Thursday, 23 April 2026
Home Blog Page 6457

Hilangkan Penuaan pada Wajah dengan Threadlift Treatment di AHA Clinic

0

Bogordaily.net – Ingin menghilangkan tanda-tanda penuaan di bagian bawah wajah? mending Threadlift treatment di AHA Beauty Clinic aja yuk!

Perawatan inovatif ini dilakukan dengan  dr. Alfi Hidayati, MKes yang profesional dengan menggunakan benang dua arah yang dapat terserap untuk mengangkat dan meremajakan kulit wajah, sehingga wajah lebih segar dan lebih muda.

Menurut dr. Alfi salah satu metode tanam benang ini merupakan alternatif yang aman dan sangat efektif untuk mengencangkan kulit wajah dan leher.

“Benang yang digunakan dalam perawatan ini oun terbuat dari PLA (asam polylactic), polimer biodegradable yang juga digunakan untuk jahitan, pin ortopedi dan perawatan patah tulang,” ucapnya.

Treatment ini juga bermanfaat untuk mengangkat kulit kendur, menghasilkan tampilan lebih kencang dan terlihat lebih muda.

“Setelah perawatan, benang-benang tersebut secara bertahap akan melekat pada jaringan kulit dan merangsang produksi kolagen tubuh, menghasilkan penampilan halus dan cantik yang benar-benar alami,”paparnya.

Dan juga hasil dari Threadlift Treatment dapat berbeda untuk setiap pasien. Langsung saja datang dan konsultasi sebelum treatment ke Jalan Raya Pajajaran No.70, RT 06/RW13, Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor.***

Tumbangkan Burnley, MU Move On!

0

Bogordaily.net – Perlahan namun pasti Manchester United mulai mengambalikan performanya di Liga Inggris, setelah bermain imbang dengan Newcastle, kini The Red Devils berhasil mengantongi poin tiga, setelah membungkam tamunya Burnley dalam laga lanjutan Premier League yang digelar di Old Trafford, Jumat 31 Desember 2021. Skuat besutan Ralf Rangnick menang dengan skor 3-1.

MU berhasil unggul lebih dulu ketika pertandingan baru berjalan delapan menit berkat gol Scott McTominay.

Kedudukan berubah pada menit ke-27. Dari sisi kiri lapangan, Jadon Sancho mengobrak-abrik pertahanan Burnley sebelum mengirimkan umpan ke tiang jauh. Bola terlihat akan menjauh dari gawang, sebelum dibelokkan Ben Mee ke gawang Burnley. Gol bunuh diri tercipta, Manchester United unggul 2-0.

Manchester United semakin menjauh di menit ke-35. Cristiano Ronaldo berhasil membubuhkan namanya di papan skor usai mencetak gol dengan memanfaatkan bola muntah tembakan Scott McTominay dari luar kotak penalti. 3-0.

Burnley baru bisa memperkecil kedudukan tiga menit setelah Ronaldo mencetak gol. Aaron Lennon memanfaatkan blunder yang dilakukan Eric Bailly untuk menaklukkan David de Gea. Keunggulan Manchester United 3-1 bertahan hingga jeda.

Permainan dimulai kembali dengan tempo yang lambat. The Red Devils sepertinya sudah cukup puas dengan keunggulan ini dan bertekad mempertahankannya sampai wasit meniup peluit panjang.

Kendati demikian, bukan berarti Manchester United tidak mencoba mencetak gol tambahan. Enam menit setelah babak kedua dimulai, Mason Greenwood melepaskan sepakan keras yang bisa dihentikan oleh Wayne Hennessey.

McTominay berusaha mencetak gol keduanya pada menit ke-64. Gelandang asal Skotlandia itu mencoba peruntungannya dari luar kotak penalti. Bola terlihat akan masuk, namun Hennessey berhasil melakukan penyelamatan.

Hennessey kembali dipaksa bekerja keras pada menit ke-70. Penyerang Manchester United, Edinson Cavani, melepaskan tembakan setengah voli. Sayang gol gagal tercipta karena bola bisa diselamatkan dengan gemilang oleh Hennessey.

Manchester United masih menebar ancaman dalam 20 menit terakhir pertandingan. Namun, tidak ada gol tambahan yang tercipta sampai wasit meniupkan peluit panjang. The Red Devils keluar sebagai pemenang dengan skor 3-1.***

Kota Bogor Komitmen Kuatkan Kota Toleran

0

Bogordaily.net – Wali Kota Bogor, Bima Arya menyampaikan 5 faktor kunci bagi Kota Bogor untuk terus melangkah maju menuju kota yang toleran sekaligus menjadi kunci keberhasilan dalam mengelola masalah-masalah toleran.

Dia menyebut, politik will atau komitmen politik dari pimpinan, kerangka hukum, kerja sama kelembagaan, penguatan simbol pesan kunci dan inisiasi-inisiasi yang bersifat melampaui teritori Kota Bogor.

“Politik will tidak hanya wali kota, tetapi juga camat, lurah, harus sama dan rata. It’s about leadership, kepemimpinan yang menjadi nomor satu. Siapapun nanti wali kota setelah saya harus memiliki komitmen yang kuat untuk melanjutkan semangat toleransi ini,” kata Bima Arya dalam acara Refleksi Akhir Tahun 2021 dan Sosialisasi PBM 2 Menteri serta Index Kerukunan Beragama Kota Bogor Tahun 2021 di Hotel Salak The Heritage, Jalan Ir. H. Juanda, Kota Bogor, Kamis 30 Desember 2021.

Untuk kerangka hukum dalam bentuk regulasi, Bima Arya menyatakan tidak boleh ada yang mencederai, bahkan harus terus menguatkan. Diturunkan oleh semua dinas dan dipahami oleh aparatur wilayah sebagai pengamanan.

“Pemerintah kota tidak bisa sendiri, harus bersama-sama. Tidak semua paham membumikan konsep moderasi, menguatkan toleransi, kita perlu dibantu,” sebut dia.

Penguatan simbol pesan kunci penting sekali untuk dilakukan secara terus menerus agar warga sadar bahwa kotanya terus bergerak menuju kota yang toleran. Kehadiran pemerintah di setiap perayaan umat beragama adalah simbol.

“Penguatan simbol ini bukan hal yang biasa, tapi penting sekali. Saat Idul Fitri Uskup Bogor mengunjungi rumah dinas, itu sesuatu. Ketika perayaan lain semua saling berkumpul, berkeliling, itu juga sesuatu. Penguatan simbol bukan hanya seremonial,” jelas Bima Arya.

Keberanian Kota Bogor menerima tawaran untuk menjadi tuan rumah Festival HAM akhir tahun 2022 ungkap Bima Arya sebagai inisiasi.

Kota Toleran

Dia menegaskan harus banyak inisiasi di tingkat nasional yang dimunculkan agar ikhtiar yang dilakukan tidak stagnan atau bahkan mundur, namun semakin menguatkan keyakinan semua bahwa Kota Bogor menjadi yang terdepan sebagai kota toleran.

Menjadi tuan rumah Festival HAM tahun 2022 diharapkannya menjadi hajat semua pihak di Kota Bogor dan hadir inisiasi-inisiasi lain yang tidak sebatas seremoni atau diskusi.

“Penunjukkan ini bukan sekedar kita dianggap mampu secara teknis, tetapi juga sudah selesai secara ideologis dan memiliki komitmen yang kuat,” tegasnya.

Ketua FKUB Kota Bogor, Hasbulloh menyebutkan, terkait peningkatan toleransi dan kerukunan serta kebebasan dalam beragama, Kota Bogor terus berbenah. Salah satu wujudnya adalah persoalan yang pelik sudah mulai diselesaikan satu per satu.

Dalam indeks kerukunan beragama Kota Bogor yang dilaksanakan FKUB bersama Kantor Kesbangpol Kota Bogor, dipaparkan kekuatan toleransi yang ada di kecamatan serta pada titik mana saja yang diperlukan adanya perbaikan dan sebagainya.

“Biasanya indeks kerukunan hanya sampai di level kota atau kabupaten, dalam RPJMD Kota Bogor sudah sampai ke level kecamatan. Tahun depan diharapkan sampai ke level kelurahan sehingga mampu mendeteksi persoalan-persoalan yang ada di masyarakat secara langsung,” kata Hasbulloh.

Di tahun 2022 FKUB bersama Kemenag Kota Bogor mengajak para tokoh agama untuk berpartisipasi dalam mempromosikan moderasi beragama di berbagai tingkatan, baik perangkat derah, satuan kerja pendidikan dan yang lainnya.

“Untuk mengawali tahun 2022 menjadi tuan rumah Festival HAM, FKUB Kota Bogor akan menyelenggarakan silaturahmi nasional,” ujar Hasbulloh.

Selain Bima Arya, hadir secara langsung dalam acara tersebut diantaranya Kepala Kemenag Kota Bogor, Ramlan Rustandi, dewan penasehat, camat, tokoh agama.

Sementara para lurah bersama organisasi masyarakat dan sipil yang peduli kepada toleransi umat beragama mengikuti secara daring.***

Ingin Kuat dan Sehat, 400 Anak Antusias Disuntik Vaksin

0

Bogordaily.net – Kecamatan Bogor Timur bekerjasama dengan Surveyor Indonesia menggelar vaksinasi sasaran anak usia 6-11 tahun sebanyak 400 anak di kantor Kecamatan Bogor Timur, Jalan Pajajaran, Kota Bogor, Kamis 30 Desember 2021.

Anak-anak yang didampingi orang tuanya tampak antusias mengikuti vaksinasi dosis pertama. Apalagi usai disuntik vaksin sinovac peserta vaksin mendapatkan hadiah sembako gratis dari Surveyor Indonesia.

“Alhamdulillah kabar baik vaksin umum sudah 100 persen tinggal kita kejar untuk anak-anak,” ujar Wali Kota Bogor, Bima Arya.

Bima Arya mengatakan, sejauh ini data vaksinasi anak-anak usia 6-11 tahun, bagus dan setiap hari terus bertambah. Ini merupakan strategi yang ditetapkan pemerintah pusat untuk mengantisipasi varian baru dengan percepatan vaksin bagi anak-anak.

Ia pun melihat anak-anak antusias mengikuti vaksinasi karena terus disebarkan video anak-anak yang sudah disuntik, sehingga anak-anak merasa tenang dan aman saat disuntik vaksin.

“Saya berterima kasih kepada camat, lurah yang sudah memobilisasi, berkoordinasi mendatangkan anak-anak dan dibantu Surveyor Indonesia diberikan sembako yang hadir vaksin. Mudah-mudahan bisa target 100 persen untuk anak-anak dan untuk vaksin booster lansia akan mulai di awal tahun,” imbuhnya.

400 anak

Camat Bogor Timur, Rena Da Frina mengatakan, sasaran vaksinasi hari ini ada tiga. Pertama anak-anak yang berdomisili di Kota Bogor namun sekolah di Kabupaten Bogor.

Hal ini karena di Kabupaten Bogor belum ada jadwal vaksin anak. Kedua, ini untuk anak-anak yang sudah memasuki usia 6 tahun namun masih sekolah di Taman Kanak-kanak (TK).

Lalu ketiga ini untuk anak-anak yang sakit atau berhalangan hadir ketika ada jadwal vaksin di sekolah.

“Info ini kami sebar melalui flyer dan kelurahan. Saya juga kaget pesertanya ramai. Awalnya hanya menyediakan 300 dosis vaksin ini, kami tambah menjadi 400 dosis vaksin,” terangnya.

Rena menuturkan, kecamatan dan kelurahan terus melakukan sosialisasi vaksinasi untuk anak-anak dan menurutnya lebih mudah memobilisasi anak-anak, apalagi peserta cukup datang langsung dengan membawa Kartu Keluarga (KK) dan usai vaksin semua peserta mendapat hadiah sembako dari Surveyor Indonesia.

“Senang banyak anak-anak yang antusias. Percepatan vaksin ini untuk sama-sama mengantisipasi varian Omicron karena di anak-anak cepat menular dan membuat batuk sampai 24 jam. Kami kebut vaksin anak dan terus ajak anak-anak yang belum mau vaksin agar mau di vaksin, termasuk untuk anak-anak jalanan,” jelasnya.

Sementara itu, Warga Baranangsiang RT 4 Dewi Mawar (39) mengatakan, kedua anak laki-lakinya Fathin Zarif Rizqiatama (10) Faidhan Razzan Prawira (6) memang antusias mengikuti vaksin.

Kedua anaknya mengikuti vaksin di kecamatan karena saat vaksinasi di sekolah kedua anaknya sedang sakit.

“Alhamdulillah cepat dan teratur, mulai dari pendaftaran semua teratur jadi aman dan saling jaga jarak,” katanya.

Dia mengaku senang anak-anak antusias mengikuti vaksin. Pasalnya, varian baru Covid-19 membuatnya khawatir dan ingin ada perlindungan untuk imun lebih kuat dan berharap anak-anak terhindar dari Covid-19 jenis baru.

“Mereka (anak-anak) bilang ingin divaksin biar kuat dan sehat juga,” katanya.***

Rizal Ramli dan Kota Bandung

0

Bogordaily.net – Rizal Ramli yatim piatu yang ditinggal wafat oleh kedua orangtuanya saat masih berusia 8 tahun juga menjalani persemaian nasionalismenya di Ibu Kota Priangan ini saat menjadi mahasiswa ITB di Kota Bandung.

Tak banyak yang diingat olehnya tentang tanah kelahirannya di Simpang Haru, Kota Padang, Sumatera Barat. Ia tumbuh hingga SMA dalam asuhan sang nenek yang penyayang, di sebuah kota kecil yang juga merupakan bagian dari Tanah Pasundan, yaitu Bogor.

Pertalian batin Rizal Ramli dengan Tanah Priangan atau Tatar Pasundan sangat erat. Di sinilah ia menjalani pematangan diri sebagai tokoh pergerakan, intelektual, organisatoris, sekaligus mahasiswa fisika yang cerdas dengan cakrawala pemikiran yang luas.

Rizal Ramli sendiri sangat mudah beradaptasi dengan Kota Bandung dengan hawanya yang sejuk mirip dengan hawa Kota Bogor. Masyarakat Bandung yang terbuka, religius, pekerja keras, toleran, mencintai seni, dan suka heureuy (humoris) ternyata cocok dengan karakter Rizal Ramli yang dinamis dan optimistis.

Seakan memiliki pertalian sejarah dengan Proklamator RI yang merumuskan konsepsi Marhaenisme, di Cigereleng, Bandung, Rizal Ramli saat mahasiswa juga berhasil merumuskan salah satu persoalan zamannya ketika itu, yaitu kepeduliannya terhadap nasib jutaan anak Indonesia yang tanpa pendidikan, yang kemudian mendorongnya memimpin Gerakan Anti Kebodohan, pada tahun 1976, yang menghasilkan UU Wajib Belajar.

Itulah sumbangsih pertamanya sebagai seorang anak muda belia berusia 20-an. Remaja yatim piatu yang beribukan seorang guru yang telah mengajarkannya membaca dan menulis sejak berumur 3 tahun.

Pertalian batin Rizal Ramli dengan Bandung semakin erat tatkala ia menjadi penghuni asrama mahasiswa ITB di Jalan Ganesha 10. Setelah sebelumnya sempat menjadi anak kost di daerah Babakan Siliwangi, Bandung.

Waktu itu dapat mondok di asrama merupakan idaman setiap mahasiswa ITB, karena lokasinya yang dekat dengan kampus. Selain itu tinggal di asrama lebih hemat, tidak perlu ongkos untuk transportasi.

Tapi untuk bisa mondok di asrama tidak mudah. Tidak otomatis semua mahasiswa baru dapat menjadi penghuninya. Setelah melewati masa perkuliahan di tingkat satu mahasiswa dapat tinggal di asrama kalau prestasi akademisnya sangat baik.

Asrama juga diutamakan bagi mahasiswa yang kemampuan finansialnya terbatas dan berasal dari luar kota. Uang sewanya cukup murah. Bisa dibayar setiap bulan atau setiap enam bulan sekali.

Karena prestasi akademiknya selama satu tahun pertama kuliah di ITB sangat baik Rizal Ramli pun terpilih untuk tinggal di asrama.

Ia kemudian bukan saja cepat berbaur dan akrab dengan orang-orang di lingkungan sekitarnya, tetapi juga paham seluk-beluk Kota Bandung.

Karena kecintaannya itu saat menjadi menteri keuangan di kabinet Presiden Gus Dur Rizal Ramli mendedikasikan dana hibah dari pemerintah Kuwait untuk pembangunan fly over Pasopati, Bandung, sebagai salah satu upaya mengurai kemacetan lalu lintas di kota yang oleh orang Belanda tempo dulu disebut: Mooie stad met bloemen, kota indah dengan semerbak bunga, itu.

Bandung yang metropolis-egaliter juga menularkan toleransi. Sebagaimana para tokoh pergerakan kemerdekaan yang memulai debutnya di Kota Bandung Rizal Ramli tidak bersikap provincialist dalam bergaul.

Ia berteman dengan siapapun, dari berbagai suku, agama, dan etnis.

Kegemarannya berorganisasi membawanya ke dalam lingkungan yang sangat majemuk. Tatkala memimpin Student English Forum misalnya, teman-teman Rizal Ramli adalah para mahasiswa dari mancanegara.

Ia memperluas spektrum forum ini dengan melakukan berbagai event berskala nasional dan internasional. Antara lain menggelar kompetisi pidato berbahasa Inggris dengan peserta mahasiswa dari seluruh Indonesia dan mengundang seorang profesor dari Hawaii, Amerika Serikat, sebagai juri.

Event lainnya lomba baca puisi berbahasa Inggris dengan melibatkan British Council. Sedangkan Rizal Ramli sendiri sambil kuliah menyambi jadi pengajar di sekolah-sekolah ekspatriat setingkat SMP dan SMA di Kota Bandung dengan materi pelajaran yang dikirim dari University of Nebraska, Amerika Serikat.

Berkat sikapnya yang gesit gaul dan gesit tangan selama kuliah di ITB Rizal Ramli mampu mencukupi kebutuhan hidup dari hasil keringat sendiri. Ia bukan tipe remaja yang manja. Nasib hidupnya sebagai yatim piatu sejak kecil justru membentuk karakter yang tangguh, ulet, pantang menyerah, dan tidak cengeng.

Karena kemampuan berbahasa Inggris-nya yang tinggi ia pun memimpin biro jasa penerjemah yang dikerjakannya bersama beberapa teman di ITB. Secara finansial hasilnya ternyata cukup lumayan untuk ukuran mahasiswa pada masa itu.

Tentang episode ini Rizal Ramli pernah berseloroh:

“Hasilnya ternyata lumayan, bisa buat pacaran. Buat nonton di bioskop atau nongkrong di cafe Jalan Braga,” ucapnya mengenang.

Pacar yang dimaksud tak lain adalah mendiang Herawati Moelyono, mahasiswi cerdas ITB jurusan arsitektur yang kemudian menjadi istrinya dan memberikan tiga anak.

Putri sulung Rizal Ramli adalah alumni ITB jurusan teknik mesin, yang kedua seorang putra berprofesi entrepreneur di bidang pendidikan, sedang putri bungsunya kini mengembangkan karir sebagai arsitek di New York, Amerika Serikat, mewarisi bakat mendiang sang ibu.

Tonggak terpenting lainnya dari perjalanan hidup Rizal Ramli di Kota Bandung ialah saat ia memimpin aksi demonstrasi besar menentang otoritarianisme Soeharto, tahun 1978, dalam posisinya sebagai Deputi Dewan Mahasiswa ITB.

Aksi yang berakibat didudukinya Kampus ITB selama lebih dari tiga bulan oleh aparat bersenjata ini mendapatkan sorotan dan simpati secara luas dari berbagai kalangan yang menolak tindakan represif Soeharto terhadap para mahasiswa.

Tindakan represif ini malah menjadi pemicu bagi para mahasiswa dari kampus lainnya, terutama di sekitar Bandung, untuk ikut berunjuk rasa.

Namun suasana represif yang menjadikan ITB mirip tangsi tentara ini tidak membuat Rizal Ramli dan kawan-kawan surut memperjuangkan demokrasi. Ia bersama Irzadi Mirwan, Abdul Rachim, dan Josef Manurung menulis Buku Putih Perjuangan Mahasiswa, yang isinya adalah kritik terhadap Soeharto dan rezim Orde Baru.

Kritik yang disampaikan melalui Buku Putih ini tersusun secara sistematis, dengan alur berpikir yang terstruktur. Lugas dan cermat. Sehingga mengundang banyak pujian. Di antaranya dari Profesor Ben Anderson, Indonesianist dari Cornell University, Amerika Serikat.

Ben Anderson kemudian bukan hanya menterjemahkannya, tetapi juga menerbitkan Buku Putih ini ke dalam 8 bahasa, dan melengkapinya dengan footnote.

Akibat keberanian dan keberpihakannya kepada kebenaran ini Rizal Ramli menjadi salah satu pimpinan mahasiswa yang paling dikejar dan dicari-cari oleh aparat bersenjata Soeharto. Seakan mengikuti jejak pergerakan Sukarno Rizal Ramli akhirnya dipenjarakan di Penjara Sukamiskin, Bandung, selama satu setengah tahun oleh rezim otoriter Soeharto.

Pertalian sejarah Rizal Ramli dengan Kota Bandung serupa bunga rampai ikatan batin, yang bukan hanya sekedar memori atau romantisme belaka, tetapi juga melibatkan perasaan, pikiran, perjuangan, dan episode terpenting persemaian nasionalisme di dalam jiwanya yang selalu bergelora membela nasib mayoritas rakyat, demi Indonesia yang lebih baik.***

Sumber : RMOL

Waduh, BMKG Ramalkan Kota Bogor Akan Diguyur Hujan Petir Mulai Siang sampai Malam

0

Bogordaily.net – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) meramalkan bahwa Kota Bogor akan diguyur hujan petir mulai siang sampai malam hari, Jumat 31 Desember 2021.

Pada pukul 07:00 WIB, kondisi cuaca Kota Bogor mengalami berawan dengan suhu 24° Celcius, kelembapan udara 75 persen, kecepatan angin 0 km/jam.

Pada pukul 10:00 WIB, kondisi cuaca berawan dengan suhu 27° Celcius, kelembapan udara 70 persen, kecepatan angin 10 km/jam dari Barat Daya.

Selanjutnya pukul 13:00 WIB, kondisi cuaca mengalami hujan petir dengan suhu 31° Celcius, kelembapan udara 65 persen, kecepatan angin 30 km/jam ke Barat Daya.

Kemudian pada pukul 16:00 WIB, kondisi cuaca hujan petir dengan suhu 27° Celcius, kelembapan udara 75 persen, kecepatan angin 10 km/jam, arah angin dari Barat.

Lalu pukul 19:00 WIB, kondisi cuaca hujan sedang dengan suhu 24° Celcius, kelembapan udara 85 persen, kecepatan angin 0 km/jam.

Kemudian pukul 22:00 WIB, kondisi cuaca cerah berawan dengan suhu 23° Celcius, kelembapan udara 90 persen, kecepatan angin 10 km/jam ke arah Barat.***

Widih! Proyek Kereta Cepat Jakarta – Bandung Diguyur Rp 6,7 Triliun dari APBN

0

Bogordaily.net – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati telah mengucurkan Penyertaan Modal Negara (PMN) senilai Rp 34,2 triliun ke BUMN. Ada lima BUMN yang mendapatkan PMN tersebut.

Mulai dari PT PLN (Persero), PT KAI (Persero), PT PAL (Persero), PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (BPUI) dan Bank Tanah.

“Suasana acara siang tadi di Dhanapala Kementrian Keuangan, saya bersama @erickthohir dan pak Sofyan Djalil menyaksikan penandatanganan Letter of Commitment oleh Direktur Utama PT. PLN, PT. BPUI, PT. KAI, PT. PAL dan Bank Tanah, sebagai penerima PMN Tahun 2021 dengan nilai total sebesar Rp 34,2 triliun,” tulis Sri Mulyani di akun resmi Instagram @smindrawati, Kamis 30 Desember 2021.

Sri Mulyani juga merinci pembagian PMN itu, PT PLN menerima sebesar Rp 5 triliun untuk membangun listrik desa dan distribusi. Kemudian, PT. BPUI menerima sebesar Rp 20 triliun untuk mendukung penangan Jiwasraya.

“PT. KAI menerima sebesar Rp 6,9 triliun untuk menyelesaikan LRT Jabodebek dan Kereta Cepat Jakarta Bandung, PT. PAL menerima sebesar Rp 1,3 triliun untuk pembuatan kapal selam dan Bank Tanah menerima sebesar Rp 1 triliun sebagai modal awal beroperasinya Bank Tanah,” lanjut Sri Mulyani.

Lebih lanjut, Sri Mulyani mengatakan dengan pemberian PMN ini para direktur utam dari BUMN tersebut harus bertanggung jawab menggunakan dana APBN tersebut. “Sesuai tujuan dan harus akuntabel,” tambahnya.

Pihaknya bersama Kementerian BUMN memastikan akan memonitoring kinerja perusahaan pelat merah itu. “Janji dan komitmen mereka harus ditunaikan, sesuai tanggung jawab profesional yang ditandatangani hari ini,” tutup Sri Mulyani.***

 

Sumber: Detik.com

Jadi Artis Terkaya, Agnez Mo Gusur Raffi Ahmad

0

Bogordaily.net – Banyak orang yang mengira Raffi Ahmad adalah artis paling kaya di Indonesia tentunya benar sekali. Namun, nampaknya kekayaan yang dimiliki Sultan Andara ini kalah oleh Penyanyi Go-Internasional Agnez Mo.

Sekedar diketahui, harta kekayaan yang Raffi Ahmad diketahui tercatat Rp400 miliar.

Sementara harta kekayaan Agnez Mo tembus hingga angka Rp452 miliar.

Bukan hanya mengandalkan penghasilan dari dunia tarik suara, kekasih Adam Rosyadi ini juga memiliki rentetan bisnis yang menggurita.

Menyadur dari Herstory -jaringan Suara.com, berikut deretan bisnis Agnes Mo

Clothing Line ‘ANYE

Rekan duet Chris Brown ini telah lama dijadikan sumber inspirasi atau trendsetter fashion para anak muda di Indonesia. Hal itulah yang membuat Agnez akhirnya meluncurkan clothing line sendiri yang diberi nama Anye.

Brand fashion yang diperkenalkan ke publik tahun 2015 ini untuk sementara hanya fokus kepada penjualan online. Untuk harganya sendiri dibanderol mulai dari Rp 200 ribu.

Digital platform ‘Maverick’

Agnez Mo memiliki bisnis di bidang digital platform bernama Maverick Avenue. Digital platform berbasis aplikasi itu telah diluncurkan pada akhir tahun 2015 silam.

Aplikasi itu memuat berbagai konten menarik seperti musik, fesyen, hiburan, hingga gaya hidup. Lewat aplikasi ini, para pengguna bisa lebih dekat dengan artis favoritnya.

Bahkan, kamu bisa mengakses saluran radio digital hingga berbelanja kebutuhan fesyen dengan berbagai diskon yang ditawarkan.

E-commerce ‘Lyke’

Tak banyak yang tahu, Agnez ternyata mengembangkan market place digital berbasis aplikasi untuk fashion dan kecantikan bernama ‘Lyke’.

Berkonsep online shop, pengguna bisa memboyong produk kecantikan maupun busana tanpa perlu beranjak ke mal.

Lyke sendiri sebenarnya didirikan pertama kali oleh Bastian Purrer. Namun, Agnez menjalin kerjasama resmi di Oktober 2017.

Parfum ‘Agnez Reve’

Agnez Mo meluncurkan parfum yang diberi nama Agnez Reve pada 2013 silam.

Bukan cuma terlibat dalam pemasaran, bahkan wangi khas kombinasi buah, bunga, serta muskyang ada dalam Agnez Reve merupakan pilihan pribadinya.

Satu botol Agnez Reve dibanderol dengan harga Rp 395 ribu.***

Sumber: Suara Bekaci

Pemeritah Kecamatan Tenjolaya Raih Penghargaan Vaksin Tertinggi di Kabupaten Bogor

0

Bogordaily.net— Capaian vaksinasi Kecamatan Tenjolaya tertinggi se Kebupaten Bogor, Gugus Tugas Kabupaten Bogor berikan penghargaan kepada Pemerintah Kecamatan Tenjolaya saat acara Reflesi Akhir Tahun 2021 di Pemda Kabupaten Bogor, Rabu malam 29 Desember 2021.

Menurut akun Puskesmas capaian vaksin di Kecamatan Tenjolaya yaitu 79,35 sedangkan untuk akun gabungan TNI Polri dan Puskesmas mencapai 92,3 persen dengan total warga yang sudah tervaksin 63, 546 orang vaksin pertama dan kedua.

Camat Tenjolaya Farid Ma’ruf mengatakan mengucapkan rasa syukur kepada semua pihak , Puskesmas , Polsek, Koramil dan masyarakat yang telah bekerja keras selama setahun bersama-sama melawan pandemi Covid dengan melaksanakan vaksinasi sehingga tebentuknya herd immunity masyarakat Kecamatan Tenjolaya .

“Ini hasil kerja keras bersama-sama tim sehingga Kecamatan Tenjolaya mendapatkan penghargaan capaian vaksinasi tertinggi,”kata Farid Maruf, 30 Desember 2021.

Farid Ma’ruf mengatakan, ia sebelumnya tidak menyangka. Pasalnya saat itu Kecamatan Tenjolaya berada jauh dari kecamatan yang lain di Kabupaten Bogor.

“Awalnya Kecamatan Tenjolaya berada di bawah capaian vaksin, namun setelah merubah pola vaksinasi akhirnya menjadi yang tertinggi di Kabupaten Bogor,”katanya.

Farid mengatakan strategi yang diterapkan sehingga capaian vaksinasi tercapai yaitu dengan strategi mobilisasi yang efektif, dan sosialisasi yang terus digencarkan kepada masyarakat.

“Kita laksanakan vaksin disetiap desa, bahkan secara dor to dor di tujuh desa,”katanya.

Tidak hanya penghargaan capaian vaksinasi yang tertinggi, Bupati juga memberikan penghargaan kepada Kepala Puskesmas Tenjolaya dr Sahar berkat dedikasi dan perjuangan sehingga ia mendapatkan penghargaan.

“Ini kerja keras semua pihak bukan hanya saja jadi capaian vaksin ini sebagian motivasi untuk lebih semangat untuk meningkatkan her immunity.”pungkasnya. (Ruslan)

Pengunjung Membludak, Kolam Renang Boash Waterpark Tak Terapkan Prokes

0

Bogordaily.net — Kolam Renang Boash Waterpark di Desa Bantarjaya, Kecamatan Rancabugur Kabupaten Bogor, jelang libur akhir tahun 2021 ramai dikunjungi, bahkan sempat terjadi kerumunan di depan pintu loket karcis, Kamis 30 Desember 2021.

Salah seorang warga Erna mengatakan pada pagi hari memang warga banyak yang ingin berenang sambil membawa anak.

“Tadi pagi ia banyak warga numpuk karena banyak yang berenang dari sekolah sekolah SD,”katan Erna warga Bojongrangkas Ciampea.

Kanit Pol PP Kecamatan Rancabungur Edi Winarto mengatakan pihaknya hanya melakukan pencegahan agar tidak terjadi kerumunan.

Bahkan karena membludaknya pengujung Gugus Tugas Kecamatan Rancabungur menyetop pengujung yang ingin berenang karena saat itu tidak tertahan.

“Kita minta untuk tidak berkerumun makanya kita langsung cegah agar tidak berkerumun,”katanya.

Bahkan ia pun sudah berkoodinasi dengan pihak pengelola kolam renang untuk membatasi jumlah pengunjung jika memang di dalam penuh.

“Dan juga kita meminta pihak kolam renang juga untuk menerapkan prokes seperti peduli lindungi dan tempat cuci tangan ,”pungkasnya.

Sementara itu saat dikonfirmasi pihak pengelola kolam renang enggan berkomentar bahkan ia menyangkal tidak terjadi antrean dan kerumunan. (Ruslan)