Tuesday, 12 May 2026
Home Blog Page 5303

Terawan: Vaksin Nusantara Tak Perlu Booster, Mampu Atasi Omicron

0

Bogordaily.net – Vaksin Nusantara digaungkan lagi. Mantan Menteri Kesehatan RI Terawan Agus Putranto mengklaim Vaksin Nusantara tak perlu booster dan mampu atasi omicron.

Vaksin Nusantara mampu atasi omicron, termasuk varian-variannya dan tidak memerlukan dosis ketiga atau booster dalam menghadapi virus SARS-CoV-2 penyebab COVID-19.

“Yang jelas dari hasil evaluasi dalam satu tahun, uji klinis satu dan dua kemampuan untuk memproteksi terhadap COVID-19 masih tinggi, artinya vaksin Nusantara tidak perlu booster. Cukup melawan Omicron, termasuk varian-variannya” ujar Terawan usai menghadiri Rapat Dengar Pendapat Umum dengan Komisi IX DPR RI di Jakarta, Senin.

Saat ini, lanjut dia, tim Vaksin Nusantara merencanakan untuk melakukan uji klinis fase tiga seraya menunggu izin edar alat kesehatan untuk membuat Vaksin Nusantara dari Kementerian Kesehatan.

“Izin edar alat kesehatan supaya barang untuk membuat Vaksin Nusantara bisa diberikan ke semua daerah, semua orang bisa melakukan pembuatan vaksin Nusantara,” katanya.

Ia menambahkan, uji klinis fase tiga Vaksin Nusantara itu sedianya akan melibatkan 1.800 subjek.

“Sesuai aturannya 1.800 (subjek) dan kita selalu siapkan. Karena ini sebuah platform yang baru ya tentunya butuh mindset yang baru, pemikiran yang baru,” katanya.

Terawan menjelaskan, Vaksin Nusantara adalah vaksin yang berbasis sel dendritik. Sel dendritik adalah Antigen Presenting Cell (APC) terkuat di tubuh manusia yang berperan penting dalam kekebalan tubuh imun.

“Oleh karena itu kami mengembangkan pembuatan vaksin COVID-19 yang menggunakan sel dendritik,” katanya.

Ia menambahkan, kelebihan dari vaksin ini adalah autologus, bersifat individual, tidak mengandung zat tambahan berbahaya, aman untuk penderita dengan imunitas rendah seperti penderita kanker diabetes melitus, penyakit ginjal kronik, autoimun, dan lainnya. Antara

Sumber: suara.com

Ditangkap Polisi, Preman Lokalisasi Ini Ngaku Beli Senpi Rp 2 Juta di Marketplace

0

Bogordaily.net – Preman lokalisasi berhasil ditangkap polisi. Dia beraksi dengan senjata api (senpi) yang dibelinya dari Marketplace.

Preman lokalisasi itu adalah Suardi. Dia melakukan penembakan terhadap pemukiman warga di Jatinegara, Jakarta Timur. Berdasar hasil penyidikan diketahui senjata api tersebut dibeli Suardi secara online di marketplace Shopee.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Endra Zulpan menyebut Suardi membeli senjata api pada tahun 2019 seharga Rp2 juta.

“Senpi tersebut diperoleh dengan cara membeli online di Shopee pada tahun 2019 dengan harga Rp 2 juta,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E Zulpan kepada wartawan, Senin 20 Juni 2022.

Menurut penuturan Zulpan, Suardi merakit ulang senjata tersebut menjadi jenis revolver. Dia juga membeli delapan peluru seharga Rp700 ribu.

“Senjata dirakit menjadi jenis revolver dengan biaya Rp 1 juta dan memesan amunisi peluru delapan butir dengan harga Rp 700 ribu,” tuturnya.

Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur menangkap Suardi di Tambun, Bekasi, pada Jumat (17/6) dini hari. Pria yang dikenal sebagai preman di Lokalisasi Gunung Antang, Matraman itu ditangkap buntut penyerangan dan penembakan ke pemukiman warga di Jatinegara.

“Ada dua kejadian, pada Minggu (12/6) jam 02.10 WIB ada warga menjadi korban penyerangan. Kemudian, pada Senin (13/6) jam 02.00 WIB terjadi penyerangan hingga meletuskan senjata api,” kata Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Budi Sartono, Sabtu (18/6).

Budi menyebut Suardi telah mengaku terlibat dalam penyerangan terhadap dua warga, serta penembakan yang mengakibatkan kaca rumah warga Jalan Kemuning Bendungan, Kelurahan Rawa Bunga.

Adapun, motif Suardi melakukan tindakan kejahatan itu karena dendam, setelah beberapa hari sebelum kejadian adiknya terpergok mencuri kotak amal masjid di permukiman warga.

Dalam memancarkan kejahatannya, Suardi dibantu dua rekannya berinisial ARS dan HD. Keduanya diketahui merupakan preman Lokalisasi Gunung Antang.

“Untuk dua orang pelaku masih kami laksanakan pengejaran,” ujar Budi.

Selain menangkap Suardi, penyidik turut pula mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya; satu pucuk senjata api rakitan jenis revolver, sembilan butir peluru, satu bilah golok dan satu butir proyektil peluru.

Atas perbuatannya Suardi telah ditahan dan dijerat Pasal 170 KUHP tentang Pengeroyokan, 351 KUHP tentang Penganiayaan, dan Pasal 1 ayat 1 UU Darurat Nomor 12 tahun 1951. “Untuk ancaman hukuman pengeroyokan lima tahun (penjara) dan ancaman untuk senjata api 20 tahun,” pungkas Budi. ***

Sumber: suara.com

Disebut Jadi Tersangka, Bendum PBNU Mardani Maming Dicekal ke Luar Negeri

0

Bogordaily.net– Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM mencekal Bendahara Umum PBNU, Mardani H Maming, untuk bepergian ke luar negeri. Surat pencegahan terhadap Mardani Maming atas permintaan KPK terkait pengusutan kasus dugaan korupsi yang diduga melibatkan mantan Bupati Tanah Bumbu itu.

Subkoordinator Humas Ditjen Imigrasi, Ahmad Nursaleh mengatakan dalam surat pencekalan yang dikeluarkan oleh Imigrasi bahwa Maming tercatat berstatus tersangka oleh KPK. Menurutmnya, Maming dicekal keluar negeri selama enam bulan terhitung sejak 16 Juni sampai 16 Desember 2022.

“Berlaku sejak 16 juni 2022 sampai 16 Desember 2022,” kata Ahmad dilansir Suara.com, Senin, 20 Juni 2022.

KPK telah memeriksa Maming dan status kasus yang dugaan korupsi yang melibatkan Mardani Maming masih dalam proses penyelidikan.

“Informasi yang kami peroleh benar, ada permintaan keterangan dan klarifikasi yang bersangkutan oleh tim penyelidik,” kata Plt Juru Bicara Ali Fikri di Jakarta, beberapa waktu lalu

Sebelumnya, Mardani sempat disebut dalam perkara dugaan korupsi peralihan izin usaha pertambangan (IUP) di Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, yang menjerat mantan Kepala Dinas ESDM Kabupaten Tanah Bumbu Raden Dwidjono Putrohadi Sutopo.

Dwidjono kini berstatus terdakwa dan perkara tersebut masih berjalan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Banjarmasin. Mardani pun membantah terlibat dalam perkara tersebut saat menjabat sebagai Bupati Tanah Bumbu.

Sementara itu pada acara Kick off Peringatan Harlah Satu Abad Nahdlatul Ulama di Hotel Sultan, Jakarta, Senin, 20 Juni 2022 malam Maming tampak tak hadir.

Ketidakhadiran Maming menyusul kabar pencekalan ke luar negeri oleh Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM.

Terkait hal tersebut, Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf menuturkan pihaknya belum dapat mengambil sikap lantaran masih mempelajari perihal perkara yang menimpa Mardani.

Pria yang disapa Gus Yahya itu hingga saat ini masih menunggu pemberitahuan resmi dari lembaga terkait perihal status hukum Maming.

“Dalam organisasi ya kita harus jelas dulu ini urusannya apa, karena ini baru berita di media dan kita belum mengetahui secara lengkap,” kata Gus Yahya.

Tak hanya itu, Gus Yahya juga mengaku belum berkomunikasi dengan Mardani.

Meski demikian, Gus Yahya menyebut Mardani telah diundang di acara rangkaian peringatan menuju Harlah Satu Abad NU.***

5 Fakta Modus Begal Rekening, No 4 Paling Sering Kejadian

0

Bogordaily.net – Begal rekening belakangan sedang marak. Tiba-tiba saja isi rekening Anda ludes tanpa ada sadari. Bahkan Anda tidak merasa melakukan transaksi.

Kasus begal rekening belakangan ini sedang marak terjadi. Mereka yang menjadi korban pun mulai berbicara di media sosial mengenai kerugian yang dialami dari penipuan ini.

Bahkan, tidak sedikit korban mengungkap bagaimana modus begal rekening bekerja. Kata kunci “begal rekening” sendiri sampai menjadi trending topic di Twitter pada Senin 20 Juni 2022.

Berikut ini penjelasan lebih lanjut terkait pengertian, modus, dan cara mengatasi tindakan begal rekening.

Apa Itu Begal Rekening?

Pengertian begal rekening adalah tindakaan pencurian dana dalam rekening bank dengan cara penipuan dengan berbagai modus operandi.

Modus tersebut dikenal bertujuan untuk mendapatkan PIN, MPIN, OTP, password, dan lain-lain milik korban. Hal itu lantas digunakan pelaku untuk mengakses rekening korban, sampai mengeruk habis isinya.

Modus Begal Rekening

1. Menyamar jadi pihak bank

Pelaku biasa melancarkan aksinya dengan cara menjadi pihak resmi jasa keuangan. Modus ini digunakan untuk menjebak korban agar memberikan data pribadi, akun, dan finansial. Selanjutnya, pelaku menguras isi rekening korban dengan cepat.

2. Menginfokan perubahan tarif transfer

Modus lainnya yang digunakan pelaku adalah menyampaikan informasi tersebut kepada korban, dengan lagi-lagi menyamar sebagai pegawai bank.

Korban pun akan diminta pelaku untuk mengisi sejumlah formulir, di mana formulir tersebut berisi data pribadi seperti PIN, OTP, dan Password.

3. Penawaran eksklusif menjadi nasabah prioritas

Tak sedikit pelaku memberikan penawaran eksklusif kepada korban agar bisa menjadi nasabah prioritas. Penawaran tersebut dapat dilakukan melalui media sosial seperti Instagram, Facebook, dan WhatsApp.

Nasabah kemudian ditargetkan akan tertarik dengan tawaran tersebut dan memberikan data pribadinya, termasuk tabungan senilai Rp 10 Juta.

4. Akun media sosial palsu

Pelaku juga bisa menggunakan modus membuat akun layanan pelanggan palsu atas nama bank. Akun tersebut biasanya muncul ketika nasabah menyampaikan keluhan terkait pelayanan melalui ruang publik terbuka.

Biasanya, pelanggan yang mengeluh melalui media sosial Twitter akan ditanggapi melalui akun-akun palsu yang dibuat pelaku. Setelah pelanggan terpancing, akun palsu tersebut akan memberikan website yang membuat nasabah terkoneksi.

5. Penawaran jadi jasa agen laku pandai

Modus lainnya adalah pelaku akan menawarkan jasa agen laku pandai kepada korbannya. Tawaran ini juga akan diberikan pelaku ke korban tanpa persyaratan yang rumit. Pelaku lantas meminta korban mengirimkan uang untuk mendapatkan mesin EDC.

Cara Mengatasi dan Mencegah Begal Rekening

1. Mengetahui prinsip keamanan

Masyarakat yang menggunakan dompet dan bank digital sudah harus mengetahui syarat dan ketentuan. Masyarakat juga harus mengetahui prinsip kemanan bank dan dompet digital, seperti PIN hingga OTP bersifat pribadi dan jangan pernah dikirimkan kepada siapapun.

Pemahaman itu agar tidak jadi korban pembegalan rekening yang dapat terjadi melalui social engineering atau phising.

2. Menanyakan langsung kepada pihak bank

Jika masyarakat ragu dengan suatu tindakan orang lain yang meminta data, tanyakan langsung kepada pihak bank. Pertanyaan tersebut dapat disampaikan melalui kantor cabang, kantor pusat, media sosial resmi, dan lain sebagainya.

3. Memahami prinsip bank

Menurut OJK, petugas bank tidak akan menanyakan data pribadi seperti Password, PIN, MPIN, dan OTP. Jadi, jika ada pihak yang meminta hal tersebut, tentu itu bukan berasal dari bank.

Demikian 5 fakta seputar modus begal rekening dan cara mengatasinya. Oleh karena itu, pastikan kembali keaslian akun yang menghubungi Anda saat menanyakan hal tersebut.

Sumber: suara.com

Sebaiknya Menjauh, Nih Ciri Tukang Gosip yang Wajib Kita Hindari

0

Bogordaily.net – Bergosip atau tukang gosip untuk sebagian orang kerap jadi kebiasaan, seperti ada kepuasaan saat berbincang. Apalagi jika rekan bincangnya juga sama suka bergosip.

Padahal, dalam agama Islam. Seorang muslim diajarakan bahwa bergosip atau ghibah diibaratkan seperti orang yang sedang memakan bangkai saudaranya sendiri yang sudah mati.

Apapun alasannya jadi tukang gosip adalah tindakan yang tidak baik, aktivitas ini masih sering kita jumpai dalam masyarakat sehari-hari. Bahkan mungkin tidak ada diantara kita yang tidak pernah bergosip sekalipun sepanjang hidupnya.

Nah, ada baiknya Anda mengetahui ciri-ciri orang yang suka bergosip atau berghibah agar kita bisa lebih selektif dan terhindar dari membicarakan air orang lain.

Berikut ini ciri-ciri tukang gosip yang wajib kita hindari.

1. Suka Menggali Informasi Terlalu Dalam

Wajar saja apabila kita memiliki rasa ingin tahu atau penasaran atas urusan orang lain. Namun sewajarnya kita hanya mencari informasi secukupnya saja. Namun bagi orang yang suka bergosip, mereka akan menggali informasi sedalam mungkin. Hal ini agar mereka memiliki bahan yang banyak untuk bergosip dengan orang lain.

Oleh karena itu, apabila ada teman kita yang suka bertanya-tanya mengenai urusan pribadi kita, jangan terlalu terbuka mengenai semua hal terutama yang bersifat pribadi agar kita tidak menjadi bahan gosipnya dengan orang lain.

2. Sering ‘Nguping’ Pembicaraan Orang Lain

Orang yang suka bergosip akan suka mencari informasi dengan cara apapun, meskipun dengan cara yang kurang baik. Salah satu cara yang sering digunakan untuk mencari bahan gosip adalah dengan ‘nguping’. Mereka akan suka mencuri dengar urusan orang lain lalu menceritakannya sebagai bahan gosip dengan orang lain.

3. Banyak Bicara

Orang yang suka bergosip umumnya cenderung banyak berbicara. Mereka akan suka bercerita mengenai gosip-gosip yang ia miliki. Semakin banyak orang yang mendengarkan dengan seksama, semakin senang mereka bercerita.

4. Menceritakan Aib Orang Lain Pada Kita

Apabila seseorang menceritakan aib atau rahasia orang lain pada kita, kita harus berhati-hati. Jangan pernah ceritakan aib atau rahasia kita kepadanya, karena besar kemungkinan dia akan menceritakan rahasia kita kepada orang lain juga sama seperti dia menceritakan rahasia orang lain pada kita.

Sumbe: suara.com

Sri Sultan Dibidik PAN Jadi Capres: Ya Biarin Aja

0

Bogordaily.net– Sri Sultan Hamengku Buwono X yang merupakan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) digadang-gadang maju sebagai calon presiden atau capres pada pilpres 2024 mendatang. Munculnya nama Sri Sultan Hamengku Buwono X usai namanya disebut Dewan DPD PAN Bantul.

Raja Keraton Jogja itu angkat bicara terkait namanya yang masuk dalam bursa capres.

“Ya biarin aja, nggakpapa,” kata Sultan di Kompleks Kepatihan, Kantor Gubernur DIY, sebagaimana dilansir Detik.com, Senin, 20 Juni 2022.

Sultan menjelaskan, hal tersebut sebagai aspirasi dari masyarakat. Ia pun tak melarang aspirasi tersebut.

“Ya nggakpapa. Wong ana aspirasi mosok (masak) aku mengatakan jangan lho,” tegasnya.

Namun soal bersedia atau tidak, kata Sultan, hal tersebut menjadi kewenangan dirinya sendiri.

“Masalah bersedia atau tidak, masalah lain,” sambungnya.

Terlebih menurutnya, Pilpres 2024 masih dua tahun lagi dan ia belum memastikan apakah bersedia atau tidak untuk maju di Pilpres 2024.

Sementara itu sebelumnya, DPD PAN Kabupaten Bantul menggelar rapat kerja daerah (Rakerda) ke-2 dalam rangka menjaring calon Presiden dan Wakil Presiden yang selanjutnya diusulkan ke pusat. Dari kegiatan itu muncul sepuluh nama dan salah satunya Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X.

Ketua DPD PAN Kabupaten Bantul Wildan Nafis mengatakab setelah munculnya koalisi Indonesia bersatu, DPP PAN memerintahkan jajaran untuk melaksanakan rakerda. Nantinya DPD PAN Bantul mengusulkan sepuluh nama ke DPW dan mengerucut menjadi enam nama yang diusulkan ke DPP PAN Nama-nama yang diusulkan DPD PAN Bantul tidak jauh-jauh dari tokoh-tokoh nasional yang memiliki elektabilitas tinggi. Salah satunya adalah Sultan HB X.

“Untuk sepuluh nama siapa nanti akan kita rekomendasikan. Yang jelas Ketum (PAN) Zulkifli Hasan, lalu ada Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, Erick Thohir dan karena ada di Jogja nama Sultan akan dimunculkan,” jelasnya.

Ia pun mengungkap alasan mengusulkan nama Sultan sebagai Capres dari PAN. Menurut Wildan Sultan berpengalaman di kancah nasional.

“Karena sudah berpengalaman di kancah nasional dan bukan sekali dua kali namanya muncul sebagai calon Presiden,” katanya.***

Penyusunan Draf RUU Perkoperasian Ditargetkan Rampung Oktober 2022

0

Bogordaily.net– Deputi Bidang Perkoperasian Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) Ahmad Zabadi mengatakan penyusunan draf Rancangan Undang-Undang (RUU) Perkoperasian dan penyempurnaannya ditargetkan rampung Oktober 2022 agar segera dibahas di DPR pada 2023.

“Oktober 2022 paling tidak kami targetkan selesai dan RUU Perkoperasian ke DPR, sehingga tahun depan bisa dibahas di DPR,” kata Deputi Bidang Perkoperasian KemenKopUKM Ahmad Zabadi di Bali dalam rilis yang diterima Bogordaily.net,  Senin, 20 Juni 2022.

Zabadi berterima kasih atas dukungan sejumlah anggota DPR terkait RUU Perkoperasian terkait hingga saat ini KemenKopUKM masih terus dalam upaya mempercepat agar naskah RUU terselesaikan.

Ia menjelaskan, draf RUU yang saat ini tengah disusun KemenKopUKM ini merupakan pengganti dari UU Perkoperasian Nomor 17 Tahun 2012 yang telah dibatalkan oleh Mahkamah Konstitusi (MK).

Oleh karena itu, saat ini UU Perkoperasian lama yakni Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian dinyatakan masih tetap berlaku untuk sementara waktu, sampai dengan ditetapkan undang-undang yang baru. Namun seiring perkembangan zaman UU tersebut memang memerlukan penyempurnaan agar tetap relevan bagi upaya pemberdayaan koperasi.

Zabadi menjelaskan, RUU Perkoperasian yang ada di DPR sebelumnya kebetulan ada di akhir periode 2019, yang seharusnya sudah ketok palu. Namun sampai saat ini masih tertunda dengan status carry over (pengalihan pembahasan).

Mestinya dengan status carry over tersebut, pemerintah hanya membahas hal yang belum disepakati saja. Tapi rupanya belakangan, status carry over tersebut sudah habis masa berlakunya.

“Kemudian ini yang menjadikan harus dibahas dari nol kembali. Tetapi ada beberapa hal yang sudah sampai pembahasan waktu itu. Terutama terkait dengan fungsi pengawasan, keberadaan LPS (Lembaga Penjamin Simpanan) khusus koperasi. Lalu adanya aturan sanksi pidana atas praktik-praktik yang merugikan koperasi, prinsip dan nilai koperasi yang sudah termuat dalam pembahasan sebelumnya,” kata Zabadi.

Saat ini pembaruan RUU juga menyoal kepailitan koperasi. Sehingga diharapkan nanti saat pembahasan di DPR, kepailitan ini menjadi concern. Karena sebagaimana di perbankan maupun asuransi dalam menghadapi permasalahan tetapi mereka tidak bisa di PKPU kan kecuali lembaga otoritas, sebagaimana yang diatur oleh UU PKPU.

“Padahal koperasi setiap saat bisa saja terancam posisinya. Dua orang cukup bisa mengajukan ke PKPU, nah ini tentu saja kami ingin adanya equalitas di sini. Di mana keberadaan koperasi khususnya KSP (Koperasi Simpan Pinjam), perlakukannya di dalam kepailitan di sejajar dengan perbankan dan asuransi,” katanya.

Selanjutnya fungsi pengawasan koperasi juga menjadi keharusan. Mengingat koperasi bermasalah yang sudah banyak terjadi.

“Tentu respons secara kelembagaan bagi koperasi, bagaimana ke depan menghadapi tantangan perubahan, lingkungan strategis penting juga kita rumuskan kembali,” kata Zabadi.

Anggota Komisi VI DPR Nyoman Parta mengatakan, kehadiran RUU Perkoperasian yang baru akan menjadi instrumen perlindungan bagi koperasi dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (KUMKM) dari segala kendala maupun ancaman yang datang.

“Kita ingin ada legacy tentang UU Perkoperasian ini. Sehingga menjadi bukti bahwa negara hadir bagi KUMKM lewat Undang-Undang,” kata Nyoman Parta.

Anggota DPR dari Fraksi PDIP ini berharap, agar penyusunan terbaru draf RUU Perkoperasian di KemenKopUKM ini segera rampung agar segera dibahas di DPR.

“Diharapkan justru tahun ini sudah masuk (pembahasan di DPR). Kalau tidak bisa masuk prolegnas ya minimal tahun 2023 harus selesai ketok palu,” harap Nyoman.

Ia melanjutkan, di tengah tantangan ekonomi global yang tinggi, perlindungan terhadap KUMKM juga harus terus diperkuat. Meskipun diakuinya, memang tak mudah mengatur persoalan kelembagaan koperasi. Mulai dari hal kecil hingga carut-marut yang ada di dalamnya.

“Kemampuan mereka (KUMKM) dalam menyangga, bahkan melindungi dan menjadi tulang punggung dari kemajuan ekonomi di akar rumput, harus diberi keberpihakan,” katanya.

Hadirnya RUU Perkoperasian menjadi penting untuk mengambil ceruk ruang perekonomian dan menegaskan tidak mengecilkan yang besar, tetapi juga mempercepat yang kecil menjadi besar.

Selain itu Nyoman ingin, agar KemenKopUKM yang sejatinya merupakan kementerian yang mewakili persentase terbesar dari kegiatan ekonomi bangsa ini, bahkan serapan dari tenaga kerja yang besar, harus mendapatkan prioritas anggaran juga yang besar.

“Kalau bicara data, UMKM paling nyata sebagai pengentas pengangguran dan kemiskinan. Di mana 99 persen lapangan kerja berasal dari UMKM, tetapi pendanaannya marginal. Jadi ke depan harus diberikan dana maksimal kepada pengelolaan Koperasi dan UMKM,” kata Nyoman.***

 

13 Tewas dalam Serangan terhadap Bus di Suriah

0

Bogordaily.net– Tiga belas orang dilaporkan tewas dalam serangan terhadap sebuah bus pada Senin, 20 Juni 2022 pagi di Suriah. Kementerian pertahanan negara itu menyebut korban kebanyakan merupakan tentara pemerintah.

Sebuah pernyataan kementerian mengatakan bahwa 11 tentara pemerintah dan dua warga sipil tewas dalam peristiwa yang disebut sebagai serangan teroris terhadap bus transit sipil serta tiga tentara lainnya terluka.

Kantor berita negara Suriah SANA sebagaimana dilansir Antara dari Reuters mengatakan serangan terjadi di wilayah Jabal al-Bishri di provinsi Raqqa yang luas.

Lembaga Pengamat Hak Asasi Manusia Suriah mengatakan penyerangan itu telah dilakukan oleh sel-sel ISIS yang bekerja setelah mendapat perintah, yang melancarkan serangan dan kabur di daerah gurun negara itu.

Namun, tidak ada klaim tanggung jawab langsung atas serangan itu.

Sementara itu konflik selama sekitar sebelas tahun di Suriah telah mengakibatkan negara itu terbagi dalam berbagai zona kendali, dengan pasukan pemerintah dan pejuang sekutu menguasai sebagian besar wilayah.

Sepetak wilayah barat laut dikuasai oleh pemberontak yang didukung Turki dan lebih banyak kelompok garis keras, sementara pasukan pimpinan Kurdi dengan dukungan AS menguasai timur laut.

Salah satu penyerangan bus paling mematikan terjadi pada Desember 2020, ketika 28 orang tewas dalam serangan di jalan raya utama di provinsi Deir al-Zor timur Suriah.

Sebelumnya diberitakan ledakan ranjau darat terjadi di Kota Daraa, Suriah, Sabtu 11 Juni 2022 waktu setempat. Dilaporkan sebelas orang tewas akibat ledakan tersebut.

Lembaga pemantau Syrian Observatory for Human Rights mengabarkan dari puluhan orang yang terluka, sebagian di antaranya dalam kondisi kritis

Korban sebagian besar merupakan pekerja yang baru saja memanen gandum. Para pekerja itu menjadi korban ketika mobil yang mereka tumpangi melindas ranjau darat di kota di selatan Suriah tersebut.***

Begini Awal Mula Ayu Tingting Digosipkan Resmi Pacaran dengan Jordi Onsu?

0

Bogordaily.net – Pedangdut Ayu Tingting tak pernah lepas dari gosip. Belakangan biduan ini dikabarkan resmi pacaran dengan adik Ruben Onsu yakni, Jordi Onsu.

Gosip resmi pacaran berhembus setelah kedua nampak mesra saat perayaan ulang tahun Ayu Tingting. Dari situlah netizen curiga kedua pacaran. Lantaran melalui momen spesial bersama. Kebersamaan Ayu dan Jordi pun menjadi gunjingan warganet.

Ayu Ting Ting yang merayakan ulang tahun hari ini, Senin 20 Juni 2022 mendapat kejutan dari Jordi Onsu. Mata sang biduan yang awalnya tertutup kemudian dibuka langsung oleh adik Ruben Onsu ini.

Dalam kondisi dengan mata yang baru dibuka, Ayu Ting Ting dibuat terkejut. Sebab sudah banyak orang dan menyanyikan lagu ulang tahun untuknya.

Acara kemudian berlanjut saat Ayu Ting Ting memotong kue. Hadir di sampingnya Jordi Onsu yang menemani.

Saat Ayu Ting Ting memotong kue, potongannya pun langsung diberikan ke Jordi Onsu. Semua yang hadir bersorak melihat keakraban ini.

No caption, kaget. Pokoknya bingung gue,” tulis @jiocis_elicahya dikutip dari Suara.com, Senin 20 Juni 2022.

Warganet yang melihat unggahan tersebut juga ikut kaget. Beberapa menduga, ada hubungan spesial alias pacaran antara Ayu Ting Ting dan Jordi Onsu.

“Alhamdulillah akhirnya dipublikasikan. Selamat bu Ayu,” kata @gheghe1986.

“Sat set sat set duar!” sahut @vitazx.x

Tapi lainnya masih bersikukuh jika Ayu Ting Ting dan Jordi Onsu hanya sebatas sahabat.

“Saya yakin mereka sudah selayaknya kakak adik. Ruben juga bilang anggap Ayu sebagai adik. Masa Ayu suka sama uncle Jordi? Nggak masuk akal,” ucap @estherkanni.

Hingga saat ini Ayu Ting Ting maupun Jordi Onsu belum angkat bicara soal rumor tersebut. ***

sumber: suara.com

Waspada! Covid-19 Tambah 1.180 Kasus, Delapan Orang Meninggal

0

Bogordaily.net– Kasus Covid-19 di Indonesia kembali naik hari ini, Senin, 20 Juni 2022. Jumlah pasien terkonfirmasi Covid-19 naik 1.180 dan menjadikan total kasus Covid-19 di Indonesia 6.069.255. Sedangkan jumlah kasus aktif saat ini 505, dengan 667 orang dinyatakan sembuh.

Berdasarkan laporan Kementerian Kesehatan yang dilansir Suara.com, terdapat 8 orang yang meninggal dunia, menjadikan total korban meninggal karena Covid-19 mencapai 156.695.

Laporan terbaru juga menyebut ada 2.617 suspek Covid-19 yang berasal dari 72.023 spesimen test.

DKI Jakarta masih menjadi provinsi dengan kasus aktif terbanyak (5.296), disusul oleh Jawa Barat (1.621), Banten (811), Bali (329), dan Jawa Timur (207).

Jawa Tengah menjadi provinsi dengan kasus kumulatif meninggal terbanyak (33.205), diikuti oleh Jawa Timur (31.625), Jawa Barat (15.854), DKI Jakarta (15.298), dan DI Yogyakarta (5.911).

Sementara itu secara global, kasus positif Covid-19 global bertambah 256.965 dalam 24 jam terakhir, data dari situs worldometers per Senin, 20 Juni 2022 pukul 07.30 WIB. Di waktu yang sama, kematian akibat infeksi virus corona SARS Cov-2 itu juga bertambah 555 jiwa.

Kasus positif baru terbanyak masih terjadi di Taiwan dengan jumlah 50.636 kasus. Kematian harian di negara itu jadi yang terbanyak, yaknu 172 jiwa.

Lonjakan kasus Covid-19 di Taiwan telah mulai turun dibandingkan pada dua pekan lalu. Kasus positif mingguan di negara itu turun 17 persen. Angka kematiannya juga turun 15 persen dalam sepekan.

Taiwan menempati peringkat kedua untuk kasus positif mingguan terbanyak dengan jumlah 402.823 kasus selama tujuh hari terakhir. Tepat di bawah Amerika Serikat dengan jumlah kasus mingguan selama sepekan terakhir sebanyak 510.309 kasus.

Akumulasi data Covid-19 saat ini tercatat total kasus positif telah mencapai 544,29 juta dengan kematian lebih dari 6,34 juta jiwa. Tercatat masih ada 18,39 juta orang di dunia yang positif Covid-19 saat ini.***