Wednesday, 29 April 2026
Home Blog Page 6058

Inilah 5 Kegiatan Seru yang Dilakukan Wisatawan Saat Perayaan Nyepi di Bali

Bogordaily.net – Sesuai adat dan tradisi di Bali, seluruh kegiatan akan dihentikan pada hari tersebut, termasuk akses ke jalan dan tempat wisata. Namun, wisatawan yang tidak merayakan Nyepi masih diperbolehkan melakukan kegiatan normal selama tidak keluar rumah atau hotel.

Kalau kamu salah satunya yang akan berada di Bali bertepatan dengan perayaan Nyepi, jangan khawatir. Kamu bisa melakukan 9 kegiatan mengasyikkan ini, kok!

1. Menyaksikan upacara melasti
Biasanya upacara melasti dilakukan dua hari sebelum Nyepi, yakni dengan melakukan kegiatan sembahyang di laut. Masyarakat akan mengarak sesajian dan sarana sembahyang lainnya menuju pantai.

Beberapa pantai yang kerap dijadikan pusat upacara di antaranya Pantai Sanur di selatan Bali, Pantai Candidasa, dan Pantai Klotok di utara Bali. Kamu bisa melihat jalannya upacara sakral umat Hindu di Bali yang khidmat.

2. Meramaikan pawai ogoh-ogoh
Satu hari sebelum Nyepi, umat Hindu akan melaksanakan upacara ngrupuk atau pengrupukan. Tujuannya untuk mengusir Buta Kala yang disimbolkan sebagai bentuk kejahatan. Pada prosesi ini, biasanya ogoh-ogoh yang menggambarkan Buta Kala akan diarak keliling daerah setempat sebelum akhirnya dibakar.

Tempat yang direkomendasikan untuk menikmati festival ogoh-ogoh adalah daerah Kuta dan Ubud. Di hari ini, lautan manusia akan terbentuk di jalan, mulai dari masyarakat sekitar hingga wisatawan asing.

3. Melihat bintang dengan mata telanjang
Saat perayaan nyepi, jalanan akan terlihat sangat sepi karena seluruh kendaraan tak ada yang beroperasi. Begitu pula dengan kegiatan industrial. Udara Bali bakal terasa sangat sejuk dan bersih tanpa polusi udara.

Banyak yang mengatakan, di momen seperti ini, langit malam Bali akan terlihat sangat jernih dan indah. Bintang-bintang bermunculan dan bisa kita nikmati dengan mata telanjang.

4. Makan bareng
Sangat penting menyiapkan bekal makanan untuk kurang lebih selama 24 jam saat perayaan nyepi berlangsung. Karena pada hari itu tidak akan ada tempat berjualan makanan yang bisa kamu temukan. Biasanya makanan instan, biskuit, dan berbagai macam camilan jadi pilihan.

5.enyaksikan tradisi omed-omedan setelah Nyepi
Warga Banjar Kaja, Desa Sesetan, Denpasar, Bali punya tradisi unik bernama omed-omedan. Para pemuda dan pemudi berusia 17-30 tahun di desa ini akan berciuman dan tarik-tarikan, dengan melalui prosesi adat sebelumnya.

Sebelum mulai, mereka dibagi menjadi dua kelompok yakni laki-laki dan perempuan. Saat dua kelompok tersebut mendekat, orang paling depan yang diarak akan saling berpelukan dan berciuman sambil disiram air. Tradisi ini bertujuan untuk memperkuat rasa asah, asih, dan asuh antar warga.

Perayaan Hari Nyepi di Pura Parahyangan Jagatkarta Ciapus Berjalan Khidmat

Bogordaily.net – Suasana tempat peribadatan umat Hindu di Pura Parahyangan Agung Jagatkarta Ciapus, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor begitu khidmat dan khusyu. Di Hari Raya Nyepi ini, mereka menjalankan puasa dan juga berdoa di lokasi tersebut.

Pemangku atau Penasihat Pura Parahyangan Agung Jagatkarta Ciapus, Made Sumiarti Sadnya mengaku bersyukur di Hari Raya Nyepi tahun 2022 ini dirinya diberi kesehatan sehingga dapat menjalankan ibadah Nyepi dengan khidmat. Selain itu, pelaksanaan Hari Raya Nyepi di Pura yang selama ini ia bangun dapat berjalan dan lancar dengan penerapan covid-19 yang ketat.

“Pelaksanaan semua berjalan lancar, seperti anda lihat umat umat berdatangan walaupun untuk sembahyang,” kata Made kepada wartawan, Kamis, 3 Maret 2022.

Ia menuturkan, di Perayaan Hari Nyepi ini semua umat beragama hindu tidak keluar rumah, tidak bekerja, berpuasa selama satu hari satu malam full hingga tidak menyalakan api. “Itu memang sudah wajib kita lakukan setiap tahun,” ucapnya.

Selain itu, lanjut Made, perayaan hari Nyepi di tahun ini masih berada di masa pandemi covid, sehingga Pura Parahyangan Agung Jagatkarta menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat.

“Ya, harapannya kami ingin wabah covid ini segera berakhir dan Indonesia kembali normal,” harapnya.

 

Heri Supriatna

Innalillahi, Sekretaris DPC Gerindra Kota Bogor Meninggal Dunia

Bogordaily.net – Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Bogor, Agus Sudrajat dikabarkan telah meninggal dunia, pada Kamis, 3 Maret 2022 petang.

Kabar meninggal dunia Sekretaris DPC Gerindra Kota Bogor ini pun dibenarkan Wakil Ketua DPRD Kota Bogor, Jenal Mutaqin.

“Iya benar kang,” ungkap Jenal Mutaqin saat dikonfirmasi Bogordaily.net, Kamis 3 Maret 2022, malam.

Politisi Gerindra Kota Bogor yang akrab di sapa JM itu belum bisa membeberkan penyakit yang diderita almarhum Agus Sudrajat.

“Nanti ya kang, ini saya lagi nyetir mobil, mau langsung ke rumah duka,” singkatnya.

Terpisah, Wakil Komisi IV, Said Mohammad Mohan menyampaikan, almarhum meninggal dunia akibat penyakit lambung.

“Informasinya sakit lambung kang, tadi saat solah sunat sebelum magrib, almarhum pingsan. Kemudian di bawa ke Rumah Sakit Ummi Bogor dan sudah dinyatakan meninggal dunia,” kata Mohan Politisi Gerindra Kota Bogor.

 

Heri Supriatna

LSI: Masyarakat Tidak Ingin Masa Jabatan Jokowi Sebagai Presiden Diperpanjang

0

Bogordaily.net – Lembaga Survei Indonesia (LSI), melakukan jejak pendapat kepada koresponden secara virtual, mengenai masa jabatan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Mayoritas masyarakat tak ingin masa jabatan Jokowi diperpanjang sebagai Presiden RI.

Dalam survei tersebut, LSI mengajukan dua pilihan kepada responden. Pertama, mendukung perpanjangan masa jabatan Presiden Joko Widodo (Jokowi) hingga 2027 tanpa pemilu karena pandemi Covid-19. Sedangkan pendapat kedua, pemilihan presiden (pilpres) dilakukan sesuai yang tertera pada Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.

Secara keseluruhan atau 70,7 persen lebih menyetujui pendapat kedua. Artinya, menolak masa perpanjangan jabatan presiden,” kata Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan dalam diskusi virtual, Kamis, 3 Maret 2022.

Dia menyampaikan penolakan paling tinggi disampaikan responden yang mengetahui isu tersebut. Penolakan mencapai 74 persen. Mayoritas responden yang tidak mengetahui isu perpanjangan masa jabatan presiden juga menolak wacana tersebut. Angkanya lebih dari 60 persen.

“Di kalangan tidak tahu isu ini penolakan sedikit lebih rendah tetapi tetap mayoritas, yaitu 67,5 persen,” ungkap dia.

Hasil tersebut menyimpulkan mayoritas masyarakat tak ingin ketentuan pembatasan jabatan presiden diubah. Semakin banyak yang mengetahui, penolakan semakin tinggi.

“Kalau isu ini makin diketahui oleh publik, tingkat penolakan cenderung lebih tinggi,” ujar dia.

Survei dilakukan pada 25 Februari hingga 1 Maret 2022. Jumlah responden yang dipilih dengan metode simple random sampling sebanyak 1.197 orang. Tingkat kepercayaan survei mencapai 95 persen. Sedangkan toleransi kesalahan atau margin of error sebesar 2,89 persen.***

Kapok Kejebak Macet, Libur Hari Raya Nyepi Kawasan Puncak Ramai Lancar

Bogordaily.net-Arus lalu-lintas (lalin) di kawasan Puncak Kabupaten Bogor nampak lenggang dan ramai lancar saat libur hari raya nyepi pada Kamis, 3 Maret 2022. Kendaraan bisa melaju tanpa hambatan kemacetan.

Pantauan Bogordaily.net, saat dilokasi Jalan Raya Puncak Cisarua, nampak kendaraan tak sedikitpun tersendat oleh kemacetan seperti beberapa hari lalu yang terjadi di kawasan tersebut saat libur panjang isra mi’raj. Kali ini, lalin nampak ramai lancar.

Sementara itu, Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin menjelaska bahwa, Polres Bogor sudah menerjunkan 185 anggotanya sepanjang jalur Puncak untuk mengurai kemacetan.

“Jalur-jalur alternatif yang mengarah pada jalur utama juga kami lakukan penjagaan. Kemudian tim patroli untuk mengurai apabila titik-titik simpul kemacetan juga terus melakukan patroli di sepanjang jalur Puncak,” Kata Kapolres Bogor, AKBP Iman Imanuddin.

Selain itu, Polres Bogor juga sudah menyiapkan tim bengkel dan kendaraan derek guna mengantisipasi apabila ada kendaraan yang mogok. Kendaraan derek tersebut disebar dibeberapa titik, yaitu, sekitar simpang Gadog, Gunung Mas, dan Taman Wisata Matahari.

“Kami sudah menyiapkan tim bengkel untuk membantu warga masyarakat yang apabila kendaraannya memang sudah terindikasi ada masalah. Kemudian tempat-tempat parkir juga sudah disediakan, mobil derek juga sudah disediakan. Tiga mobil derek sudah ditempatkan, mulai di bawah, Gunung Mas, dan TWM,” tambahnya.

Terpisah, Kasat Lantas Polres Bogor AKP Dicky Anggi menambahkan, jumlah kendaraan roda empat yang masuk ke Kawasan Puncak, sekitar 28 ribu atau kurang dari 30 ribu unit.

“Dibanding liburan Hari Isra Miraj minggu lalu, di libur Hari Raya Nyepi ini arus lalu lintas kendaraan di Kawasan Puncak terbilang normal, dimana hingga saat ini jumlah kendaraan roda empat yang masuk ke Kawasan Puncak, jumlahnya sekitar 28 ribu atau kurang dari 30 ribu unit,” ungkapnya.

AKP Dicky menuturkan bahwa di hari libur, di Kawasan Puncak diterapkan operasi ganjil genap (Gage) dan apabila terjadi penumpukan volume kendaraan atau kemacetan yang cukup panjang, maka jajarannya akan melakukan langkah diskresi.

“Untuk membatasi jumlah kendaraan yang masuk ke Kawasan Puncak, sejak Rabu malam hingga Kamis pagi kami melakukan Operasi Gage, dimana kami suda memutar balikkan kendaraan mobil sebanyak 565 unit. Namun karena ada kemacetan lalu lintas yang cukup panjang, maka sejak pukul 13.00 hingga 15.30 WIB, kami memberlakukan diskresi berupa rekayasa arus lalu lintas sartu arah atau one way,” pungkasnya.

 

Muhammad Irfan Ramadan

Antusias Masyarakat Gunakan Kereta Api Saat Libur Nyepi, Dibawah 50 Persen

0

Bogordaily.net – Libur Hari Raya Nyepi, PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat tingkat keterisian tempat duduk kereta api jarak jauh selama Hari Raya Nyepi masih di bawah 50 persen.

Kepala Humas KAI Daop 1 Eva Chairunisa mengatakan, pada Rabu, 2 Maret 2022, keberangkatan penumpang dari Stasiun Gambir tercatat sekitar 3.778 penumpang atau 42 persen, masih dibawah 50 persen untuk keterisian tempat duduk dengan keberangkatan 24 kereta api.

Kemudian dari Stasiun Pasarsenen terdapat sekitar 4.983 penumpang dengan keterisian tempat duduk 42 persen untuk keberangkatan 20 kereta api.

“Libur nasional Nyepi yang jatuh pada hari Kamis kondisi penumpang di Stasiun Gambir maupun Pasarsenen terpantau normal,” ujarnya melalui keterangan tertulis, Kamis, 3 Maret 2022.

Sementara untuk hari Kamis dan Sabtu dilihat dari data pemesanan tiket sementara juga terpantau normal dengan rata-rata keterisian tempat duduk sekitar 22-35 persen.***

Sandiaga Uno, Sumbang 10 Kloset Duduk Untuk Homestay di Desa Wisata Muara Jambi

0

Bogordaily.net – Dalam kunjungan ke Desa Wisata Muara Jambi, Kecamatan Maro Sebo, Kabuoaten Muara Jambi, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno, memberikan 10 kloset duduk ke semua homestay yang ada di lokasi wisata.

Bermula dari laporan pengelola setempat, yang memberikan papar singkat mengenai potensi yang dimiliki oleh Wisata Muara Jambi hingga kekurangannya. Untuk kekuranggnya, ia memberikan informasi kepada Sandiaga bahwa salah satu nya tempat wisata ini tidak memiliki kloset duduk.

“Tadi saya diberi tahu oleh adinda (Wawan) kita ada 10 (homestay) yang dibangun tetapi belum ada toilet (kloset duduk). Oleh karena itu saya minta 45 menit dan sudah saya siapkan,” ujar Sandiaga di lokasi, Kamis 3 Maret 2022.

Sandiaga menjelaskan, tindakan responsif tersebut sebagai gerak cepat. Dia pun berharap perekonomian Indonesia segera bangkit.

“Kami bergerak cepat dan kami ingin segera bangkit perekonomian dan memastikan bahwa desa wisata ini tembus 50 besar desa wisata terbaik se-Indonesia,” ucap Sandiaga.

Dalam kesempatan itu, Wawan mengucapkan terima kasih kepada Sandiaga. Wawan pun berjanji pemberian 10 kloset dudum iti bakal menambah semangatnya mengelola Desa Wisata Muara Jambi.

“Dengan kedatangan Pak menteri ini, saya dan teman-teman semuanya semakin semangat lagi dalam mengembangkan Desa Wisata Muara Jambi menuju wisata yang berkualitas untuk masa depan,” kata Wawan.

Sekadar informasi, kebutuhan kloset duduk di Desa Wisata Muara Jambi sangat penting. Sebab, banyak event Internasional yang kerap digelar di desa tersebut dan wisatawan yang datang pun berasal dari mancanegara.

Ada total 10 rumah warga yang dijadikan sebagai homestay di Desa Muara Jambi. Namun, belum ada satupun homestay yang menyediakan kloset duduk.***

Edan! Angkasa Pura I Rugi Rp540 M Tahun 2021

0

Bogordaily.net – Pendapatan PT Angkasa Pura I (Persero) atau AP I anjlok 11,1 persen atau senilai Rp540 miliar.

Nilai tersebut didapat dari kerugian pada 2020 lalu senilai Rp3,90 triliun yang kemudian menjadi Rp3,38 triliun di sepanjang tahun 2021.

Direktur Kepatuhan Aset dan Pengadaan AP I Israwadi mengatakan, penurunan pendapatan terjadi seiring dengan merosotnya jumlah penumpang dan penerbangan.

“Di 2021 yang kami ekspektasikan seharusnya rebound (bangkit), pulih, namun varian delta dan terakhir omicron, menutup tahun dengan traffic yang lebih turun lagi menjadi hanya 28,5 juta penumpang,” ungkapnya dalam webinar dikutip dari Detik, Kamis 3 Maret 2022.

Penurunan penumpang terbesar terjadi pertama kali pada 2020 lalu, di mana penumpang yang dilayani ketika itu rontok 60 persen menjadi 32,8 juta penumpang.

Sebelum pandemi covid-19, BUMN operator bandara tersebut masih melayani 81,5 juta penumpang pada 2019 lalu.

Hal ini, kata Israwadi, berdampak pada kantong pendapatan perseroan. Pada 2019, pendapatan perseroan mencapai Rp8,7 triliun.

Ia mengaku kecewa dengan penurunan penumpang dan traffic penerbangan pada tahun lalu. Sebab, ia mengira tahun lalu akan menjadi tahun pemulihan industri penerbangan.

“Kata pengamat, 2021-2023 adalah tahun pemulihan. Namun, ternyata kita di 2021 lalu tidak mengikuti apa yang diproyeksikan,” imbuh Israwadi.

Adapun, untuk memperbaiki kinerja dan pendapatan, perseroan akan menjalankan 4 agenda transformasi. Yakni, pertama, business turnaround.

“Masa pandemi memaksa kami untuk melakukan perubahan model business dan proses bisnis,” katanya.

Kedua, perubahan organisasi dengan cara perampingan, termasuk perubahan budaya kerja. Ketiga, restrukturisasi finansial untuk mengajukan relaksasi terhadap pinjaman perusahaan.

Keempat, digitalisasi dari proses bisnis dengan mengintegrasikan sistem kerja lebih otomatis dan berbasis teknologi.

“Ini hal yang penting yang harus kita terapkan di masa pandemi ini,” tandasnya.***

5 Tradisi Unik Dalam Peranyaan Nyepi yang Hanya Ada di Bali

Bogordaily.net – Sesuai namanya, pada Tahun Baru Saka semua umat Hindu di Bali melaksanakan catur brata penyepian dan menyepi. Semua kegiatan di Bali ditiadakan seperti tempat makan, pusat perbelanjaan, hingga bandara ditutup.

Tujuan utama Hari Raya Nyepi adalah untuk meminta permohonan kepada Tuhan, untuk membersihkan alam manusia dan alam semesta. Oleh karena itu, perayaan ini memiliki makna sebagai hari pembaruan, kebangkitan, kedamaian, dan toleransi.

Terlepas dari itu, ada banyak rangkaian tradisi atau adat yang biasa dilakukan saat Nyepi di Bali. Apa saja itu? Berikut rangkaian tradisi Nyepi

1. Melasti


Tradisi Nyepi yang satu ini biasanya dilaksanakan 2 atau 3 hari sebelum perayaan Nyepi oleh umat Hindu. Melasti berasal dari kata mala dan asti, yang artinya menghilangkan segala macam hal buruk untuk kebaikan, keheningan, dan keharmonisan alam semesta.

Saat melasti, umat Hindu umumnya akan melakukan ritual menuntun Ida Bhatara atau Tuhan secara berbondong-bondong menuju pantai yang ada di Bali. Hal ini bertujuan menyucikan diri dan pikiran. Biasanya, melasti berlangsung di pagi atau malam hari.

2. Tawur Kesanga


Ada lagi tradisi Nyepi yang seringkali dilakukan bernama Tawur Kesanga atau upacara pecaruan (Yadnya atau pengorbanan). Upacara ini biasanya dilakukan sehari sebelum perayaan Nyepi, pada siang atau pagi hari.

Menariknya nih, jika ShopBackers ada di Bali akan dapat menyaksikan upacara ini, karena biasanya tawur kesanga dilakukan pada tingkatan wilayah

Caru biasanya menggunakan sesajen lengkap dan binatang seperti ayam, bebek atau angsa, sapi, anjing, dan lainnya. Tujuan dari dilaksanakan tawur kesanga adalah membebaskan alam semesta dari bhuta kala dan malapetaka.

3. Pengerupukan


Tradisi Nyepi selanjutnya ada Pengerupukan. Apa itu, ShopBackers? Tradisi unik di Bali ini biasanya paling dinantikan anak muda. Pasalnya, akan ada arak ogoh-ogoh dengan membawa obor keliling desa dan kota.

Tradisi Nyepi ini biasanya sering jadi tontonan pengunjung yang kebetulan stay di Pulau Dewata. Setelah diarak dengan meriah, ogoh-ogoh harus dihancurkan dan dibakar. Tujuan dari pengerupukan ini adalah menghilangkan petaka dan bhatara kala yang disimbolkan dengan ogoh-ogoh.

4. Catur Brata Penyepian

Tradisi Nyepi yang menjadi puncaknya adalah catur brata penyepian. Ini dilaksanakan pada pukul 6 pagi di Hari Raya Nyepi umat Hindu selama 24 jam hingga di jam sama keesokannya. Sesuai namanya, ada catur brata yakni 4 pantangan atau larangan yang dilakukan umat Hindu dengan tujuan mengheningkan diri dan penjernihan pikiran.

Pertama, amati geni (tidak ada api atau nyalakan api, termasuk lampu sehingga gelap di malam hari saat Nyepi). Kedua, amati karya (umat Hindu tidak boleh melakukan kegiatan apapun termasuk makan dan minum).

Ketiga, amati lelungan (tidak boleh bepergian atau keluar rumah, sekalipun hanya ke tetangga). Keempat, amati lelanguan yang berarti tidak boleh bersenang-senang termasuk lihat TV hingga main game sekalipun.

5. Ngembak Geni dan Omed-Omedan

Tradisi Omed-Omedan yang dilaksanakan turun-temurun di daerah Sesetan, Denpasar saat Ngembak Geni. Tradisi omed-omedan akan diikuti para muda-mudi yang belum menikah. Uniknya, usai sembahyang, para pemuda ini dibagi dua kelompok pria dan wanita yang selanjutnya akan saling pelukan dan ciuman sembari disiram air usai diberi aba-aba.

Demikian tadi rangkaian tradisi Nyepi yang biasa dilaksanakan di Bali.

Beredar Video Diduga Tri Suaka Cs, Gelar Konser di Parepare

0

Bogordaily.net – Tri Suaka Cs, kembali membuat heboh. Beredar video Youtube Tri Suaka Cs yang diduga sedang menggelar konser di sebuah kafe yang berada di Kota Parepare, Sulawesi Selatan. Mendengar berita tersebut, Satpol PP Parepare kini tengah menyelidiki video tersebut.

Dalam video yang beredar, nampak Tri Suaka Cs diduga sedang beraksi diatas panggung sebuah kafe. Terlihat pula sejumlah penonton yang turut menyaksikan aksi mereka, serta tak lupa mengabadikan penampilan Tri Suaka Cs.

Tri Suka dalam video itu tampil menggunakan baju putih dengan jaket abu-abu. Sedangkan Nabila Maharani menggunakan dress berwarna cokelat krem, dan Zinidin Zinan menggunakan baju kaos abu-abu.

“Saya cari tahu dulu kondisinya. Karena setahu saya ini tidak mendapat izin dari Polres,” ujar Sekretaris Satgas COVID-19 Kota Parepare Iwan Asaad, dikutip dari detik.com,  Kamis, 3 Maret 2022.

Iwan mengatakan, akan segera melakukan pemanggilan terhadap Tri Suaka CS serta pemilik kafe, guna dimintai keterangan terkait video yang beredar. Jika terbukti lakukan pelanggaran, sankipun pasti akan diberikan oleh pihak terkait.

“Saat ini Tim Satgas akan mengundang yang punya tempat untuk diperiksa perihal dimaksud. Sanksi akan menunggu bila terbukti pelanggarannya yang diawali dengan pemeriksaan, rencananya besok akan dipanggil di Kantor Satpol PP,” tegasnya.***