Home Blog Page 5189

Makin Lengket, PKB Goda PKS Gabung Bareng Gerindra

0

Bogordaily.net – Makin lengket dengan Gerindra, PKB juga berharap PKB bergabung dan tetap bisa bersama.

Koalisi PKB dan Gerindra memang sedang hangat, apalagi kabar duet Prabowo-Cak Imin juga terus menggema.

Bagaimana dengan PKS dan koalisi semut merahnya?

Wakil Ketua Umum PKB, Jazilul Fawaid berharap hubungan PKB dan PKS yang sempat melakukan penjajakan untuk membangun koalisi semut merah dapat terus berlanjut.

Diakui Jazilul, PKB masih intens melakukan komunikasi dengan PKS. Kendati saat ini PKB lebih condong untuk melakukan penjajakan koalisi dengan Gerindra.

“(Koalisi semut merah) masih bagus, masih berkomunikasi. Siapa tahu nanti masih bisa bersama-sama,” kata Jazilul di Jakarta, Selasa 12 Juli 2022 seperti dikutip suaracom.

Sementara itu, berkaitan dengan Gerindra, PKB mengakui hubungannya makin menguat.

“Makin lengket,” ujarnya.

Jazilul mengatakan bahwa kedua partai bukan hanya melakukan komunikasi, melainkan juga bekerja sama di level bawah.

Ajak Semut Merah Gabung

Jazilul semakin percaya diri koalisi yang sedang dijajaki PKB akan menang.

Keyakinan itu muncul usai PKB berkomunikasi dan bertemu dengan Gerindra. Pasalnya perolehan suara Gerindra sudah mencukupi untuk mengusung calon presiden jika berkoalisi dengan PKB.

“Nah ketika bersama dengan Gerindra, ini makin dekat. Karena untuk apa yang menjadi persyaratan Presidential Threshold terpenuhi,” kata Jazilul, Senin 20 Juni 2022.

Optimisme PKB itu kian bertambah, mengingat di luar Gerindra, PKB juga tengah menjajaki koalisi bersama PKS di Koalisi Semut Merah. Terbaru koalisi tersebut juga menjalin komunikasi dengan Partai Demokrat.

“Apalagi nanti semut merah juga bergabung, maka akan lebih meyakinan bahwa koalisi ini akan menang,” kata Jazilul.

Walau begitu, PKB terus menjaga komunikasi dengan partai-partai. Mengingat koalisi belum resmi terbentuk dan masih dinamis.

“Jadi kita tidak akan menutup komunikasi. Termasuk juga dengan teman-teman yang di Semut Merah kita juga membangun komunikasi. Dan saya yakin Gerindra juga tahu. Toh kita juga akan sampaikan kepada Gerindra,” kata Jazilul. ***

FIBA Asia Cup 2022: Indonesia Libas Arab Saudi

0

Bogordaily.net – FIBA Asia Cup 2022 Indonesia berhasil melibas Arab Saudi
di laga perdana mereka di Grup A FIBA Asia Cup 2022 dengan skor telak 80-54 di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa 12 Juli 2022 malam.

Timnas Basket Indonesia sudah bermain spartan sejak awal laga. Poin demi poin diraup tim asuhan Milos Pejic, namun Arab Saudi juga bukannya tanpa perlawanan.

Setelah tertinggal dengan gap yang cukup besar, Arab Saudi sempat ketinggalan 20-25 saja dari Indonesia.

Namun setelah itu, Indonesia yang dimotori Marcus Bolden kian menjadi-jadi. Khusus untuk Bolden, aksinya under basket-nya praktis sulit diredam defense Arab Saudi.

Indonesia pun unggul 34-25 atas sang lawan, sebelum menutup kuarter kedua alias setengah main dengan keunggulan 44-30 atas Arab Saudi.

Masuk kuarter ketiga, Derrick Michael Xzavierro dan Abraham Damar Grahita tak ketinggalan berkontribusi besar untuk Indonesia.

Abraham Damar menambah dua poin untuk Indonesia di akhir kuarter ketiga, yang membuat Indonesia memimpin 61-45 atas Arab Saudi memasuki kuarter keempat.

Indonesia memulai kuarter keempat dengan meyakinkan. Indonesia memimpin 71-49 atas Arab Saudi.

Dan meski lawan sempat beberapa kali mencuri poin, Indonesia masih terlalu kuat buat Arab Saudi. Alhasil, Timnas Basket Indonesia menutup pertandingan dengan kemenangan 80-54 di partai perdana mereka di FIBA Asia Cup 2022 ini. ***

Sumber: suara.com

PDAM Tirta Kahuripan Serahkan Donasi Hasil Konser Amal Untuk Korban Bencana

Bogordaily.net – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Kahuripan, Kabupaten Bogor, menyerahkan hasil donasi dari acara konser amal, kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), untuk disalurkan kepada korban bencana di Leuwiliang dan Pamijahan.

Penyerahan donasi untuk korban bencana tersebut langsung diterima oleh Kepala BPBD Kabupaten Bogor, Yani Hasan, di kantornya pada Selasa, 12 juli 2022.

Total donasi yang diserahkan oleh PDAM Tirta Kahuripan kepada BPBD Kabupaten Bogor, dan untuk disalurkan kepada korban bencana di Kecamatan Leuwiliang dan Pamijahan, yaitu sebesar Rp. 121.710.000.

Donasi tersebut terkumpul dari hasil konser amal yang digelar oleh PDAM Tirta Kahuripan beberapa waktu yang lalu, bersama unsur Pemerintahan kabupaten Bogor.

Sebelumnya, Melalui Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Kahuripan, Pemerintah Kabupaten Bogor (Pemkab) Bogor adakan konser amal untuk korban bencana alam di Leuwiliang dan Pamijahan.

Direktur Utama (Dirut) Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor, Yuliansyah Anwar menjelaskan bahwa, pembukaan donasi dilakukan setelah pihaknya terjun langsung ke lokasi bencana di Kecamatan Leuwiliang dan Pamijahan.

“Pembukaan donasi tersebut juga atas persetujuan dari Plt Bupati Bogor ketika mengajukan program tersebut yang telah dilaksanakan pihaknya enam hari lalu.Untuk dana yang terkumpul masih kami hitung. Mudah-mudahan dana ini bisa membantu memperbaiki fasilitas ibadah, membantu peralatan dapur umum karena memang sudah sangat minim,” kata Yuliansyah kepada wartawan.

Tujuan dari diadakannya konser amal, kata Yuliansyah, untuk membantu meringankan beban para korban yang terkena musibah banjir bandang dan tanah longsor.

(Muhammad Irfan Ramadan)

Kronologis Insiden Penembakan di rumah Kadiv Propam Polri

0

Bogordaily.net – Bagaimana kronologi insiden penembakan di rumah dinas Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo di kawasan Duren Tiga, Jakarta Selatan?

“Pada saat Brigadir J melakukan penembakan terhadap Baradha RE, dia memegang senjatanya dengan menggunakan dua tangan,” kata Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Budhi Herdi Susianto di kantornya, Selasa 12 Juli 2022.

Kombes Budhi Herdi Susianto mengatakan, Yosua atawa Brigadir J turut memegang beceng saat insiden berlangsung. Dalam hal ini, Yosua melepaskan tujuh tembakan menggunakan senapan jenis HS 16.

Sedangkan, Bharada E melepaskan lima tembakan menggunakan senapan jenis Glok 17. Budhi mengatakan, saat itu Yosua memegang senjata menggunakan dua tangannya.

Singkatnya, tembakan yang dilepaskan Bharada E mengenai jari Yosua. Bahkan, tembakan itu menembus ke bagian tubuh yang lain.

“Disampaikan pula tadi ada peluru yang kena ke jari brigadir J itu sendiri yang kemudian tembus dan mengenai bagian tubuh yang lain,” sambung Budhi seperti dikutip dari suaracom.

Dengan demikian, Budhi menegaskan jika tidak ada tindakan pemotongan jari terhadap Yosua. Temuan itu, merujuk pada hasil autopsi yang kekinian masih berjalan di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

“Jadi bukan karena ada potongan atau yang lain tapi, saya tegaskan semua luka yang ada pada tubuh Brigadir J berdasarkan has autopsi sementara berasal dari luka tembak,” tegasnya. ***

Sumber: suara.com

Keluarga Yosua juga menyebut ada luka sayatan pada bagian leher dan kelopak mata. Pernyataan itu kembali dibantah Budhi yang mengkalim luka itu akibat luka tembak yang masuk. ***

Saat Orasi Tolak RKUHP, Mahasiswa Bogor Adu Mulut dengan Anggota DPRD 

Bogordaily.net – Puluhan mahasiswa dari Universitas Ibnu Khaldun (UIKA) Bogor menggelar demonstrasi terkait RKUHP, di sekitar Istana Kepresidenan Bogor, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Bogor, Selasa 12 Juli 2022.

Para mahasiswa dihadang petugas menggunakan kawat duri di Jalan Jenderal Sudirman. Setelah berorasi di atas mobil komando, mereka melanjutkan aksinya di gedung DPRD Kota Bogor.

Saat tiba di depan Gedung DPRD sempat terjadi ketegangan, terlihat para mahasiswa membakar ban dan terlibat adu mulut dengan salah satu anggota DPRD.

Dalam aksinya, para mahasiswa menyampaikan tuntutan terkait Rancangan Undang-undang Hukum Pidana (RKUHP).

Para mahasiswa itu juga membentangkan spanduk bertulis “Hukum Bukan Alat penindas, UIKA Geruduk Istana, Tolak RKUHP”.

Korlap Aksi, Ari Jamhari mengatakan, mahasiswa mendesak Presiden dan DPR RI untuk membuka draft RKUHP dan menjunjung tinggi partisipasi publik.

Selain itu, pihaknya juga meminta untuk menghapus pasal yang membungkam kebebasan berpendapat dan berekspresi, serta menunda pengesahan RKUHP.

“Aksi ini kami lakukan untuk membatalkan pasal-pasal karet dan kontroversial, termasuk pencemaran nama baik pemerintah dan presiden,” kata Ari saat berorasi.

Meski sempat terjadi aksi bakar ban dan saling dorong, puluhan mahasiswa ini diajak oleh Safrudin Bima untuk langsung berdialog di ruang Serbaguna Gedung DPRD Kota Bogor.

Dalam dialog tersebut, para mahasiswa menyampaikan tuntutannya yang menolak RKUHP karena diduga terdapat pasal-pasal bermasalah.

Tuntutan mahasiswa ini pun ditampung oleh Safrudin Bima dan ia mengaku akan membawa tuntutan mahasiswa ini ke meja pimpinan DPRD Kota Bogor agar bisa ditindaklanjuti.

Dalam dialog ini juga Safrudin selaku perwakilan DPRD Kota Bogor menandatangani nota kesepahaman dengan mahasiswa.

“Tuntutan dan keinginan mahasiswa ini akan saya tampung dan saya bawa ke forum pimpinan agar bisa ditindaklanjuti,” ujar Safrudin.

“Nantinya ini akan kami rumuskan untuk bisa kami bawa ke DPR-RI agar tuntutan mahasiswa bisa diterima di pusat dan nanti hasilnya akan kami sampaikan ke mahasiswa,” tegasnya.

(Ibnu Galansa Montazery)

BRI: Kunci Hindari Social Engineering, Jaga Kerahasiaan User dan Password

0

Bogordaily.net – Dunia perbankan tidak luput dari adanya potensi penipuan dengan berbagai modus, salah satunya ialah social engineering.

Pelaku penipuan bahkan ada yang mengatasnamakan BRI untuk mempengaruhi masyarakat agar nasabah memberikan data transaksi perbankan yang bersifat rahasia.

Corporate Secretary BRI Aestika Oryza Gunarto mengimbau nasabah untuk tidak membagikan data pribadi dan data perbankan sebagai kunci utama terhindar dari social engineering. Data-data yang wajib dirahasiakan nasabah meliputi nomor rekening, OTP (One Time Password), nomor kartu, PIN, hingga user dan password internet/mobile banking.

“Seiring dengan adanya modus penipuan social engineering, BRI senantiasa terus mengimbau nasabah untuk menjaga kerahasiaan data transaksi perbankan. Kerahasiaan data seperti OTP (One Time Password), PIN, hingga user dan password internet/mobile banking tersebut menjadi kunci agar tidak terjadi pemindahan dana oleh pelaku kejahatan sehingga nasabah tidak mengalami kerugian,” tegas Aestika.

Selanjutnya, Aestika mengatakan bahwa nasabah juga harus mengenali saluran informasi BRI. Dirinya mengatakan seluruh saluran resmi baik website maupun media sosial (verified) sebagai media komunikasi yang dapat dipercaya dan diakses oleh masyarakat secara luas melalui laman/akun:

Website: www.bri.co.id,
Instagram: @bankbri_id
Twitter: @bankbri_id, @kontakbri, @promo_BRI
Facebook: Bank BRI
Youtube: Bank BRI
Tiktok: @bankbri_id
Contact BRI 14017/1500017.

“BRI senantiasa memberikan akses informasi kepada nasabah melalui saluran komunikasi resmi. Bila nasabah mendapatkan informasi di luar dari saluran komunikasi resmi, kami imbau untuk waspada dan tidak mudah percaya dengan pihak-pihak yang mengatasnamakan BRI, serta tetap menjaga kerahasiaan data perbankan,” terang Aestika.

BRI secara konsisten terus menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi dan perubahan perilaku masyarakat yang terkait dengan aktivitas transaksi perbankan. Di sisi lain, BRI terus melakukan pembaharuan teknologi dalam rangka meningkatkan keamanan transaksi dan perlindungan data pribadi nasabah.

“Perlindungan data akan selalu menjadi prioritas. Kami juga secara proaktif melakukan edukasi perlindungan data pribadi dan keamanan perbankan,” ungkap Aestika. ***

Pembangunan Jalan Warung Borong Rancabungur Dipelototi

0

Bogordaily.net — Kepala Unit Pelaksana Teknis Infrastruktur Jalan dan Jembatan kelas A wilayah IV meninjau proyek pembangunan Warung Borong Rancabungur. Bahkan pihak pelaksan CV Putera diingatkan pengerjaan harus seusai memperhatikan kualitas dan kuantitas, Selasa 12 Juli 2022.

Kepala Unit Pelaksana Teknis Infrsstruktur jalan dan jembata kelas A wilayah IV Bondan Triyana mengaku, pikaknya melakukan pemantauan setiap seminggu sekali melihat progres pembangunan yang sedang dilaksanakan.

“Kebetulan kita sudah mendapat laporan dari penyedia jasa bahwa Kamis ini mau di cor makanya kami cek dari STA 0 sampai akhir,” kata Bondan.

Secara fisik bagus, cuma dirinya berpesan ke penyedia jasa agar dapat dikerjakan sesuai teknis gambar dan tolong ditingkatkan kualitas dan kuantitas jangan sampai ada permasalahan dikemudian hari.

“Progres dilapangan sudah dicek harusnya 1 persen lebih, tapi ternyata sudah mencapai 5 persen lebih ini bagus dan didukung dengan pengecoran mudah-mudahan selesai tepat waktu,” ungkapnya.

Bondan juga menuturkan rekayasa lalin ada dan sudah meminta bantuan ke Polsek Ciampea untuk pengaturan jalan karena lalin disini cukup padat.

“Yang jelas penyedia jasa harus bisa mengatur waktu kapan dikerjakan siang hari kapan dikerjakan malam hari itu sudah harus diatur waktunya,” tuturnya.

Sementara itu menurut pelaksan CV Putrra Zia, Tata Sumanta mengataka progres kbaru 5 persen lebih tinggal menunggu pengecoran saja.

“Siedangkan untuk yang jalan berlubang sudah diratakan,” kata Pelaksana lapangan CV Putera Zia Tata Sumanta kepada wartawan, Selasa (12/7).

Tata menjelaskan, rencana pengecoran, betonisasi dengan panjang sekitar 2 kilometer lebih dan saat ini pekerja masih menunggu pelaksanaannya.

“Untuk pemasangan u-ditch sudah kelar dan pekerja masih ada menunggu pengerjaan betonisasi,” jelasnya

Selain itu, lantai dasar beton sekitar 5 centimerer terus strukturnya 27 cm dengan batas pengerjaan betonisasi sekitar 3 hari sudah bisa dilewati kendaraan.

“Mengenai drainase cuma 150 meter yg kita laksanakan, tidak ada penambahan lagi, selebihnya ada normalisasi manual, artinya tidak semua dibikin drainase dari titik O sampai pertigaan Rancabungur,” ucapnya. ***

Peringati Hari Koperasi Nasional, MenKopUKM Tekankan Penguatan Ekosistem Kelembagaan Koperasi

0

Bogordaily.net – Memperingati Hari Koperasi Nasional yang ke-75 di Indonesia, Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) Teten Masduki menekankan pentingnya perbaikan dan penguatan ekosistem kelembagaan koperasi.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, mengatakan salah satu langkah untuk mereformasi ekosistem kelembagaan koperasi adalah dengan merevisi Undang-Undang Perkoperasian agar semakin relevan dengan perkembangan zaman.

“Kita akan memperkuat ekosistem kelembagaan koperasi agar mampu menghadirkan ekosistem bisnis koperasi yang dinamis, adaptif, dan akomodatif,” kata MenKopUKM Teten Masduki dalam acara Focus Group Discussion (FGD) Penguatan Ekosistem Perkoperasian sekaligus Pengesahan Universitas Koperasi Indonesia (Ikopin University) di Bandung, Jawa Barat, Selasa (12/9).

Lebih lanjut, Menteri Teten menjelaskan sampai saat ini ekosistem kelembagaan koperasi belum sepenuhnya ideal terindikasi dari masih adanya koperasi simpan pinjam (KSP) bermasalah yang mengalami gagal bayar bahkan yang terkini ada 8 koperasi dengan nilai gagal bayar mencapai sebesar Rp26 triliun.

Jika dibandingkan dengan perbankan yang memiliki lembaga pengawasan, koperasi dikatakan memiliki aturan untuk mengatur dan mengawasi diri sendiri. Hal inilah yang kemudian membuat KSP mengalami permasalahan gagal bayar ini.

“Dalam praktiknya, banyak KSP yang menjadi _shadow banking_, bukan lagi koperasi. Jadi kebanyakan koperasi ini didirikan oleh usaha besar. Bukan lagi konsep usaha dari orang kecil. Ini enggak bisa kita biarkan, harus kita atur kalau tidak nanti koperasi akan semakin rusak,” kata Menteri Teten.

Dia menekankan bahwa saat ini koperasi harus masuk ke dalam semua sektor, bukan hanya simpan pinjam. Maka dari itu, KemenKopUKM saat ini juga tengah mengembangkan koperasi yang bergerak di sektor riil.

Menteri Teten menilai, di dalam struktur ekonomi yang didominasi usaha mikro atau mencapai 97 persen dengan omzet Rp2 miliar ke bawah per tahun ini kebanyakan bergerak di sektor usaha pertanian, fesyen, kuliner, dan lainnya.

Dalam hal ini, koperasi-koperasi memiliki potensi besar untuk mengonsolidasi atau mengagregasi usaha kecil ini untuk masuk ke dalam skala ekonomi.

“Termasuk di sektor pertanian, misalnya suplai sayuran dan buah dari petani kecil perorangan itu susah sekali sehingga muncul tengkulak. Ini tidak bagus buat kesejahteraan petani. Butuh agregator dan Koperasi bisa mengambil bagian,” katanya.

“Kita sudah membuat piloting konsep _corporate farming_ melalui koperasi. Saat ini kita coba produk hortikultura dan kelapa sawit. Mudah-mudahan kalau lancar petani yang bergabung di koperasi dengan luas 1.000 hektre bisa membangun koperasi sawit yang menghasilkan minyak makan merah,” kata Menteri Teten.

Menurutnya, saat ini koperasi harus mengubah pola pikir mereka karena jika tidak, koperasi hanya akan mengalami penuaan dan tidak bisa mengikuti bisnis yang modern.

Senada disampaikan Rektor Ikopin University koperasi, Abdullah menilai bahwa perjalanan koperasi yang sudah mencapai usia 75 tahun ini semestinya bisa semakin lebih baik dari sisi tata kelolanya.

“Saya sempat berpikir kalau koperasi begini-begini saja, bagaimana kita bisa mencapai visi Indonesia emas 2045. Padahal koperasi merupakan wadah untuk demokrasi kita. Jadi mari kita benahi dan tata koperasi kita,” katanya Burhanuddin. ***

Satgas Gabungan Berhasil Amankan Rokok Cukai Ilegal di Kota Bogor

Bogordaily.net– Tim Satuan Tugas (Satgas) gabungan TNI, Polri, Satpol PP dan Bea Cukai Bogor berhasil amankan ratusan rokok cukai ilegal, hasil giat operasi ke sejumlah warung-warung yang ada di Kota Bogor pada, Selasa 12 Juli 2022.

Musabab peredaran rokok dengan cukai ilegal semakin marak peredarannya di Kota Bogor, membuat para petugas gencar melakukan razia, dan hasilnya ratusan rokok cukai ilegal berhasil disita oleh tim satgas gabungan.

Kepala Bidang Penegakan Produk Hukum Daerah (Gakkumda) pada Satpol PP Kota Bogor, Asep S Permana menjelaskan bahwa, tujuan dari kegiatan ini untuk memberantas cukai-cukai ilegal di Kota Bogor.

“Dampak dari peredaran rokok cukai ilegal ini menjadi favorit dari perokok pemula,” kata Kepala Bidang Penegakan Produk Hukum Daerah (Gakkumda) pada Satpol PP Kota Bogor, Asep S Permana.

Asep mengatakan, Kota Bogor saat ini menjadi target penjualan rokok cukai ilegal yang didistribusikan dari luar daerah Kota Hujan.

“Rokok ilegal ini harganya memang murah kemudian konsumennya kebanyakan anak muda yang notabene-nya uang saku sedikit penghasilan belum ada, tapi sudah kecanduan merokok, akhirnya mereka memilih rokok tersebut,” jelasnya.

Selama ini, kata Asep, Kota Bogor tidak ada produsen rokok-rokok dengan cukai ilegal, namun hanya menjadi target penjualannya saja. Terbukti dari hasil razia gabungan ratusan rokok dengan cukai ilegal berhasil diamankan.

Peredaran rokok cukai ilegal ini, kata Asep dapat merugikan negara, sebab tidak ada pemasukan pajak, khususnya di Kota Bogor sendiri.

“Memang di tengah kota tidak ada, adanya hanya di pinggiran dan warung-warung kecil yang distributornya melakukan pendistribusian melalui roda dua. Jelas ini merugikan negara, karena kalau tidak memakai cukai sama sekali menjadi tidak ada pemasukan kepada negara,” tutup Asep.

(Muhammad Irfan Ramadan)

Resep Rica-Rica Daging Sapi, Empuk dan Dijamin Enak

0

Bogordaily.net – Resep rica-rica daging sapi dapat dengan mudah Anda coba di rumah. Rica-rica daging sapi merupakan salah satu masakan yang cukup populer. Biasanya, yang diolah dengan menggunakan bumbu ini adalah rica-rica ayam.

Meski demikian, rica-rica juga dapat diolah dengan bahan lainnya. Salah satunya daging sapi. Rica-rica daging sapi memiliki cira rasa yang pedas dan gurih sehingga membuat penikmatnya ketagihan untuk menyantap.

Rasa pedas tersebut, meski memberi sensasi yang terkadang panas, namun bisa membuat ketagihan.

Bagi penikmat pedas, resep rica-rica daging sapi khas Jawa berikut wajib menjadi referensi di dapur Anda.

Cara membuatnya juga sangat sederhana dan bahan yang digunakan juga sangat berahabat.

Berikut resep rica-rica daging sapi

Bumbu halus:

  • 4 siung bawang putih
  • 8 siung bawang merah
  • 3 butir kemiri
  • Seruas kunyit
  • Seruas jahe
  • Cabai keriting dan cabai rawit sesuai selera

Bumbu cemplung:

  • 3 lembar utuh daun jeruk
  • 2 lembar daun salam
  • 3 serai ukuran kecil-kecil atau 1 serai besar
  • 4 biji asam jawa
  • 1 ruas jahe geprek

Bumbu perasa:

  • 1 sdt garam
  • 1/2 sdt merica bubuk
  • 1 sdt gula pasir
  • Kecap manis secukupnya
  • Kaldu bubuk rasa sapi secukupnya
  • Minyak secukupnya
  • 1/2 liter air

Cara Memasak:

  • Siapkan bahan-bahan lalu panaskan minyak dalam wajan. Tumis bumbu halus sampai matang lalu masukkan bumbu cemplung. Kemudian masukkan daging.
  • Setelah berubah warna, masukkan air. Tunggu sampai mendidih.
  • Setelah mendidih, masukkan bumbu perasa dan koreksi rasanya.
  • Setelah dirasa pas, pindahkan ke presto dan biarkan empuk.
  • Sajikan.