Friday, 3 April 2026
Home Blog Page 9141

Bima Arya Kekeuh Tolak Izin Diskotek Lucky One

BOGOR DAILY- Beroperasinya Club Lucky One yang semula bernama Club 31 sampai ke telinga Walikota Bogor Bima Arya.  Ia menyatakan jika pemerintah kota (pemkot) tidak akan mengeluarkan izin untuk pembukaan club malam di kawasan Bogor Nirwana Residen (BNR). Alasannya, warga setempat tidak merestuinya.

“Warganya saja menolak, jelas saya juga akan menolak jika warganya begitu,” ujar Bima kepada Metropolitan.

Orang nomor satu di Kota Bogor ini baru mengetahui club yang telah berganti nama tersebut kembali beroperasi pasca disegel Satpol PP Kota Bogor akhir Desember 2016. Padahal, kata dia.   belum ada izin yang dikeluarkan Pemkot Bogor dengan kehadiran club tersebut. “Mau mendapatkan izin gimana izin dari wagranya saja belum selesai,” terangnya.

Bima juga mengaku akan memerintahkan dinas terkait untuk mengecek keberadaan club tersebut, karena sudah beberapa hari ini club yang tidak memiliki izin tersebut beroperasi. “Nanti akan saya perintahkan Satpol PP untuk mengecek,” paparnya.

Sementara itu Kabid Dalops pada Satpol PP Kota Bogor Agustiansyah menjelaskan, selama club tersebut tidak memiliki izin maka club tersebut tidak boleh beroperasi. Karena yang memiliki izin itu hanyalah cafe dan loungenya saja. “Kalau cafenya boleh saja beroperasi, tetapi untuk clubnya tidak boleh karena belum memiliki izin,” katanya.

Agus juga mengaku baru mengetahui dua hari yang lalu bahwa club Lucky One ini beroperasi tanpa memiliki izin. Ia juga telah menugaskan bagian lapangan untuk melakukan pengecekan terhadap club tersebut. “Tim pengecekan sudah tinjau kelapangan, tetapi saya belum terima. Tetapi yang jelas jika ini belum memiuliki izin maka kita akan tindak lagi,” jelasnya.

Sementara itu, Pramadio yang dulunya menjabat sebagai general manager Club 31 belum bisa dihubungi. Metropolitan sudah menelepon dan mengirim pesan namun belum ditanggapi. Sebelumnya, ada yang berbeda di kawasan BNR. Sebuah lokasi yang tadinya berlabel Club 31 kini menjadi Lucky One. Sejak malam Kamis (16/3), tempat karaoke yang menyediakan bar dan resto ini dibuka secara gratis.

Pantauan Metropolitan, meski biaya masuk Lucky One ini gratis, tetapi kondisi kelab tersebut masih terbilang sepi dari biasanya. Bahkan, hanya ada beberapa kumpulan anak muda yang datang. Saat wartawan koran ini datang pada Sabtu (18/3) malam, pengelola Lucky One menghadirkan beberapa DJ Oman, Anna Naffa, ZAR, Arie Satria dan lainnya.

Sementara itu, Lucky One ini telah beroperasi sejak Rabu (15/03) dan masih menggratiskan pengunjungnya. Namun meski gratis, para pengunjung diharuskan membeli minuman minimal satu botol. “Ini kan baru buka lagi, jadi kita gratiskan dulu selama seminggu ke depan. Tetapi para pengunjung pun harus beli minuman minimal satu botol,” kata salah seorang pelayan di Kelab Lucky One.

Setelah disegel Satpol PP Kota Bogor karena belum berizin, Club 31 pun berubah nama menjadi Lucky One. Bahkan, owner dan manajemennya pun kini berganti. “Iya, semuanya diganti. Bahkan pegawainya pun ada beberapa yang baru dan orang lamanya banyak juga yang pada keluar,” jelasnya.

Saat ditanya soal perizinan, pegawai tersebut tak mengetahui apakah tempat kerjanya sudah memiliki izin atau belum. “Kalau masalah itu saya tidak tahu, itu urusan orang yang di atas,” tandasnya. (met/bd)

Tak Kunjung Dilantik, Bupati Galau Tentukan Dirut PDAM Baru

BOGOR DAILY –Beredarnya kabar tentang nasib tiga calon bos PDAM yang sengaja digantung Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dibantah Penanggung Jawab Tim Panitia Seleksi (Pansel) Rustandi. Ia menyatakan jika proses pelantikan hanya tinggal menunggu waktu sesuai jadwal yang sudah dibuat pansel.

“Kita tidak bisa kesitu (melakukan penundaan). Sampai saat ini jadwal itu masih tetap pada koridor yang ada,” kata Rustandi.

Untuk target pelantikan pihaknya tetap mengikuti apa yang sudah dituangkan didalam jadwal yang sudah ditetapkan. Sehingga, tidak dibenarkan jika pihaknya menyatakan proses seleksi ini ada penundaan pelantikan. “Kalau saya tidak ada menyatakan ditunda. Karena, yang terpenting saya masih melihat kepada jadwal yang ada ditetapkan tim pansel,” ucap dia.

Lelaki berambut pelontos ini juga meyakinkan, untuk penetapan calon direksi tidak akan mungkin berubah. Karena, sampai saat ini ketiga kandidat itulah yang sudah dihasilkan dari sebuah proses berjenjang, baik melalui kemampuannya hingga proses administratif. “Ketiganyalah yang akan dilantik. Kalau waktunya kita tunggu saja,” yakinnya.

Meski begitu,. Ia mengakui jika saat ini pihaknya tinggal menunggu keputusan bupati Bogor Nurhayanti soal jabatan dari ketiga orang terpilih.

“Selanjutnya kan tinggal penentuan penetapan calon direksi ini menjadi apa, Kalau semua persyaratan itu sudah terpenuhi langsung pelantikan. Tapi bupati kan harus menentukan dulu  siapa dirut dan lainnya,”tegasnya (met/bd)

 

Lagi Ngetrend, Nikah Siri dengan Pria Beristri di Cigombong

 

BOGOR DAILY-  Setelah heboh soal poligami Ustad Hasby, rupanya menikah siri dengan pria beristri juga marak terjadi. Di Cigombong, Kabupaten Bogor kemunculan fenomena ini seperti jadi tren tersendiri. Banyak  wanita berstatus janda yang mau dinikahi siri dengan pria beristri.

Tokoh pemuda Desa Wates Jaya, Muhamad Rifai membenarkan adanya tren tersebut. Meski telah menikah, mereka masih sering tergoda dengan sosok janda.

“Jumlahnya cukup banyak, ada 126 wanita yang sudah tak bersuami lagi di sini,” ungkapnya

Hal tersebut dibenarkan salah satu Lebe (orang yang menikahkan secara siri, red), Muhamad Amirullah. Perkawinan ‘di bawah tangan’ umumnya dilakukan janda dan pria beristri. “Dalam dua bulan ini sudah lima pasangan menikah siri, karena tak bilang ke istri pertama kalau si suami mau punya madu. ini lagi ngetrend,” terangnya.

Terpisah, Kepala KUA Kecamatan Cigombong Yudi Budiman membenarkan jika di daerahnya banyak yang melakukan nikah siri. Namun, ditanya soal adanya tren baru nikah siri dengan pria beristri ia tak ingin berkoemntar banyak

“Wah saya enggak tahu kalau itu. Pada umumnya karena belum cerai secara administrasi, atau nikah lagi di bawah tangan,” tukasnya. (met/bd)

Nyalon Bupati, Ade Yasin Pilih Pendamping Laki-laki

BOGOR DAILY-   Mantap maju di bursa pencalonan Bupati Bogor 2018, bakal calon Bupati Bogor yang juga Ketua DPW PPP Jawa Barat (Jabar) Ade Munawaroh Yasin akhirnya mau buka-bukaan. Ia menyatakan akan memilih pendampingnya yang merupakan putra daerah asli Bogor.

“Inginnya orang Bogor yang menemani saya maju nanti dan diharapkan laki-laki agar ada penyeimbang,” kata Ade Yasin usai rapat paripurna di Gedung DPRD Kabupaten Bogor, kemarin.

Keinginan itu bukan tanpa alasan. Menurut Ade Yasin, putra daerah cenderung lebih mengetahui kondisi Kabupaten Bogor. Dengan demikian, program-program yang dijalankan nanti bisa lebih terarah dan tepat sasaran.

“Kemungkinannya saya tidak mengambil dari luar Bogor. Apalagi yang hanya mencari jabatan,” terangnya.

Terkait arah koalisi, Ade Yasin menyerahkannya ke ketua DPC yang baru saja dilantik belum lama ini. Intinya, dirinya ingin PPP berperan aktif pada dua momen besar yaitu Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2018 dan Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 mulai dari sekarang.

“Komunikasi dengan partai politik saya serahkan ke ketua DPC. Yang pasti arah koalisi tidak mesti sepaket dengan pusat karena kondisi di setiap wilayah berbeda-beda,” tutur Ade Yasin.

Di luar itu, perempuan yang juga menjabat Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor ini sedang focus membangun kekuatan di semua lini. Dirinya juga akan segera melantik Tim Pemenangan Ade Yasin di daerah pemilihan (Dapil) VI setelah sukses melantik tim pemenangan di lima dapil lain.

“Kami fokuskan dulu membangun relawan-relawan sambil terus berkomunikasi dengan para kader di semua lapisan. Rencananya 2 April nanti kami tuntaskan pelantikan seluruh dapil,” ujar Ade Yasin (met/bd)

Ada Mayat Orang Jepang Bunuh Diri, Begini Kronologinya

0

BOGOR DAILY-  Inao Jiro (48), seorang warga negara (WN) Jepang, ditemukan tewas gantung diri di kamar mandi rumahnya di kawasan Pondok Aren, Tangerang Selatan. Jiro pertama kali ditemukan oleh istri dan pembantunya.

Kasubag Humas Polres Tangerang Selatan, AKP H Mansuri menjelaskan, pembantu Jiro bernama Suryati mengaku terakhir kali melihat Jiro sekitar pukul 15.00 WIB. Mayat Jiro sendiri ditemukan sekitar pukul 17.00 WIB.

Berikut kronologi penemuan mayat Jiro berdasarkan keterangan tertulis dari AKP Mansuri.

09.00-11.00 WIB
Pukul 09.00 WIB Jiro masih terlihat beraktivitas di rumah. Sekitar pukul 11.00 WIB, ia masuk ke kamar tidurnya.

15.00 WIB
Menurut kesaksian Suryati, Jiro sempat menjemput anaknya ke sekolah pukul 15.00 WIB. Setelah tiba di rumah kembali, anak Jiro lanjut bermain sepeda.

17.00 WIB
Anak Jiro yang berusia 11 tahun sempat mengetuk kamar Jiro namun tak ada jawaban. Di waktu yang hampir bersamaan, istri Jiro pulang dari pekerjaan dan sempat ikut memanggil-manggil Jiro. Istri Jiro kemudian meminta Suryati melihat dari jendela. Saat itu Suryati melihat Jiro tergantung di kamar mandi.

18.00 WIB
Istri Jiro dan dua petugas keamanan setempat mendobrak pintu kamar dan memotong kain yang digunakan untuk gantung diri.

18.30 WIB
Jiro dibawa ke RS Premier Bintaro dengan mobil pribadi milik warga setempat. Namun, nyawa korban tak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.

Akhirnya Angkot Kembali Beroperasi Lagi

BOGOR DAILY–  Sejak aksi mogok selama dua hari, sopir angkot akhirnya kembali beroperasi. Sejumlah sopir dan pemilik angkot di wilayah Kota Bogor menyatakan siap untuk beroperasi lagi dan melayani masyarakat sesuai arahan Muspida Kota Bogor dengan sepenuh hati.

“Setelah mendengarkan arahan dari bapak Wali Kota Bogor, dan menjamin keamanan kami siap untuk beroperasi kembali,” kata Walgianto perwakilan dari trayek 05, saat ditemui usai aksi damai di Balai Kota, Selasa (21/3/2017).

Menurut Walgianto, seluruh sopir angkot khususnya trayek 05 yang dikomandoinya siap beroperasi dan memastikan tidak akan ada lagi yang melakukan aksi mogok.

Ia menyebutkan, aksi mogok operasi yang dilakukan para supir di Kota Bogor sebagai bentuk solidaritas kepada rekan-rekan sesama sopir angkot yang tengah memperjuangkan keadilan terkait keberadaan transportasi online.

Dia mengatakan, keberadaan transportasi online telah mengurangi pendapatan para sopir angkot. Sehingga para supir dipusingkan dengan kehadiran pengendara online yang semakin menjamur.

“Tuntutan kami penghapusan online, buat aturan, adanya peraturan wali kota yang mengatur keberadaan online ini,” katanya.

Walgianto yang juga anggota Badan Hukum Angkot Kojamri menyebutkan, awalnya sopir angkot di wilayah Kota Bogor tetap beroperasi pada hari pertama aksi mogok terjadi, Senin.

Namun, karena ada aksi sweeping dari kelompok-kelompok di angkutan, sehingga memilih untuk tidak beroperasi agar menghindari terjadinya bentrok.

“Kami menanggapi positif apa yang disampaikan Wali Kota Bogor untuk menata transportasi online, kami siap mentaati aturan, kamipun mendukung program rerouting angkot,” katanya.

Hal senada juga disampaikan Syaifullah, dari Koperasi Wahana Cipta, yang juga ketua trayek angkutan Cihideung-Ramayana.

Menurut Syaifullah, kehadiran transportasi online telah memicu tumpang tindih angkutan umum antara konvensional dan berbasis online.

Ia menyebutkan, ada garis demarkasi antara kaya dan miskin yang tercipta sejak transportasi online beroperasi. Timbul perspektif di masyarakat, pengguna transportasi online berasal dari kalangan atas, sedangkan angkot berasal dari kalangan miskin.

“Ini yang kami khawatirkan, adanya kecemburuan sosial. Karena adanya pembeda-bedaan ini. Kami para supir dituntut mengikuti aturan dan banyak persyaratan, sedangkan online cukup dengan STNK saja bisa cari penumpang di wilayah kami,” katanya.
Syaifullah menyebutkan, upaya Pemerintah Kota Bogor dalam hal ini Wali Kota Bima Arya Sugiarto yang akan melakukan penataan terhadap transportasi online memberikan harapan baru bagi para sopir angkot.

“Pemerintah akan transparan, tidak akan melakukan pembiaran. Karena kalau Pemkot abai, sama dengan mengabaikan warganya, maka itu kami lakukan aksi damai, dan mengutamakan kesantunan,” katanya.

Menurut Syaifullah, terdapat 146 unit angkot trayek Ciheuding-Ramayana yang siap beroperasi selama 24 jam melayani masyarakat, termasuk esok hari tidak akan ada pemogokan. (kps/bd)

 

BMKG: Bogor Masih Potensi Diguyur Hujan

0

BOGOR DAILY- Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi sebagian besar daerah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek) akan diguyur hujan.

Melansir dari website resmi BMKG, Rabu, 22 Maret 2017 pada pagi hari kawasan Jakarta Barat diprediksi berawan, siang harinya diperkirakan hujan ringan dan malam hari diprediksi berawan tebal. Kemudian, pada daerah Jakarta Pusat, pagi hari diperkirakan berawan. Pada siang hari diprediksi hujan ringan dan malam harinya hujan lokal.

Sementara itu di kawasan, Jakarta Selatan, pada pagi hari diprediksi berawan, siang hari diprediksi hujan sedang dan malam harinya berawan tebal. Selanjutnya, di wilayah Jakarta Timur diperkirakan pada pagi hari berawan, pada siang hari hujan ringan dan malam hari berawan tebal.

Lalu, kawasan Jakarta Utara diprediksikan pada pagi hari hujan lokal. Siang harinya diperkirakan hujan ringan dan masuk ke malam harinya, kembali hujan lokal. Sementara itu, Kepulauan Seribu diperkirakan pagi hari hujan petir, siang hari diprediksi hujan ringan dan malam harinya hujan ringan.

Untuk kota disekitar Jakarta, seperti, Bekasi, Bogor, Depok, Tangerang diperkirakan BMKG sepanjang hari akan diguyur hujan. (bd)

Mobil Negara Bekas SBY kok Belum Dikembalikan? Ini Jawabannya

0

BOGOR DAILY- Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dipinjami mobil kepresidenan oleh negara setelah tak lagi menjabat pada akhir 2014. SBY menyebut mobil tersebut jarang dipakai dan saat dipakai sekitar 20 menit, langsung rusak.

Hal tersebut disampaikan SBY melalui rilis yang diterima dari juru bicara Partai Demokrat Imelda Sari, Selasa (21/3/2017) malam. Terakhir SBY menaiki mobil berjenis Mercedes-Benz S600 Guard itu pada September 2016.

“Sebenarnya mobil keras yang disediakan negara tersebut sangat jarang saya gunakan. Terakhir kali saya naiki bulan September 2016 (6 bulan yang lalu) dan waktu itu baru saya gunakan sekitar 20 menit langsung rusak,” ujar SBY.

SBY menambahkan, mobil tersebut kini telah berusia sekitar 10 tahun. Usia yang sudah satu dekade tersebut membuat mobil sering mengalami gangguan.

“Mobil tersebut kini berusia 10 tahun dan mudah sekali mengalami gangguan,” imbuhnya.

Sebelumnya, Kepala Sekretariat Presiden Darmansjah Djumala mengatakan mobil yang dipinjamkan tersebut akan segera dikembalikan ke negara.

“Baru beberapa minggu lalu, sudah ada komitmen dari pihak beliau, mobil itu akan dikembalikan,” terang Djumala.

Saat ini, kata Djumala, sedang dilakukan proses administrasi pengembalian mobil tersebut. “Lagi dibuat surat pengembaliannya,” jelasnya.

Ini Rincian Vonis 5 Terdakwa Vaksin Palsu Selengkapnya

0

BOGOR DAILY-  Pengadilan Negeri Bekasi menggelar sidang pembacaan vonis atas lima terdakwa kasus vaksin palsu. Kelima terdakwa divonis beragam, mulai 6 tahun hingga 10 tahun penjara.

Sidang dipimpin oleh majelis hakim Donald Panggabean dengan dua hakim anggota, yakni Suwarsa Hidayat dan Hera Kertaningsih. Lima terdakwa yang diadili yakni Nuraini, Kartawinata, M Sahrul Munir, Manogu Elly Navita, dan Sugiyati.

Seusai persidangan, hakim Suwarsa menjelaskan kelima terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana. Selain itu, para terdakwa dianggap telah meresahkan masyarakat.

“Hal inilah yang menjadi dasar pertimbangan memberatkan oleh majelis hakim dalam membuat putusan hukuman atas para terdakwa,” ungkap Suwarsa di PN Bekasi, Jl Pramuka, Bekasi Selatan, Selasa (21/3/2017).

Berikut besaran vonis untuk masing-masing terdakwa:

1. Nuraini 10 tahun denda Rp 1 miliar subsider 1 bulan
2. Kartawinata 8 tahun denda Rp 1 miliar subsider 1 bulan
3. M Sahrul Munir 8 tahun denda Rp 1 miliar subsider 1 bulan
4. Manogu Elly Navita 7 tahun denda Rp 1 miliar subsider 1 bulan
5. Sugiyati 6 tahun denda Rp 1 miliar subsider 1 bulan

Kelima terdakwa memiliki peran dari produsen hingga pengedar vaksin palsu. Kartawinata, misalnya, merupakan pemilik apotek yang menjual vaksin palsu. Sementara Sugiyati berperan sebagai pengepul botol tempat vaksin palsu.

“Baru satu terdakwa yang menyatakan menerima putusan,” ungkap Suwarsa. Terdakwa yang dimaksud adalah Sugiyati. (de/bd)

Berani Turunkan Pemain Muda, Milla Diacungi Jempol Kalah 3-1

0

BOGOR DAILY- Pelatih Timnas Indonesia Luis Milla memainkan dua pemain muda dalam laga uji coba melawan Myanmar di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Selasa (21/3/2017) sore WIB.

Kedua pemain itu adalah Saddil Ramdani dan Asnawi Mangkualam. Saddil dan Asnawi adalah pemain muda yang masih bisa memperkuat Timnas Indonesia U-19. Langkah Milla memainkan kedua pemain tersebut dipuji pelatih Timnas Indonesia U-19 Indra Sjafri.

“Saya beruntung Milla mau menurunkan pemain muda. Itu sangat bagus,” ujar Indra usai menyaksikan laga Indonesia melawan Myanmar.

Saddil dimainkan Milla sebagai starter di posisi penyerang sayap kiri. Ia diberikan kesempatan selama 70 menit sebelum diganti oleh Osvado Haay. “Saya puas dia bisa berkembang,” ucap Indra.

Pemain bernomor punggung 24 terbilang bermain cukup apik meski pasokan bola dari lini tengah timnas kurang. Saddil mampu berperan besar atas terciptanya gol pertama. Tendangan terukurnya mampu diteruskan Ahmad Nurhadianto untuk menjadi gol pertama Indonesia.

Begitu juga dengan Asnawi. Pemain PSM Makassar tersebut mendapat kesempatan tampil dengan menggantikan Muhammad Hargianto. Kesempatan debut bersama Timnas Indonesia benar-benar dimanfaatkan dengan baik oleh pemain 18 tahun itu. (de/bd)