Thursday, 9 April 2026
Home Blog Page 9108

Sulitnya Dapatkan Gas Melon, Satu Tabung Dipatok Rp20 Ribu

BOGOR DAILY–  Sudah hampir dua minggu terakhir, warga Kecamatan Rumpin sulit mendapatkan gas elpiji tiga kilogram. Padahal tabung gas yang populer disebut gas melon ini banyak digunakan masyarakat kelas bawah. Langkanya gas bersubsidi ini, membuat resah warga yang akhir – akhir ini memang dilanda keresahan karena himpitan kesusahan hidup.

Menurut Ela (23) seorang warga Desa Rumpin, selain susah didapatkan, saat ini harga gas melon semakin mahal. “Biasanya harga gas melon itu 20 ribu. Sekarang ini kalau ada juga, harganya naik menjadi 24 sampai 25 ribu. Ini memberatkan kehidupan kami sebagai warga biasa.” tutur ibu muda ini.

Hal senada diungkapkan Sumantri (45) seorang pemilik warung di jalan raya Rumpin, yang biasa menjual gas elpiji tiga kilogram. Dia mengungkapkan, sudah hampir dua minggu terakhir pengiriman gas melon di warung miliknya tersendat. “Nggak tahu kendalanya apa. Padahal biasanya pengiriman gas dari agen selalu lancar dan tidak pernah telat,” ucapnya.

Ia menambahkan, sudah mencoba mempertanyakan kekosongan pengiriman gas melon ini ke pihak agen. Bahkan dirinya berusaha mencari ke agen lainnya. “Tapi sama saja, semua bilangnya memang stok terbatas dan ada yang kosong.” katanya sambil menunjukan tumpukan gas tiga kilogram kosong di warungnya.

Bukan hanya di Kecamatan Rumpin, kelangkaan gas juga dialami warga Kecamatan Kemang. Menurut Fika (36) seorang ibu rumah tangga, dirinya terpaksa mencari gas dari warung yang cukup jauh dari rumahnya. “Udah jauh, harganya lebih mahal. Mohon deh pemerintah bantu kesusahan warga ini,” ujarnya.

Sedangkan menurut Hasan (53) penjual gas melon di Desa Jampang, Kecamatan Kemang kelangkaan gas berimabs pada kenaikan harga per tabungnya “Biasanya warung saya dikirim dengan harga 18 ribu rupiah. Namun sekarang harganya jadi 20 ribu rupiah. Itupun jatahnya dikurangi dan pengirimannya pun telat,” pungkasnya

Ada Lelaki Bertubuh Besar Datangi Rumah Novel Baswedan, Siapa?

0

BOGOR DAILY–  Polisi mendapatkan keterangan signifikan dari asisten rumah tangga Novel Baswedan. Menurut polisi, pada minggu lalu ada seorang laki-laki berperawakan besar datang ke rumah Novel untuk menanyakan soal gamis laki-laki.

“Ada keterangan cukup signifikan dari asisten rumah tangga korban. Minggu lalu ada laki-laki nanya, apakah di rumah korban jual gamis laki-laki,” jelas Kabag Mitra Divisi Humas Polri Kombes Awi Setiyono, di Mabes Polri, Jl Trunojoyo Jakarta Selatan, Rabu (12/4/2017).

Awi menjelaskan, istri Novel Baswedan, Rina Emilda, memang membuka toko gamis. Tapi yang di jual adalah gamis perempuan. Tim penyidik akan mendalami apakah pria itu terkait dengan peristiwa ini atau tidak.

“Memang di rumah itu istri korban jual gamis perempuan, ada semacam toko gitu,” jelas Awi

“Apa ada kaitannya atau gak, ini proses pemeriksaan mendetil dan mendalam,” lanjutnya.

Berdasarkan rekaman CCTV dan saksi di sekitar rumah Novel, dua orang pelaku penyiram air keras berperawakan besar, memakai jaket dan helm, serta mengendarai motor matic.

“Baru terungkap minggu lalu laki berperawakan besar nanya ke asisten rumah tangga apakah jual gamis laki laki. Padahal udah tahu jualnya gamis perempuan,” imbuh Awi.

Serangan terhadap Novel terjadi setelah ia menunaikan salat subuh berjamaah di dekat rumahnya di Jalan Deposito, Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, Jakut, pada Selasa (11/4). Guna menghindari teror serupa terulang, Polri berencana menambah pengawalan untuk personel KPK. Awi mengatakan Novel pun mengaku seperti ada yang mengikuti atau mengintainya.

“Memang dari korban udah kita interogasi, sudah bisa diajak bicara, yang bersangkutan merasa diikuti. Tapi diikuti oleh siapa masih perlu didalami,” pungkasnya.

Penjual Sabu untuk Ridho Rhoma Masih Mahasiswa

0

BOGOR DAILY–  AS (23) penjual sabu untuk penyanyi dangdut Ridho Rhoma ditangkap Polres Jakarta Barat setelah sebelumnya masuk dalam DPO. Penangkapan itu dilakukan di apartemen AS.

“AS berhasil ditangkap pada Jumat (7/4) di apartemennya di Mediterania, Tanjung Duren, Jakarta Barat pada pukul 03.30 WIB. Penangkapan, berdasarkan pengembangan dari tersangka MS dan tersangka RR bahwa BB (barang bukti-red) sabu dibeli dari AS,” ujar Kasat Narkotika Polres Jakarta Barat, AKBP Suhermanto.

Sehari-hari, AS menjadi mahasiswa di salah satu perguruan tinggi di Jakarta Barat. Dia menjual sabu sebagai pekerjaan sampingan.

“Dia hanya bandar kecil, cuma yang kenal-kenal saja,” kata Suhermanto.

Ridho Rhoma sendiri ditangkap oleh Polres Jakarta Barat di salah satu hotel di Jalan Daan Mogot pada Sabtu (25/3) lalu. Ridho dinyatakan positif menggunakan narkotika dan ditemukan 0,7 gram sabu sebagai barang bukti.

Saat ini, anak ‘Raja Dangdut’ Rhoma Irama itu sedang menjalani proses rehabilitasi di Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) Cibubur. Meski begitu, proses hukum masih terus berlangsung.

Polisi belum melimpahkan kasus tersebut kepada Kejaksaan Negeri Jakarta Barat. Saat ini, polisi masih melengkapi berkas perkara Ridho.

“Masih pemberkasan, kan AS sudah ditangkap, nanti ada penambahan,” ucap Suhermanto.

Waspada! Bungkusnya Permen Cokelat. Ternyata Isinya Sabu

BOGOR DAILY–  Ada saja akal bulus para pengedar untuk mengelabui polisi. Demi melancarkan aksinya dua tersangka AS (32) dan YA tak kehabisan akal mengemasnya narkoba jenis sabu dengan plastik permen coklat. Keduanya sengaja mengemas 0,5 gram sabu dengan bungkus kuning bekas permen bermerk chacha itu untuk menjual barang haram miliknya.

Kepala Satuan Narkoba Polresta Bogor Kota, Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi mengatakan pihaknya menangkap tersangka saat melakukan transaksi di Jalan Binamarga, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Sabtu (08/04/2017) lalu.

Dari penangkapan tersebut, polisi menyita satu bungkus klip kecil berisi narkotika jenis sabu yang kemudian dimasukan ke dalam kemasan permen coklat. “Caranya diletakan di plang rambu-rambu dengan tulisan jalan buntu. Ciri-ciri barangnya begitu, tetap mencurigakan meski dibungkus kemasan permen,” jelasnya

Yuni menuturkan, selama masih banyak masyarakat yang masih menggunakan narkotika, maka para pengedar akan selalu memiliki cara-cara baru untuk menjualnya

“Segala macam pasti dicoba. Selama banyak orang yang membutuhkan, pasti banyak cara yang digunakan bandar untuk menjual barang tersbut pada konsumennya,” tuturnya.

Yuni menjelaskan, terjadi peningkatan dalam penangkapan pengguna narkoba di tahun ini. Sehingga pihaknya menetapkan Kota Bogor darurat narkoba. Hal tersebut pun menjadikan Kota Bogor di urutan nomor satu se-Jawa Barat dengan jumlah penangkapan terbanyak.

“Segala macam pasti dicoba. Selama banyak orang yang membutuhkan, pasti banyak cara yang digunakan bandar untuk menjual barang tersbut pada konsumennya,” tuturnya.

Yuni menjelaskan, terjadi peningkatan dalam penangkapan pengguna narkoba di tahun ini. Sehingga pihaknya menetapkan Kota Bogor darurat narkoba. Hal tersebut pun menjadikan Kota Bogor di urutan nomor satu se-Jawa Barat dengan jumlah penangkapan terbanyak.

Sebab sejak lima bulan terakhir, ada sekitar 120 tahanan narkoba yang dijaring Tim Pemburu Narkoba (TPN). “Meningkat jika dibandingkan dengan tahun lalu. Penggunanya dari segala macam kalangan. Maka sudah darurat narkoba,” tandasnya.

Perampok Sadis di Tol Jagorawi Ketangkap, Nih Pelakunya

BOGOR DAILY–  Pelaku perampokan taxi online di Tol Jagorawi KM 36 terungkap. Sat Reskrim Polres Bogor berhasil menangkap dua pelaku yang menjadi penumpang taxi online tersebut.

Pelaku yang berinisial JDS (25) dan H (19) tersebut ditangkap Rabu (12/4/2017) sekitar pukul 01.00 WIB. Dari hasil pemeriksaan polisi, ini bukan kali pertama pelaku melakukan aksi kejamnya. Tercatat sudah lima kali pelaku lakukan aksi yang serupa.

“Dua kali di Taman Mini dan tiga kali di wilayah Bintaro,” ungkap Kapolres Bogor AKBP Andi Moch Dicky.

Sebelum melakukan penodongan, pelaku mengaku selalu mengkonsumsi obat penenang jenis tremadol. Menurut pelaku, usai konsumsi obat tersebut dirinya menjadi percaya diri dan tenang saat beraksi.

Dari tangan pelaku, polisi berhasil mengamankan satu unit mobil Daihatsu Xenia warna putih nopol F 1807 FV yang dirampas kemarin Selasa (11/4/2017) pagi. Selain itu polisi juga mengamankan satu HP JTe warna hitam, satu dus HP Xiaomi dan satu dompet warna coklat.

“Kami juga mengamankan satu golok yang digunakan lengkap dengan sarungnya, satu tas selempang dan HP Haler,” jelasnya.

Dalam hal ini, pihaknya mengimbau agar masyarakat waspada saat menggunakan taxi online. Baik bagi pengemudi maupun pemesannya. Sehingga kejadian serupa tidak terjadi kembali.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat pasal 365 KUHP dengan hukuman 12 tahun penjara.

Kejadian berawal saat pengemudi taxi online Daihatsu Xenia, Dwi Pantoro (33) melintas di tol Jagorawi. Saat itu, pengemudi membawa dua penumpang dari arah Kampung Rambutan Jakarta menuju Bogor.

Sebelum keluar pintu tol Sentul City KM 36 arat Bogor, tiba-tiba kedua penumpang meminta supir turun dari mobil. Bahkan, penumpang tersebut meminta supir meninggalkan mobilnya. Namun, supir tidak mau meninggalkan mobil tersebut hingga terjadi perkelahian.

Supir dibacok menggunakan golok hingga mengenai pelipis bagian kanannya. Usai korban tidak berdaya, korban diturunkan di pinggi tol KM 36 arah Bogor. Dan mobil tersebut berhasil di bawah kabur oleh kedua pelaku (bd)

Gara-gara Syuting, Siswa MAN 2 Bogor Terpaksa Pulang Malam

BOGOR DAILY Aktivitas siswa di  Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Bogor belakangan mulai meresahkan, Ini menyusul adanya kegiatan tambahan yakni syuting film sebagai syarat penilaian untuk mata pelajaran kesenian. Kegiatan ini juga kerap membuat orang tua cemas, lantaran sering menyita waktu siswa hingga larut malam. Sampai-sampai, hari libur pun siswa dipaksa  syuting film demi memenuhi tugas sekolah.

Protes ini datang dari salah satu orang tua murid, Umar Toha. Sudah  satu minggu ini ia menyesalkan aktivitas anaknya di sekolah yang pulang terlampau larut.  Mereka berpindah-pindah dari satu tempat-ketempat yang lainnya, kadang di tempat fasilitas publik. “Setelah saya tanyakan ke pihak sekolah melalui guru, ia menjawab bahwa nilai syuting film ini sangat tinggi setelah tahfiz quran,” ujarnya.

Umar Toha juga berharap sebaiknya kegiatan seni dan budaya di MAN 2 lebih berorientasi kepada seni yang bernuansa islami, dibandingkan dengan kegiatan syuting film yang dilakukan setiap hari bahkan sampai malam hari. Selain menguras biaya cukup banyak, kegiatan ini juga banyak risiko karena jam sekolah yang mengambil waktu istirahat siswa.

“Bukankah tujuan orang tua menyekolahkan anaknya ke Madrasah Aliyah agar mendapatkan ilmu yang sesuai ajaran islam dan menjadi anak soleh, bukan kegiatan layaknya artis sinetron,” terangnya.

Karena kegiatan ini dianggap memberikan dampak buruk, ia meminta agar Kemenag kota Bogor mengkaji ulang kegiatan murid syuting film di masukan dalam seni dan budaya, lebih bermanfaat di banding seni islami semisal qasidah dan bebusana hijab. “Kegiatan ini tidak memberikan manfaat sama sekali kepada siswanya,” paparnya.

Sementara itu Kepala Sekolah MAN 2 Kota Bogor Hawasi menapik soal aktivitas ssiwa yang memakan waktu hingga malam hari. Ia justru tidak tahu adanya kegiatan syuting film.

“Saya baru tau jika ada kegiatan seperti ini, karena aturan di sekolah kegiatan siswa tidak dilakukan sampai larut malam hanya sampai pukul lima sore saja,” katanya.

Ia juga mengaku akan menegur guru yang diduga mewajibkan ssiwanya syuting sampai larut malam. “Nanti kami akan rapatkan setelah pelaksanaan UNBK selesai,”tandasnya (bd)

 

Hasil Buruan 2 Minggu, Polisi Bekuk 20 Tersangka Narkoba

BOGOR DAILY– Satuan Narkoba Polresta Bogor Kota meringkus 20 pelaku pengedar narkoba di wilayah Kota Bogor, selama dua pekan terakhir.

Dari tangan para pelaku, petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa sabu seberat 37,55 gram, ganja 125 gram, dan obat keras berupa pil tramadol 100 gram. Jumlah barang haram tersebut jika diuangkan mencapai Rp 500 juta

Kapolresta Bogor Kota Komisaris Besar Ulung Sampurna Jaya mengatakan, dari pemeriksaan para tersangka, narkoba tersebut diedarkan di kalangan para pemuda. Soal transaksi termasuk tempat pengambilan narkoba, dilakukan dengan sistem tempel untuk menghindari kecurigaan.

“Pelaku ini transaksinya sistem tempel. Jadi, meletakkan narkoba di suatu tempat dan diambil oleh pembelinya. Ada yang pakai bungkus permen untuk mengelabui petugas,” ucap Ulung, Selasa (11/4/2017).

Ulung menambahkan, para pelaku akan dijerat Pasal 114 Ayat 1, Pasal 111 Ayat 1, dan Pasal 112 Ayat 1 Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman minimal 6 tahun penjara.

“Para tersangka ini rata-rata memang sudah menjadi target operasi. Ada satu tersangka yang ditangkap masih pelajar,” katanya (bd)

Atlet SEA Games Ini Jadi Korban Tabrak Lari di Pakansari

BOGOR DAILY – Atlet Indonesia Muhammad Rozikin terancam absen di SEA Games 2017 yang berlangsung di Kuala Lumpul, Malaysia, 19-31 Agustus. Sprinter itu jadi korban tabrak lari dari sepeda motor yang melawan arus lalu lintas di sekitar Stadion Pakansari, Kelurahan Pakansari Kecamatan Cibinong, Sabtu (8/4/2017).

“Kejadiannya Sabtu sore kemarin, kebetulan memang setiap hari itu pelatnas libur latihan. Saat kejadian, Rozikin sedang menuju ke tempat pengajian dengan menggunakan motor,” tutur pelatih kepala Eni Sumartoyo

Rozikin mengakui bahwa saat kejadian, perempatan ke arah stadion sedang ramai. Tiba-tiba motor dari arah berlawanan datang dengan kecepatan tinggi.

Akibat insiden nahas tersebut, tulang bahu kiri Rozikin patah dan harus dioperasi. Eni mengatakan, rencana operasi Rozikin akan dilakukan esok hari.

Jika berjalan lancar, Rozikin perlu waktu tiga bulan beristirahat dan pemulihan sebelum dapat kembali berlatih.

“Rencana operasinya besok, tetapi saya belum bisa konfirmasi jamnya karena masih menunggu kabar dari dokter lagi. Dokternya baru akan kunjungan nanti sore atau malam,” kata Eni.

“Kalau besok jadi operasi, minimal seminggu ke depan Rozikin masih harus dirawat di rumah sakit,” ucap Eni.

Rozikin adalah satu dari enam pelari jarak pendek putra yang disiapkan Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) untuk SEA Games 2017.

Rozikin semula dijadwalkan menjalani uji coba ke luar negeri (try out) pada Asian Grand Prix 2017 di China dan Taiwan, 20 April-3 Mei, serta Islamic Solidarity Games (ISG) 2017 di Uzbekistan, 12-22 Mei.

Namun, dua rencana tersebut terpaksa dibatalkan karena kecelakaan yang menimpa Rozikin

“Walau gagal mengikuti try out, status Rozikin untuk SEA Games masih sama. Dia belum dicoret dari daftar pelari yang kami daftarkan ke Satlak Prima,” kata Eni.

Rencananya,Rozikin beserta Eko Rimbawan, Yaspi Boby, Iswandi, Fadlin, dan I Dewa Made, disiapkan PB PASI untuk turun pada nomor estafet 4×100 meter (bd)

Polisi Kantongi Foto Orang Asing yang Buntuti Novel Baswedan

0

BOGOR DAILY  Pasca serangan penyiraman air keras ke wajah penyidik senior KPK Novel Baswedan, Polda Metro Jaya akhirnya mengantongi foto-foto orang asing yang selama ini kerap membuntuti Novel. Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan membenarkan adanya foto-foto orang yang sering mengintai rumah Novel Baswedan. Dia mengatakan pihak kepolisian juga memiliki foto tersebut.

“Jadi, dua minggu yang lalu memang ada beberapa, ada di sekitar rumah saudara Novel, itu kami pun punya foto itu ya. Kami pun punya, sekitar dua minggu yang lalu, itu sudah kami ada,” kata Iriawan di RS Jakarta Eye Center, Jalan Teuku Cik Ditiro, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (11/4/2017) malam.

Iriawan mengatakan akan mengecek korelasi foto tersebut dengan peristiwa penyerangan yang terjadi pada Selasa (10/4) pagi. Dia juga akan mencocokkan dengan keterangan dari para saksi.

“Jadi kita akan cross check ke sana ya, apa ada korelasinya atau tidak. Belum tentu juga, tapi itu masukan buat kami. Dan tentu kami akan memeriksa semua saksi yang ada. Sudah ada enam saksi diperiksa,” tuturnya.

Iriawan mengatakan, saat ini tim khusus penanganan kasus teror ini sudah dibentuk. Dia enggan menyebutkan berapa jumlah personel yang dilibatkan dalam tim ini.

Namun, dia memastikan pihak kepolisian berupaya mengusut kasus ini hingga tuntas dengan cepat. Iriawan mengatakan, saat ini barang bukti sudah dicek di laboratorium forensik (labfor).

“Tim juga kami bentuk juga. Kemudian ada beberapa barang bukti yang kita ambil. Termasuk cairan sudah kita periksa ke labfor, untuk memastikan cairan tersebut, a1-nya atau pastinya apa, kita tunggu dari labfor,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD juga mengatakan ada foto orang asing yang membuntuti Novel. Novel sempat menceritakan dirinya sering dibuntuti orang.

Dan Novel juga mengirimkan gambar itu kepada Mahfud. Namun Mahfud menyerahkan indikasi itu kepada pihak kepolisian.

“Indikasi-indikasi saja bahwa pernah ada ini ada itu, bahkan sudah mengirim gambar yang selalu membuntuti itu, biar itu nanti polisi,” ujar Mahfud di RS JEC, Selasa (11/4) siang.

Mahfud tidak menjelaskan secara detail mengenai gambar yang dimaksud. Dia hanya menyampaikan bahwa gejala-gejala mencurigakan telah terjadi terhadap Novel akhir-akhir ini.

“Ya, ada gejala-gejala yang mencurigakan, ada orang yang sedang datang ke lingkungan dia, bahkan sudah membuntuti, tinggal dicari saja itu,” tuturnya.

Hal serupa juga dikatakan oleh Ketum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar usai menjenguk Novel di RS JEC. Dia mengatakan, saat itu tetangga Novel kerap mengambil foto orang yang sering mengintai Novel. Novel juga sering menunjukkan foto tersebut kepada Dahnil. Orang tak dikenal itu mengintai Novel secara rutin. (bd)

Tabrakan Beruntun Bus Mayasari vs 6 Mobil Sudah Dievakuasi

0

BOGOR DAILY– Tabrakan beruntun yang melibatkan enam mobil dan sebuah bus Mayasari Bakti rute Tanjung Priok-Cililitan terjadi di Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut.

“Betul ada kejadian, pukul 21.30 WIB ada kecelakaan beruntun. Diduga sopir mengantuk, kemudian tiba-tiba bus menghantam dengan keras mobil di depannya. Karena saking kencangnya, enam mobil tertabrak,” ujar salah satu saksi mata di lokasi kejadian, Heriyanto.

Heriyanto mengatakan tidak ada korban jiwa akibat kecelakaan tersebut. Namun kerugian material akibat kecelakaan tersebut diperkirakan mencapai jutaan rupiah.

“Sopir bus maupun mobil tidak ada yang luka serius, mungkin tadi hanya kaget saja. Tapi kerusakan mobil mungkin sampai jutaan, ya,” kata Heriyanto.

Heriyanto menambahkan, saat ini mobil yang mengalami kecelakaan sudah dievakuasi di Satlantas Polres Jakarta Timur. “Semua mobilnya sudah dievakuasi, sekarang lalu lintas sudah lancar,” katanya.