Wednesday, 8 April 2026
Home Blog Page 9168

Loker 4 Kadis di Kota Bogor Masih Dibuka

BOGOR DAILY – Sebanyak 17 Pega­wai Negeri Sipil (PNS) di lingkup Pemerin­tah Kota (Pemkot) Bogor bersaing dalam open bidding atau lelang jabatan. Mereka ingin menempati posisi strategis di empat dinas. Namun, ada dua jabatan kepala dinas (kadis) yang kurang dilirik sehingga Badan Kepegawaian dan Pengemban­gan Sumber Daya Aparatur (BKP-SDA) Kota Bogor memperpan­jang pendaftaran hingga minggu depan.

Ada empat dinas yang kursi pimpinannya kosong. Empat dinas tersebut adalah Dinas Pendidikan (Disdik), Dinas Te­naga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), Dinas Ling­kungan Hidup (DLH) dan Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo). Sesuai aturan, masing-masing posisi kadis harus dilamar sedikitnya empat PNS. Namun hingga hari terakhir pendaftaran, ada dua dinas yang hanya dilamar tiga PNS.

Kepala BKP-SDA Kota Bogor Fetty Qondasaryah mengatakan, hingga ditutupnya pendaftaran tersebut sudah ada 17 PNS yang telah berminat mengikuti open bidding tersebut. Di antaranya tiga orang pada Disdik, tujuh orang pada Disnakertrans, tiga orang pada DLH dan empat orang pada Diskominfo. “Untuk Disdik dan DLH masih tiga orang dan nantinya akan kita perpan­jang selama satu minggu ke depan,” ujarnya kepada Met­ropolitan.

Sedangkan untuk Disnaker­trans dan Diskominfo, lanjut dia, memang sudah cukup memenuhui persyaratan ka­rena sudah lebih dari empat orang, bahkan lebih dari itu. “Sekitar seminggu kita buka waktu tambahannya. Kalau masih belum terisi, kita akan konsultasi kepada Komisi Apa­ratur Sipil Negara (KASN) untuk meminta arahan selanjutnya,” terangnya.

Fetty mengaku tak menge­tahui penyebab kedua dinas ini kurang dilirik para PNS. Padahal, menurutnya, pihaknya sudah mengedarkan infor­masi kepada setiap pemerin­tah daerah yang ada di Jawa Barat. Bahkan, pihaknya pun mengumumkan di web BKP-SDA sehingga dapat dibaca seluruh masyarakat Indonesia. “Mungkin memang hanya 17 orang ini saja yang berminat mengikuti open bidding,” paparnya.

Sementara itu, Kasubid Pe­nempatan Dalam Jabatan pada BKP-SDA Kota Bogor Aries Hendardi menjelaskan dari 17 orang yang telah mendaftarkan diri, ada dua orang dari luar Kota Bogor. Di antaranya Abdul Ghofar yang merupakan dosen dari BPS dan Anita Wijaya ka­bag Umum dari Kementerian Pertanian. “Sampai saat ini ada dua orang dari luar Kota Bogor, sedangkan sisanya PNS Kota Bogor. Tetapi dengan adanya perpanjangan waktu, bisa saja ada yang daftar dari luar,” ka­tanya.

Untuk Open Bidding ini, pa­nitia seleksi juga telah menyi­apkan penguji yang terdiri dari Pemkot Bogor Ade Sarip Hidayat dan Fetty Qondasa­ryah, profesional Yayat Su­priatna, akademisi Bibin Ru­bini dan praktisi Asisten Ekbang Pemerintah Provinsi Jawa Barat Muhammad Solihin. “Nanti tim penguji (met/bd)

sumber: metropolitan.id

Pengalaman Lydia Pratiwi di Tahanan Bikin Merinding

0

BOGOR DAILY – Lidya Pratiwi sudah bertahun-tahun mendekam di Rutan Pondok Bambu, Jakarta Timur karena kasus pembunuhan.  Lidya tersandung kasus pembunuhan Naek Gonggom Hutagalung yang melibatkan Ibunya Vince Yusuf dan Pamannya Tony Jusuf. Karena itu, sejak 2006 ia meringkuk di penjara.

Yang memilukan, selama di tahanan, Lidya ternyata sangat jarang dikunjungi keluarganya. Lidya lebih banyak menghabiskan waktunya tanpa kunjungan siapapun. Meski begitu, Lidya rupanya sudah berpindah keyakinan. Ia memutuskan memeluk agama Islam dan menjadi seorang mualaf.

Ia mengatakan masuk islam merupakan keinginanya sendiri bukan paksaan orang lain.

Lidya mengungkapkan menjadi mua’allaf bukan karena kasus pembunuhan yang menimpanya. Tapi kesadaran hati setelah menyadari kebenaran ajaran Islam.

Bahkan Lidya siap berjuang untuk menegakkan keadilan. “Aku yakin aku nggak bersalah, makanya aku ingin menyampaikan semuanya di pengadilan,” ucap Lidya yang dikutip Grid.ID dari beberapa sumber.

Lidya berharap kasus pembunuhan yang menyeret namanya itu akan tuntas secara hukum. Dan dia percaya akan keadilan serta Lidya yakin Allah akan menolongnya.

Saat memeluk agama Islam, Lidya mengaku pernah mimpi mengunjungi Baitullah (Ka’bah) meskipun dia belum mengenal Islam.

“Aku bermimpi Ka’bah sampai tiga kali, makanya aku yakin Islam adalah agama yang benar,” tutup Lidya yang dikutip Grid.ID dari Kompasiana.com. (tib/bd)

sumber : tribunews.com

VIDEO: Heboh! Ditilang Polisi Malah Nantang Duel

0

BOGOR DAILY– Tampak dari video tersebut, lokasi kejadian berada di bundaran Patung Pandawa, Solo Baru, Grogol, Sukoharjo. Pengendara sepeda motor harus berurusan polisi karena tidak memakai helm.

Polisi diketahui telah mengambil kunci sepeda motor agar pengendara tidak kabur. Saat diminta menunjukkan SIM, STNK, maupun KTP, pria tersebut justru marah-marah.

Awalnya pria ini mengaku buru-buru untuk menjemput ayahnya yang pulang dari umroh. Dia mulai mengeluh lantas melontarkan kalimat makian kepada polisi yang bertugas.

Pria ini lantas menelpon salah seorang rekannya dan menceritakan kejadian yang dialaminya dengan suara keras, di depan polisi. Kalimat makian kembali dilontarkan.

Seorang anggota polisi yang berada di pos jaga sempat mengingatkan kepada pria ini untuk berkata sopan. “Sakkarepku to (terserah saya dong),” jawab pria itu.
“Senggel po? (mau berkelahi?), ” tanya si pria itu.

Menghadapi kalimat kasar dan makian, polisi di Pos Pol itu tetap sabar. Mereka menghadapi pria ini dengan kepala dingin. Video tersebut direkam oleh salah satu polisi yang bertugas.

Dikonfirmasi mengenai kejadian ini, Kasatlantas Polres Sukoharjo, AKP Finan Sukma Radipta, menjelaskan bahwa kejadian berlangsung pada 8 Maret 2017. Ketika itu, Polres Sukoharjo tengah menggelar Operasi Simpatik Candi 2017. “Kami bertindak sesuai dengan undang-undang yang berlaku,” kata Finan, Minggu (12/3/2017).

Ini Video lengkapnya

 

Kegiatan Tiga Gereja di Parungpanjang Distop Sementara

BOGOR DAILY – Pemerintah Kabupaten Bogor, menetapkan status quo terhadap tiga gereja yang berlokasi di Perumahan Griya Parung Panjang, RT 04/RW 05, Desa Kabasiran, Kecamatan Parung Panjang. Penetapan tersebut tertuang dalam berita acara hasil pembahasan rapat peninjauan rumah tinggal yang dijadikan tempat ibadah pada Selasa (7/3/2017) lalu di Ruang Rapat I Sekretaris Daerah. Sehingga, untuk sementara segala bentuk kegiatan keagamaan dihentikan sementara sampai Akhir Maret 2017.

Pendeta Gereja Methodhist Indonesia Efendi Hutabarat membenarkan adanya penetapan status tersebut untuk tiga gereja di Parunganjang. Di antaranya, Gereja Katolik, Huria Kristen Batak Protestan, dan Methodist, di Perumahan Griya Parung Panjang, Kabupaten Bogor.

“Benar. Yang melarang muspika (musyawarah pimpinan kecamatan) dan muspida (musyawarah pimpinan daerah),” kata Efendi.

Dalam rapat antara Pemerintah Kabupaten Bogor dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) menyepakati bahwa rumah-rumah ibadah yang berada di Griya Parung Panjang, Blok E II/1,3 dan 11 dinyatakan status quo. “Menunggu keputusan rapat forum komunikasi pimpinan daerah akhir Maret 2017,” ujar Efendi.

Penolakan terhadap tiga gereja itu sudah berlangsung selama beberapa tahun karena tidak memiliki Izian Mendirikan Bangunan (IMB). Namun, Efendi mengungkapkan, pada 22 Februari 2017, pihak gereja pernah diundang dalam pertemuan oleh Pemerintah kabupaten Bogor.

Dari pertemuan tersebut, Efendi menambahkan, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Adang Suptandar membentuk tim komprehensif untuk memfasilitasi umat Kristiani agar memperoleh rumah ibadah permanen, lengkap dengan perizinannya.

Sekretaris Daerah juga meminta pihak yang menolak untuk menahan diri selama pihak gereja melakukan proses pengurusan perizinan rumah ibadah yang permanen. Kemudian pada 28 Februari 2017, Sekretaris Daerah Bogor memerintahnya stafnya untuk meninjau lokasi ibadah dan lokasi fasilitas umum yang akan difasilitasi pemerintah.

Efendi mengatakan, rombongan tersebut terdiri atas Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik, FKUB Kabupaten Bogor, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Parung Panjang, dan muspika Parung Panjang, dan Kementerian Agama Kabupaten Bogor.

Hasil kesepakatan dari peninjauan itu, kata Efendi, Totok Supriyadi dari Kesbangpol Kabupaten Bogor, mengatakan pihak gereja diharapkan mencari fasilitas umum untuk kegiatan ibadah. “Dan mengatakan bahwa mereka tidak ada larangan ibadah di tempat semula selama gereja-gereja sedang mengurus fasilitas umum untuk ibadah,” ujar Efendi. (tem/bd)

Takut Rusuh, Tiga Polda Turun di Final Piala Presiden

0

BOGOR DAILY – Ketua Steering Committee Piala Presiden 2017, Maruarar Sirait memberi kepastian Presiden RI, Joko Widodo hadir di partai  final Piala Presiden Minggu, (12/3).

Maruarar telah mengundang Jokowi menonton duel Arema Cronus vs PBFC, malam hari nanti di Stadion Pakansari, Bogor, Jawa Barat. “Dia menyampaikan akan hadir,” kata Ara.

Pada Februari 2017 lalu, Presiden sendiri meresmikan turnamen ini di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta. Bahkan, mantan Wali Kota Solo ini unjuk kebolehan menendang bola untuk meresmikan turnamen ini.

Terkait keamanan, pria akrab dengan sapaan Ara ini sudah berkomunikasi langsung dengan Kepolisian dan Pasukan Pengamanan Presiden.

“Saya juga sudah bertemu Kapolri, Kapolda Metro Jaya, dan Kapolda Jawa Barat untuk keamanan partai final Piala Presiden 2017,” dia menuturkan.

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mengatakan, pengamanan laga final akan diperketat. Tiga Polda akan terlibat pengamanan, yakni Polda Jawa Barat yang dibantu Polda Metro Jaya dan Polda Jawa Timur.

“Karena kemungkinan dihadiri pimpinan negara dan melibatkan banyak warga masyarakat yang menonton, kita amankan,”ujarnya.

Hampir 15.000 personel diturunkan untuk mengamankan Final Piala Presiden 2017. Pasukan terdiri atas 6.029 polisi dari tujuh polres di Jawa Barat, 2.077 polisi dari 15 polres di Jawa Tengah, 2.900 polisi dari Polda Metro Jaya, dan 2.000 polisi dari Polda  Jawa Timur. Khusus untuk Polda Jawa Timur, ada pengamanan ekstra dari satuan Brimob Polri untuk mengawal bus suporter dari Malang. (bd)

Tinggalkan Indonesia, Begini Penampakan Raja Salman di Bali

 

BOGOR DAILY  Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz resmi mengakhiri kunjungan kenegaraan dan liburannya selama 12 hari di Indonesia. Raja Salman bertolak untuk kunjungan ke Jepang.
Pukul 10.59 WITA, Raja Salman masuk ke pesawat Saudi Arabian menggunakan eskalator khusus yang sudang disiapkan di sisi kanan pesawat, di Base Ops Bandara Ngurah Rai, Bali, Minggu (12/3/2017). Pesawat mengudara pukul 11.15 WITA.

Eskalator itu membawa Raja Salman perlahan naik ke atas. Sebelum menaiki eskalator khusus, Raja Salman naik ke eskalator tersebut menggunakan pengangkat hidrolik.

Selain Raja Salman, ada tiga orang lain di pengangkat itu, salah satunya Brigjen Al Faghm yang merupakan pengawal Raja.

Video: Di RS PMI Bogor, JK Nyatakan Ini Soal Mega Korupsi e-KTP…

BOGORDAILY- Wakil Presiden RI Jusuf Kalla mendukung penuntasan kasus mega korupsi e-KTP yang saat ini tengah ditangani oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

JK pun meminta semua pihak menunggu proses hukum yang menyeret sejumlah nama politisi partai.

Pernyataan tersebut diungkapkan wakil presiden jusuf kalla usai meresmikan sarana pelayanan rawat inap Rumah Sakit Palang Merah Indonesia (PMI) Bogor, Sabtu (12/3/2017) siang.

Menurut JK, pihaknya mendukung penuntasan kasus mega korupsi e-KTP yang merugikan negara Rp2,3 triliun ini, yang kini ditangani KPK secara transparan agar diketahui oleh publik.

JK menambahkan, pengungkapan kasus tersebut diyakini tidak akan menimbulkan gesekan politik, apabila dilakukan proses hukum secara benar.

Namun, JK memastikan, mencuatnya kasus tersebut akan membuat nama lembaga DPR dan partai politik menjadi masalah, karena ikut terseret dalam surat dakwaan.

Saat ini, sejumlah nama politisi mulai dari Ketua DPR Setya Novanto, Ganjar Pranowo dan Marzuki Alie disebut-sebut menerima aliran dana dari kasus korupsi tersebut. (wan)

Berikut video pernyataan JK:

VIDEO: Lagi, Jokowi Cukur Rambut di Jalan Salak Bogor. Minta Diputarkan Lagu-lagu Ini…

BOGORDAILY- Presiden Joko Widodo bersama dengan putra bungsunya Kaesang Pangarep, Sabtu (11/3/2017) siang tadi, kembali memangkas rambutnya di sebuah tukang cukur di Jalan Salak, Kota Bogor.

Kedatangan Presiden Jokowi untuk yang kedua kalinya ini pun disambut antusias oleh para pegawai tempat cukur tersebut.

Uniknya selama dicukur, Jokowi meminta diputarkan lagu-lagu bernuansa rock seperti Superman Is Dead, Slank hingga Metallica.

Pantauan bogordaily, Jokowi dan Kaesang terlihat duduk berdampingan saat rambutnya dirapikan masing-masing oleh tukang cukur yang berbeda. Sementara itu Pasukan Pengaman Presiden (Paspampres) menjaga dengan ketat di luar areal lokasi tukang cukur. Para pewarta pun kesulitan untuk mendekat lokasi.

Sementara itu, bagi para tukang cukur, kedatangan presiden yang kedua kalinya ke tempat ini pun merupakan sebuah kejutan berharga. Karena orang nomor satu di tanah air ini adalah pelanggannya.

Selain itu mereka juga merasa terhormat bisa dipercaya kembali merapikan rambut presiden beserta anggota keluarganya. Mereka pun juga menerima uang tips dari jokowi, selain biaya tarif cukur sebesar 60 ribu rupiah. (wan)

Link Video:

Video Detik-detik Vendry Mofu dan Vujovic Berkelahi

0

BOGOR DAILY – Insiden kericuhan mewarnai laga perebuatan juara tiga Piala Presiden di Stadion Pakansari, Sabtu (11/3) malam. Persis di menit ke-85 suasana pertandinan sempat memanas.  Wasit mengusir pemain bertahan Persib Vladimir Vujovic dan pemain gelandang serang Semen Padang, Vendry Mofu lantaran berkelahi. Pertikaian kedua pemain tersebut, terjadi setelah Mofu dijatuhkan di dekat kotak pertahan Persib.

Vujovic, terlihat menendang Mofu yang sudah tersungkur. Aksi Vujovic tersebut, membikin Mofu emosi. Keduanya pun adu dorong di lapangan dan memicu pemain masing-masing tim beradu emosi. Wasit sempat menghentikan pertandingan, dan mengambil keputusan memberikan kartu merah untuk keduanya.

Seusai laga, pelatih Nilmaizar mengomentari insiden tersebut dengan singkat.

“Saya tidak mau berkomentar banyak, itu urusan wasit. Nanti anda tanya saja kepada wasit keputusannya benar atau tidak. Namun dalam situasi seperti ini seharusnya semua pemain menahan diri dan tidak perlu sampai ada insiden seperti itu,” kata Nilmaizar.

Ini video detik-detik Vendry Mofu dan Vujovic berkelahi.

https://youtu.be/bmk7JtqtL9o

Gol Atep Membawa Persib Duduki Peringkat Ketiga

0

BOGORDAILY – Persib Bandung berhasil meraih peringkat ketiga Piala Presiden 2017 setelah mengalahkan Semen Padang dengan skor 1-0 pada laga yang digelar di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor, Sabtu.

Gol semata wayang Persib dicetak melalui tendangan cannon ball Atep pada menit ke-32.

Dalam pertandingan tersebut, pelatih Persib Djajang Nurjaman mengandalkan serangan dari dua pemain sayap, Atep dan Febri Haryadi. Keduanya kerap merepotkan barisan pertahanan Semen Padang yang dikomando Hengki Ardiles.

Semen Padang yang mengandalkan serangan balik sebenarnya sempat mengancam di awal-awal pertandingan. Di menit kelima, Vendry Mofu berhasil lolos dari hadangan beerapa pemain lawan dan melepaskan tendangan meski melenceng.

Persib membalasnya. Dari sisi kanan pertahanan Kabau Sirah, di menit ke-13 Febri Hariyadi mengelabui seorang pemain lawan dan melepas tembakan meski tidak kena sasaran.

Di menit ke-19, tendangan Syamsul Bahri bahkan sempat melepaskan tembakan yang ditepis M. Nathsir, memantul mistar dan keluar lapangan.

Tiga menit usai “water break” pertama, Persib akhirnya memecah kebuntuan melalui sang kapten, Atep. Menerima bola dari sisi kiri penyerangan Persib, dia menendang si kulit bundar yang memantul dan masuk sempurna ke gawang Semen Padang.

Di babak kedua, Semen Padang memasukkan beberapa pemain untuk menambah daya gedor. Syamsul Bahri ditarik keluar, digantikan Riko Simanjuntak. Irsyad Maulana juga masuk menggantikan Kevin Ivander.

Namun, masuknya kedua pemain tersebut belum bisa mengubah kedudukan walau Semen Padang tampak lebih gencar menyerbu gawang yang dikawal Muhammad Nathsir.

Melihat serangan-serangan itu, arsitek Persib Djajang Nurjaman pun memasukkan Supardi menggantikan Henhen Herdiana dan Tantan yang mengisi tempat Atep.

Taktik tersebut cukup jitu menahan laju serangan Kabau Sirah yang dipimpin Marcel Silva Sacramento.

Pada menit 85, kedua tim terpaksa bermain dengan 10 pemain setelah wasit Musthofa Umarella memberikan kartu merah kepada bek Persib Vladimir Vujovic dan gelandang Semen Padang Vendry Mofu karena terlibat keributan di lapangan.

Setelah itu praktis tidak ada lagi serangan membahayakan dari kedua tim sampai wasit mengakhiri pertandingan.

Hasil ini membuat Persib mendapatkan hadiah sebesar Rp1 miliar karena duduk sebagai peringkat ketiga Piala Presiden 2017, sementara Semen Padang mendapatkan penghargaan Rp500 juta.(tempo/liputan6)