Wednesday, 8 April 2026
Home Blog Page 9110

Penglihatan Novel Baswedan Masih Kabur Usai Disiran Air Keras

0

BOGOR DAILY– Tim dokter masih melakukan pemeriksaan medis terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan. Wajah Novel lebam dengan penglihatan yang agak kabur di bagian mata kiri.

“Saya sempat lihat dan berbincang dengan Novel, jadi di sebelah kanan ada luka agak lebam terus kedua matanya juga kena. Mata kiri agak kabur, jadi lagi diperiksa oleh dokter,” ujar juru bicara kepresidenan Johan Budi usai menjenguk Novel di RS Mitra Keluarga Kelapa Gading, Jakarta, Selasa (11/4/2017).

Novel disiram air keras saat berjalan kaki menuju rumah usai salat subuh di Masjid Al Ikhsan. Ada dua orang yang berboncengan motor yang mendekati Novel. Satu orang kemudian menyiramkan air keras.

“Ini harapan pribadi saya selaku teman Novel, mantan orang di KPK (agar polisi) untuk segera mengusut siapa pelakunya, siapa dalangnya dan maksud atau motif melakukan kejahatan itu kepada Novel,” sambung Johan.

Meski menolak berspekulasi terkait dugaan motif pelaku penyerangan, Johan menyebut ancaman-ancaman terhadap KPK memang sudah beberapa kali terjadi.

“Kita berharap polisi mengungkap siapa pelaku, apa motifnya, kalau ada yang menyuruh, siapa yang menyuruh,” sambung Johan.

Presiden Joko Widodo mengutuk teror penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan. Jokowi meminta pelaku teror segera ditangkap.

“Ya itu tindakan brutal yang saya mengutuk keras,” kata Jokowi di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Selasa (11/4/2017).

Jokowi langsung memerintahkan Kapolri Jenderal Tito Karnavian untuk mencari siapa pelakunya. Jokowi enggan berspekulasi lebih jauh tentang pelaku teror.

Presiden PKS Buka-bukaan Soal Keputusannya Mundur dari DPR

0

BOGOR DAILY– Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mohamad Sohibul Iman mengundurkan diri dari keanggotaan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI. Alasannya, Sohibul ingin memfokuskan diri mengurus partai.

“Telah dimusyawarahkan di Badan Pekerja Majelis Syuro atau DPTP, dan disetujui agar saya mundur dari DPR sehingga target-target partai yang ditetapkan di Munas bisa saya kawal dengan penuh,” kata Sohibul Iman dalam keterangan tertulis, Selasa (11/4/2017).

Sebelum keluar surat Ketua DPR yang meminta ke Presiden RI untuk pergantian antarwaktu bagi dirinya, Sohibul Iman mengajukan surat pengunduran diri sebagai anggota DPR ke partai. Kemudian DPP PKS mengirimkan surat penarikan anggotanya karena pengunduran diri tersebut.

Seperti diketahui, anggota DPR dapat di PAW karena salah satu dari tiga alasan sebagai berikut; mengundurkan diri, berhalangan tetap atau diberhentikan dari keanggotaan partai yang diwakilinya. Dalam hal ini Sohibul Iman mengundurkan diri.

Menurut Sohibul Iman, PKS di bawah kepemimpinan Habib Salim Segaf Al-Jufri dan dirinya, serta unsur pimpinan lainnya, akan menghadapi event politik besar yaitu Pilkada serentak tahun 2018, Pemilu legislatif serta Pemilihan Presiden tahun 2019 mendatang.

Sohibul Iman menilai, pengunduran dirinya adalah hal wajar dan bukan luar biasa.

“(Jabatan) ini soal amanah saja, untuk saat ini saya diamanahkan unsur pimpinan untuk fokus memimpin DPP, doakan agar PKS selalu amanah,” pungkasnya. (bd)

Ini Penampakan Kampung di Cibuluh Usai Diterjang Puting Beliung

BOGOR DAILY–  Warga di RT 1, 2, dan 3 RW 2 Kelurahan Cibuluh, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor mulai berbenah sejak pagi hari. Selasa (11/04/17).

Berdasarkan pantauan,  warga yang dibantu oleh petugas setempat dan para relawan mulai sibuk membersihkan puing-puing akibat terjangan angin puting beliung yang terjadi pada Senin (10/04/17) sore kemarin.

Diketahui, angin puting beliung tersebut telah memporak porandakan sebanyak 25 rumah warga setempat.

Toyib (70) yang rumahnya hancur berantakan menuturkan, saat kejadian ia bersama keluarga tengah berada di dalam rumahnya yang berada di RT 1/2

“Dapur saya hancur, genteng atap saya terbang, ditambah tembok dari bangunan sebelah juga roboh ke dapur saya,” ujarnya

 

Diperkirakan, kerugian mencapai ratusan juta rupiah akibat peristiwa tersebut. Berikut kondisi kampungnya pasca diterjang puting beliung.

 

Aturan Baru, Ojek Online Juga Ditagih Surat Tugas

BOGOR DAILY  Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat menerbitkan Peraturan Walikota (Perwali) tentang angkutan roda dua berbasis aplikasi. Salah satu persyaratan yang diatur yakni setiap pengendara wajib mempunyai surat tugas.

Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto menyebutkan, Perwali tersebut diterbitkan berdasarkan pertimbangan keberadaan roda dua yang menggunakan aplikasi berbasis teknologi informasi di Kota Bogor telah menimbulkan berbagai dampak dalam penyelenggaraan angkutan umum.

“Terlebih lagi keberadaannya juga belum diatur dalam peraturan perundang-undangan,” kata Bima, Selasa (11/4).

Peraturan Walikota Nomor 21 Tahun 2017 tentang Pengawasan dan Pengendalian Kendaraan Roda Dua Menggunakan Aplikasi Berbasis Teknologi Informasi di Kota Bogor telah disahkan per tanggal 4 April lalu. Perwali tersebut diterbitkan untuk mengatur dan menata keberadaan moda angkutan berbasis aplikasi yang jumlahnya mencapai ribuan unit beroperasi di Kota Bogor, berfungsi sebagai angkutan tidak dalam trayek demi terpeliharanya ketentraman dan ketertiban di masyarakat.

“Dengan diterbitkannya Perwali ini, ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi oleh para operator atau penyelenggara ojek online yakni penyelenggara ojek online harus berbentuk badan usaha, selain itu mereka pun diwajibkan untuk memiliki cabang atau perwakilan yang tetap di Kota Bogor dan menunjuk penanggung jawabnya,” kata Bima.

Syarat berikutnya, cabang atau perwakilan penyelenggara ojek online juga harus mendapatkan surat tugas dari penyelenggara ojek online dan menyampaikan data kendaraan pada dinas terkait.(rep/bd)

sumber: Republika

Rampok Gasak Taksi Online di Tol Jagorawi, Sopirnya Dibacok

BOGOR DAILY–   Seorang pengemudi taksi online Dwi Pantoro (33) warga Kelurahan Kebun Pala Makasar, Jakarta Timur menjadi korban perampokan di KM 36 Tol Jagorawi, Kecamatan Babakanmadang, Kabupaten Bogor, Selasa (11/4) pagi.

Kasubag Humas Polres Bogor, Ajun Komisaris Ita Puspita Lena dalam keterangannya menuturkan, pada saat kejadian Dwi dipesan melalui ponsel untuk mengantarkan penumpang dari Kampung Rambutan, Jakarta Timur menuju Sentul, Bogor melalui Tol Jagorawi.

“Sebelum keluar Gerbang Tol Sentul City disekitar KM 36 arah Bogor tiba-tiba kedua penumpang mengancam dan menyuruh korban turun dan meninggalkan mobilnya,” kata Ita, Selasa (11/4).

Diduga korban tidak mau meninggalkan mobilnya sehingga terjadi perkelahian dan korban dibacok dengan menggunakan golok mengenai pelipis bagian kanan. Setelah korban tidak berdaya dan berlumur darah diturunkan di pinggir tol KM 36 arah Bogor sedangkan mobil jenis Daihatsu Xenia F 1807 FV dibawa kabur oleh pelaku.

Korban ditemukan oleh Dandim 0621 Kabupaten Bogor Letkol (Inf) Fransisco saat akan menuju kantor. Selanjutnya Dandim membawa korban ke RS Perta medika Sentul City Kecamatan Babakan untuk penanganan medis.

“Hingga kini berkoordinasi dengan polres-polres perbatasan untuk mencari pelaku. Sedangkan korban masih dirawat di rumah sakit dan akan dimintai keterangan bila kondisinya sudah membaik,” tutup Ita. (bd)

Sehari Usai Pilkada DKI, Sidang Tuntutan Ahok Baru Digelar

0

BOGOR DAILY Tim pengacara Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyebut penundaan sidang pembacaan tuntutan tidak menguntungkan kliennya. Justru pihak Ahok mengaku dirugikan dengan penundaan sidang.

“Supaya jangan ada kekeliruan di masyarakat juga bahwa kami perlu sampaikan kami tidak diuntungkan dengan penundaan ini. Perlu supaya masyarakat tahu terdakwa tidak diuntungkan dengan penundaan ini bahkan dengan segala hormat majelis kami juga dirugikan kalau seandainya tahu penuntutan ini akan ditunda saksi ahli kami akan lebih banyak dihadirkan. Tapi yang sudah, sudahlah,” ujar anggota tim pengacara Ahok dalam sidang di Auditorium Kementan, Jl RM Harsono, Ragunan, Jaksel, Selasa (11/4/2017).

Penundaan sidang disebabkan belum selesainya surat tuntutan yang harus disusun penuntut umum. Jaksa saat ditanya hakim ketua bahkan menyebut surat tuntutan sudah diupayakan dikebut hingga Senin (10/4) malam, namun tak rampung juga.

“Yang Mulia ketua majelis tim penasihat hukum yang kami hormati, memang sedianya persidangan hari ini pembacaan tuntutan dari penuntut umum kami sudah berusaha sedemikian rupa, waktu satu minggu tidak cukup bagi kami. Dengan segala maaf kami memohon waktu untuk pembacaan surat tuntutan tidak bisa kami bacakan hari ini,” ujar ketua tim jaksa penuntut umum Ali Mukartono.

Dalam persidangan, hakim ketua Dwiarso Budi Santiarto juga menegur jaksa gara-gara tidak bisa memberikan tanggal pasti penundaan.

“Saudara siap nggak tanggal 17? Kalau nggak siap kita cari hari lain,” kata hakim.

Tim jaksa sempat meminta sidang ditunda selama dua pekan. Jaksa juga menyinggung soal surat dari Kapolda Metro Jaya yang meminta penundaan sidang karena alasan keamanan jelang pemungutan suara.

Setelah dibahas cukup alot, akhirnya majelis hakim memutuskan sidang tuntutan Ahok digelar pada Kamis, 20 April atau sehari setelah pencoblosan pilkada DKI. Hakim juga mengingatkan kepada Ahok dan tim pengacara soal mepetnya waktu penyusunan pembelaan (pleidoi).

“Kepada terdakwa saudara mempersiapkan pembelaan sesuai dengan jadwal ini dengan resiko berkurang 2 hari dari mestinya 8 hari, jadi 5 atau 6 hari,” ujar hakim Dwiarso.

Tim pengacara Ahok menyatakan siap dengan waktu penyusunan pleidoi yang mepet setelah pembacaan tuntutan pekan depan.

“Karena kenyataannya memang saudara jaksa penuntut umum belum siap maka kami seperti yang telah disammpaikan majelis waktu kami singkat kalau misalnya menyusun pleidoi kami singkat dengan menyusun pleidoi itu,” sebut pengacara Ahok.

Ahok didakwa melakukan penodaan agama karena menyebut dan mengaitkan surat Al Maidah 51 dengan Pikada DKI. Penyebutan surat Al Maidah 51 saat bertemu warga di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu pada 27 September 2016.

Dibuat Teler, Remaja Bondongan Ini Malah Digilir Tujuh Temannya

BOGOR DAILY–  Niatnya untuk bermalam minggu justru berujung petakan bagi remaja Bondongan. Sebut saja Citra (nama samaran,red). Kepergiannya bersama dua temannya FH dan HA justru membuat hari-harinya berubah jadi kelabu.  Tak disangka, kedua temannya tega menjebak Citra hingga kesuciannya terenggut. Minuman yang ditenggaknya membuat Citra teler tak sadarkan diri. Sampai-sampai, tubuhnya pun jadi sasaran nafsu bejat teman-temannya. Semalaman, ia digilir tujuh ABG asal Bondongan, Kecamatan Bogor Selatan.

Di sebuah rumah kosong, Citra habis-habisan digarap tujuh pemuda di antaranya FH, RN, AR, FS, HA,AM dan AP. Mulanya, Citra hanya pergi dengan satu di antaranya. Rupanya ia diajak ke rumah kosong dan di situlah Citra dicekoki minuman beralkohol.

Di saat mulai teler, teman-temannya pun mengambil kesempatan menggerayangi tubuh korban. Bahkan, empat di antaranya berani melakukan hubungan badan layaknya suami istri. Sedangkan, sisanya hanya meraba-raba dan mencumbui korban yang sudah tak sadarkan diri.

“Ya, tiga orang lainnya cuma dicium korban, ‘digrepe-grepe’ gitulah,” ungkap Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, Kompol Condro Sasongko.

Terungkapnya kasus pencabulan ini berawal dari keterangan warga setempat Danial yang menemukan tubuh Citra tanpa pakaian di pinggir Sungai Pakancilan, Kampung Sukajadi, Kelurahan Bondongan, Kecamatan Bogor Selatan, Minggu (9/4) lalu.

Saat ditemukan, Citra hanya mengenakan bra dan masih tak sadarkan diri. Sampai akhirnya korban dibawa ke RS Bhayangkara. Sementara, polisi memeriksa sejumlah saksi yang mengenal Citra. Hingga ketujuh pemuda itu dibawa ke Kantor Polresta Bogor Kota Kapten Muslihat untuk pemeriksaan.

Dari ketujuh pelaku, satu adalah pria dewasa sedangkan sisanya masih di bawah umur. Sebagian ada yang berstatus pelajar dan ada pula yang tidak sekolah. Meski masih di bawah umur, proses hukum tetap berlaku karena tergolong kejahatan luar biasa.

“Kalau korban sekarang masih mendapat penanganan medis untuk memulihkan psikologisnya,” kata Condro.

Pekan lalu, kasus pencabulan juga terjadi dengan korban bocah empat tahun. Seorang tukang kredit berinisial ST (22) ditahan karena ketahuan mencabuli gadis di bawah umur AP (6) di Gang Aut, Kelurahan Gudang, Kecamatan Bogor, Kota Bogor.

Sementara itu, di Kabupaten Bogor belum lama ini juga terjadi kasus serupa dengan korban bocah laki-laki di bawah umur.

Seorang penambang emas liar (gurandil) Y (35) melakukan pelecehan seksual terhadap tiga anak di bawah umur, yakni RI 15, RA 14 dan AN 15. Ketiganya diajak memenuhi keinginan bejat pelaku usai menonton video porno di salah satu rumah di wilayah Nanggung, Kabupaten Bogor.

Atas maraknya kasus pencabulan, Condro juga menegaskan soal sudah berlakunya Perppu Kebiri, Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak menjadi Undang-Undang. “Dendanya nggak main-main loh sampai Rp5 miliar. Ini yang harus diingat,” tegasnya. (bd)

Terseret Korupsi E-KTP, Giliran Setnov Dicekal ke Luar Negeri

0

BOGOR DAILY–  Kasus Korupsi E-KTP masih terus ditangani KPK. Lembaga Antirasuah ini terus mengembangkan kasus e-KTP yang melibatkan banyak pihak, termasuk eksekutif dan legislatif. Penyidik KPK mencegah Ketua DPR Setya Novanto ke luar negeri.
Penyidik KPK mengirimkan surat pencegahan itu pada Senin (10/4) kemarin ke Ditjen Imigrasi. Novanto dicegah ke luar negeri selama enam bulan ke depan.

Ketika dikonfirmasi mengenai hal ini, Dirjen Imigrasi Ronny Sompie membenarkannya.

“Oh iya sudah ada, permintaannya (untuk dicekal) sudah,” ujar Ronny.

Terakhir, Novanto masih berstatus sebagai saksi di kasus ini. Belum diketahui apakah ada perubahan status hukum Novanto terkait dengan pencegahan ini. Pimpinan dan Jubir KPK belum merespons ketika dikonfirmasi.

Namun jaksa KPK dalam surat dakwaannya untuk terdakwa Irman dan Sugiharto menyebutkan bahwa Novanto saksi yang ‘istimewa’. Novanto dianggap terlibat dalam penggiringan anggaran untuk proyek e-KTP senilai Rp 5,8 triliun di DPR. Novanto berkali-kali membantah dakwaan KPK ini (bd)

Tangani Korupsi E-KTP, Penyidik KPK Ini Disiram Air Keras

0

BOGOR DAILY– Penyidik senior KPK Novel Baswedan disiram air keras oleh orang tak dikenal. Kini Novel sedang menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Dari foto yang didapat,  terlihat Novel sedang terbaring di kasur RS Mitra Keluarga, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Luka bekas siraman air keras terlihat di muka Novel, yakni di bagian kening dan mata.

Mata Novel terpejam. Di sekitar bagian mata dan keningnya diolesi obat.

Novel disiram air keras oleh orang tak dikenal saat perjalanan pulang usai dirinya melakukan salat subuh berjemaah di masjid dekat rumahnya.

“Iya saya baru saja dikabari ibu, katanya Novel disiram begitu,” ujar kakak Novel, Taufik Baswedan kepada detikcom, Selasa (11/4).

Setelah disiram, Novel langsung dilarikan ke RS. Dia ditolong oleh warga setempat. Novel tak sempat pulang dulu ke rumahnya.

“Langsung dibawa ke RS,” ujar kakak Novel, Taufik Baswedan

Berikut kronologi detik detik saat air keras tersiram ke wajahnya.

Novel Baswedan berjalan kaki menuju rumahnya setelah salat subuh di Masjid Al Ikhsan, seperti biasanya. Namun ada yang berbeda hari ini, dua orang yang berboncengan di satu motor mengikutinya.

Motor itu berjalan pelan saat berada di dekat Novel. Lalu, orang yang di belakang menyiramkan cairan yang belakangan diketahui sebagai air keras.

Cairan itu mengenai wajah Novel. Dia sempat lari menghindar, lalu dua orang yang ada di motor kabur.

Berikut rentetan insiden penyiraman air keras terhadap Novel seperti dituturkan oleh Kapolres Jakarta Kombes Dwiyono:

Waktu salat subuh (Sekitar pukul 04.35 WIB)

Novel salat subuh di masjid Al Ikhsan. Masjid itu berjarak sekitar 30 meter dari rumahnya.

Pukul 05.10 WIB

Novel berjalan pulang ke rumahnya. Tiba-tiba ada motor dari belakang yang dinaiki dua orang mendekat. Kemudian orang yang ada di motor itu menyiramkan sesuatu ke arah Novel. Sesuatu yang belakangan diketahui sebagai air keras itu mengenai wajah Novel. Dua orang yang ada di atas motor itu lalu kabur. (bd)

Kalah Telak 0-3, Arsenal Gagal Gusur Manchester United

0

BOGOR DAILY– Arsenal gagal menggusur Manchester United di peringkat 5 klasemen sementara Premier League lantaran kalah telak 0-3 di kandang Crystal Palace, Selhurst Park, Selasa (11/4) dini hari WIB. Tim asuhan Arsene Wenger itu sejatinya berpeluang kembali ke posisi lima andai mampu memetik tiga poin penuh.

Kekalahan The Gunners – julukan Arsenal, di Selhurst Park cukup mengejutkan. Bagaimana tidak, Palace adalah tim papan bawah yang berjuang untuk tak terjerumus ke zona degradasi.

Selain itu, selama diasuh Wenger sejak 1996, Arsenal tak pernah kalah di kandang Palace di pentas Premier League. Bahkan, sejak 10 November 1979, The Gunners tak pernah kalah di Selhurst Park juga di ajang Premier League.

Semenjak itu, dalam 11 lawatan ke Selhurst Park, Arsenal mendulang 6 kemenangan dan 5 seri. Bahkan, dalam tiga kunjungan terakhir (sebelum laga ini) ke kandang Palace, The Gunners selalu meraih kemenangan.

Namun, rekor apik itu gagal dilanjutkan Arsenal. Mereka benar-benar tampil buruk pada Selasa (11/4) dini hari WIB. Bagi Palace, ini kemenangan pertama atas Arsenal di Selhurst Park di pentas Premier League sejak 1979. Artinya, Palace kembali berpesta di depan publik sendiri saat menjamu Arsenal setelah 38 tahun.

Sementara bagi Wenger, kekalahan ini menorehkan rekor buruk pertama kalinya sebagai manajer Arsenal. Untuk pertama kalinya selama menukangi Arsenal, Wenger merasakan tiga kali kekalahan beruntun dalam laga tandang. Sebelumnya Arsenal kalah 1-3 di kandang Liverpool, kalah 1-3 di kandang West Bromwich Albion, dan kini kalah 0-3 di kandang Palace.

Gawang Arsenal yang dijaga Emiliano Martinez sudah kebobolan saat laga baru berusia 17 menit. Andros Townsend berhasil memperdaya Martinez lewat tendangan kaki kanan usai menerima umpan Wilfried Zaha.

Upaya Arsenal untuk bisa menyamakan kedudukan selalu kandas. Performa Alexis Sanchez, Theo Walcott, dan Mesut Oezil terbilang buruk dalam laga ini. Padahal, sebelumnya mereka cukup gemilang ketika Arsenal menang 3-0 saat menjamu West Ham United (5/4).

Arsenal terus berusaha untuk menggedor pertahanan Palace yang dikomandoi Mamadou Sakho begitu babak kedua dimulai. Namun, lagi-lagi upaya mereka selalu gagal. Permainan rancak yang biasanya terbukti ampuh sepertinya mati kutu di barisan pertahanan The Eagles – julukan Palace.

Justru Palace mampu menambah keunggulan pada menit 63 lewat tendangan spektakuler Yohan Cabaye. Dia melepaskan tembakan melengkung dari dalam kotak penalti usai menerima umpan dari Zaha. Palace memimpin 2-0.

Mental para pemain Arsenal semakin terpuruk ketika Palace mendapat penalti pada menit 68 setelah Townsend dijatuhkan oleh Martinez di area terlarang. Luka Milivojevic yang menjadi eksekutor mampu menunaikan tugasnya secara brilian. Palace pun makin menjauh dengan keunggulan 3-0.

Di sisa laga, Arsenal berusaha untuk memperkecil skor. Namun, mental mereka telanjur jatuh. Arsenal yang dikenal agresif dengan umpan satu dua dari kaki ke kaki tak terlihat. Permainan mereka bisa dibilang amburadul. Pada babak kedua, Arsenal bahkan tak mampu melepaskan tembakan tepat ke gawang Palace.

Arsenal pulang dari Selhurst Park dengan kekalahan 0-3. Kekalahan telak pertama yang mereka derita dari Palace di semua ajang.(jp/bd)