Saturday, 4 April 2026
Home Blog Page 9128

Perampok Spesialis Minimarket Beraksi di Parungpanjang

BOGOR DAILY Perampok spesialis minimaret berhasil membobol sebuah toko di Parungpanjang. Untuk keempat kalinya minimarket yang berada di  jalan raya Muhamad Toha dibobol. Informasi yang dikumpulkan, diduga pelaku pembobolan berjumlah lebih dari satu orang. Pasalnya, maling berhasil menguras sebagian barang dagangan di toko tersebut.

Adanya pembobolan Indomaret tersebut, pertama kali diketahui oleh seorang karyawan toko bernama Sinta Nurcahni (16 ) bersama karyawan lainnya, saat hendak membuka toko sekitar pukul 06.10 WIB. “Saat membuka roling door bersama rekan kerja, kami terkejut dengan kondisi barang dagangan di dalam toko yang acak-acakan,” ujar Sinta

Dia menuturkan, saat masuk  ke dalam dan memeriksa barang-barang, ternyata beberapa slop rokok sudah tidak ada. “Kami juga melihat atap flapon sudah jebol, persisnya di ruang kasir,” sambungnya.

Selain beberapa slop rokok, kata Sinta, para pencuri juga menguras barang-barang lainnya seperti, parfum, cokelat, kosmetik, pakaian dalam dan lain-lainnya.” tuturnya. Sementara menurut Humas Indomaret​, Yayah, para pelaku diduga naik mengunakan tangga dari belakang Indomaret.

“Kami sudah laporkan peristiwa ini ke pihak Polsek Parungpanjang,” ujarnya.

Yayah menerangkan, kerugian akibat pencurian ini, ditaksir mencapai nilai belasan juta rupiah. Dia juga menambahkan, jika di toko tersebut, sudah dilengkapi 2 unit kamera CCTV. “Kasus ini sedang didalami dan diperiksa aparat Polsek Parungpanpang. Termasuk nantinya rekaman CCTV.”tandasnya (bd)

Kencan Bareng Pacar, Kena Razia. Ups! Ternyata ‘Si Doi’ Waria

BOGOR DAILY– Cantiknya paras Lauren, 21, membutakan mata Rizki Budiansyah alias Budi, 26. tak disangka, kedok ‘si doi’ Lauren  terbongkar. Ia rupanya bukan wanita tulen alias waria. Hal  itu baru diketahui Budi ketika keduanya memadu kasih di Pangkalan Bun Park (PP) pada Kamis malam (23/3). Tepatnya ketika petugas satpol PP memergoki pasangan kekasih tersebut berbuat mesum.

Lauren dan Budi kedapatan berbuat tak senonoh pukul 20.30 WIB. Alhasil, keduanya langsung diamankan dan digelandang ke kantor satpol PP dan Damkar Kobar.

Plt Kepala Satpol PP dan Damkar Kobar Hermon F. Lion menyatakan, Lauren dan Budi ditangkap petugas yang berpatroli. “Mereka (Lauren dan Budi, Red) lagi asyik pacaran, kemudian langsung diangkut petugas,” katanya.

Saat diinterogasi, dua pasangan sesama jenis itu mengaku berbuat mesum di tempat yang memang kondisinya gelap, minim cahaya lampu penerangan. Lauren yang tidak bekerja mengaku tinggal di kos dan datang ke Pangkalan Bun sebulan sekali untuk menemui pacarnya, Budi.

Ketika digeledah, Lauren kedapatan membawa benda-benda yang cukup membuat petugas terkejut. Tas yang dibawa waria berbadan tinggi langsing dan berhijab tersebut berisi pil KB dan minyak pelet atau buluh perindu. “Minyak pelet itu om. Jangan dibuka om,” ucap Lauren, lantas tersenyum malu. “Kalau itu pil KB. Sumpah om, punya teman, nitip,” imbuhnya.

Sementara itu, Budi mengaku tidak tahu jika Lauren adalah seorang pria. “Baru tahu saya. Ternyata dia (Lauren, Red) laki-laki. Menyesal saya pak,” kata Budi lesu ketika diiterogasi penyidik satpol PP. (jp/bd)

Petugas Bandara Soetta Sita Peluru dari Tas PNS Wanita

BOGOR DAILY– Salah seorang penumpang pesawat Lion Air JT794 dengan rute Bandara Soekarno Hatta (Soetta)-Jayapura diamankan petugas Aviation Securty atau Avsec.

Seorang wanita berinisial KM (54) yang berprofesi sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) asal Jaya Pura, Papua, kedapatan membawa magazen berikut puluhan butir peluru tajam.

“Pada saat dilakukan pemeriksaan X-Ray di SCP Terminal 1A, petugas melihat magazen di dalam tas si pembawa. Setelah dilakukan pemeriksaan secara manual, didapati sebanyak 25 peluru tajam dalam magazen tersebut,” kata Security, Rescue, & Fire Fighting Senior Manager Bandara Soetta, Tommy Hadi Bawono, Selasa (28/3/2017).

Kepada petugas, KM mengaku bahwa magazen berikut peluru tersebut bukan miliknya, dan dia mengaku membawa dari Bandara Sentani lanjut transit Makasar Menuju CGK pada 23 Marer 2017 lalu.

Petugas Avsec kemudian menyerahkan pembawa peluru tersebut berikut barang bukti kepada pihak Kepolisian.

“Karena peluru termasuk dalam dangerous goods (benda berbahaya) dan tidak memiliki surat-surat serta dapat mengancam keselamatan penerbangan, kami serahkan pelaku berikut barang bukti kepada Kepolisian,” kata Tommy.

Dihubungi terpisah, Kasubbag Humas Polresta Bandara Soetta Ipda Prayogo membenarkan adanya kasus tersebut, saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan atas puluhan peluru itu.

“Benar, kini kasus tersebut sedang ditangani oleh Satuan Intel Polresta Bandara Soekarno-Hatta.”

Liburan Nyepi, Ini Dia Titik Kepadatan Lalin di Puncak

BOGOR DAILY–  Di libur hari raya Nyepi kali ini, kondisi arus lalu lintas kendaraan di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, terpantau sempat mengalami kepadatan.

Kasat Lantas Polres Bogor AKP Hasby Ristama mengatakan, kepadatan kendaraan dari arah Jalan Tol Ciawi menuju Puncak sudah terjadi sejak pukul 06:00 WIB dan mencapai 2 kilometer (km).

“Memang sejak tadi pagi kendaraan sempat mengalami peningkatan dan terdapat antrean menjelang pintu keluar Tol Ciawi sekitar 2 km,” kata Hasby, Selasa (28/3/2017).

Ia menambahkan, titik-titik kepadatan kendaraan terjadi di Simpang Gadog, Tanjakan Selarong, Simpang Megamendung, Pasar Cisarua, Taman Safari, dan Warungkaleng.

“Tempat wisata seperti Cimory, Taman Matahari, dan Taman Safari juga diprediksi menimbulkan kemacetan akibat adanya keluar-masuk kendaraan,” jelas dia.

Guna mengurai kemacetan, pihaknya memberlakukan sistem satu arah kendaraan menuju kawasan Puncak pada pukul 09:00 WIB dan saat ini sudah berangsur normal.

“Tadi sudah kita berlakukan satu arah ke Puncak dan sekarang sudah normal. Nanti sore kami akan prioritaskan jalur menuju Jakarta tapi bersifat situasional,” paparnya.

Sementara untuk kondisi cuaca di kawasan Puncak saat ini terpantau cerah. Namun, diprediksi akan turun hujan dengan intensitas sedang pada sore hari.  (ok/bd)

Mulai Tahun Depan Tiap Desa Beneran Dijatah Rp1 Miliar

BOGOR DAILY–  Kabar gembira bagi aparatur pemerintah desa. Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Eko Putro Sandjoyo mengungkapkan dana desa yang dikucurkan pemerintah pada 2018 bakal naik lagi. Kenaikan hingga mencapai sekitar Rp 120 triliun.

“Tahun ini dana desa yang dikucurkan sebesar Rp 60 triliun dengan rata-rata per desa menerima sebesar Rp 800 juta. Dan, tahun depan ada rencana dinaikkan lagi menjadi Rp 120 triliun dan setiap desa menerima sebesar Rp 1 miliar lebih,” kata Mendes PDTT Eko Putro Sandjoyo saat memaparkan kinerja Kemendes PDTT di depan peserta dialog kepala desa dan lurah se-Kabupaten Malang dan Kota Batu di Universitas Islam Malang (Unisma) di Malang, Jawa Timur, Senin (27/3).

Menurut Menteri, dana desa yang dikucurkan ke desa-desa dari tahun ke tahun terus meningkat. Pada 2015, dana yang dikucurkan sebesar Rp 20,76 triliun atau rata-rata per desa menerima sebesar Rp 280,3 juta. Pada 2016, meningkat menjadi Rp 46,98 triliun dan setiap desa menerima dana sebesar Rp 643,6 juta.

Pada 2017, dana desa yang disalurkan pemerintah mencapai Rp 60 triliun dan setiap desa menerima sebesar Rp 800 juta. “Tahun depan ada rencana dinaikkan lagi karena untuk mengejar pembangunan infrastruktur maupun nonfisik yang ada di desa,” urainya.

Ia mengakui dana desa berpengaruh cukup besar terhadap peningkatan pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja nasional, bahkan sata statistik mencatat bahwa pada 2016, dana desa berkontribusi sebesar 0,9 persen pada Produk Domestik Bruto (PDB), penyumbang 0,04 persen dalam pertumbuhan ekonomi nasional, serta ment=yerap tenaga kerja hingga mencapai 2,34 juta jiwa.

Pada tahun ini, lanjutnya, Kemendes PDTT memiliki empat program prioritas, yakni produk unggulan desa atau produk unggulan kawasan perdesaan. “Kami minta setiap daerah segera menentukan produk unggulan masing-masing untuk meningkatkan perekonomian dan membuka kesempatan kerja secara luas,” ujarnya.
Selain itu, katanya, program prioritas lainnya adalah Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai mesuin penggerak ekonomi rakyat. Dalam dua tahun terakhir ini jumlah BUMDes meningkat tajam, yakni pada 2014 hanya 1.022 unit dan saat ini sudah mencapai 18.466 unit.

Untuk mengakomodasi BUMDes yang jumlahnya terus meningkat itu, lanjutnya, pemerintah berinisiasi untuk membentuk satu holding, dimana Bulog sebagai leading sektornya. Dan, ada empat bank milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yakni BNI, BRI, BTN, dan Bank Mandiri yang menjadi pemegang saham utama holding tersebut. (rep/bd)

Seluruh Kades Wajib Pasang Baliho Dana Desa. Catat Ya

0

BOGOR DAILY– Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo, mewajibkan tiap desa memampang baliho yang memuat rencana sampai realisasi dana desa.

“Tiap kepala desa wajib menempel baliho yang memuat rencana penggunaan sampai realisasinya supaya masyarakat tahu,” kata Eko di Universitas Islam Malang (Unisma) Jawa Timur, Senin 27 Maret 2017.

Langkah tersebut dianggap penting dilakuka,  agar kepala desa tak bermain-main dalam mengelola dana desa.  Bagi yang belum memasang baliho harus ditegur, lantaran itu merupakan satu bentuk pengawasan langsung.

Eko menyebut secara persentase angka penyimpangan dana sesa sangat kecil. Berdasarkan laporan laporan yang diterimanya, hanya ada 225 kasus dan seluruhnya sudah ditindaklanjuti.

“Kebocorannya sangat minim. Secara keseluruhan saya lihat dana desa itu jauh lebih efektif dibanding program pemerintah lainnya karena yang mengawasi sangat banyak,” ujar Eko.

Efisien karena dana desa dikerjakan secara gotong royong oleh masyarakat, tanpa kontraktor. Tahun lalu dari alokasi dana desa sebesar Rp 46,98 triliun, berdasarkan 91 persen data yang sudah masuk ke kementerian, sudah banyak dibangun infrastruktur. Tercatat ada 60 ribu kilometer jalan, 35 ribu MCK, 15 ribu bangunan PAUD, poliklinik desa, sarana air bersih dan 40 ribu unit saluran irigasi tersier yang sudah dibangun.

Sedangkan tahun ini, alokasi anggaran dana desa mencapai Rp 60 triliun. Tiap desa bakal menerima sebesar Rp 750 juta hingga Rp 800 juta. Meski demikian, pengawasan harus dilakukan agar penyimpangan tak benar terjadi.

“Tetap harus diawasi, terutama oleh masyarakat di desa itu sendiri karena yang paling tahu kondisi di desanya,” tegas Eko (bd)

Mulai Didata, Angkutan Online di Kota Bogor Dibatasi 13 Ribu

BOGOR DAILY– Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat mulai melakukan pendataan angkutan online di sejumlah kota-kota besar. Kepala Dinas Perhubungan Jabar, Dede Taufik mengatakan, dari sekitar 13 ribu angkutan, hanya sedikit yang sudah berizin.

“Kalau Bogor, Depok dan Bekasi (Bodebek) yang online kuotanya sudah 13 ribu, baru 10% yang berizin. Mungkin Bandung Raya sudah ribuan juga,” kata dia, seperti mengutip Jawa Pos, Selasa (28/3/2017).

Dede menambahkan, kuota taksi di Kota Bandung berjumlah 5 ribu, baru terpenuhi 20% yang beroperasi. Perhitungan kuota tersebut atas beberapa pertimbangan dan perhitungan.

“Kuota tersebut tidak langsung 1 tahun harus terpenuhi. Harus melihat jumlah penduduk, luas layanan, koridor jalan, perkembangan pertumbahan kendaraan dan pembangunan jalan. Semua diintegrasikan, lalu muncul angka kuota kebutuhannya,” ucapnya.

Semuanya dilakukan secara bertahap. Pasalnya, kalau melebihi over supply akan banyak yang bangkrut para penyedia layanan angkutannya. “Sambil mereka mengurus perizinan, domisili, dan badan hukum. Dan itu harus diurus oleh mereka, agar sesuai Permenhub Nomor 32 Tahun 2016,” tutur dia (bd)

Masih Berkeliaran, Polisi Bogor Buru Geng Motor Bersamurai

BOGOR DAILYGeng motor bersamurai kembali meresahkan warga Bogor. Senin (27/3) malam sekelompok pemuda menggunakan tiga motor menyerang beberapa orang yang sedang nongkrong di Lapangan Heulang, Kecamatan Tanahsareal, Kota Bogor.

Ini terjadi sekitar pukul  22.30 WIB. Dua orang mengalami luka-luka akibat serangan sekelompok orang yang belum diketahui identitasnya itu.

Korban atas nama Daniel dan Jejen, warga Gang Masjid, Tanahsareal, Kota Bogor. Daniel mengalami luka bacok di pinggung dan kaki, sedangkan Jejen di bagian lutut.

Kedua korban dilarikan ke Klinik 24 Jam di Jalan Sudirman, Kota Bogor. “Iya kami diserang, beberapa orang pakai motor, mereka bawa samurai,” kata Fajar, rekan korban di lokasi kejadian.

Hingga saat ini belum diketahui motif penyerangan tersebut. Polisi masih memburu pelaku dengan melakukan penyelidikan di lokasi kejadian dan menyisir lokasi kejadian.

“Kita masih melakukan penyelidikan dan mengejar pelakunya,” ujar Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota, Kompol Condro Sasongko (bd)

 

Ramai Seruan Aksi 313 di Medsos, Polisi: Ngapain Lagi Sih

0

BOGOR DAILY–   Seruan aksi 313 untuk mengepung Istana Merdeka pada 31 Maret 2017  masih ramai di media sosial. Ajakan aksi Forum Umat islam bertema Al-Quram 313 itu rencana akan diawali dengan salat Jumat berjamaah dan dilanjutkan dengan mendatangi Istana Merdeka untuk menyampaikan tututan.

Seperti yang tertuang di poster, isu utama yang jadi fokus aksi 313, yakni menuntut Presiden Joko Widodo mencopot Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dari jabatan gubernur karena sudah berstatus terdakwa perkara dugaan penodaan agama.

Meski telah ramai, Polda Metro Jaya belum menerima pemberitahuan mengenai rencana aksi tersebut. “Sampai sekarang kami masih menunggu, belum ada pemberitahuan yang masuk ke kepolisian,” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Senin (27/3/2017).

Ketika diwawancara, Argo terlihat tidak mengerti buat apalagi aksi semacam itu. “Ngapain lagi sih?” kata Argo.

Dia mengimbau masyarakat jangan ikut-ikutan dengan aksi tersebut. Menurut Argo aksi massa di tengah proses pilkada bisa memperkeruh situasi menjelang pencoblosan yang akan berlangsung 19 April 2017.

“Intinya kegiatan politik DKI ini berjalan sesuai, jangan memperkeruh suasana biarkan berjalan sesuai yang ada,” kata dia.

Argo mengatakan pengawasan pilkada sudah dilakukan oleh petugas. Pengamanan pilkada sudah dilakukan oleh TNI, Polri, dan aparatur pemerintah Jakarta.

“Kalau cuma permohonan melakukan kegiatan harus tahu kan kepolisian. Kami tetap melakukan pengamanan,” kata dia.

Poster berisi ajakan untuk mengikuti aksi tersebut viral di media sosial. Aksi tersebut rencananya dimulai dengan salat Jumat bersama di Masjid Istiqlal pada pukul 11.30 WIB. Setelah itu, mereka bergerak ke depan Istana Merdeka pada pukul 13.00 WIB.

Pilkada Jakarta diikuti dua pasangan kandidat: Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno (bd)

Ini Lima Calon Penasihat KPK Pilihan Pansel

BOGOR DAILY–  Panitia Seleksi (Pansel)‎ calon Penasihat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memilih lima nama dari 13 peserta setelah melewati proses seleksi tahap akhir yakni tes wawancara.

Ketua Pansel ‎calon Penasihat KPK, Imam Prasodjo mengatakan, awalnya terdapat sekira 3.256 orang yang mendaftar hingga akhirnya diseleksi administratif menyusut menjadi 34. Kemudian, setelah melalui serangkaian test terpilihlah 13 nama.

“Nah, ‎selanjutnya dilakukan tes wawancara selama dua hari dari kemarin akhirnya sampai pada final terpilih lima nama,” ‎kata Imam di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (27/3/2017).

Sementara, anggota Pansel calon Penasihat KPK, Mahfud MD, lima orang yang lolos test wawancara ini dipilih sesuai dengan kebutuhan lembaga antirasuah.

Di mana sebelumnya, Pansel telah melakukan diskusi dengan pimpinan KPK terkait kebutuhan kedepan. Nantinya, lima nama ini akan diserahkan ke pimpinan KPK.

‎”Pembagian bidangnya ada dua yakni sarjana hukum. Dulu ada yang pernah nanya. Nah ini Johannes ini ahli hukum ekonomi, nah bisa mewakili. Yang lainnya, adalah IT biar nanti pimpinan KPK yang menimbang,” terangnya.

Senada dengan Mahfud, Renald Kasali menjelaskan, lima nama yang terpilih merupakan orang-orang yang umurnya lebih muda dari pimpinan KPK. Sehingga, sambung dia, penasehat dapat menjadi penyeimbang para pimpinan KPK.

Bukan hanya itu, sesuai dengan kemajuan jaman di era globalisasi,‎ lanjut Renald, KPK membutuhkan orang-orang yang paham dengan dunia tekhnologi.

“Dunia ini sedang diubah dan sedang dibentuk oleh kaum muda. Siapa yang terpilih itu tergantung chemistry pimpinan KPK. Ini jaman gelombang tekhnologi makanya kita mencari yang paham dunia tekhnologi,” tandas Renald.

Berikut lima nama calon penasihat yang lolos ‎tes wawancara:

1. Budi Santoso (Komisioner Ombudsman Republik Indonesia Periode 2011 – 2016) ;

2. Johannes Ibrahim Kosasih (Warek 1 Universitas Kristen Maranatha Bandung) ;

3. Mohammad Tsani Annafari (Kepala Bidang Kepabeanan dan Cukai Kanwil Kalimantan Timur) ;

4. Muhammad Arief (‎Peneliti Madya Badan Pengkajian dan Penerapan Tekhnologi) ;

5. Sarwono Sutikno (Dosen Institut Tekhnologi Bandung).