot harus selalu waspada dan menaati SOP pendaratan (landing) dan penerbangan (take off). Keduanya harus selalu bekerjasama dengan baik untuk keselamatan penerbangan,” ujar Agus dalam rilis yang diterima, Rabu (12/4/2017).

Menurut Agus, petugas navigasi penerbangan dan pilot jangan hanya mengandalkan teknologi. Namun harus digabung dengan pengamatan dan pandangan mata (visual) untuk mendapatkan kondisi yang sebenarnya.

Perintah Dirjen Perhubungan Udara ini terkait dengan terjadinya runway incursion di Bandara Soekarno Hatta pada hari Selasa (11/4/2017) sekitar pukul 09.57 WIB (02.57 UTC). Runway incursion terjadi antara pesawat Boeing B777 dengan no registrasi PK-GIK nomor penerbangan GIA981 Garuda Indonesia dengan pesawat Boeing B737-800 NG dengan no registrasi PK-CMR nomor penerbangan Sriwijaya Air.

“Saya harapkan peristiwa ini menjadi peristiwa yang terakhir dan jangan sampai terjadi lagi di seluruh bandara di Indonesia. Keselamatan dan keamanan penerbangan adalah hal yang utama. Dan saya memohon maaf pada penumpang atas ketidaknyamanan yang dialami,” ujarnya (de/bd)

Kronologi Kejadian

Seperti diketahui, pada tanggal 11 April 2017 terjadi runway incursion di Bandara Soekarno Hatta antara penerbangan SJ Y072/PK-CMR/Boeing 738 dengan GIA981/PK-GIK/Boeing N 777.

Adapun kronologi awal kejadian tersebut adalah sebagai berikut:

GIA981 melakukan intial contact dengan Bandara Soekarno HattaTower dan melaporkan posisi pesawat leaving point PAKAR;

GIA 981 diberikan info tentang altimeter setting dan sequence untuk landing oleh Bandara Soekarno Hatta tower dan di-readback dengan baik dan benar oleh pilot;

Bandara Soekarno Hatta Tower memberikan take off clearance untuk GIA234;

Bandara Soekarno Hatta Tower memberikan clearance line up kepada SJY072 dibelakang departing traffic (GIA234) dan di-readback dengan baik dan benar oleh pilot;

GIA981 diberikan traffic info dan wind condition;

GIA981 diberikan landing clearance dan di-readback dengan baik dan benar oleh pilot;

SJY072 menginformasikan pesawat proses line up 25R;

GIA981 diinstruksikan oleh ATC untuk go around runway 25R;

GIA981 landing dengan selamat menggunakan runway 25R.