Monday, 11 May 2026
Home Blog Page 5317

Jembatan Merah Putih, Destinasi Hits Kawasan Dieng

0

Bogordaily.net – Kali ini kawasan Dieng memiliki destinasi wisata baru berupa Jembatan Merah Putih dengan segala keunikannya. Jembatan buatan ini tepat berada di puncak bukit Batu Ratapan Angin.

Jembatan dengan panjang 26 meter ini menghubungkan dua bukit di atas Batu Ratapan Angin.

Jembatan ini berada dikawasan wisata Telaga Warna dan Telaga Pengilon yang berada diketinggian 2.093 meter diatas permukaan laut.

Dari atas sini, pengunjung dapat melihat pemandaangan indah dari danau yang memiliki warna berbeda.

Selain pemandangan telaga Kembar, kamu juga dapat menikmati tebing-tebing batuan yang berada dibukit bukit kecil yang mengelilingi jembatan.

Dikutip dari Travelling Yuk, kontruksi jembatan Merah Putih ini adalah jembatan gantung. Ketika dinaiki akan bergoyang dan menimbulkan sesnsasi yang mendebarkan. Banyak picuan adrenalin bakal pengunjung rasakan selama melewati jembatan.

Bagi yang takut ketinggian, jangan khawatir, tersedia alat pengaman berupa helm dan tali pengaman untuk pengunjung.

Pengelola juga menyediakan tim rescue untuk memandu ketika berjalan diatas jembatan. Namun petugas selalu membatasi dari jumlah pengunjung ketika melewati jembatan.

Dan pastinya aman untuk semua umur, hal ini membuat destinasi ini menjadi ramai dan akan antri ketika musim liburan tiba.

Tarif yang dipatok untuk menikmati Jembatan Merah Putih ini adalah Rp 5.000 per orang.

Harga tersebut sudah mengantarkan mu melewati Jembatan ini dengan segala keamanan dan pemandangan alam yang indah.

Rasakan sensasi sejuknya udara pegunungan dengan sepoi sepoi angin membelai kulit membuat suasana semakin syahdu.

Tak hanya itu, kamu juga bisa menaiki wahana flying fox dengan membayar Rp 20.000 saja sekali luncur.

Latar belakang nama jembatan ini sebagai apresiasi kepada komunitas panjat tebing yang menyelenggarakan Sekolah Panjat Tebing Merah Putih serta menjadi penggagas pembuatan jembatan ini yang selesai dibangun pada tanggal 4 Mei 2016.***

Grand Opening Akasha Resort & Restoran Hambalang, Sajikan Pesona Alam yang Indah

0

Bogordaily.net – Akasha Resort & Restoran Hambalang menggelar Grand Opening di Jalan Swadaya 1, RT013/Rw005, Hambalang, Citeureup, Kabupaten Bogor pada Sabtu, 18 Juni 2022.

Akasha Hambalang Bogor hadir menawarkan sebuah resort & resto berkonsep unik dengan menyajikan pesona alam sekitar yang indah.

Tempat nongkrong ini memiliki space yang cukup luas, nyaman dan fasilitasnya juga terbilang cukup memadai.

Pantauan Bogordaily.net di lokasi terlihat dalam acara ini dipandu oleh MC Sohor Bogor, yaitu Bovit Halim dan Elsya Sandria dihadapan Wakil Walikota Bogor, Kadin Kabupaten Bogor, Akasha Resort management serta para tamu undangan lainya.

Dalam acara ini disuguhkan dengan beberapa hiburan seperti live music, coffee break serta beberapa hiburan lainya.

Berlanjut ke acara inti yakni Grand Opening Akasha Resort & Resto Hambalang yang kemudian dibuka dengan prosesi gunting pita serta pemotongan tumpeng oleh Wakil Walikota Bogor, Kepala Bappedalitbang Kabupaten Bogor, serta Management Akasha Resort.

Menurut Wakil Walikota Bogor, Dedie A Rachim dalam sambutanya mengatakan saat ini hambalang merupakan lokasi yang banyak sekali ditemui restoran maupun kafe, dengan begitu harapanya dapat menjadi pemasukan pendapatan daerah Kabupaten Bogor, sehingga Kota maupun Kabupaten dapat berdampingan menjadi destinasi wisata.

“Saat ini memang hambalang cukup maju ya sekarang, dengan banyak sekali lokasi-lokasi restoran kafe dan lain-lain yang tumbuh berkembang dan ini juga mudah-mudahan menjadi pemasukan pendapatan daerah Kabupaten Bogor, sehingga kami dapat berdampingan Kota maupun Kabupaten menjadi tempat destinasi wisata, dan kemudian diharapkan untuk kedepan sebagai penyanggah ibukota dapat setara juga dengan ibukota Jakarta,” ucapnya, saat sambutan dalam acara Grand Opening Akasha Resort & Restoran Hambalang, Sabtu 18 Juni 2022.

Sementara menurut Kepala Bappedalitbang, Ir Suryanto Putra mengatakan, Kabupaten Bogor sangat berterima kasih dengan hadirnya Akasha Resort & Restoran Hambalang serta menjadi salah satu tujuan wisata yang ada di Kabupaten Bogor, harapanya keberadaan Akasha Resort ini dapat menjadikan kemakmuran bagi masyarakat sekitar hambalang.

“Kami Kabupaten Bogor sangat bersyukur dan berterima kasih dengan hadirnya Akasha Resort, ini salah satu tujuan wisata Kabupaten Bogor, ini luar biasa, kami berharap keberadaan Akasha Resort ini menjadikan kemakmuran buat masyarakat terutama masyarakat sekitar Hambalang,” jelasnya.

Selain itu, General Manager Akasha Resort & Restorant Hambalang, Taruna Argapati, mengatakan dengan adanya Grand Opening ini semoga dapat dikenal lebih luas lagi oleh masyarakat bukan hanya masyarakat Bogor saja tetapi masyarakat dari Luar Bogor.

Lalu, ia berharap Akasha menjadi tempat yang diperhitungkan sebagai salah satu objek wisata yang ada di Kabupaten Bogor, khususnya di Hambalang.

“Harapan adanya Grand Opening ini, tentunya bisa dikenal lebih luas lagi oleh masyarakat, tidal hanya masyarakat daerah Bogor saja, namun juga se-Jabodetabek, ataupun se-Indonesia, harapan kami bahwa Akasha adalah tempat yang di perhitungkan, kalau misalnya mereka mau ke Hambalang, salah satu tujuanya ialah ke Akasha Resort & Restoran,” pungkasnya*

(Albin)

Sakit Hati, H Faisal Ogah Damai dengan Tiara Marleen

0

Bogordaily.net – H Faisal secara blak-blakan menolak ajakaan damai dari Tiara Marleen. Padahal Tiara tampak begitu bersungguh-sungguh ingin damai dengan ayah Fuji tersebut.

Ia juga mengaku ingin bertemu dengan Haji Faisal.

“Untuk apa,” ucap Haji Faisal

Faisal menuturkan merasa dirugikan dengan kata-kata yang dilontarkan oleh Tiara Marleen

Terlebih kata-kata yang dilontarkan Tiara menyangkut anak, menantu dan cucu Faisal.

“Saya merasa dirugikan anak saya, menantu saya, cucu saya, saya selaku warga negara bernaung di bawah hukum tentu saya perlu perlidungan, minta keadilan dan itu sudah saya lakukan melapor pada pihak hukum,” kata Faisal.

“Kurang tepat kata-kata itu dikeluarkan di depan publik,” sambungnya.

Faisal menegaskan belum ingin berdamai dengan Tiara Marleen.

Menurut Faisal, proses perdamaian akan berjalan sangat panjang.

Faisal juga menuturkan jika menempuh jalur damai maka ia harus berdiskusi dengan pengacara dan keluarganya.

“Untuk jalur damai belum terpikir oleh saya, karena untuk itu panjang proses, kenapa? Saya harus bicara keluarga saya bang Sandy kan bicara pihak lawyer saya,” kata Faisal.

“Saya menyerahkan kepada hukum kita lihat hukum sampai ke mana itu aja sih,” sambungnya.

Di samping itu Faisal menjelaskan tidak menyuruh Tiara Marleen untuk meminta maaf. Meskipun Tiara Marleen telah meminta maaf pada Faisal.

“Saya enggak minta dia harus mintaa maaf ke saya, saya hanya melaporkan dari awal saya merasa kata-kata itu tidak berkenan dengan saya, begitu juga terhadap anak saya, begitu juga terhadap menantu saya, begitu juga terhadap cucu saya,” ungkap Faisal.***

Sosok Bobotoh Bogor yang Meninggal Dunia di Mata Keluarga

0

Bogordaily.net – Sofiana Yusuf (20)  dikenal sebagai bobotoh asal Bogor atau pendukung tim sepakbola Persib Bandung dimata keluarga maupun teman-temannya.

Yusuf yang bertempat tinggal di Jalan Mandala RT 02/RW 09, Kelurahan Ciparigi, Kecamatan Bogor Utara, dalam kesehariannya dikenal sebagai anak yang baik, rajin dan pendiam.

Atas kejadian yang menimpa Yusuf, pihak keluarga sangat kehilangan. Seperti yang diungkapkan sang paman, yakni Cece Rohmana (48) yang turut kehilangan keponakannya.

“Dia itu baru keluar SMA terus dia kerja dan dia sangat tanggung jawab,” ucap Cece kepada awak media usai pemakaman Sofiana Yusuf di wilayah kediamannya pada Sabtu, 18 Juni 2022.

Menurut Cece, Yusuf sebelumnya memang izin untuk melihat pertandingan Persib melawan Persebaya Surabaya di stadion GBLA kemarin malam.

“Karena itu stadionnya di Bandung, saya asli Bandung, keluarga juga di Bandung, jadi sekalian nengok, sekalian mudik sambil nonton. Apalagi, Yusuf dari dulu seneng Persib, punya atribut segala macem, dia pokoknya bobotoh banget buat Persib sejak SMP sampe kerja,” katanya.

Meski demikian, Cece berharap, jangan ada lagi pendukung atau supporter Persib yang menjadi korban seperti kejadian yang menimpa keponakannya. Cece berpesan, pendukung Persib harus lebih baik dan tertib aturan*

(Ibnu Galansa)

Jaga Toleransi, Ibadah Kuningan Berjalan Lancar dan Kondusif

0

Bogordaily.net – Pihak Kodim 1610/Klungkung telah berkomitmen untuk menjaga toleransi antar umat beragama di berbagai kegiatan salah satunya Ibadah Kuningan.

Ibadah Kuningan yang digelar di Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Provinsi Bali pada Sabtu, 18 Juni 2022.

Ibadah tersebut, mendapat pengawalan dari aparat Koramil setempat. Suasana khidmat pun, menyelimuti Pura Dalem Bias Mutih.

“Sudah menjadi tugas kita menjaga keamanan dan ketertiban, terutama dalam kegiatan keagamaan,” ujar Dandim, Letkol Inf Suhendar Suryaningrat.

Selain itu, ujar Dandim, pihaknya juga menghimbau masyarakat untuk tetap mematuhi adanya protokol kesehatan.

“Masyarakat juga kita minta untuk patuh protokol kesehatan,” jelasnya.***

Danramil Klungkung Ungkap Event Volly Abdi Winangun Bakal Jadi Barometer

0

Bogordaily.net – Pelaksanaan volly Abdi Winangun Cup secara resmi ditutup. Penutupan itu, dihadiri oleh berbagai pihak, salah satunya aparat Koramil setempat.

Kapten Caj I Putu Suteja mengatakan, pelaksanaan event itu diperkirakan bakal jadi barometer. Pasalnya, kegiatan itu telah berjalan dengan aman dan kondusif.

“Olahraga itu, mengutamakan sportifitas. Dan itu, sudah terbukti dengan adanya event yang digelar ini,” ujar Danramil. Jumat, 17 Juni 2022 malam.

Penutupan event tersebut, juga diwarnai dengan adanya penyerahan trophy pada salah satu tim yang berhasil menjuarai Abdi Winangun Cup.

“Diharapkan, event ini bisa menjaring bibit-bibit atlet Volly,” jelasnya.***

Penasehat Viking Jabodetabek Turut Berduka Atas Tewasnya Bobotoh Bogor

0

Bogordaily.net – Penasehat Viking Jabodetabek, Faisal Rahman mengaku, turut berduka atas meninggalnya Bobotoh Bogor di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Kota Bandung, Jumat 17 Juni 2022 kemarin.

Sebab, salah satu suporter atau pendukung tim sepakbola Persib Bandung yakni Sofiana Yusuf asal warga Kelurahan Ciparigi, Kecamatan Bogor Utara, tewas saat hendak memasuki stadion GBLA.

“Kami mengucapkan belasungkawa duka cita sedalam-dalamnya untuk almarhum. Semoga almarhum diterima disisi Allah SWT,” ujar Penasehat Viking Jabodetabek, Faisal Rahman, Sabtu 18 Juni 2022.

Selain Viking Jabodetabek, lanjut Faisal, dari kepengurusan persib maupun Persib Bandung mengucapkan hal yang sama. Bahkan, PT Bandung Bermartabat dan Viking Bandung setelah selesai pertandingan akan kerumah duka.

“Hari Selasa nanti, pak Haji Umuh Muchtar dan pak Tedi akan ke Bogor ikut berduka. Sekarang beliau sedang bertazkiah ke korban yang di Bandung terlebih dahulu,” ungkapnya.

Terkait dengan kronologinya, kata Fahmi, almarhum terpisah dari rombongan Bogor dengan alasan akan bertukar tiket dengan saudaranya dari Bandung karena sudah janjian.

“Sedangkan, rombongan Bogor berada di VIP samping Barat. Kalau almarhum bertukar di tribun utara yang notabenenya eskalasi supporter disana sangat aktif,” katanya.

Untuk diketahui, Sofiana Yusuf remaja usia 20 tahun asal Kelurahan Ciparigi, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, dinyatakan meninggal akibat kehabisan napas setelah terinjak-injak oleh ribuan orang saat hendak masuk ke Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Kota Bandung, Jumat 17 Juni 2022 kemarin.

Tidak hanya Sofiana Yusuf, satu orang supporter Persib Bandung lainnya bernama Ahmad Solihin asal Cibaduyut, Kota Bandung pun mengalami hal yang serupa.

Keduanya meninggal sebelum menyaksikan laga klasik Persib Bandung melawan Persebaya Surabaya dalam babak penyisihan Grup C Piala Presiden 2022*

(Ibnu Galansa)

Betolak Belakang dengan Plt Bupati, Camat Cisarua Pilih Jalur Puncak 2

0

Bogordaily.net – Wacana pembangunan tol Puncak dapat dukungan Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan namun Camat Cisarua, Ivan Pramudia, justru pilih lanjutkan pembangunan jalur Puncak 2.

Iwan mengatakan dukungannya tersebut untuk pembangunan jalan tol Puncak saat hadir dalam Rakernas APKASI di Pullman Ciawi Vimala Hills pada Sabtu 18 Juni 2022.

“Kalau saya pribadi lebih efektif tol. karena pendek jaraknya. Paling yang saya lihat hanya dengan Perhutani, PTPN, negara juga,” kata Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan.

Namun dukungan pembangunan jalan tol Puncak tersebut justru berbeda dengan pandangan Camat Cisarua, Ivan Pramudia.

Menurut Ivan, Jalur Puncak 2 juga merupakan akses penting untuk mengatasi kemacetan. Yang mana progres pembangunannya sudah setengah jalan.

“Kalau saya si lebih cenderung penyelesaian Puncak 2, karena sudah setengah jalan, lebih afdol kalau Puncak 2 nya diselesaikan, baru jalan tol nya mengikuti. Artinya ada sinergitas penyambungan, jangan sampai ini tol nya dijalankan tapi Puncak 2 nya juga belum selesai,” kata Camat Cisarua, Ivan Pramudia kepada Bogordaily.net

Wacana pembangunan jalan tol Puncak, saat ini sedang diusahakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.

Bakan pembahasan rencana pembangunan jalan tol di kawasan tersebut, akan dibahas bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Pembangunan jalan bebas hambatan (jalan to) nantinya dimulai dari Caringin menuju puncak. Dengan total panjang 18 km yang melewati Caringin Bogor – Cisarua – Gunung Mas*

(Muhammad Irfan Ramadan)

Jaga Keamanan Data, BRI Gunakan Teknologi Terkini & Standar Internasional

0

Bogordaily.net – Di era Digital saat ini, ancaman siber selalu berkembang dan berusaha untuk mengeksploitasi sekecil apa pun celah yang ada.

Perbankan menyadari perlunya untuk selalu melakukan evaluasi dan memahami apa vulnerability yang dimiliki, pola dan tren apa yang dilakukan oleh para fraudster untuk melakukan kejahatan perbankan.

Hal tersebut disadari oleh BRI yang memanfaatkan teknologi terkini untuk mengelola risiko kejahatan siber.

Direktur Digital & Teknologi Informasi BRI Arga M. Nugraha yang mengungkapkan bahwa pihaknya telah menggunakan AI (artificial intelligence) guna memahami pola pola fraud & threat yang terjadi, sehingga BRI dapat memberikan tindakan preventif serta respon yang cepat dan tepat untuk menghadapi risiko-risiko kejahatan siber seperti upaya pencurian data.

“Dalam pemilihan teknologi yang digunakan di BRI dipilih melalui metode yang tepat dengan mempertimbangkan hasil kajian dan analisa risiko. Sehingga teknologi yang digunakan untuk melindungi data nasabah merupakan teknologi yang dapat meminimalisir risiko kebocoran data,” ungkapnya.

Terkait dengan perlindungan dan tata kelola data, BRI telah memiliki tata kelola yang baik mengacu kepada standar internasional yang menjadi acuan industri.

Selain itu, BRI juga melakukan serangkaian tahapan pengecekan keamanan dari setiap teknologi yang akan digunakan, sehingga dapat meminimalisir celah keamanan yang mungkin terjadi.

Arga menjelaskan bahwa BRI telah melakukan berbagai upaya guna menjamin kemanan data nasabah, baik dari segi people, process, maupun technology :

People

BRI telah membentuk organisasi khusus untuk menangani Information Security yang dikepalai oleh seorang Chief Information Security Officer (CISO) yang memiliki pengalaman dan keahlian di bidang Cyber Security.

Selain itu BRI juga melakukan edukasi kepada pekerja BRI dan kepada nasabah mengenai pengamanan data nasabah serta cara melakukan transaksi yang aman.

Edukasi tersebut dilakukan melalui berbagai media antara lain melalui media sosial (youtoube, twitter, instagram) dan media cetak, serta edukasi ke pada nasabah saat nasabah datang ke unit kerja BRI.

Untuk Incident Management terkait Data Privacy, dilaksanakan oleh unit kerja Information Security Desk dalam naungan Cyber Security Incident Response Team (CSIRT).

Process

BRI sudah memiliki tata kelola pengamanan informasi yang mengacu kepada NIST cyber security framework, standar internasional, PCI DSS (Payment Card Industry Data Security Standard) dan kebijakan regulator POJK No.38/POJK.03/2016, tentang Penerapan Manajemen Risiko dalam Penggunaan Teknologi Informasi oleh Bank Umum.

Untuk memastikan proses pengamanan informasi sudah berjalan dengan standar BRI melakukan beberapa sertifikasi seperti ISO27001:2013 (Big Data Analytics), ISO27001:2013 (Spacecraft Operation), ISO27001:2013 (OPEN API), ISO27001:2013 CIA (Cyber Intellegence Analysis Center Operation), ISO27001:2013 (Card Production), ISO27001:2013 (Data Center Facility), ISO20000-1:2018 (BRINet Express), PCI/PA DSS API (Direct Debit.

Technology

BRI melakukan pengembangan teknologi keamanan informasi sesuai dengan framework NIST (Identify, Protect, Detect, Recover, Respond) dengan tujuan untuk meminimalisir risiko kebocoran data nasabah dengan mencegah, mendeteksi dan memonitor serangan cyber.

Namun demikian, pihaknya juga mengungkapkan bahwa nasabah juga memiliki peran yang besar, dalam menjaga kerahasian data pribadi dan data perbankannya.

“BRI terus menghimbau agar nasabah lebih berhati-hati & tidak menginformasikan kerahasiaan data pribadi & data perbankan, seperti nomor rekening, nomor kartu, PIN, user & password internet banking, OTP, dsb. kepada orang lain termasuk yg mengatasnamakan BRI,” pungkasnya.

Hal tersebut dikarenakan semakin beragamnya modus penipuan dan kejahatan perbankan yg dilakukan oleh pihak-pihak yg tdk bertanggung jawab.***

Iwan Setiawan Akui Pilih Jalan Tol, Ketimbang Jalur Puncak 2

0

Bogordaily.net – Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan mengakui bahwa dirinya lebih pilih pembangunan jalan tol, ketimbang jalan Puncak 2, untuk urai kemacetan di kawasan wisata tersebut.

Menurut Iwan, pembangunan jalan tol di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, lebih efektif, karena jalurnya pendek ketimbang Puncak 2.

“Kalau saya pribadi lebih efektif tol. karena pendek jaraknya. Paling yang saya lihat hanya dengan Perhutani, PTPN, negara juga,” kata Plt Bupati Bogor Iwan Setiawan pada Sabtu, 18 Juni 2022.

Namun pembangunan jalan tol Puncak, kata Iwan, akan menemukan sedikit kendala dalam proses pembangunannya kelak.

“Kemungkinan akan ditemukan, karena tidak akan memakan puluhan hektar lahan dalam pembebasannya yang berarti dalam proses pembangunannya akan lebih cepat dan efisien,” tambahnya.

Musabab pembangunan tol diisukan akan merusak ekonomi di wilayah Puncak, Iwan memastikan tidak akan berpengaruh.

“Dengan dibangunnya Tol Puncak, tidak akan berpengaruh terhadap prekonomian masyarakat di Kawasan Puncak,” jelasnya.

Anehnya, Iwan pun tidak mengetahui pasti mengapa Pemerintah memilih membangun Tol Puncak dibandingkan melanjutkan proyek Puncak 2.

“Kalau di puncak 2 ya kita lihat sendiri kan memang solusi juga, tapi saya juga nggak tahu alasan apa dari kementerian sampai kok pindah ke sini (Tol), mungkin jarak juga lebih dekat, resikonya tidak terlalu banyak untuk sosialisasi ke masyarakat, walaupun belum pasti titiknya mana, tapi udah tracking ya jalurnya jalur masyarakat biasa,” tutup Iwan*

(Muhammad Irfan Ramadan)