Home Blog Page 1503

Viral! Gadis Ini Batal Menikah Setelah Calon Suami Tewas Kecelakaan

0

Bogordaily.net – Nama Shintia Monica dan Rija Syahputra viral di media sosial. Ini karena kisah pilu keduanya batal menikah karena sang calon suami meninggal dunia usia kecelakaan.

Rija Syahputra tewas dalam kecelakaan tragis sehari sebelum akad nikah mereka. Rija, yang seharusnya menikah pada Jumat, 4 Oktober 2024, terlibat dalam kecelakaan tunggal saat dalam perjalanan menuju rumah Shintia.

Rencana pernikahan yang telah disiapkan sejak lama, termasuk acara resepsi pada Sabtu, 5 Oktober 2024, kini hanya tinggal kenangan. Melalui unggahan di akun Instagramnya, Shintia mengenang percakapan terakhirnya dengan almarhum, di mana Rija sempat berjanji akan menemaninya mengunjungi makam ibunya setelah mereka menikah.

“Nanti udah menikah, kita ke kuburan mama ya, sayang,” tulis Rija dalam pesan yang dipamerkan Shintia dengan penuh haru.

Rasa sedih semakin mendalam bagi Shintia karena tidak hanya kehilangan calon suami, tetapi juga ibunya yang telah tiada. Dalam curhatannya, Shintia mengungkapkan bagaimana Rija selalu mendukung dan menguatkannya di masa-masa sulit, terutama saat ia merindukan sosok sang ibu.

“Sesayang itu kamu sama aku,” tulis Shintia dalam unggahan tersebut, menggambarkan betapa besar cinta dan dukungan Rija selama ini.

Kesedihan mendalam juga dirasakan oleh sahabat-sahabat Rija, termasuk pemilik akun TikTok @masdurrr1 yang menceritakan bahwa Rija sempat mengundang teman-temannya untuk berkumpul sebelum pernikahannya. Ironisnya, undangan tersebut kini berubah menjadi momen berkumpul dalam suasana duka.

“Seharusnya kami hadir untuk pesta, tapi kini kami mengantarmu ke pusara,” tulis salah satu sahabatnya dengan nada pilu.

Unggahan di TikTok tersebut juga memperlihatkan foto-foto prewedding dan undangan pernikahan Rija, yang menambah kesedihan orang-orang terdekatnya. Momen-momen bahagia yang seharusnya terjadi kini sirna seiring dengan kepergian Rija untuk selama-lamanya.

Shintia Monica kini harus merelakan dua kehilangan besar dalam hidupnya, ibunya dan calon suaminya. Di tengah rasa sakit dan duka yang mendalam, Shintia berjanji akan terus mengenang cinta dan perjuangan Rija.

“Aku doakan kamu dan sedekah sebagai bentuk cinta aku yang tidak akan putus,” tutupnya dengan penuh haru.***

KemenkopUKM Inginkan Koperasi dan UMKM Naik Kelas: Terbitkan 7 Buku Pengarusutamaan Strategi Pengembangan Koperasi dan UKM

0

Bogordaily.net — Kementerian Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah (KemenkopUKM) menegaskan komitmennya bahwa koperasi dan UMKM harus segera naik kelas. Menteri Koperasi dan UMKM, Teten Masduki, menginginkan UMKM bukan sekadar buffer (penyanggah/bantalan) ekonomi.

“Ke depan, UMKM diharapkan tidak lagi jadi buffer economy, tetapi harus diikutkan dalam program hilirisasi dengan beragam sumber dayanya. UMKM harus jadi backbound ekonomi nasional, jadi industri berkelanjutan yang berbasis pada keunggulan domestik sebagai pilar industri yang berkelanjutan,” ungkap Teten Masduki dalam Forum Diskusi Menteri Koperasi dan UKM Bersama Redaktur Media bertema ‘Pengarusutamaan Strategi Pengembangan Koperasi dan UKM’, di Gedung Kemenkop UMKM, Jakarta, Senin, 7 Oktober 2024.

Guna koperasi naik kelas serta dalam rangka menciptakan awareness masyarakat terhadap peran penting koperasi dan UKM dalam perekonomian nasional, Kemenkop dan UKM menerbitkan tujuh serial buku tentang berbagai strategi, kebijakan, dan panduan praktis sebagai bentuk capaian kinerja dalam mewujudkan
Koperasi dan UMKM yang maju dan berkelanjutan.

Tujuh serial buku serial Pengarusutamaan Strategi Pengembangan Koperasi dan UKM tersebut, yaitu: Summary Ringkasan (Inovasi Membentuk UMKM & Koperasi Masa Depan); Rumah Produksi Bersama dan Minyak Makan Merah (Koperasi Modern Memutar Roda Hilirisasi & Industri Menengah Nasional); Korporatisasi Petani dan Koperasi Multipihak (Koperasi Kekinian); Transformasi Pembiayaan UMKM (Daya Ungkit Menuju Kemapanan); Solusi Nelayan (Mengurai Paradoks si Miskin di Negara Maritim); Entrepreneur Hub & Digitalisasi (Embrio Pengembangan Startup); dan Reformasi BLU (LPDB-KUMKM & SMESCO Modal Lancar, Jualan Gencar).

Teten Masduki menjelaskan bahwa ketujuh buku serial tersebut terbit berdasarkan hasil penelitian, kondisi rill perkoperasian dan UMKM saat ini, upaya-upaya yang telah dan akan dilakukan, serta hasil diskusi panjang para pejabat dan deputy.

“Tujuh serial buku ini dapat menjadi panduan, gambaran, dan pijakan ke depan bagi Menteri Koperasi dan jajarannya yang baru dalam memajukan koperasi dan UMKM,” sebutnya.

Dipaparkannya, Indonesia memiliki segudang potensi dan sumber daya yang menjadi bahan baku dalam program hilirisasi, yang bukan hanya industri manufaktur yang saat ini berpusat di Jawa.

Sehingga ke depan, diharapkan stereotip UMKM bukan sekadar kripik atau anyam-anyaman, tetapi terwujudnya industri UMKM dengan sentuhan modern di mana produk-produknya diolah hasil teknologi.

Teten mencontohkan, potensi industri pengolahan kelapa sawit selama ini sangat besar dan crude palm oil (CPO) Indonesia adalah terbaik di dunia. Namun disayangkan masih dikuasai/dikapitalisasi oleh segelintir pihak. Sedangkan petani sawit justru tak dapat menikmati hasilnya.

“Maka di sini Kemenkop UMKM hadir melakukan intervensi dengan membangun rumah produksi bersama yang disediakan untuk para petani mengolah kelapa sawit menjadi minyak makan merah di antaranya di Sumatera Utara dan Kalimantan. Kualitas minyaknya cukup bersaing dan harga terjangkau. Hanya saja rumah produksi bersama ini dikhususkan bagi anggota koperasi, sesuai arahan pak Presiden,” katanya.

Selain kelapa sawit, potensi besar bahan baku lainnya yang bisa dihilirisasi oleh koperasi dan UMKM antara lain susu ikan, benang rami, pengolahan daging ayam, ikan laut, daun keratom, hingga aneka kerajinan.

“Produksi susu dan daging sapi saat ini di Indonesia sangat kekurangan sehingga impor. Ini akibat kebutuhan lahan untuk peternakan sapi yang terbatas. Padahal kita memiliki jutaan potensi susu dari ikan yang bisa dikembangkan. Kemudian daun keratom, sejenis bahan minuman energizer, potensinya sangat luar biasa di mana ekstraknya bisa mencapai harga Rp90 juta per kilogramnya,” bebernya.

Tak dipungkiri, lanjut Teten, selama ini pelaku UMKM kebanyakan mandiri dan harus bersaing dengan industri besar. Ketika produk UMKM masuk ke ranah e-commerce (penjualan online) mereka tetap kalah bersaing karena masih tetap dikuasai oleh investor asing yang membanjiri dengan produk yang jauh lebih berkualitas, murah, bertahan lama, serta memiliki ketersediaan produk yang lebih ready.

Oleh karenanya, salah satu intervensi yang dilakukan Kemenkop UMKM adalah mengusulkan agar 40 persen belanja negara untuk produk UMKM lokal. Terkait hal ini, Kemenkop UMKM terus mendorong agar pelaku UMKM memiliki e-catalog serta melakukan pendampingan agar pelaku usaha UMKM juga mulai berbasis Internet of Think (IOT) maupun Artificial Intelligence (AI).

“Dukungan pembiayaan dari pemerintah untuk koperasi dan UMKM hari ini baru skala mikro, pembiayaan sebagai buffer economy. Maka ke depan perlu penambahan pembiayaan skala menengah atas agar bisa bersaing dengan industri besar. Saat ini saja masih ada 30 juta pelaku UMKM yang belum mendapatkan akses pembiayaan.

“Maka di sini perlunya hilirisasi dari jutaan potensi UMKM, proteksi dengan kebijakan, serta dukungan dari kementerian lain. Sedangkan koperasi sebagai agregator bergabungnya berbagai pelaku usaha kecil yang menjembatani kepada market dan sumber pembiayaan yang pas sesuai kebutuhannya. Melalui program Pre-Financing, koperasi juga para pelaku usaha bisa mengajukan pembiayaan tanpa agunan yang selama ini menjadi kendala di perbankan,” papar Teten.

Dalam kesempatan tersebut, sejumlah deputy Kemenkop UMKM juga menyampaikan hasil pertemuan dengan sejumlah negara terkait upaya menaikkan derajat koperasi dan UMKM.

Cina misalnya, telah menetapkan 200 cluster UMKM dengan sentuhan penerapan high technology untuk membidik pasar dunia. Sedangkan Peru lebih menitikberatkan sentuhan APBN-nya secara besar-besaran untuk UMKM-nya.

Sedangkan Indonesia butuh perbanyakan rumah produksi bersama dan rumah kemasan bersama yang dikelola oleh koperasi, teknologinya diintervensi oleh pemerintah, serta peningkatan pembiayaan APBN serta non-APBN.
(Acep Mulyana)

Pecinta Olahraga, Dokter Rayendra – Eka Maulana Siapkan Bibit Atlet Berbakat di Kota Bogor

0

Bogordaily.net – Dokter Rayendra – Eka Maulana telah menyiapkan program khusus bagi para pecinta olahraga di Kota Bogor.

Dua sosok pecinta olahraga dengan segudang prestasi itu, juga berjanji akan menciptakan lebih banyak atlet-atlet muda berbakat di Kota Bogor, seperti halnya Iqbal Iskandar yang saat ini menjadi Kapten Timnas Futsal Indonesia.

“Kami akan mendukung pembinaan atlet sedari dini agar ke depannya kita bisa memiliki atlet yang berbakat dan bisa menjadi andalan Indonesia,” ungkap Eka.

Komitmen lain yang dijanjikan oleh pasangan ini adalah memberikan prioritas bagi warga Kota Bogor yang berprestasi untuk bisa masuk ke universitas di Kota Bogor.

“Nanti, jika ke depannya saya sudah dilantik, saya pastikan bahwa prestasi akademis maupun atletis bisa digunakan untuk masuk ke sekolah negeri maupun universitas,” pungkas Eka.

Dengan dukungan dari berbagai pihak, termasuk figur olahraga, pasangan Dokter Rayendra-Eka Maulana diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi perkembangan prestasi di Kota Bogor, baik dalam hal pendidikan maupun olahraga.

Multitalenta Dokter Rayendra-Eka Maulana dalam Bidang Olahraga

Dokter Rayendra dan Eka Maulana, ternyata memiliki segudang prestasi di bidang olahraga yang menguatkan profil mereka sebagai sosok multitalenta.

Keduanya tak hanya aktif di dunia kesehatan dan pendidikan dan profesional, tetapi juga menorehkan berbagai pencapaian di ranah olahraga

Untuk Dokter Rayendra beliau sangat mahir dalam berbagai cabang olahraga, seperti sepak bola, tenis meja dan joging.

Bahkan, saat masih menjadi mahasiswa di Universitas Padjadjaran (Unpad), ia berhasil meraih gelar juara dalam kompetisi tenis meja.

Kecakapannya dalam olahraga ini membuat Dokter Rayendra memiliki stamina yang prima dan ketahanan fisik yang luar biasa.

Selain berprestasi di tenis meja, Rayendra juga aktif dalam sepak bola dan joging.

Dengan kemampuannya tersebut, tak heran jika ia memiliki napas yang panjang dan daya tahan tubuh yang kuat, meskipun padat dengan berbagai aktivitas keseharian.

Sementara itu, Eka Maulana, calon Wakil Wali Kota Bogor, memiliki kecintaan mendalam pada olahraga basket, bulutangkis dan futsal.

Tidak hanya piawai di basket, Eka juga berpengalaman dalam olahraga futsal.

Dukungan untuk Para Atlet

Komitmen Eka terhadap perkembangan olahraga terlihat dari keseriusannya untuk mendukung generasi muda Bogor menjadi lebih berprestasi, baik di bidang akademis maupun atletis.

Eka Maulana menyatakan keseriusannya untuk mendukung peningkatan prestasi generasi muda Kota Bogor melalui penyediaan fasilitas yang memadai, serta perbaikan sistem penerimaan peserta didik baru (PPDB).

“Insyaallah, jika saya dan Dokter Rayendra diberikan amanah untuk memimpin Kota Bogor, kami akan lebih memperhatikan jalur prestasi, baik itu di bidang akademis maupun atletis, untuk mempermudah masuk ke perguruan tinggi,” ujarnya.

Eka menyoroti kendala pada jalur prestasi (Japres) yang sering menjadi hambatan bagi siswa berprestasi untuk masuk ke sekolah negeri.

“Kami berkomitmen untuk memperbaiki sistem PPDB, terutama dengan menambah kuota Japres agar siswa yang memiliki prestasi bisa lebih terakomodir di sekolah negeri,” tegasnya.

Selain itu, Dokter Rayendra-Eka Maulana berencana membangun fasilitas olahraga yang memadai di seluruh wilayah Kota Bogor.

“Dengan adanya Alun-Alun Kampung Glowing nanti, kalian bisa menggunakan fasilitas lapangan untuk latihan maupun sparing bola, dan itu gratis,” jelasnya***

Rudy Susmanto Bertemu Pokwan DPRD: Refleksi 5 Tahun Perjalanan Bersama Media

0

Bogordaily.net – Calon Bupati Bogor Rudy Susmanto bersilaturahmi dengan Kelompok Kerja Wartawan (Pokwan) DPRD Kabupaten Bogor, pada Senin 7 Oktober 2024.

Adapun, Rudy Susmanto datang menggunakan motor dengan didampingi langsung Ketua DPRD Sastra Winara, membahas berbagai pesan dan masukan kepada para media untuk bersama-sama dalam membangun Kabupaten Bogor.

Dalam kesempatan tersebut, Rudy Susmanto menjelaskan perjalanan selama 5 tahun bersama-sama.

Menurutnya, Bogor selalu punya cerita dan sejarah apalagi periode 2019-2024 Kabupaten Bogor dipimpin oleh 4 kepala daerah.

Melihat sejarah pemimpin Kabupaten Bogor, yang pertama Ade Yasin, kedua Iwan Setiawan, kemudian Asmawa Tosepu dan saat ini Bachril Bakri memiliki kesamaan yakni membangun Kabupaten Bogor.

“Dan kita mengiringi perjalanan itu bersama-sama. Saya baru dilantik menjadi ketua DPRD di 2019 akhir atau tanggal 1 Januari 2020, saya sama-sama kantornya pindah kewilayah barat, bencana tanah longsor Bogor Barat,” kata Rudy Susmanto, Senin 7 Oktober 2024.

“Kita bersama-sama kembali melalui badai covid selama kurang lebih 2 tahun, setelah itu kita melalui ujian dan cobaan lagi bersama-sama, tentunya 5 tahun ini sangat berarti buat saya,” tambahnya.

Kemudian saat ini, Ketua DPRD Kabupaten Bogor dipimpin oleh Sastra Winara yang dinilai sudah cukup nyaman.

“Dulu saya pas duduk kali pertama, hari kedua sampai tahun kedua mengkritisi saya luar biasa dari rekan-rekan media, jejak digital tidak bisa hilang,” jelas Rudy.

Kemudian kata Rudy, peran media dinilai cukup penting, karena, tanpa ada yang mengkritik, maka kelompok masyarakat bergerak, dan kelompok-kelompok lainpun memberikan sumbangsih, pro kontra itu dinilai menjadi hal biasa dalam perjalanan politik.

“Tetapi hal ini mungkin bukan menyerang, namun memberikan kritik memberikan masukkan, tapi terus terang kalianlah para media yang mendidik saya yang menjadikan saya Rudy Susmanto menjadi pribadi yang lebih baik lagi,” imbuhnya.

“Tanpa rekan-rekan media, tanpa ada yang mengkritik saya, dengan saya dikritisi maka kelompok masyarakat bergerak, dan kelompok-kelompok lainpun memberikan sumbangsih, pro kontra itu biasa dalam perjalanan politik,” tutur Rudy.

5 Tahun Karir

Namun kata Rudy, hal yang paling positif adalah dengan rekan-rekan media mengkritisi saya dalam 5 tahun perjalanan karir politiknya di DPRD Kabupaten Bogor, ia menjadi lebih lincah.

Kemudian jadi bisa belajar menjawab jawaban iya seakan-akan tidak, jawaban tidak seakan-akan iya, dan peran media lah yang dinilai menyertai perjalanan Rudy Susmanto selama ini.

“Mudah-mudahan dalam 5 tahun Kedepan Bupati Bogor tidak pernah berubah, Bupati Bogor itu Raden Ipik Gandamana, saya hanya meneruskan, kalo tuhan meridhoi masyarakat Bogor memberikan mandat kepada saya,” ujarnya.

Selain itu Rudy berharap, nantinya siapapun yang akan memimpin Kabupaten Bogor kedepan, tentunya akan yakin dan percaya 2 pasangan calon yang ada pasti hati dan pikirannya sayang dan cinta terhadap Kabupaten Bogor.

“Kontestasi nya hanya sebentar kurang lebih hanya 50 hari lagi, siapapun Bupatinya nanti, tentunya harus bisa bersinergi sama-sama dengan DPRD Kabupaten Bogor, dan tentunya wajib bisa bersinergi bersama-sama dengan seluruh rekan-rekan media yang ada di kabupaten Bogor,” ungkap Rudy.(Albin Pandita)

Polresta Bogor Kota Ringkus Aktor Utama Preman di Pasar Merdeka

0

Bogordaily.net – Polresta Bogor Kota berhasil meringkus J (28) yang menjadi aktor utama preman yang melakukan aksi pungutan liar di Pasar Merdeka.

Tersangka J diringkus beserta barangbukti senjata tajam jenis golok, selongsong peluru, dan juga ia positif menggunakan sabu-sabu.

Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso mengatakan, J ditangkap terkait premanisme di pasar tumpah di Jalan Merdeka, Kota Bogor.

“Yang bersangkutan dites urine, hasilnya positif. Selanjutnya kita melakukan penahanan terhadap tersangka,” kata Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso.

Bismo mengatakan, J melakukan aksi premanisme dengan cara meminta sejumlah uang disertai ancaman dan kekerasan kepada pedagang di Pasar Merdeka.

Tersangka J, lanjut Bismo, merupakan warga Dramaga, Kabupaten Bogor. Ia sudah melancarkan aksi premanismenya sejak 2020 lalu.

“Kepada tersangka akan kami jerat dengan pasal Pasal 2 ayat (1) UU RI Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara,” jelas Bismo

Ia menegaskan, bahwa pihaknya berkomitmen untuk menindak tegas aksi premanisme dan gangguan keamanan di Kota Bogor.

Bismo menghimbau kepada masyarakat harus berani melaporkan dan menjadi saksi kepada Kepolisian apabila ada informasi tentang aksi premanisme.

“Apabila masyarakat mengetahui adanya tindak pidana ataupun preman di pasar Merdeka atau di mana pun dapat menghubungi melalui nomer aduan Kapolresta Bogor Kota di 087810010057,” tutup Bismo.(Muhammad Irfan Ramadan)

Solusi Bangun Indonesia Pabrik Narogong Gandeng Koperasi untuk Giatkan Inisiatif Dekarbonisasi dan Pemberdayaan Masyarakat

0

Bogordaily.net – PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) Pabrik Narogong, yang merupakan anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk – SIG, kembali bekerja sama dengan Koperasi Konsumen Swadaya Pribumi Klapanunggal (KKSPK) dalam kegiatan penanaman pohon dan pelepasan EcoEnzyme di Rawa Jejed, Klapanunggal, yang dikemas dalam program Sedekah Seribu Pohon Untuk Anak Cucu (Serbu Pacu), 4 Oktober 2024.

Kegiatan yang merupakan bagian dari program inovasi sosial SBI Pabrik Narogong yang bernama “PAKU BUMI as Empowerment Hub” (Penguatan Lembaga Keuangan Pro BUMI sebagai Poros Pemberdayaan) ini, turut dihadiri oleh para pemangku kepentingan seperti MUSPIKA Klapanunggal, Kepala Desa Kembang Kuning, perwakilan tim DESTANA dari 5 desa, perwakilan bank sampah, satgas lingkungan hidup, serta tokoh masyarakat dan pemuda setempat.

General Manager SBI Pabrik Narogong, Muhamad Istifaul Amin mengatakan bahwa kegiatan penanaman pohon ini merupakan salah satu bentuk perwujudan komitmen SBI untuk berkontribusi dalam pencapaian target-target Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) 2030.

General Manager SBI Pabrik Narogong, Istifaul Amin (kiri), bersama dengan para pemangku kepentingan melepaskan cairan eco enzyme untuk menjaga kualitas air di Rawa Jejed, Klapanunggal.(Istimewa/Bogordaily.net)

“Kami menyadari bahwa kolaborasi adalah aspek penting dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan. Karena itu, kami sangat mengapresiasi sambutan baik dan dukungan instansi pemerintah dan lembaga kemasyarakat dalam program penanaman pohon ini, demi menciptakan kondisi hidup yang baik dan sehat sekaligus memperkuat fondasi menuju masyarakat yang berkelanjutan”, tutur Muhamad Istifaul Amin.

Dalam kesempatan baik ini, Solusi Bangun Indonesia Pabrik Narogong dan KKSPK mengajak para pemangku kepentingan yang hadir untuk menandatangani pakta integritas gerakan Serbu Pacu, serta membagikan 1.000 bibit pohon kepada perwakilan DESTANA dan bank sampah binaan, yang mewakili semangat tanggung jawab bersama dalam mengelola lingkungan di wilayah Kecamatan Klapanunggal.

Sejak tahun 2020, SBI telah berkolaborasi dengan KKSPK untuk melakukan penanaman pohon berbasis masyarakat yang telah mencapai 47.900 pohon dengan potensi serapan CO2 sebesar 8,6 juta ton CO2.

General Affairs & Community Relations SBI Pabrik Narogong, Nur Lailiyah, mengatakan untuk mencapai tujuan keberlanjutan, kepedulian terhadap lingkungan harus terus didorong dengan dukungan yang lebih luas agar dapat menciptakan dampak yang lebih signifikan dalam menjaga kelestarian alam.

“Kegiatan ini bukan hanya tentang menjaga alam, tetapi bagaimana kita semua berupaya untuk menciptakan bumi yang lebih baik kedepannya. Melalui PAKU BUMI, kami ingin membantu metamorfosis KKSPK dari lembaga simpan pinjam, menjadi koperasi serba usaha yang berkomitmen dan peduli terhadap kondisi sosial, ekonomi, budaya dan lingkungan. Dengan demikian, keterlibatan serta peran dari seluruh anggota koperasi dan para pemangku kepentingan akan semakin memperkuat ikhtiar kita untuk mewujudkan lingkungan yang lebih lestari demi masa depan yang kita mau”, ujar Laily.

Berkat kolaborasi yang terjalin bersama SBI Pabrik Narogong dalam mengelola dan menjaga keberlanjutan lingkungan di wilayah Kecamatan Klapanunggal, KKSPK mendapatkan penghargaan dari Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Bogor untuk program gerakan Serbu Pacu dan Kelompok Usaha Mikro Peduli Bumi (aKU BUMI) serta apresiasi dari Kecamatan Klapanunggal sebagai “Koperasi Inovatif Berwawasan Lingkungan”.

Para pemangku kepentingan menandatangani pakta integritas gerakan Serbu Pacu sebagai bentuk tanggung jawab bersama dalam mengelola lingkungan di wilayah Kecamatan Klapanunggal.(Istimewa/Bogordaily.net)

“Keberhasilan KKSPK menjadi bukti bahwa tanggung jawab dan kerja keras dapat menghasilkan dampak yang besar bagi ekosistem di Kecamatan Klapanunggal. Semoga inisiatif yang luar biasa ini menjadi dorongan bagi kita semua untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga lingkungan sekitar”, tutur Sekretaris Camat Klapanunggal, Iwan Setiawan S.Sos, M.Si.

KKSPK merupakan salah satu kelompok masyarakat binaan yang dibentuk oleh Solusi Bangun Indonesia Pabrik Narogong pada tahun 2006 untuk membuka akses pembiayaan bagi usaha kecil dan menengah (UMKM) di sekitar area operasional.

Sejak tahun 2018, KKSPK telah dipercaya oleh SBI Pabrik Narogong dan menjadi mitra dalam pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat. Hingga saat ini, penerima manfaat dari layanan KKSPK sudah mencapai lebih dari 8.500 orang.***

Suporter Persikabo 1973 Open Donasi, Dengar Gaji Pemain dan Staf Belum Dibayar

0

Bogordaily.net – Suporter Persikabo 1973 melakukan gerakan open donasi setelah mereka mendengar kabar buruk bahwa gaji para pemain serta jajaran staf kepelatihan diketahui belum terbayarkan.

Hal tersebut diungkapkan di salah satu postingan akun instagram @upcs09 yang melakukan open donasi bagi para pemain Persikabo 1973.

Menanggapi hal tersebut, Ketua suporter dari Kabomania Bogor, Heri Khaeruman mengaku miris dengan kondisi yang dialami oleh para pemain dan staf kepelatihan saat ini.

“Kami dari para suporter merasa miris ya mendengar pemain yang belum terbayarkan haknya,” kata Heri Khaeruman kepada wartawan Senin, 7 Oktober 2024 menjelaskan aksi suporter Persikabo 1973 yang open donasi tersebut.

Menurutnya, para suporter dari Kabomania dan Ultras Persikabo Curva Sud (UPCS) berinisiatif melakukan penggalangan untuk membantu para punggawa Laskar Padjajaran.

“Jadi dari hati nurani saja sih, sebagai bentuk kecintaan kita. Kita tetap berprinsip, pemain dan manajemen datang dan pergi tapi Persikabo akan selalu di hati kami,” jelasnya.

“Untuk saat ini baru dua elemen saja, mungkin bakal ada susulan juga dari komunitas yang lainnya,” tambah Heri.

Lebih lanjut, kata Heri, pihak manajemen diharapkan bisa peka terhadap kondisi yang dialami saat ini oleh para pemain serta jajaran kepelatihan.

“Saya meminta kepada manajemen diperbaiki koordinasi dan komunikasinya jangan sampai mengorbankan tim Persikabo, apalagi kita tau ini adalah profesionalisme yang mana seharusnya masalah keuangan bisa diatasi,” ungkap Heri.

Sebelumnya, Pelatih Persikabo 1973 Djajang Nurjaman mengaku kecewa dengan performa tim Persikabo 1973 usai menelan lima kali kekalahan dalam enam pertandingan di Liga 2.

Pelatih Persikabo 1973 Djadjang Nurdjaman mengatakan bahwa, pihaknya meminta maaf kepada masyarakat Kabupaten Bogor, atas performa buruk yang dialami Persikabo 1973 di beberapa pertandingan.

“Boleh dikatakan tim kami termasuk yang paling buruk di semua liga 2 sampe Minggu keenam ini. Untuk itu saya ingin mohon maaf kepada suporter persikabo yang ada di Bogor atau dimanapun karena hasil kami yang sangat mengecewakan,” kata Djajang Nurjaman, Senin 7 Oktober 2024.***

Albin Pandita

Persikabo 1973, 6 Kali Main 5 Kalah, Djajang Nurjaman Kecewa Berat

0

Bogordaily.net – Pelatih Persikabo 1973 Djajang Nurjaman mengaku kecewa dengan performa tim Persikabo 1973 usai menelan lima kali kekalahan dalam enam pertandingan di Liga 2.

Pelatih Persikabo 1973 Djajang Nurjaman mengatakan bahwa pihaknya meminta maaf kepada masyarakat Kabupaten Bogor, atas performa buruk yang dialami Persikabo 1973 di beberapa pertandingan.

“Boleh dikatakan tim kami termasuk yang paling buruk di semua liga 2 sampe Minggu keenam ini. Untuk itu saya ingin mohon maaf kepada suporter persikabo yang ada di Bogor atau dimanapun karena hasil kami yang sangat mengecewakan,” kata Djajang Nurjaman, Senin 7 Oktober 2024.

Menurutnya, untuk saat ini materi pemain yang dimiliki skuad Persikabo 1973 masih dibilang belum cukup memadai dan selalu mengalami kebobolan, mengingat lemahnya lini belakang karena persiapan yang minim.

“Ya jelas saya terus-terusan bongkar pasang pemain, terutama di lini belakang karena memang persiapan yang minim dan kita memiliki materi pemain yang seperti ini jadi saya mikir pilih pemain yang mana gitu biar main ga kebobolan gitu. Ini kebobolannya selalu lebih dari tiga,” jelasnya.

Lebih lanjut, kata Djanur, pihaknya belum menemukan skuad yang terbaik dan masih melakukan bongkar pasang, sehingga belum terciptanya kekompakan antar pemain.

“Selalu bongkar pasang, misal hari ini yang ini besok yang itu. Jadi sampai saat ini belum nemu yang pas buat starting eleven,” ungkap Djanur.

Sebelumnya diketahui, Persikabo 1973 kembali menelan kekalahan dalam lanjutan pertandingan pekan ke-6 Pegadaian Liga 2 atas Sriwijaya Fc 5-1 pada Minggu 6 Oktober 2024. Sehingga membuat Persikabo 1973 kini masih berdiri di dasar klasmen.***

Albin Pandita

Pratama Arhan Beri Kejutan Romantis di Ulang Tahun Azizah Salsha yang ke-21 Meski LDR

0

Bogordaily.net – Azizah Salsha, atau yang akrab disapa Zize, baru saja merayakan ulang tahun yang ke-21 pada 6 Oktober 2024.

Meski sedang menjalani hubungan jarak jauh (LDR) dengan suaminya, Pratama Arhan, Zize tetap mendapat kejutan manis dari sang suami.

Arhan memberikan hadiah istimewa berupa video romantis yang berisi kumpulan momen kebersamaan mereka sejak menikah.

Video tersebut diunggah langsung oleh Arhan melalui akun Instagram pribadinya, @pratamaarhan8, dan sukses membuat netizen baper.

Di akhir video, Arhan menyertakan foto pernikahan mereka yang diiringi sapaan penuh kasih dari Arhan yang menyebut Zize dengan panggilan “sayang” dan “istriku.”

“Hai sayang, istri aku. Nggak terasa, ya, sudah ke-2 kalinya aku bisa merayakan ulang tahun kamu sebagai suami kamu,” ujar Arhan dengan nada manis dan penuh cinta.

Arhan juga menyisipkan doa-doa terbaik dalam video tersebut, mengharapkan agar semua kebaikan, kebahagiaan, dan kedewasaan selalu menyertai sang istri.

Dalam pesan yang menyentuh, Arhan mengungkapkan harapan terbesarnya agar Zize selalu ada di sampingnya.

“Aku harap semua kebaikan dan kebahagiaan selalu ada untuk kamu. Semoga kamu semakin dewasa, dan aku berdoa agar kamu terus di samping aku. Aku ini nggak pandai merangkai kata-kata, tapi semoga lagu di video ini bisa mewakili, ya. I love you, istriku,” ungkap Arhan dengan tulus.

Tidak butuh waktu lama, unggahan romantis tersebut langsung mendapat respons dari Azizah Salsha yang menulis, “Aamiin, makasih ya ho.”

Arhan menambahkan bahwa video tersebut merupakan simbol dari ‘perjalanan bahagia’ mereka selama lebih dari setahun menjalani kehidupan sebagai pasangan suami istri, yang penuh dengan kebahagiaan dan cinta.

Ungkapan cinta dari Arhan ini juga seolah membungkam rumor yang sempat beredar sebelumnya, mengenai isu keretakan rumah tangga mereka akibat perselingkuhan yang ramai dibicarakan beberapa waktu lalu.***

Viral! Ustaz Maulana Ditilang ETLE Gegara Bonceng Motor Tanpa Helm di Makassar

0

Bogordaily.net – Ustaz Maulana kembali menjadi sorotan publik setelah sebuah video viral memperlihatkannya ditilang oleh polisi akibat pelanggaran lalu lintas.

Insiden ini terjadi di Jalan AP Pettarani, Makassar, Sulawesi Selatan, di mana Ustaz Maulana tertangkap kamera sedang dibonceng naik motor tanpa mengenakan helm.

Aksi tersebut memicu tilang otomatis melalui sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).

Dalam video yang beredar luas di media sosial, Ustaz Maulana tampak hanya mengenakan peci saat dibonceng motor.

Hal ini jelas melanggar aturan lalu lintas, yang mewajibkan penggunaan helm baik bagi pengendara maupun penumpang. Tindakan Ustaz Maulana ini langsung diproses oleh polisi melalui ETLE.

“Sudah dikenakan tindakan tilang ETLE karena melintas di Jalan AP Pettarani,” ungkap Kasat Lantas Polrestabes Makassar, Kompol Mamat Rahmat, pada Senin 7 Oktober 2024.

Menurut keterangan dari pihak kepolisian, Ustaz Maulana diketahui sedang dalam kondisi terburu-buru saat kejadian.

Bripka Mahir Daeng Rani dari Satlantas Polrestabes Makassar mengungkapkan bahwa Ustaz Maulana turun dari mobilnya akibat kemacetan di jalan dan memilih untuk dibonceng motor agar bisa lebih cepat sampai tujuan.

“Beliau sangat buru-buru, dan karena macet, beliau memutuskan untuk turun dari mobil dan dibonceng motor sampai ke tempat tujuannya,” jelas Bripka Mahir.

Tak lama setelah kejadian itu, Ustaz Maulana mengakui kesalahannya dan meminta maaf kepada publik. Dia menyatakan bahwa tindakannya tersebut tidak disengaja dan karena situasi darurat, dia lupa untuk mengenakan helm saat dibonceng.

“Saya mohon maaf atas kesalahan saya. Ini benar-benar tidak disengaja, saya buru-buru dan lupa untuk memakai helm,” ujar Ustaz Maulana.

Kasus ini menjadi pengingat penting tentang aturan lalu lintas, terutama penggunaan helm bagi pengendara dan penumpang sepeda motor.

Tilang ETLE di Jalan AP Pettarani merupakan salah satu bentuk penegakan hukum yang bertujuan untuk meningkatkan keselamatan di jalan raya.***