Friday, 24 April 2026
Home Blog Page 6006

Bantu Korban Kebakaran Hutan, Hyun Bin dan Son Ye Jin Sumbang Rp2,3 Miliar

0

Bogordaily.net – Pasangan Korea yang akan segera menikah ini, Hyun Bin dan Son Ye Jin ikut mendonasikan 200 juta won atau Rp2,3 miliar untuk korban kebakaran hutan di wilayah Uljin, Gyeongsang Utara yang menyebar hingga Kota Samcheok, Gangwon.

Melansir dari Sport Chosun pada Selasa, 8 Maret 2022, Hope Bridge Association of the National Disaster Relief mengungkapkan Hyun Bin dan Son Ye Jin mendonasikan 200 juta won kepada para korban kebakaran hutan. Donasi dari kedua bintang drama Crash Landing on You ini tersebut akan digunakan untuk mendukung berbagai kebutuhan para korban, termasuk barang-barang bantuan darurat.

“Terima kasih telah berbagi hati yang hangat untuk para korban kebakaran hutan. Saya akan melakukan yang terbaik untuk membantu para korban yang hilang pulih dari kerusakan,” kata Sekretaris Jenderal Hope Bridge Kim Jeong Hee yang menjadi sukarelawan di lokasi kebakaran hutan di Uljin.

Terdapat pula beberapa selebritas Korea Selatan lainnya juga memberikan donasi untuk korban kebakaran hutan yang terjadi pada Jumat, 4 Maret 2022. Kebakaran hutan ini mengakibatkan lebih dari 150 rumah warga terbakar. Beberapa selebritas yang memberikan donasi antara lain, IU, Kim Go Eun, Hyeri, Lee Byung Hun, Song Hye Kyo, Lee Je Hoon, Lee Jong Suk, Shin Min Ah, Park Min Young, Park Bo Young, Yoo Jae Suk, dan masih banyak lagi.

Selain kepada korban kebakaran hutan, Hyun Bin dan Son Ye Jin diketahui aktif memberikan bantuan, termasuk untuk mendukung kerusakan akibat pandemi Covid-19. Secara khusus, sumbangan kepada para korban kebakaran hutan ini lebih bermakna karena merupakan perbuatan baik yang dilakukan bersama-sama oleh dua orang yang akan menikah.***

 

Anthony Ginting Melaju ke Babak Kedua German Open 2022 Usai Kalahkan Wakil Spanyol

0

Bogordaily.net – Pebulutangkis Indonesia, Anthony Ginting sukses melewati babak pertama German Open 2022 dengan mengalahkan wakil Spanyol, Pablo Abian. Anthony Ginting menang 21-14, 23-21.

Duel Ginting vs Pablo Abian digelar di Westenergie Sporthalle, Mulheim, Selasa 8 Maret 2022 waktu setempat. Keduanya saling kejar-kejaran poin di gim pertama.

Ginting cukup kesulitan meski unggul 11-8 di gim pertama. Setelahnya, pebulutangkis 25 tahun itu mendominasi hingga menutup gim pertama dengan kemenangan 21-14.

Di gim kedua, Pablo Abian bangkit untuk memberikan perlawanan sengit kepada Anthony. Saking sengitnya, Anthony vs Pablo sama-sama deuce di poin 20-20 pada gim kedua.

Namun pada akhirnya, Anthony mampu merebut kemenangan di gim kedua dengan skor 23-21. Dengan hasil ini, Anthony dipastikan lolos ke babak kedua German Open 2022.

Anthony akan melawan pemenang antara Lakshya Sen vs Kantaphon Wangcharoen di babak kedua.***

Tak Hentinya Serangan Ruisa ke Ukraina, Perang Dunia III Sudah Dimulai

0

Bogordaily.net – Investor dan miliuner Amerika Serikat (AS) Bill Ackman beranggapan Perang Dunia III (World War 3) sudah dimulai. Hal ini setidaknya dikatakan , di tengah serangan yang terus berkelanjutan oleh Rusia ke Ukraina.

“Pada Januari 2020, saya mengalami mimpi buruk tentang potensi pandemi, tetapi semua orang sepertinya menganggap saya gila. Saya mengalami mimpi buruk yang sama sekarang. Perang Dunia III kemungkinan sudah dimulai, tetapi kami lambat untuk mengenalinya,” kata Ackman.

Ia berpendapat, kegagalan Barat menghentikan pendudukan Rusia sebelumnya seperti di Krimea atau Georgia menjadi penyebab. Ini memberikan keberanian ke Presiden Rusia Vladimir Putin untuk mengambil lebih banyak.

Putin bisa saja terprovokasi dan mengeluarkan nuklir, karena negara Barat memasok persenjataan ke Ukraina sebagai upaya membantu peperangan di darat tanpa terlibat langsung.

“Lalu apa yang kita lakukan ketika (Putin) menginginkan lebih?”. Ancaman nuklir tidak berbeda ketika dia mengambil negara berikutnya, apakah itu bagian dari NATO atau bukan. Dan, pada saat itu kita secara strategis lebih buruk,” tuturnya.

Ackman merupakan CEO Pershing Square Capital. Sebelumnya, ia menyerukan penguncian nasional selama 30 hari dan memperingatkan bahwa “neraka akan datang” dalam sebuah wawancara dengan CNBC International saat berbicara terkait virus Korona pada 2020.

Rusia hingga kini masih melancarkan serangannya ke Ukraina. Banyak korban yang sudah berjatuhan akibat serangan yang dilakukan oleh Rusia. ***

Pedagang Pasar Pedati Ditertibkan, Satpol PP: Tidak Boleh Berjualan Dibatas Jalur Kuning

Bogordaily.net – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bogor, menertibkan pedagang kaki lima (PKL) di tiga titik kawasan Jalan Surya Kencana, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor. Ketiga lokasi tersebut diantaranya Pasar Bogor, Pasar Pedati dan Pasar Seketeng.

Kepala Bidang Penertiban dan Keamanan Umum (Kabid Trantibum) Satpol PP Kota Bogor, Andry Sinar Wahyudin mengatakan, penertiban yang dilakukan kali ini sekaligus untuk mengecek kembali pemeliharaan penertiban yang sebelumnya pernah dilakukan pada Februari dan awal Maret 2022 lalu.

“Setelah kita cek ke lokasi, ternyata masih ada pedagang yang berjualan di pedestrian, dan bagi pedagang yang melanggar kita beri sanksi administratif mulai dari Rp 50 ribu hingga Rp 100 ribu. Ada juga tadi barang dagangan yang kita amankan,” kata Andry kepada Bogordaily.net, Rabu, 9 Maret 2022.

Ia menambahkan, penertiban di kawasan Jalan Surya Kencana ini sebelumnya sudah dilakukan pada Februari dan awal Maret kemarin. “Kali ini ada beberapa titik yang kita cek, mulai dari Otista, Jalan Roda, Jalan Bata, Jalan Pedati, Seketeng dan Jalan Cincau,” ucapnya.

Ia juga mengatakan, setiap melakukan penertiban selalu ada gesekan atau perlawanan dari para pedagang dan hal itu sudah menjadi resiko bagi petugas di lapangan. Untuk itu, dalam penertiban tidak hanya Pol PP saja, melibatkan aparat gabungan lainnya, seperti dari TNI, Polri dan aparatur kecamatan hingga kelurahan.

“Kita sudah beri surat edaran kepada pedagang, bahwa di sepanjang jalur pedestrian tidak boleh di pakai untuk berjualan. Namun para pedagang ini meminta toleransi, asalkan tidak melewati batas jalur kuning atau jalur khusus disabilitas, tapi faktanya masih banyak yang melanggar,” terangnya.

Ditempat yang sama, Sekretaris Kecamatan Bogor Tengah, Dicky Iman Nugraha menyampaikan bahwa para pedagang yang saat ini ditertibkan itu sudah ada perjanjian dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor pada 2019 lalu, yakni para pedagang ini akan pindah ke pasar Bogor.

“Tapi, memang sampai saat ini masih berjualan kemudian sebelumnya kita juga sudah melakukan surat pemberitahuan yang di lakukan oleh Satpol PP kota Bogor. Nah, hari ini kita sudah masuk ke penindakan karena sudah sesuai prosedur yang ada, mereka tetap tidak mengindahkan. Jadi kita lakukan penindakan dengan mengambil barang dagangan yang tidak sesuai dengan kesepakatan,” kata Dicky.

Selain itu, lanjut Dicky, memang sebelumnya para pedagang ini meminta kebijakan bahwa mereka diperbolehkan berjualan tetapi tidak boleh melewati garis pedestrian berwarna kuning atau jalur khusus disabilitas.

“Tetapi, tadi kita lihat ada beberapa pedagang yang masih berjualan melewati garis kuning, sehingga kita angkut semua dagangannya,” bebernya.

Sementara itu, salah seorang pedagang sayuran, Anto mengaku dengan adanya penertiban ini sangatlah merugikan para pedagang. “Tentu ini sangat merugikan kami ya selaku pedagang. Apalagi hari ini kami belum mendapat penghasilan, tetapi beberapa dagangan kami diangkut,” ungkapnya.

Ia pun mengaku, dirinya berjualan tidak melanggar aturan. Sebab, berjualan di salah satu lahan milik warga dan pemilik lahan sudah memberikan izin untuk berjualan di tempatnya.

“Saya juga bingung, padahal saya berjualan tidak melebihi batas kuning, sudah mengikuti aturan. Saya berjualan di lahan milik si enci yang ada di sini dan pemilik lahan sudah memberi izin kami untuk berjualan,” ujarnya.

(Heri Supriatna)

The Batman Sukses, Robert Pattinson Tarik Niatnya Jadi Bintang Film Biru

0

Bogordaily.net – Film ‘The Batman’ yang dibintangi Robert Pattinson berhasil mengumpulkan 128,5 juta dolar AS atau sekitar Rp1,8 triliun dalam debut box office di Amerika. Ribuan komentar positif juga banyak diberikan kepada film tersebut, termasuk akting Pattinson sebagai Bruce Wayne yang depresif.

Dengan pencapaian tersebut, film ‘The Batman’ tersebut bisa disebut sangat sukses. Karena kesuksesan itulah nazar Robert Pattinson yang akan menjadi bintang film biru atau porno dinyatakan batal.

Seperti yang dikutip dari Guardian beberapa waktu lalu, Pattinson ditanya oleh beberapamedia apa yang ia lakukan bila perannya sebagai Batman gagal. Ia pun menjawab bila ia akan beralih sebagai bintang porno.

“Film porno tapi art house porn,” ungkapnya setengah guyon.

Syukurlah hal itu tidak terjadi lantaran filmnya mendapat review positif dan mendulang box office. “The Batman” menjadi film kedua di era pandemi yang melampaui pendapatan 100 juta dolar AS dalam satu akhir pekan. Sebelumnya, “Spider-Man: No Way Home” meraih 260 juta dolar AS (Rp3,7 triliun) saat peluncurannya pada Desember tahun lalu.

“The Batman” memperoleh 120 juta dolar AS (Rp1,7 triliun) dari 74 pasar luar Amerika, sehingga secara global pendapatannya menjadi 248,5 juta dolar AS (Rp3,5 triliun).

“Menyenangkan melihat publik benar-benar menyukai film ini. Dengan durasi tiga jam, film ini menjadi tontonan yang paling ditunggu. Itu pertanda baik untuk diputar di layar lebar dan respon penonton dari mulut ke mulut begitu kuat,” kata presiden distribusi domestik di Warner Bros Jeff Goldstein, dikutip dari Variety, Rabu 9 Maret 2022.

Sebelum “The Batman”, film-film terlaris Warner Bros di Amerika Utara sejak Maret 2020 adalah “Godzilla vs. Kong” yang menghasilkan 100 juta dolar AS (Rp1,4 triliun) dan “Dune” dengan 109 juta dolar AS (Rp1,5 triliun).

Film yang disutradarai oleh Matt Reeves ini mampu menarik penonton dengan demografi mayoritas laki-laki dengan lebih dari 65 persen dan di antaranya berusia muda antara 18 dan 34 tahun dengan 60 persen.***

Anggota Polisi Terlibat Penganiayaan dalam Kerangkeng Manusia, Komnas HAM Lakukan Pemeriksaan

0

Bogordaily.net – Terkait Kerangkeng manusia milik Bupati Langkat nonaktif Terbit Rencana Perangin Angin, Komnas HAM memeriksa oknum polisi yang diduga terlibat tindak penganiayaan di dalamnya. Lebih dari satu anggota polisi, diperiksa.

“Senin kemarin salah satu tim pergi ke Medan untuk melakukan pemeriksaan terhadap anggota kepolisian, yang dalam keterangan yang kami dapat itu melakukan tindak kekerasan. Kami periksa lebih dari satu, dari pagi sampai sore,” ujar Komisioner Komnas HAM Choirul Anam seperti dilihat di akun YouTube Komnas HAM, Rabu, 9 Maret 2022.

Anam menjelaskan, dari hasil pemeriksaan para oknum polisi ini, ada keterangan yang sama dengan yang disampaikan oleh saksi, tapi juga ada yang berbeda. Dia menyebut pihak kepolisian juga harus menindaklanjuti dengan membuktikan keterangan-keterangan yang telah didapat.

“Memang betul ada beberapa keterangan yang kami dalami, ada yang sama dengan keterangan saksi, ada yang berbeda dengan keterangan saksi. Tapi memang ini masih sangat informasi awal. Masih ada beberapa saksi yang perlu ditindaklanjuti dalam konteks kepolisian ini, maupun keterangan dari kepolisian harus dibuktikan dengan berbagai hal,” tuturnya.

“Oleh karenanya, memang pendalaman terutama juga oleh teman-teman kepolisian juga penting, baik internal kepolisian sebagai lembaga pengawasnya, Propam, dan sebagainya, maupun kalau ini ada tindak pidana harus diproses,” sambung Anam.

Anam berharap semua oknum polisi yang terlibat bisa terjaring. Dia menyebut oknum yang melakukan hingga memfasilitasi harus ditindak.

“Kami berharap, sesuai dengan konstruksi peristiwa siapa yang bertanggung jawab, siapa yang melakukan, siapa yang memfasilitasi, dan sebagainya bisa terjaring semua,” imbuhnya.

Sebelumnya, Komnas HAM mengungkapkan temuan ada keterlibatan oknum TNI-Polri dalam kasus kerangkeng manusia di rumah Bupati Langkat nonaktif Terbit Rencana Perangin Angin. Polda Sumatera Utara pun bakal mengusut dugaan keterlibatan oknum polisi tersebut.***

Ini yang Diminta Jokowi pada Hari Musik Nasional

0

Bogordaily.net – Presiden Joko Widodo (Jokowi) turut mengucapkan selamat Hari Musik Nasional yang diperingati setiap 9 Maret. Hal tersebut diungkapkan Jokowi melalui unggahan pada akun Instagram resminya.

Dalam unggahan tersebut, Presiden Jokowi menyebutkan bahwa Indonesia tak hanya kaya akan bahasa dan tradisi, melainkan juga memiliki banyak musik dan juga lagu.

“Indonesia tak hanya sangat kaya akan bahasa dan tradisi, tapi juga musik dan lagu,” tulis Jokowi dalam unggahannya, Rabu 9 Maret 2022.

“Hampir di setiap daerah dan suku di negeri ini kita bisa mendengar alunan nada dan suara yang indah, mengelus jiwa, membangkitkan semangat, dan menciptakan harmoni,” tambahnya.

Oleh sebab itu, bertepatan dengan Perayaan Hari Musik Nasional, Jokowi mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk merawat, serta mengembangkan lagu-lagu daerah yang menjadi kekayaan budaya bangsa.

“Musik dan lagu-lagu daerah itu adalah khazanah kekayaan budaya bangsa Indonesia yang harus terus kita rawat dan kita kembangkan untuk mengiringi langkah kita menuju kemajuan,” ungkap Jokowi.***

Kabar Duka, Hilman Hariwijaya Penulis Novel ‘Lupus’ Meninggal Dunia

0

Bogordaily.net – Penulis novel ‘Lupus’ Hilman Hariwijaya meninggal dunia pada Rabu 9 Maret 2022. Kabar duka ini disampaikan oleh produser Agung Saputra melalui akun Instagram Storiesnya.

“Innalillahi wa inna ilaihi rojiun @thehilmanhariwijaya, semoga amal ibadahmu diterima Allah SWT,” tulis Agung pada captionnya, dikutip pada Rabu 9 Maret 2022.

Belum diketahui penyebab meninggalnya Hilman. Namun, unggahan terakhir di Instagramnya menunjukkan bahwa Hilman sedang terbaring lemah di atas ranjang. Foto tersebut diunggah pada Desember 2021 atau sekitar 2 bulan yang lalu.

Meski terbaring lemah, namun wajah Hilman tampak berseri saat berpose bersama miniatur Spider-Man. Hilman Hariwijaya lahir pada 25 Agustus 1964.

Namanya mulai dikenal karena menulis cerita pendek berjudul Lupus di majalah Hai pada tahun 1986. Cerita pendek tersebut kemudian dibukukan menjadi novel dengan judul yang sama.

Setelah itu film karyanya tersebut diangkat ke layar lebar dan sinetron. Tak hanya ‘Lupus’, Hilman juga menulis buku Vanya, Olga dan Lulu. Hilman juga menulis beberapa skenario untuk sinetron seperti Cinta Fitri, Anak Langit, Cinta Suci dan Jendela SMP.***

Siapa Manipulasi Sejarah?

0

Bogordaily.net – Sejarah pada agresi militer Belanda ke 2, Soekarno Hatta memilih tetap bertahan di Jogjakarta yang sejak 4 Januari 1946 menjadi Ibukota Negara. Berikutnya Soekarno Hatta ditangkap pada 19 Desember 1948 saat Belanda berhasil kuasai Jogjakarta. Kemudian Soekarno Hatta dibuang Belanda ke Brastagi hingga Bangka.

Beberapa waktu sebelum Soekarno Hatta ditangkap, mereka sempat memandatkan pada Syafruddin Prawiranegara untuk membentuk Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI).

Soekarno Hatta juga mempersiapkan rencana antisipasi kemungkinan terburuk dengan mempersiapkan Exile Goverment (Pemerintahan dalam pengasingan) di New Delhi India yang dipimpin oleh A.A Maramis dan Dr Soedarsono jika PDRI tidak berjalan.

Pada 22 Desember 1948, Syafruddin Prawiranegara kemudian membentuk PDRI (Pemerintah Darurat Republik Indonesia).

Berikutnya Syafruddin Prawiranegara melalui PDRI membagi wilayah Sumatera menjadi 5 pemerintahan militer namun hingga awal Mei 1949 kabinet PDRI tidak kunjung terbentuk, dengan demikian maka secara de facto dan de jure Sultan Hamengkubuwono IX tetap menjadi Menteri Pertahanan Republik Indonesia

Fakta sejarah bahwa Sultan Hamengkubuwono IX selain Raja Jogjakarta juga menjabat sebagai Menteri Pertahanan saat itu di kuatkan juga oleh kehadiran Sultan Hamengkubuwono IX dalam perundingan Roem Roeyen pada April 1949.

Dalam perundingan itu dengan tegas Sultan Hamengkubuwono sebagai Sultan dan Menteri Pertahanan mengatakan secara tegas bahwa “Jogjakarta is de Republiek Indonesie”

Jadi kalau dalam Tweet nya Fadli Zon mengatakan bahwa Humas Jogja keliru : “Keliru @humas_jogja. Menteri Pertahanan ketika itu dirangkap Ketua Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) sbg Kepala Pemerintahan, Sjafroeddin Prawiranegara. Kabinet Hatta sdh berakhir dengan penangkapan Soekarno-Hatta-Sjahrir-H Agus Salim. Dibentuklah Kabinet PDRI.”

Pernyataan Fadli Zon tersebut salah besar !! Fakta dan Dokumen sejarah justru menguatkan pernyataaan Humas Jogja yang menyatakan bahwa : “Serangan Umum 1 Maret 1949 digagas oleh Menteri Pertahanan Indonesia sekaligus Raja Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono IX, dan dipimpin oleh Panglima Besar Jendral Soedirman, serta disetujui dan digerakkan oleh Presiden Soekarno dan Wapres Mohammad Hatta”

Kesalahan Fadli Zon mungkin berangkat dari salah baca terhadap tanggal dan bulan dalam dokumen sejarah, karena sesuai dokumen, Pengangkatan Syafruddin Prawiranegara oleh PDRI sebagai Menteri Pertahanan baru dilakukan dua bulan setelah Serangan Umum yaitu pada tanggal 16 Mei sebagaimana Dokumen sejarah berupa surat yang di tandatangani tanggal 19 Mei 1949 oleh R Marjono Danubroto selaku sekretaris PDRI saat itu.

Lalu apa peran Soeharto saat serangan umum 1 Maret di Jogja? Peran Soeharto ya sebatas pelaksana perang semata, pelaksana yang di perintahkan berperang oleh atasannya, bukan penggagas, inisiator atau pemilik ide apalagi pemegang peran sentral.

Bahkan sesungguhnya perintah perang pada Soeharto tersebut sudah diberikan sekitar 2 bulan sebelum serangan umum 1 Maret melalui Perintah Siasat Panglima Divisi III /Gub Militer III TNI yaitu Kolonel Bambang Sugeng sejak tanggal 1 Januari 1949 dengan nomor 4/S/cop.I. yang isi nya memerintahkan Cdt Daerah I (Lt.kol Moch Bachrun), Cdt daerah II (Lt.kol Sarbini) dan Cdt Daerah III (Lt.kol Soeharto) untuk mulai melakukan perlawanan serentak sejak 17 Januari 1949.

Dengan Demikian maka menurut saya Kepres Hari Penegakan Kedaulatan Negara atau Kepres no 2 tahun 2022 yang dikeluarkan oleh Presiden Jokowi bukan hanya meluruskan sejarah terkait gagasan, ide dan perintah tentang Serangan Umum 1 Maret namun lebih jauh lagi Kepres itu boleh jadi juga sebuah upaya “menjaga” nama Soeharto dengan membatasi agar tidak terjadi klaim berlebihan terhadap peristiwa sejarah tersebut.

Kenapa saya katakan “menjaga” ? Karena Klaim berlebihan seolah Soeharto menjadi tokoh sentral yang menjadi “sutradara sekaligus aktor pemeran utama” dalam serangan umum 1 maret bisa saja kemudian ditafsirkan bahwa Soeharto seolah telah “meniadakan” struktur negara yaitu Presiden, Wakil Presiden hingga Menteri Pertahanan dan meniadakan struktur TNI yang ada diatasnya saat itu, diantaranya Panglima Besar Soedirman dan Panglima Divisi III selaku atasan Letkol Soeharto.

Menurut saya yang menarik untuk di pertanyakan justeru apa motif Fadli Zon “mengarang” sejarah seolah ingin menjadikan Soeharto sebagai tokoh utama serangan umum 1 Maret? Apakah “karangan” tersebut sebagai balas budi pada Soeharto yang mengangkatnya menjadi anggota MPR tahun 1997 atau justeru mungkin bisa ditafsir untuk menjerumuskan Soeharto agar dianggap sebagai Letkol yang melakukan perang tanpa perintah Presiden, Menhan, Panglima Besar Jenderal Soedirman dan Kolonel Bambang Sugeng selaku panglima Divisi III wilayah Jawa Tengah dan Jogjakarta ?

Kita tentu tak bisa simpulkan apa motif nya tapi pernyataan Fadli Zon telah memaksa kita membuka kembali dokumen sejarah tidak hanya tentang 1 Maret tapi ikut terbuka juga catatan kekerasan, memori luka, daftar nama korban penculikan, penembakan misterius, tanjung priok 1984 serta deretan “luka” lainnya. Pernyataan Fadli memaksa kita kembali menggali ingatan demi ingatan masa lalu yang selama ini mulai memudar oleh waktu dan kedewasaan dari usia kita sebagai Bangsa.

Akhir kata, daripada Fadli Zon meminta Pemerintah merevisi Kepres tersebut maka jauh lebih baik Fadli Zon merevisi kembali ingatan, bacaan dan alur logika sejarah nya agar tidak terjadi seperti apa kata pepatah Kerbau punya susu, sapi punya nama.***

Adian Napitupulu

Kembar Siam di India, Perjuangkan Dapat Hak Pilih Berbeda Saat Pemilu

0

Bogordaily.net – Kembar siam Sohan dan Mohan Singh dari Negara Bagian Punjab memperjuangkan hak agar dianggap dua individu berbeda. Sebagai teknisi kelistrikan, gaji keduanya seperti penghasilan satu karyawan.

Saat Sohan dan Mohan Singh hadir di tempat pemungutan suara, petugas memberi keduanya kacamata hitam. Tujuannya, agar lelaki bersaudara itu tak bisa melihat pilihan politik satu sama lain. Sekeluar dari TPS, Sohan dan Mohan mendapat tepuk tangan meriah dari panitia pemilu, politikus, pejabat Negara Bagian Punjab India, serta wartawan di lokasi.

Sohan dan Mohan Singh adalah kembar siam yang banyak disorot karena memperjuangkan hak agar diakui oleh pemerintah Punjab sebagai dua individu berbeda. Sohan dan Mohan, keduanya masih 19 tahun, akhirnya berhasil mendapatkan hak untuk memilih sebagai individu berbeda.

Kembar siam adalah kasus langka, ketika fisik serta organ dua saudara yang lahir bersamaan tersambung, sehingga tak bisa lepas setelah lahir. Sohan dan Mohan memiliki jantung, ginjal, sumsum tulang belakang, dan tangan berbeda. Namun kaki, hati, serta kandung kemih mereka tersambung akibat problem embrio saat berada di kandungan.

Sohan dan Mohan mendapat banyak dukungan dari pegiat hak difabel agar diperlakukan selayaknya dua orang berbeda. Meski akhirnya mendapat hak politik, sejauh ini kembar siam tersebut belum berhasil memperoleh keadilan di dunia kerja. Pada 2021, keduanya diterima bekerja sebagai teknisi untuk Punjab State Power Corporation (setara PLN di Negara Bagian Punjab). Masalahnya, Sohan dan Mohan masih mendapat bayaran setara untuk satu karyawan saja.

Setidaknya mulai ada angin perubahan. Pada 20 Februari 2022, Sohan dan Mohan diizinkan ikut pemilu sebagai dua warga negara berbeda. Gaurav Kumar, pejabat KPU Punjab, menganggap keduanya sebagai, “ikon bagi para pemilih lain dari kalangan disabilitas,” ujarnya seperti dilansir kantor berita ANI.

Saudara kembar siam ini lahir di Ibu Kota New Delhi pada 2003. Orang tua Sohan dan Mohan membuang bayi kembar dampit itu di jalanan, ketika mereka masih berusia dua bulan. Lembaga sosial All India Pingalwara berhasil menemukan bayi malang tersebut, lantas merawat keduanya. Sempat ada upaya memisahkan tubuh Sohan dan Mohan, namun dokter akhirnya membatalkan operasi karena risiko keduanya meninggal atau cacat permanen sanat tinggi.***