Saturday, 25 April 2026
Home Blog Page 6020

Menparekraf Sandiaga Uno, Menjajal Cappadocia di Subang

Bogordaily.net – Wahan balon udara di Ciater, Subang, disambangi oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno. Ia menjajal Cappadocia alias wahana balon udara seperti yang ada di Cappadocia.

Tempat wisata tersebut merupakan inovasi yang dilakukan untuk mendukung pariwisata di daerah tersebut. Diketahui, series Layangan Putus mampu menghipnotis sejumlah masyarakat di Indonesia dengan salah satu dialog yang membahas tentang Cappadocia.

“It’s our dream. Alhamdulillah akhirnya saya bisa merasakan langsung sensasi terbang di atas balon udara di Tanah Air. Enggak usah jauh-jauh ke Cappadocia, di Ciater Subang juga ada,” tulis Sandiaga di akun Instagram resminya @sandiuno, dikutip Senin, 7 Maret.

Sandiaga mengaku salut dengan Indonesia Terbang sebagai pengelola dari wahana balon udara yang ada di Ciater. Menurut dia, pengelola dapat melihat peluang dari tren wisata yang sedang hits di masyarakat.

“Peluang usaha yang menjanjikan. Salut untuk @indonesia.terbang yang dapat menangkap peluang ini,” ucapnya.

Bahkan, keberadaan Wahana tersebut akan menjadi salah satu daya tarik unggulan untuk menarik wisatawan datang ke Subang. Dirinya saja tak ragu untuk menjajal Cappadocia alias baloin udara yang ada di tempat wisata tersebut.

“Serta menjadikan balon udara sebagai ikon wisata yang menarik, dengan tetap mengutamakan keselamatan dan keamanan bagi wisatawan,” katanya.

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini menekankan bahwa Kemenparekraf akan selalu mendukung inovasi tersebut untuk kebangkitan pariwisata di Indonesia.

“Inilah pariwisata baru yang mengedepankan pada kualitas, bukan sekadar pada kuantitas. Kami di @kemenparekraf terus mendukung inovasi ini, dan siap berkolaborasi demi bangkitkan ekonomi Indonesia,” tulisnya.

165 Pohon di Kota Bogor Memiliki KTP, Disperumpkim Antisipasi Pohon Tumbang

Bogordaily.net – Sekitar 165 pohon di Kota Bogor kini telah memiliki KTP pohon. Hal ini berdasarkan pendataan dari hasil penelitian dan pendataan KTP pohon pada November tahun lalu, yang dilakukan oleh bagian Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) Kota Bogor.

Kepala Bidang Pengelolaan Keanekaragaman Hayati pada Disperumkim Kota Bogor, Irfan Zacki Faizal, pendataan terhadap 165 pohon itu dilakukan di sekitar Kecamatan Tanah sareal yakni di Jalan Srigunting, Jalan Puter, Jalan Merak, Jalan Wawilis, Jalan Bango, dan Jalan Senam.

“Dari pendataan tahun 2021 bertambah 165 pohon. Sebagian besar memiliki KTP  hijau atau dalam keadaan sehat,” kata Irfan dikutip dari Republika.co.id, Senin, 7 Maret 2022.

Lebih lanjut, Irfan menjabarkan, hingga 2021 sekitar 981 pohon di Kota Bogor yang memiliki KTP. Dari 981 pohon, 145 di antaranya ber-KTP merah, 27 pohon ber-KTP coklat, 190 pohon ber-KTP kuning, dan 629 pohon ber-KTP hijau.

Berdasarkan data yang ada pada Disperumkim Kota Bogor, pohon ber-KTP hijau memiliki kondisi kesehatan di atas 80 persen dan berisiko rendah untuk tumbang. Pohon ber-KTP kuning memiliki kondisi kesehatan di angka 50 hingga 80 persen, KTP coklat 30 hingga 50 persen, dan KTP merah di bawah 30 persen dengan risiko ekstrem untuk tumbang.

Menurut nya, ratusan pohon tersebut sebagian besar tersebar di jalan-jalan protokol Kota Bogor seperti di Jalan Pajajaran, Jalan Ahmad Yani, dan Jalan Pengadilan.

“Data tersebut berdasarkan persentasi kesolidan pohon atau tingkat keropos atau kegerowongan pohon,” ujarnya.

Ke depannya Disperumkim Kota Bogor, akan terus melakukan pendataan terhadap pohon-pohon di Kota Bogor. Di samping itu, beberapa pohon yang tumbang di Kota Bogor beberapa waktu belakangan, belum memiliki KTP atau belum terdata tingkat kekeroposannya.***

The Gates of Hell, Wisata Menuju Gerbang Neraka di Turmenistan

Bogordaily.net – The Gates of Hell (Gerbang Neraka) adalah sebuah tempat wisata gurun pasir yang berada di Davarza, Desa Derweze, Turmenistan. Tempat ini dinamakan Gerbang Neraka karena merupakan sebuah kawah dengan api yang menyala dan tidak pernah padam.

Gerbang menuju neraka, itu mungkin sebuah kata yang dapat menggambarkan sebuah kawah yang ada di Derweze, Provinsi Ahal, Turkmenistan telah terbakar selama 44 tahun.

Yaap, di negara yang terletak di Asia Tengah ini menyimpan sebuah fenomena yang tentunya cukup mencengangkan. Kawah dengan diameter 230 meter ini memang sudah memilki julukan Pintu ke Neraka.

Memang pada mulanya, fenomena alam ini bisa terjadi dikarenakan oleh kesalahan perhitungan oleh para insinyur minyak tanah dari Uni Soviet. Para insinyur tersebut pertama kali berpikir bahwa tempat ini merupakan ladang besar yang mengandung gas berkelanjutan.

Lalu mereka mulai mengebor kawah tersebut. Tiba-tiba tanah yang ada di atasnya ambruk sehingga diameter kawah menjadi semakin luas.

Karena takut gas itu beracun, para insinyur Uni Soviet membiarkan gas tersebut terbakar beberapa minggu. Namun lagi-lagi karena perhitungan mereka salah karena kawah itu tidak pernah berhenti terbakar.

Yang ingin berkunjung ke kawasan in,i tentunya akan menjadi sebuah pencapaian yang sangat luar biasa. Bagaimana tidak, pesona yang dikeluakan oleh kawah ini pun sangatlah indah. Warna api yang terus terpancar selama 24 jam ini menjadi sebuah hal yang akan lo dapatkan di kawah ini.

Supaya semakin maksimal dalam menikmati keindahan yang ada di dalam kawasan Derweze ini, disarankan untuk melihat keindahannya pada malam hari. Karena di waktu tersebut lah Pintu ke Neraka ini akan memberikan sebuah pemandangan yang sangat cantik.

Karena memang letaknya di dekat gurun, kawah ini dapat menerangi sekitarnya sementara ribuan bintang berada di atasnya.

Namun jika ingin berkunjung ke kawah ini, disarankan untuk tetap berhati-hati dan jangan lupa untuk selalu mengikuti semua intruksi dari pemandu wisata profesional di sana yaa.

Kebaradaan api dikawah ini, suhunya diperkirakan mencapai 1.000 derajat celcius. Dan ternyata gas yang ada di kawah tersebut merupakan yang paling besar di dunia.

Jika kalian ingin mengunjungi serta merasakan secara langsung apa yang ditawarkan oleh Kawah Derweze atau Pintu ke Neraka, kalian tinggal datang saja ke Turkmenistan yang memang berada di kawasan Asia Tengah.

Lokasi The Gates of Hell, terletak di sebuah desa kecil yang bernama Derweze, jaraknya dari ibu kota negara, Ashgabat, sekitar 270 kilometer ke arah utara.***

Kolaborasi KemenkopUKM, KSP Nasari, dan PT Pos Indonesia Gelar Vaksinasi Booster

0

Bogordaily.net – Kementerian Koperasi dan UKM (KemenkopUKM) terus mendorong percepatan pelaksanaan vaksinasi tahap III (Booster), khususnya bagi para pelaku koperasi dan UKM.

“Untuk itu, kami meminta kepada koperasi yang jumlah anggotanya banyak di Indonesia untuk berkontribusi dalam percepatan vaksinasi dalam upaya percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional melalui program vaksinasi bagi para anggota dan masyarakat di sekitarnya,” kata Deputi Bidang Perkoperasian Kemenkop dan UKM Ahmad Zabadi di dampingi Asdep Pengembangan SDM Perkoperasian dan Jabatan Fungsional, saat meninjau pelaksanaan vaksinasi lanjutan (Booster) di Gedung Pos Ibukota, Jakarta, Senin, 7 Maret 2022.

Vaksinasi yang dilakukan atas kerjasama antara KSP Nasari dan PT Pos Indonesia dan didukung Kemenkop dan UKM, diikuti 600 orang peserta yang terdiri dari karyawan PT. Pos Ibukota dan anggota Koperasi Nasari, serta masyarakat sekitar.

“Kami mengapresiasi kerjasama ini dalam rangka pelaksanaan vaksinasi, ini menunjukkan eksistensi dan bukti bakti dan keperdulian koperasi terhadap anggota dan masyarakat serta karyawan PT.Pos Indonesia,” tandas Zabadi.

Zabadi berharap pelaksanaan vaksinasi booster bisa tuntas akhir tahun ini, sehingga para pelaku koperasi dan UMKM semakin kuat imunnya terhap Covid-19, sehingga aktivitas dan geliat ekonomi meningkat.

Kementerian Koperasi dan UKM-Deputi Bidang Perkoperasian “Dalam minggu-minggu ke depan, juga akan dilakukan vaksinasi di berbagai koperasi di sejumlah daerah di Indonesia,” ungkap Zabadi.

Di tempat yang sama, Ketua KSP Nasari Frans Panggabean juga mengungkapkan terima kasihnya atas dukungan KemenkopUKM dan PT Pos Indonesia dalam pelaksanaan vaksinasi ini.

“Kita harapkan apa yang kita harapkan bersama, yaitu bangkitnya dunia usaha bangkitnya perekonomian, khususnya bagi para pelaku koperasi dan UMKM dapat tercapai,” harap Frans.

Frans juga mengucapkan terima kasih kepada Angkatan Muda Koperasi Indonesia (AMKI) yang juga mendukung acara ini.

Sementara itu Ka.SBU Lending and Saving PT Pos Indonesia, Dodo mengungkapkan, sebagai BUMN pihaknya sangat mendukung pelaksanaan vaksinasi ini. Sehingga, adanya kerjasama ini sangat menguntungkan para pihak, termasuk bagi karyawan PT Pos Indonesia dan anggota Koperasi.***

Soroti Desainer Boyong Artis ke Paris Fashion Week, Wanda Hamidah Ajak Netizen Berpikir Kritis

0

Bogordaily.net – Paris Fashion Week 2022, tengah berlangsung. Indonesia jadi salah satu negara yang diundang untuk turut memamerkan karya-karya brand lokal di ajang tersebut. Namun, dalam perhelatan tersebut ada kritikan yang dilayangkan oleh berbagai pihak. Salah satunya datang dari Wanda Hamidah

Melalui unggahan di akun Instagramnya, Wanda Hamidah memberikan kritik pada desainer Indonesia, yang diduga memboyong banyak penonton dari Indonesia.

Diketahui ada beberapa artis yang turut diboyong desainer Indonesia ke Paris Fashion Week, antara lain Ariel NOAH, Anya Geraldine, Keanu, Reza Arap, hingga Adipati Dolken.

“Gagal paham nih sama desainer Indonesia yang bawa penontonnya sendiri seabrek-abrek dari Indonesia di Paris Fashion Week,” tulis Wanda di Instagram Story @wanda_hamidah, dikutip VIVA dari akun @lambeturah_official, Senin 7 Maret 2022.

Kesal lantaran kritikannya diserang oleh warganet, Wanda pun menyentil para warganet yang dianggapnya tidak bisa  beripikir kritis.

“Diajak berpikir kritis marah. Tapi tidak apa-apa aku akan tetap mengajak kalian berpikir kritis kalau follow aku. Kalau nggak mau diajak berpikir kritis, follow artis lain aja,” kata dia.

Dirinya mengatakan, tujuannya mengkritik adalah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Dia juga mengaku sangat mencintai produk Indonesia, termasuk bangga pada desainer-desainer Tanah Air.

“Saya cinta banget produk Indonesia, bangga sama desainer-desainer yang memulai dari nol, merangkak bersusah payah untuk go internasional, aku sangat bangga sama mereka. Ini salah satunya @puranaindonesia dan @nonitarespati,” tuturnya.

Kendati demikian, Wanda juga blak-blakan mengaku tidak suka dengan desainer yang langsung terkenal dan terkesan serba instan. Meski tak membuka identitas sang desainer, namun Wanda Hamidah menegaskan tidak suka dengan tipikal yang seperti itu.

“Paham ya. Saya bukannya iri, lagian sudah pergi ke Paris dari usia 17 nabung pakai uang sendiri yang saya hasilkan dari dunia modeling. Dan 2019 kemarin terakhir ke Paris sama anak-anak. Pakai uang sendiri juga hasil kerja keras, tidak perlu dibayarin. Yang saya tentang dan say lawan ini “Pembodohan Publik” nya… praktek klaim mengklaim ini bahaya, karena kenyataanya tidak seperti itu. Dan nitizen terbuai aja karena ketidaktahuan mereka,” tulisnya.***

MUI Kabupaten Bogor Tanggapi Kasus Aksi Mesum di Toilet Mushola

Bogordaily.net-Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bogor, KH Mukri Aji sangat menyesalkan adanya tindakan aksi mesum di toilet Musholla Miftahul Huda, kampung Cihaur, Desa Singasari, Kecamatan Jonggol yang dilakukan oleh oknum guru.

“Astagfirullah sangat sedih saya mendengarnya dan parahnya tempat ibadah yang suci bagi umat beragama Islam malah di jadikan tempat zina dan maksiat, biarpun di toilet mushola, itu masih di lingkunan ibadah,” ungkapnya Senin 7 Maret 2022.

Lanjutnya ia mengatakan, kejadian tersebut merupakan tindakan yang biadab, dan sangat menyakitkan hati bagi umat Islam yang seharusnya tidak pantas di lakukan.

“Seharusnya di tindak tegas dan di edukasi terlebih dahulu bukan di selesaikan secara gampang agar mendapatkan hukum jera bagi para pelaku tersebut dan di parahnya lagi mereka ini sudah berkeluarga yang malah melakukan kejahatan seks,” tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, diduga oknum guru bersama pasangannya, kepergok sedang berbuat mesum di dalam toilet mushola Miftahul Huda, Desa Singasari, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, pada Senin lalu, 1 Maret 2022.

Seorang warga melihat kedua pasangan yang diduga oknum guru mesum, memasuki mushola sekitar pukul 16.00 WIB. Melihat kedua pasangan pria dan wanita yang memasuki mushola dan tak kunjung keluar, akhirnya warga melaporkan hal itu ke Kepala Desa Singasari, Cakra agar datang ke mushola, guna membuktikan kecurigaan warga.

“Jadi saya dapat laporan dari warga. Terus kita sama-sama mengecek. Ternyata benar mereka sedang mesum di toilet mushola,” kata Cakra, Rabu, 2 Maret 2022.

Dia juga membenarkan jika salah pelaku merupakan guru dan bukan warga Desa Singasari. Cakra pun memastikan bahwa masalah ini sudah diselesaikan secara kekeluargaan dengan didampingi Camat Jonggol serta para warga
(Muhammad Irfan Ramadan)

Kabar Baik, Lawan Tersulit Fajar/Rian Mundur dari German Open 2022

0

Bogordaily.net – Pasangan ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, kehilangan salah satu pesaing pada German Open 2022. Yakni, pasangan ganda putra Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, yang terpaksa mundur dari German Open 2022,.

Keputusan sulit diambil setelah Soh Wooi Yik dinyatakan positif covid-19 jelang bergulirnya German Open 2022 pada 8-13 Maret.

Kepastian mundurnya Chia/Soh diumukan Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM) pada Senin, 7 Maret 2022.

Chia/Soh sebenarnya menjadi salah satu favorit pada turnamen level Super 300 tersebut.

Mereka menjadi unggulan kedua German Open 2022 setelah juara dunia ganda putra asal Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi.

Awalnya diharapkan menjadi panggung Chia/Soh untuk memenangi turnamen Open pertama mereka.

Sekadar informasi, perihal kualitas permainan, Chia/Soh menjadi salah satu pasangan yang diwaspadai.

Pada Olimpiade Tokyo tahun lalu, pasangan andalan Malaysia itu memulangkan dua unggulan teratas dari Indonesia.

Mereka mengalahkan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon pada perempat final dan Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan pada perebutan medali perunggu.

Adapun Chia/Soh seharusnya menjadi kompetitor pasangan andalan Indonesia lainnya, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto.

Chia/Soh dan Fajar/Rian tergabung di pul yang sama pada undian dan berpeluang saling berhadapan pada semifinal.

Chia/Soh bisa dibilang lawan tersulit Fajar/Rian. Fajar/Rian tak pernah menang dalam tiga pertemuan dengan Chia/Soh di turnamen BWF.

Pada final nomor beregu SEA Games 2019, Fajar/Rian tak mampu menyumbang poin setelah dikalahkan Chia/Soh.

Absennya Chia/Soh pun memuluskan jalan Fajar/Rian, satu-satunya wakil Indonesia, menuju tangga juara.

German Open 2022 juga menjadi ajang pemanasan Fajar/Rian sebelum menghadapi turnamen yang lebih bergengsi, All England Open 2022, pada pekan berikutnya.

“Untuk persiapan sudah cukup baik, tinggal maintenance saja. Jaga kondisi dan kesehatan,” ucap Rian, dilansir dari Badminton Indonesia.

“Nilai plus kami ke Jerman Terbuka dulu, kami bisa mengukur kekuatan kami karena lawan di All England juga sebagian besar main di Jerman.”

“Kami juga jadikan Jerman sebagai ajang pemanasan,” ucap pemain jebolan PB Jaya Raya menambahkan.

German Open 2022 akan berlangsung di Westenergie Sporthalle, Muelheim, Jerman, pada 8-13 Maret 2022.***

Viral! Bukan Orang, Tapi Sandal yang Antre Beli Minyak Goreng

0

Bogordaily.net – Kelangkaan minyak goreng masih menjadi masalah hingga saat ini. Bahkan, warga rela antre dari pagi demi mendapatkan minyak goreng di sebuah toserba. Lucunya, bukan orang melainkan  sandal yang antri dalam pembelian minyak sayur.

Video yang diunggah oleh akun instagram @lambeturah, memperlihatkan puluhan sandal berjejer dibuat seperti barisan dalam antrian, bukan lagi manusia yang mengantri. Fenomena ini terekam di daerah Pemalang, Jaw Tengah.

“Antre minyak. Yang antre sandalnya, lur,” ujar pria yang merekam video tersebut, seperti dikutip  dari akun Instagram @lambe_turah pada Senin, 7 Maret 2022.

Perekam video lantas mendekatkan kameranya ke bagian depan sebuah retail yang pagarnya masih terlihat tertutup. Namun di depan pintu itu sudah berjajar banyak sandal dari warga yang mengantre untuk mengamankan stok minyak sayur.

Jumlahnya pun bukan hanya 1-2, melainkan begitu banyak dan bahkan mengular sampai ke jalan.

Beberapa sandal terlihat ditimpa dengan batu, mungkin tujuannya agar tidak terbang saat ada angin datang, atau agar tidak ada orang yang usil menukar sandal dalam posisi antiran tersebut.

“Ini lho lur, yang antre sandalnya,” sambung perekam video, masih dengan menggunakan bahasa Jawa. “Zaman now yang antre sandal.”

Fenomena ini seketika membuat publik ikut mengelus dada, benar-benar takjub dengan perjuangan warga untuk mendapatkan minyak goreng. Pasalnya sampai sekarang minyak sayur masih menjadi komoditi rumah tangga yang sulit dijumpai di pasaran, pun di beberapa tempat dijual dengan harga yang cukup memberatkan masyarakat. Masyarakat harua antre beli minyak goreng.

“Selamat datang di wakanda.. negeri dengan lahan sawit terluas tapi minyak goreng nya langka,” seloroh warganet.

“Minyak goreng ga dapet sendal ilang yang iyaaa,” kata warganet.***

Body Tape, Pengganti Bra yang Bikin Penampilan Makin Oke

0

Bogordaily.net – Memakain bra merupakan bagian penting bagi para wanita dalam berpakaian. Namun terkadang, penggunaan bra terasa merepotkan. Well, sekarang tak perlu khawatir karena sekarang ada pengganti bra yang bisa kamu andalkan, yakni body tape.

Ya, penggunaan bra terkadang terasa merepotkan dan bisa ikut menimbulkan masalah seperti kawat bra yang sakit, menyebabkan iritasi, atau mengganggu penampilan jika ingin berpakaian sedikit terbuka.

Namun dengan adanya body tape, layaknya bra, body tape ini bisa menutup dan menopang payudara dengan baik. Body tape juga cocok untuk kamu yang ingin menggunakan pakaian backless atau terbuka tanpa takut bra ikut terlihat yang akhirnya mengurangi keindahan dari baju itu sendiri.

Masih ragu untuk memakai body tape? Yuk, simak 5 manfaat memakai body tape pengganti bra yang harus kalian tau.

1. Membuat percaya diri

Mulanya, body tape ini banyak dipakai oleh selebriti mancanegara seperti Kim Kardashian.

Body tape menjadi salah satu jenis fashion hacks, untuk kamu yang sering menggunakan pakaian yang terbuka atau backless.

Jadi ketimbang pusing mencari cara untuk menyembunyikan tali bra kamu, penggunaan bra tape jelas lebih praktis. Kamu bisa lebih percaya diri dan bebas beresksplorasi menggunakan pakaian apapun.

2. Mudah saat digunakan

Kamu hanya perlu merekatkan body tape tersebut seperti selotip dari bagian bawah payudara hingga ke belakang bahu.

Sebelum menempelkan body tape ke tubuh kamu, hindari pemakaian oil dan body lotion payudara ya. Sebab, pemakaian oil dan body lotion bisa membuat permukaan kulit menjadi lembap sehingga akan mengurangi kelekatan pada body tape.

3. Bisa dibentuk sesuai pakaian

Dengan menggunakan body tape kamu bisa membentuk payudara sesuai keinginan dan bentuk pakaian.

Kamu bisa menyesuaikan pemakaian body tape dengan baju yang akan digunakan. Oh iya, tak perlu khawatir body tape tak akan terlepas karena kebanyakan produk body tape saat ini sudah dilengkapi dengan perekat yang kuat, nyaman, dan aman saat dipakai seharian.

4. Tidak bikin sesak

Meski produk ini menggunakan perekat, kamu bisa mencari body tape yang perekatnya nyaman saat digunakan maupun saat dilepas.

Sebaiknya kamu juga tidak merekatkan body tape terlalu ketat atau longgar, ya! Karena hal ini jelas membuat pemakaian body tape menjadi kurang nyaman.***

Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan Meningkat, Pulau Jawa Mendominasi

0

Bogordaily.net – Kasus kekerasan terhadap perempuan di Indonesia, khususnya pulau Jawa mengalami kenaikan. Hal itu menurut data dari Komisi Nasional Antikekerasan terhadap perempuan atau Komnas Perempuan.

Komnas Perempuan mencatat, sebanyak 338.496 kasus kekerasan berbasis gender terhadap perempuan terjadi di tahun 2021, berdasarkan data Komnas Perempuan, lembaga layanan, dan Badan Peradilan Agama (Badilag).

“Terjadi peningkatan signifikan, yakni 50 persen kasus kekerasan berbasis gender terhadap perempuan, yaitu 338.496 kasus pada 2021 dari 226.062 kasus pada 2020,” kata Wakil Ketua Komnas Perempuan Olivia C. Salampessy di acara Catatan Tahunan Komnas Perempuan 2022, Senin 7 Maret.

Dia juga mengatakan, aduan yang dilakuan korban kekerasan kepada Komnas Perempuan terhadap perempuan meningkat hingga 80 persen, dari 2.134 kasus di 2020 menjadi 3.838 kasus di 2021.

Selain itu, di Badilag juga terdapat peningkatan kasus sebesar 52 persen, dari 215.694 kasus di 2020 menjadi 327.629 kasus di 2021. Namun, berdasarkan data lembaga layanan, tercatat penurunan jumlah kasus sebesar 15 persen atau sebanyak 1.205 kasus, dengan angka pada 2021 mencapai 7.029 kasus.

“Ini dikarenakan selama dua tahun pandemi COVID-19, sejumlah lembaga layanan sudah tidak beroperasi. Sistem dokumentasi kasus juga belum memadai serta terbatasnya sumber daya,” tambahnya.

Komnas Perempuan juga tidak mendapatkan informasi terkait kondisi kasus kekerasan terhadap perempuan dari Provinsi Sulawesi Barat dan Kalimantan Tengah, katanya.

Sebagian besar data pelapor, yang menyampaikan data laporan kepada Komnas Perempuan dengan mengisi dan mengembalikan kuesioner, adalah dari lembaga di Pulau Jawa.

“Seandainya kapasitas lembaga dan informasi tersedia serta perempuan mendapatkan akses terhadap kanal-kanal komunikasi yang disediakan, maka dapat diprediksi jumlah data yang terhimpun bisa jauh lebih besar dari tahun sebelumnya,” ujarnya.***