Friday, 24 April 2026
Home Blog Page 6007

Siapa Manipulasi Sejarah?

0

Bogordaily.net – Sejarah pada agresi militer Belanda ke 2, Soekarno Hatta memilih tetap bertahan di Jogjakarta yang sejak 4 Januari 1946 menjadi Ibukota Negara. Berikutnya Soekarno Hatta ditangkap pada 19 Desember 1948 saat Belanda berhasil kuasai Jogjakarta. Kemudian Soekarno Hatta dibuang Belanda ke Brastagi hingga Bangka.

Beberapa waktu sebelum Soekarno Hatta ditangkap, mereka sempat memandatkan pada Syafruddin Prawiranegara untuk membentuk Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI).

Soekarno Hatta juga mempersiapkan rencana antisipasi kemungkinan terburuk dengan mempersiapkan Exile Goverment (Pemerintahan dalam pengasingan) di New Delhi India yang dipimpin oleh A.A Maramis dan Dr Soedarsono jika PDRI tidak berjalan.

Pada 22 Desember 1948, Syafruddin Prawiranegara kemudian membentuk PDRI (Pemerintah Darurat Republik Indonesia).

Berikutnya Syafruddin Prawiranegara melalui PDRI membagi wilayah Sumatera menjadi 5 pemerintahan militer namun hingga awal Mei 1949 kabinet PDRI tidak kunjung terbentuk, dengan demikian maka secara de facto dan de jure Sultan Hamengkubuwono IX tetap menjadi Menteri Pertahanan Republik Indonesia

Fakta sejarah bahwa Sultan Hamengkubuwono IX selain Raja Jogjakarta juga menjabat sebagai Menteri Pertahanan saat itu di kuatkan juga oleh kehadiran Sultan Hamengkubuwono IX dalam perundingan Roem Roeyen pada April 1949.

Dalam perundingan itu dengan tegas Sultan Hamengkubuwono sebagai Sultan dan Menteri Pertahanan mengatakan secara tegas bahwa “Jogjakarta is de Republiek Indonesie”

Jadi kalau dalam Tweet nya Fadli Zon mengatakan bahwa Humas Jogja keliru : “Keliru @humas_jogja. Menteri Pertahanan ketika itu dirangkap Ketua Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) sbg Kepala Pemerintahan, Sjafroeddin Prawiranegara. Kabinet Hatta sdh berakhir dengan penangkapan Soekarno-Hatta-Sjahrir-H Agus Salim. Dibentuklah Kabinet PDRI.”

Pernyataan Fadli Zon tersebut salah besar !! Fakta dan Dokumen sejarah justru menguatkan pernyataaan Humas Jogja yang menyatakan bahwa : “Serangan Umum 1 Maret 1949 digagas oleh Menteri Pertahanan Indonesia sekaligus Raja Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono IX, dan dipimpin oleh Panglima Besar Jendral Soedirman, serta disetujui dan digerakkan oleh Presiden Soekarno dan Wapres Mohammad Hatta”

Kesalahan Fadli Zon mungkin berangkat dari salah baca terhadap tanggal dan bulan dalam dokumen sejarah, karena sesuai dokumen, Pengangkatan Syafruddin Prawiranegara oleh PDRI sebagai Menteri Pertahanan baru dilakukan dua bulan setelah Serangan Umum yaitu pada tanggal 16 Mei sebagaimana Dokumen sejarah berupa surat yang di tandatangani tanggal 19 Mei 1949 oleh R Marjono Danubroto selaku sekretaris PDRI saat itu.

Lalu apa peran Soeharto saat serangan umum 1 Maret di Jogja? Peran Soeharto ya sebatas pelaksana perang semata, pelaksana yang di perintahkan berperang oleh atasannya, bukan penggagas, inisiator atau pemilik ide apalagi pemegang peran sentral.

Bahkan sesungguhnya perintah perang pada Soeharto tersebut sudah diberikan sekitar 2 bulan sebelum serangan umum 1 Maret melalui Perintah Siasat Panglima Divisi III /Gub Militer III TNI yaitu Kolonel Bambang Sugeng sejak tanggal 1 Januari 1949 dengan nomor 4/S/cop.I. yang isi nya memerintahkan Cdt Daerah I (Lt.kol Moch Bachrun), Cdt daerah II (Lt.kol Sarbini) dan Cdt Daerah III (Lt.kol Soeharto) untuk mulai melakukan perlawanan serentak sejak 17 Januari 1949.

Dengan Demikian maka menurut saya Kepres Hari Penegakan Kedaulatan Negara atau Kepres no 2 tahun 2022 yang dikeluarkan oleh Presiden Jokowi bukan hanya meluruskan sejarah terkait gagasan, ide dan perintah tentang Serangan Umum 1 Maret namun lebih jauh lagi Kepres itu boleh jadi juga sebuah upaya “menjaga” nama Soeharto dengan membatasi agar tidak terjadi klaim berlebihan terhadap peristiwa sejarah tersebut.

Kenapa saya katakan “menjaga” ? Karena Klaim berlebihan seolah Soeharto menjadi tokoh sentral yang menjadi “sutradara sekaligus aktor pemeran utama” dalam serangan umum 1 maret bisa saja kemudian ditafsirkan bahwa Soeharto seolah telah “meniadakan” struktur negara yaitu Presiden, Wakil Presiden hingga Menteri Pertahanan dan meniadakan struktur TNI yang ada diatasnya saat itu, diantaranya Panglima Besar Soedirman dan Panglima Divisi III selaku atasan Letkol Soeharto.

Menurut saya yang menarik untuk di pertanyakan justeru apa motif Fadli Zon “mengarang” sejarah seolah ingin menjadikan Soeharto sebagai tokoh utama serangan umum 1 Maret? Apakah “karangan” tersebut sebagai balas budi pada Soeharto yang mengangkatnya menjadi anggota MPR tahun 1997 atau justeru mungkin bisa ditafsir untuk menjerumuskan Soeharto agar dianggap sebagai Letkol yang melakukan perang tanpa perintah Presiden, Menhan, Panglima Besar Jenderal Soedirman dan Kolonel Bambang Sugeng selaku panglima Divisi III wilayah Jawa Tengah dan Jogjakarta ?

Kita tentu tak bisa simpulkan apa motif nya tapi pernyataan Fadli Zon telah memaksa kita membuka kembali dokumen sejarah tidak hanya tentang 1 Maret tapi ikut terbuka juga catatan kekerasan, memori luka, daftar nama korban penculikan, penembakan misterius, tanjung priok 1984 serta deretan “luka” lainnya. Pernyataan Fadli memaksa kita kembali menggali ingatan demi ingatan masa lalu yang selama ini mulai memudar oleh waktu dan kedewasaan dari usia kita sebagai Bangsa.

Akhir kata, daripada Fadli Zon meminta Pemerintah merevisi Kepres tersebut maka jauh lebih baik Fadli Zon merevisi kembali ingatan, bacaan dan alur logika sejarah nya agar tidak terjadi seperti apa kata pepatah Kerbau punya susu, sapi punya nama.***

Adian Napitupulu

Kembar Siam di India, Perjuangkan Dapat Hak Pilih Berbeda Saat Pemilu

0

Bogordaily.net – Kembar siam Sohan dan Mohan Singh dari Negara Bagian Punjab memperjuangkan hak agar dianggap dua individu berbeda. Sebagai teknisi kelistrikan, gaji keduanya seperti penghasilan satu karyawan.

Saat Sohan dan Mohan Singh hadir di tempat pemungutan suara, petugas memberi keduanya kacamata hitam. Tujuannya, agar lelaki bersaudara itu tak bisa melihat pilihan politik satu sama lain. Sekeluar dari TPS, Sohan dan Mohan mendapat tepuk tangan meriah dari panitia pemilu, politikus, pejabat Negara Bagian Punjab India, serta wartawan di lokasi.

Sohan dan Mohan Singh adalah kembar siam yang banyak disorot karena memperjuangkan hak agar diakui oleh pemerintah Punjab sebagai dua individu berbeda. Sohan dan Mohan, keduanya masih 19 tahun, akhirnya berhasil mendapatkan hak untuk memilih sebagai individu berbeda.

Kembar siam adalah kasus langka, ketika fisik serta organ dua saudara yang lahir bersamaan tersambung, sehingga tak bisa lepas setelah lahir. Sohan dan Mohan memiliki jantung, ginjal, sumsum tulang belakang, dan tangan berbeda. Namun kaki, hati, serta kandung kemih mereka tersambung akibat problem embrio saat berada di kandungan.

Sohan dan Mohan mendapat banyak dukungan dari pegiat hak difabel agar diperlakukan selayaknya dua orang berbeda. Meski akhirnya mendapat hak politik, sejauh ini kembar siam tersebut belum berhasil memperoleh keadilan di dunia kerja. Pada 2021, keduanya diterima bekerja sebagai teknisi untuk Punjab State Power Corporation (setara PLN di Negara Bagian Punjab). Masalahnya, Sohan dan Mohan masih mendapat bayaran setara untuk satu karyawan saja.

Setidaknya mulai ada angin perubahan. Pada 20 Februari 2022, Sohan dan Mohan diizinkan ikut pemilu sebagai dua warga negara berbeda. Gaurav Kumar, pejabat KPU Punjab, menganggap keduanya sebagai, “ikon bagi para pemilih lain dari kalangan disabilitas,” ujarnya seperti dilansir kantor berita ANI.

Saudara kembar siam ini lahir di Ibu Kota New Delhi pada 2003. Orang tua Sohan dan Mohan membuang bayi kembar dampit itu di jalanan, ketika mereka masih berusia dua bulan. Lembaga sosial All India Pingalwara berhasil menemukan bayi malang tersebut, lantas merawat keduanya. Sempat ada upaya memisahkan tubuh Sohan dan Mohan, namun dokter akhirnya membatalkan operasi karena risiko keduanya meninggal atau cacat permanen sanat tinggi.***

Penataan PKL, Satpol PP Kota Bogor Beri Denda Administrasi Terhadap PKL Yang Melanggar

Bogordaily.net – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bogor bersama tim gabungan TNI, Polri dan Kecamatan Bogor Tengah serta Dishub Kota Bogor melakukan pengecekan Pedagang Kaki Lima (PKL) dari hasil penertiban pada Bulan Februari dan Maret 2022 yang berada di sejumlah kawasan di Kota Bogor, Rabu 9 Maret 2022.

Kabid Trantibum Satpol-PP Kota Bogor Andry Sinar Wahyudin mengatakan, pihaknya melakukan pengecekan PKL dikarenakan pedagang masih melanggar di beberapa titik, khususnya di Kawasan Suryakencana.

“Jadi kita mengecek kembali pemeliharaan hasil dari penertiban. Dan hari ini kita mengecek kembali terkait penertiban pedagang kaki lima yang masih melanggar di beberapa titik,” kata Kabid Trantibum Satpol-PP Kota Bogor Andry Sinar Wahyudin kepada bogordaily.net usai penertiban.

Lebih lanjut, kata Andry, pihaknya melakukan pengecekan dan penertiban yakni di kawasan, Jalan Suryakencana, Jalan Otista, Jalan Roda, Jalan Pedati, Jalan Bata, Jalan Seketeng dan Jalan Cincau. Dan ia melihat banyak PKL yang melakukan pelanggaran-pelanggaran.

“Jadi untuk hari ini kita lakukan penindakan denda admistrasi ke 6 pelanggar pedagang kaki lima. Untuk nominal nya relatif, dari Rp 50 ribu hingga Rp 100 ribu,” katanya.

Sementara itu ditempat yang sama Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Bogor Tengah, Dicky Iman Nugraha menyampaikan, Pedagang kaki lima (PKL) di Jalan Pedati sudah ada perjanjian dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor tahun 2019 bahwa mereka akan pindah ke plaza Bogor. Tetapi sampai saat ini masih berjualan Jalan Pedati.

Pihaknya sudah memberikan surat pemberitahuan kepada para PKL. Tetapi para PKL tidak mengindahkan surat pemberitahuan itu. Maka dari itu Tim Gabungan dari Satpol PP Kota Bogor dan TNI Polri melakukan penindakan sesuai prosedur.

“Jadi, mereka meminta kebijaksanaan boleh berjualan sampai batas kuning. Batas kuning ini di belakang lokasi jalannya disabilitas. Dengan harapan tidak menggangu pejalan kaki sama sekali,” tegasnya.

“Tapi, tadi kita lihat ada beberapa pedagang yang masih berjualan melewati garis kuning, sehingga kita angkut semua dagangannya,” tutupnya.*

(Ibnu Galansa Montazerry)

Belum Membayar Hutang, Produsen Vaksin Merah Putih Diugat

0

Bogordaily.net – Vaksin Merah Putih yang diproduksi oleh PT Biotis Prima Agrisindo, holding PT Biotis Pharmaceutical Indonesia,  digugat oleh kontraktornya ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus). Kontraktor menilai Biotis belum membayar utang hingga perkara itu diajukan ke persidangan.

Berdasarkan data yang dikutip dari Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) PN Jakpus, Rabu, 9 Maret 2022. gugatan itu dilayangkan dua kontraktor, yaitu Metallurgical Corporation of China Ltd Indonesia dan PT Indonesia Xin Hai Steel Structure. Keduanya mengajukan permohonan penundaan kewajiban pembayaran utang (PKPU) terhadap Biotis.

Terdapat enam gugatan yang dilayangkan kepada Bitos. Gugatan terdaftar dengan Nomor: 18/Pdt.Sus-PKPU/2022/PN.Jkt.Pst.

Sepanjang Februari lalu, sudah berlangsung tiga kali persidangan, namun dua sidang pertama ditunda. Sidang ketiga pada 28 Februari 2022 dan sidang keempat pada Kamis, 10 Maret 2022, besok mengagendakan pemeriksaan legal standing pemohon.

Gugatan itu dibenarkan oleh kuasa hukum Metallurgical Corporation of China Ltd Indonesia, Amandri. Ia menyebut kliennya melayangkan gugatan karena sudah empat tahun Biotis tidak ada iktikad baik membayar sisa utangnya.

“Tujuannya, agar Biotis mendapatkan kesempatan restrukturisasi untuk menyelesaikan kewajiban utangnya kepada kreditur,” ujar Amandri dari kantor hukum Maxxima Law Office dikutip dari detikcom, Rabu, 9 Februari 2022.

Sementara itu, kuasa hukum tergugat, Ulises Tampubolon, sudah dimintai konfirmasi detikcom tetapi panggilan telepon tidak direspons. Demikian juga dengan WhatsApp, hingga berita ini diturunkan belum mendapatkan jawaban.

Seperti diketahui, vaksin Merah Putih telah mendapat sertifikat halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Saat ini sedang berlangsung uji klinis yang terdiri atas tiga tahap untuk mengetahui tingkat keamanan, tingkat kekebalan dan tingkat efikasinya.

BPOM menargetkan izin penggunaan darurat vaksin ini bisa rilis pada Juli 2022. Biotis diproyeksikan mampu memproduksi 20 juta dosis dalam sebulan atau 240 juta dosis dalam setahun.***

Selama Pandemi, Jumlah Crazy Rich di Indonesia Meningkat

0

Bogordaily.net – Selama pandemi tahun 2021, jumlah populasi orang terkaya yang masuk kategori Ultra High Net Worth Individuals (UHNWIs) atau kerap dipersepsikan sebagai crazy rich Indonesia tercatat naik 1%.

Melansir Kompas.com, jika pada tahun 2020, UHNWIs Indonesia atau kerap disebut Crazy Rich tercatat sebanyak 1.390 orang, setahun berikutnya terjadi perubahan dengan angka sejumlah 1.403 orang. Kategori UHNWIs adalah mereka yang memiliki kekayaan lebih dari US$ 30 juta atau ekuivalen dengan Rp 432 miliar.

Menurut Head of Research Knight Frank Asia Pacific Christine Li, jumlah harta kekayaan ini disusun berdasarkan wealth sizing model, yang mencakup aset-aset properti primer (rumah pribadi), dan tangible assets lainnya.

“Berdasarkan Wealth Sizing Model yang disusun oleh Knight Frank, jumlah populasi UHNWIs di Indonesia mengalami sedikit peningkatan yaitu satu persen secara tahunan atau year on year (yoy) pada 2021,” tutur Christine.

Sementara, jumlah populasi orang kaya atau High Net Worth Individuals (HNWIs) atau individu dengan harta kekayaan mencapai 1 juta dollar AS (Rp 14,4 miliar) ke atas justru menurun hingga 5 persen secara tahunan.

Sebelumnya pada 2020, populasi HNWIs sejumlah 86.651 orang. Tahun 2021 turun menjadi 82.012 orang. Sedangkan untuk wilayah Asia Pasifik, jumlah populasi HNWIs dan UHNWIs tumbuh lebih cepat yaitu masing-masing sebesar 8,8% dan 7,5%.

Namun demikian, menurut Christine, dalam kurun lima tahun yaitu sejak 2021 hingga 2026, pertumbuhan populasi HNWIs dan UHNWIs di Indonesia diprediksi masih akan sangat positif.

Berdasarkan data Wealth Sizing Model yang disusun oleh Knight Frank, Indonesia diharapkan akan memiliki angka pertumbuhan jumlah populasi HNWIs sebesar 63 persen atau 134.015 orang.

Lalu, sebesar 29% untuk jumlah populasi UHNWI atau 1.810 orang dan juga sebesar 38 persen untuk jumlah populasi miliarder. Secara umum, kalangan paling tajir UHNWIs dan HNWIs terbanyak dunia ada di Amerika Serikat dengan jumlah populasi masing-masing sebesar 210.353 orang dan 24.273.540 orang.

Masih menurut Wealth Report 2022 Knight Frank, baik UHNWIs maupun HNWIs Indonesia rata-rata mengalokasikan kekayaannya untuk investasi langsung pada properti komersial sebanyak 34%.

“Properti komersial yang menjadi sasaran investasi adalah properti sewa, perkantoran, dan lainnya,” kata Christine.

Sementara itu, sebesar 28% harta kekayaan mereka dialokasikan untuk investasi pada Dana Investasi Real Estate (DIRE), atau funding lainnya. Angka tersebut lebih tinggi dari angka rata-rata pada skala regional dan global untuk kedua kategori investasi properti.

Rata-rata orang kaya di Asia Pasifik mengalokasikan hartanya sebesar 27% untuk investasi langsung dan sebesar 19% untuk investasi tak langsung pada sektor properti.

Sementara itu, untuk skala global tercatat sebesar 28% dan 21% kekayaan dialokasikan masing-masing untuk investasi langsung dan tak langsung pada properti.***

 

Siswa SMA Bina Insani Ikuti Rangkaian Kegiatan Bedah PTN Online “Broaden Your Horizon”

0

Bogordaily.net – SMA Bina Insani menggelar kegiatan Bedah PTN Online “Broaden Your Horizon” secara daring melalui platfrom zoom, dengan menghadirkan 3 Perguruan Tinggi Negeri yaitu, Universitas Diponegoro (UNDIP), Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug dan Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Jakarta 1 (Poltekkes Kemenkes Jakarta 1), Rabu, 9 Maret 2022.

Kegiatan ini digelar karena Perguruan Tinggi Negeri (PTN) adalah salah satu tujuan dan cita-cita bagi para remaja yang berada ditingkat kelas XI dan XII SMA. Melanjutkan pendidikan di Perguruan Tinggi Negeri merupakan impian sebagian besar siswa SMA.

Banyak jurusan dan program studi yang dapat dipilih oleh para lulusan SMA untuk mendalami ilmu yang akan membantunya mencapai cita-cita.

SMA Bina Insani Menggelar Rangkaian Kegiatan Bedah PTN Online "Broaden Your Horizon", menghadirkan 3 Perguruan Tinggi Negeri yaitu, Universitas Diponegoro (UNDIP), Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug dan Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Jakarta 1 (Poltekkes Kemenkes Jakarta 1), Rabu, 9 Maret 2022. (Istimewa/Bogordaily.net)

Informasi mengenai peluang, prospek dan jalur masuk ke PTN sangat dibutuhkan oleh siswa SMA agar tidak salah dalam menentukan pilihan, baik jurusan atau program studi maupun PTN yang akan dimasuki.

Bedah PTN Online “Broaden Your Horizon” bertujuan untuk membuka wawasan siswa dan siswi kelas XI dan XII melalui kegiatan yang akan menambah wawasan siswa, mengenai jalur masuk dan prospek di PTN-PTN di Indonesia.

Ketiga Univ yang hadir sebagai narasumber yang membagikan informasi, mengenai jalur masuk dan prospek karir kepada para siswa.

Kepala SMA Bina Insani, Cucup Shohibul Maqomat dalam sambutannya dalam membuka kegiatan Bedah PTN ini menyampaikan bahwa, bedah PTN ini diharapkan akan membuka wawasan siswa bahwa pilihan PTN di Indonesia sangat banyak. Tidak hanya yang berada di Jakarta dan Jawa Barat, namun juga tersebar di daerah-daerah lain di Indonesia.

“Siswa perlu memiliki rasionalisasi sebagai bentuk perencanaan masa depannya. Siswa juga dapat mempertimbangkan Program Diploma UNDIP yang saat ini telah memiliki jenjang D4 sebagai alternatif pilihan program studi. Semua informasi mengenai UNDIP dapat di akses melalui laman PMB UNDIP – Diponegoro University,” ucap Muhammad Arfan, Narasumber dari UNDIP.

SMA Bina Insani Menggelar Rangkaian Kegiatan Bedah PTN Online "Broaden Your Horizon", menghadirkan 3 Perguruan Tinggi Negeri yaitu, Universitas Diponegoro (UNDIP), Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug dan Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Jakarta 1 (Poltekkes Kemenkes Jakarta 1), Rabu, 9 Maret 2022. (Istimewa/Bogordaily.net)

Materi sesi kedua yang diisi oleh PPI Curug yang menyampaikan informasi terkait jalur masuk dan prospek karir.

Dalam salah satu paparannya Ayub Wimatra, Kepala Sub Bagian Pengembangan Usaha dan Humas PPI menyampaikan bahwa, salah satu jalur seleksi masuk calon mahasiswa baru dapat dilaksanakan melalui jalur Kerjasama Corporate.

Sesi akhir yang ditutup oleh Poltekkes Kemeskes Jakarta 1 juga memberikan informasi jalur masuk dan jurusan yang dibuka.

“Jalur-jalur penerimaan ini dibuka untuk para siswa mulai dari jalur rapor sampai dengan jalur tes,” pungkas Giovanno.***

Pemerintah Arab Saudi Dukung Pembengunan Kereta Gantung di Kawasan Puncak

Bogordaily.net– Usulan pembangunan kereta gantung di wilayah Puncak, Jawa Barat, oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahudin Uno, akan segera terlaksana. Ia juga menurutkan bahwa Pemerintah Arab Saudi akan mendukung pembuatan kereta gantung diwilayah itu.

Hal tersebut disampaikan Sandiaga Uno ketika mengajak Duta Besar Saudi Arabia untuk Indonesia, Syekh Essam bin Abed Al-Thafaqi menikmati keindahan kawasan Puncak, Bogor pada Selasa kemarin, 8 Maret 2022.

Bertempat di Villa Riung Gunung, Sandiaga Uno menunjukkan indahnya pemandangan alam serta matahari terbenam.”Oke yang mulia Duta Besar, ini adalah pemandangan matahari terbenam di kawasan puncak,” ungkap Sandiaga seraya menunjukkan lembayung senja di kawasan puncak.

“Kami sedang mengembangkan kereta gantung dan juga transportasi baru yang sangat ramah lingkungan, mungkin kendaraan listrik dan eco tourism destination yang mungkin bisa kita jalin kerjasama dengan Pemerintah Saudi Arabia,” ujarnya.

Usulan pembangunan kereta gantung serta sejumlah transportasi publik ramah lingkungan yang disampaikan Sandiaga Uno disambut gembira Syekh Essam bin Abed Al-Thafaqi. Ia mengaku mendukung usulan tersebut karena dinilainya sangat baik.

“Ya, ya itu bagus, kami akan mendukung karena ini sangat bagus,” ujar Syekh Essam bin Abed Al-Thafaqi

Pernyataan Syekh Essam bin Abed Al-Thafaqi pun disambut senyum semringah Sandiaga Uno.

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu menilai kerjasama yang terjalin akan sangat meguntungkan bagi kedua belah pihak. Mengingat, banyak wisatawan asal Saudi Arabia yang berkunjung ke kawasan Puncak.***

 

 

Alina Kabaeva, Gundik Putin yang Dikenal Pesenam Ritmik Berprestasi

0

Bogordaily.net – Mantan pesenam ritmik berprestasi, Alina Kabaeva, belakangan ini disorot karena diduga menjadi kekasih gelap Presiden Rusia, Vladimir Putin.

Jika Putin yang dikenal gemar berolahraga, Kabaeva justru menggelutinya sebagai karir. Wanita kelahiran Uni Soviet, 12 Mei 1983 tersebut merupakan peraih medali perunggu all-around pada Olimpiade 2000 di Sydney dan emas pada Olimpiade Athena 2004.

Setelah bertunangan dengan David Museliani, seorang perwira polisi, hingga bercerai pada tahun 2005, Kabaeva kabarnya menjalin hubungan asmara dengan Putin hingga memiliki 4 anak. Di tengah perang Rusia-Ukraina, Putin dilaporkan menyembunyikan sang gundik dan anak mereka di Swiss.

Prestasi Senam Ritmik Alina Kabaeva

Terlepas dari tali kasihnya dengan Putin, rupanya, Kabaeva pernah menorehkan catatan sebagai pesenam ritmik berprestasi. Dia memenangkan total 14 medali Kejuaraan Dunia dan 21 medali Kejuaraan Eropa serta menjadi pembawa obor di Olimpiade Musim Dingin Sochi 2014.

Kabaeva muda juga pernah disamakan dengan Elena Karpukhina sebagai salah satu pesenam ritmik termuda yang memenangkan Kejuaraan Dunia All-Around pada tahun 1999 Osaka pada usia 16 tahun.

Alina Kabaeva

Puncaknya di tahun 2004, setelah memenangkan medali emas all-around di Kejuaraan Eropa di Kyiv, Ukraina, Kabaeva menyabet emas juga di Olimpiade Athena pada tahun yang sama.

Dia memenangkan medali emas dalam kategori all-around individual untuk senam ritmik, dengan skor 108.400 (Lingkaran 26.800, Bola 27.350, Klub 27.150, Pita 27.100).

Karir Senam Ritmik Alina Kabaeva

Lahir dari ayah yang merupakan pemain sepak bola, Marat Kabayev, darah olahraga mengalir deras di tubuh Alina Kabaeva. Kabaeva mulai terjun ke dunia senam ritmik pada usia 3 tahun dengana pelatih bernama Margarita Samuilovna.

Menginjak masa remaja, Kabaeva pindah ke Moskow di mana ibunya membawanya ke pelatih kepala Rusia, Irina Viner.

Kabaeva tinggal bersama Viner dan melakukan debut internasionalnya pada tahun 1996. Pada tahun 1998, Kabaeva yang masih berusia 15 tahun memenangkan Kejuaraan Eropa di Portugal. Pada saat itu, ia adalah anggota termuda dari skuad Rusia.

Skandal Doping

Pada Kejuaraan Senam Ritmik Dunia 2001, Kabaeva memenangkan medali emas untuk kompetisi Bola, Klub, Simpai, Tali, Individu All-Around, dan Tim.

Kemudian, pada Goodwill Games 2001 di Brisbane , Australia, Kabaeva juga memenangkan medali emas untuk kompetisi Bola, Klub, dan Tali, dan Perak di All-Around Individual, dan Hoop.

Namun, Kabaeva dan rekan satu timnya, Irina Tchachina, dinyatakan positif menggunakan obat terlarang (furosemide) sehingga medali mereka dilucuti dan didiskualifikasi selama 2 tahun.

Alina Kabaeva

Sang pelatih, Viner mengatakan pesenamnya itu mengonsumsi suplemen makanan yang disebut “Hyper”, yang mengandung diuretik ringan untuk mengatasi sindrom pramenstruasi.

Ketika persediaan habis sesaat sebelum Goodwill Games, tim fisioterapis mengisinya kembali di apotek setempat. Menurut Viner, suplemen yang dijual di sana palsu dan mengandung furosemide.***

Ini Alasan Serial ‘WandaVision’ Dirombak Besar-besaran!

0

Bogordaily.net – Seluruh film MCU memiliki kontinuitas yang menunjukkan rentetan kejadian serta peristiwa yang terjadi di alam semesta. Hal inilah yang terjadi pada produksi serial ‘WandaVision’ di tahun lalu, dimana serial tersebut harus mengalami perombakan dikarenakan film ‘Black Panther’.

Melansir dari Comicbook, episode terakhir WandaVision menampilkan Wanda melawan Agatha Harkness. Dimana pada saat bersamaan, kita melihat Wanda berubah menjadi Scarlet Witch seperti versi komiknya. Rupanya bagian inilah yang menjadi titik fokus kru yang harus mengalami perombakan besar-besaran.

Seorang anggota tim VFX Marvel telah menjelaskan bagaimana film ‘Black Panther’ mengubah penggunaan rune milik WandaVision ini.

Rune yang digunakan dalam film tersebut rupanya semula amatlah mirip dengan bahasa Wakanda yang digunakan di dalam film ‘Black Panther’.

Tim dan kru pun terpaksa harus mengotak-atikkan dan merombak rune tersebut menjadi unik dan sesuai dengan kesepakatan para tim.

Jana Schrimer, yang merupakan anggota tim Visual Development, mengatakan jika dirinya sempat mengalami kebingungan dan akhirnya tim memutuskan untuk menggunakan simbol yang sederhana.

“Itu sangat bolak-balik untuk jenis rune yang mereka inginkan,” kata Schrimer.

“Simbol pertama yang kubuat, mereka bilang terlalu mirip dengan kepingan salju. Konsep lain yang mereka katakan terlihat agak terlalu terinspirasi oleh bahasa gaya Wakanda, jadi mereka tidak memilihnya. Pada akhirnya, simbol terakhir memiliki lebih banyak tampilan tradisional yang mempesona,” lanjutnya.

Seperti yang kita ketahui, rune dalam WandaVision memang sangat berperan lantaran menjadi sumber Wanda menyerap kekuatan super yang bahkan selama ini ia tak sadari. Bahkan berkat adanya rune tersebut, Wanda mampu menemukan jati dirinya sebagai penyihir merah, Scarlet Witch.***

Ed Sheeran Bantah Lagu Shape of You Disebut Jiplak

0

Bogordaily.net – Penyanyi Ed Sheeran angkat suara membantah tuduhan bahwa lagu Shape of You (2017) menjiplak lagu dari lagu Oh Why (2015) milik Sami Chokri alias Sami Switch dan produser Ross O’Donoghue.

Ed Sheeran juga memberikan bukti dalam persidangan hak cipta di Pengadilan Tinggi London, pada Senin, 7 Maret 2022. Saat diinterogasi oleh pengacara Sami Switch dan Ross O’Donoghue, Andrew Sutcliffe, Ed Sheeran mengatakan dia tidak mengetahui Sami Switch dan mengaku belum pernah mendengar lagunya.

“Saya telah membangun karir yang panjang dan sangat sukses dengan menulis lagu-lagu orisinil untuk diri saya sendiri dan artis ternama lainnya,” kata Ed Sheeran.

“Saya tidak akan bisa mencapai kesuksesan itu jika saya memiliki kebiasaan menjiplak karya orang lain,” lanjut dia.

Namun, Sutcliffe yakin Ed Sheeran mengetahui Sami Switch karena mereka berdua pernah muncul di SBTV, platform musik online Inggris. Menurut Sutcliffe, Ed Sheeran bahkan meneriakkan nama Sam Switch di Reading Festival pada 2011 setelah diminta oleh sahabatnya, Jamal Edwards.

Sutcliffe juga mengatakan, ada banyak bukti yang menunjukkan Ed Sheeran sedang mengumpulkan ide sebelum menulis lagu,

Ed Sheeran juga ditanya tentang keputusannya untuk menyelesaikan klaim atas lagunya yang berjudul “Photograph” (2015), yang menurut dua musisi California memiliki komposisi yang sama dengan lagu mereka yang berjudul “Amazing”.

Ed Sheeran setuju untuk menyerahkan 35 persen dari pendapatan, mengakui musisi sebagai co-writer, dan membayar lebih dari lima juta dolar AS atau sekitar Rp71 juta kepada mereka atas saran dari pengacaranya.***