Monday, 6 April 2026
Home Blog Page 9184

Habib Rizieq Tegaskan Ogah Ikut Aksi 212 Jilid 2

0

BOGORDAILY- Tim Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI (GNPF MUI) menyatakan tidak ikut dalam aksi 21 Februari (212) mendatang.

Selain itu, Ketua Dewan Pembina GNPF MUI Habib Rizieq Syihab dan FPI juga dipastikan absen dalam aksi tersebut. Hal itu disampaikan oleh Pengacara GNPF MUI, Kapitra Ampera.

“Dalam aksi 212, 21 Februari 2017 pengurus GNPF tidak ikut aksi. Habib Rizieq selaku Dewan Pembina, termasuk Pak Munarman tidak ikut turun karena itu domainnya umat. 3 tokoh ini tidak akan ikut aksi kecuali ada kejadian yang tidak kita inginkan,” ujar Kapitra yang didampingi oleh Munarman di Masjid Al Ittihad, Tebet, Jakarta Selatan, Minggu (19/2/2017).

“Ini tidak ada FPI ya. FPI dan GNPF MUI secara lembaga tidak ikut ikut dalam aksi ini,” lanjutnya seperti dilansir detik.

Kapitra juga menjelaskan, dalam aksi 212 tidak ditunggangi oleh kepentingan bermuatan politik. Aksi tersebut hanya untuk menyampaikan aspirasi.

“Aksi yang dilakukan FUI itu hanya penyampaian aspirasi penegakan hukum tidak ada agenda politik di situ agar ada Justice for All. Menyampaikan fenomena hukum tidak agenda lain tidak agenda politik ini kegiatan damai,” kata Kapitra.

Meski tidak mengikuti aksi, GNPF MUI akan tetap memantau jalannya aksi pada Selasa (21/2) mendatang.

“Kita tentu akan memonitor kalau aksi ini menyampaikan suatu tuntutan agar diperjuangkan oleh lembaga representasi masyarakat yang ada di DPR kita dukung. Kalau di luar itu kita mengimbau dan meminta tidak ada agenda lain di luar itu. Kita tunjukan kita damai dalam aksi,” ungkap Kapitra.

Sebelumnya diberitakan, massa dari Forum Umat Islam (FUI) akan menggelar aksi pada 21 Februari 2017 di kawasang gedung DPR/ MPR. Mereka menuntut untuk mengawal proses hukum Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

“Kami juga mengimbau kepada seluruh umat untuk bersatu padu pada hari Selasa tanggal 21 Februari 2017 atau Aksi Bela Islam 212 demi tegaknya hukum dan keadilan di Indonesia,” kata Al Khaththath di Hotel Sofyan, Jalan Cut Meutiah, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (14/2/2017).

Pihak kepolisian telah siap untuk mengamankan aksi tersebut. Polri akan menurunkan 10 ribu lebih personel.

“Polri sudah menyiapkan pengamanannya, kita akan kerahkan 10 ribu lebih personel untuk mengamankan aksi 21 Februari tersebut. Akan kita kawal dan kita jaga,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, Minggu (19/2/2017).

Polda Metro Jaya telah menerima surat pemberitahuan dari koordinator aksi terkait rencana demo tersebut, pada Sabtu (18/2) kemarin. Massa rencananya akan melakukan aksi selepas salat subuh. “Rencananya dari pagi pukul 07.00 WIB mereka sudah bergerak ke depan DPR,” imbuhnya. (bd)

Link video:
https://www.youtube.com/watch?v=QvGBAutWb48

Ini Reaksi Keras Panglima TNI Soal Heboh “Poster Demo 212” Jilid 2

0

BOGORDAILY- Aksi damai bela Islam akan digelar lagi pada 21 Februari 2017 oleh sejumlah massa dari organisasi Islam.

Aksi yang dilakukan untuk keempat kalinya ini rencananya digelar di kawasan sekitar Gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta Pusat.

Beredar poster aksi yang bertajuk Aksi Damai Bela Islam 5 di media sosial dan menjadi sorotan netizen.

Dalam poster tersebut tampak sejumlah wajah-wajah yang sudah tidak asing, seperti ulama Rizieq Shihab, Arifin Ilham, dan Abudllah Gymnastiar, bahkan terdapat pula Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo.

Adanya sosok Gatot di dalam poster tersebut membuat Pusat Penerangan (Puspen) TNI geram.

Melalui akun resmi Twitter, @Puspen_TNI, Puspen menanggapi keras beredarnya poster ini, Minggu (19/2/2017).

Puspen TNI mengklarifikasi bahwa Panglima TNI tidak ada kaitannya dengan aksi damai tersebut.

“TNI mengklarifikasi bhwa Panglima TNI sama sekali tdk ada kaitan n hubnya dg gerakan ini a.k.a HOAX!!! #turnbackhoax,” tulisnya di akun Twitter @Puspen_TNI.

Puspen TNI menyatakan poster tersebut hoax.

Cuitan tersebut tentu mendapatkan reaksi yang serupa dari para netizen, banyak yang mengomentari bahkan dibalas kembali oleh @Puspen_TNI

“@Puspen_TNI Ajaran radikal intoleran marak hingga ke desa2. Ancaman Neo DI/TII nyata didepan mata. Segera ditindak min! NKRI harga mati!” tulis @BadjaNuswantara.

“@Puspen_TNI jgn yg menyebar hoax aja min, tp kelompok2 yg menyebarkan paham radikalisme itu. Mereka biang virusnya,” tulis akun @AgusPerdanaK.

Kedua cuitan tersebut langsung dibalas oleh @Puspen_TNI.

“Kami pasti tdk tinggal diam. Hoax sebelumnya yg pernah beredar, sdh kami temukan pelakunya, dn persiapkan proses hukum.”

Ada juga netizen yang menanggapi dengan sindiran halus

“@Puspen_TNI Klarifikasi terus om, kapan actionnya? Punishment terhadap pelaku penting agar ada efek jera. Rakyat jg tidak suka TNI difitnah,” tulis akun @Ad1winat4.

Tak lama, cuitan tersebut juga dibalas oleh @Puspen_TNI.

“@Ad1winat4 orgnya sdh d cari n ktmu oleh pihak yg berkompeten dri TNI, klarifikasi adl slah satu tugas dari @Puspen_TNI #dmmp.”

Aksi Damai 21 Februari 2017

Polisi siap mengamankan aksi damai Bela Islam yang rencananya akan digelar tanggal 21 Februari 2017.

Aksi yang disingkat dengan 212 ini akan digelar sejumlah massa dari organisasi Islam di kawasan gedung DPR dan MPR RI.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribun, aksi 212 tersebut sebagai bentuk pengawalan terhadap sidang terdakwa kasus dugaan penistaan agama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. (trb/bd)

Link video:
https://www.youtube.com/watch?v=QvGBAutWb48

Lapor Pak Polisi!! Penerapan E-Tilang Bikin Kami Bingung…

BOGORDAILY- Razia yang dilakukan Polres Bogor di simpang Cibinong City Mall (CCM) Jumat (17/02/2017), menyisakan kebingungan para pelanggar.

Penerapan e-Tilang yang diberlakukan rupanya masih saja belum dipahami pengendara. Masih banyak pengendara yang terkena tilang kebingungan.

Tidak sedikit pengendara kebingungan saat akan membayar denda tilang yang diarahkan petugas ke anjungan tunai mandiri (ATM). “Saya belum pernah ikuti prosedur ini (e-Tilang), jadi belum paham,” kata Gema (30), pengendara Honda Beat F 6410 DN yang ditilang akibat tidak mengenakan helm.

Begitu juga pengendara lainnya, Dio (30). Pengendara motor ini masih bingun mengikuti proses e-Tilang. Dia lebih memilih membayar denda saat mengikuti persidangan di Pengadilan Negeri Cibinong. “Masih bingung, dan pasti waktunya juga lama,” terangnya.

Terpisah, Baur Tilang Polres Bogor, Aiptu Sulistoro mengakui jika banyak pengendara yang belum memahami dan kebingungan dengan prosedur ini.

Padahal, kata dia, penerapan e-Tilang malah mempermudah pengendara, sekaligus mengurangi kecurigaan dan praktik pungli. “Sebab tidak harus nunggu lama di persidangan,” katanya.

Bagaimana prosedur e-Tilang ini? Dari pemaparannya, pengendara yang melanggar nantinya akan tercatat melalui aplikasi yang tersambung ke polisi dan buku manual. Setelah datanya terekam, dalam waktu singkat sistem tersebut akan mendapatkan notifikasi berupa kode yang isinya persis seperti surat tilang dan disertai kode yang disebut briva.

Kode inilah yang nanitnya digunakan untuk melakukan pembayaran denda via BRI, baik e-banking, ATM, atau datang sendiri ke teller.

“Jika pelanggar langsung membayar denda yang sudah ditetapkan, secara otomatis notifikasi yang berada di ponsel petugas berubah warna dari biru menjadi hijau,” paparnya.

“Perubahan warna ini menandakan yang bersangkutan sudah melakukan pembayaran, dan otomatis barang bukti yang disita bisa diambil kembali,” tandasnya. (jpnn/bd)

Link video:

Nekat Lawan Arah Jalur SSA Kebun Raya Bogor, Begini Kondisi Biker Warga Cibinong…

0

BOGORDAILY- Seorang pengendara sepeda motor, Danil (18) tewas setelah terlibat kecelakaan dengan kendaraan roda empat di Jalan Ir H Djuanda, Kota Bogor, Minggu (19/2) dini hari.
Polisi menduga Danil berusaha memotong jalan dan melawan arus satu arah hingga terjadi kecelakaan.

Kasat Lantas Polresta Bogor Kota, Kompol Bramasyto Priadji dalam keterangannya menuturkan, insiden kecelakaan terjadi sekitar pukul 04.00 WIB.

Saat itu, lanjut Bram, Danil, warga Kelurahan Sukahati, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor mengendarai motor B 6440 ZHP melaju melawan arah jalur Sistem Satu Arah (SSA) menuju Simpang Bogor Trade Mal (BTM).

“Saat itu, Danil berbocengan dengan Romy Apriadi (18). Menurut keterangan saksi, korban hendak ke BTM dan memilih memotong/melawan arus daripada harus mengikuti arus SSA mengitari Kebun Raya Bogor,” kata Bram.

Pada saat bersamaan di lokasi kejadian, tepatnya di depan SMAN I Bogor, datang dari arah BTM mobil F 1474 LW yang dikemudikan Yusril Ismail (27) dan kecelakaan pun tidak bisa dihindari.

“Ada dugaan, kedua kendaraan sama-sama melaju kencang sehingga kecelakaan tidak bisa dihindari. Pemotor Danil meninggal dan Romy mengalami luka berat. Sedangkan pengendara mobil Yusril hanya mengalami luka ringan,” papar Bram.

Bram pun mengimbau agar pengendara tetap mematuhi lalu lintas dan tidak nekad melawan arus, khususnya di Jalur SSA. Karena hal tersebut bisa mengakibatkan kecelakaan dan fatal. (bs)

Video: Ini Kegaduhan Pengunjung Mall Botani Bogor Saat Jokowi Mendadak Nongol

0

BOGORDAILY- Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendadak nongol di Mal Botani Square Bogor, Sabtu (18/2/2017) malam ini. Para pengunjung Mal yang tak jauh dari Istana Bogor itu pun gaduh bukan kepalang.

Mengenakan kemeja putih dan celana hitam panjang, Jokowi didampingi Paspampres tiba di Mal Botani Square sekitar pukul 19:40 WIB.

Melihat Jokowi, pengunjung mal langsung berteriak histeris dan mengikutinya. Ia bahkan sempat melayani beberapa pengunjung yang ingin berfoto dengannya. Jokowi bersama putrinya, Kahiyang Ayu kemudian masuk ke Gramedia. “Berdua aja, Kaesang gak ikut,” singkatnya.

Di Toko Buku Gramedia Presiden Jokowi tampak membeli beberapa buku. Ditemani supervisor Gramedia Botani Square, Toga K Manulang, Presiden Jokowi memilih beberapa buku.

Sejumlah pengunjung mal pun tampak langsung memadati Toko Buku Gramedia. Mereka saling berebut untuk bisa berfoto dengan mantan Wali Kota Solo itu. Selepas dari Toko Buku Gramedia, Jokowi pun pergi ke satu diantara coffee shop yang ada di Botani Square, yakni Starbucks. Tepat pukul 20.23 WIB Jokowi masuk ke dalam Coffee Shop tersebut.

Kemudian Kahiyang tampak memesankan sebuah kopi untuk ayahnya. Sementara Jokowi tampak membuka buku-buku yang baru saja dibelinya di Gramedia untuk dibacanya.

Menurut seorang barista, Emi, Jokowi memesan Caramel macchiato, sedangkan Kahiyang Ice shaken lemon tea. Jokowi dan Kahiyang hanya 20 menit berada di Starbucks, tepat pukul 20.43 WIB, Jokowi bergegas menuju mobilnya yang sudah menunggu di depan lobby mal. Sejumlah pengunjung mal pun tampak kembali mengerumuninya dan berebut untuk bisa berfoto.

Menurut General Manager Mal Botani Square Rosalia, kedatangan Jokowi itu dadakan tanpa sepengetahuan pihaknya. “Tidak ada pemberitahuan sebelumnya, tiba-tiba datang saja, saya baru dapat info ketika Pak Presiden sudah di jalan menuju Botani Square,” ujarnya. (trb/bd)

Link Video:

Video: Demo Mahasiswa UNJ Sembelih Ayam di Foto Jokowi Ini Viral di Medsos

0

BOGORDAILY- Video demo mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) ini menyebar di media sosial, seperti di Facebook dan Youtube. Para netizen mengecamnya karena tindakan itu dianggap sebagai pelecehan terhadap presiden dan juga dianggap menyiksa hewan.

Tak hanya itu, para demonstran ini juga meneteskan darah ayam yang dipotong di atas gambar foto Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla. Pihak UNJ sendiri kini tengah menyelidiki kasus video tersebut.

Pada video, terlihat sekelompok mahasiswa yang memakai almamater UNJ melakukan seremoni di tengah aksi demo. Tiga orang di antaranya berada di paling depan.

Gambar poster Presiden Jokowi dan Wapres JK diletakkan di bawah. Tiga orang itu lalu memotong leher ayam hingga kepalanya putus. Darah ayam lalu berceceran di gambar Jokowi-JK. Ayam sempat menggelepar kesana kemari hingga akhirnya terdiam mati.

Setelah ayam mati, mahasiswa itu lalu mengangkat tubuh ayam dan disandingkan dengan gambar Jokowi-JK yang juga diangkat. Mereka juga diminta untuk berpose agar bisa diambil gambar foto.

“Pegang, pegang difoto. Tahan, tahan,” ujar sejumlah orang dalam video itu yang dilihat, Sabtu (18/2/2017).

Dari pembicaraan para mahasiswa, tampaknya mereka membawa dua ayam namun yang satu kabur. Di akhir video berdurasi kurang lebih tiga menit tersebut, para mahasiswa beralmamater hijau itu lalu menyanyikan sebuah lagu. Foto Jokowi-JK yang berlumuran ayam dan tubuh ayam yang telah mati masih diangkat ke atas.

Kepala Kantor Hubungan Masyarakat (Humas) UNJ, Asep Sugiharto membenarkan bahwa mahasiswa yang ada di video itu merupakan mahasiswa mereka. Pihak UNJ telah melakukan penyelidikan dan hasil sementara diketahui bahwa peristiwa itu sudah terjadi beberapa bulan lalu.

“Itu betul mahasiswa kami, memakai almamater. Itu sebetulnya aksi yang dilakukan oleh BEM pada Oktober 2016. Jadi kalau ditanya apakah itu benar, benar itu anak kita,” ungkap Asep seperti dilansir detik, Sabtu (18/2/2017).

Saat itu mahasiswa UNJ tersebut menurut Asep tengah mengikuti demo bersama BEM Seluruh Indonesia di depan Istana Negara. Sayangnya ia tidak mengingat demo dilakukan dalam rangka apa.

“Saya lupa, tapi itu bareng-bareng aksi dengan BEM Seluruh Indonesia. (Lokasi) di Istana Negara kalau nggak salah. Kegiatan itu kan kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa di luar akademik kampus ya,” kata dia.

“Yang saya bingung kan itu kejadian tahun lalu tapi viralnya baru sekarang. Ini sudah kita tindaklanjuti kemarin kita jelaskan juga di media sosial kita, Twitter,” sambung Asep.
Meski begitu, UNJ tetap melakukan penyelidikan dan sifatnya masih internal. UNJ juga telah mengidentifikasi mahasiswa yang ada di video maupun foto viral itu.

“Wakil rektor III di bidang kemahasiswaan beserta prodinya sudah memanggil anak-anak yang ada di video dan foto tersebut. Jadi secara internal sudah kita proses berdasarkan mekanisme yang ada di kampus kita,” jelas Asep.

Hingga Jumat (17/2/2017), pihak kampus sudah memeriksa satu orang. UNJ masih terus melakukan penelusuran untuk mengetahui siapa-siapa saja yang terlibat dalam aksi pemotongan ayam di gambar kepala negara tersebut. (bd)

Link Video:
https://www.youtube.com/watch?v=fD3SKfEizYo

Ssssttt….Awkarin ‘Buka-bukaan’ di Gunung Salak Endah Pamijahan Bogor. Nih Foto-fotonya….

0

BOGORDAILY- Tiga buah foto baru saja diunggah Awkarin di Instagram miliknya, Jumat (17/2/2017) malam. Baru beberapa jam diunggah, foto tersebut langsung diserbu penghuni instagram. Perang komentar pun terjadi.

Dalam foto tersebut, Karin diketahui tengah berada di sebuah vila di Gunung Salak Endah, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor.

Sorotan netizen tertuju pada baju yang dikenakan Awkarin. Bra hijau yang menonjolkan belahan dadanya dan celana hijau yang menonjolkan keindahan lekuk tubuhnya.

Fokus kamera juga sengaja menyorot bagian tubuh tersebut, seakan memang sengaja dipertontonkan. Tak sampai 24 jam, foto-foto ini telah mendapat 95 ribu like dan 2.650 komentar.

Selama ini, Karin memang terkenal sebagai selebgram dengan postingan fotonya yang ‘berani’, tak jarang bahkan sering banget Karin memposting foto pacaran vulgarnya dengan seorang cowok yang merupakan mantannya alias Gaga.

Untuk yang belum tau mengenai Awkarin, coba aja kamu stalking Instagramnya (@awkarin) dan kamu bisa lihat sendiri isi postingannya yang beragam. (bd)

 

 

Link video:

Ini Kehebatan Advan G1, Ponsel Rp2 Jutaan yang Baru Dirilis…

0

BOGORDAILY- Produsen smartphone lokal Advan akhirnya resmi merilis Advan G1, Jumat (17/2/2017). Ini setelah sempat ditunda sejak September 2016.

Kehadiran G1 merupakan strategi Advan dalam menghadang merek smartphone internasional.

Ponsel yang menyasar anak muda ini punya sejumlah fitur layaknya ponsel produksi vendor asing. Seperti biasa, Advan menghadirkannya dengan harga yang cukup terjangkau, yakni Rp 2.299.000.

Marketing Director Advan Tjandra Lianto mengungkapkan, pihaknya sempat menunda perilisan Advan G1 lantaran masih mengembangkan sisi hardware maupun software-nya. Ia memastikan agar ponsel ini bisa bersaing dengan smartphone milik vendor asing.

“Kami mempersiapkan produk yang dapat bersiang dengan brand global. Karenanya, kami terus mengembangkan Advan G1 baik dari sisi hardware maupun software-nya,” kata Tjandra ditemui di peluncuran Advan G1 di Jakarta, Jumat (17/2/2017).

Salah satu keunggulan Advan G1 dibanding ponsel lain adalah Advan G1 memiliki sistem operasi sendiri berbasis Android Mashmallow 6.0 yang bernama IDOS (Indonesia Operating System). Dengan demikian, IDOS bisa membantu memberikan kesempurnaan saat menjalankan aktivitas dengan Advan G1.

Menurut Tjandra, dengan harga Rp 2 jutaan, Advan G1 memberikan fitur layaknya yang ada di smartphone seharga Rp 8 jutaan.

Lantas, seperti apa fitur-fitur pada Advan G1? Advan G1 dilengkapi kamera 13MP dan kamera depan 8MP. Ponsel ini dilengkapi lensa Largan besutan Largan Precision untuk mendukung kemampuan fotonya. Lensa tersebut memiliki aperture f/2.0 untuk kamera depan dan f/2.2 untuk kamera depan sehingga mampu meningkatkan sensitivitas saat memotret dalam cahaya rendah.

Berbeda dengan ponsel Advan lainnya, Advan G1 dibekali dengan fingerprint scanner yang bisa dipakai untuk memotret dengan sekali sentuhan sidik jari. Untuk pembukaan kunci keamanan, Advan G1 mampu membaca fingerprint dalam waktu 0,2 detik.

Tak hanya itu, Advan G1 dibekali speaker premium dengan titanium accoustic dan smart amplifier yang membuat resonansi audio lebih sempurna, menghasilkan suara bass yang solid, dah spektrum audio yang lebih sempurna.

Uniknya, ponsel ini juga dapat membaca barcode dan virtual reality (VR). Layarnya pun sudah terproteksi dengan eyePro yang mampu menyaring radiasi sinar biru dari layar yang merusak mata tanpa mengurangi kecerahan warna.

Untuk mendukung kinerjanya, Advan menyematkan prosesor Quadcore, RAM 3GB dan ROM 16GB yang bisa diperluas hingga 128GB. Ponsel ini mengusung layar 5inci IPS. Beberapa spesifikasi lain adalah baterai berkapasitas 2.600mAh, dual Simcard, dan dukungan USB on the go. (lip6/bd)

 

Link video:

Peneliti Ungkap Efek Buruk Merokok pada Anak

0

BOGORDAILY – Apakah Anda seorang ayah yang merokok? Berhati-hatilah, peneliti ungkap efek buruk merokok tak hanya dikenal dapat merusak sistem pernapasan anak dan meningkatkan risiko penyakit lainnya.

Menurut penelitian terbaru di University of Massachusetts Medical School, efek buruk merokok pada ayah perokok berisiko memiliki anak yang kurang responsif terhadap obat-obatan tertentu, seperti antibiotik, obat antidepresan, bahkan kemoterapi.

Seorang ahli biokimia dan farmakologi molekuler, Dr Oliver Rando mengatakan, hal ini terjadi karena kebiasaan merokok membuat tubuh anak memiliki toleransi tinggi terhadap obat-obatan kimia. Perlu dosis tinggi untuk membuat obat tersebut menjadi efektif di tubuh anak.

“Jika ayahmu merokok artinya kemoterapi mungkin kurang efektif untukmu? Apakah Anda lebih atau kurang mungkin untuk merokok?” ucap Rando.

Peneliti menyimpulkan, kebiasaan merokok pada ayah bisa membuat anak kebal terhadap obat yang mungkin akan menyelamatkan nyawanya jika sakit. Jika obat kurang responsif, penyakit pada anak akan sulit disembuhkan.

Namun, penelitian epigenetik ini baru dilakukan terhadap tikus. Selanjutnya, peneliti berencana untuk menganalisis apakah obat-obatan penghilang rasa sakit juga akan memengaruhi anak dengan ayah perokok.

Menurut Rando penelitian mengenai bahaya merokok yang diwariskan keluarga kepada anak-anaknya sangat penting dilakukan. Generasi berikutnya akan terus menerima dampak buruk jika lingkungan sekitarnya banyak perokok.

Mereka pun berpotensi untuk menjadi perokok dan kembali mewarisi dampak negatif dari merokok kepada generasi mendatang.

 

KOMPAS

Ini Penjelasan Gojek Terkait Tuduhan Penggelapan Dana Eks Driver

0

BOGORDAILY- Dalam keterangan pers, Jumat (17/2/2017) manajemen PT Gojek mengaku telah mendengar laporan yang dilayangkan oleh salah satu mantan mitra driver mereka.

Dalam pemberitaan sebelumnya, Rosikin, seorang mantan mitra pengendara (driver) layanan transportasi berbasis online, Gojek, mengaku lahan nafkahnya diputus secara sepihak oleh PT Gojek. Bahkan menurutnya uang deposito sebesar Rp4,1 juta selama sebulan ia bekerja tidak bisa diambil.

Maka, didampingi pengacara dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH), Rosikin hari ini melaporkan manajemen Gojek ke Polda Metro Jaya. “Yang dapat kami sampaikan adalah Gojek telah memiliki SOP (Standar Operasional Prosedur) dan kode etik mitra yang jelas terkait pelayanan para mitra driver,” demikian keterangan Gojek.

Apabila mitra driver tersuspend atau diputus kemitraannya, dalam keterangan tersebut dijelaskan berarti mereka (para driver Gojek) terindikasi kuat melakukan tindakan kecurangan yang melanggar kontrak kemitraan.

“Gojek melakukan suspend kepada oknum yang melakukan kecurangan demi melindungi ratusan ribu mitra driver kami yang jujur. Kami ingin memastikan adanya keadilan bagi mereka yang telah bekerja keras untuk kemajuan dan kesejahteraannya. Ini juga kami lakukan untuk melindungi para konsumen setia kami,” lanjut keterangan PT Gojek.

Selanjutnya, dalam keterangan tersebut, manajemen PT Gojek menyebut mitra driver memegang peranan penting. Oleh karenanya, kebijakan perusahaan akan selalu dilandasi pada misi untuk mensejahterakan kehidupan para mitra Gojek. (viv/bd)

Link Video:

https://www.youtube.com/watch?v=wSFpZTqXL8M