Friday, 24 April 2026
Home Blog Page 6212

Antisipasi Lonjakan Covid-19, Ini Strategi Kapolri 

0

Bogordaily.net – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau pelaksanaan kegiatan akselerasi vaksinasi serentak di seluruh wilayah Indonesia dengan hadir secara langsung di Bintan, Kepulauan Riau (Kepri), Rabu 9 Februari 2022. Dalam kesempatan itu, Sigit menekankan kepada seluruh jajarannya melalui sambungan virtual untuk menyiapkan strategi-strategi khusus guna mengantisipasi serta menghadapi lonjakan Covid-19 yang disebabkan oleh varian Omicron.

“Sehingga tentunya kita harus melakukan langkah-langkah sebagai upaya menghadapi varian Omicron. Salah satunya yang paling prioritas adalah bagaimana kita melakukan akselerasi vaksinasi,” kata Sigit dikutip dari PMJ News.

Strategi pertama yang harus dioptimalkan, kata Sigit, adalah terus melakukan akselerasi percepatan vaksinasi. Khususnya, bagi kelompok lanjut usia (lansia). Serta masyarakat yang sudah mendapatkan vaksin dosis dua dan melewati enam bulan, untuk segera mendapatkan suntikan booster.

“Dan tentunya dalam kesempatan ini saya kembali mengingatkan dengan meningkatnya varian Omicron tentunya yang harus kita lakukan kemudian strategi-strategi. Sehingga kita bisa melakukan vaksinasi di wilayah terjauh. Dan tentunya ini perlu adanya kerjasama, strategi khusus,” jelasnya.

Strategi kedua, lanjut Sigit, adalah terus mengingatkan dan mensosialisasikan kepada masyarakat untuk tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes) dalam menjalani aktivitas sehari-harinya.

“Kedua adalah ingatkan masyarakat kembali untuk tetap menjaga protokol kesehatan. Karena hal itu salah satunya yang paling utama memakai masker,” ucap eks Kabareskrim Polri itu.

Menurut Sigit, terjadinya transmisi penularan kerap diakibatkan lantaran ketidakdisiplinan dalam penggunaan masker. Hal itu penting, sambung Sigit, lantaran varian Omicron memiliki tingkat penularan yang lebih cepat walaupun tingkat fatalitas lebih rendah dibandingkan varian Delta.

“Namun demikian manakala kemudian ini menular kemudian masuk kepada usia-usia rentan apalagi belum vaksin dan komorbid ini juga tetap menimbulkan fatalitas. Karena itu, mari kita saling mengingatkan untuk tetap pakai masker. Bila perlu pakai masker double utamanya di tempat yang ada aktivitas kerumunan. Ini untuk menjaga agar masyarakat semua bisa terhindar dari penularan,” papar Sigit.

Adapun strategi yang terakhir, menurut Sigit adalah sinergitas dan soliditas antara Pemerintah Pusat, TNI-Polri Pemerintah Daerah, dan seluruh elemen masyarakat untuk terus bekerjasama dan bahu-membahu dalam rangka penanganan dan pengendalian pandemi Covid-19.

Sigit berharap, seluruh pihak terkait yang berada di lini terdepan, untuk tidak lelah mengingatkan kepada masyarakat khususnya yang belum mendapatkan vaksin untuk segera melakukan vaksinasi. Hal itu guna meningkatkan imunitas bagi varian virus Covid-19.

“Pemerintah, baik itu Pemerintah Pusat, daerah dan seluruh stakeholder tentunya terus siapkan gerai vaksin dan strategi vaksinasi. Dan tentunya mari kita ingatkan pada saudara-saudara untuk memanfaatkan gerai tersebut. Khususnya bagi yang belum vaksin, atau yang sudah waktunya booster enam bulan harus dilakukan vaksinasi kembali,” tutup Sigit.***

Kerap Dimarahi, Pria Ini Nekat Menusuk Sang Isteri Hingga Tewas

0

Bogordaily.net – Kapolres Metro Tangerang, mengamankan Nain pelaku penusukan terhadap istrinya sendiri. Pelaku melakukan penusukan hingga korban tewas, lantaran sering dimarahi oleh sang isteri.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Komarudin mengatakan penyebab perseteruan yang mengakibatkan suami membunuh istri hanya karena emosi. Pelaku, Nain, 56, emosi lantaran kerap dimarahi istrinya, Nemah, 54.

“Keterangan sementara yang kami peroleh dari pelaku, dia kesal sering dimarahi korban isteri nya (Nemah),” ujarnya, Selasa, 8 Februari 2022.

Komarudin menuturkan saat keduanya cekcok di dalam kamar, Nain lantas mengambil pisau yang berada di atas lemari. Pelaku langsung menusukan ke tubuh korban.

“Saat terjadi keributan di kamar, korban berupaya mengambil pisau yang di gunakan pelaku. Dan setelah berhasil diambil, pelaku langsung mengambil sebilah golok di atas lemari untuk kembali melakukan pembacokan,” jelas Komarudin.

Ia mengatakan ini kasus penganiayaan berat yang menyebabkan hilangnya nyawa orang. Komarudin menyampaikan kejadian tersebut tidak ada unsur kesengajaan.

“Kalau dilihat dari luka hingga perlakuan pelaku terhadap korban, itu bukan sengaja. Itu dimungkinkan adanya perlawanan dari korban. Penganiayaan itu,” jelasnya.

Pelaku juga mengalami luka tusuk dan telah dibawa ke RSUD Kabupaten Tangerang guna dilakukan penanganan medis. Sementara korban tewas lantaran terdapat luka tusukan di bagian badan dan lengan.

“Terduga pelaku ada beberapa luka di bagian leher, bagian belakang kepala, dan juga jari-jari. Kami juga menemukan dua senjata di lokasi itu, sebilah golok dan satu buah pisau. Kalau dari data yang kami dapatkan, pelaku merupakan seorang pedagang,” katanya.

Pelaku akan dijerat dengan Pasal 351 ayat 3 terkait Penganiyaan yang menyebabkan korban meninggal dunia. Ancaman hukuman penjara maksimal 7 tahun. ***

Staf Khusus Presiden Gelar Diskusi Kerja Sama Internasional Sertifikasi Halal di Indonesia

0

Bogordaily.net – Staf Khusus (Stafsus) Presiden Diaz Hendropriyono menyelenggarakan Diskusi Kelompok Terpumpun mengenai kerja sama internasional terkait sertifikasi halal di Indonesia, secara virtual.

Diskusi dengan tajuk “Focus Group Discussion: Halal Certification Cooperation in Indonesia” dihadiri perwakilan 20 kedutaan besar (kedubes) negara sahabat di Indonesia, Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), serta kementerian/lembaga lain terkait sertifikasi jaminan produk halal.

Dalam acara tersebut, Diaz mempertemukan para perwakilan Kedubes dengan BPJPH untuk berdialog terkait perubahan peraturan sertifikasi halal yang sebelumnya dianggap membingungkan dan berpotensi mengganggu hubungan dan perdagangan internasional.

“Saya memastikan bahwa kebijakan yang diterapkan oleh kementerian dan lembaga tidak mengganggu hubungan dagang dan atau persahabatan. Di situlah kami melangkah untuk memfasilitasi diskusi ini,” ujar Diaz membuka pertemuan.

Pada tahun 2014, DPR RI telah mengesahkan Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal (Regulasi Halal) dengan tujuan untuk menyediakan jaminan kepada masyarakat Indonesia terkait produk-produk halal yang dibeli dan diimpor di Indonesia.

Beberapa peraturan pelaksana juga sudah dikeluarkan untuk mengimplementasikan ketentuan dalam regulasi halal, salah satunya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 39 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Bidang Jaminan Produk Halal.

“Ada lebih dari 200 juta penduduk muslim di Indonesia dan Presiden Jokowi memahami kebutuhan untuk memproteksi kepentingan masyarakat sebagai konsumen serta mendorong visi untuk menjadi pusat ekonomi syariah dan industri halal pada tahun 2024,” kata Diaz.

Namun, setelah berdiskusi dengan beberapa kedubes negara sahabat di Indonesia, Diaz menyoroti beberapa perhatian penting dari komunitas internasional terhadap Regulasi Halal, khususnya terkait dengan mekanisme saling pengakuan sertifikat halal antara Indonesia dengan negara lainnya, dan ruang lingkup produk yang menjadi subyek (atau dikecualikan dari) Regulasi Halal.

Apabila permasalahan ini tidak ditangani, imbuhnya, dapat berpotensi memicu disrupsi yang tidak diinginkan dalam hubungan dan perdagangan internasional terutama dalam kaitannya dengan Indonesia.

“Tim saya di Kantor Staf Khusus Presiden menjadikan hal ini prioritas bagi kami untuk memastikan kebijakan yang diamanatkan UU ini dapat terimplementasi tanpa mengganggu hubungan perdagangan. Saya berharap acara ini dapat memfasilitasi serta menyatukan masukan sekaligus menampung solusi-solusi terkait hambatan dalam regulasi sertifikasi halal,” tandasnya.

Turut menjadi pembicara dalam diskusi tersebut Wakil MPR RI Arsul Sani, Kepala BPJPH Muhammad Aqil Irham, Direktur Eksekutif KNEKS Ventje Rahardjo, Direktur Industri Produk Halal KNEKS Afdhal Aliasar, dan Kepala Pusat Kerja Sama dan Standarisasi Halal BPJPH Siti Aminah.***

Presiden Apresiasi Insan Pers yang Terus Membangun Optimisme di Tengah Pandemi

0

Bogordaily.net – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menghadiri Puncak Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2022, Rabu 9 Februari 2022, secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat. Puncak Peringatan HPN sendiri dipusatkan di Kendari, Sulawesi Tenggara.

“Atas nama masyarakat, bangsa, dan negara saya menyampaikan selamat Hari Pers kepada seluruh insan pers Indonesia di manapun berada,” ujar Presiden Jokowi mengawali sambutannya.

Kepala Negara pun menyampaikan apresiasinya kepada segenap insan pers yang terus bekerja dan membangun optimisme masyarakat di tengah pandemi COVID-19 yang melanda Indonesia.

“Meskipun berada dalam situasi pandemi, insan pers tetap bekerja, terus menyampaikan informasi, meningkatkan literasi, membangun optimisme, dan membangun harapan, sehingga masyarakat tetap tangguh menghadapi dampak pandemi COVID-19,” tegasnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia Pusat (Ketum PWI Pusat) Atal S. Depari dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada pemerintah yang telah memberikan kesempatan insan pers untuk memperoleh dosis vaksin COVID-19 di kesempatan awal. Insan pers merupakan garda terdepan dalam penyampaian informasi kepada masyarakat.

“Masih teringat ketika HPN 2021 di Ancol, saat itu kami meminta vaksin (COVID-19) bagi kalangan pers. Permohonan itu Bapak Presiden kabulkan sehingga 5.500 wartawan mendapat vaksin di bagian awal,” ujarnya.

Menanggapi pernyataan Ketum PWI Pusat tersebut, Presiden Jokowi mengungkapkan bahwa secara keseluruhan hingga saat ini pemerintah telah menyuntikkan sebanyak 325 juta dosis vaksin kepada masyarakat, baik itu dosis pertama, kedua, maupun dosis penguat atau booster. Pemerintah, lanjutnya, juga memiliki stok vaksin yang cukup untuk pelaksanaan vaksinasi kepada masyarakat Indonesia.

“Saat itu, dari PWI meminta untuk didahulukan dan saat itu memang kami hanya bisa memberikan 5 ribu dosis vaksin. Saat ini, kalau PWI masih minta lagi, Pak Atal Depari, kami ada stok 143 juta (dosis). Jadi, Bapak mau minta berapa akan saya beri, sekarang, sekarang juga karena stoknya banyak,” tandasnya.

Pada puncak HPN 2022 ini juga diberikan Anugerah Jurnalistik Adinegoro kepada insan pers yang terbagi ke dalam enam kategori. Adapun peraih anugerah tersebut adalah:

1. Kategori Media Cetak diraih oleh Tim Harian Kompas dengan judul “Berbahaya, Masker Medis Palsu Beredar di Masyarakat”
2. Kategori Media Siber diraih oleh Tim IDN Times dengan judul “Bertaruh Nyawa, Berjuang Melawan Ganasnya COVID-19”
3. Kategori Televisi diraih oleh TIM CNN Indonesia TV dengan judul “Menghapus Mereka yang Mati”
4. Kategori Radio diraih oleh Tim RRI Sintang dengan judul “Oksigen Terakhir untuk Ayah”
5. Kategori Foto Berita diraih oleh Sigid Kurniawan dari LKBN Antara dengan judul “Ganda Putri Indonesia Raih Emas Olimpiade”
6. Kategori Karikatur diraih oleh Ashady dari JPNN.com dengan judul “Kritiklah Daku”.

Kemudian dilakukan juga penyerahan Penghargaan Anugerah Kebudayaan kepada sembilan orang kepala daerah, yaitu Wali Kota Padang Panjang, Bupati Magetan, Bupati Lamongan, Bupati Indramayu, Bupati Sumbawa Barat, Wali Kota Bengkulu, Wali Kota Surakarta, Bupati Buton, dan Bupati Lamandau.

Juga diberikan Penghargaan Press Card Number One kepada 30 orang wartawan yang karyanya diakui tingkat nasional dan internasional.

Penerimaan penghargaan diwakili oleh lima orang penerima yaitu C. Herry SL, Suprapto, Ramon Damora, Mahmud Matangara, dan Syafruddin Pernyata.

Pada kesempatan itu juga dilakukan penandatanganan nota kesepahaman atau MoU antara PWI dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) yang ditandatangani oleh Ketum PWI Pusat Atal S. Depari dan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali.

Selain itu juga dilakukan penandatanganan MoU antara PWI dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), PT Astra International Tbk, dan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia serta MoU antara Dewan Pers dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA).

Dalam kegiatan ini Presiden Jokowi didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate.***

Pemilu dan Pilkada Serentak Tahun 2024, Ada 206 Juta Pemilih Dalam Pemilu

0
Bogordaily.net – Direktorat Jenderal (Ditjen) Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), sudah bersiap menjelang pemilihan umum (Pemilu) dan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak Tahun 2024.  Terdapat sekitar 206 Juta pemilih potensial dalam pemilu.

Direktur Jenderal (Dirjen) Dukcapil, Zudan Arif Fakrulloh mengatakan, berdasarkan data sementara yang ada dalam database Dukcapil, secara by name by address terdapat sekitar 206 juta pemilih potensial pemilu.

“Angka itu diambil dari jumlah WNI yang sudah berumur 17 tahun pada saat pencoblosan dan bukan merupakan anggota TNI/Polri,” kata Zudan dalam Rakornas Ditjen Dukcapil dikutip dalam keterangan tertulis, Rabu 9 Februari 2022.

Dia menuturkan sesuai jadwal dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam draft Peraturan KPU. Kemendagri harus menyerahkan Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilihan (DP4) pada 14 Oktober 2022. Yaitu 16 bulan sebelum pencoblosan.

“Ini memerlukan konsolidasi di 514 dinas Dukcapil dan 34 provinsi. Mohon arahan Bapak Menteri bagaimana kami harus bergerak, karena Bapak memiliki pengalaman yang sangat luas untuk mengonsolidasikan organisasi,”pungkasnya.

Untuk diketahui komisi II DPR mengambil keputusan terhadap penyelenggaraan Pemilu serentak 2024. Telah disepakati penyelenggaraan Pemilu 2024 digelar pada Rabu, 14 Februari 2024.

“Penyelenggaraan pemungutan suara Pemilu Serentak (untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden, Anggota DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota serta anggota DPD RI) tahun 2024 dilaksanakan pada hari Rabu, tanggal 14 Februari 2024,” ujar Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia membacakan kesimpulan rapat kerja di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin 24 Januari 2022.

225 Kg Hingga Ribuan Pil Ekstasi Dimusnahkan Polres Jakbar

0

Bogordaily.net – Satres Narkoba Polres Metro Jakarta Barat melakukan pemusnahan barang bukti narkoba dalam kurun waktu tiga bulan terakhir. Sebanyak 225 kilogram ganja, 31 kilogram sabu hingga ribuan pil ekstasi dimusnahkan.

“Total barang butki narkotika yaitu ganja 225 kilogram, sabu 31 kilogram, dan pil ekstasi 5000 butir yang disita oleh Sat Resnarkoba Polres Metro Jakarta Barat,” kata Wakapolres Jakarta Barat AKBP Bismo Teguh Prakoso, dikutip dari PMJ, Rabu 9 Februari 2022.

Dikatakan Bismo, total barang bukti tersebut diamankan dari tujuh kasus dengan 12 tersangka yang terdiri dari 3 orang bandar sementara 9 lainnya merupakan pengedar narkoba.

“Jumlah tersangka ada 12, 3 bandar dan pengedarnya 9 orang,” jelasnya.

Dalam pemusnahan barang bukti narkoba ini, sebanyak 672.626 generasi muda berhasil diselamatkan dari bahaya penggunaan narkotika. Sebab, menurut Bismo, peredaran gelap narkotika ini bisa berdampak pada kerusakan moral bangsa.

Lebih lanjut, pemusnahan sejumlah barang bukti narkoba itu dilakukan menggunakan alat insenerator dengan suhu tinggi, agar seluruh narkoba habis terbakar tanpa meninggalkan efek negatif bagi masyarakat.***

Pilu! Seorang Anak Perempuan Datangi Perkawinan Ibunya Sambil Didukung Ayahnya

0

Bogordaily.net   – Video seorang anak perempuan datangi perkawinan ibunya didukung ayahnya jadi viral.

Video yang diunggah akun TikTok @aandranata, Senin 7 Februari 2022 hingga kini sudah ditonton hingga 24 juta kali dan mendapatkan 1,6 juta tanda suka.

“Assalamualaikum, kalau di posisi ini ada di kalian, bisa gak sih nahan sedih?” tulisnya sebagai keterangan unggahan seperti dikutip Suara.com, Senin 7 Februari 2022.

Dalam video, tampak seorang pria menggendong anak perempuan. Mereka masuk ke dalam tenda pernikahan dan langsung menuju panggung pelaminan.

Pria itu meminta anak kecil yang digendongnya untuk bersalaman dengan pengantin wanita.

Namun, anak itu enggan menyalaminya. Pria itu lalu menyerahkan kado untuk mempelai wanita.

Saat mempelai wanita mengulurkan tangan untuk menggendongnya, anak perempuan itu menolaknya.

Tidak lama kemudian, pria tersebut menyalami mempelai wanita. Mempelai wanita pun mencium tangannya.

Pria yang menggendong anak itu juga menyalami sang mempelai pria. Tidak lama kemudian, mempelai pria mengajak mereka untuk berpelukan.

Dalam video mereka berpelukan mesra layaknya sebuah keluarga. Usai berpelukan, pria itu mengajak anak kecil digendongannya untuk turun pelaminan lalu menciumnya.

Dalam kolom komentar, banyak warganet yang menduga bahwa anak itu datang ke acara pernikahan sang ibu kandungnya bersama sang ayah usai ayah dan ibunya bercerai..

“Laki-laki hebat yang begini ngurus anak karena ngerasa kewajiban seorang ayah,” tulis seorang warganet.

“Pasti sudah besar, kecewa berat sama ibunya. Anak perempuan yang tinggal dengan ayah yang hebat pasti akan sukses,” ujar warganet.

“Tanpa kalian sadari, perceraian itu menyakiti anak kalian karena ga ada kebahagiaan mereka selain kebersamaan kalian. Di sini pun anak merasa asing,” komentar warganet.

“Suaminya yang baru kayak lebih muda, tapi mantan suaminya kayak baik banget,” imbuh yang lain.

Pengunggah video sekaligus pria yang ada dalam video, Andranata memberikan penjelasan terkait video yang diunggahnya saat dimintai keterangan oleh Suara.com, Senin (7/2/2022).

Pria ini mengungkapkan bahwa video tersebut hanya konten, tetapi merupakan reka adegan kisah nyata yang dialaminya pada masa lalu.

“Sebenarnya itu hanya konten, tapi konten tersebut diambil dari kisah nyata,” kata Andranata kepada Suara.com.

Menurut ceritanya, anak dalam video itu digambarkan sebagai dirinya sementara pria yang ada dalam video itu digambarkan sebagai almarhum sang ayah.

“Kisah dari ibunda aku dan anak kecil tersebut itu aku,” ungkapnya.

Setelah dikonfirmasi ternyata video yang viral di TikTok itu merupakan reka adegan untuk menggambarkan kisahnya pada masa lalu saat ia digendong ayahnya datang ke pernikahan ibu kandungnya.***

Singgung Makam Vanessa Angel Segera Pindah, Puput Sudrajat Tuai Kecaman

0

Bogordaily.net – Unggahan Instagram story Puput Sudrajat perihal pemindahan makam Vanessa Angel dari TPU Islam Malaka viral di media sosial.

Dalam unggahan tersebut, Puput Sudrajat mengumumkan jika makam Vanessa Angel akan segera dipindahkan ke TPU Karet Bivak.

Tidak hanya itu, Puput Sudrajat menegaskan jika Vanessa Angel akan berada satu makam dengan ibu kandungnya.

“Miss u more kak Echa sayang. Bismillah sebentar lagi kakak 1 makam dengan Mama Lucy sesuai keinginan dan harapan kakak,” tulisnya dikutip dari Instagram @puput_soedrajat.

Unggahan istri Doddy Sudrajat ini menyebar luas di sejumlah akun gosip dan menjadi perbincangan hangat netizen.

“Mohon maaf ni buk, niat ibuk dan keluarga ibuk kayaknya 3 tahun lagi baru terlaksana itupun kalo dapat ijin,” tulis akun Instagram @komentatorpedas.

Perihal itu, sejumlah netizen menyinggung klarifikasi petugas TPU Karet Bivak yang menegaskan Pergub DKI Jakarta soal pemindahan makam.

“Dasar si Puput kang ngibul,” tulis seorang netizen, “3 tahun lagi Gala udah agak gede jadi dia bisa ngomong makam mami papinya gak boleh dipisah,” balas netizen lain, “Peraturan TPU gak sembarangan,” sambung netizen lainnya.

Diberitakan sebelumnya, H. Faisal mengaku sempat keberatan dengan rencana pihak keluarga Doddy Sudrajat.

“Kan mereka sehidup semati. Mereka dikubur berdua, memisahkan istri dari suami itu dosanya sangat besar loh,” katanya dikutip dari Instagram @lambegosiip.

Sementara itu, kuasa hukum Doddy Sudrajat menegaskan sudah mengantongi izin dan akan segera memindahkan makam Vanessa Angel.

“Memang rencana seperti itu. Mungkin setelah 100 harian. Pokoknya secepatnya lah,” ujar Djamaluddin dikutip dari YouTube Intens Investigasi.***

TikTok Akan Keluarkan Fitur Pembatasan Usia Bagi Para Penggunanya

0

Bogordaily.net – Perusahaan berbagi konten asal China, TikTok dikabarkan tengah menguji pembatasan usia untuk para penggunanya. Dengan dibatasinya usia, dapat memunculkan konten yang relvan ketika digunakan.

Tes itu masih dilakukan dalam skala kecil dan masih diujicobakan untuk mengukur efektivitas pembatasan konten bermuatan dewasa kepada para pengguna yang masih berusia remaja.

Melansir Reuters, Rabu 9 Februari 2022, TikTok menyadari bahwa pembatasan usia diperlukan agar konten- konten yang ada tidak serta merta diterima mentah-mentah oleh para penggunanya. Anak usaha dari perusahaan ByteDance itu menjelaskan bahwa standar pembatasan konten yang mengacu pada usia itu mengikuti standar yang saat ini sudah diterapkan untuk film, acara TV, dan juga gim.

TikTok berharap dengan demikian pengguna bisa lebih aman saat berada di ruang digital sesuai dengan kapasitas dan usianya. Dalam beberapa waktu terakhir, media sosial secara global mendapatkan sorotan atas berbagai masalah keamanan khususnya yang menyangkut generasi muda yang secara rentang usia tercakup dalam Generasi Z dan Generasi Alpha.

Misalnya seperti Meta dikecam oleh Parlemen AS karena rencana anehnya menyiapkan Instagram untuk anak- anak. Padahal efek instagram pada kesehatan mental pengguna remaja saja masih dipertanyakan. TikTok juga beberapa kali sempat mendapat perhatian lebih karena beberapa kreator kontennya membuat konten pola perilaku makan yang tidak sehat.

Oleh karena itu, kini industri media sosial berlomba- lomba menghadirkan pembatasan dan regulasi yang lebih ketat khususnya untuk generasi muda sehingga pengguna media sosial bisa menggunakan layanannya dengan lebih nyaman dan aman.***

Waduhhh, Facebook Cabut dari Uni Eropa

0

Bogordaily.net – Meta Platforms, Inc mengancam akan menutup operasional Facebook dan Instagram di Eropa. Hal ini buntut dari rencana aturan baru yang akan diterapkan regulator Uni Eropa (UE).

Saat ini, Uni Eropa tengah menyusun UU baru yang menentukan bagaimana data pengguna warga negara Eropa ditransfer melintasi Atlantik.

Langkah ini diambil Pengadilan Eropa demi melindungi privasi warga negaranya. Sebab, lembaga-lembaga AS seperti NSA bisa saja meminta data warga Eropa ke Facebook dan Google.

Meta tidak setuju dengan rencana aturan baru itu. Perusahaan besutan Mark Zuckerberg itu ingin data semua pengguna Eropa ditransfer kembali ke Amerika Serikat (AS).

“Jika kerangka transfer data transatlantik baru tidak diadopsi dan kami tidak bisa mengandalkan klausul kontrak standar (SCC) atau cara alternatif lain untuk transfer data dari Eropa ke AS, kami kemungkinan tidak akan dapat menawarkan produk dan layanan kami yang paling signifikan ke Eropa, termasuk Facebook dan Instagram,” kata pihak Facebook, dikutip dari CNBC, Rabu 9 Februari 2022.

Meta beralasan, kebijakan baru itu akan berdampak material dan merugikan bisnis, kondisi keuangan, dan hasil operasi Facebook.

Di sisi lain, anggota parlemen Eropa, Axel Voss mengkritik ancaman yang dikeluarkan Meta. Menurutnya, Meta tidak bisa memeras Uni Eropa begitu saja agar melepaskan standar perlindungan datanya.

“Meninggalkan Eropa justru akan menjadi kerugian mereka,” cuit Voss di akun Twitter-nya.

Namun secara terpisah, juru bicara Meta mengatakan jika pihaknya tak ada niat untuk cabut dari Eropa. Menurutnya, hal tersebut menimbulkan kekhawatiran dalam pengajuan sebelumnya.

“Kenyataan sederhananya adalah Meta dan banyak bisnis, organisasi, serta layanan lainnya mengandalkan transfer data antara Uni Eropa dan AS untuk mengoperasikan layanan global,” kata juru bicara yang tidak disebut namanya.***