Home Blog Page 5171

Pangdam V/Brawijaya Tinjau Kesiapan Satgas Yonif 511/DY dalam Rangka Operasi Pamtas Darat RI-PNG

0

Bogordaily.net – Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto, M.Sc., bersama Pejabat Utama  Kodam V/Brawijaya melaksanakan pemeriksaan kesiapan Satgas Yonif 511/DY dalam rangka operasi pengamanan perbatasan (pamtas) darat RI-PNG Sektor Selatan (Kabupaten Merauke) tahun 2022-2023 bertempat di Mako Yonif 511/DY, Jalan Bali Nomor256, Karangtengah, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, Jawa Timur, Kamis, 14 Juli 2022.

Pada kesempatan tersebut, Mayjen TNI Nurchahyanto, M.Sc, menerima pemaparan Dansatgas Yonif 511/DY terkait kesiapan Satgas operasi Pamtas Darat di wilayah Kabupaten Merauke yang akan diberangkatkan pada pertengahan bulan Agustus mendatang.

Setelah menerima paparan dari Dansatgas, Pangdam V/Brawijaya melakukan pemeriksaan personel dan materiil dalam gelar pasukan Satgas.

Gelar pasukan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan Satgas Yonif 511/DY dalam pelaksanaan tugas operasi Pamtas Darat RI-PNG di Papua, baik kesiapan personel, materiil dan sarana pendukung lainnya serta, untuk mengetahui kemungkinan masih ada hal-hal yang perlu dilengkapi sehingga dapat mendukung keberhasilan pelaksanaan tugas operasi.

“Kalau saya lihat, kalian sudah siap berangkat, hanya saja ada beberapa kendala yang harus kalian siapkan lebih matang,” ujar Pangdam V/Brawijaya.

Meski terbilang kecil, namun bagi Pangdam kendala tersebut harus segera diatasi sebelum berangkat melaksanakan tugas operasi. Salah satunya dukungan kesehatan baik untuk kepentingan prajurit maupun sarana penggalangan masyarakat.

“Makanya saya ingin dukungan kesehatan ini bisa memenuhi dua tujuan tersebut. Baik untuk kalian sendiri maupun untuk penggalangan masyarakat disana. Mengingat disana pengobatan massal sangat dibutuhkan,” jelas Mayjen TNI Nurchahyanto.

Diakhir sambutannya, Pangdam V/Brawijaya berpesan kepada seluruh personel Satgas untuk selalu waspada dan utamakan keamanan personel, serta materiil dalam melaksanakan tugas operasi dan segera lakukan evaluasi terutama bila terjadi hal-hal menonjol maupun jika ada kendala apapun di lapangan saat pelaksanaan Tugas Operasi.

“Jangan diabaikan tingkat pengamanannya. Tanamkan pada diri kalian tidak ada satu jengkal tanah pun  yang aman. Sehingga kalian bisa lebih waspada,” pesan Pangdam V/Brawijaya.***

Viral Lipstik Santriwati Dihancurkan Pakai Palu, Warganet: Ikuti Aturan

0

Bogordaily.net– Sebuah video di pondok pesantren kembali menyedot perhatian. Kali ini pengurus pesantren terlihat menghancurkan lipstik atau pewarna bibir milik santriwati. Video lipstik santriwati dihancurkan ini pun viral di media sosial.

Salah satunya diunggah oleh akun Instagram @hariankopas. Dalam video itu terlihat seorang wanita memakai hijab diduga sebagai pengurus pesantren mengumpulkan lipstik yang disita dari para santriwati. Setelah dikumpulkan, selanjutnya wanita tersebut menghancurkan lipstik sitaan menggunakan palu. Para santriwati tampak berada di belakang hanya menyaksikan penghancuran pewarna bibir milik mereka itu.

“Digeprek,” tulis keterangan video yang diunggah akun Instagram @hariankopas via Rohimatul Fuadah dilansir Bogordaily.net, Jumat, 15 Juli 2022.

Video viral lipstik santriwati dihancurkan ini pun menyedot perhatian warganet. Mereka menuangkan  ragam komentarnya seperti berikut ini:

“Pernah sekolah nggak? Pasti ada aturan tata tertib dong. Mondok juga ya.. punya tata tertib. Harap dimaklumkan ya. Bisa dong?”

“Drpd di hancurkan gak bermanfaat lebih baik di sumbangkan untuk make up jenazah atau ke salon gak sih,”

“Itu kan aturan kalo ga mau diatur ya keluar aja gampang kan,”

“kalau pada masih kecil, setuju banget harus d rampas supaya tidak dewasa sebelum waktunya, tapi kalau memang sudah masanya, sudah waktunya keterlaluan kalau d geprek gini, mubazir, itu dibeli pakai uang juga. bagusnya jangan d geprek, kasih saja keorang tua,”

“Mending di lelang bos buat bangun lagi sekolahnya,”

“Jual aja buat pendapatan pondok, uangnya buat beli pot,”

“Jadi inget pas pesantren bawa bedak bayi sama miyak telon doang yg boleh, lipstik dll NO NO NO,”

“MasyaAllah.. Anak murid sudah diajarkan larangan tabbaruj.. Kalian inshaAllah jadi anak sholehah.. Karena tabbaruj hanya diperbolehkan untuk di depan suami,”

“Klok di jual AKAN MENIMBULKAN FITNAH… Mnding di hancurin,”

“Gausah bawa makeup dekk kalau emang ada aturannya dilarang mah….. Gausah nangis/nyesel, emang salahmu bawa makeup ke pondok kalau emang ada aturannya gaboleh bawa…,”

“Santri mah cukup pakai air wudhu aja udah cantik berseri² & bercahaya. menurut Saya, ngapain pakai kosmetik segala…,”***

Ketahanan Pangan, Pangdam V/Brawijaya Tanam Bibit Jagung

0

Bogordaily.net – Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto M.Sc, melakukan penanaman bibit jagung dalam rangka ketahanan pangan bertempat di Desa Pojok, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, Jawa Timur, Kamis, 14 Juli 2022.

Penanaman bibit jagung oleh Mayjen TNI Nurchahyanto M.Sc bertujuan untuk membantu masyarakat dalam menciptakan ketahanan pangan, khususnya di Jawa Timur dengan cara memanfaatkan lahan yang belum dimaksimalkan dengan baik.

“Kebetulan disini ada lahan milik warga sekitar 0,7 hektar yang masih belum digunakan dengan baik. Sehingga kodim berinisiatif untuk mengolah lahan untuk dimaksimalkan,” jelas Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto M.Sc.

Ketahanan pangan, lanjut Pangdam, sangat penting. Mengingat saat ini kebutuhan bahan pokok sangat meningkat, sedangkan jumlah komoditasnya kian berkurang.

Sementara, untuk memenuhi kebutuhan bahan pangan juga dibutuhkan impor barang. Sehingga terjadi ketimpangan harga di masyarakat dalam memenuhi kebutuhan hidup.

“Ini adalah upaya kami untuk membantu masyarakat dalam menciptakan ketahanan pangan, dengan cara apa? Ya memanfaatkan lahan yang belum digunakan dengan baik. Sisanya, akan kita kembalikan ke masyarakat,” tegasnya.

Pangdam V/Brawijaya berharap dengan adanya program penanaman jagung atau tanaman pangan lainnya yang digelar secara serentak di Jawa Timur dapat membantu dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Jawa Timur.

Diakhir kegiatan tersebut, Pangdam V/Brawijaya memberikan bantuan sosial berupa paket sembako kepada kelompok tani di wilayah tersebut.***

Jamaah Haji Meninggal di Tanah Suci, Pemakaman Diurus Maktab

0

Bogordaily.net– Selama pelaksanaan ibadah haji, sejumlah jamaah haji Indonesia meninggal dunia di Tanah Suci. Panitia Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi menyebutkan jamaah haji Indonesia yang meninggal dunia di Tanah Suci Mekkah mencapai 49 orang.

Proses pemakaman jenazah jamaah tersebut telah diurus oleh maktab atau kantor yang mengatur urusan pelaksanaan ibadah haji.

“Jadi kita melaporkan ke pihak maktab, nanti pihak maktab langsung akan mengurus mulai dari pemandian, kain kafan, menyolati, bahkan sampai penguburan,” kata PPIH Arab Saudi, Arsad Hidayat dilansir Suara.com dari Antara.

Menurutnya, anggota jamaah haji yang meninggal di Arab Saudi itu dimakamkan sesuai tempat yang bersangkutan meninggal dunia.

Anggota jamaah yang meninggal ketika berada di Kota Madinah akan dimakamkan di Madinah dan anggota jamaah yang meninggal di Kota Mekkah akan dimakamkan di Mekkah.

Petugas kelompok terbang (kloter) akan menyampaikan informasi mengenai anggota jamaah haji yang meninggal dunia di Tanah Suci kepada keluarga sebelum pemerintah mengirim surat pemberitahuan resmi kepada keluarga.

“Secara resmi nanti kita akan kirimkan surat pemberitahuan kematian tersebut kepada keluarga. Karena terkait dengan banyak hal, pengurusan apakah misalnya kalau meninggal sebelum wukuf kan harus ada badal haji. Nah itu saya kira penting sekali,” jelas Arsad.

Ia menambahkan, barang bawaan anggota jamaah haji yang meninggal akan dititipkan kepada petugas kloter untuk selanjutnya diserahkan kepada keluarganya.

“Jadi pastikan mungkin jika ada informasi seperti itu segera melaporkan kepada petugas kloter biar petugas kloter bisa membawa dan menyampaikan kepada keluarganya yang ada di Indonesia,” imbuhnya.***

BRI Konsisten Menjaga Kerangka Besar Pemberdayaan

0

Bogordaily.net– PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus berupaya mengakselerasi pemulihan ekonomi dengan memberdayakan pelaku UMKM. Hal tersebut dikarenakan pembatasan mobilitas di masa pandemi membuat pelaku UMKM mengembangkan bisnisnya.

Menengok hasil survei Katadata Insight Center (KIC), sekitar 82,9% pelaku usaha terkena dampak negatif pandemi. Beberapa diantaranya (63,9%) bahkan mengalami turunnya omzet lebih dari 30%. Namun demikian, ada pelaku UMKM yang berhasil menemukan jurus baru dengan cepat untuk bertahan, atau memang sudah lama antisipasi ke arah digitalisasi ketika anjuran pembatasan aktivitas super ketat diberlakukan.

Direktur Bisnis Mikro BRI Supari mengungkapkan krisis yang dihadapi pelaku UMKM dan ultra mikro saat ini berbeda dengan krisis ekonomi beberapa dekade silam. Menurutnya, pelaku usaha dihadapkan pada dua pilihan, mempertahankan status quo atau memilih untuk berubah.

Pandemi menuntut pelaku usaha beradaptasi dengan pola konsumsi baru, memasuki pasar online atau bermitra dengan digital platform dalam memasarkan produknya. Katadata menyampaikan, sejumlah 59% UMKM merespon dengan mulai beralih ke e-commerce. Aktivitas jual beli online juga melonjak 69% dengan transaksi pembayaran digital meningkat 65%.

“Tidak semua pelaku UMKM Ultra Mikro secara alami memiliki kemampuan dan modal adaptasi yang sama. Tantangan baru di masa yang menantang ini membawa pertanyaan bagi pelaku UMKM, apakah mereka bisa ‘mentas’ atau bahkan naik kelas?,” ungkap Supari.

Digitalisasi Menggeser Status Quo UMKM Ultra Mikro

Lebih lanjut, Supari mengatakan digitalisasi menjadi salah satu instrumen survivabilitas dan ketahanan UMKM untuk mengurangi dampak pandemi. Adopsi teknologi ditunjukkan dengan kepemilikan smartphone oleh pelaku UMKM dan Ultra Mikro meningkat akibat tekanan pandemi beralih dari offline to online dengan dukungan internet.

Dalam riset terbarunya (Supari dan Anton 2022), membuktikan UMKM yang telah melakukan digitalisasi lebih mampu bertahan dibandingkan yang belum. Hal ini dikarenakan bisnis digital dapat menciptakan keunggulan kompetitif dan meningkatkan skala bisnis. Kinerja UMKM meningkat melalui efisiensi dan inovasi.

Namun demikian, berdasarkan lamanya digitalisasi mayoritas 75% dari mereka belum melakukan bisnis secara digital, penetrasinya masih rendah hanya 25% UMKM yang menggunakan media sosial, website, atau marketplace untuk berjualan di masa pandemi. Ini bisa disebabkan aktivitas inklusi dan literasi masih perlu didorong lebih baik lagi sekaligus meningkatkan akses layanan keuangan formal.

“BRI memiliki kerangka program pemberdayaan UMKM baik untuk individu, kelompok dan ekosistem desa. Lebih dari 27 ribu tenaga pemasar BRI sebagai ujung tombak pemberdayaan meliputi literasi dasar, literasi bisnis dan literasi digital. Program pemerintah bansos, membangun klaster usaha dan desa brilian dilakukan secara intensif,” tegasnya.

Khususnya pada segmen Ultra Mikro, literasi keuangan masih rendah, tingkat inklusi keuangan 65% dimana kurang dari 40% masyarakat Ultra Mikro belum memiliki rekening tabungan. Menurut kajian Women’s World Banking (WWB), pelaku usaha ultra mikro berada pada kelompok Necessary dan Stable, pinjaman informal, merasa tidak perlu perijinan, cashflow campur dan penggunaan handphone sebatas pribadi bukan usaha.

Hal ini yang membuat BRI selaku induk Holding UMi menaruh perhatian lebih, mendorong peningkatan kapabilitas pengusaha dan usahanya. Pemerintah dalam rencana strategis ekonomi nasional ingin mendorong tingkat inklusi keuangan 90% di tahun 2024.

Melalui Holding atau Sinergi Ekosistem Ultra Mikro (UMi) antara Pegadaian, PNM dan BRI memberikan harapan baru bagi masyarakat Ultra Mikro dengan memperluas jaringan Unit Colocation SENYUM (Sentra Layanan Ultra Mikro) dan memperdalam layanan produk dan jasa keuangan formal yang semakin lengkap.

“Berbagai program dilakukan BRI sebagai kerangka besar pemberdayaan sesuai koridor Sinergi Ekosistem Ultra Mikro. BRI mendorong entitas Pegadaian dan PNM memastikan pelaku usaha Ultra Mikro memiliki pengetahuan, kemampuan dan kesempatan akses layanan keuangan yang adil dan inklusif agar terhindar dari kerentanan dan menaikkelaskan pelaku usaha ultra mikro,” ujar Supari.

Pemberdayaan Digital dan Cashless di Ekosistem PNM dan Pegadaian

Masih dalam risetnya, Supari mengungkap bahwa dibandingkan dengan yang belum pernah melakukan digitalisasi, UMKM Ultra Mikro yang telah mengadopsi digital memiliki probabilitas ketahanan yang lebih tinggi, dengan peningkatan penjualan, likuiditas, dan profitabilitas. Bagaimana BRI fokus memberdayakan dan meningkatkan produktivitas pelaku UMKM Ultra Mikro menjadi langkah implementasi i4i (innovation for inclusion), intervensi inovasi yang berfokus pada inisiatif teknologi dalam meningkatkan akses layanan keuangan.

Program dan aktivitas yang ditujukan pada ekosistem ultra mikro PNM dan Pegadaian disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan nasabah. Lebih khususnya pada kelompok pra sejahtera di customer based PNM, program pemberdayaan diprioritaskan pada edukasi layanan keuangan digital dan cashless serta dukungan untuk pelaku usaha perempuan.

“BRI terus mendorong pelaku UMKM Ultra Mikro supaya berani bersaing di digital platform sebagai bagian dari journey cashless ecosystem yang harus dibangun. Langkah awal, BRI memastikan kepemilikan produk tabungan Simpedes UMi oleh nasabah PNM dan Pegadaian untuk memfasilitasi pencairan pinjaman hingga bertransaksi secara cashless dengan memanfaatkan sebaran Agen BRILink dan Agen Pegadaian sebagai solusi paling dekat,” terangnya.

Platform LinkUMKM disediakan oleh BRI agar pelaku usaha Ultra Mikro mengakses modul-modul pemberdayaan berisi edukasi dasar seperti pengenalan produk keuangan, pengelolaan cashflow usaha, pencatatan keuangan sederhana, hingga tips kemasan produk dan bagaimana cara memanfaatkan media untuk berjualan. Untuk mengenalkan produk UMKM Ultra Mikro lebih luas, BRI bersama Pegadaian dan PNM telah menggelar Festival Pasar Senyum di Cirebon. Turut menghadirkan 50 tenant, jenis usaha foods & beverages sampai dengan craft products binaan 3 Entitas. Ajang ini merupakan pembuktian eksistensi UMKM Ultra Mikro, bahwa mereka memiliki peranan penting bagi perekonomian setempat.

UMKM Ultra Mikro go online, BRI kerjasama dengan Grab Indonesia menyelenggarakan ‘Grab untuk UMKM’ memfasilitasi anggota kelompok Mekaar PNM, nasabah Pegadaian sekaligus BRI, sehingga mulai mengenal dan dapat menjadi mitra di Grab Merchant, Grab Food, dan Grab Kios. Melalui Grab Indonesia, BRI telah memfasilitasi pelatihan dan pendampingan digitalisasi UMKM Ultra Mikro di berbagai kota menghadirkan platform yang inklusif.

BRI kemudian bekerjasama Kementerian Investasi/ BKPM untuk memastikan tiap pelaku usaha memiliki syarat dokumen agar bisa bergabung sebagai mitra. Pelatihan NIB (Nomor Induk Berusaha) juga dilakukan sebagai tindaklanjut atas proses onboarding di digital platform atau marketplace. Sejumlah 1.800 peserta kelompok Mekaar PNM mengikuti rangkaian pelatihan pengembangan kapasitas usaha.

Dengan demikian, pelaku usaha ultra mikro memiliki ruang baru untuk tumbuh, berinovasi dan mengejarkan ketertinggalan. Dampaknya signifikan, stimulus penyaluran pinjaman plus program pemberdayaan bagi ekosistem Ultra Mikro dapat mendorong kemampuan produksi naik 2,6 kali lipat atau naik 16% jika dibandingkan dengan kondisi tanpa sinergi ultra mikro, menjangkau pasar 1,4 lebih luas dan cepat, menambah jumlah demand penambahan modal 1,6 kali lipat, naik 33% jika dibandingkan dengan kondisi sebelumnya. Keberhasilan mereka dapat memberikan social impact menyerap lebih banyak tenaga kerja dan bahan baku komoditas lokal.

“Literasi dan inklusi bagi ekosistem Ultra Mikro bukan pekerjaan yang mudah, pemberdayaan digital, dimulai dari inisiatif membiasakan mereka berperilaku cashless merupakan sebuah inovasi pemberdayaan dalam rangka implementasi i4i (innovation for inclusion) bagi UMKM khususnya pelaku usaha Ultra Mikro,” pungkas Supari.***

Indonesia Stop Pengiriman TKI ke Malaysia

0

Bogordaily.net– Indonesia menghentikan sementara penempatan pekerja migran Indonesia (PMI) atau TKI sektor domestik ke Malaysia. Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menyebut Malaysia tidak mengikuti kesepakatan dalam MoU untuk menerapkan sistem satu kanal atau one channel system.

Menaker dalam rilis sebagaimana dilansir Suara.com dari Antara, Kamis, 14 Juli 2022 malam mengatakan kedua negara telah menandatangani MoU tentang Penempatan dan Pelindungan PMI Sektor Domestik di Malaysia pada 1 April 2022 yang menyatakan penempatan lewat sistem satu kanal sebagai satu-satunya cara menempatkan PMI sektor domestik ke Malaysia.

Namun, kata Menaker Ida, perwakilan Indonesia di Malaysia menemukan bukti bahwa Negeri Jiran masih menerapkan sistem di luar sistem yang telah disepakati bersama kedua negara, yaitu system maid online (SMO) yang dikelola Kementerian Dalam Negeri Malaysia melalui Jabatan Imigreseen Malaysia.

“Hal ini tentu tidak sesuai dengan kesepakatan dan komitmen kedua negara, karena penempatan seharusnya menggunakan one channel system,” katanya.

Penggunaan SMO membuat posisi tenaga kerja Indonesia (TKI) menjadi rentan tereksploitasi karena tidak sesuai Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran Indonesia dan tidak melalui tahap pemberangkatan yang benar.

“Terkait hal tersebut, KBRI di Kuala Lumpur merekomendasikan kepada Pemerintah Pusat untuk menghentikan sementara waktu penempatan PMI di Malaysia, hingga terdapat klarifikasi dari Pemerintah Malaysia termasuk komitmen untuk menutup mekanisme SMO sebagai jalur penempatan PMI,” jelas Ida.

Keputusan penghentian PMI atau TKI sektor domestik ke Malaysia telah disampaikan secara resmi oleh KBRI Kuala Lumpur kepada Kementerian Sumber Daya Manusia Malaysia.

Berdasarkan hasil pemantauan KBRI Kuala Lumpur, kata dia, Kementerian Sumber Daya Manusia Malaysia telah menerbitkan pernyataan media pada 13 Juli lalu bahwa mereka akan segera mengadakan pembahasan dengan Kementerian Dalam Negeri Malaysia guna membahas persoalan tersebut.

Ida optimistis hasil pembahasan antara kedua kementerian tersebut akan berjalan dengan produktif dan memberi hasil yang positif. Sehingga kesepakatan sebagaimana tercantum dalam MoU dapat terimplementasi dengan baik.***

(Riyaldi Suhud)

Jessica Iskandar Ditipu Bisnis Rental Mobil, Segini Kerugiannya

0

Bogordaily.net–  Jessica Iskandar diduga ditipu pengusaha jasa rental mobil bernama Christoper Steffanus Budianto atau Steven. Akibatnya ia mengalami kerugian hingga miliran dan melaporkan kejadian tersebut ke Polda Metro Jaya.

“Saya menitipkan mobil pribadi saya yang Alphard untuk disewakan melalui perusahaannya selama satu tahun, karena mobil itu berada di Jakarta dan tidak dipakai,” kata Jessica Iskandar dalam jumpa pers di kawasan Latuharhari, Jakarta Selatan dikutip Suara.com.

Ibu dua anak itu didampingi Vincent Verhaag dan tim kuasa hukumnya yang dipimpin Elza Syarief, bercerita tentang kronologi dugaan penipuan. Ia awalnya bekerjasama dengan Steven lewat penitipan satu mobil pribadi untuk disewakan pada 2021.

Awalnya, kerja sama berjalan mulus. Jessica Iskandar menerima pembagian keuntungan sebesar Rp66 juta per tiga bulan sewa.

Dari situ, Jessica Iskandar mengikuti saran Steven untuk menyerahkan STNK dan BPKB kendaraan tersebut. Jedar sama sekali tidak menaruh curiga karena sudah melihat sendiri hasil kerja sama sebelumnya.

“Soalnya mobil itu akan disewakan ke salah satu aparat negara, jadi status kepemilikannya harus jelas. Mobil itu akan diganti plat nomornya sementara,” ujar ibu satu anak ini.

Kerja sama Jessica Iskandar dan Steven berlanjut hingga ia menyewakan mobil Mini Cooper miliknya dengan pembagian keuntungan Rp35 juta per bulan. Di situ, Steven kembali memakai cara yang sama dengan meminta STNK dan BPKB kendaraan.

Melihat peluang bisnis yang cukup menguntungkan, Jessica Iskandar sepakat membeli beberapa mobil dari Steven. Di antaranya empat Toyota Alphard, dua Porsche, dan satu Hummer.

Jessica Iskandar dan Vincent Verhaag menggelar konferensi pers di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis 14 Juli 2022 terkait kasus penipuan bisnis rental mobil yang merugikannya hingga Rp9,8 miliar. (Adiyoga Priyambodo/Suara.com/Bogordaily.net)

Steven juga mengajak Jessica Iskandar patungan untuk membeli satu Mercedes-Benz S Class dan satu unit Land Cruiser dengan dalih sudah ada calon penyewa. Namun setelah berbagai transaksi dilakukan, Jessica Iskandar menemukan kejanggalan.

Steven ternyata tak lagi mengirim uang pembagian keuntungan seperti saat ia menitipkan satu Toyota Alphard dan Mini Cooper. Steven yang sempat menjanjikan uang US$ 30.000 atau senilai Rp9,85 miliar ternyata hanya mengirim bukti transfer palsu.

“Jadi uang yang benar-benar masuk hanya di awal-awal saja,” kata Jessica Iskandar.

Ditambah lagi, Jessica Iskandar juga tidak mengetahui nasib 11 mobil mewah yang ia titipkan kepada Steven.

Jessica Iskandar pun telah melaporkan Steven ke Polda Metro Jaya pada 15 Juni 2022. Yang bersangkutan dikenakan Pasal 378 dan atau 372 KUHP atas dugaan penipuan dan penggelapan.

“Saya berharap pihak kepolisian bisa segera menangkap pelaku agar bisa segera bertanggung jawab dan tidak ada korban lain di kemudian hari,” imbuhnya.***

(Riyaldi Suhud)

Lokasi SIM Keliling Kota Bogor Hari Ini Jumat, 15 Juli 2022

Bogordaily.net– Polresta Bogor Kota memperbaharui lokasi perpanjangan SIM keliling di Kota Bogor. Fasilitas ini agar mempermudah masyarakat dalam mengurus perpanjang SIM A dan SIM C.

Berikut jadwal SIM Keliling Polres Bogor hari ini, Jumat 15 Juli 2022, lokasi SIM Keliling Kota Bogor berada di Plaza Jambu Dua.

Lokasi SIM Keliling Kota Bogor ini khusus untuk perpanjangan di SIM Keliling Polresta Bogor Kota, dimulai pukul 09.00 WIB hingga 12.00 WIB.

Polresta Kota Bogor melayani pelayanan SIM keliling Bogor yang bisa merapat ke lokasi yang sudah ditentukan di antarnya layanan SIM keliling khusus untuk perpanjang, melayani SIM online.

Setiap orang yang mengemudikan kendaraan dijalan raya wajib mengantongi Surat Izin Mengemudi sesuai dengan jenis kendaraan yang dikemudikan. Ketentuan berlaku untuk pengendara yang tidak memiliki SIM diatur dalam Pasal 281.

Layanan SIM Keliling Polresta Bogor Kota hanya melayani permohonan perpanjangan SIM A dan C yang dapat dilakukan sebelum masa berlaku habis. Apabila masa berlaku SIM habis diberlakukan penerbitan seperti SIM Baru.

Layanan SIM keliling Kota Bogor berlaku setiap hari Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, dan Sabtu.

Untuk biaya perpanjangan sesuai dengan PP Nomor 60 Tahun 2016 tentang Penerimaan Negara Bukan Pajak adalah Rp 80.000 untuk perpanjangan SIM A dan Rp 75.000 untuk perpanjangan SIM C.

Syarat perpanjangan SIM A atau C sebagai berikut:

1. Foto Kopi KTP yang masih berlaku,

2. Foto Kopi SIM lama dan SIM asli,

3. Bukti Cek Kesehatan.

Setiap orang yang mengemudikan kendaraan dijalan raya wajib mengantongi Surat Izin Mengemudi sesuai dengan jenis kendaraan yang dikemudikan.

Ketentuan berlaku untuk pengendara yang tidak memiliki SIM diatur dalam Pasal 281. Dalam pelaksanaan SIM keliling Kota Bogor sudah menerapkan protokol kesehatan 3 M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak.

(Ibnu Galansa Montazery)

Barcelona Jual Frenkie de Jong ke MU

0

Bogordaily.net– Frenkie de Jong bakal segera hengkang dari Barcelona. Sebab, Barcelona siap-siap menjualnya ke Manchester United (MU) yang telah menyepakati  biaya transfer Frenkie de Jong, yakni senilai £63juta.

MU sedianya menawarkan Barcelona uang sebesar £56 juta. Namun Blaugrana meminta dana transfer ditambahkan. Barcelona meminta tambahan uang senilai £17 juta lagi kepada MU, belum termasuk adds-on atau bonus lainnya. Pihak Setan Merah menyepakati pun permintaan tersebut.

Dilansir Bola.com, kabar terbaru menyebut bahwa Barcelona meminta Frenkie de Jong untuk menyetujui penawaran kontrak yang diajukan MU. Sebab jika ditolak, maka sia-sia sudah negosiasi kedua klub.

Sementara itu Frenkie de Jong sebetulnya bertekad untuk tetap bertahan. Sebab Barcelona adalah klub impiannya dan ia tidak ingin hengkang sekali pun ke MU.

Namun demikian, Barcelona yang butuh tambahan dana untuk menstabilkan keuangan sehingga mau tak mau harus menjual De Jong. Terlebih tekad kuat Richard Arnold dan direktur sepak bola MU, John Murtough yang terbang ke Barcelona awal pekan ini untuk mengadakan pembicaraan tatap muka membuktikan keseriusan Setan Merah.

De Jong telah menjadi target nomor satu MU sepanjang musim panas. Tarik ulur terus terjadi karena si pemain yang ngotot ingin bertahan. Saat ini negosiasi kontrak perlu disetujui sepenuhnya antara MU dan De Jong guna memastikan transfer berjalan mulus.

Jika terlaksana, maka ini akan jadi reuni antara sang gelandang dengan manajer Erik ten Hag, sebab keduanya pernah bekerjasama di Ajax.

De Jong saat ini selangkah lebih dekat untuk menjadi pemain MU. Kabar terbaru menyebut kalau ia ‘mustahil’ bertahan jika Barcelona memang tak membutuhkan jasanya lagi.***

(Riyaldi Suhud)

Resep Bihun Goreng, Menu Sarapan Simpel Tanpa Ulek Bumbu

0

Bogordaily.net– Bingung memilih menu sarapan? Bisa dicoba resep bihun goreng bumbu iris mudah tanpa harus repot membuatnya. Menu ini bisa disajikan sebagai menu sarapan pagi. Tanpa perlu ulek bumbu, resep bihun goreng ini tetap terasa lezat. Dengan cita rasa yang gurih dan manis, menu ini sangat cocok untuk Anda santap saat sarapan pagi. Jika ingin menghadirkan menu sarapan yang mudah dibuat dan rasanya enak banget, yuk coba resep bihun goreng sebagaimana dilansir sajiansedap.grid.id berikut ini:

Waktu: 30 Menit

Sajian: 13 Buat

Bahan:

250 gram bihun jagung rebus

200 gram udang kupas cincang kasar

10 batang sawi hijau potong-potong

2 butir telur kocok lepas

4 buah cabai hijau, iris serong

1/2 sendok makan kecap ikan

2 sendok makan kecap manis

1 1/2 sendok teh garam

1/4 sendok teh merica bubuk

1/2 sendok teh gula pasir

100 ml air

2 sendok makan minyak goreng untuk menumis Iris serong

3 siung daun bawang, iris

5 butir bawang merah, iris

Cara Membuat:

Panaskan minyak. Tumis bumbu iris sampai harum. Masukan udang. Tumis sampai berubah warna. Sisihkan di pinggir wajan.

Masukkan telur. Aduk sampai berbutir. Tambahkan sayuran. Tumis sampai layu.

Tambahkan kecap ikan, kecap manis, garam, merica, dan gula. Aduk rata.

Masukkan bihun. Aduk rata. Tambahkan air. Masak sampai matang.

Itulah bahan-bahan dan cara membuat bihun goreng yang bisa dijadikan sebagai menu sarapan pagi Anda. Mudah bukan? Selamat mencoba, ya!

 

(Riyaldi Suhud)