Monday, 4 May 2026
Home Blog Page 5390

Kerjasama dengan Mandiri InHealth, Platform InsurTech Payuung Luncurkan Produk Asuransi Kesehatan Terjangkau untuk UKM

0

Bogordaily.net – Payuung, sebuah platform e-commerce yang menawarkan solusi finansial B2B, asuransi, dan reward karyawan mengumumkan kolaborasi dengan Mandiri Inhealth (PT Asuransi Jiwa InHealth Indonesia) dan broker asuransi PT Saksama Arta untuk menawarkan solusi asuransi kesehatan dengan premi terjangkau bagi usaha kecil menengah (UKM) di Indonesia.

Kolaborasi ini dirintis untuk memberikan akses proteksi kesehatan bagi segmen UKM mengingat seiring membaiknya situasi pandemi, banyak perusahaan di Indonesia kembali mewajibkan karyawan mereka untuk kembali bekerja dari kantor (Work From Office atau WFO).

Diluncurkan sejak awal tahun 2020, Payuung memiliki sejumlah fungsionalitas yang memudahkan pemilik bisnis dan tim HR untuk merencanakan dan membeli berbagai macam produk keuangan dan employee benefit, termasuk diantaranya asuransi kesehatan, asuransi jiwa, pinjaman bisnis, pinjaman karyawan, dan benefit investasi.

Selain Mandiri Inhealth, pihak-pihak yang telah bermitra dengan Payuung hingga saat ini adalah Capital Life Insurance, Prudential Syariah, Mercer Marsh Benefits, Asuransi Sinarmas, Investree, Bank BTPN, Pinjam Modal dan Tanamduit.

“Kolaborasi dengan Mandiri InHealth ini memungkinkan UKM memberikan proteksi kesehatan yang mumpuni di masa pasca pandemi dengan premi terjangkau, meski dengan jumlah karyawan yang terbatas,” kata Co-founder dan Direktur Payuung, Else Fernanda, CFP.

“Ke depan, kami akan terus berupaya memberikan akses ke produk-produk yang memungkinkan lebih banyak UKM naik kelas,” tambahnya.

Salah satu keistimewaan Payuung dibandingkan solusi digital lain yang sejenis adalah integrasinya dengan Gadjian (platform HR dan penggajian) serta Hadirr (platform pengelolaan data kehadiran dan produktivitas karyawan), sehingga menjadikannya one-stop-solution yang memudahkan pemilik bisnis dan tim HR untuk mengelola data karyawan dan keuangan. Sejak diluncurkan, Payuung telah menyalurkan pembiayaan dan asuransi ke sekitar 200 perusahaan dan lebih dari 6000 karyawan di berbagai kota di Indonesia.

Tentang Payuung

Payuung (PT Benefide Sejahtera Berkarya) adalah perusahaan e-commerce keuangan dan employee benefit yang menyediakan solusi pembiayaan, asurasi, investasi, dan produk-produk reward bagi karyawan untuk perusahaan-perusahaan di seluruh Indonesia, mulai dari UKM dan startup hingga perusahaan besar.

Perusahaan ini memungkinkan lebih banyak perusahaan untuk mengembangkan bisnis dan memberi fasilitas korporat seperti pinjaman karyawan, asuransi, investasi dan aneka reward karyawan dengan harga terjangkau. Untuk mempelajari lebih lanjut, kunjungi payuung.com.***

PMK Marak, DKKP Jabar Cek Kesehatan Hewan Kurban di Kota Bogor

Bogordaily.net – Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Jawa Barat terjun ke Kota Bogor melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap hewan kurban, salah satunya ke lapak penjual hewan kurban di Jalan Pandu Raya, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor.

Di lokasi, rombongan DKPP Jabar yang diwakili Kepala Balai Perbibitan dan Pengembangan Inseminasi Buatan Ternak Sapi Potong Ciamis, drh. Vidi Wulandari dan didampingi Kepala Bidang Peternakan DKPP Kota Bogor, drh Anizar mengecek dan memeriksa hewan sapi di lapak hewan kurban miliknya Burhan.

Usai pemeriksaan, drh Vidi Wulandari mengatakan, kunjungannya ke Kota Bogor itu sesuai surat penugasan dari Kepala DKPP Jawa Barat untuk memeriksa hewan kurban, sekaligus memastikan kesehatan hewan yang saat ini marak terjangkit Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Namun setelah dilakukan pemeriksaan, lanjut Vidi, hewan-hewan sapi yang ada di lapak miliknya Burhan semuanya dalam kondisi sehat, sehingga dirinya mengimbau kepada masyarakat untuk tidak khawatir membeli hewan kurban.

“Ini untuk menjamin keamanan bagi masyarakat yang akan melaksanakan Idul Adha 1443 H. Dan hasil dari pemeriksaan di lapangan semua sapi yang ada di sini dalam kondisi sehat, kemudian kelengkapan administrasi berupa Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dapat terpenuhi,” kata Vidi kepada Bogordaily.net, Selasa, 7 Juni 2022.

Saat ditanya kasus PMK di Jawa Barat, Vidi menyampaikan, untuk peta sebaran kasus PMK secara detailnya masyarakat bisa melihatnya dengan mengakses aplikasi Sistem Informasi Kewaspadaan Pangan Propinsi (Simawas Pagi) Jawa Barat.

“Di situ bisa dilihat peta sebaran kasus dan detailnya, jadi bisa dicek langsung, bisa diakses melalui aplikasi tersebut,” ucap Vidi.

Ditempat yang sama, Kepala Bidang Peternakan DKPP Kota Bogor, drh Anizar mengatakan, menjelang Idul Adha ini pihaknya terus melakukan monitoring di enam kecamatan yang ada di Kota Bogor.

“Kita ada 6 tim untuk memonitoring dan semuanya tersebar. Jadi para petugas dibagi-bagi untuk menyusur lapak-lapak hewan kurban yang ada di Kota Bogor. Kita mengharapkan di Kota Bogor bisa melaksanakan Idul Adha dengan aman dan sehat,” katanya.

Ia pun menanggapi adanya kasus hewan sapi yang terpapar di Kota Bogor. Menurutnya, memang dari Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Kota Bogor ada yang terindikasi PMK, tetapi hasil lab-nya belum keluar, sehingga pihak belum menerima hasilnya.

“Jadi untuk sementara yang satu masih suspect, dan nanti hasilnya akan dibuktikan setelah keluar dari lab. Yang pasti pemeriksaan hewan kurban ini akan terus kita lakukan sampai menjelang hingga setelah Idul Adha nanti,” ujarnya.

Sementara itu pemilik lapak hewan kurban, Burhan menyatakan, dirinya menyambut baik kedatangan tim dari DKPP Jawa Barat untuk melakukan pemeriksaan hewan-hewan kurban miliknya. Sebab, dengan adanya pemeriksaan maka bisa diketahui kondisi hewan miliknya, dan hasil dari pemeriksaannya menyatakan bahwa hewan kurban miliknya dalam kondisi sehat semua.

“Artinya hewan-hewan kurban kami sehat dan aman untuk di beli hingga aman juga untuk dikonsumsi saat perayaan Idul Adha,” katanya.

Kemudian, lanjut Burhan, pihaknya selalu memperhatikan kesehatan hewan miliknya, mulai dari pola makan hingga kebersihan kandangnya yang rutin dilakukan disinfektan.

“Itu tentunya menjadi perhatian khusus kami. Tujuannya agar hewan-hewan yang kami jual selalu sehat dan aman untuk di konsumsi. Kami juga sampaikan banyak terimakasih kepada DKPP Jawa Barat dan DKPP Kota Bogor yang sudah mengunjungi tempat ini,” pungkasnya.

(Heri Supriatna)

Pameran Foto Warnai HJB ke-540, Atang : Bagian Evaluasi serta Inspirasi untuk Kota Bogor

0

Bogordaily.net – Perayaan Hari Jadi Bogor (HJB) ke-540 ditandai dengan digelarnya rapat paripurna di gedung DPRD Kota Bogor, Jumat 3 Juni 2022 dimeriahkan dengan pameran foto bertajuk ‘Bingkai Parlemen’ ini, merupakan hasil karya dari Pewarta Foto Indonesia (PFI) Bogor yang berkolaborasi dengan DPRD Kota Bogor. Karya foto yang dipamerkan ini menggambarkan tiga unsur DPRD Kota Bogor, yakni legislatif, penganggaran dan pengawasan.

Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto, mengungkapkan perjalanan Kota Bogor selama 540 tahun telah mencatatkan banyak sejarah. Namun, sejarah tidak akan bisa diceritakan tanpa adanya gambar yang diabadikan, sehingga gelaran pameran foto ‘Bingkai Parlemen’ yang digelar di DPRD Kota Bogor ini, ingin dijadikan simbol sejarah DPRD Kota Bogor untuk bertansformasi kearah yang lebih baik, untuk terus membangun dan memajukan Kota Bogor.

“Sebagai bagian dari rasa syukur di hari jadi Bogor ke 540 ini, DPRD Kota Bogor bersama dengan Pewarta Foto Indonesia (PFI) Bogor, menampilkan puluhan foto pilihan untuk dipamerkan di gedung DPRD Kota Bogor. Foto-foto ini merupakan bagian dari cuplikan dan potret transformasi DPRD Kota Bogor dari waktu ke waktu. Kami berharap agar DPRD Kota Bogor terus bertransformasi menjadi lebih baik, sehingga memberikan kontribusi terbaik agar Kota Bogor yang kita cintai ini menjadi semakin baik dari hari ke hari,” ujar Atang.

Lebih lanjut, Atang juga menyampaikan rasa terimakasih kepada seluruh warga Kota Bogor, Pemerintah kota Bogor dan seluruh stakeholder yang terus menumbuhkan rasa silih asah, silih asuh dan silih asih demi kemajuan Kota Bogor.

Ia pun berharap, foto-foto karya jurnalis bisa terus menjadi catatan sejarah kemajuan Kota Bogor sekaligus menjadi evaluasi dan bahan inspirasi bagi seluruh stakeholder di Kota Bogor untuk memajukan Kota Bogor dan mensejahterakan warganya.

“Semoga, karya foto jurnalis ini menjadi bahan catatan perbaikan bagi DPRD Kota Bogor khususnya, dan seluruh stakeholder Kota Bogor pada umumnya. Semoga, karya-karya foto jurnalistik terus berkembang maju dan menjadi evaluasi sekaligus inspirasi bagi kita semua, mengabadikan sejarah perjalanan Kota Bogor yang semakin maju dan bahagia masyarakatnya,” terang Atang.

Dalam sambutan pidato perayaan HJB ke-540 dalam rapat paripurna, pria yang akrab disapa Kang Atang ini menyampaikan bahwa kebesaran dan kejayaan semasa Baginda Prabu Siliwangi harus menjadi inspirasi bagi seluruh warga Kota Bogor, untuk terus menumbuhkan rasa cinta dan rasa kepemilikan yang benar terhadap Kota Bogor ini.

“Apa yang kita rasakan dan dapatkan hari ini tidak terlepas dari apa yang telah dilakukan oleh para pendahulu kita. Sebagai rasa syukur, kita harus terus berupaya meneruskan perjuangan membangun kehidupan yang lebih baik bagi generasi mendatang. Ini sesuai dengan pepatah dari para leluhur yang hingga saat ini kita jadikan sebagai motto Kota Bogor yakni ‘Dinu Kiwari Ngancik Nu Bihari, Seja Ayeuna Sampereun Jaga’,” ujar Atang.

Tema HJB ke-540 ”ABHINAYA SATYA LESTARI”, yang mengandung makna semangat yang tulus untuk menghadirkan program-program berkelanjutan bagi lingkungan agar bumi terus hidup atau lestari, maka Atang menegaskan bahwa pembangunan Kota Bogor haruslah bertumpu pada tiga aspek, yaitu aspek sosial budaya, ekologi, dan ekonomi. Ketiga aspek ini menjadi landasan bagi program pembangunan yang berkelanjutan.

Atang menerangkan, pembangunan yang bertumpu pada aspek sosial budaya menitikberatkan pada kearifan lokal, budaya gotong royong, serta kebersamaan dan kerukunan masyarakat. Budaya luhur warisan nenek moyang ini menjadi kekuatan pemersatu warga, sekaligus sebagai pijakan kearifan agar di era yang serba maju ini, Kota Bogor tetap menjadi kota yang nyaman di dalam taman.

Aspek ini diperkuat dengan aspek ekologi yang menitikberatkan pada kelestarian lingkungan. Pembangunan harus terus dilakukan dengan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan. Degradasi lingkungan yang telah terjadi selama ini harus dihentikan dan harus mulai dilakukan usaha-usaha untuk melestarikan lingkungan.

pameran foto HJB

“Aspek yang ketiga adalah ekonomi, yaitu upaya mewujudkan peningkatan dan pemerataan kesejahteraan keadilan. Permasalahan kemiskinan dan sulitnya mendapatkan lapangan kerja akibat pandemi covid-19, harus diselesaikan dengan program ekonomi yang konstruktif dan bisa dirasakan oleh semua warga Kota Bogor. Program pembangunan harus dirasakan oleh seluruh wilayah dan seluruh warga Kota Bogor. Itulah substansi dari pemerataan kesejahteraan dan keadilan,” tegas Atang.

Dilokasi yang sama, Sekretaris DPRD Kota Bogor, Boris Derurasman, mengungkapkan kolaborasi Setwan DPRD Kota Bogor dengan PFI Bogor sejalan dengan motto Setwan DPRD Kota Bogor yang ’SIAP Melayani’ Warga Kota Bogor.

Ia pun berharap, kegiatan pameran foto ‘Bingkai Parlemen’ bisa memberikan informasi aktual kepada semua lapisan warga Kota Bogor tentang kegiatan yang dilaksanakan oleh Pimpinan dan anggota DPRD Kota Bogor disamping itu akan segera dibuka Gerai Hasil Karya UMKM dan Produk Lokal warga Kota Bogor di Areal DPRD Kota Bogor kerjasama dengan Disperindagkop & UMKM dalam upaya Gerakan Cinta Produk Dalam Negeri

“Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan informasi aktual kepada semua lapisan warga masyarakat Kota Bogor tentang kegiatan yang dilaksanakan oleh Pimpinan dan anggota DPRD Kota Bogor periode 2019 – 2024 selama ini,” pungkasnya.***

Heboh, Penumpang BAB di Toilet Bus Viral Hingga Kena Denda

0

Bogordaily.net – Baru-baru ini, media sosial diramaikan dengan video seorang penumpang yang BAB di toilet bus. Akibatnya, Bus tersebut tertahan di sebuah SPBU dan dikenakan denda.

Kejadian itu bermula saat bus sedang mengisi bahan bakar solar di SPBU. Namun tanpa diduga ada penumpang yang BAB di toilet bus.

Setelah itu, seorang Satpam SPBU menahan bus yang seharusnya bisa jalan setelah pengisian solar. Hal itu disebabkan adanya kotoran manusia yang jatuh dari bawah bus tersebut.

Ternyata, ada penumpang yang buang air besar (BAB) tapi tidak diketahui identitasnya karena tidak ada yang mau mengaku hingga menyulitkan satpam yang bearda di dalam bus.

Dalam video yang diunggah akun TikTok @WendiNotWendy, karena tidak ada yang mengaku, semua penumpang dikenai denda sebesar Rp250.000.

“Lagi isi solar tiba2 t*i jatuh dari bis pas di SPBU, akhirnya bis ketahan kena denda, dan satu bis gak ada yg ngaku itu tai siapa baru tau aku ternyata toilet bis langsung jatuh kebawah,” tulisnya.

Seperti diketahui, fasilitas toilet bus bukan untuk BAB. Bahkan untuk buang air kecil saja harus digunakan ketika bus sedang berjalan. Karena itu di pintu toilet bus pun sudah diberi tulisan peringatan bahwa dilarang BAB di dalam toilet bus.

Menurut peraturan yang berlaku, toilet bus hanya dipergunakan untuk buang air kecil.***

 

Bantu Perkembangan Anak, Orangtua Sambut Baik Aplikasi Thrive by Five atau Cilukbalita

0

Bogordaily.net – Bagi orangtua, memantau perkembangan dan tumbuh kembang anak balita sangat penting untuk mengetahui sampai mana pertumbuhan si kecil. Dengan begitu, ketika ada kemampuan yang umumnya sudah dilakukan anak seusianya, tetapi belum dilakukan oleh anak.

Dengan begitu, hadirnya aplikasi Thrive by Five atau Cilukbalita di Indonesia, merupakan sebuah aplikasi bagi orangtua dan pengasuh lainnya untuk membantu perkembangan anak di era digital seperti saat ini.

Menurut salah satu pengguna aplikasi Cilukbalita yakni Muhammad Ridho Ramadan, 27 Tahun asal Depok, dirinya mengatakan bahwa dengan adanya aplikasi Cilukbalita ini sangat berguna agar dapat menumbuh kembangkan potensi anak. Dan dirinya baru mengatahui adanya aplikasi cilukbalita.

“Berguna banget karena dapat menumbuh kembangkan potensi anak, baru tau aplikasi ini sejak tadi,” ucapnya saat di temui wartawan di Puskesmas Tanah Baru Kota Depok, Selasa 7 Juni 2022.

Lanjut, Ridho mengatakan dalam aplikasi cilukbalita ada salah satu fitur yang sangat membantu yakni fitur agenda dimana dalam fitur ini menurutnya dapat mengetahui rencana kegiatan anak serta mudah dipahami pemakaianya.

“Ada fitur agenda bagus juga ada plan kegiatan anak seperti apa, serta mudah dipahami,” jelasnya.

Sementara, dirinya untuk saat ini akan terus menggunakan aplikasi cilukbalita dan selanjutnya dirinya akan memberikan informasi terkait aplikasi cilukbalita ke rekan yang lainya.

“Untuk saat ini saya pakai aplikasinya, dan nantinya saya akan infokan ke teman-teman yang lain,” pungkasnya

(Albin)

Polres Gelar Operasi Gabungan, Pengguna Motor Putar Balik

0

Bogordaily.net – Polres Depok Bersama Samsat, dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Depok, gelar operasi gabungan kepada seleruhun pengendara yang melintas di Jl Boulevard Grand Depok City, pada Selasa 7 Juni 2022.

Pantauan Bogordaily.net dilokasi sekitar pukul 11.30 WIB, terjadi kepadatan pengendara sepeda motor maupun mobil karena terlihat sedang ada operasi gabungan yang dilakukan oleh Polres, Samsat, dan Dishub Kota Depok.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kasubag Samsat Kota Depok, Helmi, saat wawancara dengan bogordaily.net, Selasa 7 Juni 2022.

Menurutnya dengan adanya operasi gabungan ini merupakan rutin untuk razia pajak kepada para pengendara yang belum membayar pajak kendaraan.

“Operasi gabungan rutin untuk yang razia pajak aja, ini kendaraan yang belum bayar pajak, di stop terus di antar bayar pajak nya kalau bisa disini bayar pajaknya langsung silahkan, kalau mau nanti ya silahkan juga,” ucapnya

Lanjutnya, untuk sasaranya sendiri yakni pengendara yang sedang melitas di sekitar area pemeriksaan, baik itu pengendara motor maupun mobil.

“Iya kalau masih yang daerah sini lewat sini, tapi potensi yang di depok sama cinere, motor dan mobil, cuman kalau mobil ngga semua karena terbatas,” jelasnya

Selain itu, banyak masyarakat yang memilih untuk memutar balik kendaraanya, menurutnya ini hanya sekedar himbauan untuk segera membayar pajak kendaraan.

“Masyarakat yang muter balik mungkin ketakutan ada penindakan, penilangan, tetapi disini hanya himbauan aja, kalau misalnya yang belum membayar pajak dipersilahkan untuk membayar, kalau misalnya ngga pun ngga apa-apa cuma dihimbau untuk segera,” pungkasnya

Sementara, untuk operasi gabungan di gdc sudah 2 hari dan untuk hari ini yang sudah membayar pajak sebanyak 40 orang dan yang di stop sudah 100 kendaraan lebih, serta akan ada operasi gabungan selanjutnya di bukit novo.

“Kalau yang bayar pajak lumayan sudah ada 40 an kalau yang disetop kesanggupan bayar sudah 100 lebih, kalau disini 2 hari nanti 1 hari lagi di bukit novo adanya,” tutupnya.

(Albin Pandita)

Bantu Anak Berkembang, Yayasan Minderoo bersama Universitas Sidney Hadirkan Aplikasi Thrive by Five atau Cilukbalita

0

Bogordaily.net – Yayasan Minderoo bersama Universitas Sidney mempersembahkan aplikasi Thrive by Five atau Cilukbalita di Indonesia, sebuah aplikasi bagi orangtua dan pengasuh lainnya untuk membantu anak-anak berkembang pada masa kini dan menuju masa depan.

Bagi orangtua, memantau perkembangan dan tumbuh kembang anak balita sangat penting untuk mengetahui sampai mana pertumbuhan si kecil. Dengan begitu, ketika ada kemampuan yang umumnya sudah dilakukan anak seusianya, tetapi belum dilakukan oleh anak Anda.

Aplikasi Thrive by Five atau Cilukbalita di Indonesia, sebuah aplikasi bagi orangtua dan pengasuh lainnya untuk membantu anak-anak berkembang pada masa kini dan menuju masa depan.

“Kami menghadirkan aplikasi ini untuk membantu anak-anak berkembang langsung melalui dukungan jutaan orang tua dan pengasuh,” ucap Co-Founder dan Co-Chair Minderoo Foundation Nicola Forrest dalam keterangannya.

Aplikasi yang dikhususkan bagi orangtua dan pengasuh anak-anak berusia 0-5 tahun dan dikemas dalam bahasa lokal dan dengan konten yang disesuaikan ini
dapat diakses gratis secara daring dan luring untuk pembelajaran visual dan auditori.

“Anak-anak membutuhkan pengasuhan yang menyenangkan sejak awal usia mereka untuk mendukung perkembangan otak dan potensi masa depan mereka,” jelasnya.

Aplikasi Thrive by Five ‘Cilukbalita ‘ dibuat sederhana meskipun mengkombinasikan ilmu pengetahuan terkini dengan praktik-ptaktik pengasuhan lokal. Dengan sentuhan personal dan konten dibuat khusus untuk anda dan anak anda.

“Program ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada orang tua dan pengasuh tentang hal yang mereka butuhkan selama lima tahun pertama anak, untuk membantu anak-anak mencapai potensi masa depan mereka sepenuhnya,” tuturnya.

Dengan aplikasi ini, kata Forrest, orangtua dan pengasuh bersama anak dapat membuat rencana kegiatan berdasarkan topik-topik lokal yang menarik seperti mengelola emosi, menjaga keamanan, dan membangun rutinitas dan lainnya.

Aplikasi Thrive by Five atau Cilukbalita lanjut Forrest, dapat membangun kebiasaan untuk sebuah rumah yang sehat dan memperkuat ikatan dengan komunitas mereka.

“Merekam kenangan berharga yang Anda bagikan, dan mengikuti perkembangan ketrampilan yang anda bangun bersama anak anda dalam perjalanan perkembangan,” pungkasnya.

Sementara, Menurut salah satu pengguna aplikasi Cilukbalita yakni Muhammad Ridho Ramadan, 27 Tahun asal Depok, dirinya mengatakan bahwa dengan adanya aplikasi Cilukbalita ini sangat berguna agar dapat menumbuh kembangkan potensi anak. Dan dirinya baru mengatahui adanya aplikasi cilukbalita.

“Berguna banget karena dapat menumbuh kembangkan potensi anak, baru tau aplikasi ini sejak tadi,” ucapnya saat di temui wartawan di Puskesmas Tanah Baru Kota Depok, Selasa 7 Juni 2022.

Lanjut, Ridho mengatakan dalam aplikasi cilukbalita ada salah satu fitur yang sangat membantu yakni fitur agenda dimana dalam fitur ini menurutnya dapat mengetahui rencana kegiatan anak serta mudah dipahami pemakaianya.

“Ada fitur agenda bagus juga ada plan kegiatan anak seperti apa, serta mudah dipahami,” jelasnya.

Sementara, dirinya untuk saat ini akan terus menggunakan aplikasi cilukbalita dan selanjutnya dirinya akan memberikan informasi terkait aplikasi cilukbalita ke rekan yang lainya.

“Untuk saat ini saya pakai aplikasinya, dan nantinya saya akan infokan ke teman-teman yang lain,” pungkasnya

(Albin)

Sudah Dua Tahun, Jalan Lingkar Laladon Masih Rusak

Bogordaily.net – Jalan yang berada di lingkar Laladon, Kabupaten Bogor, hingga kini masih dibiarkan rusak. Kondisi jalan rusak itu, sudah terbengkalai sejak dua tahun lalu.

Akibat jalan rusak dan berlubang di lingkar Laladon, dapat membahayakan pemakai sepeda motor. Tak luput pula, banyak pengendara sepeda motor yang menjadi korban.

Pantauan bogordaily.net, Selasa 7 Juni 2022, kondisi jalan bergelombang dan berlubang membuat pengendara kesulitan memilih jalan.

Jalan tersebut merupakan jalan Alternatif yang menuju Dermaga cantik Duta Berlian, Jalan sudah rusak berlubang sekitar 2 Tahun.

Selama Jalan tersebut rusak, warga hanya bisa menambal dengan pasir dan tanah untuk menutupi lubang-lubang Jalan yang kedalamannya 20 cm.

Terlihat banyak pengguna roda dua memilih Jalan yang tidak berlubang dan mengurangi kecepatan nya. Bahkan tidak sedikit warga yang melintasi jalan tersebut dengan hati was-was .

SA warga setempat menyayangkan jalan yang rusak belum juga diperbaiki sampai saat ini, padahal jalan tersebut bagian akses utama warga dalam beraktifitas mencari nafkah.

“Saya harap Jalan ini cepat di perbaiki, karena saat hujan banyak tanah merah. Dimana nantinya sangat membahayakan bagi pengguna kendaraan roda dua,” ucap salah satu warga.

“Kalau seperti ini terus, Jalan semakin parah rusaknya dan lubang-lubangnya makin dalam,” katanya.

Terlebih di musim penghujan seperti ini, kubangan air akan menggedang di lubang jalan yang rusak. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada konfirmasi resmi dari pihak terkait.

(Ibnu Galansa)

MenKopUKM Tegaskan Pentingnya Kemitraan Koperasi Peternak Susu dan Offtaker Industri

0

Bogordaily.net – Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) berkomitmen mengembangkan kemitraan antara koperasi peternak susu dengan offtaker industri, salah satunya PT Nestlé Indonesia dalam meningkatkan populasi sapi perah dan produksi susu dalam negeri.

Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) Teten Masduki mengatakan, KemenKopUKM bersama pemerintah sangat fokus terhadap keberlangsungan dan kesejahteraan peternak susu sapi perah Indonesia. Untuk itu, pihaknya ingin mengembangkan kemitraan koperasi peternak susu dengan offtaker industri salah satunya Nestlé. Perusahaan ini merupakan salah satu produsen produk turunan susu terbesar di Indonesia. Selain itu, saat ini kondisi peternak susu di Tanah Air juga sedang mengalami kekurangan produksi.

Dari data Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2020, jumlah rata-rata konsumsi susu di Indonesia masih di angka 16,27 kg/kapita/tahun. Angka tersebut masih jauh lebih sedikit di bawah rata-rata konsumsi susu dari negara tetangga seperti Malaysia 26,20 kg/kapita/tahun, Myanmar 26,7 kg/kapita/tahun, dan Thailand 22,2 kg/kapita/tahun.

“Ada dua hal yang kita cermati. Pertama, memang bibit sapinya sudah perlu dilakukan peremajaan. Di mana suplai bibit sapi yang kurang. Kedua, terkait lahan pakan hijau yang kurang. Kedua permasalahan ini bisa diselesaikan salah satunya dengan adanya kemitraan antara peternak susu kepada koperasi dan industri besar,” ujar Menteri Teten dalam acara Peresmian Investasi Nestlé Indonesia: Perluasan Kapasitas Produksi MILO dan Instalasi Boiler Biomassa di Karawang, Jawa Barat, Selasa, 7 Juni 2022.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Menteri Koordinasi Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, Deputi Kewirausahaan KemenKopUKM Siti Azizah, Direktur Utama LPDB Supomo, Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana, Komisaris Nestlé Indonesia James D Tabalujan, dan Presiden Direktur Nestlé Indonesia Ganesan Ampalavanar.

 

Menteri Teten mengatakan, koperasi produsen susu sapi terus didorong untuk mengonsolidasikan peternak-peternak sapi untuk tergabung ke dalam koperasi, dan juga bekerja sama dengan stakeholders terkait untuk penyediaan pakan ternaknya.

Tak hanya itu, dengan menghubungkan antara peternak susu sapi koperasi sebagai offtaker produk, serta offtaker industri, KemenKopUKM mengombinasikan pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk UMKM maupun dengan perbankan. Di mana porsi pembiayaan UMKM perbankan akan dinaikkan menjadi 30 persen pada 2024.

“Melalui cara ini, diharapkan dapat meningkatkan populasi sapi perah dan produksi susu dalam negeri,” ucap MenKopUKM.

Peran koperasi sebagai offtaker pertama sambung Menteri Teten, guna memastikan produksi susu peternak mendapatkan kepastian pasar dan peternak dimungkinkan untuk mendapatkan harga yang lebih tinggi dari peningkatan kualitas susu yang disetor, serta meningkatnya transparansi yang akan meningkatkan kepercayaan peternak kepada koperasi.

Di sisi lain, Nestlé akan mendapatkan susu yang berkualitas berdasarkan standar yang ditetapkan sebelumnya. Selain susu, pihaknya mendorong produk-produk lainnya yang dihasilkan koperasi dan UMKM dapat masuk ke dalam rantai pasok di sektor swasta.

“Sudah terbukti, pendampingan yang dilakukan Nestlé kepada para peternak sapi, sangat berdampak positif baik bagi perusahaan dan para peternak,” kata Menteri Teten.

Transfer teknologi dan skill manajemen, serta kepakaran lainnya dapat dilakukan perusahaan-perusahaan besar melalui program inkubasi dan pendampingan kepada koperasi dan UMKM.

“Kami percaya, dalam skala makro maupun mikro, kolaborasi pemerintah dan sektor swasta perlu dikembangkan, guna mengakselerasi pertumbuhan ekonomi. Khususnya dalam hal pemberdayaan koperasi dan UMKM,” katanya.

Instalasi Boiler Biomassa

Dalam kesempatan yang sama Menteri Teten juga mengunjungi Instalasi Boiler Biomassa milik Nestlé. Ia mengapresiasi acara Peresmian Perluasan Kapasitas Produksi dan Boiler Biomassa, sebagai upaya sektor swasta dalam mendukung pemerintah dalam penciptaan lapangan kerja, penggunaan bahan baku dalam negeri, dan komitmen dalam mengatasi permasalahan energi dan lingkungan Indonesia melalui pembangunan Biomass Boiler.

Menurut MenKopUKM, komitmen Nestlé Indonesia sejalan dengan sustainable development goals (SDGs) dalam membantu lebih dari 50 juta anak hidup lebih sehat, membantu memperbaiki taraf hidup lebih dari 30 juta keluarga di berbagai kelompok masyarakat dalam ekosistem perusahaan tersebut, berupaya mencapai zero evironmental impact, sehingga menciptakan manfaat bersama.

“Isu perubahan iklim dunia yang menjadi concern Nestlé dapat terjawab dengan diresmikannya proyek boiler biomassa, yang merupakan energi alternatif dapat mengurangi misi gas rumah kaca mengubah sekam padi atau gabah menjadi energi. Hal ini dapat mengurangi penggunaan energi fosil yang sewaktu-waktu dapat habis,” ujarnya.

Tahun ini perusahaan itu akan mengikuti tema pencapaian Dairy Net Zero yang bertujuan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca oleh industri susu selama 30 tahun ke depan. Tema tersebut juga menandai perlunya meningkatkan pengelolaan limbah di sektor susu, agar industri ini lebih berkelanjutan.

Sementara, Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, hingga saat ini, Nestlé telah melakukan investasi di Indonesia lebih dari Rp4,6 triliun. Diharapkan hal ini terus akan meningkat jumlahnya di Indonesia. Selain itu, penambahan kapasitas pabrik susu MILO, semakin meningkatkan pengolahan produk dalam negeri hingga 100 persen oleh Nestlé.

“Ini semakin memperbesar penyerapan susu di kalangan peternak sapi yang ada di Karawang. Sehingga perlu pertimbangan juga untuk ekspor. Pemerintah terus mendorong keterlibatan UMKM lebih banyak lagi dalam ekonomi Indonesia. Saya juga berharap, Government Procurement (Pengadaan Barang dan Jasa) hingga Rp400 triliun, bisa beli susunya dioptimalkan ke UMKM,” ucapnya.

Sementara pembangunan instalasi Boiler Biomassa Nestlé juga mendorong penyerapan gabah petani, sehingga mengurangi signifikan efek rumah kaca. “Kapasitas Boiler Biomassa ini mencapai 8.800 ton sekam padi per tahun dari petani,” kata Menteri Luhut.

Presiden Direktur Nestlé Indonesia Ganesan Ampalavanar menambahkan, sejak berdiri pada 1971 di Indonesia, pihaknya turut mendorong pembangunan serta keberlanjutan ekonomi Tanah Air. Dengan meresmikan di pabrik di Karawang ini, terutama dalam memenuhi permintaan pasar yang semakin tinggi, Boiler Biomassa ini menjadi bahan bakar pabrik, menghasilkan EBT (Energi Baru Terbarukan) yang ramah lingkungan.

“Dipastikan investasi ini 100 persen diproduksi di Indonesia dan mendukung program pemerintah Bangga Buatan Indonesia. Ke depan, peningkatan produksi kami guna ekspor ke negara lain,” katanya.***

Mau Kuliah di Bogor? Ini 4 Universitas Terbaik yang Ada di Bogor

Bogordaily.net – Di balik julukannya sebagai kota hujan, Kota Bogor juga menyimpan banyak Perguruan Tinggi atau Universitas yang berkualitas dan bagus. Berikut 5 Universitas terbaik yang ada di Bogor.

Selain kaya akan tempat wisata dan kuliuner yang selalu ramai didatangi oleh para wisatawan, di Bogor juga terdapat Universitas atau kampus yang sangan berkualitas.

Tak perlu melancong jauh hingga keluar kota, berikut beberapa Universitas terbaik yang ada di Bogor.

1. Institut Pertanian Bogor (IPB University)

Universitas di Bogor yang sangat direkomendasikan pertama yakni ada Institut Pertanian Bogor (IPB University). Salah satu kampus favorit di Indonesia ini sudah berdiri sejak 1963 dengan nama Institut Pertanian Bogor (IPB).

IPB memiliki 9 Fakultas yang terdiri dari, Fakultas Pertanian, Fakultas Kedokteran Hewan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Fakultas Pertenakan, Fakultas Kehutanan, Fakultas Teknologi Pertanian, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Fakultas Ekonomi dan Manajemen, serta Fakultas Ekologi Manusia.

Untuk informasi lebih lengkapnya, kalian bisa datang ke lokasi kampus yang tertera di atas. Selain itu, bisa juga mengunjungi website resmi dari IPB University yakni https://ipb.ac.id/

2. Universitas Pakuan (UNPAK)

UNPAK merupakan salah satu universitas swasta yang ada di Kota Bogor. Universitas ini berdiri sejak tahun 1980 di bawah Yayasan Kartika Siliwangi yang saat ini telah berubah nama menjadi Yayasan Pakuan Siliwangi (YPS).

UNPAK berlokasi di Jl. Pakuan, Tegallega. Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat. Saat ini UNPAK memiliki 6 fakultas, diantaranya Fakultas Hukum, Fakultas Ekonomi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP),  Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya (FISIB), Fakultas Teknik dan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA)

Tertarik kuliah di UNPAK? Untuk informasi lebih lengkapnya, kalian bisa datang ke lokasi kampus yang tertera di atas. Selain itu, bisa juga mengunjungi website resmi dari UNPAK yakni https://www.unpak.ac.id/.

3. Universitas Djuanda (UNIDA)

Universitas Djuanda (Unida) yang terkenal dengan Kampus Bertauhid sudah berdiri sejak 21 Maret 1987. Kampus Unida terletak di Ciawi, Kabupaten Bogor dengan suasana yang sejuk dam nyaman karena berada di dataran tinggi.

Unida memiliki Program Sarjana (S1) dengan 7 Fakultas dan 16 Program Studi serta Program Magister (S2) Hukum, Administrasi Publik dan Teknologi Pangan.

Untuk Fakultas Program Sarjana yaitu, Fakultas Pertanian, Fakultas Ilmu Pangan Halal, Fakultas Ekonomi, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Fakultas Hukum dan Fakultas Ekonomi Islam.

4. Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor

UIKA merupakan salah satu kampus islam di Bogor yang berdiri sejak 1961 di bawah Yayasan Ibn Chaldun Jakarta. Para tokoh ulama pun ikut dalam berdirinya Universitas ini, salah satunya adalah K.H. Sholeh Iskandar.

UIKA ini beralamat di Jl. Sholeh Iskandar Km.2 Kota Bogor, Jawa Barat. Saat ini UIKA memiliki 6 fakultas dengan total kurang lebih 22 program studi. Program studi tersebut mencangkup sampai program magister atau pascasarjana.

Ke enam fakultas tersebut yakni, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Fakultas Hukum, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Agama Islam, Fakultas Teknik dan Sains dan Fakultas Ilmu Kesehatan.

Tertarik kuliah di UIKA? Untuk informasi lebih lengkapnya, kalian bisa datang ke lokasi kampus yang tertera di atas. Selain itu, bisa juga mengunjungi website resmi dari UIKA yakni https://uika-bogor.ac.id/.