Home Blog Page 3434

Tanggal 8 Maret Hari Apa? Penting Nih Buat Perempuan

0

Bogordaily.net– Tanggal 8 Maret hari apa? Berdasarkan kalender tahun Masehi, 8 Maret 2023 yang jatuh pada Rabu besok merupakan peringatan Hari Perempuan Internasional atau International Womans Day.

Momen Hari Perempuan Internasional ini pun dirayakan di seluruh dunia. Lalu bagaimana sejarah hari perempuan internasional?

Melansir Suara.com dari situs International Womans Day, Hari Perempuan Internasional (IWD) telah diamati sejak awal 1900-an. Saat itu terjadi pergolakan besar di dunia industri yang menyaksikan ledakan pertumbuhan populasi dan kebangkitan ideologi radikal.

Pada 1908 keresahan besar dan debat kritis terjadi di kalangan perempuan. Penindasan dan ketidaksetaraan perempuan memacu mereka untuk lebih vokal dan aktif mengkampanyekan perubahan.

Hingga pada tahun 1908, sebanyak 15.000 perempuan berbaris melalui New York City menuntut jam kerja yang lebih pendek, gaji yang lebih baik, dan hak suara.

Lalu pada tahun 1909, sesuai deklarasi Partai Sosialis Amerika, Hari Perempuan Nasional (NWD) pertama diperingati di seluruh Amerika Serikat pada tanggal 28 Februari. Perempuan terus merayakan NWD pada hari Minggu terakhir bulan Februari hingga tahun 1913.

Selanjutnya pada 1910, Konferensi Internasional Perempuan Pekerja yang kedua diselenggarakan di Kopenhagen. Seorang perempuan bernama Clara Zetkin yang merupakan Pemimpin ‘Kantor perempuan’ untuk Partai Sosial Demokrat di Jerman mengajukan gagasan tentang Hari Perempuan Internasional.

Clara Zetkin mengusulkan setiap tahun di setiap negara harus ada perayaan pada hari yang sama – Hari Perempuan – untuk mendesak tuntutan mereka. Konferensi lebih dari 100 perempuan dari 17 negara, mewakili serikat pekerja, partai sosialis, klub perempuan pekerja – dan termasuk tiga perempuan pertama yang terpilih menjadi anggota parlemen Finlandia – menyambut saran Zetkin dengan persetujuan bulat dan dengan demikian Hari Perempuan Internasional adalah hasilnya.

Setelah disepakati di Kopenhagen di Denmark pada tahun 1911, Hari Perempuan Internasional dihormati untuk pertama kalinya di Austria, Denmark, Jerman dan Swiss pada tanggal 19 Maret. Tak hanya itu, satu juta perempuan dan laki-laki menghadiri unjuk rasa IWD yang mengkampanyekan hak-hak perempuan untuk bekerja, memilih, dilatih, memegang jabatan publik, dan mengakhiri diskriminasi.

Namun pada 25 Maret, ‘Triangle Fire’ terjadi di New York City dan merenggut nyawa lebih dari 140 perempuan pekerja. Peristiwa ini menarik perhatian terhadap kondisi kerja dan undang-undang ketenagakerjaan di Amerika Serikat yang menjadi fokus acara Hari Perempuan Internasional berikutnya.

Jelang Perang Dunia I yang mengkampanyekan perdamaian, perempuan Rusia merayakan Hari Perempuan Internasional pertama mereka pada tanggal 23 Februari, hari Minggu terakhir di bulan Februari.

Hari Perempuan Internasional kemudian disepakati untuk diperingati setiap tahun pada tanggal 8 Maret yang diterjemahkan dalam kalender Gregorian dan diadopsi luas dari 23 Februari.

Itulah ulasan tentang tanggal 8 Maret hari apa dan diperingati oleh para perempuan di seluruh dunia.***

David Ozora Sadar, Ini Reaksi Pertamanya

0

Bogordaily.net – David Ozora sadar setelah koma dalam waktu yang cukup lama setelah pengalaman penganiayaan oleh Mario Dandy Satrio.

Kondisi itu dibagikan di media sosial dan viral.

“Sehat yaa David, Bismillah kamu kuat,” tulis @leinexahmad di akun @mimi.peri.mandja.

“Kiranya Allah memberikanmu kekuatan melebihi ketidakberdayaan… Duhai Allah angkatlah rasa sakitnya gantikan dgn kepulihan yg tiada sakit sesudahnya,” tulis @wangi_pandan_.

“Allah’uallahuakbar… Alhamdulilah Ya Allah…… Sembuhkanlah siapa saja yang sedang sakit Ya Allah, termasuk suami saya Ya Allah… Aamiin YRA,” tulis @rini_rani_siman.

David Ozora adalah korban penganiayaan Dandy, putra seorang pejabat di Kemenkeu, diketahui mulai sadar.

Baca Juga: Pelajar SMP di Parung Bogor Tewas Dibacok Saat Hendak Nonton Futsal

Namun sebagaimana video singkat yang dipublish @mimi.peri.mandja, David masih belum pulih benar.

Dilihat dari video tersebut, David kini masih dalam fase pemulihan emosional.

Terlihat dari video itu, David yang sedang berada dalam ruang perawatan tampak bergerak-gerak. Wajahnya terlihat menyimpan emosi.

Terdengar juga suara seorang lelaki dalam video tersebut, yang meminta David sabar dan istigfar.

“Ledakan kemarahanmu terus…,” terdengar suara seorang pria tersebut. “Kamu harus sabar ya…Istigfar, istigfar,” lanjutnya.

Baca Juga: Warga Cilebut Gelar Doa Bersama di Malam Nisfu Sya’ban

Sebagaimana diketahui, dalam video yang sempat viral, David menjadi korban penganiayaan Dandy, putra seorang pejabat di Kemenkeu, hampir dua minggu lalu.

Penyiksaan yang dialami David dari Dandy terlihat sangat brutal.

Ketika David sudah terbaring dalam keadaan tak berdaya, Dandy terus menyerang dengan kakinya, dengan tenaga penuh.

Akibat penganiyaan itu, David harus mendapatkan perawatan intensif.

David dilaporkan sempat kritis dan koma akibat tindakan keji dan dan tak bermoral dari Dandy.

Namun syukurnya, David belakangan mulai membaik dan sekarang bahkan dilaporkan sadar.

Kondisi David Ozora sadar itu pun kini jadi perbincangan warganet yang memberikan semangat agar David tetap bersabar.***

Pelajar SMP di Parung Bogor Tewas Dibacok Saat Hendak Nonton Futsal

0

Bogordaily.net – Pelajar SMP di Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor berinisial TN (15) tewas dibacok.

Dia menjadi korban pengeroyokan saat menonton pertandingan futsal di Lapangan Futsal Azka di Desa Parung, Kecamatan Parung, pada Senin 6 Maret 2023.

Kapolsek Parung Kompol Sularso mengatakan, kronologi kejadian pengeroyokan terjadi usai pertandingan futsal antara SMP Yapia melawan SMP 1 Parung selesai.

Korban TN mengalami luka yang cukup parah akibat terkena sabetan senjata tajam, pada bagian paha dan lengan, hingga mengakibatkan korban meninggal dunia.

“Saat ini polsek Parung Polres Bogor telah menggelar penyelidikan guna mengungkap pelaku pengeroyokan,” kata Kapolsek Parung Kompol Sularso kepada wartawan, Selasa 7 Maret 2023.

Saat kejadian, kata dia, korban yaitu pelajar SMP di Parung Bogor tersebut, sempat dibawa ke Rumah Sakit Kramat Jati untuk menjalani otopsi, karena menderita luka cukup parah dibagian paha dan lengan.

Baca Juga: KPU Jabar Temukan Bacalon DPD RI Catut Data Masyarakat

“Diduga pelaku pengeroyokan yang menyebabkan korban TN meninggal dunia merupakan alumni dari sekolah SMP Yapia, tapi masih terus dilakukan penyelidikan,” ucapnya.

Kepala sekolah SMP Negeri 1 Parung Dede Kurnia mengaku dari keterangan keluarga, korban pamit mau mengikuti latihan futsal tapi usai kegiatan terjadi keributan.

“Kami merasa sedih dengan kehilangan siswa kelas 3 yang sebentar lagi mengikuti Ujian Nasional,” kata Dede.

Dede menambahkan kegiatan yang diikuti korban memang berada di luar jam sekolah, dan saat ini masih dilakukan penyelidikan kepolisian setempat.

“Tingkah laku korban baik, dan kelas tiga tidak diikutsertakan kegiatan ekskul karena akan mengikuti ujian,” jelasnya.

“Kami segenap sekolah turut belasungkawa, semoga almarhum menjadi penjemput surga bagi orang tuanya, dan keluarga diberikan kesabaran,” ujarnya menjelaskan peristiwa tragis pelajar SMP yang tewas di Parung Bogor tersebut.***

Ruslan

Warga Cilebut Gelar Doa Bersama di Malam Nisfu Sya’ban

Bogordaily.net–  Warga Cilebut, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor menggelar doa bersama dengan khidmat di malam Nisfu Sya’ban di beberapa masjid dan musala. Salah satunya di Mushola Hidayatul Falah, Kecamatan Sukaraja, Selasa, 7 Maret 2023 malam.

Pantauan Bogordaily.net di lokasi, kegiatan malam nisfu syaban tersebut banyak dihadiri warga mulai dari bapak-bapak, ibu-ibu, serta anak-anak. Mereka tampak khusyuk dalam berdoa.

Pada malam nisfu sya’ban dimulai dengan melaksanakan salat magrib berjamaah. Kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari imam musala tentang keutamaan nisfu sya’ban, yang serta pembacaan Surah Yasin sebanyak tiga kali dengan khidmat.

Dalam malam yang penuh berkah itu, salah seorang imam musala yakni Ustadz Mustakim, berharap dengan berdoa dan membaca yasin sebanyak tiga kali di malam nisfu sya’ban bisa mendapatkan keberkahan hidup menjelang Ramadhan tiba.

“Semoga malam ini menjadi malam yang berkah, dipanjangkan umur kita, dan dikuatkan iman kita menjelang bulan Ramadhan,” ujar Ustadz Mustakim kepada para di Mushola Hidayatul Falah, Desa Cilebut Barat, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Selasa malam, 7 Maret 2023.

Senada dengan sang ustadz, salah satu jamaah Hidayatul Falah yakni Mulkiyah berharap bisa dipermudah segala urusannya menjelang bulan Ramadhan tiba.

“Harapannya semoga bisa dilancarkan segala urusan dan usahanya, bisa dipanjangkan umur, hingga bisa menjalankan ibadah puasa bulan ini dengan lancar,” ujar Mulkiyah selaku jamaah Hidayatul Falah.

Sementara itu malam nisfu sya’ban tahun ini jatuh pada tanggal 15 Sya’ban 1444 Hijriah atau mulai Selasa malam 7 Maret sampai Rabu, 8 Maret 2023.

Malam nisfu sya’ban merupakan malam yang istimewa karena dipenuhi dengan rahmat serta kebaikan-kebaikan dari Allah SWT menjelang bulan Ramadhan tiba.

Oleh karena itu banyak umat Islam antusias menggelar doa bersama di malam nisfu syaban tersebut, termasuk warga Cilebut Barat di Mushola Hidayatul Falah. (Erwin Nathan Gunawan)

KPU Jabar Temukan Bacalon DPD RI Catut Data Masyarakat

0

Bogordaily.net–  KPU Jabar menemukan bacalon DPD RI daerah pemilihan atau dapil Jawa Barat yang diduga mencatut data masyarakat.

Hal tersebut diungkapkan Komisioner Divisi Teknis dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat, Endun Abdul Haq. Ia mengatakan dari hasil verifikasi faktual terhadap 59 bacalon DPD (Dewan Perwakilan Daerah) RI dapil Jawa Barat, KPU Jabar menetapkan 23 orang yang memenuhi syarat.

Sementara 36 bacalon DPD lainnya tidak memenuhi syarat atau TMS lantaran diduga mencatut data masyarakat sebagai syarat.

“Kebanyakan yang kemarin menyebabkan tidak memenuhi syarat, salah satunya banyak masyarakat yang dicatut namanya,” kata Komisioner Divisi Teknis dari KPU Jabar, Endun Abdul Haq,  saat dikonfirmasi Selasa, 7 Maret 2023.

Menurut Endun, dugaan pencatutan data tersebut diperkuat kesaksian masyarakat dalam proses verifikasi. Banyak masyarakat yang tidak merasa mendukung bacalon tertentu, tetapi data mereka tercatat sebagai pendukung.

“Mereka tidak merasa KTP-nya diberikan untuk mendukung, tapi dinyatakan mendukung. Inilah yang kemudian di lapangan kita verifikasi faktual dan ternyata memang tidak merasa,” terangnya.

KPU Jabar mengimbau bagi yang ingin mengecek datanya dicatut atau tidak, masyarakat bisa membuka website KPU. Jika datanya tercantum, tetapi tidak merasa memberikan dukungan, masyarakat bisa mengajukan keberatan atau melapor ke KPU maupun kabupaten/kota.

“Nanti kami proses secara administrasi, dan nanti kami nyatakan TMS. Kalau aspek hukum dan lainnya itu wilayah institusi lain,” jelasnya.(Ruslan)

Forkopimda Kota Bogor Pastikan Pemilu 2024 Berjalan Lancar

0

Bogordaily.net – Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bogor, sepakat dan memastikan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 dapat berjalan lancar.

Hal itu disepakati bersama antara Forkopimda Kota Bogor dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dan perwakilan partai politik Kota Bogor.

Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto mengatakan, ada beberapa hal yang harus ditekankan menjelang Pemilu 2024.

“Pertama, yakni pemutakhiran data digencarkan dengan berkoordinasi bersama Camat dan Lurah,” kata Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto, Selasa 7 Maret 2023.

Baca Juga: MenKopUKM dan Menkopolhukam Dukung dan Kawal Proses Kasasi Kasus KSP Indosurya

Bima menegaskan, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Camat dan Lurah untuk memastikan semuanya terdaftar. Menurutnya hal itu jangan ada yang terlewat, karena satu suara sangat berpengaruh.

Orang nomor satu di Kota Bogor tersebut menambahkan, semua petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dalam kondisi yang sehat.

“Jangan sampai ada kejadian tak diinginkan terjadi lagi di Tempat Pemungutan Suara (TPS),” jelas Bima.

Berkaca pada Pemilu 2019, kata Bima, ada beberapa petugas harus menjalani perawatan bahkan hingga meninggal dunia.

Di samping itu, ia mempersilakan para partai politik untuk menggunakan ruang terbuka dan ruang publik untuk melakukan kampanye. Sejauh memenuhi aturan dari Bawaslu.

“Saya minta semua menaati aturan, menjaga ketertiban, tidak memaku atribut di pohon-pohon. Jadi atribut ditempatkan di tempat yang sudah tersedia,” tutup Bima.

Sementara itu, dalam sambutannya, Ketua Bawaslu Kota Bogor Yustinus mensosialisasikan tahapan-tahapan kampanye yang telah disiapkan oleh Bawaslu Kota Bogor.

Yustinus juga berharap agar kampanye mendatang dilakukan dengan tertib dan aman. Ia juga mengatakan ruang publik yang tidak boleh digunakan seperti Lapangan Sempur.

“Ruang publik yang tidak boleh digunakan yakni Lapangan Sempur karena mengganggu ketertiban umum dan tamu negara,” jelas Ketua Bawaslu Kota Bogor Yustinus

Ia juga mengatakan bahwa, pihaknya akan bertindak tegas bila mana kedapatan Parpol yang memasang atribut alat kampanye misalnya bendera di sekitar jalan Sistem Satu Arah (SSA) dan seputaran Sempur.

Dalam kesempatan tersebut, Yustinus juga mengingatkan kepada peserta partai politik, apabila ada sosialisasi partai di atas 20 orang maka segera membuat izin tertulis kepada Kepolisian dan KPU dan hal tersebut wajib.***

Muhammad Irfan Ramadan

KPU Jabar: 23 Calon Anggota DPD RI Penuhi Syarat, 36 Tak Lolos

0

Bogordaily.net–  Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jabar melakukan verifikasi faktual dan menyatakan 23 calon anggota DPD RI memenuhi syarat. Sedangkan 36 lainnya tidak lolos lantaran bakal calon (bacalon) DPD RI itu diduga mencatut data masyarakat.

Hal tersebut diungkapkan Komisioner Divisi Teknis dari KPU Jawa Barat (Jabar), Endun Abdul Haq. Ia mengatakan dari hasil verifikasi faktual terhadap 59 bacalon DPD (Dewan Perwakilan Daerah) RI dapil Jawa Barat, KPU Jabar menetapkan 23 orang yang memenuhi syarat.

Sementara 36 bacalon DPD lainnya tidak memenuhi syarat atau TMS lantaran diduga mencatut data masyarakat sebagai syarat.

“Kebanyakan yang kemarin menyebabkan tidak memenuhi syarat, salah satunya banyak masyarakat yang dicatut namanya,” kata Komisioner Divisi Teknis KPU Jabar, Endun Abdul Haq,  saat dikonfirmasi Selasa, 7 Maret 2023.

Menurut Endun, dugaan pencatutan data tersebut diperkuat kesaksian masyarakat dalam proses verifikasi. Banyak masyarakat yang tidak merasa mendukung bacalon tertentu, tetapi data mereka tercatat sebagai pendukung.

“Mereka tidak merasa KTP-nya diberikan untuk mendukung, tapi dinyatakan mendukung. Inilah yang kemudian di lapangan kita verifikasi faktual dan ternyata memang tidak merasa,” terangnya.

KPU Jabar mengimbau bagi yang ingin mengecek datanya dicatut atau tidak, masyarakat bisa membuka website KPU. Jika datanya tercantum, tetapi tidak merasa memberikan dukungan, masyarakat bisa mengajukan keberatan atau melapor ke KPU maupun kabupaten/kota.

“Nanti kami proses secara administrasi, dan nanti kami nyatakan TMS. Kalau aspek hukum dan lainnya itu wilayah institusi lain,” jelasnya.(Ruslan)

MenKopUKM dan Menkopolhukam Dukung dan Kawal Proses Kasasi Kasus KSP Indosurya

0

Bogordaily.net – Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) Teten Masduki dan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Republik Indonesia (Menkopolhukam) Mahfud MD sepakat untuk mendukung dan mengawal proses kasasi ke Mahkamah Agung yang akan digulirkan Kejaksaan Agung terkait kasus Koperasi Simpan Pinjam Indosurya Cipta (KSP Indosurya).

MenKopUKM, Teten Masduki, pada acara Focus Group Discussion (FGD) bertema Bedah Kasus Koperasi Simpan Pinjam Indosurya, di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (7/3), merespons bebasnya terdakwa kasus dugaan penipuan dan penggelapan KSP Indosurya Henry Surya (HS).

Dalam putusannya, Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Barat menilai bahwa terdakwa HS tidak bersalah atas tindak pidana penipuan dan penggelapan dana nasabah KSP Indosurya.

MenKopUKM dan Menkopolhukam Dukung dan Kawal Proses Kasasi Kasus KSP Indosurya

“Oleh karena itu, kami bersama Menkopolhukam berharap Jaksa Agung Muda Pidana Umum (Jampidum) tetap menjalankan proses kasasi. Kita akan kawal bersama-sama,” kata MenKopUKM.

Di acara yang juga dihadiri Jampidum Fadil Zumhana, Menteri Teten berkeyakinan pihak Jampidum memiliki kekuatan data untuk melakukan proses kasasi.

Bahkan, dari PPATK juga sudah lengkap terkait data penggelapan yang dilakukan KSP Indosurya. “Tinggal bagaimana mensinergikan proses pemidanaan dengan pemenuhan kewajiban terhadap anggota,” kata MenkopUKM.

Menurut Menteri Teten, solusi untuk saat ini memang asset based resolution. “Tidak ada cara lain, tidak ada mekanisme bail-out seperti perbankan,” kata MenKopUKM.

Baca Juga: Yuk Ikut Lomba Review Projek Casa DeBotanica, Raih Hadiah Puluhan Juta

MenKopUKM kembali menekankan tugas utama pemerintah adalah mengembalikan uang anggota yang sudah digelapkan. “Proses PKPU yang selama ini kita kawal lewat Satgas, itu tidak bisa efektif, karena aset dan uang anggota di koperasi sudah tidak ada,” kata Menteri Teten.

MenKopUKM dan Menkopolhukam Dukung dan Kawal Proses Kasasi Kasus KSP Indosurya

Jadi, kata MenKopUKM, PKPU tidak bisa dijalankan karena asetnya sudah tidak ada dan tidak ada pemidanaan kalau PKPU tidak dijalankan. “Artinya, proses tersebut diserahkan kembali ke para pihak,” kata Menteri Teten.

Bagi Menteri Teten, proses pemidanaan ini sebagai salah satu jalan untuk menarik kembali aset-aset milik anggota.

MenkopUKM mengakui, proses persidangan kasus Indosurya ini lebih berat ke UU Perkoperasian karena di situlah titik lemah dalam pengawasan koperasi. “Indosurya sadar betul, mereka mendirikan koperasi karena kita lemah dalam mengawasi. Jadi, Indosurya menghindar dari pengawasan OJK yang powerfull. Maka, UU Perkoperasian akan kita revisi,” ucap Menteri Teten.

MenKopUKM dan Menkopolhukam Dukung dan Kawal Proses Kasasi Kasus KSP Indosurya

MenkopUKM merujuk setelah krisis moneter 1998, regulasi perbankan langsung disempurnakan sehingga oknum-oknum dan spekulan tidak bisa melakukan berbagai manuver yang merugikan. “Para penjahat perbankan sekarang pindah ke KSP,” kata Menteri Teten.

Dalam kesempatan yang sama, Menkopolhukam Mahfud MD menegaskan pihaknya akan melawan dengan kasasi untuk membuktikan kepada masyarakat bahwa pemerintah tidak main-main mengatasi kasus KSP Indosurya.

“Kita ini sudah bekerja mati-matian berusaha membuktikan dengan berbagai logika tentang kasus Indosurya. Indosurya itu seakan menjadi bank, padahal bukan bank. Mereka juga punya usaha sekuritas, lalu dimasukkan ke koperasi, kemudian disalahgunakan,” kata Mahfud MD.

Ranah Pidana

Salah satu narasumber FGD, Prof Amir Ilyas dari Universitas Hasanuddin, menyebutkan bahwa untuk menjerat kedua tahanan, sepatutnya dilihat pada keadaan yang menunjukkan tujuan dan maksud atas fakta-fakta didirikannya KSP Indosurya Cipta.

“Di situ terletak sarana mens rea dan actus reus-nya, sehingga terwujud sebagai perbuatan pidana berdasarkan Pasal 46 ayat 1 UU Perbankan,” kata Prof Amir.

Prof Amir menyarankan, seharusnya dalam putusan kasasi kepada kedua tuduhan terbukti perbuatannya berdasarkan Pasal 46 ayat 1 UU Perbankan.

Lebih lanjut, revisi UU Perkoperasian, selain perlu mengatur mengenai peran pemerintah, juga harus mengatur mengenai regulasi terkait atau lembaga yang sejenis dengan OJK untuk melakukan pengawasan secara berkelanjutan atas kegiatan usaha perkreditan koperasi.

“Juga perlu dibentuk bab tindak pidana dalam UU Perkoperasian, terutama untuk mengkriminalisasi pendiri koperasi yang mengambil keuntungan dari modal atau harta kekayaan koperasi yang bertentangan dengan tata kelola dan syarat pembagian sisa hasil usaha dan keuntungan koperasi,” ucap Prof Amir.

Sementara Prof Sulistiowati dari UGM menyatakan bahwa KSP Indosurya dibentuk dan didirikan secara manipulatif dan diusahakan secara melawan hukum yang berakibat merugikan kepentingan anggotanya.

“Usaha KSP Indosurya yang dikendalikan melalui HS sebagai pemilik manfaat tidak masuk ranah perdata, melainkan ranah pidana,” kata Prof Sulis.

Sedangkan Dr Siti Anisah dari UII Yogyakarta menyatakan, dengan membentuk tim atau memperluas unsur dan tugas Gugus Tugas yang ada, diharapkan penyelesaian harta pailit dapat mengembalikan hak-hak yang seharusnya diperoleh kreditur dalam kasus-kasus besar seperti KSP Indosurya.

Namun, Siti mengatakan perlu diperhatikan bahwa kepailitan hanyalah salah satu aspek penyelesaian masalah dalam kasus seperti KSP Indosurya dan penanganan gejala yang ada.

“Untuk mencegah terjadinya gejala tersebut, tentunya diperlukan langkah dan sistem pencegahan yang lebih mendasar, berbeda dengan PKPU dan kepailitan yang sifatnya mengembalikan hak-hak kreditur sebesar-besarnya setelah terjadi kegagalan,” kata Siti.***

Yuk Ikut Lomba Review Projek Casa DeBotanica, Raih Hadiah Puluhan Juta

 

Bogordaily.net – Private Cluster Islami Casa DeBotanica mengadakan lomba review projek yang terbuka secara umum. Siapa saja bisa unjuk gigi untuk mengikuti kegiatan ini, mulai dari tanggal 27 Februari sampai dengan 15 April 2023.

Jika Anda menang, Hadiah yang akan Anda dapatkan apabila mengikuti kegiatan lomba ini antara lain logam mulia, uang tunai jutaan rupiah serta, hadiah utama motor listrik dan motor Vespa.

Caranya untuk mengikuti lombanya juga mudah, Anda cukup mendaftarkan diri melalui platform WhatsApp di nomor 08112254546. Kemudian, Anda bisa mengatur janji review Casa DeBotanica dan menguploadnya di semua platform media sosial yang Anda miliki seperti YouTube Shorts, Tiktok, Reels, Facebook, Snack, dan lain sebagainya.

Bagi Anda yang sudah mengupload video di media sosial, silahkan langsung kirim secepatnya ke nomor WhatsApp admin penyelenggara di nomor 08112254546.

Adapun syarat dan ketentuan dalam mereview lomba projek Casa DeBotanica ini diantaranya yakni, projek yang di review dari Casa DeBotanica. Lalu, para peserta ‘Wajib’ mengikuti akun Instagram @casa_debotanica dan taq akun saat mengupload di Instagram.

Ketiga, bagi yang mengikuti lomba ini bisa mereview langsung atau mengirim video mentahan dan diedit ulang oleh peserta. Selanjutnya, peserta boleh upload lebih dari satu atau sebanyak-banyaknya dan bisa mengupload diberbagai media sosial lainnya.

Lanjut, video yang di upload bisa semenarik mungkin dengan durasi bebas sesuai ketentuan masing-masing paltform. Berikutnya, memakai caption semenarik mungkin dan menyertakan hastaq #mautinggaldicasadebotanica #casadebotanicareviewchallange.

Pemenang bisa dihitung dari total akumulasi (View, Like, Share, & Comment) dari berbagai platform media sosial. Terakhir, pastikan seluruh akun yang dilombakan untuk tidak privasi.

Casa DeBotanica ini sendiri berada di Jalan Pasir Peundey, Sukaharja, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor. Yuk buruan ikuti lomba review projeknya dan jangan sampai ketinggalan. Apabila Anda beruntung, akan ada 10 pemenang spesial yang akan mendapatkan Gift menarik dari Casa DeBotanica.

(Mutia Dheza Cantika)

RS Islam Bogor dan DDII Bangun Musala di Lokasi Gempa Cianjur, Yuk Ikut Bantu

0

Bogordaily.net–  Rumah Sakit (RS) Islam Bogor dan Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) Jawa Barat bekerjasama pada kegiatan Peduli Cianjur. Kegiatan berjalan lancar dan kini fokus untuk membantu mengembalikan senyum warga terdampak gempa menghadapi Ramadhan 1444 H melalui pembangunan rumah ibadah atau musala, pembagian sembako, dakwah dan kesehatan.

Berikut ini progres fisik dan hasil penggalangan dana sampai Senin, 6 Maret pukul 18.00 WIB. Total musala yang akan dibangun di lokasi gempa menjadi 16 unit. Saat ini sudah selesai dibangun sebanyak 12 unit musala dan 6 unit hunian sementara atau huntara ustadz/toilet/tempat wudhu.

Baca Juga: Jelang Ramadhan, RS Islam Bogor & DDII Salurkan Bantuan Bangun Masjid di Lokasi Pasca Gempa Cianjur

Baca Juga: Bantu Korban Gempa Cianjur, RS Islam Bogor Terjunkan Tim Medis

RS Islam Bogor dan DDII Bangun Musala di lokasi gempa Cianjur
RS Islam Bogor dan DDII Jawa Barat bekerjasama pada kegiatan Peduli Cianjur, salah satunya membangun musala. (Dok. RS Islam Bogor/Bogordaily.net)

“Beberapa musala di antaranya sudah dimanfaatkan masyarakat,” kata Dwi Sudharto selaku koordinator dalam rilis yang diterima Bogordaily.net, Selasa, 7 Maret 2023.

“Insya Allah biaya pembangunan musala dan kelengkapannya (paket  A dan B) sudah terpenuhi,” sambungnya.

Kemudian penggalangan dana kini fokus pada pengadaan 3.200 paket sembako yang rencananya akan dibagikan saat peresmian musala pada tanggal 18 Maret 2023 dan juga untuk menunjang dakwah serta kesehatan.

RS Islam Bogor dan DDII Bangun Musala di lokasi gempa Cianjur
Pembangunan musala di lokasi gempa Cianjur. (Dok. RS Islam Bogor/Bogordaily.net)

“Khusus paket sembako, kami menerima dalam bentuk uang maupun natura/barang sembako senilai Rp150.000 per paket,” ujarnya.

Bagi muhsinin yang akan infaq sembako, dakwah maupun kesehatan dalam bentuk uang, dapat mengirimkannya melalui Bank Syariah Indonesia (BSI) dengan No. Rek. 1940271010

An. Herry Haerudin. Untuk konfimasi transfer bisa menghubungi H. Heri Haerudin 081294734999 atau Dwi Sudharto 08129246658.

Berikut hasil penggalangan dana sampai Senin 6 Maret 2023 pukul 18.00 WIB:

  • Kebutuhan dana Rp1.718.000.000
  • Pengumpulan sampai 6 Maret 2023 Rp1.083.100.003
  • Kekurangan Rp634.999.997
  • Dana yang sudah digunakan Rp767.000.000

“Kami menghimbau para muhsinin untuk bersama-sama merealisasikan rencana tersebut dan terima kasih atas wakaf/infaqnya. Semoga dicatat Allah Ta’ala sebagai jariah dan menjadi pemberat amal kelak di Yaumil Akhir. Aamiin,” tutupnya.***

RS Islam Bogor dan DDII Bangun Musala di lokasi gempa Cianjur