Tuesday, 28 April 2026
Home Blog Page 6276

Positif Covid-19, Naysilla Mirdad Ngaku Pernah Abaikan Prokes

0

Bogordaily.net – Naysilla Mirdad mengumumkan positif Covid-19 melalui Instagram story. Dalam unggahannya itu, ia mengunggah fotonya bermasker dan mengaku pertama kali terpapar virus corona.

“Setelah memasuki tahun ke-3 pandemi akhirnya aku ngerasain juga yang namanya covid,” ungkap Naysilla Mirdad, pada Rabu 2 Februari 2022.

Lebih lanjut, putri pasangan Lydia Kandou dan Jamal Mirdad itu mengaku sempat menyepelekan Covid-19 varian omicron.

“Jujur kemarin-kemarin ini memang sempat longgar sih jalanin prokes. Apalagi denger kalau omicron ini weaker & symptomsnya mild compared to other variants. Tapi ternyata buat aku nggak semild itu,” bebernya.

Menurutnya, gejala yang dirasakan di tubuhnya membuat adik kandung Nana Mirdad ini asing dengan indera perasa di tubuhnya. Meski begitu, ia bersyukur kondisinya tak terlalu parah.

“Sakitnya aneh. Kaya nggak kenal sama badan sendiri. Tapi aku baik-baik aja kok. Aku juga bersyukur, aku tau di luar sana banyak orang yang kondisinya nggak lebih bagus dan nggak seberuntung aku,” tuturnya, dikutip dari Suara.

Pesinetron Orang Ketiga itu merasa Tuhan sedang menegurnya karena sempat takabur selalu aman dari Covid-19. Ia pun sadar tak ada yang kebal dari virus.

“Aku jadi sadar aja, kaya lagi disentil kecil sama Tuhan, “hayooo, jangan sombong. Selama ini nggak kena covid bukan berarti kebal lho nay”,” sambungnya.

Sebab itu, Naysilla Mirdad mengingatkan masyarakat agar selalu mematuhi protokol kesehatan. Juga tak kalah penting, jangan menyepelekan Covid-19 varian Omicron demi orang lain.

“Jadi aku mau ingetin supaya temen-temen tetap jaga prokes. Kalau kamu merasa kuat, paling enggak lakuin untuk jaga orang lain deh. Kita nggak bener tahu kondisi fisik seseorang,” pungkasnya.***

Ini Alasan FBI Minta Atlet AS Simpan HP di Rumah Selama Olimpiade Beijing

0

Bogordaily.net – Para atlet Amerika Serikat (AS) diminta waspada dan menyimpan ponsel pribadi mereka di rumah lantaran adanya ancaman serangan siber selama Olimpiade Musim Dingin Beijing berlangsung.

Pengumuman tersebut disampaikan oleh Badan Keamanan Siber dan Infrastruktur (CISA) atas peringatan dari Biro Investigasi Federal (FBI) pada Selasa 1 Februari 2022.

“FBI mendesak semua atlet AS untuk menyimpan ponsel pribadi mereka di rumah dan menggunakan telepon sementara saat menghadiri acara,” kata CISA, seperti dikutip Sputnik.

FBI menyebut, oknum-oknum tertentu bisa menggunakan serangan siber untuk mengganggu para atlet selama Olimpiade dan Paralimpiade.

“Aktivitas ini termasuk serangan penolakan layanan terdistribusi, ransomware, malware, rekayasa sosial, pencurian atau kebocoran data, kampanye phishing, kampanye disinformasi, dan ancaman orang dalam,” lanjut CISA.

Dalam beberapa waktu terakhir, sejumlah aktivis hak asasi manusia juga mengecam Beijing yang dinilai berusaha membungkam para kritikus dalam negeri menjelang Olimpiade menggunakan cara-cara yang sewenang-wenang, termasuk tidak membiarkan mereka meninggalkan rumah atau memenjarakan mereka.

Hal itu dilakukan demi mencegah aksi protes, kritik, atau kecaman terhadap China terkait dengan pelanggaran hak asasi manusia atau lainnya selama Olimpiade Beijing.***

Greysia Polli Siap Gantungkan Raket, Para Senior Turtut Beri Komentar

0

Bogordaily.net – Kabar pensiun pebulutangkis Greysia Polii kembali menyeruak. Tahun 2022 kemungkinan adalah karir terakhir baginya. Gresyia siap untuk gantungkan raket yang telah menemaninya selama ini.

Diusianya yang kini sudah 34 tahun, Greyasia Polii sebenarnya berkeinginan menghabiskan waktunya untuk keluarga, namun PBSI masih membutuhkan sosok sepertinya sebagai teladan bagi para juniornya di Pelatnas, sebelum penggantinya ditemukan. Maklum, hingga saat ini belum ada sosok seperti Greysia.

Sebelumnya, Greysia Polii sendiri sudah menyatakan akan gantungkan raket usai turnamen IBF dan Kejuaraan Dunia 2021.

Apriyani Rahayu yang menjadi tandem Greysia Polii di sektor ganda putri belum menemukan pasangan yang cocok mendampinginya. Karenanya, PBSI saat ini tengah mencari sosok yang karakternya mirip seperti Greysia Polii. Hal itu dilakukan melalui latihan-latihan ketat guna mengejar poin juga sebagai seleksi calon pasangan Apriyani Rahayu.

Meski demikian, PBSI tidak mau terburu-buru mencari calon pengganti, lantaran ada kriteria yang tepat dan penilaian ketat agar bisa pertahankan peringkat sekaligus lolos kualifikasi Olimpaide.

Menurut Eng Hian, ada dua pemain muda yang akan dipasangkan bersama Greysia Polii dan Apriyani Rahayu.

“Tahun ini dengan dua pasangan, termasuk dengan Greysia sendiri akan dipasangkan dengan pemain muda agar penyesuaian permainan,” kata Eng Hian seperti dikutip Haloyouth dari Djarum Badminton pada Sabtu, 29 Januari 2022.

“Lalu akan ada seleksi juga dan persiapan untuk mengejar peringkat poin. Karena pasangan baru ini targetnya Olimpiade,” imbuhnya

Mantan pebulutangkis tunggal putri Indonesia, Susy Susanti turut berkomentar soal dipisahnya Greysia Polii dan Apriyani Rahayu ke depan.

Susy Susanti juga mengatakan jika karir Greysia Polii akan terbatas hingga Olimpiade saja.

“Untuk ganda putri akan ada perubahan karena Greysia Polii saya rasa ini akan jadi Olimpiade terakhir,” kata istri Alan Budi Kusuma itu seperti dikutip Haloyouth pada Sabtu, 29 Januari 2022 dari akun instagram @richardbera.

Menurut Susy Susanti saat ini, Apriyani harus dicarikan pasangan yang bisa mengimbangi permainan Apriyani Rahayu. Tentunya sang pelatih bertanggung jawab atas hal itu.

“Tentunya tugas pelatih kini adalah mencari partner untuk Apriyani. Karena Apriyani masih muda sekali yakni 23 tahun, jadi dia harus dapat partner yang cocok,” imbuhnya

Hasil Seleknas yang diselenggarakan beberapa waktu lalu menjadi harapan PBSI terhadap atlet-atlet muda menunjukkan performa terbaiknya sebagai bagian dari regenerasi.

Apalagi, Rionny Mainaky telah memberikan kesempatan penuh terhadap atlet-atlet muda untuk dapat berkembang sekaligus persiapan menjelang Olimpiade 2024.

“Visi dan misi Pelatnas PBSI mulai tahun ini adalah memberikan banyak kesempatan bagi atlet muda untuk berkembang sekaligus menyiapkan tenaga terbaik menuju Olimpiade Paris 2024,” ujar Rionny Mainaky.*** 

Dua Petugas Keamanan Tewas Usai Tertembak di Kampus Virginia

0

Bogordaily.net – Dua petugas keamanan tewas saat terjadi baku tembak di Bridgewater College di Bridgewater, Virginia, AS pada Selasa sore Selasa 1 Februari 2020.

Keduanya diidentifikasi sebagai sebagai Petugas Polisi Kampus John Painter dan Petugas Keamanan JJ Jefferson. Dalam sebuah surat yang dikirim melalui email kepada staf dan siswa, Presiden Bridgewater mengkonfirmasi bahwa keduanya telah meninggal karena luka-luka mereka.

AP melaporkan, aksi koboi bermula saat pihak perguruan tinggi melapor kepada petugas kepolisian tentang adanya “penembak aktif” di kampus sekitar pukul 13:24. Penegakan hukum dengan cepat tiba di tempat kejadian.

Sekitar satu jam setelah laporan pertama, pihak kampus mengumumkan bahwa satu orang telah ditahan polisi. Sebuah foto yang diambil oleh seorang reporter lokal di tempat kejadian menunjukkan sepuluh petugas menangkap tersangka dengan todongan senjata.

Setelah penangkapan, polisi melanjutkan pemeriksaan keamanan mereka melalui berbagai gedung kampus selama satu jam lamanya, hingga keadaan dinyatakan aman sepenuhnya.

“Hari ini komunitas kampus kami mengalami tragedi yang tak terkatakan. Dua anggota keluarga Bridgewater College diambil tanpa alasan dan kekerasan dari kami ditembak dan dibunuh di kampus sambil melindungi kami,” kata Presiden Bridgewater College David Bushman dalam sebuah surat kepada mahasiswa, fakultas, dan staf.

Sementara perguruan tinggi tidak memberikan informasi apa pun tentang orang yang ditahan, Gubernur Virginia Glenn Youngkin mengatakan bahwa dia telah diberi pengarahan tentang situasi tersebut.***

Sebelum Ghozali, Bocah 12 Tahun Raup Rp. 5,7 Miliar dari Emoji Meme Paus Aneh

0

Bogordaily.net – Nama Ghozali Everyday menjadi viral, karena hasil jualan Selfie miliknya di Non Fungible Token (NFT). Namun jauh sebelum Ghozali, bocah bernama Ahmed berhasil menjual meme paus aneh, dan terjual habis dalam waktu sembilan jam.

Seorang anak laki-laki berusia 12 tahun asal London, Benyamin Ahmed, mengisi waktu liburan sekolahnya dengan membuat karya seni digital bernama “Weird Whales”.

Isinya berupa emoji ikan paus bergaya piksel. Namun, tak dinyana, karya seni berisi total 3.350 buah emoji ikan paus itu berhasil terjual sebesar 290.000 poundsterling atau setara dengan Rp 5,7 miliar sebagai Non-Fungible Token (NFT).

Uang yang didapat Ahmed ini disimpan dalam bentuk Ethereum, mata uang kripto yang juga digunakan untuk menjual karya seni ikan pausnya itu.

Sedangkan Ghozali sendiri menjual foto selfie dengan muka datar. Foto-foto yang diambil sejak 2017 itu kemudian iseng dia jual ke NFT dan ternyata laku sehingga menghasilkan pundi-pundi.

Dalam menciptakan Weird Whales, Ahmed terinspirasi dari meme ikan paus bergaya piksel popular. Kemudian, ia mengawinkannya dengan gaya seni digital melalui program yang dibuatnya sendiri.

Maka, jadilah 3.350 tipe emoji Weird Whales. Saat ini, Ahmed sedang mengerjakan koleksi karya seni digital ketiganya yang bertema superhero. Ia juga ingin membuat game bawah air yang menampilkan ikan paus.

Ahmed mulai membuat meme paus aneh itu pada Juli 2021 lalu melelangnya sebagai NFT. Koleksi Ahmed terjual habis dalam sembilan jam dan berhasil meraup 80 token ether yang saat itu bernilai sekitar US$248.000.

“Aku menonton beberapa video YouTube dan mencari tahu cara menggambar paus dalam bentuk pixel dengan sangat cepat,” kata Ahmed.

Selain dapat ether, Ahmed juga berhak atas komisi royalti 2,5 persen setiap kali NFT meme tersebut dijual di pasar sekunder. Perjanjian tersebut membuatnya menghasilkan 30 ether tambahan.

Sampai Agustus 2021 total keuntungan yang didapat Ahmed mencapai US$400.000 atau sekitar Rp5,7 miliar. ***

Jalan Bypass Balige Toba Sah Diresmikan Presiden RI

0

Bogordaily.net – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengawali rangkaian kunjungan kerja di Provinsi Sumatra Utara (Sumut), dengan meresmikan Jalan Bypass Balige, yang ada di Kabupaten Toba, Rabu 2 Februari 2022. Peresmian dilakukan dengan penandatanganan prasasti oleh Kepala Negara.

Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Hedy Rahadian, dalam keterangannya menyebutkan bahwa Jalan Bypass Balige dibangun secara bertahap sejak 5 tahun yang lalu dan menelan biaya Rp176 miliar. Jalan tersebut dibangun untuk mencegah terjadinya kemacetan yang terjadi di Kota Balige dan sekitarnya.

“Jadi ini jalan untuk mencegah terjadinya kemacetan di Balige, jadi sifatnya lingkar bypass sehingga traffic-traffic yang sifatnya go through tidak akan ke Balige, itu bisa melalui jalan lingkar ini,” ujar Hedy.

Selain itu, jalan sepanjang 9,8 km tersebut juga diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dengan meningkatnya kelancaran transportasi serta aksesibilitas bagi kawasan-kawasan di sekitar Kota Balige.

“Ini akan memperbaiki, meningkatkan aksesibilitas untuk kawasan-kawasan di sekitar Balige. Jadi ini juga akan membentuk ruang pengembangan kota balige ke depan,” ungkap Hedy.

Manfaat tersebut dirasakan oleh masyarakat sekitar antara lain Rohana Simanjuntak, yang juga pengguna Jalan Bypass Balige. Ia mengaku bahwa kehadiran jalan tersebut dapat mempersingkat waktu tempuhnya dalam menjalankan kegiatan sehari-hari.

“Sebelumnya saya harus melalui kota, makan waktu terus karena kepadatan juga disana cenderung macet jadi karena sudah ada jalan bypass ini sangat membantu kira-kira 15 menit lah waktu saya sangat tertolong,” ujar Rohana.

Ia pun menyampaikan apresiasinya kepada Presiden Jokowi atas kehadiran Jalan Bypass Balige dan berharap jalan bypass tersebut dapat dipelihara dengan baik sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka waktu yang panjang.

“Terima kasih buat Pak Jokowi buat programnya ada jalan bypass di sini, saya pribadi sangat tertolong, masyarakat sekitar sini juga sangat tertolong, banyak manfaatnya,” ucap Rohana.

“Harapannya ke depan, jalanan ini terawat dengan baik, tidak langsung rusak, jadi manfaatnya bisa berkelanjutan, pemeliharaannya berkelanjutan, jadi manfaatnya bisa maksimal,” tandasnya.

Turut hadir dalam peresmian tersebut adalah Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Gubernur Sumatra Utara Edy Rahmayadi, dan Bupati Toba Poltak Sitorus.***

Kelola Perumahan Dengan Buruk, Konsumen PT Manakib Angkat Suara

0

Bogordaily.net – Gugatan Wanprestasi terhadap PT Manakib Rejeki telah sampai pada sidang mediasi tahap kedua di Pengadilan Negeri Kota Bogor, pada Rabu 26 Januari 2022.

Para penggugat menuntut janji kompensasi atas keterlambatan pembangunan Perumahan Bukit Mekar Wangi di bawah perusahaan tersebut.

Kuasa Hukum penggugat dari HartaKa dan Co mengatakan, bahwa kehadiran kuasa hukum dari pihak tergugat dalam sidang mediasi itu dipertanyakan legal standingnya. Pihaknya meminta kepada hakim untuk menganggap tidak ada karena tidak mampu menunjukkan surat kuasa istimewa.

“Oleh karena itu, kami tekankan kepada tim mediator agar kehadiran pihak tergugat dianggap tidak ada,” tegas kuasa hukum penggugat, Ardin Firanata,S.H,M.H.

Dia menambahkan, kewajiban pihak PT Manakib yang harus diselesaikan selaku pengembang perumahan Bukit Mekar Wangi, Kluster Alamanda menjadi pertanyaan.

Pasalnya, perusahaan itu telah terlambat untuk membangun perumahan yang sudah dibeli oleh konsumen selaku penggugat.

Karena itu, dia juga mengimbau Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor agar tidak hanya memberikan izin usaha perumahan tersebut, tapi juga melakukan pengawasan.

Sementara itu, Sugi Prakarsa salah satu penggugat mengaku melakukan akad kredit pada bulan Juli 2018 dengan perjanjian dibangun setelah satu tahun. Namun, baru serah terima rumah pada bulan Desember 2020, jadi terlambat satu tahun lebih.

Karena itu, dia menuntut biaya ganti rugi dari keterlambatan penyerahan rumah maupun keterlambatan penyerahan surat-surat.

Selain itu, dia juga mengeluhkan buruknya fasilitas umum di perumahan yang dikelola PT Manakib.

Menurutnya, jalan di perumahan itu tidak beraspal, drainase buruk, tidak ada musolah, bahkan penerangan jalan dibiayai secara swadaya.

Terkait itu, Ardin Firanata meminta Pemkot Bogor untuk memperkuat pengawasan dan menindak developer perumahan tersebut karena tidak menyediakan fasilitas umum dengan baik. Pasalnya, berdasar Undang Undang No 1 tahun 2011, pihak developer dalam membangun perumahan wajib memberikan fasilitas umum.

“Hari ini kita tinjau itu tidak ada di perumahan Alamanda yang dimana klien kami mengalami kerugian kerugian atas pelaku usaha PT Manakib Rejeki,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, pihaknya juga menyampaikan bahwa, kuasa hukum penggugat akan mengajukan gugatan di Badan Arbitrase Nasional Indonesia (BANI).

Seusai mediasi yang pimpin hakim mediator, awak media mencoba konfirmasi kepada pihak kuasa hukum pihak tergugat (PT.Manakib Rezeki) saudara Mustofa, dirinya enggan memberikan statement apapun kepada media yang terkesan menghindarinya dengan lari ke arah pintu lobby utama Pengadilan Negeri Kota Bogor.(Ibnu Galansa Montazerry)

DPS Minta Warga Tetap Waspada Terhadap Virus Covid-19 Omicron

0

Bogordaily.net – Melonjaknya kasus harian positif Covid-19 di Kota Bogor, anggota DPRD Kota Bogor Komisi lV Devie Prihatin Sultani mengatakan, hal ini jangan dianggap sepele. Tentunya semua pihak waspada virus Covid-19 Omicron terbilang cukup cepat.

“Apapun nama variannya tetaplah berbahaya. Maka kita harus terus waspada,” kata DPS sapaan akrabnya, Selasa 1 Februari 2022.

Oleh karena itu, menurut DPS, peningkatan kasus Covid-19 terjadi juga di kalangan dunia pendidikan. Dirinya menghimbau kepada masyarakat, orang tua murid, pendidik termasuk Pemkot Bogor untuk bersama-sama menjaga Protokol Kesehatan (Prokes) dalam perang melawan Covid-19.

“Kita tidak bisa terus menerus bersembunyi dari situasi ini. Bagi pihak sekolah dalam melakasanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) harus benar-benar dilaksanakan aturannya, bagaimana dengan tempat duduknya, ketersediaan tempat cuci tangan, penggunaan masker dan sebagainya,” jelasnya.

Politisi dari fraksi KBR partai Nasdem ini, meminta kepada Pemkot Bogor untuk menyediakan masker, membagikan kepada anak didik agar juga mengurangi beban para orang tua murid dan karena juga penggunaan masker yang baik dan benar itu bisa mengurangi tingkat penyebaran virus Covid-19.

“Dengan bertambahnya kasus Covid-19 di Indonesia per hari ini sebanyak 12 ribu kasus, harus menjadi perhatian kita semua tidak hanya pemerintah kota saja tapi bersama-sama dengan masyarakat dalam berperang melawan Covid-19,” tegasnya.

“Saya akan terus bergerak membagikan masker kepada warga sebagai bukti nyata kita peduli terhadap kesehatan masyarakat. Pakai masker itu keren,” tututpnya. (Ibnu Galansa Montazerry)

Kemenkes Siap Sediakan 156.847 Tempat Tidur Antisipasi Omicron

0

Bogordaily.net – Satu minggu terakhir, lonjakan kasus Covid-19 di Tanah Air memang mencatatkan kenaikan drastis. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes), angka kasus positif harian Covid-19 telah menembus lebih dari 12 ribu.

Walaupun terkesan ngebut, namun kenaikan angka kasus dalam satu minggu terakhir telah diantisipasi oleh Kemenkes.

Seperti, menyiapkan kapasitas tempat tidur perawatan bagi pasien Covid-19.

Juru bicara vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan Dr Siti Nadia Tarmizi, M.Epid, mengatakan saat ini secara nasional ketersediaan tempat tidur perawatan Covid-19 atau bed occupancy rate (BOR) ada lebih dari 78 ribu dan bisa dinaikkan dua kali lipat.

Angka tersebut diharapkan mampu mengurangi kekhawatiran masyarakat.

“Secara nasional, total ketersediaan tempat tidur perawatan Covid-19 saat ini berjumlah 78.825, bisa tingkatkan sampai dengan kapasitas maksimal 156.847 tempat tidur,” ungkap Siti Nadia, dalam siaran persnya, di Jakarta, Selasa 1 Februari 2022.

Sementara itu, untuk Provinsi DKI Jakarta yang tercatat sebagai daerah dengan kasus Omicron tertinggi.

Menurut Siti Nadia, tempat tidur di rumah sakit rujukan bila memang dibutuhkan bisa disiapkan sampai 21.000.

“Dalam kondisi yang dibutuhkan, BOR di Jakarta dapat dikondisikan hingga mencapai 21.000. Jadi, tidak perlu terlalu khawatir, kapasitasnya masih cukup banyak,” pungkasnya.***

Punya Visi Jadi The Most Valuable Banking Group In Southeast Asia, BRI Terus Perkuat Digitalisasi

0

Bogordaily.net – Transformasi yang dijalankan BRI dalam blueprint BRIVolution 2.0 membawa visi menjadi The Most Valuable Banking Group in South East Asia pada 2025. Dalam mencapai visi tersebut, BRI terus memperkuat aspek digitalisasi untuk menghasilkan model bisnis baru.

Direktur Utama BRI Sunarso mengungkapkan, model bisnis baru yang mengandalkan digitalisasi dipercaya dapat membawa efisiensi dalam operasional BRI Group.

Sunarso membeberkan bahwa BRI saat ini menerapkan konsep hybrid bank yang memastikan masyarakat yang belum terlalu familiar terhadap digitalisasi bisa tetap terlayani.

“Maka kemudian tidak bisa tidak, digitalisasi, transformasi digital kita lakukan di semua perusahaan anak. Dan kemudian transformasi digital kita itu apa sebenarnya? Ada 2 tujuan. Yang pertama adalah kita transform business process-nya supaya baik perusahaan induk maupun perusahaan anak mendapatkan proses bisnis yang lebih efisien dengan biaya yang lebih murah. Dan kemudian, yang kita digitalkan adalah digitalisasi business model. Jadi BRI terus create business model baru, bukan sekedar efisiensi tetapi create value baru,” ungkap Sunarso.

The Most Valuable

BRI mengacu pada tiga prinsip utama dalam menerapkan hybrid bank. Pertama, digitalisasi proses bisnis untuk mendongkrak produktivitas serta efisiensi. Implementasi efisiensi bisnis proses ini dapat ditunjukan dari layanan BRImo, BRISpot, serta BRILink.

Prinsip kedua ialah menyertakan digitalisasi BRI dalam ekosistem bisnis. Penetrasi ke ekosistem digital ini, kata Sunarso, berimplikasi positif terhadap pertumbuhan dana murah (CASA), Fee Based Income (FBI), hingga bisa menjaring nasabah baru.

Terakhir, optimalisasi layanan fully digital sehingga dapat memperkuat layanan yang lebih customer centric. Di samping itu, transformasi digital ini juga berlaku di anak perusahaan sehingga bisa menimbulkan pertumbuhan yang berkelanjutan dan menghasilkan diversifikasi income di BRI Group.

“Sehingga boleh saya katakan kalau kita hanya buat digital bank saja, ya create value sementara tetapi kemudian sustainability-nya tidak menjadi prioritas. Berbeda dengan yang BRI jalankan, di mana keterlibatan transformasi anak perusahaan disupport oleh BRI. Ambil contoh Bank Raya yang akan dijadikan digital bank, disupport penuh oleh induknya”, terang Sunarso.

Layanan digital yang dihadirkan BRI pun kian diandalkan oleh nasabah. Salah satunya adalah BRImo yang konsisten mengalami pertumbuhan pengguna hingga double digit dalam tiga tahun terakhir.

Pada 2019, pengguna BRImo mencapai 2,96 juta dengan frekuensi transaksi 100,74 juta kali yang senilai Rp33,78 triliun. Kinerja tersebut kemudian semakin kokoh di tahun berikutnya.

Sepanjang 2020, pengguna BRImo naik menjadi 9,05 juta dengan frekuensi transaksi 764,84 juta kali yang membukukan nilai transaksi senilai Rp197,43 triliun.

The Most Valuable

Sampai dengan akhir 2021 terdapat 14,15 juta pengguna dengan laju transaksi yang melesat hingga 66,24% year on year (yoy) menjadi 1,27 Miliar transaksi.

Di tahun ini, BRI mengalokasikan capital expenditure (capex) sebesar Rp7 triliun-Rp8 triliun. Belanja Capex ini pun didominasi untuk penguatan digitalisasi.

“BRI menganggarkan capex sekitar Rp7-8 triliun setiap tahun dan 57% dari anggaran tersebut kita alokasikan untuk capex IT. Jadi sedemikian concern kita terhadap transformasi digital kita yang basisnya adalah IT,” tutupnya.***