Friday, 1 May 2026
Home Blog Page 5447

BLACKPINK Pecahkan Rekor Fantastis Saat Hiatus

0

Bogordaily.net – Selama hiatus, BLACKPINK memecahkan beberapa rekor. Mereka sukses menggeser Red Velvet sebagai girl grup generasi 3 dengan masa hiatus terlama yakni 603 hari (Red Velvet sebelumnya memegang rekor dengan masa hiatus 602 hari).

BLACKPINK sendiri terakhir kali mengeluarkan album baru pada Oktober 2020 lalu dengan album penuh pertama mereka bertajuk ‘THE ALBUM’. Setelahnya, di tahun 2021, BLACKPINK menggelar konser online ‘The Show’ dan perilisan film dokumenter “BLACKPINK The Movie”.

Selama berjalannya tahun 2021, para anggota BLACKPINK disibukkan dengan aktivitas individu, sebut saja debut solo kedua member BLACKPINK, yakni Rosé yang merilis single album pertamanya ‘R’ dengan lagu utama “On The Ground” pada 12 Maret 2021.

Kemudian disusul oleh Lisa pada 10 September 2021 dengan merilis single album ‘LALISA’ dengan lagu utama berjudul serupa. Di lain sisi, Jisoo BLACKPINK memulai debutnya sebagai aktris lewat sebuah drama berjudul “Snowdrop.”

Tak hanya itu saja, para anggota BLACKPINK juga dikenal aktif sebagai duta global untuk beberapa brand mewah. Sebut saja Jisoo yang merupakan duta untuk ‘Dior’, Lisa adalah duta untuk ‘Celine’, Rosé adalah duta untuk ‘Yves Saint Laurent’, dan Jennie adalah duta untuk ‘Chanel’.

Maka, tak jarang Jennie, Jisoo, Rosé, dan Lisa beberap kali kedapatan bertolak ke luar negeri untuk menghadiri acara yang terkait dengan brand-brand mewah tersebut.

Baru-baru ini BLACKPINK terpilih menjadi bintang cover majalah musik legendaris, Rolling Stone, edisi Juni 2022. Dengan ini BLACKPINK kembali menorehkan rekor lainnya, yakni sebagai girl group Korea pertama yang menjadi cover majalah musik bergengsi ini.***

Wadaw, Aksi Nenek Panjat Pagar Viral di Sosmed

0

Bogordaily.net – Ramai di media sosial soal aksi nenek panjat pagar diabadikan dalam sebuah video singkat yang diunggah oleh akun media sosial Instagram lagi.viral.

“Usia hanyalah sebuah angka,” tulis pengunggah sebagai keterangan unggahannya, dikutip dari Yoursay, Senin 30 Mei 2022

Rekaman video memperlihatkan seorang nenek sedang berjalan menggunakan bantuan tongkat di teras rumah. Nenek itu berjalan agak membungkuk dan pelan.

Siapa sangka dibalik jalannya yang membungkuk dan pelan tersimpan skill memanjat mumpuni. Nenek ini melemparkan tongkat yang pegangnya tadi ke dalam pagar.

Usai melempar tongkat tersebut, si nenek kemudian mencincingkan roknya bersiap-siap untuk memanjat. Tangan kanan si nenek memegang pagar dari tembok sebagai tumpuan.

Si nenek lalu meletakkan tangan kirinya ke pagar itu. Ia pun memanjat pagar setinggi kurang lebih 1 sampai 2 meter ini.

Satu kaki si nenek sewaktu memanjat ke pagar terlihat menumpu ke lubang kecil yang ada di pagar tersebut. Nenek ini berhasil memanjat pagar dengan sempurna.

Sebelum turun ke samping, nenek itu duduk sekejap di atas pagar dari tembok itu. Ia bahkan sempat melemparkan tawa ke orang di rumahnya setelah turun.

Sementara, beberapa orang yang ada di rumahnya terdengar tertawa melihat aksi si nenek memanjat pagar dari tembok tersebut. Hingga artikel ini disusun, video itu sudah mendapatkan 321 ribu tayangan di reels Instagram dan 11 ribu suka. Video tersebut menarik perhatian warganet untuk menuliskan tanggapan di kolom komentarnya.

“Wow masih ada jiwa muda yg tidak akan pudar,” komentar salah satu warganet.

“Mlakune timik-timik tapi skille menek juosss (Jalannya pelan-pelan tapi skillnya memanjat juosss)” pujian yang lain.

“Lompat pagar bolos sekolah, tidak. Mau ketemu bestie, iya,” sahut lainnya.

“Positif thinking: Mungkin mudanya dulu si nenek suka olahraga parkour,” tanggapan warganet yang lain.***

Penumpang di Stasiun Manggarai Membeludak di Hari Kerja Perubahan Rute KRL

0

Bogordaily.net– Stasiun Manggarai, Jakarta menjadi pembicaraan. Hal itu menyusul perubahan rute yang dilakuan PT KAI Commuter atau kereta listrik (KRL) sejak Sabtu 28 Mei 2022 lalu. Pada hari pertama kerja, Senin, 30 Mei 2022 penumpukan penumpang pun tak terhindarkan.

Seperti diketahui, perubahan rute di antaranya jalur dari Cikarang/Bekasi dan Bogor/Depok/Nambo. Perubahan tersebut membuat penumpang harus melakukan transit di Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan.

Dilansir Suara.com, sekitar pukul 08.30 WIB hingga pukul 10.00 WIB, kepadatan penumpang terjadi di peron 6 dan 7 atau tepatnya di Main Hall Stasiun Manggarai.

Karena kedua rute tersebut menjadi lokasi transit penumpang yang datang dari arah dari Bogor, Depok, dan Nambo untuk menuju Tanah Abang, Duri, Angke, Kampung Bandan, Bekasi dan Cikarang.

Meski terjadi kepadatan penumpang, tetapi masih dapat terurai. Hal itu terjadi karena petugas KRL yang turun langsung untuk mengarahkan penumpang ke peron yang dituju.

Pemandangan pada hari ketiga ini, tidak seperti hari pertama penerapannya, yang membuat jumlah penumpang membludak, memadati Stasiun Manggarai.

Diketahui, Per 28 Mei 2022, rute KRL Commuter Line hanya melayani rute langsung menuju Jakarta Kota. Penumpang dari arah Bogor yang ingin menuju Stasiun Sudirman, Stasiun Tanah Abang, ataupun Stasiun Kampung Bandan maka harus transit dan berganti kereta di Stasiun Manggarai.

Sebelumnya terdapat dua jurusan langsung yang disediakan yaitu Bogor-Jakarta Kota dan Bogor-Jatinegara yang salah satunya melintasi Stasiun Sudirman dan Stasiun Tanah Abang.

Penumpang Bogor yang akan menuju Tanah Abang dapat transit di Stasiun Manggarai dengan melewati dua stasiun yakni Stasiun Sudirman dan Stasiun Karet.

“Nantinya pengguna KRL tidak harus menyeberang jalur rel lagi dan bisa mengurangi aktivitas di passengers crossing yang berpotensi membahayakan nyawa penumpang saat menyeberang jalur rel,” ujar Vice President (VP) Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba Anne belum lama ini.

Para penumpang KRL dari Bogor yang ingin menuju ke beberapa stasiun seperti Sudirman, Tanah Abang, Duri Kampung Bandan, hingga Jatinegara sudah tidak bisa langsung. Jika tetap ingin menuju stasiun-stasiun tersebut bisa tetap dilakukan dengan transit di Stasiun Manggarai.

Tidak hanya rute Bogor, KRL Cikarang/Bekasi juga akan dialihkan. Tidak ada lagi rute Stasiun Cikarang/Bekasi ke arah Stasiun Jakarta Kota. Dari Stasiun Cikarang/Bekasi rutenya akan memutar ke arah Sudirman, Tanah Abang, Duri, Kampung Bandan, Jatinegara, dan kembali ke Cikarang.

Bagi penumpang yang akan ke arah Jakarta Kota dari Bekasi ataupun Cikarang bisa melakukan transit di Stasiun Manggarai dan berganti kereta menuju jalur Bogor-Jakarta Kota.***

Jemput Bola, Disdukcapil Kabupaten Bogor Gelar Layanan One Day Service

0

Bogordaily.net – Pemerintah Kecamatan Kemang bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bogor, melaksanakan jemput bola, Pelayanan Administrasi Kependudukan Satu Hari Jadi (One Day Service) diserbu warga, Sabtu 28 Mei 2022.

Dalam kegiatan One Day Service pelayanan yaitu, pembuatan Akta kelahiran, Akta kematian, Kartu Keluarga perubahan data, Perekaman KTP dan KIA, seluruh permohonan dapat diselesaikan dalam jangka waktu 1 (satu) hari dengan syarat yang mengajukan permohonan khususnya akta kelahiran adalah orang tua anak tersebut.

“Ya Alhamdulillah kita berkerjasama dengan Disdukcapil gelar adminitrasi kependudukan. Masyarakat sangat antusias dalam mengikuti kegiatan pelayanan ini, sebenarnya target hanya 200. Tapi yamg datang lebih 400 orang, ini merupakan rangkaian dari hari jadi bogor (HJB),” ujar Camat Kemang Rameni, kepada wartawan di lokasi.

Sementara salah satu warga Desa Jampang Iis Nuryanti (45) mengaku senang dengan program ini. Dirinya dengan warga lain berharap ada lagi program seperti ini.

“Tadi saya urus Akta Kelahiran dan KIA. Alhamdulillah langsung jadi. Iya semoga program ini ada terus. Minimal 3 bulan sekali,” tukas Iis*

(Ruslan)

Cerita Warga Bogor yang Selamat dari Reruntuhan Longsor

0

Bogordaily.net – Dua orang penghuni rumah Kusman dan Wati di Kampung Buntar, RT01, RW08, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor yang merupakan suami istri ini menjadi korban, lantaran tertimbun reruntuhan material longsor di saat keduanya sedang tertidur pulas, usai dinding rumahnya jebol diguyur hujan deras yang terjadi sejak Minggu dini hari, 29 Mei 2022.

Namun beruntung, keduanya selamat karena yang tertimbun reruntuhan longsor hanya di bagian pinggang sampai kakinya saja. Sehingga mereka hanya mengalami luka memar saja.

Ditemui Bogordaily.net, Kusman menceritakan, peristiwa yang nyaris merenggut nyawanya itu terjadi sekitar pukul 01.45 WIB, dimana saat kejadian kondisi cuaca sedang diguyur hujan, sementara dirinya tengah tidur nyenyak bersama istrinya di dalam kamar.

“Jadi sebelum dinding rumah jebol, saya sempat mendengar suara gemuruh dan saya kira itu tikus yang sedang berlarian di dalam atap yang memang terbiasa terjadi tiap malam. Tetapi tidak lama kemudian dinding rumah langsung jebol terbawa material yang menempel dengan dinding tetangga yang berada di atasnya. Di situ, saya dan istri tidak sempat lari, hingga akhirnya pinggang sampai kaki tertimbun reruntuhan,” ujar Kusman kepada Bogordaily.net, sembari menunjukkan dinding yang jebol dirumahnya, Minggu sore, 29 Mei 2022.

Saat dirinya tertimbun, dia mengaku pasrah sembari istighfar dan membaca sholawat, serta berusaha untuk mengangkat badan dan juga kakinya yang kala itu berada di bawah reruntuhan.

Sementara istrinya, menjerit dan menangis meminta tolong hingga akhirnya anak dan juga ibunya yang sedang tertidur itu terbangun dan langsung ke kamar untuk melihat kondisi dia dan istrinya.

“Kalau saya waktu kejadian mencoba sekuat tenaga untuk mengangkat kaki yang tengah tertimbun. Sedangkan istri saya dibantu oleh ibu dan anak-anak saya membersihkan puing-puing material yang menyelimuti kaki istri saya,” jelasnya.

Lanjut Kusman, kejadian yang menimpanya itu begitu cepat, mungkin hanya hitungan detik. Namun Kusman bersyukur dalam peristiwa ini tertolong dengan keberadaan tempat tidur, sehingga ketika tertimbun kaki dia dan istrinya tidak mengalami luka serius.

“Tidak kebayang kalau saya tidurnya dilantai, tanpa alas tidur atau kasur tidur springbed mungkin kaki saya bisa patah, karena reruntuhan yang jatuh dari atas langsung kena kaki yang nempel ke lantai (keramik),” katanya.

Bukan itu saja, dirinya juga merasa masih bersyukur karena saat kejadian posisi kepala dia dan istrinya berada di dekat pintu kamar. “Iya, alhamdulillahnya posisi tidur saya dan istri kepalanya berada di dekat pintu. Tapi kalau kepala saya dan istri persis dibawah dinding, mungkin tidak akan selamat,” ungkapnya.

Kusman yang sudah tinggal sejak tahun 1997 itu mengaku, kejadian nahas ini baru terjadi sekarang. Hal itu, kata dia, mungkin kondisi tembok dindingnya sudah termakan usia dan lapuk, serta ditambah seringnya terjadi hujan, sehingga air rembesan dari atas atau rumah tetangganya sudah tidak kuat lagi menahan beban, dan akhirnya dinding rumahnya jebol.

“Saat ini kondisinya seperti ini, longsoran sudah ditutup terpal bantuan dari BPBD Kota Bogor yang datang ke rumah tadi pagi sekitar pukul 10.00 WIB,” imbuhnya.

Ia pun kini harus meminjam uang ke tetangganya untuk memperbaiki dinding rumahnya yang jebol. “Saya harus pinjam uang ke tetangga untuk perbaikan, dan uang penggantiannya dibayar secara di cicil,” ucap Kusman yang sehari-harinya bekerja serabutan ini.

Kusman juga mengatakan, bahwa dirinya masih trauma dan untuk sementara ikut tinggal di rumah saudaranya yang lokasinya tidak jauh dengan rumahnya.

“Yang kami harapkan sekarang ada bantuan perbaikan dari pemerintah, supaya kami bisa kembali tinggal dengan nyaman,” tutupnya*

(Heri Supriatna)

Bisa Tingkatkan Sistem Imun, Ini Deretan Manfaat Konsumsi Buah Leci

0

Bogordaily.net– Leci merupakan buah yang bisa ditemui di daerah-daerah tropis, salah satunya di Indonesia. Buah bernama lain litchi chinensis ini sangat terkenal karena rasanya yang manis dan teksturnya yang mirip seperti kelengkeng serta dapat diolah menjadi jus, puding atau campuran es krim. Dari kandungannya, menurut dr. Airindya Bella dalam Alodokter, buah leci punya banyak nutrisi, seperti vitamin C, serat, magnesium, kalium dan flavonoid yang dipercaya berfungsi sebagai senyawa antioksidan. Berbagai nutrisi tersebut yang membuat buah leci bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Dilansir Your Say Suara.com berikut deretan manfaat buah leci:

Bantu Tingkatkan Sistem Imun

Buah ini memiliki kandungan vitamin C, maka menurut dr. Airindya Bella dalam tinjauannya di Alodokter, buah leci mampu memenuhi 9% dari kebutuhan vitamin C bagi yang mengonsumsinya. Sehingga buah leci bermanfaat untuk mencegah kerusakan sel tubuh akibat radikal bebas dan meningkatkan daya tahan tubuh.

Bantu Jaga Kesehatan Jantung

Manfaat buah leci selanjutnya, buah leci bisa bantu jaga kesehatan jantung. Dikutip dari Alodokter, buah leci mengandung kalium yang dipercaya bisa merawat fungsi jantung. Selain itu, buah leci juga punya kandungan antioksidan sehingga bisa mengurangi peradangan kronis yang jadi penyebab penyakit jantung.

Bantu Tingkatkan Kekuatan Tulang

Manfaat yang ketiga, kandungan kalium yang ada pada buah leci juga berkhasiat dalam menjaga kesehatan otot dan saraf. Menurut Alodokter, mengonsumsi makanan yang mengandung kalium, seperti leci, juga diyakini mampu meningkatkan kekuatan pada tulang.

Menurunkan Risiko Kanker

Alodokter menyebut buah leci mengandung flavonoid yang cukup tinggi. Menurut dr. Airindya Bella, jika mengonsumsi makanan yang mengandung flavonoid secara teratur, maka tubuh mampu melawan penyebaran dan perkembangan sel kanker.

Bantu Atasi Gangguan Pencernaan

Mengutip dari dr. Patricia Lukas Goentoro dalam hellosehat, buah leci juga diduga bisa mencegah dan mengatasi gangguan pencernaan seperti sembelit. Manfaat ini bisa diserap karena kandungan serat yang tinggi pada buah leci bisa mendukung pergerakan usus dan melunakkan tinja, sehingga lebih mudah dikeluarkan dari saluran pencernaan.***

Bill Gates Ungkap Muncul Virus Baru Sudah Diketahui Semua Orang

0

Bogordaily.net – Dalam wawancara dengan El Diario, pendiri Microsoft Bill Gates memperingatkan bahwa akan terjadi pandemi berikutnya mungkin timbul dari virus baru yang sudah diketahui semua orang.

Filantropi AS itu kemudian menambahkan bahwa ada kemungkinan 50 persen wabah berikutnya bisa muncul dalam waktu 20 tahun.

“Selain virus yang diketahui, pandemi berikutnya bisa menjadi agen bioteror buatan manusia, atau sesuatu yang membuat lompatan dari alam karena perubahan iklim,” katanya, dikutip dari RMOL, Senin 30 Mei 2022.

“Untuk menangkal pandemi berikutnya negara-negara harus menghabiskan miliaran dolar untuk meneliti patogen potensial,” kata Gates, menyerukan pembentukan tim spesialis berkekuatan 3.000 orang hanya dengan tugas seperti itu dalam bukunya yang diterbitkan awal bulan ini.

Gugus tugas, yang diberi judul dengan akronim pintar GERM (Global Epidemic Response and Mobilization), akan didanai melalui Organisasi Kesehatan Dunia, yang akan membutuhkan tambahan 1 miliar dolar per tahun peningkatan anggaran 25 persen, sehingga dapat terus aktif waspada terhadap potensi wabah.

Taipan perangkat lunak yang menjadi raja vaksin itu memperingatkan awal bulan ini bahwa virus corona baru belum berakhir dengan kemanusiaan, menunjukkan bahwa dunia masih berisiko pandemi ini menghasilkan varian yang akan lebih menular dan bahkan lebih fatal.

Meskipun Gates tidak memiliki pelatihan medis atau gelar sarjana, prediksinya pada tahun 2015 bahwa dunia “tidak siap untuk pandemi berikutnya yang tak terhindarkan” telah dipuji sebagai ramalan oleh media, ketika muncul pandemi Covid-19 pada 2020.***

Menangis, Marshanda Umumkan Idap Tumor Payudara

0

Bogordaily.net–  Kabar mengejutkan datang dari Marshanda. Ia mengumumkan bahwa mengaku kini mengidap tumor payudara.

Melalui kanal YouTube miliknya, MARSHED, Marshanda melakukan siaran langsung untuk berbagi cerita terkait kondisinya saat ini. Mantan istri Ben Kasyafani ini pun tak kuasa menahan air matanya saat mengungkap penyakit yang tengah dideritanya.

“Sepertinya itu pertanda buat gue untuk terus bahagia sampai gue tau apa rencana Yang Maha Kuasa dengan ngasih gue tumor payudara. Jadi gue nggak pengen kalian ada yang worry,” ujar Marshanda dalam tayangan, Senin, 30 Mei 2022 yang dilansir Suara.com.

Marshanda. (Instagram/@marshanda99/Bogordailynet)

“Doain aja. Bagi kalian yang percaya Tuhan, doain gue. Bagi kalian yang tidak percaya Tuhan, kirim aku energi yang baik. Aku cinta kalian semua,” tambah ibu satu anak itu.

Lebih jauh, Marshanda juga berbicara kematian saat mengumumkan tumor payudara yang dideritanya. Meski begitu, ia berjuang untuk kesembuhannya dengan berobat ke Singapura.

“Kalo emang gue harus mati abis gue bikin live ini, gue nggak papa. Dan gue minta, kalau gue beneran mati tenang, gue ikhtiar tapi gue tawakal kalo dalam Islam,” kata wanita 32 tahun tersebut.

“Bukan tipe yang oke gue pasrah nih, gue mati, gue nggak ngapa-ngapain. Bukan kayak gitu. Makanya gue ke Singapura demi berjuang untuk kehidupanku,” lanjutnya.

Salah satu keinginan Marshanda apabila ditakdirkan tidak berumur panjang adalah bertemu dengan sang ayah. Oleh sebab itu, Marshanda ingin memastikan berapa lama lagi waktu yang ia punya di Singapura.

“Gue pengen bisa pergi ketemu bokap gue sebelum gue kenapa-napa. At least gue ke Singapura tujuannya untuk apakah gue nanti punya harapan akan berumur panjang?” tutup Marshanda dalam video yang juga dibagikan ulang akun Instagram Lambe Turah pada hari yang sama.

Warganet pun ramai-ramai memberikan doanya untuk bintang sinetron Bidadari itu.

“Dr kecil kerja setelah remaja dewasa satu persatu maslah ngga berhenti berhenti datang….cepet sembuh mudh2n mendapatkn kebahagiaan yg benar2 d dambakan ca,” komentar warganet.

“SEMOGA Allah angkat sakitnya dan sembuh tanpa meninggalkan bekas…,” ujar warganet lainnya.***

 

Menkes Bertahap Lakukan Relaksasi Pelonggaran Masker

0

Bogordaily.net – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) masih terus memantau kebijakan pelonggaran penggunaan masker. Apabila relatif terkendali, bukan tidak mungkin Indonesia bisa sepenuhnya bebas masker.

“(Soal pelonggaran masker) kami masih menunggu sampai pertengahan Juni,” ujar Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin dalam keterangan, dikutip dari PMJ, Senin 30 Mei 2022.

Menurut Budi, biasanya kenaikan kasus Covid-19 terjadi 30-35 hari sesudah pemberlakuan kebijakan ini. Kalau memang kasusnya relatif lebih baik, maka Kemenkes akan lanjut melakukan survei serologi sekali lagi pada Juni nanti.

“Kalau hasilnya baik, mudah-mudahan bisa secara bertahap kita lakukan relaksasi,” tegasnya.

Di sisi lain, hasil survei serologi pertama di Indonesia sudah dilakukan pada November-Desember 2021. Survei ini bertujuan untuk mengetahui estimasi populasi masyarakat yang mempunyai antibodi berdasarkan umur, jenis kelamin, dan wilayah.

Dari hasil survei, pemerintah memperkirakan 86,6 persen penduduk usia 1 tahun ke atas di Indonesia sudah mempunyai antibodi. Ini adalah angka antibodi rata-rata dari masyarakat yang sudah divaksin maupun yang belum divaksin.***

Bantu Masyarakat, Subsidi Migor Curah Diharapkan Tidak Dicabut

0

Bogordaily.net – Kebijakan pemerintah akan mencabut subsidi minyak goreng (Migor) curah bagi masyarakat miskin direspons pro dan kontra.

Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi Nasdem, Rico Sia salah satu wakil rakyat yang tidak setuju dengan rencana kebijakan itu. Alasan tidak setuju, pencabutan subsisi Migor merupakan kebijakan tidak tepat.

Rico mengatakan, saat ini bukan waktu yang tepat untuk mencabut subsidi bagi rakyat miskin. Paska pandemi Covid-19, masyarakat maupun para pengusaha mikro baru mau memulai mengembangkan bisnisnya.

“Masyarakat barulah ingin bangkit dari keterpurukan akibat pandemi,” imbuhnya.

Politisi Nasdem dari Dapil Papua Barat ini berharap agar pemerintah tetap memberikan subsidi kepada masyarakat, karena ia yakin, subsidi masih sangat dibutuhkan.

“Harapan saya secara pribadi, pemerintah masih memberi ruang subsidi untuk minyak goreng bagi masyarakat berpendapat dibawah rata rata dan pengusaha mikro,” katanya.

Pemerintah sudah mencabut harga eceran tertinggi minyak goreng dengan mempertimbangkan beberapa faktor diantaranya adalah kerugian yang dialami oleh industri pengolahan, perkebunan dan para petani sawit.

Kemudian dibuat kebijakan subsidi dengan tujuan untuk melindungi masyarakat yang berpendapatan di bawah rata rata serta pengusaha mikro dari fluktuasi harga yang disebabkan oleh berbagai faktor, baik itu rantai pasok maupun rantai nilai serta variable lainnya.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Putu Juli Ardika dalam rapat kerja Komisi VII DPR, Selasa 24 Mei 20222 mengatakan, Pemerintah bakal mencabut subsidi minyak goreng curah mulai 31 Mei 2022.

Pencabutan subsidi ini sedang menunggu persetujuan dan tanda tangan dari Menteri Perindustrian. Menurut Putu, kebijakan ini diputuskan setelah pemerintah menerbitkan dua aturan baru, menyusul tindak lanjut dibukanya ekspor minyak goreng dan bahan baku turunannya.***