Thursday, 30 April 2026
Home Blog Page 6378

PLN Siapkan Langkah Sambut Pemberlakuan Pajak Karbo

0

Bogordaily.net– PT PLN (Persero) siap memberikan kontribusi dan telah memantapkan langkah strategis terkait rencana implementasi regulasi Nilai Ekonomi Karbon (NEK) pada 1 April 2022.

Direktur Manajemen Sumber Daya Manusia PLN Yusuf Didi Setiarto menyebutkan, salah satu langkah inisiatif dekarbonisasi oleh PLN adalah pemanfaatan instrumen NEK yakni perdagangan karbon (carbon pricing).

“Penyelenggaraan implementasi NEK merupakan salah satu pilar strategis untuk memenuhi target penurunan emisi nasional dan aspirasi NZE 2060,” kata Didi.

Didi mengakui, masih ada beberapa tantangan dalam implementasi regulasi NEK yang saat ini dihadapi PLN. Beberapa langkah di antaranya terkait kapasitas sumber daya manusia yang masih perlu dikembangkan, sistem pengukuran, pelaporan dan verifikasi (Measurement, Reporting, Verification/MRV) yang belum beroperasi secara penuh.

“Karena itu, ketentuan mengenai mekanisme implementasi cap, trade and tax dibutuhkan sebagai rujukan bagi PLN untuk melakukan perencanaan dan strategi yang matang sebagai persiapan implementasi NEK di Indonesia,” ujar Didi.
Sejak 2005, PLN berpartisipasi dalam perdagangan karbon internasional.

Beberapa pembangkit energi terbarukan, seperti Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Lahendong dan PLTP Kamojang telah mengadopsi Clean Development Mechanism (CDM) yang merupakan salah satu mekanisme perdagangan karbon pada Protokol Kyoto.

“Selain CDM, PLN juga telah mengadopsi mekanisme Verified Carbon Standard (VCS) pada Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Musi, PLTA Renun, dan PLTA Sipansihaporas,” imbuh Didi.

Instrumen NEK lainnya yang berhasil diimplementasikan PLN ialah uji coba perdagangan karbon nasional di PLTU Tanjung Jati B dan 25 PLTU lainnya. Langkah itu diganjar Penghargaan Subroto Bidang Efisiensi Energi Tahun 2021 Kategori C: Penurunan dan Perdagangan Emisi Karbon di Pembangkit Listrik.

Didi menjelaskan, PLN telah melakukan uji coba perdagangan karbon nasional melalui dua skema, yaitu perdagangan kuota emisi dan pengimbangan emisi. Perdagangan emisi terjadi antara pembangkit yang melebihi emisi dengan pembangkit yang memiliki alokasi emisi yang tidak terpakai.

“Adapun pengimbangan emisi dilakukan oleh PLTU dengan membeli kredit karbon atau sertifikat penurunan emisi yang dihasilkan oleh suatu aksi mitigasi perubahan iklim,” ucapnya.

Hingga saat ini, PLN telah memperoleh sertifikat penurunan emisi (kredit karbon) sejumlah 7,9 juta ton CO2e dan memasarkan kredit karbon tersebut pada pasar karbon internasional maupun nasional.

Pada kesempatan sama, Direktur Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Laksmi Dhewanthi menegaskan komitmen Indonesia untuk mencapai NZE pada 2060 atau lebih cepat salah satunya dengan mendorong sektor energi melalui transisi energi nasional.

Implementasinya berupa penghapusan secara bertahap dari operasionalisasi PLTU batu bara dan subsidi dengan pengembangan energi secara besar-besaran dari energi baru terbarukan (EBT).

KLHK telah membahas dan mendapatkan masukan dari kementerian dan lembaga terkait dan pemangku kepentingan untuk melengkapi dan menyempurnakan konsep peraturan turunan dari Peraturan Presiden Nomor 98 tahun 2021 tentang penyelenggaraan NEK.

Selain itu, KLHK juga mengembangkan berbagai macam modalitas dan sistem pendukung untuk memastikan penyelenggaraan NEK dapat berlangsung dengan tepat, efektif dan efisien.

“Sistem pendukung tersebut di antaranya strategi dan peta jalan mitigasi, dan peta jalan adaptasi perubahan iklim, sistem inventori Gas Rumah Kaca (GRK), Sistem Registri Nasional  (SRN), sistem informasi data indeks kerentanan, program kampung iklim, dan program maupun sistem pendukung lainnya,” papar Laksmi.

Tentunya, program dan sistem pendukung ini akan terus dikembangkan dan akan terus disempurnakan sesuai dengan kebutuhan dan tantangan serta strategi ke depan. Oleh karena itu, KLHK membutuhkan banyak dukungan agar seluruh upaya ini bisa mencapai kondisi yang diharapkan.***

Dua Pekan Di Awal Tahun, Polres Bogor Bekuk 10 Tersangka Narkoba

Bogordaily.net–  Sepuluh tersangka kasus Narkoba berhasil dibekuk oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Bogor. Tersangaka tersebut ditangkap dalam operasi selama dua pekan terakhir pada Januari 2022 ini.

Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin menjelaskan bahwa, 10 tersangka tersebut merupakan pelaku pengedaran narkotika jenis sabu-sabu dan ganja. Mereka berhasil dibekuk, dua pekan di awal tahun ini.

Hal itu ia ungkapkan saat jumpa pers dengan awak media di Mako Polres Bogor, Cibinong, dengan mununjukan beberapa barang bukti yang berhasil diamankan pada Jumat 21 Januari 2022.

“Satres Narkoba Polres Bogor telah mengamankan 10 orang tersangka pelaku pengedar narkotika jenis sabu dan ganja,” ungkapnya kepada awak media Jumat 21 Januari 2022.

Lebih lanjut iman mengatakan, 10 tersangka ini dibekuk atas 9 kasus peredaran narkoba yang berhasil terungkap. Di antaranya sebanyak 5 perkara narkotika jenis sabu dan 4 perkara narkotika jenis ganja

“Modus yang mereka gunakan ada 2 yaitu sistem, yaitu sistem COD kemudian yang kedua sistem tempel, barang bukti yang kita amankan 365 gram sabu dan 37 gram ganja,” tambahnya.

Selain itu barang bukti yang berhasil diamankan jajaran Polres Bogor dari para tersangka yaitu, berupa narkotika jenisganja, sabu, alat hisap, timbangan dan sejumlah alat komunikasi ponsel.

“Terhadap para pelaku dikenakan pasal 111, 114 dan 112 Undang Undang tentang narkotika dengan ancaman pidana minimal 4 tahun, kemudian maksimal 15 tahun,” pungkasnya.

 

Irfan Ramadan

Fakta Menarik Tradisi Melukat, Wisata Spiritual di Bali

0

Bogordaily.net– Selain wisata alam, seni-budaya, kuliner, dan hiburan modern, wisata spiritual di Bali juga diminati wisatawan domestik dan mancanegara. Salah satunya adalah melukat atau ritual penyucian.

Melukat bukanlah sesuatu yang baru dan tradisi ini sudah menjadi bagian dari paket wisata Bali bahkan sebelum digitalisasi berkembang pesat. Dikatakan Nyoman Nuarta sebagai Ketua Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Bali, ritual melukat ada kaitannya dengan konteks vertikal atau hubungan dengan Yang di Atas.

Menurut pengamatan bogordaily.net, menukil Kompas.com, minat wisata spiritual akan terus meningkat.

Melukat biasanya masuk dalam paket tur setengah hari, kemudian dilanjutkan dengan aktivitas lain seperti mengunjungi pura dan menikmati panorama alam.

Untuk melukat sendiri, yang termasuk dalam tradisi turun-temurun, memang terus dijaga oleh masyarakat Bali guna membersihkan atau menyucikan diri.

Umat Hindu di Bali percaya bahwa setiap manusia memiliki sifat diri yang kotor dan harus dibersihkan. Maka dilakukanlah tradisi melukat untuk membuang berbagai hal negatif dalam diri manusia.

Siapa yang bisa melakukan melukat dan seperti apa tata cara melakukannya? Berikut penjelasannya:

Melukat adalah upacara spiritual yang dilakukan untuk membersihkan jiwa dan pikiran dalam diri manusia. Tradisi ini dilakukan untuk membersihkan kekacauan simpul-simpul energi-energi negatif dari dalam diri manusia dengan bantuan dari alam semesta.

Dengan penyucian, lapisan-lapisan di tubuh manusia dibersihkan agar lebih seimbang, pikiran pun akan lebih terang, penuh ketabahan, damai, jauh dari rasa marah, dan welas asih.

Ritual ini dipercaya bisa memberikan manfaat positif jika dilakukan dengan benar dan secara rutin juga tekun, misalnya setiap purnama, tilem, atau kajeng kliwon. Namun, perlu diingat bahwa melukat bukanlah cara untuk menebus dosa. Bagi umat Hindu, hukum karma hanya akan berhenti bila seseorang sudah mengalami moksha atau pembebasan sempurna.

Ada tujuh jenis upacara melukat, yaitu melukat astapungku untuk membersihkan dan menyucikan malapetaka akibat pengaruh hari kelahiran dan Tri Guna (Satwam, Rajas, Tamas) yang tidak seimbang.

Kemudian ada melukat surya yomana untuk melepas noda dan kotoran pada bayi, melukat gini ngelayang untuk pengobatan penyakit, melukat prabu untuk memohon agar para pemimpin mendapatkan kemakmuran, serta ada melukat gomana, melukat semarebada, dan melukat nawa ratna.

Melukat biasanya dilakukan di tempat bersejarah, pura, tempat pemandian, dan laut yang ada di Bali. Salah satu tempat melukat yang terkenal di Pulau Dewata adalah Pura Tirta Empul di Desa Manukaya, Kecamatan Tampak Siring, Kabupaten Gianyar.

Ketika mengunjungi Pura Tirta Empul Tampak Siring, wisatawan bisa melihat kawasan ini terbagi menjadi tiga bagian, ada aba Pura, Jaba Tengah, dan Jeroan. Di Jaba Tengah ada sebuah kolam dengan 33 pancuran air, di sini biasanya wisatawan mengantre untuk melukat.

Di Tirta Empul, pancuran-pancuran air tersebut memiliki nama masing-masing, 14 pancuran Pancuran Tirtha Pembersihan, 2 Pancuran Tirta Pelebur Kutukan dan Sumpah, kemudian 6 pancuran Tirtha Penyakit Berat dan Tirtha Upakara.

Sesuai namanya, pancuran tersebut memiliki fungsi dan manfaat tersendiri.

Selain Pura Tirta Empul Tampak Siring, ada beberapa tempat melukat lain di Bali, misalnya Pesiraman Sebatu atau Pura Dalem Pingit Sebatu, Pura Campuhan Windhu Segara, Pura Gua Giri Putri di Nusa Penida, dan Pura Taman Mumbul, Sangeh.

Guru Besar Pariwisata Universitas Udayana Profesor I Gde Pitana mengatakan bahwa siapa saja boleh melakukan ritual melukat dengan mengikuti aturan dan norma yang ada. Prosesi melukat sendiri memiliki beberapa variasi sehingga mungkin ada perbedaan antara satu tempat dan lainnya.

Urutan melukat di pancuran air biasanya berbeda sesuai tempat, ada yang berurutan dari kanan ke kiri, kiri ke kanan, bahkan dari tengah. Pitana menjelaskan bahwa urutan ini tergantung dari kebiasaan yang ada di tempat tersebut dan wisatawan tinggal mengikuti alurnya.

Proses melukat akan dipimpin oleh sulinggih atau pendeta hindu. Selain itu, ada sesajen berupa pejati, dupa, dan canang sari yang akan diberikan mantra-mantra oleh sulinggih. Ada pula air kelapa gading yang dianggap sebagai air suci.

Orang yang akan melukat akan dimantrai oleh sulinggih, kemudian disiram dengan air suci. Ritual dilanjutkan dengan membasuh diri di mata air untuk membersihkan diri lahir dan batin.

Setelah menyucikan diri dengan air, wisatawan akan diperkenankan untuk membilas tubuh dan berganti pakaian seperti semula. Selanjutnya bisa melakukan sembahyang dan dipercikkan air suci oleh pendeta atau petugas setempat.

Adapun beberapa aturan yang wajib diikuti antara lain mengganti pakaian dengan kain Bali, bagi wanita tidak sedang haid, tidak mandi menggunakan sabun dan sampo, mengikuti prosesi dengan membawa sesajen, tidak boleh mengumpat dan berkata kasar, serta dilarang meludah dan kencing di tempat penyucian.***

Pemerintah Jamin Pajak Karbo Tak Pengaruhi Tarif Listrik

0

Bogordaily.net– Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan bahwa, penerapan pajak karbon terhadap pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) tidak akan memengaruhi tarif listrik ke pelanggan.

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Rida Mulyana mengatakan bahwa pihaknya tengah penyusun rancangan Peraturan Menteri ESDM tentang penyelenggaraan nilai ekonomi karbon pembangkitan tenaga listrik yang bakal diterapkan mulai 1 April 2022.

Dia menjelaskan, angka perdagangan karbon yang ditetapkan yakni sekitar US$2 per ton CO2, atau setara dengan Rp30 rupiah per kilowatt hour (kWh).

Menurut dia, dengan perhitungan itu maka biaya pokok penyediaan (BPP) listrik hanya akan meningkat tipis, sekitar Rp0,58 per kWh.

“Sekarang kesehariannya BPP-nya Rp1.400 dan kalau ditambah dengan 0,58, jadi kecil lah. Makanya kemudian ini kami jalankan dulu,” ujarnya dalam paparannya pada Selasa, 18 Januari 2022.

Rida menjelaskan, pihaknya akan menerapkan aturan tersebut terhadap tiga jenis PLTU, yakni PLTU berkapasitas lebih dari 400 megawatt (MW), PLTU dengan kapasitas 100–400 MW, dan PLTU mulut tambang lebih dari 100 MW.

Pemerintah juga akan menerapkan cap and trade and tax untuk ketiga jenis PLTU tersebut, dan akan berlaku mulai tahun ini.

Untuk PLTU yang memiliki kapasitas kurang dari 100 MW, kata dia, pemerintah baru akan menerapkannya pada tahun depan, karena fungsinya sebagai penopang energi listrik di daerah-daerah terpencil.

“Untuk kapasitas PLTU kurang dari 100 MW ini backbone. Kalau ditutup karena alasan emisi, tapi penggantinya belum ada, jangan sampai begitu, terutama di daerah 3T. Jadi masih ada toleransi untuk ini, kami memikirkan ke depannya seperti apa, yang pasti ini pada saatnya akan diterapkan juga, tapi tidak seperti yang lainnya,” jelasnya.*** 

Luar Biasa, Bekukan Sel Telur Luna Maya Habiskan Ratusan Juta

0

Bogordaily.net–  Aktris Luna Maya menepis kabar mengeluarkan uang ratusan juta untuk menjalani pembekuan sel telur atau egg freezing.

Mantan kekasih Ariel NOAH ini mengatakan bahwa biaya untuk program tersebut masih terjangkau.

“Enggak (sampai ratusan juta), masih terjangkau kok,” kata Luna Maya, dikutip dari kanal NitNot di YouTube, Kamis, 20 Januari 2022.

Bintang film Suzana ini, memutuskan untuk menjalani pembekuan sel telur atau egg freezing agar bisa memiliki momongan kelak.

Dia mengaku sadar bahwa dirinya saat ini sudah tidak muda lagi dan belum menikah. “Itu seperti payung sebelum hujan saja, sebagai persiapan,” tutur Luna Maya.

Dia juga mengungkap alasan kesehatan menjadi pertimbangannya menjalani pembekuan sel telur. Sebelumnya, kata Luna, dia juga sudah melakukan riset untuk mengetahui tempat yang bagus untuk membekukan sel telurnya.

“Aku sempat pengin ke Singapura ternyata enggak bisa. Lima tahun yang lalu sih,” bebernya.

Diketahui bahwa belakangan ini, media diramaikan dengan berita Luna Maya memutuskan untuk melakukan pembekuan sel telur. Banyak yang lantas bersimpati dan mendoakan Luna agar segera bertemu jodoh dan punya anak di usianya yang tak lagi muda.

Luna pun sempat heran karena kabar tersebut menuai pujian dan simpati warganet. Sebab, perempuan 38 tahun itu merasa tindakannya adalah hal yang wajar.

“Masa sih? (Dipuji dan tuai simpati), kenapa memang?” kata Luna, seperti dilansir Suara.com, Selasa 18 Januari 2022.

Menurut Luna, pembekuan sel telur di usia produktif adalah hal wajar. Hal itu ibaratnya sebagai tindakan pencegahan saja untuk masa depan.

“Kenapa dipuji? Itu kan normal aja, itu tindakan seperti sedia payung sebelum hujan,” ujar mantan kekasih Ariel NOAH dan Reino Barack ini.

Luna menyebut perempuan memang ditakdirkan memiliki kodrat melahirkan. Namun, ada waktu di mana masa kesuburan perempuan itu habis, seperti di usia 40 tahun ke atas.

Oleh karena itu, di usianya yang sudah 38 tahun, Luna tak ingin ambil risiko dan khawatir tak bisa memiliki anak. Bintang film Sabar Ini Ujian itu pun memutuskan menanam benih untuk persiapan dipakainya kelak.

“Aku pikir ini adalah satu tindakan persiapan aja, kalau aku masih muda yaa.. haha,” ujarnya tak melanjutkan penjelasan.***

Terungkap Penyebab Kebakaran Yang Melanda Mall Aeon Sentul City

Bogordaily,net– Kebakaran yang melanda Mall Aeon Sentul City, Kabupaten Bogor, tak memakan korban jiwa. Awal mula kebakaran diduga terjadi diruang panel karena mesin terlalu panas pada Jumat 21 Januari 2022.

Terkait kebakaran yang melanda Mall tersebut, Komandan Regu 3 Damkar Citeureup Kabupaten Bogor Ahmad Sarifudin, menjelaskan bahwa, mesin yang berada diruangan panel Mall Aeon yang panas diduga menjadi pemicu kebakaran terjadi. Karena ruang yang tertutup api tidak sempat melebar kebagian lain.

“Korban tidak ada, karena pas kejadian semua orang langsung ke luar ruangan. Diarahkan oleh sekuriti yang di sini,” kata Danru Regu 3 Damkar Citeureup Kabupaten Bogor, Ahmad Sarifudin, Jumat 21 Januari 2022.

Lebih lanjut ia menceritakan, saat tiba dilokasi kebakaran, untuk memadamkan api tersebut, ia bersama regu Damkar membutuhkan waktu 15 menit.

“Asap tuh awal mulanya terlihat dari ruang panel. Kemungkinan ada overheat mesin, jadi api langsung membakar kabel-kabel di ruangan itu. Tapi, karena ruangan tertutup, api tidak menjalar ke ruangan lain,” tambahnya.

Ahmad mengatakan, saat petugas datang, api tidak terlalu besar. Namun, jika didiamkan, dikhawatirkan api akan merambat ke ruangan lain.

“Api nggak terlalu besar ya. Cuma kalau memang itu (didiamkan), bisa makin merambat ke kabel-kabel yang lain. Berhubung ruangan tertutup, jadi dia lambat untuk merambatnya, Cuma 15 menit, lamanya kita menyambung selang ke atas,” pungkasnya.

 

 

Irfan Ramadan

Erat Persaudaraan, 56 Anggota GRT Adakan Gowes Ke Baduy

0

Bogordaily.net– Gowes Gua Raja Turunan (GRT) akan mengadakan gowes ke Baduy pada tanggal 22 Januari 2022a. Hal ini bertujuan agar semua anggota GRT semakin erat persaudaraan.

Ketua Gowes GRT (Gua Raja Turunan) Sugoro Fernando mengatakan, tujuan utama gobar ke daerah Kampung Baduy Cibologer bersama seluruh anggota GRT.

“Adapun bawaan wajib saat gowes yakni, pakaian ganti, ban dalam, pompa tangan, tool kits, hp, jas hujan, lampu penerangan, dan paling penting obat pribadi,” ungkapnya.

erat

Lanjutnya, akan ada mobil evakuasi yang akan memantau selama di perjalanan. “Untuk evakuasi ada dua, mobil kijang dan mobil pick up,” paparnya.

Untuk peserta yang ikut gowes ke Baduy berjumlah 56 peserta, diantaranya tim GRT ada 41 orang, tim KLCC Cibubur ada 8 orang dan tim Rangera Ciomas ada 5 orang.

Ia juga menegaskan trip Gobar ini terbuka bagi siapa saja jadi tidak dikuasai oleh kelompok tertentu.

“Selama melakukan Gobar diharapkan saling memperhatikan dan bisa bekerjasama antar teman-teman semua. Harus tertib dan selalu disisi kiri jalan selama melakukan Gobar ini,” tambahnya.

Ia harap kegiatan ini bukan ajang balap-balapan atau kuat-kuatan. Lebih ditekankan kebersamaan. “Jangan gengsi jika sudah terlampau jauh dari rombongan depan,” pungkasnya.

Dengan adanya acara gowes bareng ini semoga persaudaraan dulur dulur GRT dan sahabat sahabat gowes yang lain bisa semakin erat dan guyub.

“Semoga acaranya bisa berjalan lancar, aman dan sesuai dengan harapan,” tandasnya.*

 

(Ibnu Galansa Montazery)

Polemik Kawin Kontrak di Puncak, Amil Syamsudin Buka Suara

Bogordaily.net– Ramainya perbincangan mengenai kawin kontrak di Kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, menuai banyak komentar. Hal tersebut tak jarang menajadi polemik tersendiri di kalangan warga yang tinggal di wilayah Puncak.

Seseorang yang berprofesi menikahkan calon pengantin di Desa Cipayung, Kecamatang Megamendung, Kabupaten Bogor, Amil Syamsudin melontarkan pendapatnya terkait polemik kawin kontrak.

“Pada hakikatnya kawin kontrak itu, merusak makna pernikahan, sebab didalam pernikahan ada sifat ketenangan muncul kasih sayang,” ungkapnya kepada BogorDaily.net Jumat 21 Januari 2022.

Lebih lanjut ia menjelaskan sangat tidak mendukung mengenai kawin kontrak tersebut. Apalagi jika hal itu ada di wilayahnya, jelas ia sangat menentang.

“Kan kawin kontrak terjadi dibatas oleh waktu, jadi itu jelas merusak makna, saya juga sangat tidak mendukung hal tersebut,” tambahnya.

Selain itu menurut pria yang akrab disapa amil  menambahkan, ia tidak akan pernah sekalipun menikahkan orang atau calon pengantin yang akan menjalankan kawin kontrak.

“Jelas saya tidak akan menikahkannya, saya akan menikahkan yang sesuai dengan syariat dan peratutan yang ada,” pungkasnya.

 

(Irfan Ramadan)

KPU Usulkan Pemilu Digelar Tanggal 14 Februari 2024

0

Bogordaily.net– Komisi Pemilihan Umum (KPU) kembali mengusulkan tanggal pemungutan suara Pemilu 2024 digelar Rabu, 14 Februari 2024.Usulan tersebut telah dikirim ke DPR melalui surat resmi.

Tidak hanya itu saja, di dalam surat tersebut juga berisi permohonan kepada DPR untuk mengadakan rapat konsultasi rancangan Peraturan KPU tentang Tahapan, Program, dan Jadwal Pemilu 2024.

“Dalam surat tersebut, KPU menyampaikan satu alternatif lagi tanggal pemungutan suara Pemilu, yakni 14 Februari 2024,” kata Komisioner KPU, Pramono Ubaid Tanthowi.

Usulan 14 Februari 2024 bukanlah hal baru dari KPU, karena pernah disampaikan sebagai pilihan pada rapat konsinyering bersama DPR dan pemerintah.

Ia berharap, tanggal pemungutan suara Pemilu 2024 bisa segera ditetapkan. Pramono mengapresiasi niatan sejumlah petinggi Komisi II DPR menggelar rapat pekan depan.

“KPU berharap tahapan pemilu segera diputuskan agar KPU memiliki kepastian untuk melaksanakan langkah-langkah persiapan, baik perencanaan anggaran, penguatan infrastruktur teknologi informasi, penyiapan regulasi, maupun sosialisasi tahapan pendaftaran dan verifikasi partai politik,” ujarnya.

Pemerintah, DPR, dan KPU tak kunjung sepakat soal tanggal pemungutan suara Pemilu 2024. Padahal, pembahasan telah dimulai sejak awal 2021.

Para pihak hampir menyepakati opsi pemilu digelar 21 Februari 2024 dan pilkada digelar 27 November 2024. Namun, pemerintah mengajukan usul pemilu digeser ke 15 Mei 2024 dengan alasan keamanan.

Di tengah alotnya pembahasan, muncul isu “Pemilu 212”. Tanggal 21 Februari yang dibaca 21/2 itu disebut mirip dengan nama gerakan politik Islam konservatif.

“PPP berpandangan, jika tanggal 21 Februari ini dikhawatirkan oleh pemerintah atau pihak manapun akan dipolitisir karena bisa disingkat ‘212’ maka ya bisa dipertimbangkan 1-2 hari sebelum atau sesudahnya,” kata Wakil Ketua Umum PPP Arsul Sani, Rabu, 12 Januari.***

Fakta-fakta dari Insiden Tabrakan Beruntun di Balikpapan, 20 Kendaraan Rusak

0

Bogordaily.net– Kecelakaan beruntun di Balikpapan melibatkan truk tonton dengan sejumlah kendaraan roda dua dan roda empat di wilayah Muara Rapak, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim) menewaskan empat orang.

Akibat kejadian pada pukul 05:00 WITA tersebut, kini sopir truk tronton telah diamankan pihak kepolisian.

Berikut sejumlah fakta terkini terkait kecelakaan beruntun Balikpapan.

Kronologi Kejadian
Detik-detik kecelakaan beruntun terekam kamera CCTV. Dari rekaman, terlihat truk tronton berkelir coklat tiba-tiba melaju cepat di jalan menurun, lalu menghantam sejumlah kendaraan yang tengah berhenti di lampu merah dari arah belakang.

Tampak mobil dan motor berhamburan diseruduk tronton tersebut. Sejumlah pengendara juga terlempar ke jalan.

Truk Tronton Alami Rem Blong
Kecelakaan Balikpapan bermula dari truk tronton yang mengalami rem blong. Lantaran tak bisa menahan laju kendaraan, truk tronton menabrak sejumlah pengendara tadi pagi, 21 Januari 2022.

“Iya tadi pagi (kejadiannya) jam 5 lebih,” kata Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Yusuf Sutejo, Jumat.

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 05.00 WITA. Puluhan pengendara yang sedang antre di lampu merah tiba-tiba diseruduk truk tronton.

Ada Korban Anak-anak
Dari total korban yang mengalami kecelakaan maut, terungkap ada seorang anak-anak. Korban bersama orang tuanya saat itu sedang mengendarai mobil dan terlibat kecelakaan beruntun.

“Ada korban anak-anak. Saat kejadian, korban bersama kedua orang tuanya sedang mengendarai mobil dan berhenti persis di lampu merah,” ucap Kepala BPBD Kota Balikpapan Usman Ali, dikutip dari detik.

Disebutkan anak dan ibu yang berada di dalam mobil mengalami luka ringan. Sementara kondisi ayahnya mengalami luka yang cukup parah.

Saat evakuasi, Usman menerangkan, banyak warga sekitar yang menolong. Para korban yang terluka dibawa menggunakan ambulans ke rumah sakit terdekat.

Selain itu, lokasi kecelakaan maut di simpang lampu merah Muara Rapak kini sudah bersih dari puing-puing serpihan kendaraan dan bercak darah para korban.

Sopir truk yang terlibat kecelakaan beruntun Balikpapan sudah diamankan. Simak informasi di halaman selanjutnya.

Sopir Truk Tronton Diamankan
Sopir truk tronton yang menjadi penyebab kecelakaan maut diamankan polisi. Sopir itu diamankan ke Polresta Balikpapan.

Diketahui sopir truk tronton bernama M Ali (47). Truk tronton yang dikendarainya membawa muatan kapur.

“Muatan kontainer 20 feet berisi kapur pembersih air dengan berat 20 ton yang hendak diantar ke Kampung Baru, Balikpapan Barat,” kata Yusuf.

Sopir disebut sudah menurunkan gigi persneling dari empat ke tiga, namun upaya itu tidak cukup karena rem truk tronton blong.

“Rem sudah tidak berfungsi dan truk tronton meluncur laju (kencang) dan menabrak yang ada di depannya dan pada saat kejadian TL (traffic light) Muara Rapak warna merah,” kata dia.

Meski sudah diamankan, sopir masih sebatas dimintai keterangan awal. Yusuf mengatakan pihaknya saat ini masih berfokus pada penanganan korban dan melakukan olah TKP.

20 Kendaraan Rusak

Sebanyak 20 kendaraan rusak setelah terlibat kecelakaan beruntun truk tronton di Muara Rapak, Kota Balikpapan, Kaltim. Kendaraan yang rusak terdiri dari mobil dan motor yang tengah berhenti di lampu merah.

“Enam unit mobil dan 14 motor mengalami kerusakan,” kata Yusuf.

Korban Tewas 4 Orang

Polisi meralat jumlah korban tewas akibat kecelakaan maut truk tronton yang menabrak sejumlah kendaraan di Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim). Polisi menyebut ada empat orang yang tewas, bukan lima.

“Meninggal dunia 4 orang,” ujar Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo kepada wartawan, Jumat, 21 Januari 2022.***